WhatsApp Icon

Pemkot Pastikan Warga Terdampak Pengembangan SDN Tamansari 3 Tetap Diperhatikan

httpswartajogjakotagoiddetailindex 51732 pemkot-pastikan-warga-terdampak-pengembangan-sdn-tamansari-3-tetap-diperhatikan-2026-09-07

07/09/2026  |  Penulis: Admin Magang

Bagikan:URL telah tercopy
Pemkot Pastikan Warga Terdampak Pengembangan SDN Tamansari 3 Tetap Diperhatikan

Dokumentasi meninjau langsung kondisi warga yang terdampak pengembangan SDN Tamansari 3

Pemerintah Kota Yogyakarta meninjau langsung kondisi warga yang terdampak pengembangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tamansari 3.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, pada Senin malam (7/9/2026).

Pengembangan SDN Tamansari 3 tersebut berdampak pada empat kepala keluarga (KK) yang selama ini menempati rumah di kawasan tersebut. Mereka harus meninggalkan rumah yang telah lama ditempati seiring dengan rencana pengembangan fasilitas pendidikan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Hasto tidak hanya datang untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak, tetapi juga memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Yogyakarta. 

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp5 juta serta paket sembako.

Hasto mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang tengah menghadapi perubahan dalam kehidupan mereka akibat adanya kebijakan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya melihat pembangunan dari sisi fisik semata. Di balik setiap pembangunan, terdapat masyarakat yang kehidupannya juga perlu diperhatikan.

“Ini adalah bentuk kepedulian sosial kita, dan Pemerintah Kota Yogyakarta hadir di tengah warga,” ujar Hasto.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan bukan semata-mata mengenai nilai materiil. Lebih dari itu, kehadiran pemerintah secara langsung diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak.

Hasto juga ingin memastikan bahwa warga yang harus berpindah tempat tinggal tetap mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Yogyakarta. 

Salah satu warga terdampak yang ditemui Hasto adalah Sutini. Saat ini, Sutini tinggal di rumah besannya yang berada di Nyamplung Lor RT 03 RW 08, Balecatur, Gamping, Kabupaten Sleman.

Pertemuan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Hasto. Setelah melihat kondisi Sutini secara langsung, Hasto mengetahui bahwa warga tersebut mengalami stroke ringan yang berdampak pada kondisi fisiknya.

Hasto menyebut, salah satu kaki Sutini saat ini tidak dapat diluruskan secara sempurna. Kondisi tersebut membuat perhatian terhadap Sutini menjadi penting, terlebih ia juga sedang menjalani masa transisi setelah harus meninggalkan rumah yang selama ini ditempatinya.

Karena itu, pihaknya menegaskan akan terus memantau kondisi Sutini. Ia tidak ingin perhatian kepada warga terdampak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan kondisi mereka tetap mendapatkan perhatian.

“Setelah saya melihat kondisi Bu Sutini, ternyata beliau terkena stroke ringan sehingga salah satu kakinya tidak bisa diluruskan. Ini akan terus kita pantau,” katanya.

Sementara itu, Sutini mengaku tidak mempermasalahkan kepindahannya dari rumah yang sebelumnya ia tempati. Ia memahami bahwa rumah tersebut berdiri di atas tanah milik Pemerintah Kota Yogyakarta.

Bagi Sutini, keputusan untuk berpindah bukan menjadi persoalan utama. Ia justru mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta kepadanya.

Sutini mengaku tidak menyangka bahwa setelah meninggalkan rumahnya, pemerintah masih memberikan perhatian secara langsung dengan datang melihat kondisinya serta memberikan bantuan.

Ia menilai perhatian tersebut menjadi hal yang berarti bagi dirinya dan keluarga, terutama dalam kondisi setelah harus meninggalkan rumah yang telah lama menjadi tempat tinggalnya. (Han)

Bagikan:URL telah tercopy

Pendistribusian Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →