WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA
Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas. Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal. Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga. Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif. Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang. Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak. Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan. Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
08/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan. Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. “Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor. Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor. Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor. Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya. Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait. Kontributor : Adam Fakhrian Editor : PUT Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda. #BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli
04/02/2026 | BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat
Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan. Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan. Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah. Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama. Pembahasan IZN Micro dan Makro Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan. Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan. Agenda Strategis FGD ZIS DSKL Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis. Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama. Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi. Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta. Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya. Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama. Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi. Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat. Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas. BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi. Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial. Berzakat, Infak, dan Sedekah Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan. ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat. Fidyah Digital BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi. Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat. Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial. Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan. Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional. Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770 #BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS
04/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Layanan Kesehatan dan Cukur Gratis untuk Anak Yatim-Dhuafa dalam Rangka HAB ke-80 Kementerian Agama
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Layanan Kesehatan dan Cukur Gratis untuk Anak Yatim-Dhuafa dalam Rangka HAB ke-80 Kementerian Agama
Yogyakarta — Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Pada Rabu, 10 Oktober 2025, bertempat di YAKETUNIS Kota Yogyakarta, BAZNAS menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa”, berupa pembagian obat-obatan gratis sekaligus layanan cukur rambut gratis. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap agenda besar HAB ke-80 yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan layanan sosial, serta penguatan nilai saling peduli antarwarga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap anak-anak yatim dan dhuafa dapat merasakan perhatian dan pelayanan yang layak, baik dari sisi kesehatan maupun penampilan, sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian dari berbagai pihak yang terlibat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan. Para peserta yang hadir, sebagian besar siswa YAKETUNIS, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan menerima obat-obatan sesuai kebutuhan mereka. Dengan dukungan tim kesehatan, pemeriksaan difokuskan pada kondisi umum seperti kebersihan tubuh, kesehatan kulit, kondisi pernapasan ringan, serta pengecekan kesehatan dasar lainnya. Obat-obatan yang dibagikan meliputi vitamin, obat flu ringan, antiseptik, salep kulit, serta beberapa jenis penunjang kesehatan lainnya yang sering dibutuhkan anak-anak usia sekolah. Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga menyediakan cukur rambut gratis. Walaupun terdengar sederhana, layanan ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak. Para relawan dan tenaga cukur profesional bekerja dengan penuh kesabaran, memberikan potongan rambut rapi yang membuat anak-anak tampil lebih percaya diri. Suasana penuh tawa dan keceriaan tampak menghiasi lokasi kegiatan, terutama ketika para anak menunjukkan hasil potongan rambut baru mereka kepada teman-temannya. Pihak YAKETUNIS menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bentuk perhatian langsung seperti ini dinilai sangat membantu dan memberikan ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan. Terlebih lagi, kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi berupa obat-obatan, tetapi juga memberikan pengalaman interaksi yang menyenangkan serta memperkuat rasa kebersamaan. BAZNAS Kota Yogyakarta melalui kegiatan ini menegaskan bahwa dukungan terhadap yatim dan dhuafa tidak harus selalu berupa bantuan besar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui layanan sederhana namun bermakna. “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi simbol bahwa kepedulian dapat diwujudkan lewat tindakan nyata yang berdampak langsung pada penerima manfaat. Dalam rangka memperingati HAB ke-80, kegiatan semacam ini diharapkan mampu menginspirasi berbagai lembaga dan masyarakat secara luas untuk semakin giat melakukan aksi sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dikembangkan dan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang membawa manfaat langsung kepada mustahik. Kontribusi masyarakat menjadi kunci dalam memastikan keberlangsungan layanan dan kegiatan pemberdayaan yang lebih luas. Dengan dukungan yang berkelanjutan, semakin banyak yatim, dhuafa, serta kelompok rentan lainnya yang dapat memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. Kegiatan “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi pengingat bahwa kepedulian bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Melalui momentum HAB ke-80 Kementerian Agama ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap nilai empati, solidaritas, dan kebersamaan semakin tumbuh subur dalam kehidupan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

11-12-2026 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025 BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari BAZNAS Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat standar pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pengumpulan, administrasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) amil. Pertemuan berlangsung di kantor sekretariat BAZNAS Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta amil dari kedua lembaga. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru tiba pada pukul 09.00 WIB dan disambut langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat di tingkat daerah. Dalam forum silaturahmi tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi lembaga zakat di era modern, sekaligus membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana lembaga menjalankan standar pengelolaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan sistem yang terukur dan terpadu. Penjelasan mencakup strategi optimalisasi kanal digital, pola pelayanan muzaki, penyusunan program penguatan literasi zakat, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penghimpunan zakat dinilai sebagai salah satu aspek paling krusial yang perlu dikelola dengan baik, sehingga BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya pembaruan sistem dan peningkatan layanan agar kepercayaan publik dapat terus terjaga. Dalam bidang administrasi, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan sistem pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan yang selama ini diterapkan. Hal ini meliputi penggunaan aplikasi resmi BAZNAS RI, ketertiban arsip, hingga pengelolaan laporan keuangan secara periodik yang dapat dipertanggungjawabkan. Pihak BAZNAS Kabupaten Kotabaru menaruh perhatian besar pada aspek administrasi ini, karena dianggap sebagai fondasi penting dalam menjaga kredibilitas lembaga zakat. Selain itu, pembahasan mengenai pengembangan SDM menjadi titik fokus diskusi berikutnya. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana pembinaan amil dilakukan melalui pelatihan berkala, peningkatan kapasitas teknis, hingga dorongan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi profesi amil zakat. Menurut BAZNAS Kota Yogyakarta, kualitas SDM sangat menentukan kualitas lembaga, sehingga aspek ini harus terus menjadi prioritas utama dalam manajemen organisasi zakat. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru mengapresiasi penjelasan yang diberikan dan menyampaikan bahwa banyak hal baru yang mereka peroleh dari kunjungan tersebut. Mereka berharap dapat mengadaptasi beberapa prosedur dan pola pengelolaan yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efektivitas lembaga mereka di daerah. Mereka juga menilai bahwa sinergi antar-BAZNAS daerah menjadi hal penting demi mewujudkan layanan zakat nasional yang profesional dan berdampak. Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi teknis, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai bentuk penghormatan antar-lembaga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang terus berupaya meningkatkan standar pelayanan dan pengelolaan dana umat. Harapannya, kunjungan ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

08-12-2025 | Admin Bidang 1

Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Yogyakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Persiapan Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi dan mitra strategis, termasuk Baznas Kota Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menjelang peringatan HAB yang akan digelar pada awal Januari 2026 mendatang. Musyawarah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Tahun ini, HAB Kementerian Agama mengangkat misi besar tentang pelayanan umat, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai pengabdian aparatur Kemenag. Dalam agenda pembuka, panitia HAB Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan paparan awal mengenai rencana kegiatan yang mencakup upacara peringatan, bakti sosial, layanan kesehatan, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan madrasah, penyuluh agama, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata di lingkungan Kota Yogyakarta. Baznas Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra utama dalam bidang sosial-keagamaan. Dalam musyawarah tersebut, Baznas menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam berbagai bentuk kegiatan sosial HAB, terutama terkait program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan bagi kelompok dhuafa. Keterlibatan ini sejalan dengan tugas Baznas sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah yang mengedepankan asas amanah, profesional, dan transparan. Dalam sesi diskusi, sejumlah instansi menyampaikan berbagai masukan, termasuk perencanaan teknis acara, pembagian tugas, penguatan koordinasi, serta prioritas kegiatan yang perlu didahulukan. Baznas Kota Yogyakarta secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan HAB ke-80. Dukungan tersebut dapat berupa distribusi bantuan sembako, pemberian santunan, bantuan pendidikan, hingga pendampingan bagi masyarakat prasejahtera. Musyawarah berjalan aktif dan dinamis. Setiap instansi memberikan analisis kebutuhan agar pelaksanaan HAB dapat berlangsung tertib dan berdampak. Panitia juga membahas penentuan lokasi kegiatan massal, penyediaan tenaga kesehatan pada kegiatan bakti sosial, keamanan acara, hingga strategi publikasi untuk memastikan informasi kegiatan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas. Kemenag Kota Yogyakarta menegaskan bahwa HAB merupakan momentum untuk memperlihatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus menggambarkan nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang menjadi pijakan Kementerian Agama dalam melayani umat beragama. Baznas Kota Yogyakarta menyambut baik semua arahan tersebut. Sebagai lembaga sosial keagamaan yang berfokus pada pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas melihat kegiatan HAB sebagai kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman Kota Yogyakarta. Rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan awal dan pembagian tugas bagi masing-masing instansi. Para peserta musyawarah berharap pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag Kota Yogyakarta dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi pemerintah dan lembaga mitra dalam pelayanan umat. Dengan selesainya musyawarah persiapan ini, seluruh pihak berkomitmen melaksanakan tugas masing-masing dan memperkuat sinergi demi kesuksesan HAB ke-80 di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

04-12-2026 | Admin Bidang 1

Berita Pendistribusian

KORPRI Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Sedekah Uang untuk Bencana Sumatera Mela
KORPRI Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Sedekah Uang untuk Bencana Sumatera Mela
YOGYAKARTA — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Yogyakarta. Melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, KORPRI menyalurkan bantuan sedekah uang untuk membantu warga terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi pada Senin, 22 Desember 2025 atau bertepatan dengan 2 Rajab 1447 Hijriah, bertempat di Ruang Rapat Pandu Sekretariat Daerah (Setda) Kota Yogyakarta. Sedekah uang sebesar Rp11.577.303 diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Yogyakarta, Ir. Aman Yuriadijaya, MM, dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Wakil Ketua II Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua III M. Iqbal, SE, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas aparatur sipil negara (ASN) Kota Yogyakarta terhadap saudara-saudara yang tengah mengalami musibah bencana alam. Bantuan sedekah uang yang dihimpun dari para anggota KORPRI diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, baik untuk kebutuhan darurat maupun pemulihan pascabencana. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera merupakan bentuk empati bersama yang juga didorong oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Yogyakarta telah mengeluarkan Surat Edaran yang mengimbau kepada seluruh pegawai dan masyarakat untuk turut membantu warga terdampak bencana. “Melalui surat edaran tersebut, masyarakat dan ASN dapat menyalurkan bantuan dalam bentuk sedekah uang maupun barang, yang seluruhnya dihimpun dan disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta,” jelasnya. Syamsul Azhari juga memaparkan capaian penghimpunan bantuan yang telah dilakukan. Hingga Jumat, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Akhir 1447 H), BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil menghimpun sedekah uang sebesar Rp1,1 miliar serta bantuan barang lebih dari 3 ton. Dari jumlah tersebut, pada tahap pertama telah disalurkan sedekah uang sebesar Rp900 juta dan bantuan barang sebanyak 2,4 ton kepada warga terdampak bencana di Sumatera. Penyaluran tahap pertama tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, didampingi Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan sampai kepada pihak yang membutuhkan secara tepat sasaran. Lebih lanjut, Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan penyaluran sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk KORPRI Kota Yogyakarta. Menurutnya, amanah tersebut akan dikelola dan disalurkan secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Atas nama BAZNAS Kota Yogyakarta, kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan dan pahala atas sedekah yang ditunaikan,” ujarnya. Ia juga mendoakan agar masyarakat terdampak bencana di Sumatera diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian. Sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat ini diharapkan dapat terus terjaga, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai musibah. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Informasi dan layanan pembayaran zakat dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
06/12/2026 | Admin Bidang 1
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Favorit pada Semarak Bulan
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Favorit pada Semarak Bulan
Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para generasi muda binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pada gelaran Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025 yang diselenggarakan pada 10 November 2025 di SMP Al Azhar 38 Wonosari, salah satu kader hafidz angkatan 2, Ananda Nadia Khairani Yusranida, berhasil meraih Penghargaan Pemenang Favorit. Acara yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa sekaligus momentum Sumpah Pemuda ini diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai sekolah dan lembaga. Kompetisi tersebut tidak hanya menonjolkan kecakapan bahasa dan literasi, tetapi juga menjadi ajang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan mengolah potensi diri. Ananda Nadia: Kader Hafidz yang Berprestasi dan Penuh Dedikasi Nadia Khairani Yusranida dikenal sebagai salah satu kader hafidz yang aktif mengikuti program pembinaan tahfidz di BAZNAS Kota Yogyakarta. Meski fokus utamanya adalah menghafal Al-Qur’an, Nadia juga memiliki bakat kuat dalam bidang bahasa dan literasi. Keikutsertaannya dalam kompetisi ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS terhadap pengembangan soft skill para kader, agar mereka tidak hanya unggul dalam kecakapan agama tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang lainnya. Penghargaan “Pemenang Favorit” yang diraih Nadia menjadi bukti bahwa generasi muda dapat mengembangkan potensi secara seimbang—baik dari sisi intelektual, spiritual, maupun kreativitas. Suasana Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025 Acara yang bertempat di SMP Al Azhar 38 Wonosari ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti lomba membaca puisi, pidato, teatrikal, literasi kreatif, hingga penampilan seni. Setiap peserta diberi ruang untuk mengekspresikan diri sesuai karakter dan bakat mereka. Peringatan Bulan Bahasa setiap Oktober—yang kemudian disambut dengan semangat Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober—menjadi momen penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta identitas nasional. Ketika kompetisi ini digelar pada bulan November, semangat tersebut masih terasa kuat dalam setiap penampilan. Dalam kompetisi tersebut, Nadia tampil percaya diri dan berhasil memikat perhatian juri maupun penonton. Dukungan moral dari para pembina BAZNAS dan keluarga turut menjadi dorongan besar bagi Nadia untuk memberikan yang terbaik. BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Prestasi Kader BAZNAS Kota Yogyakarta melalui para pembinanya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini. Prestasi Nadia menunjukkan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan karakter, pengembangan minat, serta penguatan rasa percaya diri. “Kader hafidz harus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi Nadia menjadi inspirasi bagi kader lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar salah satu pembina. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung setiap potensi dan bakat para kader, baik dalam program tahfidz maupun kegiatan lainnya yang mendorong kemandirian dan kecerdasan generasi muda. Inspirasi untuk Generasi Muda Prestasi Nadia Khairani Yusranida diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak dan remaja lainnya di Kota Yogyakarta. Dalam dunia yang terus berkembang, kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan memahami bahasa menjadi bekal penting yang harus dimiliki. Melalui acara seperti Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, para pelajar belajar untuk lebih mencintai bahasa dan budaya mereka sendiri. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa dukungan masyarakat terhadap program-program BAZNAS Kota Yogyakarta berdampak nyata pada kemajuan generasi muda. Setiap kontribusi zakat, infak, dan sedekah yang diberikan masyarakat ikut mengalir pada program pembinaan yang melahirkan kader unggul dan berprestasi seperti Nadia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
01/12/2026 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ambil 575 Kg Sedekah Sayur dari Ngablak Magelang
BAZNAS Kota Yogyakarta Ambil 575 Kg Sedekah Sayur dari Ngablak Magelang
BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat melalui program berbasis kepedulian umat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengambilan Sedekah Sayur yang dilaksanakan di wilayah Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Kamis (8/1/26). Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengambil sedekah sayur dari para petani lokal berupa sawi pakcoy dengan jumlah total mencapai 575 kilogram. Sayuran tersebut dikemas dalam 23 karung, masing-masing seberat 25 kilogram, dan merupakan hasil pertanian yang disedekahkan secara sukarela oleh petani sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Program Sedekah Sayur menjadi salah satu inisiatif BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi hasil pertanian agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya berorientasi pada distribusi bantuan, program ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk hasil bumi yang bernilai gizi dan kebermanfaatan tinggi. Sayur-sayuran yang diambil dari Ngablak tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada para mustahik di wilayah Kota Yogyakarta. Penerima manfaat meliputi keluarga prasejahtera, lembaga sosial, serta program-program pendistribusian pangan yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan pendistribusian yang cepat dan terukur, sayuran dapat diterima dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara daerah sentra pertanian dan lembaga pengelola zakat. Ngablak, yang dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil sayuran hortikultura, memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan berbasis sedekah. Melalui kolaborasi ini, hasil pertanian tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan kemanusiaan. Sedekah Sayur menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam mengembangkan program ZIS-DSKL yang adaptif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan petani secara langsung, program ini turut memperkuat peran masyarakat dalam gerakan filantropi Islam. Petani tidak hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga subjek kebaikan yang berkontribusi pada kesejahteraan umat. Selain memberikan manfaat bagi penerima, program ini juga memberikan dampak positif bagi petani. Partisipasi dalam sedekah sayur menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas sosial, sekaligus memperkuat hubungan antara petani dan lembaga zakat. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk membangun ekosistem zakat yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program Sedekah Sayur dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak wilayah sentra pertanian. Dengan dukungan masyarakat dan para muzaki, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas hidup mustahik. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa mengajak masyarakat untuk menyalurkan ZIS-DSKL melalui program-program yang amanah, transparan, dan tepat sasaran. Setiap kontribusi yang diberikan akan dikelola secara profesional untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi umat. - Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung program ketahanan pangan umat. - Salurkan infak dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. - Dukung program ZIS-DSKL BAZNAS sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan. - Jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana berbagi kebaikan dan keberkahan.
08/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Menu Sehat Berbuka Puasa: Pilihan Tepat agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan
Menu Sehat Berbuka Puasa: Pilihan Tepat agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan
Berbuka puasa adalah momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, penting bagi umat Muslim untuk tidak asal memilih makanan saat waktu berbuka tiba. Menu sehat berbuka puasa menjadi kunci utama agar tubuh kembali bertenaga, ibadah tetap lancar, dan kesehatan terjaga sepanjang bulan Ramadan. Sering kali, makanan berbuka identik dengan gorengan, minuman manis berlebihan, dan porsi besar yang justru membuat tubuh lemas serta mengantuk. Padahal, dengan menu yang tepat dan seimbang, berbuka puasa bisa menjadi momen mengisi energi secara optimal sekaligus menjaga pola hidup sehat. Artikel ini akan membahas secara lengkap rekomendasi menu sehat berbuka puasa, manfaatnya bagi tubuh, serta tips menyusun hidangan berbuka yang bergizi dan tetap lezat. Pentingnya Memilih Menu Sehat Saat Berbuka Puasa Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah dan cairan. Oleh karena itu, makanan yang dikonsumsi saat berbuka sebaiknya mampu: - Mengembalikan energi secara bertahap - Menjaga keseimbangan gula darah - Menghindari gangguan pencernaan - Mendukung stamina untuk salat tarawih dan ibadah malam Memilih menu sehat berbuka puasa bukan berarti makanan hambar atau membosankan. Justru, dengan komposisi yang tepat, hidangan berbuka bisa terasa nikmat dan menyehatkan. Prinsip Menu Sehat Berbuka Puasa Agar berbuka puasa memberi manfaat maksimal, perhatikan prinsip berikut: 1. Mengawali dengan yang Ringan dan Alami Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma dan air putih. Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh, sehingga cepat mengembalikan energi. 2. Mengandung Gizi Seimbang Menu berbuka idealnya mengandung: - Karbohidrat kompleks - Protein - Lemak sehat - Serat - Vitamin dan mineral 3. Tidak Berlebihan Berbuka bukan ajang balas dendam. Makan berlebihan justru membuat tubuh tidak nyaman dan mengganggu ibadah. Rekomendasi Menu Sehat Berbuka Puasa Berikut beberapa pilihan menu sehat berbuka puasa yang bisa Anda jadikan inspirasi di rumah. 1. Kurma dan Air Putih Kurma adalah pilihan terbaik untuk berbuka. Kandungan glukosa alami, serat, dan mineralnya membantu menormalkan gula darah. Cukup konsumsi 2–3 butir kurma dan segelas air putih sebelum menyantap makanan utama. 2. Sup Sayur Hangat Sup sayur berisi wortel, kentang, buncis, dan kol sangat baik untuk mengembalikan cairan tubuh. Sup juga mudah dicerna dan tidak memberatkan lambung setelah seharian berpuasa. 3. Buah Segar atau Salad Buah Buah seperti pepaya, semangka, apel, dan melon kaya vitamin dan air. Pilih buah segar tanpa tambahan gula berlebih agar tetap sehat. 4. Karbohidrat Kompleks Ganti nasi putih dengan nasi merah, nasi cokelat, atau kentang rebus. Karbohidrat kompleks membantu tubuh kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil. 5. Lauk Berprotein Sehat Protein penting untuk memperbaiki sel tubuh. Pilih lauk seperti: - Ikan panggang - Ayam rebus atau kukus - Tahu dan tempe - Telur rebus Hindari pengolahan dengan banyak minyak agar menu tetap sehat. Contoh Susunan Menu Sehat Berbuka Puasa Agar lebih praktis, berikut contoh susunan menu berbuka yang seimbang: - Pembuka: 3 butir kurma + air putih - Hidangan utama: Nasi merah, ikan panggang, tumis sayur - Pelengkap: Sup bening atau lalapan - Penutup: Buah segar Menu sederhana ini sudah memenuhi kebutuhan nutrisi dan membantu tubuh pulih dengan baik. Menu Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa Takjil tidak selalu harus gorengan atau minuman sirup. Berikut alternatif takjil sehat berbuka puasa: - Puding chia seed dengan susu rendah lemak - Kolak ubi atau pisang tanpa santan kental - Smoothie buah tanpa gula tambahan - Agar-agar dari jus buah asli Takjil sehat tetap lezat sekaligus ramah untuk pencernaan. Manfaat Menu Sehat Berbuka Puasa bagi Tubuh Mengonsumsi menu sehat secara konsisten saat berbuka puasa memberikan banyak manfaat, di antaranya: - Tubuh lebih bertenaga dan tidak mudah lemas - Pencernaan lebih lancar - Berat badan lebih terkontrol selama Ramadan - Konsentrasi ibadah meningkat - Risiko asam lambung dan gula darah naik dapat diminimalkan Dengan kata lain, menu sehat berbuka puasa berperan besar dalam menjaga kualitas ibadah dan kesehatan secara menyeluruh. Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Berbuka Puasa Agar manfaat menu sehat bisa dirasakan maksimal, hindari beberapa kesalahan berikut: - Terlalu banyak minum minuman manis - Mengonsumsi gorengan secara berlebihan - Langsung makan dalam porsi besar - Kurang minum air putih Mulailah berbuka secara bertahap agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Tips Menjaga Pola Makan Sehat Selama Ramadan Selain memilih menu sehat berbuka puasa, lakukan juga hal berikut: - Minum air putih cukup dari berbuka hingga sahur - Tetap makan sahur dengan menu bergizi - Batasi makanan tinggi gula dan lemak - Lakukan aktivitas fisik ringan Pola makan yang baik akan membantu tubuh tetap prima hingga akhir Ramadan. Memilih menu sehat berbuka puasa adalah bentuk ikhtiar menjaga amanah tubuh yang telah Allah titipkan. Berbuka dengan makanan bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan akan membuat tubuh lebih siap menjalani rangkaian ibadah Ramadan dengan optimal. Dengan menerapkan menu sehat secara konsisten, berbuka puasa tidak hanya menjadi momen melepas lapar, tetapi juga sarana menyehatkan tubuh dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga Ramadan kita penuh keberkahan dan kesehatan. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tunaikan Zakat dan Sedekah Lebih Praktis Bersama BAZNAS di Tokopedia
Tunaikan Zakat dan Sedekah Lebih Praktis Bersama BAZNAS di Tokopedia
Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai nishab dan haul yang ditetapkan. Sedangkan, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (BAZNAS No.2 tahun 2016).Di era serba digital, di mana segala sesuatu bisa dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan jari. Contohnya, bersedekah tidak lagi harus langsung mengirim ke masjid atau lembaga amal. Itulah yang ditawarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Tokopedia. Fitur zakat dan sedekah ini bukan sekadar tambahan menu, tetapi juga sebuah inovasi yang membuat amal dengan proses yang mudan dan menjadi bagian dari rutinitas harian Anda. Tokopedia, sebagai salah satu e-commerce raksasa di Indonesia, bermitra dengan BAZNAS untuk memastikan donasi aman dan transparan. Bukan hanya zakat fitrah atau mal, tetapi juga donasi dan sedekah harian bisa disalurkan lewat aplikasi. Menunaikan zakat bersama BAZNAS di Tokopedia tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemaslahatan umat.Tunaikan Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS di Tokopedia Bersedekah kini semudah belanja! Lewat fitur Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS, Anda bisa berdonasi langsung dari aplikasi Tokopedia. Cara berzakat dan bersedekah bersama BAZNAS di Tokopedia: 1. Buka Aplikasi Tokopedia2. Pilih "Top-Up & Tagihan"3. Pilih "Semua Kategori"4. Pilih "Zakat" atau "Donasi"5. Pilih Lembaga BAZNAS & Lanjutkan PembayaranAnda juga dapat melakukan pembayaran melalui link berikut:Zakat : bit.ly/Zakat-tokopediaSedekah : bit.ly/tokopedia-baznasKontribusi Anda akan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Segera salurkan infak Anda dan wujudkan kebaikan bersama BAZNAS di Tokopedia! Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah. Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770 Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ide Bisnis di Bulan Ramadan 2026 yang Menjanjikan dan Menguntungkan
Ide Bisnis di Bulan Ramadan 2026 yang Menjanjikan dan Menguntungkan
Bulan Ramadan selalu membawa berkah, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga peluang ekonomi yang sangat besar. Setiap tahunnya, pola konsumsi masyarakat mengalami peningkatan signifikan, mulai dari kebutuhan makanan berbuka, sahur, hingga perlengkapan ibadah dan kebutuhan sosial. Karena itu, ide bisnis di bulan Ramadan 2026 menjadi topik yang sangat relevan bagi siapa pun yang ingin menambah penghasilan atau bahkan memulai usaha baru. Ramadan 2026 diprediksi tetap menjadi momentum emas bagi pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, maupun digital. Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, bisnis musiman di bulan suci ini bisa menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Artikel ini akan mengulas secara lengkap berbagai ide bisnis di bulan Ramadan 2026, lengkap dengan peluang, keunggulan, dan tips agar usaha bisa berjalan sukses. Mengapa Bulan Ramadan 2026 Cocok untuk Memulai Bisnis? Ada beberapa alasan mengapa Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbisnis: 1. Peningkatan konsumsi masyarakat : Selama Ramadan, kebutuhan makanan, minuman, dan perlengkapan ibadah meningkat drastis. 2. Perilaku belanja yang berubah : Masyarakat cenderung lebih konsumtif, terutama menjelang berbuka puasa dan Idulfitri. 3. Momentum berbagi dan sedekah : Banyak orang berlomba-lomba berbagi, membuka peluang bisnis sosial dan keagamaan. 4. Pasar yang luas dan beragam : Semua kalangan membutuhkan produk dan jasa tertentu selama Ramadan. Dengan kondisi tersebut, tidak heran jika ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangat beragam dan fleksibel, bisa disesuaikan dengan modal serta keahlian masing-masing. Ide Bisnis Makanan dan Minuman Ramadan 2026 1. Jualan Takjil Sehat Takjil selalu diburu saat menjelang berbuka puasa. Di Ramadan 2026, tren makanan sehat diperkirakan semakin kuat. Takjil seperti kolak rendah gula, salad buah, puding chia seed, atau jus tanpa gula bisa menjadi pilihan bisnis yang menarik. 2. Catering Buka Puasa dan Sahur Banyak orang tidak sempat memasak sendiri. Bisnis catering rumahan untuk menu berbuka dan sahur praktis memiliki pasar yang besar, terutama di perkotaan. 3. Minuman Segar Kekinian Es buah, es teh premium, hingga minuman herbal seperti wedang jahe dan kunyit asam sangat diminati. Inovasi rasa dan kemasan bisa meningkatkan daya jual. Ide Bisnis Produk dan Fashion di Bulan Ramadan 4. Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah Permintaan gamis, koko, mukena, sarung, dan peci selalu meningkat. Ramadan 2026 bisa menjadi momen tepat untuk menjual busana muslim, baik secara offline maupun online. 5. Hampers Ramadan dan Lebaran Hampers berisi makanan, kue kering, atau perlengkapan ibadah sangat diminati untuk hadiah. Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil namun margin keuntungan cukup besar. 6. Parfum dan Produk Perawatan Diri Halal Produk wangi-wangian dan perawatan diri halal menjadi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Ide Bisnis Jasa yang Laris di Ramadan 2026 7. Jasa Desain dan Percetakan Kebutuhan desain kartu ucapan, banner Ramadan, hingga konten media sosial meningkat. Ini peluang besar bagi desainer grafis dan percetakan kecil. 8. Jasa Penulisan Konten Islami Banyak media, website, dan akun dakwah membutuhkan artikel, caption, atau naskah bertema Ramadan. Jika memiliki kemampuan menulis, ini adalah ide bisnis di bulan Ramadan 2026 yang potensial. 9. Jasa Pembuatan Konten Media Sosial UMKM membutuhkan konten promosi selama Ramadan. Jasa foto produk, video pendek, dan copywriting sangat dibutuhkan. Ide Bisnis Online yang Menjanjikan 10. Reseller dan Dropship Produk Ramadan Tanpa stok barang, Anda bisa menjual produk kebutuhan Ramadan melalui marketplace atau media sosial. 11. Kelas Online dan Webinar Ramadan Kelas mengaji online, kelas parenting Islami, atau webinar motivasi Ramadan menjadi tren yang terus berkembang. 12. Afiliasi Produk Islami Program afiliasi memungkinkan Anda mendapatkan komisi dari setiap penjualan melalui link promosi. Ide Bisnis Sosial dan Keagamaan 13. Paket Sedekah dan Berbagi Buka Puasa Banyak orang ingin bersedekah namun tidak memiliki waktu untuk menyalurkan sendiri. Bisnis berbasis sosial ini tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga bernilai ibadah. 14. Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah Digital Layanan pengemasan dan distribusi bantuan berbasis digital semakin dibutuhkan, terutama di era serba online. Tips Sukses Menjalankan Bisnis di Bulan Ramadan 2026 Agar ide bisnis di bulan Ramadan 2026 berjalan optimal, perhatikan beberapa tips berikut: 1. Mulai persiapan lebih awal : Riset pasar dan stok bahan sebelum Ramadan dimulai. 2. Manfaatkan media sosial : Promosi melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok sangat efektif. 3. Jaga kualitas dan kejujuran : Kepercayaan pelanggan adalah kunci bisnis jangka panjang. 4. Sesuaikan dengan nilai Ramadan : Hindari promosi berlebihan, tonjolkan nilai keberkahan dan manfaat. 5. Atur waktu dengan ibadah : Jangan sampai bisnis melalaikan kewajiban utama selama Ramadan. Kesalahan yang Perlu Dihindari Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat menjalankan bisnis Ramadan: - Tidak menghitung kapasitas produksi - Harga terlalu mahal tanpa nilai tambah - Kurang memperhatikan kualitas layanan - Mengabaikan waktu ibadah Dengan menghindari kesalahan ini, peluang sukses bisnis akan semakin besar. Ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangatlah beragam dan terbuka bagi siapa saja. Mulai dari bisnis makanan, fashion, jasa, hingga usaha berbasis digital dan sosial, semuanya memiliki potensi keuntungan jika dijalankan dengan niat, strategi, dan etika yang baik. Ramadan bukan hanya tentang mencari keuntungan dunia, tetapi juga kesempatan meraih keberkahan. Dengan menggabungkan semangat usaha dan nilai ibadah, bisnis di bulan Ramadan 2026 bisa menjadi jalan rezeki yang halal, berkah, dan berkelanjutan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV