
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Yogyakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Persiapan Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi dan mitra strategis, termasuk Baznas Kota Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menjelang peringatan HAB yang akan digelar pada awal Januari 2026 mendatang.
Musyawarah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Tahun ini, HAB Kementerian Agama mengangkat misi besar tentang pelayanan umat, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai pengabdian aparatur Kemenag.
Dalam agenda pembuka, panitia HAB Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan paparan awal mengenai rencana kegiatan yang mencakup upacara peringatan, bakti sosial, layanan kesehatan, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan madrasah, penyuluh agama, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata di lingkungan Kota Yogyakarta.
Baznas Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra utama dalam bidang sosial-keagamaan. Dalam musyawarah tersebut, Baznas menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam berbagai bentuk kegiatan sosial HAB, terutama terkait program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan bagi kelompok dhuafa. Keterlibatan ini sejalan dengan tugas Baznas sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah yang mengedepankan asas amanah, profesional, dan transparan.
Dalam sesi diskusi, sejumlah instansi menyampaikan berbagai masukan, termasuk perencanaan teknis acara, pembagian tugas, penguatan koordinasi, serta prioritas kegiatan yang perlu didahulukan. Baznas Kota Yogyakarta secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan HAB ke-80. Dukungan tersebut dapat berupa distribusi bantuan sembako, pemberian santunan, bantuan pendidikan, hingga pendampingan bagi masyarakat prasejahtera.
Musyawarah berjalan aktif dan dinamis. Setiap instansi memberikan analisis kebutuhan agar pelaksanaan HAB dapat berlangsung tertib dan berdampak. Panitia juga membahas penentuan lokasi kegiatan massal, penyediaan tenaga kesehatan pada kegiatan bakti sosial, keamanan acara, hingga strategi publikasi untuk memastikan informasi kegiatan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.
Kemenag Kota Yogyakarta menegaskan bahwa HAB merupakan momentum untuk memperlihatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus menggambarkan nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang menjadi pijakan Kementerian Agama dalam melayani umat beragama.
Baznas Kota Yogyakarta menyambut baik semua arahan tersebut. Sebagai lembaga sosial keagamaan yang berfokus pada pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas melihat kegiatan HAB sebagai kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman Kota Yogyakarta.
Rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan awal dan pembagian tugas bagi masing-masing instansi. Para peserta musyawarah berharap pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag Kota Yogyakarta dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi pemerintah dan lembaga mitra dalam pelayanan umat.
Dengan selesainya musyawarah persiapan ini, seluruh pihak berkomitmen melaksanakan tugas masing-masing dan memperkuat sinergi demi kesuksesan HAB ke-80 di Kota Yogyakarta.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.
Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
04-12-2026 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali mempertegas komitmennya dalam bidang kemanusiaan melalui partisipasinya pada Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, dan melibatkan seluruh anggota BTB dari berbagai wilayah se-DIY.
Sebagai wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, seperti gempa bumi, banjir, dan potensi erupsi Gunung Merapi, DIY membutuhkan barisan relawan yang memiliki kemampuan teknis, kepekaan situasional, dan kesiapan mental. Oleh karena itu, kegiatan latihan gabungan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam merespons kondisi darurat.
Mengasah Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Relawan
Kegiatan dimulai dengan apel kesiapsiagaan yang diikuti oleh seluruh pasukan BTB. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan fisik, ketertiban barisan, serta kelengkapan peralatan sebelum dilakukan berbagai sesi pelatihan lanjutan. Dalam amanatnya, perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa keberadaan relawan BTB sangat krusial sebagai garda terdepan saat terjadi bencana.
"Relawan BTB bukan hanya hadir memberikan bantuan darurat, tetapi juga harapan dan ketenangan di tengah masyarakat yang terdampak bencana," demikian disampaikan perwakilan BAZNAS DIY.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemantapan materi teknis, mulai dari early warning system, prosedur evakuasi, pertolongan pertama gawat darurat, hingga manajemen posko. Para relawan mendapatkan pembinaan langsung oleh instruktur berpengalaman serta praktisi kemanusiaan yang telah lama berkecimpung di bidang kebencanaan.
Simulasi Penanganan Bencana: Ujian Sesungguhnya
Bagian utama dari kegiatan ini adalah simulasi penanganan bencana yang dirancang semirip mungkin dengan kondisi di lapangan. Relawan diminta untuk merespons skenario terjadinya bencana secara mendadak, melakukan identifikasi situasi, mengevakuasi korban, hingga menyiapkan posko pengungsian dalam waktu terbatas.
Tim BTB BAZNAS Kota Yogyakarta tampil solid dengan menunjukkan koordinasi yang baik dalam setiap tahap simulasi. Mereka mempraktikkan teknik penyelamatan, pengelolaan komunikasi internal, serta strategi pengaturan logistik yang diperlukan selama operasi kebencanaan.
Simulasi ini tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, bekerja sama di bawah tekanan, dan menjaga ketenangan dalam situasi darurat. Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap relawan dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan aman.
Penguatan Sinergi BTB se-DIY
Latihan gabungan ini juga menjadi momen memperkuat sinergi antarwilayah, mengingat kerja sama lintas daerah sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi dalam skala besar. Relawan dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY saling bertukar pengalaman, belajar dari metode penyelamatan yang digunakan di wilayah lain, serta membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar BAZNAS Tanggap Bencana.
Bagi BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan seperti ini juga menjadi evaluasi atas kesiapan internal, sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas program pelatihan kebencanaan di tingkat kota.
Komitmen Kemanusiaan yang Berkelanjutan
Dengan mengikuti latihan gabungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali bahwa misi kemanusiaan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian penting dari kerja besar BAZNAS dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat. Kesiapsiagaan bencana menjadi salah satu fokus utama agar bantuan dapat diberikan dengan cepat, tepat, dan aman.
Melalui penguatan kapasitas relawan BTB, BAZNAS berharap masyarakat Kota Yogyakarta selalu memiliki sumber daya yang siap siaga setiap saat apabila bencana melanda.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.
Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
???? kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
01-12-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga.
Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali.
Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta.
Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga.
Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional.
Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta.
Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat.
Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
25-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga.
Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali.
Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta.
Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga.
Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional.
Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta.
Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat.
Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
25-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik
Yogyakarta, 24 November 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta pada Senin, 24 November 2025. Acara ini mengangkat tema “Implementasi Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi untuk Membangun Masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta.”
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur, khususnya dalam aspek komunikasi, empati, dan sikap pelayanan yang humanis. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi negara yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat turut hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan terhadap masyarakat.
Acara ini berlangsung di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, sebuah pusat pelayanan terpadu yang menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, transparan, serta akuntabel. Dengan menggabungkan berbagai instansi dalam satu ruang layanan, MPP berfungsi sebagai sarana untuk membangun ekosistem pelayanan yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sesi pembukaan, perwakilan DPMPTSP menyampaikan bahwa pelayanan prima tidak hanya berbicara tentang prosedur dan standar operasional, tetapi juga menyangkut sikap, pemahaman, etika komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran instansi untuk memberikan pelayanan secara optimal, termasuk lembaga seperti BAZNAS yang berinteraksi langsung dengan muzaki dan mustahik.
Acara juga menghadirkan pemateri yang membahas bagaimana sikap pelayanan yang ramah, komunikatif, dan solutif dapat menciptakan kepercayaan publik. Dijelaskan bahwa dalam konteks perkembangan zaman yang serba digital, masyarakat tidak hanya menuntut kepastian, tetapi juga menginginkan pendekatan pelayanan yang mudah dipahami, tidak berbelit, serta dilandasi nilai keramahan.
BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya komunikasi proaktif dalam pelayanan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberikan pelayanan yang amanah, nyaman, dan profesional kepada masyarakat. Pelayanan prima berbasis sikap dinilai sangat penting mengingat BAZNAS melayani dua kelompok utama:
Muzaki yang mempercayakan hartanya untuk dikelola, dan
Mustahik yang membutuhkan pendekatan penuh empati.
Dengan hadir dalam kegiatan DPMPTSP, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di lingkungan Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta, tempat BAZNAS juga memberikan layanan konsultasi, informasi program, hingga pembayaran zakat secara langsung.
Sesi diskusi interaktif yang berlangsung dalam kegiatan ini juga membahas pentingnya konsistensi sikap pelayanan dari setiap petugas frontliner. Narasumber menekankan bahwa pelayanan prima dapat membangun citra profesional lembaga sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kendala-kendala yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan dapat diminimalisir.
Selain itu, pembahasan dalam acara DPMPTSP menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini termasuk peningkatan kompetensi petugas, penguatan kolaborasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung percepatan pelayanan. MPP diproyeksikan menjadi simbol pelayanan modern yang berkualitas, dan seluruh mitra, termasuk BAZNAS, memiliki peran penting dalam memastikan ekosistem pelayanan yang progresif.
Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam acara ini menunjukkan bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah daerah dengan lembaga zakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelayanan prima yang berpusat pada masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar melalui program-program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya.
Di akhir acara, para peserta menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pelayanan publik saat ini. Dengan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa kehadirannya di Mal Pelayanan Publik akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat maupun menerima manfaatnya.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
24-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas untuk Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Banyumas, 21 November 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas pada Kamis, 21 November 2025. Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam membangun kerja sama antarlembaga zakat guna memperkuat tata kelola dan memperluas dampak program bagi masyarakat.
Kedatangan rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut secara hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Ibu Hj. Khasanatul Mufidah, S.H. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi atas terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik antara kedua lembaga. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan, bertukar gagasan, serta memperkuat strategi dalam mengelola dana ZIS yang setiap tahun semakin meningkat.
Sharing Session Bahas Penguatan Pengelolaan ZIS
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah sharing session antarlembaga yang berlangsung secara interaktif dan produktif. Dalam sesi ini, berbagai aspek penting terkait pengelolaan ZIS dibahas secara mendalam. Mulai dari strategi penghimpunan dana zakat yang lebih efektif, peningkatan kualitas pendistribusian, hingga inovasi program pemberdayaan mustahik yang dapat memberikan dampak jangka panjang.
BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan beberapa langkah strategis yang telah diterapkan dalam menghimpun ZIS dari masyarakat—mulai dari optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), digitalisasi layanan, hingga program edukasi zakat yang masif untuk meningkatkan kesadaran muzaki. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang baik dengan lembaga pemerintah, swasta, dan komunitas sebagai mitra pendukung program zakat.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan program pendistribusian yang berbasis pada pemetaan kebutuhan mustahik. Strategi seperti pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, serta santunan kesehatan menjadi fokus utama mereka dalam memastikan bahwa dana zakat benar-benar menyentuh sasaran yang tepat.
Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua lembaga ini diharapkan dapat memperkaya metode dan pendekatan dalam pengelolaan ZIS di wilayah masing-masing.
Fokus pada Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik. Penjelasan mengenai mekanisme pelaporan ZIS, pelaksanaan audit syariah, serta penerapan standar akuntabilitas menjadi salah satu topik utama yang mendapat perhatian besar.
BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa akuntabilitas bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari amanah moral. Karena itu, setiap dana yang dihimpun harus dicatat, dikelola, dan dilaporkan dengan standar profesional—sehingga muzaki dapat merasa tenang bahwa zakat mereka benar-benar sampai pada pihak yang membutuhkan.
Pengembangan SDM dan Maintenance Database Jadi Sorotan
Selain aspek penghimpunan dan pendistribusian, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus pembahasan. Kedua lembaga sepakat bahwa peningkatan kompetensi amil sangat penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era modern. Hal ini meliputi pelatihan administrasi, literasi digital, komunikasi publik, hingga manajemen program sosial.
Tidak hanya itu, urgensi maintenance database juga menjadi topik krusial yang dibahas. BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa sistem database yang kuat merupakan fondasi utama dalam memperkuat layanan digital BAZNAS. Dengan data mustahik dan muzaki yang terkelola dengan baik, setiap program dapat dirancang secara akurat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten Banyumas menyambut baik pembahasan ini dan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem digitalisasi dalam pengelolaan ZIS di wilayah mereka.
Harapan Terhadap Penguatan Sinergi dan Layanan Publik
Melalui kunjungan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap dapat terus memperkuat jaringan kerja sama antarlembaga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan profesionalisme, serta melahirkan program-program yang semakin efektif, amanah, dan berdampak luas.
Kedua lembaga sepakat bahwa pengelolaan zakat harus terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, BAZNAS dapat berperan lebih besar dalam menghadirkan kesejahteraan dan pemberdayaan bagi muzaki maupun mustahik di berbagai wilayah.
Kunjungan ini menegaskan bahwa sinergi bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi investasi jangka panjang untuk mewujudkan kualitas layanan zakat yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
21-11-2025 | Admin Bidang 1

Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik Amil, Staff BAZNAS Kota Yogyakarta ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Zakat (Diklat Z-PR)
Staff BAZNAS Kota Yogyakarta ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Zakat (Diklat Z-PR) yang di selenggarakan oleh BAZNAS RI bekerjasama dengan BAZNAS DIY sebagai upaya memperkuat kapasitas komunikasi publik dan citra kelembagaan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 di Alifs_Space, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan humas dan kantor digital dari seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, masing-masing menugaskan tiga orang staf. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta hadir Triyono (Pelaksana Bagian SDM), Muhammad Fuad (Pelaksana Bagian Pendistribusian), serta Nurul Istiqomah (Pelaksana Fundraising).
Pada sesi pembukaan, Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kompetensi kehumasan amil zakat.
“Humas memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, cepat, dan berdampak. Melalui pelatihan ini, kami berharap SDM humas BAZNAS se-DIY semakin siap menghadapi dinamika komunikasi di era digital,” ungkapnya.
Pelatihan ini juga menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS RI, yaitu Erra Sonya dan Nadiya Fitriyah, yang membawakan materi Kantor Digital BAZNAS RI dan Communication Crisis Management (CCM). Setiap sesi dilengkapi ruang diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman terkait strategi komunikasi publik yang efektif.
Selain untuk meningkatkan kapasitas humas, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta berbagi praktik baik antar-amil zakat se-DIY.
Dengan terselenggaranya Diklat Z-PR ini, berharap kualitas pengelolaan informasi publik pada BAZNAS Kota Yogyakarta semakin meningkat dan dapat mendorong terbangunnya kepercayaan masyarakat, baik muzaki maupun mustahik, di wilayah Yogyakarta.
21-11-2025 | Nurul

BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Tindak Lanjut Usai Pengukuhan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan tindak lanjut pasca pengukuhan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pengadilan Agama Yogyakarta pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Pengadilan Agama Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah penguatan kelembagaan dan penertiban sistem pelaporan zakat, sehingga proses penghimpunan dan pengelolaan zakat pada UPZ yang baru dikukuhkan dapat berjalan sesuai ketentuan nasional.
Pengukuhan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta sebelumnya menjadi tonggak awal terbentuknya struktur pengelolaan zakat di lingkungan instansi peradilan tersebut. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kota Yogyakarta melakukan pembinaan dan pendampingan untuk memastikan seluruh pengurus UPZ memahami tugas, fungsi, serta mekanisme administrasi yang wajib dipenuhi dalam menjalankan amanah sebagai pengelola zakat resmi.
Dalam sesi pengarahan, tim BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan materi terkait tata cara pelaporan zakat, mulai dari format laporan bulanan, prosedur penyetoran dana zakat, hingga penggunaan aplikasi atau sistem pelaporan yang telah distandardisasi BAZNAS. Penegasan mengenai ketepatan dan ketertiban pelaporan menjadi salah satu hal yang ditekankan, mengingat pelaporan yang akurat merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas dan transparansi pengelolaan zakat.
Selain pelaporan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memberikan penjelasan mengenai ketentuan mengolah zakat di lingkungan UPZ. Materi tersebut mencakup ketentuan penghimpunan zakat dari aparatur, mekanisme pemotongan zakat profesi, prosedur pendistribusian dana zakat yang harus mengikuti kaidah syariat serta regulasi perundang-undangan, hingga batas kewenangan UPZ dalam mengelola dana sebelum disetorkan kepada BAZNAS sebagai lembaga induk.
BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa UPZ merupakan perpanjangan tangan resmi BAZNAS yang bertugas dalam menghimpun dan melaporkan zakat pada lingkup instansi masing-masing. Karena itu, keberadaan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan partisipasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para aparatur, serta menumbuhkan budaya zakat yang lebih teratur, tertib, dan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, para pengurus UPZ turut menyampaikan antusiasme dan kesiapan mereka untuk menjalankan tugas sesuai arahan BAZNAS. Berbagai pertanyaan teknis terkait administrasi, teknis penyaluran, serta pengelolaan keuangan dijawab langsung oleh tim BAZNAS, sehingga UPZ memiliki pemahaman menyeluruh sebelum melaksanakan kegiatan penghimpunan zakat secara aktif.
Kegiatan tindak lanjut ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan setiap UPZ yang dikukuhkan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, bukan sekadar terbentuk secara administratif. BAZNAS juga menyampaikan bahwa monitoring berkala akan dilakukan untuk memastikan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta konsisten dalam pelaporan dan menjalankan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan.
Penguatan kelembagaan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas zakat di lingkungan peradilan, sekaligus memperluas dampak manfaat zakat bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Melalui sinergi antara BAZNAS dan UPZ, diharapkan terwujud sistem pengelolaan zakat yang semakin profesional, amanah, dan transparan, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
20-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Fidyah di Panti Putri Islam RM Suryowinoto
Yogyakarta – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian sosial terpancar dalam kegiatan Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Fidyah yang diselenggarakan di Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung pembinaan anak yatim dan dhuafa di Kota Yogyakarta.
Sejak sore, halaman panti telah dipenuhi oleh anak-anak asuh yang menyambut para tamu dengan wajah ceria. Mereka adalah penerima manfaat yang selama ini juga mendapatkan dukungan melalui berbagai bentuk sedekah dan bantuan sosial. Suasana kekeluargaan tampak begitu kuat, selaras dengan semangat syiar zakat yang mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam kebaikan.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh santri panti yang menjadi simbol kesucian hati dan semangat menebar keberkahan. Kehadiran para tamu undangan, termasuk mitra-mitra yang selama ini menyalurkan infak dan fidyah, memberikan dorongan moral bagi anak-anak yatim untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri.
Pimpinan Panti Putri Islam dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian berbagai pihak yang telah berbagi melalui sedekah dan fidyah. Ia menuturkan bahwa fidyah yang diterima pada kesempatan ini akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan harian anak-anak, sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai zakat dan infak tidak hanya berupa angka, tetapi hadir sebagai bentuk kasih sayang kepada sesama.
Perwakilan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Yogyakarta yang turut hadir juga memberikan dukungan moral. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah secara berkelanjutan, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih. Ia menilai, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat membangun kekuatan sosial yang besar.
BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir dalam kegiatan tersebut turut menyampaikan komitmennya dalam memastikan amanah zakat dan fidyah tersalurkan tepat sasaran. Melalui berbagai program pemberdayaan umat, BAZNAS terus berikhtiar agar dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi anak-anak panti, tetapi juga bagi masyarakat luas. Dalam kesempatan ini, BAZNAS mengapresiasi sinergi yang terbangun antara panti dan para dermawan.
Kegiatan kemudian diisi dengan tausiyah budaya oleh Ustaz A.T. Maulana yang membawakan materi melalui pendekatan wayang dakwah. Melalui cerita-cerita sarat hikmah, beliau mengajak anak-anak untuk mengamalkan akhlak mulia dan senantiasa menjaga keikhlasan dalam beribadah, termasuk dalam menjalankan ibadah zakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Pesan yang disampaikan dengan media budaya ini menjadi sarana edukasi yang mengena bagi anak-anak panti.
Menjelang waktu berbuka, suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh peserta. Para tamu dan anak-anak duduk berbaur tanpa sekat, melambangkan bahwa nilai zakat dan sedekah telah mempersatukan berbagai lapisan masyarakat. Makanan berbuka yang tersaji sederhana namun penuh keberkahan, menjadi wujud nyata bahwa rezeki yang dibagi dengan ikhlas akan membawa ketenangan dan kegembiraan.
Setelah adzan berkumandang, seluruh tamu berbuka puasa bersama sambil saling bertukar senyum dan cerita. Momentum ini menghadirkan kehangatan yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menguatkan hati. Para tamu menyampaikan harapan agar infak dan fidyah yang diberikan dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para donatur.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyampaian rasa terima kasih dari pihak panti kepada seluruh tamu undangan dan lembaga yang telah memberikan dukungan. Pihak panti berharap agar kegiatan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah dapat terus digelorakan, sehingga semakin banyak anak yatim yang merasakan manfaatnya. Acara ini ditutup dengan suasana penuh harapan dan doa, menjadi pengingat bahwa kebaikan yang diberikan hari ini akan kembali sebagai keberkahan di masa mendatang.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
17-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS KOTA YOGYAKARTA KUKUHAN DAN BERIKAN PEMBEKALAN UPZ PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA MASA BAKTI 2025–2030
Yogyakarta — Senin, 17 November 2025 / 25 Jumadil Awal 1447 H. Pengadilan Agama Yogyakarta secara resmi mengukuhkan 55 pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masa bakti 2025–2030 pada Senin, 17 November 2025. Pengukuhan ini merupakan langkah strategi dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan ASN Pengadilan Agama. Melalui pembentukan infrastruktur yang lengkap, lembaga ini berkomitmen untuk memastikan penghimpunan dan pendistribusian ZIS berjalan profesional dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat.
Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta, Dr. Khoiriyah Roihan, S.Ag., MH, dalam Segalanya menegaskan bahwa pengelolaan ZIS memiliki nilai strategis, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara spiritual. Beliau mengajak seluruh pengurus UPZ untuk bekerja dengan penuh amanah, menjaga integritas, dan membangun kesadaran ASN akan pentingnya berzakat sebagai wujud kepedulian sosial. Menurutnya, keberadaan UPZ akan menjadi motor penggerak kebaikan, khususnya dalam memaksimalkan penerimaan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut memberikan Bermanfaat. Beliau menyampaikan penghargaan kepada Pengadilan Agama Yogyakarta yang telah secara konsisten memperkuat peran UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS. Ia menegaskan bahwa penghimpunan ZIS dari instansi pemerintah menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung program-program pendayagunaan, mulai dari pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik. Dengan adanya 55 pengurus baru, ia berharap pengelolaan ZIS semakin tertib, akuntabel, dan berdaya guna.
Usai prosesi pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pembekalan dan sosialisasi ZIS oleh H. Misbahrudin, S.Ag., MM, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam materinya, beliau menjelaskan pentingnya perhitungan zakat yang tepat, mekanisme penghimpunan infak yang terdokumentasi dengan baik, serta pendistribusian sedekah yang sesuai sasaran mustahik. Beliau juga menegaskan bahwa UPZ wajib menyelenggarakan pelaporan secara berkala kepada BAZNAS sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik.
Dokumen resmi yang ditampilkan pada acara tersebut memuat susunan lengkap pengurus UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030, yaitu:
Penasihat: Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta
Ketua : Dr. Maman Abdur Rahman, SHI, M.Hum
Sekretaris: Pirdaus, SHI, MH
Bendahara: Catur Gunawan, SE
Selain itu, struktur juga memuat bidang-bidang:
- Bidang Pungutan : Arina Rahmaniar, S.Kom
- Bidang Pentasharufan/Pendistribusian:
Muhammad Arief Jauhari, SAP
Athar Subarkah, SH
Struktur kepengurusan ini menjadi tulang punggung dalam memastikan seluruh proses zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan efektif. Para pengurus bidang pungutan akan fokus pada optimalisasi penghimpunan ZIS, sementara tim pentasharufan bertanggung jawab memastikan dana tersebut disalurkan tepat sasaran kepada mustahik yang membutuhkan.
Dengan terlaksananya pengukuhan dan pembekalan ini, UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta resmi memulai langkah baru dalam memperkuat kolaborasi bersama BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapannya, sinergi ini dapat menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas sehingga zakat menjadi pilar pemberdayaan, infak menjadi penguat solidaritas, dan sedekah menjadi penggerak kebaikan bagi masyarakat Kota Yogyakarta.
17-11-2025 | Admin Bidang Penghimpunan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →
