WhatsApp Icon
Menu Sehat Sahur Ramadan: Pilihan Tepat Agar Kuat Puasa Seharian

Sahur adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain bernilai ibadah, sahur juga memiliki peran penting dalam menjaga stamina tubuh selama menjalankan puasa Ramadan. Oleh karena itu, memilih menu sehat sahur Ramadan bukan sekadar urusan kenyang, tetapi juga tentang bagaimana tubuh tetap bertenaga, fokus, dan tidak mudah lemas hingga waktu berbuka tiba.

Sayangnya, masih banyak orang yang asal memilih menu sahur. Ada yang hanya minum air, ada pula yang justru mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan terlalu manis. Padahal, pola makan saat sahur sangat menentukan kualitas puasa kita sepanjang hari. Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang menu sehat sahur Ramadan, mulai dari prinsip gizi seimbang hingga contoh menu praktis yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.

Pentingnya Menu Sehat Saat Sahur Ramadan

Menu sahur Ramadan yang sehat berfungsi sebagai “bahan bakar” utama tubuh selama berpuasa. Asupan gizi yang tepat akan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah dehidrasi, serta mengurangi rasa lapar berlebihan di siang hari.

Secara medis, sahur yang sehat dapat membantu:

- Menjaga energi dan konsentrasi

- Mencegah sakit maag dan lemas

- Mengurangi risiko sakit kepala akibat gula darah turun

- Membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan selama Ramadan

Dari sisi ibadah, tubuh yang sehat tentu akan memudahkan kita menjalankan aktivitas dan meningkatkan kualitas amal selama bulan suci.

Prinsip Menu Sehat Sahur Ramadan

Sebelum membahas contoh menu, penting untuk memahami prinsip dasar menu sehat sahur Ramadan. Prinsip ini berlaku umum dan bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

1. Mengandung Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Jenis karbohidrat ini sangat cocok untuk menu sahur Ramadan.

Contohnya:

- Nasi merah

- Oatmeal

- Roti gandum utuh

- Kentang rebus atau ubi

2. Cukup Protein

Protein membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Asupan protein juga penting untuk menjaga stamina selama puasa.

Sumber protein sehat antara lain:

- Telur

- Ikan

- Dada ayam tanpa kulit

- Tahu dan tempe

- Kacang-kacangan

3. Kaya Serat dari Sayur dan Buah

Serat berperan penting dalam melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Menu sehat sahur Ramadan sebaiknya selalu disertai sayur dan buah.

4. Lemak Sehat Secukupnya

Lemak sehat membantu penyerapan vitamin dan menjadi sumber energi tambahan. Namun, konsumsinya harus dibatasi agar tidak memberatkan pencernaan.

Pilih lemak sehat seperti:

- Alpukat

- Minyak zaitun

- Kacang-kacangan

5. Cukup Cairan

Dehidrasi sering menjadi penyebab utama tubuh lemas saat puasa. Pastikan sahur disertai air putih yang cukup dan hindari minuman berkafein.

Contoh Menu Sehat Sahur Ramadan yang Praktis

Berikut beberapa contoh menu sehat sahur Ramadan yang mudah dibuat dan tidak memakan banyak waktu.

Menu Sahur Sederhana

- Nasi merah

- Telur dadar sayur

- Tumis bayam dan wortel

- Air putih dan satu buah pisang

Menu ini sudah mencakup karbohidrat, protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Menu Sahur Tanpa Nasi

Bagi yang ingin variasi tanpa nasi, menu berikut bisa menjadi pilihan:

- Oatmeal dimasak dengan susu rendah lemak

- Topping irisan apel dan kurma

- Telur rebus

- Air putih

Menu sehat sahur Ramadan ini cocok untuk pencernaan dan membantu kenyang lebih lama.

Menu Sahur untuk Aktivitas Berat

Untuk yang tetap bekerja berat atau beraktivitas fisik tinggi saat puasa:

- Nasi merah

- Dada ayam panggang

- Sayur capcay

- Alpukat

- Air putih

Menu ini kaya energi dan protein sehingga membantu tubuh tetap kuat hingga sore hari.

Menu Sahur Sehat untuk Anak dan Keluarga

Menu sehat sahur Ramadan juga penting untuk anak-anak yang mulai belajar puasa. Pastikan menu tidak terlalu pedas, tidak terlalu berminyak, dan tetap menarik.

Contoh menu sahur keluarga:

- Nasi putih atau nasi merah

- Sup ayam dengan sayur

- Tempe goreng atau tahu kukus

- Buah potong

- Air putih

Dengan menu seperti ini, kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga dapat terpenuhi dengan baik.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

Agar menu sehat sahur Ramadan benar-benar memberikan manfaat maksimal, sebaiknya hindari beberapa jenis makanan berikut:

- Makanan terlalu asin karena memicu rasa haus

- Gorengan berlebihan yang sulit dicerna

- Makanan terlalu manis yang menyebabkan gula darah cepat naik lalu turun drastis

- Minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan

Menghindari makanan tersebut akan membantu tubuh lebih nyaman selama berpuasa.

Tips Menyiapkan Menu Sehat Sahur Ramadan

Agar sahur tidak terasa berat dan merepotkan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

- Siapkan bahan makanan sejak malam hari

- Pilih menu sederhana namun bergizi

- Masak dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang

- Tetap niat sahur sebagai ibadah agar lebih berkah

Dengan persiapan yang baik, menu sehat sahur Ramadan bisa tetap terjaga meski waktu sahur terbatas.

Penutup

Menu sehat sahur Ramadan adalah kunci penting agar tubuh tetap bugar dan ibadah puasa berjalan lancar. Dengan memilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, dan cairan yang cukup, tubuh akan lebih siap menjalani puasa seharian penuh.

Sahur bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penting untuk menyiapkan fisik dan niat ibadah. Semoga dengan menerapkan menu sehat sahur Ramadan, kita dapat menjalani bulan suci ini dengan penuh energi, kesehatan, dan keberkahan.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

10/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Menu Sehat Berbuka Puasa: Pilihan Tepat agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan

Berbuka puasa adalah momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, penting bagi umat Muslim untuk tidak asal memilih makanan saat waktu berbuka tiba. Menu sehat berbuka puasa menjadi kunci utama agar tubuh kembali bertenaga, ibadah tetap lancar, dan kesehatan terjaga sepanjang bulan Ramadan. 

Sering kali, makanan berbuka identik dengan gorengan, minuman manis berlebihan, dan porsi besar yang justru membuat tubuh lemas serta mengantuk. Padahal, dengan menu yang tepat dan seimbang, berbuka puasa bisa menjadi momen mengisi energi secara optimal sekaligus menjaga pola hidup sehat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap rekomendasi menu sehat berbuka puasa, manfaatnya bagi tubuh, serta tips menyusun hidangan berbuka yang bergizi dan tetap lezat.

Pentingnya Memilih Menu Sehat Saat Berbuka Puasa

Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah dan cairan. Oleh karena itu, makanan yang dikonsumsi saat berbuka sebaiknya mampu:

- Mengembalikan energi secara bertahap

- Menjaga keseimbangan gula darah

- Menghindari gangguan pencernaan

- Mendukung stamina untuk salat tarawih dan ibadah malam

Memilih menu sehat berbuka puasa bukan berarti makanan hambar atau membosankan. Justru, dengan komposisi yang tepat, hidangan berbuka bisa terasa nikmat dan menyehatkan.

 

Prinsip Menu Sehat Berbuka Puasa

Agar berbuka puasa memberi manfaat maksimal, perhatikan prinsip berikut:

1. Mengawali dengan yang Ringan dan Alami

Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma dan air putih. Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh, sehingga cepat mengembalikan energi.

 

2. Mengandung Gizi Seimbang

Menu berbuka idealnya mengandung:

- Karbohidrat kompleks

- Protein

- Lemak sehat

- Serat

- Vitamin dan mineral

 

3. Tidak Berlebihan 

Berbuka bukan ajang balas dendam. Makan berlebihan justru membuat tubuh tidak nyaman dan mengganggu ibadah.

 

Rekomendasi Menu Sehat Berbuka Puasa

Berikut beberapa pilihan menu sehat berbuka puasa yang bisa Anda jadikan inspirasi di rumah.

1. Kurma dan Air Putih 

Kurma adalah pilihan terbaik untuk berbuka. Kandungan glukosa alami, serat, dan mineralnya membantu menormalkan gula darah. Cukup konsumsi 2–3 butir kurma dan segelas air putih sebelum menyantap makanan utama.

2. Sup Sayur Hangat 

Sup sayur berisi wortel, kentang, buncis, dan kol sangat baik untuk mengembalikan cairan tubuh. Sup juga mudah dicerna dan tidak memberatkan lambung setelah seharian berpuasa. 

3. Buah Segar atau Salad Buah

Buah seperti pepaya, semangka, apel, dan melon kaya vitamin dan air. Pilih buah segar tanpa tambahan gula berlebih agar tetap sehat.

4. Karbohidrat Kompleks

Ganti nasi putih dengan nasi merah, nasi cokelat, atau kentang rebus. Karbohidrat kompleks membantu tubuh kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil.

5. Lauk Berprotein Sehat

Protein penting untuk memperbaiki sel tubuh. Pilih lauk seperti:

- Ikan panggang

- Ayam rebus atau kukus

- Tahu dan tempe

- Telur rebus

Hindari pengolahan dengan banyak minyak agar menu tetap sehat.

Contoh Susunan Menu Sehat Berbuka Puasa

Agar lebih praktis, berikut contoh susunan menu berbuka yang seimbang:

- Pembuka: 3 butir kurma + air putih

- Hidangan utama: Nasi merah, ikan panggang, tumis sayur

- Pelengkap: Sup bening atau lalapan

- Penutup: Buah segar

Menu sederhana ini sudah memenuhi kebutuhan nutrisi dan membantu tubuh pulih dengan baik.

Menu Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa

Takjil tidak selalu harus gorengan atau minuman sirup. Berikut alternatif takjil sehat berbuka puasa:

- Puding chia seed dengan susu rendah lemak

- Kolak ubi atau pisang tanpa santan kental

- Smoothie buah tanpa gula tambahan

- Agar-agar dari jus buah asli

Takjil sehat tetap lezat sekaligus ramah untuk pencernaan.

Manfaat Menu Sehat Berbuka Puasa bagi Tubuh

Mengonsumsi menu sehat secara konsisten saat berbuka puasa memberikan banyak manfaat, di antaranya:

- Tubuh lebih bertenaga dan tidak mudah lemas

- Pencernaan lebih lancar

- Berat badan lebih terkontrol selama Ramadan

- Konsentrasi ibadah meningkat

- Risiko asam lambung dan gula darah naik dapat diminimalkan

Dengan kata lain, menu sehat berbuka puasa berperan besar dalam menjaga kualitas ibadah dan kesehatan secara menyeluruh.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Berbuka Puasa

Agar manfaat menu sehat bisa dirasakan maksimal, hindari beberapa kesalahan berikut:

- Terlalu banyak minum minuman manis

- Mengonsumsi gorengan secara berlebihan

- Langsung makan dalam porsi besar

- Kurang minum air putih

Mulailah berbuka secara bertahap agar tubuh dapat menyesuaikan diri.

Tips Menjaga Pola Makan Sehat Selama Ramadan

Selain memilih menu sehat berbuka puasa, lakukan juga hal berikut:

- Minum air putih cukup dari berbuka hingga sahur

- Tetap makan sahur dengan menu bergizi

- Batasi makanan tinggi gula dan lemak

- Lakukan aktivitas fisik ringan

Pola makan yang baik akan membantu tubuh tetap prima hingga akhir Ramadan.

Memilih menu sehat berbuka puasa adalah bentuk ikhtiar menjaga amanah tubuh yang telah Allah titipkan. Berbuka dengan makanan bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan akan membuat tubuh lebih siap menjalani rangkaian ibadah Ramadan dengan optimal.

Dengan menerapkan menu sehat secara konsisten, berbuka puasa tidak hanya menjadi momen melepas lapar, tetapi juga sarana menyehatkan tubuh dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga Ramadan kita penuh keberkahan dan kesehatan. Aamiin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

10/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tunaikan Zakat dan Sedekah Lebih Praktis Bersama BAZNAS di Tokopedia

Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai nishab dan haul yang ditetapkan. Sedangkan, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (BAZNAS No.2 tahun 2016).

Di era serba digital, di mana segala sesuatu bisa dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan jari. Contohnya, bersedekah tidak lagi harus langsung mengirim ke masjid atau lembaga amal.

Itulah yang ditawarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Tokopedia. Fitur zakat dan sedekah ini bukan sekadar tambahan menu, tetapi juga sebuah inovasi yang membuat amal dengan proses yang mudan dan menjadi bagian dari rutinitas harian Anda. 
Tokopedia, sebagai salah satu e-commerce raksasa di Indonesia, bermitra dengan BAZNAS untuk memastikan donasi aman dan transparan. Bukan hanya zakat fitrah atau mal, tetapi juga donasi dan sedekah harian bisa disalurkan lewat aplikasi. 

Menunaikan zakat bersama BAZNAS di Tokopedia tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemaslahatan umat.
Tunaikan Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS di Tokopedia 
Bersedekah kini semudah belanja! Lewat fitur Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS, Anda bisa berdonasi langsung dari aplikasi Tokopedia. Cara berzakat dan bersedekah bersama BAZNAS di Tokopedia: 

1. Buka Aplikasi Tokopedia
2. Pilih "Top-Up & Tagihan"
3. Pilih "Semua Kategori"
4. Pilih "Zakat" atau "Donasi"
5. Pilih Lembaga BAZNAS & Lanjutkan Pembayaran

Anda juga dapat melakukan pembayaran melalui link berikut:
Zakat : bit.ly/Zakat-tokopedia
Sedekah : bit.ly/tokopedia-baznas

Kontribusi Anda akan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Segera salurkan infak Anda dan wujudkan kebaikan bersama BAZNAS di Tokopedia!

Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah.

Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan.

Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri.

Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770

Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

10/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ide Bisnis di Bulan Ramadan 2026 yang Menjanjikan dan Menguntungkan

Bulan Ramadan selalu membawa berkah, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga peluang ekonomi yang sangat besar. Setiap tahunnya, pola konsumsi masyarakat mengalami peningkatan signifikan, mulai dari kebutuhan makanan berbuka, sahur, hingga perlengkapan ibadah dan kebutuhan sosial. Karena itu, ide bisnis di bulan Ramadan 2026 menjadi topik yang sangat relevan bagi siapa pun yang ingin menambah penghasilan atau bahkan memulai usaha baru.

Ramadan 2026 diprediksi tetap menjadi momentum emas bagi pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, maupun digital. Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, bisnis musiman di bulan suci ini bisa menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap berbagai ide bisnis di bulan Ramadan 2026, lengkap dengan peluang, keunggulan, dan tips agar usaha bisa berjalan sukses.

 

Mengapa Bulan Ramadan 2026 Cocok untuk Memulai Bisnis?

 

Ada beberapa alasan mengapa Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbisnis:

1. Peningkatan konsumsi masyarakat : Selama Ramadan, kebutuhan makanan, minuman, dan perlengkapan ibadah meningkat drastis.

2. Perilaku belanja yang berubah : Masyarakat cenderung lebih konsumtif, terutama menjelang berbuka puasa dan Idulfitri.

3. Momentum berbagi dan sedekah : Banyak orang berlomba-lomba berbagi, membuka peluang bisnis sosial dan keagamaan.

4. Pasar yang luas dan beragam : Semua kalangan membutuhkan produk dan jasa tertentu selama Ramadan.

Dengan kondisi tersebut, tidak heran jika ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangat beragam dan fleksibel, bisa disesuaikan dengan modal serta keahlian masing-masing.

 

Ide Bisnis Makanan dan Minuman Ramadan 2026

1. Jualan Takjil Sehat

Takjil selalu diburu saat menjelang berbuka puasa. Di Ramadan 2026, tren makanan sehat diperkirakan semakin kuat. Takjil seperti kolak rendah gula, salad buah, puding chia seed, atau jus tanpa gula bisa menjadi pilihan bisnis yang menarik.

2. Catering Buka Puasa dan Sahur

Banyak orang tidak sempat memasak sendiri. Bisnis catering rumahan untuk menu berbuka dan sahur praktis memiliki pasar yang besar, terutama di perkotaan.

3. Minuman Segar Kekinian

Es buah, es teh premium, hingga minuman herbal seperti wedang jahe dan kunyit asam sangat diminati. Inovasi rasa dan kemasan bisa meningkatkan daya jual.

 

Ide Bisnis Produk dan Fashion di Bulan Ramadan

4. Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah

Permintaan gamis, koko, mukena, sarung, dan peci selalu meningkat. Ramadan 2026 bisa menjadi momen tepat untuk menjual busana muslim, baik secara offline maupun online.

5. Hampers Ramadan dan Lebaran 

Hampers berisi makanan, kue kering, atau perlengkapan ibadah sangat diminati untuk hadiah. Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil namun margin keuntungan cukup besar. 

6. Parfum dan Produk Perawatan Diri Halal

Produk wangi-wangian dan perawatan diri halal menjadi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

 

Ide Bisnis Jasa yang Laris di Ramadan 2026

7. Jasa Desain dan Percetakan

Kebutuhan desain kartu ucapan, banner Ramadan, hingga konten media sosial meningkat. Ini peluang besar bagi desainer grafis dan percetakan kecil.

8. Jasa Penulisan Konten Islami

Banyak media, website, dan akun dakwah membutuhkan artikel, caption, atau naskah bertema Ramadan. Jika memiliki kemampuan menulis, ini adalah ide bisnis di bulan Ramadan 2026 yang potensial. 

9. Jasa Pembuatan Konten Media Sosial

UMKM membutuhkan konten promosi selama Ramadan. Jasa foto produk, video pendek, dan copywriting sangat dibutuhkan.

 

Ide Bisnis Online yang Menjanjikan

10. Reseller dan Dropship Produk Ramadan

Tanpa stok barang, Anda bisa menjual produk kebutuhan Ramadan melalui marketplace atau media sosial.

11. Kelas Online dan Webinar Ramadan

Kelas mengaji online, kelas parenting Islami, atau webinar motivasi Ramadan menjadi tren yang terus berkembang.

12. Afiliasi Produk Islami

Program afiliasi memungkinkan Anda mendapatkan komisi dari setiap penjualan melalui link promosi. 

 

Ide Bisnis Sosial dan Keagamaan

13. Paket Sedekah dan Berbagi Buka Puasa

Banyak orang ingin bersedekah namun tidak memiliki waktu untuk menyalurkan sendiri. Bisnis berbasis sosial ini tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga bernilai ibadah.

14. Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah Digital

Layanan pengemasan dan distribusi bantuan berbasis digital semakin dibutuhkan, terutama di era serba online.

 

Tips Sukses Menjalankan Bisnis di Bulan Ramadan 2026

Agar ide bisnis di bulan Ramadan 2026 berjalan optimal, perhatikan beberapa tips berikut:

1. Mulai persiapan lebih awal : Riset pasar dan stok bahan sebelum Ramadan dimulai.

2. Manfaatkan media sosial : Promosi melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok sangat efektif.

3. Jaga kualitas dan kejujuran : Kepercayaan pelanggan adalah kunci bisnis jangka panjang.

4. Sesuaikan dengan nilai Ramadan : Hindari promosi berlebihan, tonjolkan nilai keberkahan dan manfaat.

5. Atur waktu dengan ibadah : Jangan sampai bisnis melalaikan kewajiban utama selama Ramadan. 

 

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat menjalankan bisnis Ramadan:

- Tidak menghitung kapasitas produksi

- Harga terlalu mahal tanpa nilai tambah

- Kurang memperhatikan kualitas layanan

- Mengabaikan waktu ibadah

Dengan menghindari kesalahan ini, peluang sukses bisnis akan semakin besar.

Ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangatlah beragam dan terbuka bagi siapa saja. Mulai dari bisnis makanan, fashion, jasa, hingga usaha berbasis digital dan sosial, semuanya memiliki potensi keuntungan jika dijalankan dengan niat, strategi, dan etika yang baik.

Ramadan bukan hanya tentang mencari keuntungan dunia, tetapi juga kesempatan meraih keberkahan. Dengan menggabungkan semangat usaha dan nilai ibadah, bisnis di bulan Ramadan 2026 bisa menjadi jalan rezeki yang halal, berkah, dan berkelanjutan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

10/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Persiapan Diri Jelang Ramadan agar Ibadah Lebih Maksimal dan Bermakna

Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan penuh berkah ini menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas iman, ibadah, dan akhlak. Namun, agar Ramadan dapat dijalani dengan optimal, diperlukan persiapan diri jelang Ramadan yang matang, baik secara spiritual, fisik, mental, maupun sosial. Tanpa persiapan yang baik, Ramadan bisa berlalu begitu saja tanpa meninggalkan perubahan berarti dalam kehidupan seorang Muslim.

Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana persiapan diri jelang Ramadan yang ideal agar ibadah puasa dan amalan lainnya dapat dilakukan dengan maksimal serta membawa dampak positif jangka panjang.

Pentingnya Persiapan Diri Jelang Ramadan

Persiapan diri jelang Ramadan bukan sekadar menyiapkan jadwal sahur dan berbuka, tetapi mencakup kesiapan hati dan niat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ramadan adalah madrasah ruhani yang hanya berlangsung satu bulan, sehingga setiap Muslim perlu menyambutnya dengan kesungguhan.

Rasulullah SAW dan para sahabat bahkan telah mempersiapkan diri menyambut Ramadan sejak bulan-bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan yang matang adalah kunci agar Ramadan tidak terlewatkan dengan sia-sia.

Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan

1. Meluruskan Niat

Langkah awal dalam persiapan diri jelang Ramadan adalah meluruskan niat. Puasa dan ibadah yang dilakukan harus semata-mata karena Allah SWT, bukan sekadar rutinitas tahunan. Niat yang benar akan menjadikan setiap amalan bernilai ibadah dan mendatangkan pahala.

2. Memperbanyak Taubat

Ramadan adalah bulan ampunan. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk membersihkan hati dengan memperbanyak istighfar dan taubat sebelum Ramadan tiba. Taubat yang sungguh-sungguh akan membuat hati lebih tenang dan siap menerima cahaya Ramadan.

3. Membiasakan Ibadah Sunnah

Persiapan diri jelang Ramadan juga bisa dilakukan dengan mulai membiasakan ibadah sunnah seperti puasa sunnah, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Dengan latihan sejak sebelum Ramadan, tubuh dan hati akan lebih siap menjalani ibadah yang lebih intens.

Persiapan Ilmu dan Pemahaman Ramadan

1. Memahami Fikih Puasa

Salah satu persiapan diri jelang Ramadan yang sering dilupakan adalah mempelajari kembali hukum-hukum puasa. Mulai dari rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga adab berpuasa. Dengan pemahaman yang baik, ibadah puasa akan lebih sah dan sempurna.

2. Mengkaji Keutamaan Ramadan

Mengetahui keutamaan Ramadan akan meningkatkan semangat dalam beribadah. Bulan ini penuh dengan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga sangat rugi jika Ramadan dilewati tanpa amal maksimal.

Persiapan Fisik Jelang Ramadan

1. Menjaga Kesehatan Tubuh

Persiapan diri jelang Ramadan juga mencakup kesiapan fisik. Puasa membutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar ibadah dapat dijalankan dengan baik. Mulailah menjaga pola makan, mengurangi konsumsi makanan berlemak berlebihan, serta memperbanyak minum air putih sebelum Ramadan.

2. Mengatur Pola Tidur

Selama Ramadan, pola tidur biasanya berubah karena adanya sahur dan ibadah malam. Oleh karena itu, biasakan tidur lebih teratur agar tubuh tidak kaget saat memasuki Ramadan.

3. Membiasakan Aktivitas Positif

Mengurangi kebiasaan begadang tanpa manfaat dan memperbanyak aktivitas bermanfaat merupakan bagian penting dari persiapan diri jelang Ramadan. Hal ini akan membantu menjaga stamina dan fokus ibadah.

Persiapan Mental dan Emosional

1. Melatih Kesabaran

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan emosi. Persiapan diri jelang Ramadan bisa dilakukan dengan melatih kesabaran dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengendalikan amarah dan memperbaiki sikap terhadap orang lain.

2. Membersihkan Hati dari Dendam

Ramadan adalah bulan kasih sayang. Menyimpan dendam dan kebencian hanya akan mengurangi keberkahan ibadah. Oleh karena itu, penting untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan sebelum Ramadan tiba.

Persiapan Sosial dan Lingkungan

1. Memperbaiki Hubungan dengan Sesama

Salah satu bentuk persiapan diri jelang Ramadan adalah memperbaiki hubungan dengan keluarga, tetangga, dan sesama Muslim. Silaturahmi yang baik akan membuka pintu rezeki dan keberkahan selama Ramadan.

2. Menyiapkan Program Amal

Ramadan identik dengan sedekah dan kepedulian sosial. Menyusun rencana sedekah, berbagi makanan berbuka, atau membantu fakir miskin merupakan bagian penting dari persiapan diri jelang Ramadan agar bulan suci ini lebih bermakna.

Persiapan Manajemen Waktu Ramadan

1. Menyusun Target Ibadah

Agar Ramadan berjalan efektif, buatlah target ibadah harian seperti target khatam Al-Qur’an, shalat malam, dan sedekah. Dengan perencanaan yang baik, Ramadan akan lebih terarah dan produktif.

2. Mengurangi Aktivitas Tidak Bermanfaat

Persiapan diri jelang Ramadan juga berarti mengurangi aktivitas yang membuang waktu, seperti terlalu lama bermain gawai atau menonton hiburan yang tidak mendidik. Waktu di bulan Ramadan sangat berharga dan sebaiknya diisi dengan amal saleh.

Persiapan diri jelang Ramadan adalah langkah penting agar bulan suci ini dapat dijalani dengan penuh kesadaran dan kesungguhan. Persiapan tersebut mencakup aspek spiritual, fisik, mental, ilmu, sosial, dan manajemen waktu. Dengan persiapan yang matang, Ramadan tidak hanya menjadi bulan menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.

Semoga dengan persiapan diri jelang Ramadan yang baik, kita semua dapat meraih keberkahan, ampunan, dan rahmat Allah SWT, serta keluar dari bulan Ramadan sebagai pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya. Aamiin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

10/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Menu Sehat Sahur Ramadan: Pilihan Tepat Agar Kuat Puasa Seharian
Menu Sehat Sahur Ramadan: Pilihan Tepat Agar Kuat Puasa Seharian
Sahur adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain bernilai ibadah, sahur juga memiliki peran penting dalam menjaga stamina tubuh selama menjalankan puasa Ramadan. Oleh karena itu, memilih menu sehat sahur Ramadan bukan sekadar urusan kenyang, tetapi juga tentang bagaimana tubuh tetap bertenaga, fokus, dan tidak mudah lemas hingga waktu berbuka tiba. Sayangnya, masih banyak orang yang asal memilih menu sahur. Ada yang hanya minum air, ada pula yang justru mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan terlalu manis. Padahal, pola makan saat sahur sangat menentukan kualitas puasa kita sepanjang hari. Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang menu sehat sahur Ramadan, mulai dari prinsip gizi seimbang hingga contoh menu praktis yang bisa langsung dipraktikkan di rumah. Pentingnya Menu Sehat Saat Sahur Ramadan Menu sahur Ramadan yang sehat berfungsi sebagai “bahan bakar” utama tubuh selama berpuasa. Asupan gizi yang tepat akan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah dehidrasi, serta mengurangi rasa lapar berlebihan di siang hari. Secara medis, sahur yang sehat dapat membantu: - Menjaga energi dan konsentrasi - Mencegah sakit maag dan lemas - Mengurangi risiko sakit kepala akibat gula darah turun - Membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan selama Ramadan Dari sisi ibadah, tubuh yang sehat tentu akan memudahkan kita menjalankan aktivitas dan meningkatkan kualitas amal selama bulan suci. Prinsip Menu Sehat Sahur Ramadan Sebelum membahas contoh menu, penting untuk memahami prinsip dasar menu sehat sahur Ramadan. Prinsip ini berlaku umum dan bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. 1. Mengandung Karbohidrat Kompleks Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Jenis karbohidrat ini sangat cocok untuk menu sahur Ramadan. Contohnya: - Nasi merah - Oatmeal - Roti gandum utuh - Kentang rebus atau ubi 2. Cukup Protein Protein membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Asupan protein juga penting untuk menjaga stamina selama puasa. Sumber protein sehat antara lain: - Telur - Ikan - Dada ayam tanpa kulit - Tahu dan tempe - Kacang-kacangan 3. Kaya Serat dari Sayur dan Buah Serat berperan penting dalam melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Menu sehat sahur Ramadan sebaiknya selalu disertai sayur dan buah. 4. Lemak Sehat Secukupnya Lemak sehat membantu penyerapan vitamin dan menjadi sumber energi tambahan. Namun, konsumsinya harus dibatasi agar tidak memberatkan pencernaan. Pilih lemak sehat seperti: - Alpukat - Minyak zaitun - Kacang-kacangan 5. Cukup Cairan Dehidrasi sering menjadi penyebab utama tubuh lemas saat puasa. Pastikan sahur disertai air putih yang cukup dan hindari minuman berkafein. Contoh Menu Sehat Sahur Ramadan yang Praktis Berikut beberapa contoh menu sehat sahur Ramadan yang mudah dibuat dan tidak memakan banyak waktu. Menu Sahur Sederhana - Nasi merah - Telur dadar sayur - Tumis bayam dan wortel - Air putih dan satu buah pisang Menu ini sudah mencakup karbohidrat, protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Menu Sahur Tanpa Nasi Bagi yang ingin variasi tanpa nasi, menu berikut bisa menjadi pilihan: - Oatmeal dimasak dengan susu rendah lemak - Topping irisan apel dan kurma - Telur rebus - Air putih Menu sehat sahur Ramadan ini cocok untuk pencernaan dan membantu kenyang lebih lama. Menu Sahur untuk Aktivitas Berat Untuk yang tetap bekerja berat atau beraktivitas fisik tinggi saat puasa: - Nasi merah - Dada ayam panggang - Sayur capcay - Alpukat - Air putih Menu ini kaya energi dan protein sehingga membantu tubuh tetap kuat hingga sore hari. Menu Sahur Sehat untuk Anak dan Keluarga Menu sehat sahur Ramadan juga penting untuk anak-anak yang mulai belajar puasa. Pastikan menu tidak terlalu pedas, tidak terlalu berminyak, dan tetap menarik. Contoh menu sahur keluarga: - Nasi putih atau nasi merah - Sup ayam dengan sayur - Tempe goreng atau tahu kukus - Buah potong - Air putih Dengan menu seperti ini, kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga dapat terpenuhi dengan baik. Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur Agar menu sehat sahur Ramadan benar-benar memberikan manfaat maksimal, sebaiknya hindari beberapa jenis makanan berikut: - Makanan terlalu asin karena memicu rasa haus - Gorengan berlebihan yang sulit dicerna - Makanan terlalu manis yang menyebabkan gula darah cepat naik lalu turun drastis - Minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan Menghindari makanan tersebut akan membantu tubuh lebih nyaman selama berpuasa. Tips Menyiapkan Menu Sehat Sahur Ramadan Agar sahur tidak terasa berat dan merepotkan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: - Siapkan bahan makanan sejak malam hari - Pilih menu sederhana namun bergizi - Masak dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang - Tetap niat sahur sebagai ibadah agar lebih berkah Dengan persiapan yang baik, menu sehat sahur Ramadan bisa tetap terjaga meski waktu sahur terbatas. Penutup Menu sehat sahur Ramadan adalah kunci penting agar tubuh tetap bugar dan ibadah puasa berjalan lancar. Dengan memilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, dan cairan yang cukup, tubuh akan lebih siap menjalani puasa seharian penuh. Sahur bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penting untuk menyiapkan fisik dan niat ibadah. Semoga dengan menerapkan menu sehat sahur Ramadan, kita dapat menjalani bulan suci ini dengan penuh energi, kesehatan, dan keberkahan. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Menu Sehat Berbuka Puasa: Pilihan Tepat agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan
Menu Sehat Berbuka Puasa: Pilihan Tepat agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan
Berbuka puasa adalah momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, penting bagi umat Muslim untuk tidak asal memilih makanan saat waktu berbuka tiba. Menu sehat berbuka puasa menjadi kunci utama agar tubuh kembali bertenaga, ibadah tetap lancar, dan kesehatan terjaga sepanjang bulan Ramadan. Sering kali, makanan berbuka identik dengan gorengan, minuman manis berlebihan, dan porsi besar yang justru membuat tubuh lemas serta mengantuk. Padahal, dengan menu yang tepat dan seimbang, berbuka puasa bisa menjadi momen mengisi energi secara optimal sekaligus menjaga pola hidup sehat. Artikel ini akan membahas secara lengkap rekomendasi menu sehat berbuka puasa, manfaatnya bagi tubuh, serta tips menyusun hidangan berbuka yang bergizi dan tetap lezat. Pentingnya Memilih Menu Sehat Saat Berbuka Puasa Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah dan cairan. Oleh karena itu, makanan yang dikonsumsi saat berbuka sebaiknya mampu: - Mengembalikan energi secara bertahap - Menjaga keseimbangan gula darah - Menghindari gangguan pencernaan - Mendukung stamina untuk salat tarawih dan ibadah malam Memilih menu sehat berbuka puasa bukan berarti makanan hambar atau membosankan. Justru, dengan komposisi yang tepat, hidangan berbuka bisa terasa nikmat dan menyehatkan. Prinsip Menu Sehat Berbuka Puasa Agar berbuka puasa memberi manfaat maksimal, perhatikan prinsip berikut: 1. Mengawali dengan yang Ringan dan Alami Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma dan air putih. Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh, sehingga cepat mengembalikan energi. 2. Mengandung Gizi Seimbang Menu berbuka idealnya mengandung: - Karbohidrat kompleks - Protein - Lemak sehat - Serat - Vitamin dan mineral 3. Tidak Berlebihan Berbuka bukan ajang balas dendam. Makan berlebihan justru membuat tubuh tidak nyaman dan mengganggu ibadah. Rekomendasi Menu Sehat Berbuka Puasa Berikut beberapa pilihan menu sehat berbuka puasa yang bisa Anda jadikan inspirasi di rumah. 1. Kurma dan Air Putih Kurma adalah pilihan terbaik untuk berbuka. Kandungan glukosa alami, serat, dan mineralnya membantu menormalkan gula darah. Cukup konsumsi 2–3 butir kurma dan segelas air putih sebelum menyantap makanan utama. 2. Sup Sayur Hangat Sup sayur berisi wortel, kentang, buncis, dan kol sangat baik untuk mengembalikan cairan tubuh. Sup juga mudah dicerna dan tidak memberatkan lambung setelah seharian berpuasa. 3. Buah Segar atau Salad Buah Buah seperti pepaya, semangka, apel, dan melon kaya vitamin dan air. Pilih buah segar tanpa tambahan gula berlebih agar tetap sehat. 4. Karbohidrat Kompleks Ganti nasi putih dengan nasi merah, nasi cokelat, atau kentang rebus. Karbohidrat kompleks membantu tubuh kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil. 5. Lauk Berprotein Sehat Protein penting untuk memperbaiki sel tubuh. Pilih lauk seperti: - Ikan panggang - Ayam rebus atau kukus - Tahu dan tempe - Telur rebus Hindari pengolahan dengan banyak minyak agar menu tetap sehat. Contoh Susunan Menu Sehat Berbuka Puasa Agar lebih praktis, berikut contoh susunan menu berbuka yang seimbang: - Pembuka: 3 butir kurma + air putih - Hidangan utama: Nasi merah, ikan panggang, tumis sayur - Pelengkap: Sup bening atau lalapan - Penutup: Buah segar Menu sederhana ini sudah memenuhi kebutuhan nutrisi dan membantu tubuh pulih dengan baik. Menu Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa Takjil tidak selalu harus gorengan atau minuman sirup. Berikut alternatif takjil sehat berbuka puasa: - Puding chia seed dengan susu rendah lemak - Kolak ubi atau pisang tanpa santan kental - Smoothie buah tanpa gula tambahan - Agar-agar dari jus buah asli Takjil sehat tetap lezat sekaligus ramah untuk pencernaan. Manfaat Menu Sehat Berbuka Puasa bagi Tubuh Mengonsumsi menu sehat secara konsisten saat berbuka puasa memberikan banyak manfaat, di antaranya: - Tubuh lebih bertenaga dan tidak mudah lemas - Pencernaan lebih lancar - Berat badan lebih terkontrol selama Ramadan - Konsentrasi ibadah meningkat - Risiko asam lambung dan gula darah naik dapat diminimalkan Dengan kata lain, menu sehat berbuka puasa berperan besar dalam menjaga kualitas ibadah dan kesehatan secara menyeluruh. Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Berbuka Puasa Agar manfaat menu sehat bisa dirasakan maksimal, hindari beberapa kesalahan berikut: - Terlalu banyak minum minuman manis - Mengonsumsi gorengan secara berlebihan - Langsung makan dalam porsi besar - Kurang minum air putih Mulailah berbuka secara bertahap agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Tips Menjaga Pola Makan Sehat Selama Ramadan Selain memilih menu sehat berbuka puasa, lakukan juga hal berikut: - Minum air putih cukup dari berbuka hingga sahur - Tetap makan sahur dengan menu bergizi - Batasi makanan tinggi gula dan lemak - Lakukan aktivitas fisik ringan Pola makan yang baik akan membantu tubuh tetap prima hingga akhir Ramadan. Memilih menu sehat berbuka puasa adalah bentuk ikhtiar menjaga amanah tubuh yang telah Allah titipkan. Berbuka dengan makanan bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan akan membuat tubuh lebih siap menjalani rangkaian ibadah Ramadan dengan optimal. Dengan menerapkan menu sehat secara konsisten, berbuka puasa tidak hanya menjadi momen melepas lapar, tetapi juga sarana menyehatkan tubuh dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga Ramadan kita penuh keberkahan dan kesehatan. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tunaikan Zakat dan Sedekah Lebih Praktis Bersama BAZNAS di Tokopedia
Tunaikan Zakat dan Sedekah Lebih Praktis Bersama BAZNAS di Tokopedia
Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai nishab dan haul yang ditetapkan. Sedangkan, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (BAZNAS No.2 tahun 2016).Di era serba digital, di mana segala sesuatu bisa dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan jari. Contohnya, bersedekah tidak lagi harus langsung mengirim ke masjid atau lembaga amal. Itulah yang ditawarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Tokopedia. Fitur zakat dan sedekah ini bukan sekadar tambahan menu, tetapi juga sebuah inovasi yang membuat amal dengan proses yang mudan dan menjadi bagian dari rutinitas harian Anda. Tokopedia, sebagai salah satu e-commerce raksasa di Indonesia, bermitra dengan BAZNAS untuk memastikan donasi aman dan transparan. Bukan hanya zakat fitrah atau mal, tetapi juga donasi dan sedekah harian bisa disalurkan lewat aplikasi. Menunaikan zakat bersama BAZNAS di Tokopedia tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemaslahatan umat.Tunaikan Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS di Tokopedia Bersedekah kini semudah belanja! Lewat fitur Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS, Anda bisa berdonasi langsung dari aplikasi Tokopedia. Cara berzakat dan bersedekah bersama BAZNAS di Tokopedia: 1. Buka Aplikasi Tokopedia2. Pilih "Top-Up & Tagihan"3. Pilih "Semua Kategori"4. Pilih "Zakat" atau "Donasi"5. Pilih Lembaga BAZNAS & Lanjutkan PembayaranAnda juga dapat melakukan pembayaran melalui link berikut:Zakat : bit.ly/Zakat-tokopediaSedekah : bit.ly/tokopedia-baznasKontribusi Anda akan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Segera salurkan infak Anda dan wujudkan kebaikan bersama BAZNAS di Tokopedia! Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah. Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770 Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ide Bisnis di Bulan Ramadan 2026 yang Menjanjikan dan Menguntungkan
Ide Bisnis di Bulan Ramadan 2026 yang Menjanjikan dan Menguntungkan
Bulan Ramadan selalu membawa berkah, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga peluang ekonomi yang sangat besar. Setiap tahunnya, pola konsumsi masyarakat mengalami peningkatan signifikan, mulai dari kebutuhan makanan berbuka, sahur, hingga perlengkapan ibadah dan kebutuhan sosial. Karena itu, ide bisnis di bulan Ramadan 2026 menjadi topik yang sangat relevan bagi siapa pun yang ingin menambah penghasilan atau bahkan memulai usaha baru. Ramadan 2026 diprediksi tetap menjadi momentum emas bagi pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, maupun digital. Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, bisnis musiman di bulan suci ini bisa menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Artikel ini akan mengulas secara lengkap berbagai ide bisnis di bulan Ramadan 2026, lengkap dengan peluang, keunggulan, dan tips agar usaha bisa berjalan sukses. Mengapa Bulan Ramadan 2026 Cocok untuk Memulai Bisnis? Ada beberapa alasan mengapa Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbisnis: 1. Peningkatan konsumsi masyarakat : Selama Ramadan, kebutuhan makanan, minuman, dan perlengkapan ibadah meningkat drastis. 2. Perilaku belanja yang berubah : Masyarakat cenderung lebih konsumtif, terutama menjelang berbuka puasa dan Idulfitri. 3. Momentum berbagi dan sedekah : Banyak orang berlomba-lomba berbagi, membuka peluang bisnis sosial dan keagamaan. 4. Pasar yang luas dan beragam : Semua kalangan membutuhkan produk dan jasa tertentu selama Ramadan. Dengan kondisi tersebut, tidak heran jika ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangat beragam dan fleksibel, bisa disesuaikan dengan modal serta keahlian masing-masing. Ide Bisnis Makanan dan Minuman Ramadan 2026 1. Jualan Takjil Sehat Takjil selalu diburu saat menjelang berbuka puasa. Di Ramadan 2026, tren makanan sehat diperkirakan semakin kuat. Takjil seperti kolak rendah gula, salad buah, puding chia seed, atau jus tanpa gula bisa menjadi pilihan bisnis yang menarik. 2. Catering Buka Puasa dan Sahur Banyak orang tidak sempat memasak sendiri. Bisnis catering rumahan untuk menu berbuka dan sahur praktis memiliki pasar yang besar, terutama di perkotaan. 3. Minuman Segar Kekinian Es buah, es teh premium, hingga minuman herbal seperti wedang jahe dan kunyit asam sangat diminati. Inovasi rasa dan kemasan bisa meningkatkan daya jual. Ide Bisnis Produk dan Fashion di Bulan Ramadan 4. Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah Permintaan gamis, koko, mukena, sarung, dan peci selalu meningkat. Ramadan 2026 bisa menjadi momen tepat untuk menjual busana muslim, baik secara offline maupun online. 5. Hampers Ramadan dan Lebaran Hampers berisi makanan, kue kering, atau perlengkapan ibadah sangat diminati untuk hadiah. Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil namun margin keuntungan cukup besar. 6. Parfum dan Produk Perawatan Diri Halal Produk wangi-wangian dan perawatan diri halal menjadi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Ide Bisnis Jasa yang Laris di Ramadan 2026 7. Jasa Desain dan Percetakan Kebutuhan desain kartu ucapan, banner Ramadan, hingga konten media sosial meningkat. Ini peluang besar bagi desainer grafis dan percetakan kecil. 8. Jasa Penulisan Konten Islami Banyak media, website, dan akun dakwah membutuhkan artikel, caption, atau naskah bertema Ramadan. Jika memiliki kemampuan menulis, ini adalah ide bisnis di bulan Ramadan 2026 yang potensial. 9. Jasa Pembuatan Konten Media Sosial UMKM membutuhkan konten promosi selama Ramadan. Jasa foto produk, video pendek, dan copywriting sangat dibutuhkan. Ide Bisnis Online yang Menjanjikan 10. Reseller dan Dropship Produk Ramadan Tanpa stok barang, Anda bisa menjual produk kebutuhan Ramadan melalui marketplace atau media sosial. 11. Kelas Online dan Webinar Ramadan Kelas mengaji online, kelas parenting Islami, atau webinar motivasi Ramadan menjadi tren yang terus berkembang. 12. Afiliasi Produk Islami Program afiliasi memungkinkan Anda mendapatkan komisi dari setiap penjualan melalui link promosi. Ide Bisnis Sosial dan Keagamaan 13. Paket Sedekah dan Berbagi Buka Puasa Banyak orang ingin bersedekah namun tidak memiliki waktu untuk menyalurkan sendiri. Bisnis berbasis sosial ini tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga bernilai ibadah. 14. Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah Digital Layanan pengemasan dan distribusi bantuan berbasis digital semakin dibutuhkan, terutama di era serba online. Tips Sukses Menjalankan Bisnis di Bulan Ramadan 2026 Agar ide bisnis di bulan Ramadan 2026 berjalan optimal, perhatikan beberapa tips berikut: 1. Mulai persiapan lebih awal : Riset pasar dan stok bahan sebelum Ramadan dimulai. 2. Manfaatkan media sosial : Promosi melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok sangat efektif. 3. Jaga kualitas dan kejujuran : Kepercayaan pelanggan adalah kunci bisnis jangka panjang. 4. Sesuaikan dengan nilai Ramadan : Hindari promosi berlebihan, tonjolkan nilai keberkahan dan manfaat. 5. Atur waktu dengan ibadah : Jangan sampai bisnis melalaikan kewajiban utama selama Ramadan. Kesalahan yang Perlu Dihindari Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat menjalankan bisnis Ramadan: - Tidak menghitung kapasitas produksi - Harga terlalu mahal tanpa nilai tambah - Kurang memperhatikan kualitas layanan - Mengabaikan waktu ibadah Dengan menghindari kesalahan ini, peluang sukses bisnis akan semakin besar. Ide bisnis di bulan Ramadan 2026 sangatlah beragam dan terbuka bagi siapa saja. Mulai dari bisnis makanan, fashion, jasa, hingga usaha berbasis digital dan sosial, semuanya memiliki potensi keuntungan jika dijalankan dengan niat, strategi, dan etika yang baik. Ramadan bukan hanya tentang mencari keuntungan dunia, tetapi juga kesempatan meraih keberkahan. Dengan menggabungkan semangat usaha dan nilai ibadah, bisnis di bulan Ramadan 2026 bisa menjadi jalan rezeki yang halal, berkah, dan berkelanjutan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Persiapan Diri Jelang Ramadan agar Ibadah Lebih Maksimal dan Bermakna
Persiapan Diri Jelang Ramadan agar Ibadah Lebih Maksimal dan Bermakna
Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan penuh berkah ini menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas iman, ibadah, dan akhlak. Namun, agar Ramadan dapat dijalani dengan optimal, diperlukan persiapan diri jelang Ramadan yang matang, baik secara spiritual, fisik, mental, maupun sosial. Tanpa persiapan yang baik, Ramadan bisa berlalu begitu saja tanpa meninggalkan perubahan berarti dalam kehidupan seorang Muslim. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana persiapan diri jelang Ramadan yang ideal agar ibadah puasa dan amalan lainnya dapat dilakukan dengan maksimal serta membawa dampak positif jangka panjang. Pentingnya Persiapan Diri Jelang Ramadan Persiapan diri jelang Ramadan bukan sekadar menyiapkan jadwal sahur dan berbuka, tetapi mencakup kesiapan hati dan niat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ramadan adalah madrasah ruhani yang hanya berlangsung satu bulan, sehingga setiap Muslim perlu menyambutnya dengan kesungguhan. Rasulullah SAW dan para sahabat bahkan telah mempersiapkan diri menyambut Ramadan sejak bulan-bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan yang matang adalah kunci agar Ramadan tidak terlewatkan dengan sia-sia. Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan 1. Meluruskan Niat Langkah awal dalam persiapan diri jelang Ramadan adalah meluruskan niat. Puasa dan ibadah yang dilakukan harus semata-mata karena Allah SWT, bukan sekadar rutinitas tahunan. Niat yang benar akan menjadikan setiap amalan bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. 2. Memperbanyak Taubat Ramadan adalah bulan ampunan. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk membersihkan hati dengan memperbanyak istighfar dan taubat sebelum Ramadan tiba. Taubat yang sungguh-sungguh akan membuat hati lebih tenang dan siap menerima cahaya Ramadan. 3. Membiasakan Ibadah Sunnah Persiapan diri jelang Ramadan juga bisa dilakukan dengan mulai membiasakan ibadah sunnah seperti puasa sunnah, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Dengan latihan sejak sebelum Ramadan, tubuh dan hati akan lebih siap menjalani ibadah yang lebih intens. Persiapan Ilmu dan Pemahaman Ramadan 1. Memahami Fikih Puasa Salah satu persiapan diri jelang Ramadan yang sering dilupakan adalah mempelajari kembali hukum-hukum puasa. Mulai dari rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga adab berpuasa. Dengan pemahaman yang baik, ibadah puasa akan lebih sah dan sempurna. 2. Mengkaji Keutamaan Ramadan Mengetahui keutamaan Ramadan akan meningkatkan semangat dalam beribadah. Bulan ini penuh dengan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga sangat rugi jika Ramadan dilewati tanpa amal maksimal. Persiapan Fisik Jelang Ramadan 1. Menjaga Kesehatan Tubuh Persiapan diri jelang Ramadan juga mencakup kesiapan fisik. Puasa membutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar ibadah dapat dijalankan dengan baik. Mulailah menjaga pola makan, mengurangi konsumsi makanan berlemak berlebihan, serta memperbanyak minum air putih sebelum Ramadan. 2. Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan, pola tidur biasanya berubah karena adanya sahur dan ibadah malam. Oleh karena itu, biasakan tidur lebih teratur agar tubuh tidak kaget saat memasuki Ramadan. 3. Membiasakan Aktivitas Positif Mengurangi kebiasaan begadang tanpa manfaat dan memperbanyak aktivitas bermanfaat merupakan bagian penting dari persiapan diri jelang Ramadan. Hal ini akan membantu menjaga stamina dan fokus ibadah. Persiapan Mental dan Emosional 1. Melatih Kesabaran Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan emosi. Persiapan diri jelang Ramadan bisa dilakukan dengan melatih kesabaran dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengendalikan amarah dan memperbaiki sikap terhadap orang lain. 2. Membersihkan Hati dari Dendam Ramadan adalah bulan kasih sayang. Menyimpan dendam dan kebencian hanya akan mengurangi keberkahan ibadah. Oleh karena itu, penting untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan sebelum Ramadan tiba. Persiapan Sosial dan Lingkungan 1. Memperbaiki Hubungan dengan Sesama Salah satu bentuk persiapan diri jelang Ramadan adalah memperbaiki hubungan dengan keluarga, tetangga, dan sesama Muslim. Silaturahmi yang baik akan membuka pintu rezeki dan keberkahan selama Ramadan. 2. Menyiapkan Program Amal Ramadan identik dengan sedekah dan kepedulian sosial. Menyusun rencana sedekah, berbagi makanan berbuka, atau membantu fakir miskin merupakan bagian penting dari persiapan diri jelang Ramadan agar bulan suci ini lebih bermakna. Persiapan Manajemen Waktu Ramadan 1. Menyusun Target Ibadah Agar Ramadan berjalan efektif, buatlah target ibadah harian seperti target khatam Al-Qur’an, shalat malam, dan sedekah. Dengan perencanaan yang baik, Ramadan akan lebih terarah dan produktif. 2. Mengurangi Aktivitas Tidak Bermanfaat Persiapan diri jelang Ramadan juga berarti mengurangi aktivitas yang membuang waktu, seperti terlalu lama bermain gawai atau menonton hiburan yang tidak mendidik. Waktu di bulan Ramadan sangat berharga dan sebaiknya diisi dengan amal saleh. Persiapan diri jelang Ramadan adalah langkah penting agar bulan suci ini dapat dijalani dengan penuh kesadaran dan kesungguhan. Persiapan tersebut mencakup aspek spiritual, fisik, mental, ilmu, sosial, dan manajemen waktu. Dengan persiapan yang matang, Ramadan tidak hanya menjadi bulan menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa. Semoga dengan persiapan diri jelang Ramadan yang baik, kita semua dapat meraih keberkahan, ampunan, dan rahmat Allah SWT, serta keluar dari bulan Ramadan sebagai pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sekali Sentuh, Berlipat Pahala: Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah di BAZNAS Melalui Blibli
Sekali Sentuh, Berlipat Pahala: Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah di BAZNAS Melalui Blibli
Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan. Menurut peraturan BAZNAS No.2 tahun 2016, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.Selain itu, infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada BAB I Pasal 1). Di era serba digital, di mana zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan jari. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat membawa perubahan besar bagi umat. Di era digital, menunaikan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga pengalaman yang mudah dan penuh makna. Melalui fitur pembayaran zakat, infak, dan sedekah bersama BAZNAS melalui aplikasi Blibli, Anda dapat menyalurkan kebaikan dengan cara yang praktis, aman, serta transparan. Menunaikan zakat di BAZNAS melalui Blibli, Anda tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemaslahatan umat.Bayar Zakat bersama BAZNAS di Blibli Bersedekah kini semudah belanja! Lewat fitur Zakat dan Sedekah bersama BAZNAS, Anda bisa berdonasi langsung dari aplikasi Blibli. Cara berzakat dan bersedekah bersama BAZNAS di Blibli: 1. Buka Aplikasi Blibli2. Pilih "Tagihan dan Isi Ulang"3. Pilih "Zakat Maal"" atau "Donasi"4. Pilih Lembaga BAZNAS5. Masukan Nominal & Lanjutkan Pembayaranatau melalui link berikut:Zakat : bit.ly/Zakat-blibliSedekah : bit.ly/sedekah-bliblKontribusi Anda akan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Segera salurkan infak Anda dan wujudkan kebaikan bersama BAZNAS di Blibli! Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: sedekah - infak : https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah , zakat : https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/ #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL10/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Manfaat Sedekah Subuh: Keutamaan, Hikmah, dan Dampaknya bagi Kehidupan
Manfaat Sedekah Subuh: Keutamaan, Hikmah, dan Dampaknya bagi Kehidupan
Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Di antara berbagai waktu bersedekah, sedekah subuh memiliki keutamaan tersendiri yang sering dibahas dalam kajian keislaman. Banyak umat Muslim meyakini bahwa manfaat sedekah subuh bukan hanya bernilai pahala di akhirat, tetapi juga membawa dampak positif dalam kehidupan dunia, seperti kelapangan rezeki, ketenangan hati, dan keberkahan hidup. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang manfaat sedekah subuh, dilengkapi dalil Al-Qur’an dan hadis, hikmah spiritual, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga tulisan ini menjadi motivasi untuk istiqamah mengamalkan sedekah subuh. Pengertian Sedekah Subuh Sedekah subuh adalah amalan sedekah yang dilakukan pada waktu pagi hari, khususnya setelah menunaikan shalat Subuh. Sedekah ini bisa berupa harta, makanan, bantuan tenaga, maupun bentuk kebaikan lainnya yang diniatkan karena Allah SWT. Dalam Islam, sedekah tidak dibatasi pada nominal tertentu. Bahkan senyuman dan perkataan baik pun termasuk sedekah. Namun, sedekah subuh sering dikaitkan dengan sedekah harta karena dilakukan di awal hari sebagai bentuk tawakal dan harapan akan keberkahan rezeki sepanjang hari. Dalil tentang Keutamaan Sedekah Sedekah dalam Al-Qur’an Allah SWT banyak menyebutkan keutamaan sedekah dalam Al-Qur’an. Salah satunya dalam surah Al-Baqarah ayat 261: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji.”(QS. Al-Baqarah: 261) Ayat ini menegaskan bahwa sedekah akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Sedekah Subuh dalam Hadis Keutamaan sedekah subuh secara khusus dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim: “Setiap pagi ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berdoa: ‘Ya Allah, berilah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya.’” Hadis ini menjadi dasar kuat mengapa sedekah subuh sangat dianjurkan, karena dilakukan pada waktu malaikat mendoakan kebaikan bagi orang yang bersedekah. Manfaat Sedekah Subuh bagi Kehidupan 1. Membuka Pintu Rezeki Manfaat sedekah subuh yang paling banyak dirasakan oleh umat Muslim adalah dibukanya pintu rezeki. Sedekah di waktu pagi menjadi sebab datangnya rezeki yang tidak disangka-sangka. Hal ini sejalan dengan doa malaikat yang memohonkan ganti bagi orang yang berinfak. Rezeki tidak selalu berupa uang. Bisa berupa kesehatan, ketenangan, kemudahan urusan, atau kesempatan baik yang datang dalam hidup. 2. Mendatangkan Keberkahan Hidup Sedekah subuh menjadi sarana untuk menghadirkan keberkahan dalam aktivitas sehari-hari. Hari yang diawali dengan ibadah dan sedekah akan terasa lebih ringan, terarah, dan penuh makna. Keberkahan inilah yang membuat hidup terasa cukup meskipun secara materi tidak berlebihan. Inilah salah satu manfaat sedekah subuh yang sering dirasakan oleh orang-orang yang istiqamah melakukannya. 3. Menolak Bala dan Musibah Dalam banyak riwayat, sedekah disebut sebagai amalan yang mampu menolak bala. Sedekah subuh yang dilakukan dengan ikhlas dapat menjadi perisai dari berbagai musibah, baik yang tampak maupun yang tidak disadari. Rasulullah SAW bersabda bahwa sedekah dapat memadamkan murka Allah dan mencegah kematian buruk. Ini menunjukkan betapa besar dampak spiritual dari sedekah. 4. Menenangkan Hati dan Jiwa Manfaat sedekah subuh berikutnya adalah ketenangan batin. Memberi di pagi hari melatih keikhlasan dan kepedulian sosial. Hati menjadi lebih lapang karena tidak terikat berlebihan pada harta. Banyak orang merasakan bahwa sedekah subuh membuat hati lebih damai, pikiran lebih jernih, dan emosi lebih terkontrol sepanjang hari. 5. Menghapus Dosa dan Menambah Pahala Sedekah merupakan salah satu amalan penghapus dosa. Dengan sedekah subuh, seorang Muslim memulai hari dengan amal saleh yang bernilai pahala besar. Ini menjadi modal spiritual yang sangat berharga dalam menjalani aktivitas harian. Setiap sedekah yang dilakukan dengan niat karena Allah SWT akan dicatat sebagai pahala, sekecil apa pun nilainya. 6. Melatih Rasa Syukur dan Tawakal Sedekah subuh mengajarkan kita untuk bersyukur atas rezeki yang dimiliki. Dengan memberi di awal hari, seorang Muslim belajar bertawakal dan yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki. Kebiasaan ini akan membentuk karakter dermawan, rendah hati, dan tidak mudah mengeluh dalam menghadapi kehidupan. Cara Mengamalkan Sedekah Subuh Sedekah subuh bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain: 1. Menyisihkan sebagian uang setelah shalat Subuh 2. Memberi makan orang lain atau hewan 3. Transfer donasi ke lembaga sosial atau masjid 4. Membantu keluarga atau tetangga yang membutuhkan 5. Memberi senyuman dan ucapan baik Yang terpenting adalah niat ikhlas dan konsistensi dalam mengamalkannya. Sedekah Subuh sebagai Amalan Istiqamah Manfaat sedekah subuh akan semakin terasa jika dilakukan secara rutin. Tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah. Justru dengan sedekah, Allah SWT akan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Istiqamah dalam sedekah subuh juga menjadi bentuk kedisiplinan spiritual yang sangat baik untuk membangun kebiasaan ibadah lainnya. Manfaat sedekah subuh sangatlah besar, baik dari sisi spiritual maupun kehidupan sosial. Sedekah subuh membuka pintu rezeki, menghadirkan keberkahan, menenangkan hati, serta menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menjadikan sedekah subuh sebagai amalan rutin, seorang Muslim tidak hanya menabung pahala untuk akhirat, tetapi juga menanam kebaikan yang akan berbuah dalam kehidupan dunia. Semoga kita semua dimudahkan untuk istiqamah mengamalkan sedekah subuh dan meraih manfaatnya secara nyata. Aamiin Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tips Menjaga Kebugaran Selama Ramadan agar Tetap Sehat dan Produktif
Tips Menjaga Kebugaran Selama Ramadan agar Tetap Sehat dan Produktif
Bulan Ramadan adalah waktu istimewa bagi umat Islam. Selain sebagai momentum peningkatan ibadah dan spiritualitas, Ramadan juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Perubahan pola makan, jam tidur, serta aktivitas harian sering kali membuat tubuh terasa lemas, mudah mengantuk, bahkan menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, memahami tips menjaga kebugaran selama Ramadan sangat penting agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan praktis berbagai tips menjaga kebugaran selama Ramadan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan pendekatan islami dan ramah untuk semua kalangan. Pentingnya Menjaga Kebugaran Selama Ramadan Menjaga kebugaran selama Ramadan bukan sekadar untuk kepentingan fisik, tetapi juga untuk mendukung kualitas ibadah. Tubuh yang sehat akan membantu kita menjalankan puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan aktivitas sosial dengan optimal. Dalam Islam, menjaga kesehatan merupakan bagian dari amanah. Rasulullah mengajarkan umatnya untuk hidup seimbang, tidak berlebihan, dan memperhatikan kondisi tubuh. Maka, menerapkan tips menjaga kebugaran selama Ramadan adalah bentuk ikhtiar agar ibadah dapat dijalankan dengan maksimal. 1. Perhatikan Pola Sahur yang Sehat dan Seimbang Sahur adalah sumber energi utama selama berpuasa. Jangan sampai melewatkan sahur karena dapat membuat tubuh cepat lemas. Tips sahur sehat selama Ramadan: - Konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum. - Perbanyak protein dari telur, ikan, tahu, dan tempe. - Tambahkan sayur dan buah untuk asupan vitamin dan serat. - Hindari makanan terlalu asin dan berlemak agar tidak mudah haus. Dengan sahur yang tepat, tubuh akan lebih kuat menjalani aktivitas seharian dan kebugaran selama Ramadan tetap terjaga. 2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama tubuh lemas saat puasa. Karena itu, menjaga asupan cairan sangat penting dalam tips menjaga kebugaran selama Ramadan. Gunakan pola 2-4-2: - 2 gelas saat berbuka - 4 gelas di malam hari - 2 gelas saat sahur Hindari minuman berkafein berlebihan seperti kopi dan teh pekat karena dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. 3. Tetap Berolahraga dengan Intensitas Ringan Banyak orang ragu berolahraga saat puasa. Padahal, olahraga ringan justru membantu menjaga kebugaran selama Ramadan. Waktu olahraga yang dianjurkan: - 30–60 menit sebelum berbuka - Setelah salat tarawih Jenis olahraga yang aman saat puasa: - Jalan santai - Stretching atau peregangan - Yoga ringan - Bersepeda santai Olahraga ringan membantu menjaga stamina, melancarkan peredaran darah, dan membuat tubuh tetap bugar tanpa menguras energi berlebihan. 4. Atur Pola Makan Saat Berbuka Puasa Berbuka puasa sering menjadi “ajang balas dendam” dengan makan berlebihan. Padahal, hal ini dapat mengganggu kebugaran selama Ramadan. Tips berbuka puasa sehat: - Awali dengan air putih dan kurma - Hindari makanan terlalu manis dan berminyak secara berlebihan - Makan secara bertahap, jangan langsung dalam porsi besar - Perbanyak sayur dan protein Dengan pola berbuka yang sehat, tubuh akan terasa lebih ringan dan siap untuk ibadah malam. 5. Jaga Kualitas Tidur Selama Ramadan Perubahan jam tidur selama Ramadan sering membuat tubuh kurang istirahat. Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh dan konsentrasi. Tips menjaga kualitas tidur: - Tidur lebih awal meski bangun sahur - Manfaatkan tidur siang singkat (power nap) 20–30 menit - Hindari penggunaan gawai berlebihan sebelum tidur Tidur yang cukup membantu proses pemulihan tubuh dan menjaga kebugaran selama Ramadan. 6. Kelola Aktivitas Harian dengan Bijak Mengatur aktivitas harian juga termasuk bagian penting dari tips menjaga kebugaran selama Ramadan. Prioritaskan aktivitas yang penting dan kurangi kegiatan yang terlalu menguras tenaga. Jika memungkinkan: - Lakukan pekerjaan berat di pagi hari - Sisihkan waktu istirahat di siang hari - Jangan memaksakan diri jika tubuh terasa lelah Manajemen energi yang baik akan membuat puasa terasa lebih ringan dan produktivitas tetap terjaga. 7. Perbanyak Ibadah yang Menenangkan Jiwa Kebugaran selama Ramadan tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Ibadah seperti salat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an dapat memberikan ketenangan batin yang berdampak positif pada kesehatan tubuh. Hati yang tenang akan membantu mengurangi stres, memperbaiki kualitas tidur, dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. 8. Hindari Kebiasaan Buruk Selama Puasa Untuk menjaga kebugaran selama Ramadan, hindari kebiasaan berikut: - Begadang tanpa keperluan penting - Makan berlebihan saat sahur atau berbuka - Kurang minum air putih - Malas bergerak sama sekali Menghindari kebiasaan buruk akan membantu tubuh beradaptasi lebih baik dengan ritme Ramadan. 9. Konsumsi Buah dan Makanan Alami Buah-buahan seperti kurma, pisang, apel, dan semangka sangat baik dikonsumsi selama Ramadan. Kandungan vitamin dan mineralnya membantu menjaga kebugaran tubuh secara alami. Kurangi makanan olahan berlebihan dan pilih makanan segar agar tubuh mendapatkan nutrisi optimal. 10. Niat dan Pola Hidup Seimbang Dalam Islam, niat menjadi dasar dari setiap aktivitas. Niatkan menjaga kesehatan sebagai bagian dari ibadah. Dengan niat yang baik, menjaga kebugaran selama Ramadan bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bernilai pahala. Pola hidup seimbang antara ibadah, istirahat, makan, dan aktivitas fisik adalah kunci utama menjalani Ramadan dengan sehat dan penuh berkah. Menjaga kebugaran selama Ramadan adalah ikhtiar penting agar puasa dapat dijalani dengan lancar, tubuh tetap sehat, dan ibadah semakin maksimal. Dengan memperhatikan pola makan sahur dan berbuka, menjaga asupan cairan, tetap berolahraga ringan, serta mengatur istirahat dengan baik, kebugaran selama Ramadan dapat terjaga secara optimal. Semoga tips menjaga kebugaran selama Ramadan ini bermanfaat dan membantu kita menjalani bulan suci dengan penuh semangat, kesehatan, dan keberkahan. Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan kita. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal yang Wajib Dipahami
Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal yang Wajib Dipahami
Zakat mal merupakan salah satu kewajiban penting dalam Islam yang berkaitan langsung dengan harta kekayaan seorang muslim. Kewajiban ini tidak hanya menuntut pemenuhan syarat kepemilikan harta, tetapi juga pemahaman yang benar mengenai waktu pembayarannya. Banyak umat Islam yang telah memahami kewajiban zakat mal secara umum, namun masih keliru dalam memahami ketentuan waktunya. Padahal, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah bagian yang sangat krusial agar ibadah zakat sah dan bernilai di sisi Allah SWT. Dalam praktik sehari-hari, kesalahan waktu pembayaran zakat mal sering terjadi karena kurangnya pemahaman tentang haul, nishab, serta kondisi harta yang dizakati. Oleh karena itu, memahami secara menyeluruh bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah terpenuhinya ketentuan syariat terkait waktu menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Kesalahan dalam waktu dapat berakibat pada tertundanya kewajiban, bahkan berpotensi menimbulkan dosa. Islam sebagai agama yang sempurna telah mengatur zakat dengan sangat rinci, termasuk kapan zakat mal wajib dikeluarkan. Pengetahuan ini menjadi bekal penting agar harta yang dimiliki benar-benar bersih dan membawa keberkahan. Maka dari itu, artikel ini akan mengulas secara mendalam Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan hadis, agar umat Islam dapat menunaikannya dengan tepat. BACA JUGA: Niat dan Syarat Zakat Mal Pembahasan mengenai waktu pembayaran zakat mal juga berkaitan erat dengan tanggung jawab sosial seorang muslim. Ketepatan waktu pembayaran akan memastikan hak mustahik tersampaikan pada saat yang dibutuhkan. Dengan memahami bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah kewajiban yang harus dipenuhi secara sadar, maka zakat tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga solusi sosial. Melalui artikel ini, diharapkan umat Islam semakin paham, mantap, dan tidak ragu dalam menunaikan zakat mal tepat waktu. Pemahaman ini akan menjadi penguat keimanan sekaligus wujud ketaatan kepada Allah SWT. Pengertian Zakat Mal dan Keterkaitannya dengan Waktu Pembayaran Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta kekayaan tertentu yang dimiliki oleh seorang muslim dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan syariat. Harta tersebut meliputi emas, perak, uang, hasil perdagangan, hasil pertanian, peternakan, dan bentuk kekayaan lainnya. Dalam konteks ini, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah terpenuhinya masa kepemilikan harta yang disebut haul, kecuali untuk jenis harta tertentu. Pemahaman tentang zakat mal tidak bisa dilepaskan dari konsep waktu karena zakat bukan hanya soal jumlah harta, tetapi juga kapan harta tersebut wajib dizakati. Oleh sebab itu, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah penentu utama apakah kewajiban zakat sudah berlaku atau belum. Tanpa memahami waktu yang tepat, seseorang bisa keliru dalam menentukan kapan zakat harus dikeluarkan. Dalam Islam, waktu pembayaran zakat mal bukan ditentukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan perhitungan kepemilikan harta selama satu tahun hijriah. Inilah yang menjadikan Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah berbeda dengan zakat fitrah yang memiliki waktu tertentu di bulan Ramadan. Zakat mal lebih fleksibel, tetapi tetap terikat aturan syariat. Keterkaitan zakat mal dengan waktu juga menunjukkan keadilan Islam dalam membebani umatnya. Harta yang baru dimiliki tidak langsung wajib dizakati hingga memenuhi syarat waktu tertentu. Dengan demikian, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah bentuk kasih sayang Allah agar zakat tidak memberatkan. Memahami pengertian zakat mal secara utuh akan memudahkan umat Islam dalam memahami kewajiban waktunya. Ketika konsep ini dipahami, maka kesadaran bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah bagian tak terpisahkan dari sahnya zakat akan tertanam kuat dalam diri seorang muslim. Haul sebagai Penentu Utama Waktu Pembayaran Zakat Mal Haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah penuh. Dalam zakat mal, haul menjadi syarat utama yang menentukan kapan zakat wajib dikeluarkan. Dengan kata lain, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah tercapainya haul atas harta yang telah mencapai nishab. Ketentuan haul ini berlaku pada sebagian besar jenis zakat mal seperti emas, perak, uang simpanan, dan harta perdagangan. Jika harta tersebut telah dimiliki secara penuh selama satu tahun hijriah tanpa berkurang dari nishab, maka Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah telah terpenuhi dan zakat wajib segera ditunaikan. Penting untuk dipahami bahwa haul dihitung berdasarkan kalender hijriah, bukan kalender masehi. Hal ini sering menjadi sumber kekeliruan di masyarakat. Padahal, memahami bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah satu tahun hijriah akan membantu ketepatan perhitungan waktu zakat. Dalam praktiknya, banyak ulama menganjurkan agar pembayaran zakat tidak ditunda setelah haul tercapai. Penundaan tanpa alasan yang dibenarkan syariat dapat berdampak pada dosa. Oleh karena itu, kesadaran bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah haul yang telah sempurna harus diiringi dengan kesiapan menunaikannya. Dengan memahami konsep haul secara benar, umat Islam akan lebih disiplin dalam mengelola harta dan zakatnya. Kesadaran ini akan menumbuhkan kepatuhan bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah kewajiban yang harus ditunaikan tepat waktu sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Jenis Zakat Mal yang Tidak Mensyaratkan Haul Meskipun haul menjadi syarat umum, terdapat beberapa jenis zakat mal yang tidak mensyaratkan satu tahun kepemilikan. Dalam hal ini, penting dipahami bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah berbeda-beda tergantung pada jenis hartanya. Contohnya adalah zakat hasil pertanian, rikaz, dan tambang. Zakat hasil pertanian wajib dikeluarkan setiap kali panen, tanpa menunggu haul. Artinya, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah saat hasil panen diperoleh dan mencapai nishab. Hal ini menunjukkan fleksibilitas syariat Islam dalam mengatur waktu zakat sesuai karakteristik harta. Begitu pula dengan rikaz atau harta temuan, zakatnya wajib dikeluarkan segera setelah ditemukan. Dalam konteks ini, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah tidak terikat tahun hijriah, tetapi langsung pada saat harta tersebut diperoleh. Perbedaan ketentuan waktu ini sering kali membingungkan umat Islam. Oleh sebab itu, pemahaman yang benar mengenai jenis zakat akan membantu memastikan bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah diterapkan sesuai syariat. Dengan memahami bahwa tidak semua zakat mal mensyaratkan haul, umat Islam dapat lebih tepat dalam menunaikan zakat. Kesadaran ini akan menghindarkan dari kesalahan dan memastikan bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah dipenuhi sesuai ketentuan masing-masing jenis harta. Hikmah Menunaikan Zakat Mal Tepat Waktu Menunaikan zakat mal tepat waktu memiliki hikmah yang sangat besar, baik bagi muzakki maupun mustahik. Ketika Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah dipenuhi dengan baik, maka zakat menjadi sarana pembersih harta dan jiwa. Hal ini sesuai dengan tujuan utama zakat dalam Islam. Ketepatan waktu pembayaran zakat juga menunjukkan ketaatan seorang muslim terhadap perintah Allah SWT. Tidak menunda kewajiban berarti menghargai amanah harta yang dititipkan. Oleh karena itu, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah bentuk ujian keimanan dan tanggung jawab. Dari sisi sosial, zakat yang dibayarkan tepat waktu akan membantu mustahik memenuhi kebutuhan hidupnya. Keterlambatan pembayaran bisa berdampak pada tertundanya bantuan. Maka, memahami bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah ketepatan waktu akan memperkuat fungsi sosial zakat. Selain itu, zakat yang ditunaikan sesuai waktunya akan membawa keberkahan pada harta yang tersisa. Banyak dalil yang menegaskan bahwa zakat tidak mengurangi harta, justru menambah keberkahan. Hal ini semakin menegaskan pentingnya memahami Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah dengan benar. Dengan menunaikan zakat mal tepat waktu, seorang muslim telah menjalankan salah satu pilar penting dalam kehidupan sosial Islam. Kesadaran ini akan menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian, sekaligus memastikan bahwa Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah telah dipenuhi secara sempurna. BACA JUGA: Ketentuan dan Cara Menghitung Zakat Mal Memahami zakat mal tidak cukup hanya mengetahui nishab dan kadar zakatnya, tetapi juga harus memahami ketentuan waktunya. Dalam Islam, Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah terpenuhinya aturan syariat terkait haul atau waktu tertentu sesuai jenis harta. Kesalahan dalam waktu pembayaran dapat berdampak pada tidak sahnya zakat atau tertundanya kewajiban. Dengan pemahaman yang benar, umat Islam dapat menunaikan zakat mal dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Menjadikan Syarat Waktu Pembayaran Zakat Mal Adalah sebagai pedoman akan membantu memastikan zakat ditunaikan tepat waktu dan sesuai tuntunan. Semoga artikel ini dapat menjadi rujukan dan pengingat bagi umat Islam agar semakin taat dalam menunaikan zakat mal. Dengan zakat yang ditunaikan sesuai waktu, harta menjadi berkah, jiwa menjadi bersih, dan kehidupan sosial menjadi lebih adil dan sejahtera. Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah. Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770 Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Nisfu Syaban: Malam Penuh Ampunan dan Persiapan Menuju Ramadan
Nisfu Syaban: Malam Penuh Ampunan dan Persiapan Menuju Ramadan
Nisfu Syaban merupakan salah satu momen istimewa dalam kalender Islam yang selalu dinantikan oleh umat Muslim. Kata nisfu berarti pertengahan, sedangkan Syaban adalah nama bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Dengan demikian, Nisfu Syaban merujuk pada pertengahan bulan Syaban, tepatnya malam tanggal 15 Syaban. Malam ini diyakini sebagai waktu yang penuh keberkahan, ampunan, serta kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Makna dan Kedudukan Bulan Syaban Bulan Syaban memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang banyak berpuasa sunnah di bulan ini. Dalam sebuah hadis, Aisyah r.a. menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sering berpuasa di bulan Syaban hingga seakan-akan hampir menghabiskan seluruh hari-harinya dengan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa Syaban adalah bulan persiapan ruhani sebelum datangnya Ramadan. Nisfu Syaban, sebagai puncak pertengahan bulan ini, dipandang sebagai momentum evaluasi diri. Umat Islam diajak untuk merenungkan amal perbuatan yang telah dilakukan, memperbanyak taubat, serta menata niat agar kelak memasuki Ramadan dalam kondisi iman yang lebih kuat. Keutamaan Malam Nisfu Syaban Banyak ulama menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan tersendiri. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya. Doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan diharapkan mendapat perhatian khusus dari Allah SWT. Keutamaan malam Nisfu Syaban juga sering dikaitkan dengan pengampunan dosa, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan, kesyirikan, atau kebencian mendalam kepada sesama. Oleh karena itu, selain memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah), umat Islam juga dianjurkan untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Amalan yang Dianjurkan pada Nisfu Syaban Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah. Beberapa amalan yang lazim dilakukan antara lain: 1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat Nisfu Syaban adalah waktu yang tepat untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Istighfar yang diucapkan dengan penuh penyesalan dan tekad untuk memperbaiki diri menjadi kunci utama. 2. Membaca Al-Qur’an Menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan membaca Al-Qur’an dapat menjadi sarana menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Banyak umat Islam memilih membaca surat Yasin atau surat-surat lain sesuai kemampuan. 3. Berdoa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat Doa pada malam Nisfu Syaban sering diisi dengan permohonan keselamatan, kesehatan, kelapangan rezeki, serta keteguhan iman. Intinya adalah memohon yang terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat. 4. Shalat Sunnah Melaksanakan shalat sunnah, baik shalat malam maupun shalat sunnah lainnya, menjadi salah satu bentuk penghambaan yang dianjurkan untuk mengisi malam penuh berkah ini. 5. Puasa Sunnah di Siang Hari Sebagian ulama menganjurkan puasa sunnah pada tanggal 15 Syaban sebagai bentuk ibadah tambahan, meskipun yang lebih ditekankan adalah memperbanyak puasa di bulan Syaban secara umum. Nisfu Syaban sebagai Momentum Introspeksi Diri Lebih dari sekadar rutinitas ibadah, Nisfu Syaban seharusnya menjadi momentum introspeksi diri bagi setiap Muslim. Di bulan ini, umat Islam diajak untuk mengevaluasi kualitas ibadah, akhlak, serta hubungan sosial yang telah dijalani selama setahun terakhir. Pertanyaan sederhana seperti “Apakah shalat kita sudah lebih baik?”, “Apakah lisan kita terjaga dari menyakiti orang lain?”, dan “Apakah hati kita bersih dari dengki dan iri?” menjadi bahan renungan yang sangat relevan. Dengan introspeksi ini, Nisfu Syaban dapat menjadi titik balik menuju perubahan yang lebih baik. Meluruskan Niat Menyambut Ramadan Nisfu Syaban juga sering disebut sebagai gerbang menuju Ramadan. Oleh karena itu, meluruskan niat menjadi hal yang sangat penting. Umat Islam dianjurkan untuk menyiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual agar dapat menjalani ibadah Ramadan dengan optimal. Persiapan ini meliputi pembiasaan ibadah sunnah, menjaga kesehatan, serta memperbaiki manajemen waktu. Dengan demikian, ketika Ramadan tiba, seorang Muslim tidak lagi kaget dengan intensitas ibadah, melainkan sudah siap menjalaninya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Nisfu Syaban adalah malam yang sarat makna dan penuh peluang kebaikan. Ia bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mempersiapkan hati menyambut bulan suci Ramadan. Dengan mengisi Nisfu Syaban melalui ibadah, doa, dan introspeksi diri, semoga kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan rahmat, ampunan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Amalan Nisfu Syaban: Membersihkan Hati dan Menguatkan Hubungan dengan Allah
Amalan Nisfu Syaban: Membersihkan Hati dan Menguatkan Hubungan dengan Allah
Nisfu Syaban bukan hanya dikenal sebagai malam penuh ampunan, tetapi juga sebagai waktu terbaik untuk membersihkan hati dan memperbaiki kualitas hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Pada pertengahan bulan Syaban ini, umat Islam diajak tidak sekadar memperbanyak ibadah lahiriah, melainkan juga menata kembali batin dan niat sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Berbeda dengan malam-malam istimewa lainnya, amalan Nisfu Syaban memiliki penekanan kuat pada keikhlasan, ketulusan, serta upaya memperbaiki hubungan spiritual dan sosial secara seimbang. Nisfu Syaban dan Pentingnya Kebersihan Hati Salah satu pesan utama dari Nisfu Syaban adalah pentingnya membersihkan hati dari penyakit batin. Dalam sejumlah riwayat, disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya, kecuali mereka yang masih menyimpan kebencian, permusuhan, dan kedengkian. Hal ini menjadi pengingat bahwa ibadah tidak hanya soal banyaknya amal, tetapi juga tentang kondisi hati. Amalan Nisfu Syaban akan lebih bernilai jika disertai usaha untuk menghilangkan rasa iri, dendam, dan permusuhan kepada sesama. Amalan Nisfu Syaban yang Menyentuh Dimensi Batin Berikut beberapa amalan Nisfu Syaban yang berfokus pada pembinaan hati dan keikhlasan: 1. Muhasabah Diri Secara Mendalam Nisfu Syaban adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Seorang Muslim dianjurkan merenungkan perjalanan hidupnya, termasuk kesalahan, kelalaian ibadah, serta sikap yang mungkin melukai orang lain. Muhasabah yang jujur akan melahirkan kesadaran untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. 2. Memperbanyak Istighfar dengan Kesadaran Penuh Istighfar pada Nisfu Syaban bukan sekadar bacaan lisan, tetapi harus disertai penyesalan dan tekad kuat untuk tidak mengulangi dosa. Mengucapkan istighfar dengan hati yang hadir menjadi salah satu amalan Nisfu Syaban yang paling utama. 3. Memaafkan dan Meminta Maaf Salah satu amalan Nisfu Syaban yang sering terlupakan adalah saling memaafkan. Membersihkan hati dari dendam dan kesalahan masa lalu akan membuka pintu ampunan Allah SWT. Memaafkan orang lain, meskipun berat, merupakan bentuk ibadah yang bernilai tinggi di sisi-Nya. 4. Berdoa untuk Keteguhan Iman Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, khususnya doa agar diberi keteguhan iman dan istiqamah dalam kebaikan. Doa ini menjadi bekal penting agar kelak mampu menjalani Ramadan dengan penuh kesungguhan. 5. Puasa Sunnah sebagai Latihan Keikhlasan Puasa sunnah di bulan Syaban, termasuk di sekitar Nisfu Syaban, berfungsi sebagai latihan keikhlasan dan pengendalian diri. Puasa membantu menundukkan hawa nafsu serta melatih kesabaran sebelum datangnya puasa wajib di bulan Ramadan. Menguatkan Hubungan Sosial di Bulan Syaban Selain ibadah personal, amalan Nisfu Syaban juga mencakup perbaikan hubungan sosial. Islam menekankan keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia. Oleh karena itu, momen Nisfu Syaban dapat dimanfaatkan untuk: - Menjalin kembali silaturahmi yang renggang - Menghindari konflik dan perselisihan - Menumbuhkan empati serta kepedulian kepada sesama Dengan hubungan sosial yang baik, hati menjadi lebih lapang dan ibadah pun terasa lebih ringan. Nisfu Syaban sebagai Latihan Menuju Ramadan Secara spiritual, Nisfu Syaban dapat dipandang sebagai “latihan awal” sebelum memasuki Ramadan. Amalan-amalan yang dilakukan pada malam ini, seperti shalat sunnah, doa, puasa, dan muhasabah, akan membentuk kebiasaan baik yang berlanjut di bulan puasa. Jika seorang Muslim mampu menjaga kualitas ibadah dan kebersihan hati sejak Nisfu Syaban, maka Ramadan akan dijalani bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebagai perjalanan spiritual yang bermakna. Amalan Nisfu Syaban bukan hanya tentang memperbanyak ibadah, tetapi juga tentang memperbaiki hati, meluruskan niat, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia. Dengan menjadikan Nisfu Syaban sebagai momentum membersihkan hati dan menata kembali kehidupan spiritual, semoga kita dipertemukan dengan Ramadan dalam keadaan iman yang lebih kuat, jiwa yang lebih tenang, dan hati yang lebih bersih. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Nisfu Syaban: Panduan Amalan, Makna, dan Rujukan Lengkap
Nisfu Syaban: Panduan Amalan, Makna, dan Rujukan Lengkap
Nisfu Syaban (15 Sya’ban) adalah sebutan untuk malam pertengahan bulan Sya’ban menurut penanggalan Hijriah. Bagi banyak muslim, malam ini menjadi momen spiritual untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta menyiapkan diri secara ruhani menjelang bulan Ramadhan. Pembahasan tentang Nisfu Syaban sering meliputi dalil-dalil hadits, tradisi amalan, dan juga perbedaan pendapat ulama mengenai tata cara peringatan yang tepat. Kata kunci “Nisfu Syaban” akan dibahas berulang kali pada artikel ini agar ramah SEO dan mudah ditemukan oleh pembaca yang mencari panduan praktik dan rujukan. Dasar-dasar keagamaan: Dalil dan status hadits tentang Nisfu Syaban Terdapat beberapa riwayat yang menyebutkan keutamaan malam Nisfu Syaban, misalnya keterangan bahwa Allah “turun” dan memberikan ampunan pada malam tersebut. Namun, para ahli hadits dan fiqh memiliki pandangan berbeda mengenai derajat kekuatan sanad dan bolehnya mengkhususkan ritual tertentu hanya karena malam ini. Beberapa pakar menilai riwayat tentang keutamaan malam tersebut bukan termasuk hadits yang shahih mutlak, sehingga umat diminta berhati-hati dalam mengangkat tradisi baru sebagai ritual wajib. Di sisi lain, ada hadits sahih yang jelas menunjukkan Nabi banyak berpuasa di bulan Sya’ban; hal ini menjadi dasar kuat bagi umat untuk memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini sebagai persiapan spiritual menjelang Ramadhan. Perbuatan Nabi dalam banyak meriwayatkan kebiasaan memperbanyak puasa di Sya’ban dianggap teladan yang harus ditiru. Mengapa Nisfu Syaban penting bagi banyak Muslim? - Momentum muhasabah (introspeksi) — Nisfu Syaban menjadi pengingat untuk mengecek ibadah, memperbaiki dosa, dan menata niat agar memasuki Ramadhan dengan kesiapan batin. - Kesempatan memperbanyak doa dan istighfar — Banyak yang memandang malam ini sebagai waktu mustajab untuk memohon ampunan dan rahmat. - Latihan ibadah sebelum Ramadhan — Aktivitas seperti puasa sunnah, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sedekah pada bulan Sya’ban dianggap latihan agar kebiasaan baik tetap terjaga saat Ramadhan tiba. Amalan Nisfu Syaban yang dianjurkan (dengan penjelasan) Berikut amalan-amalan yang aman, bermanfaat, dan sesuai sunnah, sekaligus cocok dipraktikkan oleh individu maupun keluarga: 1. Muhasabah dan Taubat Nasuha Lakukan introspeksi: catat dosa besar dan kecil, mintalah ampunan dengan taubat nasuha — penyesalan sungguh-sungguh, berhenti dari perbuatan dosa, dan bertekad tidak mengulanginya. Muhasabah adalah amalan utama yang membuat ibadah lain lebih bermakna. 2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir Ulangi bacaan istighfar dengan hati yang hadir. Dzikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan tahiyat membantu menenangkan batin dan menguatkan hubungan dengan Allah SWT. 3. Shalat Sunnah Malam (Qiyamul Lail) dan Shalat Sunah Ringan Shalat malam, entah sedikit atau banyak, menjadi cara konkret mendekatkan diri kepada Allah. Tidak perlu mengharuskan shalat berjamaah publik jika itu memancing bid’ah; fokus pada kualitas, bukan kuantitas yang paksakan. Beberapa ulama mengingatkan agar tidak memaksakan ritual baru tanpa dalil kuat. 4. Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban Sunnah Nabi memperbanyak puasa di Sya’ban menjadi dalil praktis: puasa dapat menjadi latihan menahan diri, memperbanyak kesabaran, dan meningkatkan kekhusyukan sebelum Ramadhan. Namun, puasa sebaiknya dilakukan dengan niat dan tata cara yang benar. 5. Membaca Al-Qur’an dan Membaca Surat Yasin Membaca Al-Qur’an adalah amalan utama kapan pun. Banyak komunitas juga membaca Yasin bersama pada malam-malam tertentu; ini boleh dilakukan selama tidak disertai klaim-klaim yang tidak berdasar secara syar’i. 6. Memperbaiki Hubungan Sesama Manusia Meminta maaf, memaafkan, dan menjalin silaturahmi adalah bentuk ibadah sosial yang sangat ditekankan. Karena ada riwayat yang menyatakan ampunan tidak diberikan kepada mereka yang menyimpan kebencian dalam hati, maka rekonsiliasi sosial menjadi bagian penting dari Nisfu Syaban. Amalan yang perlu kehati-hatian (dan mengapa) Beberapa praktik yang sering muncul di masyarakat adalah pengajian besar-besaran, upacara malam Nisfu Syaban, atau klaim doa khusus yang “pasti dikabulkan” hanya bila dilakukan dalam ritual tertentu. Para ulama mengingatkan: jika sebuah amalan tidak ada dalil shahih yang mengharuskannya atau mengkhususkannya hanya pada satu malam, maka sebaiknya tidak dijadikan ritual wajib atau yang diklaim wajib; amalan boleh dilakukan sebagai kebajikan jika tidak mengandung syirik atau bid’ah yang berbahaya. Contoh tata cara singkat mengisi Nisfu Syaban (praktis untuk keluarga) - Awali dengan taubat dan istighfar bersama. - Baca surat Yasin atau beberapa juz Al-Qur’an sesuai kemampuan. - Lakukan shalat sunnah (2 rakaat atau lebih) secara khusyuk. - Doa pribadi: mohon ampunan, kebaikan dunia akhirat, dan keteguhan iman. (Bisa menggunakan doa-doa yang termaktub dalam literatur tasawuf klasik, tetapi ingat untuk tidak mempercayai klaim karomah tanpa dasar). Bijak dalam Merayakan, Konsisten dalam Beribadah Nisfu Syaban adalah kesempatan emas untuk membersihkan hati, memperbanyak amal, dan menyiapkan diri menyambut Ramadhan. Namun demikian, kita harus bijak: ikuti sunnah yang shahih (mis. puasa Sya’ban seperti yang dicontohkan Nabi) dan berhati-hati terhadap tradisi yang tidak berdasar kuat. Fokus utama adalah kualitas hubungan dengan Allah dan perbaikan moral sosial — bukan sekadar tradisi seremonial. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Panduan Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Sholat Nisfu Syakban 2026
Panduan Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Sholat Nisfu Syakban 2026
Malam Nisfu Syakban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam yang jatuh pada pertengahan bulan Syakban, tepatnya tanggal 15 Syakban. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah seperti sholat malam, doa, dan istighfar sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang banyak dikerjakan adalah sholat sunnah Nisfu Syakban. Berikut panduan lengkap mulai dari niat hingga tata cara pelaksanaannya. Keutamaan Malam Nisfu Syakban Malam Nisfu Syakban diyakini sebagai waktu yang penuh rahmat dan ampunan. Beberapa keutamaannya antara lain: 1. Waktu yang baik untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT 2. Momentum untuk introspeksi diri sebelum memasuki bulan Ramadan 3. Dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah seperti sholat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an Meski terdapat perbedaan pendapat ulama terkait dalil khusus, mayoritas sepakat bahwa memperbanyak amal saleh di malam tersebut adalah perbuatan yang baik. Bacaan Niat Sholat Nisfu Syakban Sebelum melaksanakan sholat, dianjurkan untuk menghadirkan niat di dalam hati. Berikut bacaan niat sholat Nisfu Syakban dalam tulisan latin: Niat Sholat Nisfu Syakban Sendiri Ushallii sunnata nisfi sya‘baana rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa, Allaahu akbar. Artinya:Saya niat sholat sunnah Nisfu Syakban dua rakaat karena Allah Ta‘ala. Niat Sholat Nisfu Syakban Berjamaah Sebagai imam: Ushallii sunnata nisfi sya‘baana rak‘ataini imaaman lillaahi ta‘aalaa, Allaahu akbar. Sebagai makmum: Ushallii sunnata nisfi sya‘baana rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa, Allaahu akbar. Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syakban Sholat Nisfu Syakban dilaksanakan pada malam hari, yakni: - Setelah sholat Isya - Hingga sebelum masuk waktu Subuh Umat Islam bebas memilih waktu yang paling memungkinkan selama malam tersebut. Jumlah Rakaat Sholat Nisfu Syakban Tidak ada ketentuan baku mengenai jumlah rakaat sholat Nisfu Syakban. Beberapa praktik yang berkembang di masyarakat antara lain: - 2 rakaat (minimal seperti sholat sunnah biasa) - 4 atau 6 rakaat sesuai kemampuan - 100 rakaat dengan setiap dua rakaat satu salam, sebagaimana tradisi di sebagian daerah Namun, yang terpenting bukan jumlah rakaatnya, melainkan keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah. Tata Cara Sholat Nisfu Syakban Tata cara sholat Nisfu Syakban pada dasarnya sama dengan sholat sunnah lainnya, yaitu: 1. Membaca niat dalam hati 2. Takbiratul ihram 3. Membaca doa iftitah (jika dibaca) 4. Membaca surat Al-Fatihah 5. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an 6. Rukuk 7. Iktidal 8. Sujud 9. Duduk di antara dua sujud 10. Sujud kedua 11. Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi bacaan 12. Tasyahud akhir 13. Salam Amalan Setelah Sholat Nisfu Syakban Setelah menyelesaikan sholat, dianjurkan untuk memperbanyak amalan berikut: - Membaca istighfar - Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW - Membaca doa sesuai hajat masing-masing - Berdzikir dan membaca Al-Qur’an Doa dapat dipanjatkan menggunakan bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Catatan Penting untuk Umat Islam - Niat sholat tidak wajib dilafalkan, cukup dihadirkan dalam hati - Tidak ada dalil sahih yang mewajibkan jumlah rakaat tertentu - Dianjurkan menghindari keyakinan yang menganggap ibadah ini sebagai kewajiban Fokus utama ibadah Nisfu Syakban adalah memperbanyak amal kebaikan sebagai persiapan menyambut Ramadan. Sholat Nisfu Syakban merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dapat dilakukan umat Islam pada malam pertengahan bulan Syakban. Dengan niat yang ikhlas, tata cara yang benar, serta diiringi doa dan dzikir, malam Nisfu Syakban dapat menjadi momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ramadan: Bulan Penuh Berkah, Ampunan, dan Kesempatan Memperbaiki Diri
Ramadan: Bulan Penuh Berkah, Ampunan, dan Kesempatan Memperbaiki Diri
Ramadan adalah bulan yang sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas iman, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal saleh. Keistimewaan Ramadan menjadikannya bulan yang penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT. Dalam Islam, Ramadan memiliki kedudukan istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Selain itu, setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh sebab itu, memahami makna Ramadan secara utuh sangat penting agar ibadah yang dijalani tidak sekadar rutinitas, melainkan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT. Makna Ramadan dalam Islam Secara bahasa, kata Ramadan berasal dari kata ramidha atau ramadh, yang berarti panas yang membakar. Makna ini dimaknai oleh para ulama sebagai bulan yang membakar dosa-dosa hamba melalui amal kebaikan dan ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan. Ramadan juga dikenal sebagai bulan pendidikan ruhani. Selama sebulan penuh, umat Islam dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga lisan, menahan emosi, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Puasa Ramadan bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari perbuatan tercela. Keutamaan Bulan Ramadan Keutamaan Ramadan sangat banyak dan disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadis Rasulullah SAW. Salah satu keistimewaan terbesar adalah dibukanya pintu-pintu surga, ditutupnya pintu-pintu neraka, dan dibelenggunya setan-setan. Selain itu, Ramadan memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini menjadi kesempatan emas bagi setiap muslim untuk meraih pahala yang sangat besar melalui doa, zikir, dan ibadah malam. Keutamaan lainnya adalah pengampunan dosa. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa berpuasa Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Puasa Ramadan sebagai Ibadah Utama Puasa Ramadan merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang balig, berakal, dan mampu. Ibadah puasa memiliki dimensi spiritual, sosial, dan kesehatan. Dari sisi spiritual, puasa mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT. Dari sisi sosial, puasa menumbuhkan empati terhadap kaum dhuafa. Sementara dari sisi kesehatan, puasa membantu tubuh beristirahat dan menyeimbangkan metabolisme. Niat puasa Ramadan menjadi kunci utama sahnya ibadah ini. Niat dilakukan setiap malam sebelum fajar, sebagai bentuk kesadaran dan ketundukan kepada perintah Allah SWT. Ramadan sebagai Bulan Al-Qur’an Ramadan dikenal sebagai Syahrul Qur’an, bulan Al-Qur’an. Pada bulan inilah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak tilawah, tadabbur, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi tadarus Al-Qur’an di masjid-masjid menjadi pemandangan khas selama Ramadan. Aktivitas ini tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki bacaan dan pemahaman terhadap kitab suci. Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan memiliki keutamaan tersendiri. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, dan pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT. Amalan-Amalan Utama di Bulan Ramadan Selain puasa, terdapat banyak amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Di antaranya adalah salat tarawih, salat witir, memperbanyak zikir, bersedekah, dan memberi makan orang yang berpuasa. Sedekah di bulan Ramadan memiliki nilai yang sangat besar. Memberi makan orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun. Oleh karena itu, kegiatan berbagi takjil dan bantuan sosial marak dilakukan selama Ramadan. Ramadan dan Pembentukan Akhlak Mulia Salah satu tujuan utama Ramadan adalah membentuk pribadi muslim yang bertakwa. Ketakwaan tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ramadan mengajarkan kesabaran, kejujuran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia menjadi tantangan tersendiri di bulan Ramadan. Puasa yang sempurna adalah puasa yang mampu menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. Menyambut Ramadan dengan Persiapan yang Matang Agar Ramadan dapat dijalani dengan optimal, diperlukan persiapan yang matang, baik secara fisik maupun spiritual. Persiapan spiritual dapat dilakukan dengan memperbanyak doa, memperbaiki niat, serta melunasi utang puasa jika masih ada. Persiapan fisik meliputi menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan mengelola waktu istirahat dengan baik. Dengan persiapan yang baik, ibadah selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan maksimal. Hikmah Ramadan dalam Kehidupan Sehari-hari Hikmah Ramadan sangat relevan dengan kehidupan modern. Di tengah kesibukan dan gaya hidup yang serba cepat, Ramadan mengajak umat Islam untuk berhenti sejenak, merenung, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Ramadan juga mengajarkan kesederhanaan dan rasa syukur. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seorang muslim diingatkan akan nikmat Allah yang sering kali terabaikan. Ramadan sebagai Momentum Perubahan Ramadan bukan sekadar bulan ibadah tahunan, tetapi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan seharusnya terus dijaga dan diamalkan di bulan-bulan berikutnya. Semoga Ramadan menjadi bulan yang membawa keberkahan, ampunan, dan rahmat bagi kita semua. Dengan menjalani Ramadan secara sungguh-sungguh, diharapkan setiap muslim mampu meraih derajat takwa dan menjadi insan yang lebih bermanfaat bagi sesama. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Amalan Terbaik di Bulan Ramadan: Jalan Meraih Takwa dan Ampunan Allah SWT
Amalan Terbaik di Bulan Ramadan: Jalan Meraih Takwa dan Ampunan Allah SWT
Bulan Ramadan merupakan bulan yang paling mulia dalam Islam. Pada bulan inilah umat Muslim diwajibkan berpuasa, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan amalan terbaik di bulan Ramadan menjadi hal yang sangat penting agar keutamaan bulan suci ini dapat diraih secara maksimal. Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan bulan penuh pendidikan ruhani. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Kesempatan emas ini seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh setiap Muslim melalui amalan-amalan utama yang dianjurkan dalam Islam. Makna Penting Bulan Ramadan dalam Islam Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Bulan ini menjadi simbol penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, dan peningkatan kepedulian sosial. Dalam Ramadan, umat Islam diajak untuk tidak hanya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah), tetapi juga memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Keistimewaan Ramadan menjadikan amalan terbaik di bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. Bahkan, amalan sunnah di bulan Ramadan bernilai seperti amalan wajib di luar Ramadan. Puasa Ramadan: Amalan Utama dan Pondasi Segala Ibadah Puasa Ramadan merupakan amalan terbaik di bulan Ramadan yang paling utama. Puasa adalah rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Namun, puasa bukan hanya menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa sejati adalah puasa yang mampu menjaga lisan, pandangan, pendengaran, dan hati dari perbuatan dosa. Dengan puasa, seorang Muslim dilatih untuk bersabar, jujur, dan ikhlas. Puasa juga membentuk kepekaan sosial, karena merasakan langsung bagaimana rasanya lapar dan dahaga seperti yang dirasakan oleh kaum dhuafa. Salat Tarawih dan Qiyamul Lail Salat tarawih merupakan salah satu amalan terbaik di bulan Ramadan yang sangat dianjurkan. Salat sunnah ini dilaksanakan pada malam hari setelah salat Isya, baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Salat tarawih menjadi sarana untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah. Selain tarawih, qiyamul lail atau salat malam juga sangat dianjurkan, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Pada waktu inilah terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Menghidupkan malam Ramadan dengan salat, doa, dan zikir menjadi amalan yang sangat bernilai di sisi Allah SWT. Membaca dan Mengamalkan Al-Qur’an Salah satu amalan terbaik di bulan Ramadan adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. Ramadan dikenal sebagai Syahrul Qur’an atau bulan Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga menjadi sarana untuk menenangkan hati dan menambah pemahaman terhadap ajaran Islam. Selain membaca, umat Islam juga dianjurkan untuk mentadabburi dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga pedoman hidup yang nyata. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi Sedekah merupakan amalan terbaik di bulan Ramadan yang memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadan. Memberi makan orang yang berpuasa, membantu fakir miskin, serta berbagi rezeki kepada yang membutuhkan menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Sedekah di bulan Ramadan tidak harus selalu dalam bentuk materi yang besar. Senyum, tenaga, waktu, dan perhatian juga termasuk sedekah yang bernilai pahala. Yang terpenting adalah keikhlasan dan niat karena Allah SWT. Memperbanyak Doa dan Zikir Ramadan adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Doa orang yang berpuasa, terutama saat menjelang berbuka, memiliki keutamaan yang besar. Oleh karena itu, memperbanyak doa menjadi salah satu amalan terbaik di bulan Ramadan yang tidak boleh diabaikan. Zikir juga menjadi sarana untuk selalu mengingat Allah SWT di tengah aktivitas sehari-hari. Dengan zikir, hati menjadi tenang dan iman semakin kuat. Ramadan menjadi momentum untuk membiasakan lisan dan hati senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. Menjaga Akhlak dan Perilaku Amalan terbaik di bulan Ramadan tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga akhlak dan perilaku. Menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia merupakan bagian penting dari ibadah puasa. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa ada orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga, karena tidak menjaga akhlaknya. Ramadan seharusnya membentuk pribadi Muslim yang lebih sabar, rendah hati, dan peduli terhadap sesama. Akhlak yang baik menjadi cerminan keberhasilan ibadah selama Ramadan. I’tikaf di Sepuluh Hari Terakhir I’tikaf merupakan salah satu amalan terbaik di bulan Ramadan yang dianjurkan, terutama pada sepuluh hari terakhir. I’tikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui i’tikaf, seorang Muslim dapat lebih fokus beribadah, menjauhkan diri dari kesibukan dunia, dan meningkatkan kualitas spiritual. I’tikaf juga menjadi sarana untuk mencari Lailatul Qadar. Memperbaiki Niat dan Konsistensi Amal Setiap amalan terbaik di bulan Ramadan harus dilandasi dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Niat yang benar akan menjadikan ibadah lebih bernilai dan diterima di sisi-Nya. Selain itu, konsistensi dalam beramal juga sangat penting. Ramadan mengajarkan bahwa amal yang sedikit tetapi dilakukan secara konsisten lebih dicintai Allah SWT dibandingkan amal yang banyak tetapi tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, kebiasaan baik selama Ramadan sebaiknya terus dijaga setelah Ramadan berakhir. Menjadikan Ramadan sebagai Titik Balik Kehidupan Amalan terbaik di bulan Ramadan sejatinya adalah amalan yang mampu membawa perubahan positif dalam diri seorang Muslim. Ramadan bukan hanya tentang satu bulan ibadah, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai Ramadan terus hidup dalam keseharian. Dengan memaksimalkan amalan terbaik di bulan Ramadan, seorang Muslim diharapkan mampu meraih derajat takwa dan menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Semoga Ramadan menjadi bulan yang membawa keberkahan, ampunan, dan rahmat bagi kita semua. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Pantangan yang Harus Dihindari Selama Bulan Ramadan
Pantangan yang Harus Dihindari Selama Bulan Ramadan
Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang sangat dimuliakan dalam Islam. Pada bulan inilah umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Namun, puasa Ramadan tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menahan diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan nilai ibadah. Oleh karena itu, memahami pantangan bulan Ramadan menjadi hal yang sangat penting agar ibadah yang dijalani benar-benar bernilai dan diterima oleh Allah SWT. Pantangan bulan Ramadan tidak hanya berkaitan dengan hal-hal yang membatalkan puasa secara fikih, tetapi juga mencakup larangan akhlak dan perilaku yang bertentangan dengan tujuan utama puasa, yaitu membentuk pribadi yang bertakwa. Artikel ini akan membahas secara lengkap pantangan yang harus dihindari selama bulan Ramadan agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Makna Pantangan Bulan Ramadan dalam Islam Pantangan bulan Ramadan sejatinya merupakan bentuk penjagaan diri (mujahadah an-nafs) agar seorang Muslim mampu mengendalikan hawa nafsu. Ramadan adalah bulan pendidikan spiritual yang melatih kesabaran, kejujuran, serta keikhlasan dalam beribadah. Dengan menghindari berbagai pantangan bulan Ramadan, seorang Muslim tidak hanya menjaga keabsahan puasa, tetapi juga menjaga kualitas ibadahnya. Puasa yang sempurna adalah puasa yang mampu menahan diri dari segala hal yang dilarang oleh Allah SWT, baik yang bersifat lahir maupun batin. Makan dan Minum dengan Sengaja di Siang Hari Pantangan bulan Ramadan yang paling jelas dan mendasar adalah makan dan minum dengan sengaja di siang hari. Perbuatan ini secara tegas membatalkan puasa dan mewajibkan qadha, bahkan bisa disertai kafarat jika dilakukan dengan sengaja tanpa uzur syar’i. Islam memberikan keringanan bagi orang-orang tertentu seperti orang sakit, musafir, ibu hamil, dan menyusui. Namun, bagi yang mampu berpuasa, menjaga diri dari makan dan minum adalah bentuk ketaatan mutlak terhadap perintah Allah SWT. Berkata Dusta dan Berbuat Curang Pantangan bulan Ramadan berikutnya yang sering disepelekan adalah berkata dusta dan berbuat curang. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa Allah SWT tidak membutuhkan seseorang yang berpuasa tetapi masih gemar berbohong dan berbuat curang. Berkata dusta, menipu, memanipulasi informasi, dan berkhianat dalam amanah merupakan perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. Bahkan, puasa yang tidak diiringi dengan kejujuran dikhawatirkan hanya akan menghasilkan lapar dan dahaga semata. Ghibah, Fitnah, dan Ucapan Sia-Sia Menjaga lisan merupakan bagian penting dari pantangan bulan Ramadan. Ghibah (menggunjing), fitnah, mengadu domba, serta ucapan sia-sia harus benar-benar dihindari. Perbuatan ini tidak membatalkan puasa secara hukum, tetapi dapat menghapus pahala puasa. Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk membersihkan lisan dan hati. Mengisi waktu dengan zikir, membaca Al-Qur’an, dan ucapan yang baik jauh lebih utama daripada terlibat dalam pembicaraan yang tidak bermanfaat. Marah Berlebihan dan Emosi Tak Terkendali Pantangan bulan Ramadan yang sering terjadi adalah marah berlebihan dan emosi yang tidak terkendali. Puasa sejatinya melatih kesabaran dan ketenangan jiwa. Ketika seseorang mudah marah saat berpuasa, maka tujuan utama puasa tidak tercapai. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa jika seseorang diajak bertengkar atau dicaci saat berpuasa, hendaknya ia berkata, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa.” Ini menunjukkan bahwa pengendalian emosi merupakan bagian penting dari ibadah puasa. Melalaikan Salat dan Kewajiban Ibadah Lainnya Salah satu pantangan bulan Ramadan yang sangat berbahaya adalah melalaikan salat. Puasa tanpa salat tidak akan memberikan manfaat spiritual yang sempurna. Salat lima waktu adalah kewajiban utama yang tidak boleh ditinggalkan, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan. Selain salat wajib, Ramadan juga identik dengan ibadah sunnah seperti salat tarawih dan witir. Melalaikan ibadah-ibadah ini tanpa alasan yang jelas merupakan kerugian besar, mengingat besarnya pahala yang ditawarkan di bulan suci. Bermalas-malasan dan Menyia-nyiakan Waktu Pantangan bulan Ramadan lainnya adalah bermalas-malasan dan menyia-nyiakan waktu. Ramadan bukan alasan untuk mengurangi produktivitas atau menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti tidur berlebihan atau hiburan yang melalaikan. Sebaliknya, Ramadan seharusnya menjadi bulan yang penuh dengan aktivitas positif, baik ibadah maupun pekerjaan yang bernilai kebaikan. Mengatur waktu dengan baik akan membantu seorang Muslim memaksimalkan pahala Ramadan. Berlebihan Saat Berbuka dan Sahur Makan berlebihan saat berbuka dan sahur juga termasuk pantangan bulan Ramadan yang perlu dihindari. Tujuan puasa adalah melatih pengendalian diri, bukan membalas lapar dengan makan secara berlebihan. Pola makan yang tidak terkendali justru dapat menimbulkan rasa malas, mengantuk, dan mengurangi semangat ibadah. Islam mengajarkan kesederhanaan dalam segala hal, termasuk dalam urusan makan dan minum. Mengabaikan Hak Sesama Manusia Pantangan bulan Ramadan juga berkaitan dengan hubungan sosial. Mengabaikan hak orang lain, bersikap kasar, atau tidak peduli terhadap sesama bertentangan dengan nilai-nilai Ramadan. Bulan suci ini justru mengajarkan empati, kepedulian, dan solidaritas sosial. Membantu fakir miskin, berbagi makanan berbuka, dan menjaga hubungan baik dengan keluarga serta tetangga merupakan amalan yang sejalan dengan semangat Ramadan. Terlalu Fokus pada Hal Duniawi Pantangan bulan Ramadan yang sering tidak disadari adalah terlalu fokus pada urusan duniawi hingga melupakan tujuan spiritual Ramadan. Kesibukan bekerja memang tidak bisa dihindari, tetapi jangan sampai menghilangkan waktu untuk ibadah dan refleksi diri. Ramadan adalah momentum untuk menata kembali prioritas hidup, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, dan memperkuat nilai-nilai keimanan. Menjaga Diri dari Pantangan Bulan Ramadan Pantangan bulan Ramadan bukanlah pembatas yang memberatkan, melainkan sarana untuk menjaga kesucian ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan. Dengan menghindari berbagai pantangan bulan Ramadan, seorang Muslim dapat meraih hikmah puasa secara utuh dan mendalam. Semoga Ramadan menjadi bulan yang membawa perubahan positif dalam diri kita, menjadikan kita pribadi yang lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih bertakwa. Dengan menjaga diri dari pantangan bulan Ramadan, semoga setiap ibadah yang kita lakukan diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Aamiin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Puasa Ramadhan 2026 Dimulai, Ini Perkiraan Awal Puasa di Indonesia
Kapan Puasa Ramadhan 2026 Dimulai, Ini Perkiraan Awal Puasa di Indonesia
Umat Islam di Indonesia mulai bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul menjelang bulan puasa adalah kapan puasa Ramadhan 2026 dimulai. Informasi ini penting sebagai acuan persiapan ibadah, aktivitas kerja, pendidikan, hingga agenda keluarga. Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan metode hisab, awal puasa Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Sejumlah kalender Islam global memprediksi 1 Ramadhan 1447 H akan bertepatan dengan Rabu, 18 Februari 2026. Namun, di Indonesia, penetapan awal Ramadhan tidak hanya mengacu pada hisab, melainkan juga menunggu hasil rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit pertama. Menunggu Keputusan Resmi Pemerintah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Ramadhan secara resmi melalui sidang isbat. Sidang ini biasanya digelar pada tanggal 29 bulan Sya’ban dan melibatkan berbagai pihak, seperti perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, serta instansi terkait. Hasil sidang isbat inilah yang menjadi acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa Ramadhan. Oleh karena itu, meskipun sudah ada perkiraan tanggal, masyarakat tetap diminta menunggu pengumuman resmi pemerintah. Alasan Perbedaan Penetapan Awal Puasa Perbedaan awal puasa kerap terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah. Secara umum, ada dua metode yang digunakan: - Hisab, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan. - Rukyat, yaitu pengamatan langsung terhadap hilal. Perbedaan kriteria visibilitas hilal dapat menyebabkan awal Ramadhan di beberapa negara, bahkan antar kelompok di Indonesia, tidak selalu sama. Meski demikian, perbedaan tersebut merupakan bagian dari khazanah fiqih Islam yang telah berlangsung lama. Hitung Mundur Menuju Bulan Ramadhan Dengan perkiraan awal puasa pada pertengahan Februari, umat Islam dapat mulai melakukan persiapan sejak jauh hari. Persiapan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual, seperti: - Membiasakan puasa sunnah di bulan Sya’ban - Memperbanyak membaca Al-Qur’an - Meningkatkan ibadah dan amal saleh - Melunasi utang puasa Ramadhan sebelumnya Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Menyambut Ramadhan dengan Penuh Kesiapan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan pembinaan spiritual. Oleh karena itu, mengetahui perkiraan awal Ramadhan 2026 dapat membantu umat Islam menyusun rencana ibadah, pekerjaan, dan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Pemerintah dijadwalkan akan mengumumkan hasil sidang isbat secara resmi menjelang awal Ramadhan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi dari sumber resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penentuan awal puasa. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bacaan Bayar Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Bacaan Bayar Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Bacaan Bayar Zakat Fitrah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Idulfitri. Ibadah ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang sangat dalam. Dengan memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah secara benar, seorang Muslim dapat menunaikan zakat fitrah dengan niat yang lurus, tata cara yang tepat, serta penuh kesadaran akan makna ibadah tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, Bacaan Bayar Zakat Fitrah sering kali dianggap sederhana karena hanya berupa niat. Namun, di balik kesederhanaan itu terdapat nilai keikhlasan, ketaatan, dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui Bacaan Bayar Zakat Fitrah lengkap, baik untuk diri sendiri maupun untuk anggota keluarga yang berada dalam tanggungan. Artikel ini disusun dari sudut pandang Muslim dengan tujuan memberikan informasi yang utuh, mudah dipahami, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Pembahasan akan mencakup pengertian, dasar hukum, waktu pelaksanaan, serta Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga. Dengan demikian, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan zakat fitrah dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati. Pengertian dan Makna Bacaan Bayar Zakat Fitrah dalam Islam Bacaan Bayar Zakat Fitrah tidak dapat dilepaskan dari pemahaman dasar tentang apa itu zakat fitrah. Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama masih hidup pada bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Dengan memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah, seorang Muslim menyadari bahwa ibadah ini adalah bentuk penyucian diri setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Secara bahasa, zakat berarti bersih, suci, dan berkembang. Makna ini tercermin dalam Bacaan Bayar Zakat Fitrah karena niat yang diucapkan menjadi simbol pembersihan jiwa dari kekurangan dan kesalahan selama berpuasa. Melalui Bacaan Bayar Zakat Fitrah, seorang Muslim menegaskan kesungguhannya untuk menunaikan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Dalam konteks sosial, Bacaan Bayar Zakat Fitrah juga mengandung nilai solidaritas. Ketika seorang Muslim membaca Bacaan Bayar Zakat Fitrah dan menyerahkan zakatnya, ia turut berkontribusi dalam membantu fakir miskin agar dapat merayakan Idulfitri dengan layak. Dengan demikian, Bacaan Bayar Zakat Fitrah menjadi penghubung antara ibadah individual dan kepedulian sosial. Makna Bacaan Bayar Zakat Fitrah semakin dalam ketika dipahami sebagai bentuk ketaatan total kepada Allah SWT. Niat yang terucap dalam Bacaan Bayar Zakat Fitrah bukan sekadar formalitas, melainkan pernyataan batin bahwa seorang Muslim siap menjalankan syariat Islam secara kaffah. Hal ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah ritual dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah dengan benar akan membantu umat Islam menjalankan zakat fitrah tidak hanya sebagai kewajiban tahunan, tetapi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan pemahaman ini, Bacaan Bayar Zakat Fitrah menjadi lebih bermakna dan bernilai ibadah yang tinggi. Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Tata Cara Niatnya Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri merupakan niat yang dibaca ketika seseorang menunaikan zakat fitrah atas nama dirinya sendiri. Dalam Islam, niat adalah syarat sah ibadah, termasuk zakat fitrah. Oleh karena itu, Bacaan Bayar Zakat Fitrah harus dihadirkan di dalam hati dan boleh dilafalkan untuk membantu kekhusyukan. Adapun Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri dalam bahasa Arab adalah:“Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.”Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.” Dengan membaca Bacaan Bayar Zakat Fitrah ini, seorang Muslim menegaskan bahwa zakat yang dikeluarkannya adalah kewajiban yang dilaksanakan semata-mata karena Allah SWT. Pelafalan Bacaan Bayar Zakat Fitrah sebaiknya dilakukan saat menyerahkan zakat, baik berupa beras maupun uang yang senilai. Meskipun niat cukup di dalam hati, melafalkan Bacaan Bayar Zakat Fitrah dapat membantu menghadirkan kesadaran penuh bahwa ibadah yang dilakukan adalah zakat fitrah, bukan sekadar sedekah biasa. Dalam praktik sehari-hari, Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri sering dibaca ketika menyerahkan zakat kepada amil atau lembaga zakat. Pada momen ini, seorang Muslim dianjurkan menghadirkan rasa syukur karena diberi kemampuan untuk menunaikan kewajiban zakat. Dengan Bacaan Bayar Zakat Fitrah yang benar, ibadah zakat fitrah menjadi sah dan bernilai pahala. Memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri juga membantu menghindari keraguan dalam beribadah. Ketika niat sudah jelas dan sesuai tuntunan, seorang Muslim dapat merasa tenang bahwa zakat fitrah yang ditunaikannya telah memenuhi syarat. Oleh sebab itu, Bacaan Bayar Zakat Fitrah perlu dipelajari dan diamalkan dengan sungguh-sungguh. Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk Keluarga dan Tanggungannya Selain untuk diri sendiri, Bacaan Bayar Zakat Fitrah juga dapat diniatkan untuk keluarga yang berada dalam tanggungan, seperti istri dan anak-anak. Dalam Islam, seorang kepala keluarga memiliki kewajiban menunaikan zakat fitrah bagi orang-orang yang menjadi tanggungannya. Oleh karena itu, Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk keluarga menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami. Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk keluarga dalam bahasa Arab adalah: “Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi wa ‘an jami‘i ma talzamuni nafaqatuhum fardhan lillahi ta‘ala.”Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang wajib aku nafkahi, fardu karena Allah Ta‘ala.” Dengan Bacaan Bayar Zakat Fitrah ini, seorang Muslim meniatkan zakat fitrah atas nama dirinya dan keluarganya sekaligus. Pelaksanaan Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk keluarga menunjukkan tanggung jawab seorang Muslim sebagai pemimpin rumah tangga. Melalui Bacaan Bayar Zakat Fitrah tersebut, ia memastikan bahwa seluruh anggota keluarganya telah tertunaikan kewajiban zakat fitrahnya. Hal ini mencerminkan nilai kepemimpinan dan kepedulian dalam Islam. Dalam kehidupan modern, Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk keluarga sering dibacakan ketika membayar zakat melalui lembaga resmi. Meskipun dilakukan secara kolektif, niat dalam Bacaan Bayar Zakat Fitrah tetap harus jelas agar zakat yang ditunaikan sah secara syariat. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami redaksi niat yang tepat. Dengan memahami dan mengamalkan Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk keluarga, seorang Muslim telah menjalankan amanah agama dengan baik. Ibadah zakat fitrah tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat luas. Inilah keindahan Bacaan Bayar Zakat Fitrah dalam ajaran Islam. Waktu, Hikmah, dan Keutamaan Bacaan Bayar Zakat Fitrah Bacaan Bayar Zakat Fitrah berkaitan erat dengan waktu pelaksanaan zakat fitrah. Secara syariat, zakat fitrah wajib ditunaikan sejak terbenam matahari pada akhir Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Membaca Bacaan Bayar Zakat Fitrah pada waktu yang tepat akan memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan sah dan diterima. Hikmah Bacaan Bayar Zakat Fitrah sangat besar bagi kehidupan seorang Muslim. Dengan membaca Bacaan Bayar Zakat Fitrah dan menunaikan zakat, seorang Muslim membersihkan jiwanya dari kekurangan selama berpuasa. Selain itu, Bacaan Bayar Zakat Fitrah juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Keutamaan Bacaan Bayar Zakat Fitrah tercermin dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa zakat fitrah dapat menyempurnakan puasa Ramadan. Dengan demikian, Bacaan Bayar Zakat Fitrah bukan hanya niat lisan, tetapi bagian dari ibadah yang memiliki dampak spiritual yang mendalam bagi pelakunya. Dalam aspek sosial, Bacaan Bayar Zakat Fitrah mendorong terciptanya keadilan dan kesejahteraan. Zakat fitrah yang ditunaikan dengan Bacaan Bayar Zakat Fitrah yang benar akan disalurkan kepada mereka yang berhak, sehingga semua lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan Idulfitri. Oleh karena itu, memahami waktu, hikmah, dan keutamaan Bacaan Bayar Zakat Fitrah akan membantu umat Islam melaksanakan ibadah ini dengan penuh kesadaran. Dengan Bacaan Bayar Zakat Fitrah yang benar dan tepat waktu, zakat fitrah menjadi ibadah yang sempurna dan penuh berkah. Bacaan Bayar Zakat Fitrah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan zakat fitrah dalam Islam. Dengan memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga, umat Islam dapat menunaikan kewajiban ini dengan benar, sah, dan penuh keikhlasan. Ibadah zakat fitrah bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata ketaatan kepada Allah SWT. Melalui Bacaan Bayar Zakat Fitrah, seorang Muslim menegaskan niatnya untuk membersihkan jiwa, menyempurnakan ibadah puasa, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mempelajari dan mengamalkan Bacaan Bayar Zakat Fitrah sesuai tuntunan syariat. Semoga dengan memahami Bacaan Bayar Zakat Fitrah secara utuh, umat Islam dapat menjalankan ibadah zakat fitrah dengan lebih khusyuk dan bermakna. Dengan demikian, zakat fitrah yang ditunaikan menjadi sumber keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat. Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah. Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770 Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Inspirasi Menu Sahur Sehat Selama Bulan Ramadan
Inspirasi Menu Sahur Sehat Selama Bulan Ramadan
Menu sahur sehat menjadi kunci penting bagi umat Islam agar mampu menjalani ibadah puasa Ramadan dengan tubuh yang kuat, pikiran yang jernih, dan hati yang tenang. Sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum fajar, tetapi merupakan ikhtiar menjaga amanah kesehatan yang Allah titipkan kepada setiap hamba-Nya. Dengan menu sahur sehat yang tepat, energi dapat terjaga lebih lama, rasa lapar dan haus dapat diminimalkan, serta aktivitas ibadah dan pekerjaan di siang hari dapat dijalani dengan lebih optimal. Dalam perspektif Islam, sahur juga mengandung keberkahan sebagaimana dianjurkan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, menyusun menu sahur sehat tidak hanya bernilai gizi, tetapi juga bernilai ibadah karena diniatkan untuk memperkuat ketaatan kepada Allah SWT. Artikel ini akan membahas secara lengkap inspirasi menu sahur sehat selama bulan Ramadan dengan bahasa yang mudah dipahami, praktis, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari umat Muslim. Pentingnya Menu Sahur Sehat bagi Ketahanan Tubuh Selama Puasa Menu sahur sehat memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan tubuh selama berpuasa karena asupan gizi yang tepat akan membantu mengontrol metabolisme tubuh sejak dini hari hingga waktu berbuka. Saat sahur, tubuh mempersiapkan diri untuk tidak menerima asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam, sehingga menu sahur sehat perlu mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Menu sahur sehat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari. Makanan yang tepat saat sahur akan mencegah lonjakan dan penurunan gula darah secara drastis, yang sering menjadi penyebab rasa lemas, pusing, dan mudah marah. Dengan menu sahur sehat yang seimbang, tubuh akan melepaskan energi secara perlahan sehingga puasa terasa lebih ringan. Dari sisi ibadah, menu sahur sehat mendukung kekhusyukan dalam menjalankan salat, membaca Al-Qur’an, dan aktivitas ibadah lainnya. Ketika tubuh terasa segar dan tidak mudah mengantuk, umat Islam dapat memanfaatkan waktu siang hari untuk amal saleh. Oleh karena itu, menu sahur sehat sebaiknya dipilih dengan kesadaran bahwa kesehatan adalah sarana untuk beribadah dengan lebih baik. Menu sahur sehat juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit selama Ramadan. Puasa yang dilakukan dengan pola makan tidak seimbang berisiko menurunkan imunitas. Dengan menu sahur sehat yang kaya protein dan vitamin, tubuh akan lebih kuat melawan infeksi dan tetap bugar hingga akhir bulan Ramadan. Selain itu, menu sahur sehat membantu menjaga berat badan tetap ideal selama puasa. Banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan karena salah memilih makanan saat sahur dan berbuka. Dengan menu sahur sehat yang terencana, umat Islam dapat menjaga keseimbangan asupan kalori sekaligus mendapatkan manfaat spiritual dan fisik dari ibadah puasa. Komposisi Ideal Menu Sahur Sehat yang Dianjurkan Menu sahur sehat idealnya terdiri dari karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Dengan menu sahur sehat yang mengandung karbohidrat kompleks, tubuh tidak mudah lemas di siang hari. Protein menjadi komponen penting dalam menu sahur sehat karena berfungsi memperbaiki dan membangun jaringan tubuh. Sumber protein seperti telur, ikan, ayam tanpa kulit, tempe, dan tahu sangat dianjurkan untuk sahur. Kehadiran protein dalam menu sahur sehat membantu menahan rasa lapar lebih lama dan menjaga massa otot selama puasa. Lemak sehat juga tidak boleh diabaikan dalam menu sahur sehat, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar. Lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun membantu penyerapan vitamin serta memberikan cadangan energi tambahan. Dengan menu sahur sehat yang mengandung lemak baik, tubuh akan terasa lebih stabil dan tidak cepat kehabisan tenaga. Serat dari sayur dan buah merupakan bagian penting dari menu sahur sehat karena membantu melancarkan pencernaan. Sayuran hijau, wortel, tomat, serta buah seperti apel, pisang, dan pepaya dapat mencegah sembelit yang sering terjadi selama puasa. Menu sahur sehat yang kaya serat juga membantu mengontrol rasa lapar dan menjaga kesehatan usus. Tak kalah penting, menu sahur sehat harus dilengkapi dengan cairan yang cukup. Minum air putih yang cukup saat sahur membantu mencegah dehidrasi selama berpuasa. Selain air putih, susu rendah lemak atau air kelapa tanpa gula dapat menjadi pelengkap menu sahur sehat untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Contoh Inspirasi Menu Sahur Sehat yang Praktis dan Lezat Menu sahur sehat yang praktis bisa dimulai dengan nasi merah, telur rebus, tumis sayur, dan buah segar. Kombinasi ini mudah disiapkan namun sudah mencakup karbohidrat, protein, serat, dan vitamin. Dengan menu sahur sehat seperti ini, tubuh mendapatkan asupan gizi lengkap tanpa perlu waktu memasak yang lama. Pilihan lain menu sahur sehat adalah oatmeal yang dimasak dengan susu rendah lemak, ditambah potongan buah dan taburan kacang. Menu ini cocok bagi mereka yang ingin sahur ringan namun tetap mengenyangkan. Oatmeal sebagai menu sahur sehat membantu menjaga pencernaan dan memberikan energi tahan lama. Menu sahur sehat berbasis lauk tradisional juga bisa menjadi pilihan, seperti nasi dengan ikan panggang, lalapan, dan sambal secukupnya. Ikan mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Dengan menu sahur sehat ala rumahan ini, sahur terasa lebih nikmat dan tetap bernutrisi. Bagi yang memiliki waktu terbatas, menu sahur sehat bisa berupa roti gandum dengan isian telur, sayur, dan keju rendah lemak. Ditambah segelas susu atau air putih, menu ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sahur. Menu sahur sehat seperti ini cocok bagi pekerja atau pelajar yang harus bangun sangat pagi. Untuk variasi, menu sahur sehat juga bisa berupa sup sayur dengan tambahan tahu atau ayam. Sup memberikan cairan tambahan yang membantu hidrasi tubuh selama puasa. Dengan menu sahur sehat yang hangat dan ringan, perut terasa nyaman dan siap menjalani puasa seharian penuh. Tips Menjaga Konsistensi Menu Sahur Sehat Selama Ramadan Menu sahur sehat akan lebih mudah dijalani jika direncanakan sejak awal Ramadan. Membuat daftar menu mingguan membantu menghindari kebingungan saat sahur dan memastikan asupan gizi tetap seimbang. Dengan perencanaan yang baik, menu sahur sehat dapat disiapkan tanpa stres. Konsistensi menu sahur sehat juga dipengaruhi oleh kebiasaan tidur yang cukup. Tidur lebih awal membantu tubuh bangun dengan segar sehingga semangat menyiapkan sahur tetap terjaga. Ketika kondisi tubuh prima, menu sahur sehat dapat dinikmati dengan lebih baik dan tidak tergesa-gesa. Mengurangi konsumsi makanan terlalu manis dan asin saat sahur merupakan bagian penting dari menu sahur sehat. Makanan tersebut dapat memicu rasa haus berlebihan di siang hari. Dengan memilih menu sahur sehat yang seimbang rasanya, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman. Melibatkan seluruh anggota keluarga dalam menyiapkan menu sahur sehat dapat meningkatkan kebersamaan dan semangat ibadah. Anak-anak dapat diajarkan pentingnya memilih makanan sehat sejak dini. Menu sahur sehat pun menjadi sarana pendidikan dan pembiasaan hidup sehat dalam keluarga Muslim. Terakhir, menjaga niat dan kesadaran bahwa menu sahur sehat adalah bagian dari ibadah akan membantu menjaga konsistensi. Ketika sahur diniatkan untuk menguatkan diri dalam menaati perintah Allah, menu sahur sehat tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan. Menu Sahur Sehat sebagai Ikhtiar Ibadah dan Kesehatan Menu sahur sehat merupakan ikhtiar penting bagi umat Islam untuk menjalani puasa Ramadan dengan optimal, baik secara fisik maupun spiritual. Dengan memilih menu sahur sehat yang tepat, tubuh menjadi lebih kuat, ibadah lebih khusyuk, dan aktivitas harian tetap berjalan dengan baik. Sahur yang sehat adalah wujud syukur atas nikmat makanan dan kesehatan yang Allah SWT karuniakan. Menjadikan menu sahur sehat sebagai kebiasaan selama Ramadan juga dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi pola hidup sehari-hari. Setelah Ramadan berlalu, kebiasaan memilih makanan bergizi dapat terus dipertahankan. Semoga inspirasi menu sahur sehat dalam artikel ini dapat membantu umat Islam menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan, kesehatan, dan ketakwaan. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini, Cek Panduan Lengkapnya
Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini, Cek Panduan Lengkapnya
Zakat fitrah adalah salah satu ibadah wajib yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini bukan sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu sesama terutama mereka yang membutuhkan. Karena itu, penting bagi setiap umat Islam untuk mengetahui berapa bayar zakat fitrah yang berlaku tahun ini, bagaimana cara menghitungnya, dan ketentuan serta tata cara pelaksanaannya. Pengertian Zakat Fitrah dan Tujuan Utamanya Secara syariat, zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap Muslim, besar maupun kecil, laki-laki maupun perempuan, sebagai penyuci diri setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadan serta memberikan kebahagiaan kepada fakir miskin pada Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini juga dikenal sebagai zakat al-fitr atau fitrah, yang berarti “kembali kepada kesucian”. Besaran dan tatacaranya telah dijelaskan melalui Al-Qur’an dan Hadis serta diamalkan secara turun-temurun dalam komunitas Muslim. Penetapan Besaran Zakat Fitrah Tahun Ini Untuk mengetahui berapa bayar zakat fitrah tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia telah menetapkan jumlahnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Menurut keputusan resmi yang dikeluarkan BAZNAS RI, besaran zakat fitrah adalah Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium untuk setiap orang Muslim. Penetapan ini memperhatikan kondisi harga beras di berbagai wilayah Indonesia serta kajian yang komprehensif agar tidak memberatkan umat Islam. Penetapan jumlah tersebut juga disertai ketentuan fidyah sebesar Rp65.000 per jiwa per hari bagi yang tidak mampu menjalankan puasa karena uzur syar’i, sesuai SK Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026. Cara Menghitung Zakat Fitrah: Contoh Praktis Untuk menjawab pertanyaan berapa bayar zakat fitrah, umat Islam dapat mengikuti metode perhitungan zakat fitrah berdasarkan jumlah anggota keluarga. Ketentuan syariat Islam menetapkan bahwa setiap Muslim yang wajib zakat harus mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya sendiri serta untuk setiap anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Contoh Perhitungannya Jika Anda adalah kepala keluarga dengan jumlah anggota sebagai berikut: - Anda sendiri - Istri - Dua anak Maka berapa bayar zakat fitrah yang harus ditunaikan adalah: 4 x Rp50.000 = Rp200.000 Artinya Anda harus membayarkan zakat fitrah sebesar dua ratus ribu rupiah kepada lembaga amil zakat atau melalui masjid yang Anda percayai. Cara seperti ini membantu mempermudah muzaki dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dalam bentuk uang tunai yang setara dengan harga beras yang berlaku. BACA JUGA: Ramadan 2026, BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu Ketentuan Waktu Pembayaran Zakat Fitrah Ada waktu tertentu yang syar’i dalam menunaikan zakat fitrah. Pembayaran zakat fitrah boleh dilakukan sejak awal bulan Ramadan hingga menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri. Namun, batas terakhir pembayaran zakat fitrah adalah sebelum salat Idul Fitri dimulai. Bila zakat fitrah dibayarkan setelah salat Idul Fitri, maka hukumnya berubah menjadi sedekah biasa, bukan zakat fitrah lagi. Syarat Orang yang Wajib Membayar Zakat Fitrah Secara umum, syarat yang harus dipenuhi agar seseorang wajib membayar zakat fitrah adalah: - Muslim - Memiliki makanan pokok yang mencukupi kebutuhan diri dan keluarga selama Ramadan - Zakat fitrah harus dibayar sebelum salat Idul Fitri Orang yang tidak wajib membayar zakat fitrah adalah mereka yang memang tidak memiliki kemampuan untuk menghidupi makanan pokoknya sendiri, seperti fakir miskin secara mutlak. Namun bagi mereka, menerima zakat fitrah termasuk salah satu hak yang patut diberikan. Ketentuan ini sejalan dengan hakikat zakat sebagai instrumen sosial untuk membantu mereka yang paling membutuhkan. Bentuk Pembayaran: Beras atau Uang Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam dua bentuk, yakni: 1. Beras Zakat fitrah dapat diberikan dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter beras per jiwa. Ini merupakan bentuk zakat yang klasik sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Karena zakat fitrah biasanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok berupa makanan, maka beras menjadi pilihan yang paling relevan di Indonesia. 2. Uang Tunai Bagi yang memilih cara praktis atau terenkripsi, zakat fitrah juga boleh ditunaikan dalam bentuk uang tunai yang nilainya setara dengan harga beras yang berlaku di wilayah setempat. Ketentuan yang ditetapkan BAZNAS RI bahwa zakat fitrah tahun ini setara dengan Rp50.000 per orang memberikan panduan yang jelas untuk umat Muslim di berbagai daerah yang tidak ingin repot membawa beras Pentingnya Menunaikan Zakat Fitrah Tepat Sasaran Menunaikan zakat fitrah tidak hanya soal memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk menyebarkan kebaikan dan memuliakan sesama Muslim. Dengan menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, masjid, atau unit pengumpul zakat (UPZ), dana zakat akan tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran kepada delapan golongan mustahik yang berhak menurut syariat Islam. Pendistribusian zakat fitrah yang tepat akan membantu fakir miskin merasakan kebahagiaan saat Hari Raya Idul Fitri karena mendapatkan bantuan berupa kebutuhan pokok. Zakat juga menjadi wujud solidaritas sosial umat Islam yang saling membantu dalam suka dan duka. Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini? Secara ringkas, berapa bayar zakat fitrah tahun ini adalah Rp50.000 per orang, atau setara dengan 2,5 kilogram beras premium. Besaran ini telah ditetapkan oleh BAZNAS RI untuk Ramadan 1447 H / 2026 M setelah melalui kajian komprehensif sesuai dengan perkembangan harga beras. Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan zakat fitrah sejak awal Ramadan hingga sebelum salat Idul Fitri, dan bisa membayarnya berupa beras atau uang yang setara. Selain memenuhi kewajiban syariat, pembayaran zakat fitrah adalah bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam Islam. Semoga panduan ini membantu Anda memahami ketentuan zakat fitrah secara lengkap, dan semoga ibadah serta sedekah kita diterima oleh Allah SWT serta menjadi berkah bagi kita semua. Aamiin. Mari tunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dengan amanah. Mari salurkan infak terbaik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Mari perkuat kepedulian sosial demi keberkahan Ramadan dan Idulfitri. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan BAZNAS Kota Yogyakarta: 0821-4123-2770 Kunjungi website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
ARTIKEL09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat