
Berita Terkini
Tim BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Verifikasi Mustahik di Kotagede, Usulkan Bantuan Modal Usaha untuk Mualaf Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan verifikasi lapangan terhadap calon mustahik atas nama Bapak Petrus Priyo Sambodo, warga Prenggan, Kemantren Kotagede, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses asesmen untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Sebelum mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya, Petrus bekerja sebagai chef di sejumlah restoran dan hotel. Ia memiliki keahlian memasak masakan Indonesia maupun Barat. Namun, sejak kondisi kesehatannya menurun, aktivitas bekerja tidak lagi dapat dilakukan seperti sebelumnya.
Saat ini, Petrus memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan kebutuhan pokok melalui warung kelontong sederhana yang berada di dalam kamar kontrakannya. Ruang usaha yang terbatas membuat aktivitas sehari-hari cukup berat. Meski telah mendapatkan bantuan kursi roda, di dalam ruangan yang sempit ia masih harus merangkak untuk berpindah tempat.
Petrus yang memeluk Islam pada tahun 2004 tersebut juga masih menjalani kontrol kesehatan ke rumah sakit sebanyak dua kali setiap bulan. Berdasarkan keterangannya, perkembangan kondisi kesehatan menunjukkan hasil yang positif. Jika sebelumnya kedua kakinya mengalami mati rasa, kini sudah mulai dapat merasakan sentuhan sebagai tanda adanya kemajuan dalam proses pemulihan.
Berdasarkan hasil verifikasi, Tim BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa bantuan yang paling tepat untuk diberikan bukan hanya bersifat konsumtif, melainkan modal usaha berupa tambahan barang dagangan untuk warung kelontong. Dengan dukungan tersebut, diharapkan usaha yang dijalankan dapat berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan mempertahankan kemandirian ekonomi.
BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong mustahik agar semakin mandiri dan memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui usaha produktif. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Koa Yogyakarta: htp://kotagya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
01/08/2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat Bersama Bank Indonesia DIY
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan audiensi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (28/7/2026). Audiensi diterima langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
Dalam audiensi tersebut, Bank Indonesia DIY memaparkan berbagai program yang telah dijalankan, salah satunya Edukasi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan (EPML). Program ini mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pemberian sertifikasi kompetensi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga mereka memiliki bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta mampu meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja.
Selain itu, BI DIY menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran program saat ini tidak lagi melalui pengajuan proposal seperti sebelumnya, melainkan berdasarkan proses asesmen terhadap calon penerima manfaat. Meski demikian, BI tetap membuka peluang sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam program pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat yang belum tersentuh bantuan.
Dalam diskusi tersebut, pihak BI DIY menyampaikan pentingnya membangun basis data yang mampu menunjukkan transformasi mustahik menjadi muzaki. Menurutnya, data tersebut dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan program pemberdayaan sekaligus instrumen untuk mengukur penurunan tingkat kemiskinan di masyarakat.
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, BI DIY juga memperkenalkan GandengGendong SuperApps, sebuah inovasi digital yang dikembangkan untuk mengintegrasikan data serta mempermudah penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara lebih akurat, transparan, dan efisien.
Selain itu, BI DIY turut memaparkan Program MRANTASI (Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi) yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi melalui edukasi kepada pedagang, sekolah, pesantren, petani, PKK, lembaga sosial, dan masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta berbagai masukan yang diberikan oleh Bank Indonesia DIY. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dan BI memiliki potensi besar dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta.
"Kami menyambut baik berbagai program yang dipaparkan Bank Indonesia DIY. Semoga ke depan terdapat program-program yang dapat disinergikan bersama BAZNAS Kota Yogyakarta sehingga mampu memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta.
Menutup pertemuan, Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan bahwa Bank Indonesia DIY akan mencermati berbagai peluang kerja sama yang dapat disinergikan bersama BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Yogyakarta.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
29/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria melalui Forum Kemitraan
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria (ATM) melalui partisipasinya sebagai narasumber pada Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Program Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta di de Royale Resto by de Laxton Hotel, Yogyakarta, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah, dunia usaha, lembaga filantropi, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung target Ending AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria Tahun 2030.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abd. Samik, menyampaikan materi berjudul "Praktik Baik Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk Program Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria pada Masyarakat Umum yang Terdampak ATM." Paparan tersebut mengulas berbagai program BAZNAS yang memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat melalui layanan kesehatan, bantuan sosial, edukasi, hingga pemberdayaan ekonomi bagi mustahik.
Menurut Abd. Samik, penanggulangan AIDS, TB, dan Malaria tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengembangkan Program BAZNAS Sehat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Selain menjadi wadah berbagi praktik baik, forum tersebut juga membahas penguatan dukungan pembiayaan dari berbagai sumber, seperti pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), organisasi masyarakat, dan lembaga filantropi. Melalui sinergi tersebut diharapkan program penanggulangan ATM dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Melalui kolaborasi yang kuat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera," ujar Abd. Samik.
Dengan keikutsertaan dalam forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap kerja sama lintas sektor semakin erat sehingga berbagai program kesehatan, sosial, dan pemberdayaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
28/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Persiapan Iduladha 1447 H
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abd Samik, menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Iduladha 1447 H yang diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Iduladha berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan.
Rakor membahas berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan hewan kurban, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging kurban agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan Iduladha. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui momentum Iduladha, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, dan kurban melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih amanah, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
03-07-2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi melalui Audiensi dengan Kodim 0734/Yogyakarta
Yogyakarta – Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta periode 2026–2031 melaksanakan audiensi dengan Kodim 0734/Yogyakarta pada Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi serta memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat dan kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Kota Yogyakarta.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734/Yogyakarta.
Beberapa bentuk kolaborasi yang telah berjalan di antaranya adalah keterlibatan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir, serta pemberian bantuan kepada para veteran. Program-program tersebut dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan kepedulian sosial.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas pentingnya penguatan kerja sama ke depan, khususnya melalui bidang teritorial. Kodim 0734/Yogyakarta menyampaikan kesiapan untuk mendukung kegiatan sosialisasi zakat kepada masyarakat, termasuk melalui jaringan yang dimiliki di wilayah.
Selain itu, dibahas pula upaya optimalisasi penghimpunan zakat, termasuk wacana pemotongan gaji sebagai salah satu strategi peningkatan pengumpulan dana zakat. Untuk mendukung hal tersebut, direncanakan adanya pengumpulan data SPPI guna mendukung kegiatan sosialisasi terkait pengelolaan dan penghimpunan zakat.
BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan materi sosialisasi kepada jajaran terkait, sehingga pemahaman tentang zakat dapat semakin meningkat dan berdampak pada optimalisasi penghimpunan.
Kodim 0734/Yogyakarta juga menyampaikan dukungan melalui sekitar 40 personel operasional yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta untuk membantu pelaksanaan kegiatan sosialisasi maupun distribusi bantuan.
Melalui audiensi ini, kedua pihak berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, baik dalam aspek penghimpunan maupun penyaluran zakat. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan bantuan yang disalurkan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan kerja sama yang semakin solid, BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734/Yogyakarta optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di Kota Yogyakarta.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
03-07-2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta Audiensi ke DPMPTSP, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Layanan
Yogyakarta, 5 Mei 2026 – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan audiensi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta pada Selasa (5/5). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan pimpinan baru BAZNAS Kota Yogyakarta.
Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, yakni Abdul Halim, S.Ag selaku Wakil Ketua I, Ir. Hj. Wiwik Tri Wahyuningsih selaku Wakil Ketua II, Muhammad Fikron Washly Arifuddin, S.E. selaku Wakil Ketua III, serta Mamba’ul Bahri, S.Th.I selaku Wakil Ketua IV. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris DPMPTSP Kota Yogyakarta, Surati Rini Widarti, S.I.P., M.Ec.Dev., bersama Anans Boga Tirta Gutama selaku Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan DPMPTSP selama ini telah berjalan dengan baik. Beberapa bentuk kolaborasi yang telah terlaksana di antaranya penyediaan fasilitas loket pelayanan BAZNAS di Mall Pelayanan Publik (MPP) serta pengelolaan Z Coffee yang melibatkan penyandang disabilitas (difabel tuli).
Kedua belah pihak mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dan dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, audiensi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan program-program yang lebih inovatif dan inklusif.
Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta dan DPMPTSP berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas layanan maupun pemberdayaan masyarakat, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Yogyakarta.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
03-07-2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Berita Pendistribusian

Tim BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Verifikasi Mustahik di Kotagede, Usulkan Bant
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan verifikasi lapangan terhadap calon mustahik atas nama Bapak Petrus Priyo Sambodo, warga Prenggan, Kemantren Kotagede, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses asesmen untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Sebelum mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya, Petrus bekerja sebagai chef di sejumlah restoran dan hotel. Ia memiliki keahlian memasak masakan Indonesia maupun Barat. Namun, sejak kondisi kesehatannya menurun, aktivitas bekerja tidak lagi dapat dilakukan seperti sebelumnya.
Saat ini, Petrus memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan kebutuhan pokok melalui warung kelontong sederhana yang berada di dalam kamar kontrakannya. Ruang usaha yang terbatas membuat aktivitas sehari-hari cukup berat. Meski telah mendapatkan bantuan kursi roda, di dalam ruangan yang sempit ia masih harus merangkak untuk berpindah tempat.
Petrus yang memeluk Islam pada tahun 2004 tersebut juga masih menjalani kontrol kesehatan ke rumah sakit sebanyak dua kali setiap bulan. Berdasarkan keterangannya, perkembangan kondisi kesehatan menunjukkan hasil yang positif. Jika sebelumnya kedua kakinya mengalami mati rasa, kini sudah mulai dapat merasakan sentuhan sebagai tanda adanya kemajuan dalam proses pemulihan.
Berdasarkan hasil verifikasi, Tim BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa bantuan yang paling tepat untuk diberikan bukan hanya bersifat konsumtif, melainkan modal usaha berupa tambahan barang dagangan untuk warung kelontong. Dengan dukungan tersebut, diharapkan usaha yang dijalankan dapat berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan mempertahankan kemandirian ekonomi.
BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong mustahik agar semakin mandiri dan memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui usaha produktif. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Koa Yogyakarta: htp://kotagya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
01/08/2026 | Admin Magang

BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Subuh Pemkot di Masjid Ukhuw
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang dilaksanakan di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta ini dihadiri jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Ukhuwah Islamiyah sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abd. Samik, didampingi Wakil Ketua I H. Abdul Halim, S.Ag, serta pelaksana Kengy Gilang Ramadhan, S.IP dan Gus Munir, M.A.
Pada kesempatan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan sebesar Rp1.000.000 kepada Takmir Masjid Ukhuwah Islamiyah sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abd. Samik, menyampaikan bahwa Safari Subuh menjadi sarana memperkuat ukhuwah sekaligus mendekatkan BAZNAS kepada masyarakat.
"Masjid merupakan pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap kegiatan keagamaan di Masjid Ukhuwah Islamiyah semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi jamaah serta masyarakat sekitar," ujarnya.
Perwakilan Takmir Masjid Ukhuwah Islamiyah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan. Insya Allah amanah ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masjid dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS," ungkapnya.
Melalui kegiatan Safari Subuh, BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar semakin banyak program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemasjidan yang dapat diwujudkan bagi kesejahteraan masyarakat.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Koa Yogyakarta: http://kotagya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
24/07/2026 | Admin Magang

BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Fidyah dan Monitoring Program Bedah Ruma
YOGYAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program kemanusiaan. Pada Senin, 13 Juli 2026, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan sembako fidyah kepada keluarga penerima manfaat sekaligus melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) program Bedah Rumah di beberapa wilayah Kota Yogyakarta.
Penyerahan bantuan sembako fidyah diberikan kepada orang tua Ananda Annisa Meydiana Putri. Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga menyampaikan komitmennya untuk segera melengkapi persyaratan administrasi sebagai tindak lanjut pengajuan Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Kota Yogyakarta.
Selain itu, tim BAZNAS Kota Yogyakarta melakukan monitoring terhadap penerima manfaat program Bedah Rumah sekaligus menyerahkan bantuan sembako fidyah kepada enam keluarga, yaitu Budi Santoso di Keparakan, Maryadi di Mantrijeron, Subandrio, Warni, dan Sumilah di Prawirodirjan, serta Emiliana Budi Winarti di Ngampilan.
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi rumah yang telah direnovasi tetap layak huni serta mengetahui perkembangan dan kondisi para penerima manfaat setelah mendapatkan bantuan. Sementara itu, bantuan sembako fidyah diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga penerima.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abd Samik, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sesaat, tetapi juga memastikan program-program yang telah dijalankan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya agar setiap amanah zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran. Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak positif bagi mustahik, sekaligus terus mendampingi mereka agar semakin mandiri," ujar Abd Samik.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara muzaki, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas manfaat program-program BAZNAS.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi keberkahan bagi pemberi dan mampu meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, program-program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Koa Yogyakarta: http://kotaogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
20/07/2026 | Admin Magang
Artikel Terbaru
Mengetahui Lebih Lengkap 8 Ashnaf Penerima Zakat
Zakat memiliki aturan distribusi yang sangat jelas sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60. Dalam ayat tersebut Allah SWT menegaskan bahwa zakat diperuntukkan bagi delapan golongan yang dikenal sebagai ashnaf. Ketentuan ini menunjukkan bahwa zakat bukanlah bantuan sosial tanpa arah, melainkan instrumen keadilan ekonomi yang terstruktur dan memiliki dasar hukum yang kuat. Dengan sistem ini, zakat menjadi mekanisme pemerataan kesejahteraan yang dirancang langsung oleh syariat, sehingga tidak dapat disalurkan secara sembarangan.
Delapan golongan tersebut meliputi fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, orang yang memiliki kewajiban finansial mendesak demi kepentingan syar’i, fi sabilillah, dan ibnu sabil. Fakir adalah mereka yang hampir tidak memiliki sumber penghidupan sehingga kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. Miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan, tetapi belum mencukupi kebutuhan pokok secara layak. Keduanya menjadi prioritas utama dalam distribusi zakat karena menyangkut kelangsungan hidup sehari-hari.
Amil merupakan pihak yang diberi amanah untuk mengelola dan mendistribusikan zakat. Peran amil sangat penting karena mereka memastikan pengumpulan, pendataan, hingga penyaluran dilakukan secara tertib dan akuntabel. Mualaf adalah orang yang baru masuk Islam atau mereka yang membutuhkan penguatan hati agar mantap dalam keimanan. Dukungan kepada kelompok ini tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga sosial dan pembinaan.
Riqab secara historis merujuk pada pembebasan budak. Dalam konteks kekinian, para ulama memaknai kategori ini sebagai upaya membebaskan individu dari ketidakberdayaan struktural yang menghambat kebebasan dan martabatnya. Sementara itu, kelompok dengan kewajiban finansial mendesak demi kepentingan syar’i adalah mereka yang memiliki tanggungan besar untuk kemaslahatan umum atau kebutuhan mendesak yang dibenarkan syariat. Fi sabilillah mencakup berbagai aktivitas perjuangan di jalan Allah, termasuk dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan. Adapun ibnu sabil adalah musafir yang mengalami kesulitan dalam perjalanan sehingga memerlukan bantuan untuk melanjutkan perjalanannya.
Pemahaman tentang ashnaf menjadi semakin penting di era modern, terutama ketika sistem sosial dan ekonomi semakin kompleks. Banyak masyarakat ingin memastikan bahwa zakat yang mereka tunaikan benar-benar sampai kepada pihak yang berhak. Kesadaran ini mendorong meningkatnya kepercayaan terhadap lembaga resmi yang memiliki sistem pendataan dan verifikasi yang jelas. Penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional memastikan distribusi sesuai dengan kategori ashnaf yang telah ditetapkan syariat.
Di Kota Yogyakarta, pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada program pemberdayaan yang berkelanjutan. Bantuan pendidikan melalui beasiswa, dukungan permodalan usaha kecil, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera menjadi bagian dari strategi distribusi. Pendekatan ini memperluas makna zakat dari sekadar bantuan jangka pendek menjadi upaya mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup.
Dalam konteks zakat fitrah online, pemahaman tentang ashnaf semakin relevan karena pembayaran digital memungkinkan pengelolaan yang lebih terpusat dan transparan. Sistem digital memudahkan pencatatan, pelaporan, serta pengawasan sehingga dana yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada delapan golongan yang berhak. Dengan memilih zakat fitrah terpercaya melalui lembaga resmi, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban ibadah, tetapi juga berpartisipasi dalam sistem distribusi yang profesional dan berbasis data.
Zakat pada hakikatnya adalah instrumen solidaritas sosial yang dirancang untuk menjaga keseimbangan dalam masyarakat. Dengan memahami 8 ashnaf secara utuh dan mempercayakan penyaluran kepada lembaga yang kompeten, tujuan zakat sebagai sarana pemerataan kesejahteraan dan penguatan umat dapat terwujud secara lebih nyata dan berkelanjutan.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
19/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Keunggulan Zakat Online Dibanding Konvensional
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola kehidupan masyarakat secara signifikan, termasuk dalam hal menunaikan kewajiban keagamaan. Jika pada masa lalu pembayaran zakat identik dengan datang langsung ke masjid, bertemu panitia, dan menyerahkan secara tunai, kini zakat fitrah online menjadi pilihan yang semakin diminati. Peningkatan pencarian terkait cara bayar zakat fitrah online setiap Ramadan menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat yang menginginkan sistem yang lebih praktis, cepat, dan tetap sesuai syariat.
Secara prinsip, zakat tetap sah selama niat dilakukan dan dana disalurkan kepada amil resmi sebelum batas waktu yang ditentukan. Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 103 agar zakat diambil dari harta kaum Muslimin untuk membersihkan dan menyucikan mereka. Ayat ini tidak hanya menegaskan kewajiban zakat, tetapi juga pentingnya pengelolaan melalui pihak yang berwenang. Dalam konteks Indonesia, pengelolaan zakat dilakukan secara nasional oleh Badan Amil Zakat Nasional, termasuk di tingkat daerah seperti Kota Yogyakarta.
Keunggulan pertama bayar zakat online adalah kemudahan akses. Masyarakat dapat menunaikan zakat kapan saja dan dari mana saja tanpa harus menyesuaikan waktu operasional layanan. Hal ini sangat membantu bagi pekerja dengan mobilitas tinggi, perantau, maupun keluarga yang memiliki keterbatasan waktu. Dalam hitungan menit, kewajiban dapat ditunaikan melalui gawai pribadi.
Keunggulan kedua terletak pada sistem perhitungan otomatis. Untuk zakat fitrah 2026, nominal yang berlaku adalah Rp40.000 per orang atau setara 2,5 kg beras. Pada sistem zakat fitrah online, pengguna cukup memasukkan jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan, kemudian sistem secara otomatis menghitung total kewajiban. Fitur ini meminimalkan kesalahan perhitungan yang sering terjadi dalam pembayaran manual, terutama pada keluarga besar.
Selain itu, setiap transaksi digital menghasilkan bukti pembayaran yang terdokumentasi secara elektronik. Bukti ini memberikan rasa aman sekaligus transparansi. Masyarakat dapat menyimpan arsip transaksi sebagai catatan pribadi. Transparansi ini menjadi salah satu faktor meningkatnya kepercayaan publik terhadap zakat fitrah terpercaya yang dikelola secara profesional.
Dari sisi tata kelola, sistem digital mempermudah proses pencatatan, rekapitulasi, dan pelaporan. Data penerimaan dapat dipantau secara real time sehingga memudahkan perencanaan distribusi. Di Kota Yogyakarta, sistem Simba mendukung pengelolaan yang terintegrasi mulai dari penghimpunan hingga penyaluran. Dengan dukungan teknologi, proses verifikasi penerima dapat dilakukan lebih akurat sehingga bantuan tepat sasaran sesuai ketentuan syariat.
Keunggulan lainnya adalah efisiensi distribusi. Pembayaran yang dilakukan lebih awal melalui kanal digital memungkinkan amil menyalurkan zakat sebelum hari raya, sehingga penerima dapat merasakan manfaat tepat waktu. Hal ini selaras dengan tujuan zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian sosial agar seluruh masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan layak.
Meskipun metode konvensional tetap sah dan memiliki nilai kebersamaan serta interaksi langsung, zakat online menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Digitalisasi tidak mengubah substansi ibadah, melainkan memperkuat aspek profesionalitas dan akuntabilitas pengelolaan. Dengan memanfaatkan layanan resmi, memahami ketentuan zakat fitrah 2026, serta memastikan pembayaran dilakukan melalui kanal yang sah, masyarakat dapat menunaikan zakat secara lebih mudah, tepat, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
19/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berkah Zakat Fitrah untuk Kedaulatan Pangan
Zakat memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan petani, terutama dalam konteks pertanian berkelanjutan yang menjadi isu krusial pada tahun 2026 ini. Dalam pandangan Islam, zakat tidak hanya berfungsi sebagai sebuah kewajiban spiritual individu kepada Sang Pencipta, tetapi juga berfungsi sebagai alat strategis untuk menciptakan keadilan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat yang lebih luas. Petani yang dengan penuh kesadaran mengeluarkan zakat dari hasil pertanian mereka secara langsung membantu sesama petani yang kurang beruntung, sehingga tercipta sebuah ekosistem pertanian yang lebih seimbang dan berkeadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pangan nasional.
Memasuki era digital yang semakin pesat, kemudahan dalam menunaikan kewajiban ini semakin terbuka lebar melalui layanan zakat fitrah online yang dikelola secara profesional dan transparan. Masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses platform zakat fitrah terpercaya untuk memastikan kontribusi mereka tepat sasaran dan dikelola dengan prinsip akuntabilitas tinggi demi kemaslahatan umat. Cara bayar zakat fitrah online pun sangat sederhana, di mana setiap individu hanya perlu memastikan nominal yang disetorkan sesuai dengan ketetapan terbaru yang berlaku saat ini, yaitu sebesar 40.000 rupiah per orang atau setara dengan makanan pokok sebanyak 2,5 kg beras. Dengan sistem bayar zakat online ini, proses birokrasi menjadi lebih ringkas dan jangkauan distribusi bantuan dapat menyentuh pelosok daerah yang membutuhkan dukungan infrastruktur pertanian secara cepat dan tepat waktu.
Zakat yang dikumpulkan dari para muzaki dapat dialokasikan untuk mendukung berbagai program pertanian berkelanjutan yang inovatif, seperti penyediaan bibit unggul yang tahan terhadap perubahan iklim, pengadaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah jangka panjang, hingga pelatihan teknik pertanian modern yang ramah lingkungan. Upaya ini memastikan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan pangan sesaat bagi individu yang membutuhkan, tetapi juga berkontribusi besar pada peningkatan produktivitas pertanian secara menyeluruh dan sistemik bagi bangsa. Hal ini sepenuhnya sejalan dengan prinsip dasar Islam yang mendorong setiap umatnya untuk saling membantu, menguatkan, dan mendukung kemandirian ekonomi sesama dalam bingkai kebaikan.
Dalam ekosistem ini, lembaga pengelola seperti Simba Baznas Kota Yogyakarta memegang peranan aktif dalam mengelola serta mendistribusikan dana zakat fitrah 2026 untuk program-program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan. Sebagai contoh nyata dalam implementasinya, dana tersebut dapat digunakan untuk membangun infrastruktur vital seperti sistem irigasi yang efisien dan gedung penyimpanan hasil panen yang memadai agar kualitas serta harga jual di tingkat petani tetap terjaga dengan baik. Pembangunan sarana fisik ini secara langsung akan meningkatkan hasil pertanian dan mengangkat derajat kesejahteraan petani lokal secara signifikan melalui pengelolaan dana umat yang amanah.
Melalui komitmen menunaikan zakat, seorang petani atau masyarakat umum tidak hanya sedang memenuhi kewajiban agamanya, tetapi juga sedang berinvestasi pada pembangunan masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan bermartabat. Zakat menjadi jembatan utama untuk menciptakan distribusi kesejahteraan yang merata, sehingga setiap petani dapat menikmati hasil jerih payahnya dengan layak sambil terus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional yang kokoh. Pada akhirnya, melalui pengelolaan zakat yang tepat, modern, dan berkelanjutan, kita dapat mewujudkan cita-cita besar, yaitu pertanian yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Penguatan sektor pertanian melalui dana zakat juga menjadi solusi preventif dalam menghadapi tantangan krisis pangan global yang sering diprediksi. Dengan memastikan para petani memiliki modal yang cukup dan fasilitas yang memadai, zakat bertransformasi menjadi modal produktif yang memutus rantai kemiskinan di pedesaan. Semakin banyak masyarakat yang memilih untuk membayar zakat online, semakin cepat pula dana tersebut dapat dikonversi menjadi bantuan alat mesin pertanian atau modal kerja bagi kelompok tani di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Sinergi antara teknologi digital dan kearifan zakat ini menciptakan optimisme baru bahwa kesejahteraan bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang bisa dicapai bersama melalui ketaatan beragama yang berdampak sosial nyata.
Mari sempurnakan Ramadan dengan berbagi. Bayar zakat fitrah sekarang, sucikan diri, dan bahagiakan sesama.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Zakat/infaq melalui Kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya#AmanahProfesionalTransparan#TerimakasihMuzakiDanMustahiq
19/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
PROFIL BAZNAS KOTA YOGYAKARTA
Penulis: Admin bidang 1





