WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta

Yogyakarta – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menghadiri kegiatan Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) pukul 04.30 WIB di Masjid Az-Zaituun, Jalan Gejayan No. 4, Demangan Utara, Gondokusuman. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial perkotaan.

Safari Shubuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., bersama jajaran perangkat daerah dan unsur masyarakat. Sejak dini hari, jamaah telah memadati Masjid Az-Zaituun untuk melaksanakan shalat Shubuh berjamaah sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Kegiatan Safari Shubuh tidak hanya menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan warga. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, pemerintah menyampaikan pesan-pesan pembangunan serta pentingnya menjaga harmoni sosial di Kota Yogyakarta. Kehadiran unsur pemerintah di tengah jamaah diharapkan dapat memperkuat sinergi dan membangun kepercayaan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta turut menyerahkan bantuan kepada pihak Masjid Az-Zaituun. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000,- serta seperangkat perlengkapan P3K. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kegiatan keagamaan sekaligus dukungan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

Bantuan uang tunai yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang operasional dan kegiatan kemasjidan, termasuk perawatan fasilitas serta penyelenggaraan program keagamaan. Sementara itu, perlengkapan P3K diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan jamaah, terutama dalam mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi di lingkungan masjid.

Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial. BAZNAS berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Ia juga menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, dukungan terhadap masjid menjadi bagian penting dari program pendayagunaan zakat. Melalui sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan fungsi masjid dapat semakin optimal dalam membina umat.

Safari Shubuh ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Kota Yogyakarta yang religius dan berdaya. Partisipasi BAZNAS dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga pada penguatan kelembagaan dan fasilitas keagamaan.

Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan masjid-masjid di Kota Yogyakarta semakin mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta pun terus mendorong partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, profesional, dan transparan.

Kegiatan Safari Shubuh di Masjid Az-Zaituun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemajuan bagi Kota Yogyakarta. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

06-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
DPRD Kabupaten Tulungagung Kunjungi BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung pada Rabu, 7 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antar-lembaga dalam penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tulungagung disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Yogyakarta di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertemuan berlangsung hangat dan dialogis, dengan fokus utama pada sharing praktik baik (best practice) pengelolaan zakat, inovasi program pendistribusian, serta strategi penguatan peran zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan sosial berbasis keumatan.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk keseriusan DPRD Kabupaten Tulungagung dalam mendorong optimalisasi peran zakat di daerahnya. Ia menilai, sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang akuntabel dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kunjungan DPRD Kabupaten Tulungagung ke BAZNAS Kota Yogyakarta. Ini menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat agar benar-benar mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dakwah, hingga kemanusiaan. Program-program tersebut dirancang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan, sehingga mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Rombongan DPRD Kabupaten Tulungagung juga mendapatkan penjelasan mengenai sistem penghimpunan zakat yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan dan transparansi, serta mekanisme pendistribusian yang sesuai dengan prinsip ZIS-DSKL (Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya). Diskusi berlangsung aktif, ditandai dengan berbagai pertanyaan dan masukan terkait regulasi, pengawasan, serta peran DPRD dalam mendukung kebijakan zakat di daerah.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan sosial apabila dikelola secara profesional dan kolaboratif. Oleh karena itu, keterlibatan DPRD sebagai mitra strategis sangat dibutuhkan, terutama dalam aspek regulasi, pengawasan, dan penguatan literasi zakat di tengah masyarakat.

Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi sosial. Dengan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS dan DPRD, kami optimistis pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan DPRD Kabupaten Tulungagung dapat membawa pulang berbagai inspirasi dan referensi dalam pengelolaan zakat di daerahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta pun berharap silaturahmi ini dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam memperluas manfaat ZIS-DSKL bagi kesejahteraan umat.

- Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar tersalurkan secara amanah dan tepat sasaran.

- Salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat.

- Dukung ZIS-DSKL sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

- Jadilah bagian dari solusi sosial dengan berzakat dan bersedekah secara rutin melalui BAZNAS.

07-01-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Langitkan Doa untuk Sumatera, Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Majelis Dzikir dan Doa

YOGYAKARTA — Kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah bencana di Sumatera terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Majelis Dzikir dan Doa sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung khusyuk pada Jumat, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Ula 1447 H) bertempat di Aula 1 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta.

Rangkaian majelis dzikir dan doa diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh 165 anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dan kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti ruangan saat para peserta melangitkan doa, memohon pertolongan dan keselamatan bagi masyarakat Sumatera yang tengah diuji oleh bencana alam.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Sidqi, beserta jajaran pimpinan Kemenag Kota Yogyakarta. Turut hadir pula Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang mendampingi jalannya kegiatan. Majelis dzikir dan doa tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa doa merupakan kekuatan utama umat dalam menghadapi berbagai ujian. Ia mengapresiasi keterlibatan anak-anak kader hafidz dan remaja masjid yang sejak dini telah dibina untuk mencintai Al-Qur’an dan memiliki kepekaan sosial. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama.

Majelis dzikir dan doa untuk Sumatera tidak hanya dilaksanakan oleh kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Secara serentak, kegiatan serupa juga diselenggarakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Yogyakarta, serta siswa sekolah mulai dari jenjang TK hingga SD. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian terhadap korban bencana telah menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat Kota Yogyakarta.

Selain melalui doa, kepedulian tersebut juga diwujudkan dalam bentuk penggalangan sedekah uang dan barang yang dihimpun dari pegawai, siswa, dan masyarakat umum. BAZNAS Kota Yogyakarta dipercaya sebagai lembaga resmi untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan tersebut agar tepat sasaran dan akuntabel.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menyampaikan bahwa hingga Jumat, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Akhir 1447 H), total sedekah uang yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,1 miliar, serta bantuan barang lebih dari 3 ton. Dari jumlah tersebut, pada tahap pertama telah disalurkan sedekah uang sebesar Rp900 juta dan bantuan barang sebanyak 2,4 ton.

“Bantuan tahap pertama telah diserahkan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, didampingi Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memastikan bantuan segera diterima oleh masyarakat terdampak,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan amanah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga Allah SWT melimpahkan berkah dan pahala atas sedekah yang telah ditunaikan, serta memberikan ketabahan dan kesabaran kepada saudara-saudara kita di Sumatera dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Informasi dan layanan pembayaran zakat dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Dengan sinergi antara doa, kepedulian, dan aksi nyata, Kota Yogyakarta kembali menunjukkan semangat gotong royong dan kemanusiaan yang menjadi kekuatan bersama dalam membantu saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah.


Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

23-12-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Layanan Kesehatan dan Cukur Gratis untuk Anak Yatim-Dhuafa dalam Rangka HAB ke-80 Kementerian Agama

Yogyakarta — Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Pada Rabu, 10 Oktober 2025, bertempat di YAKETUNIS Kota Yogyakarta, BAZNAS menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa”, berupa pembagian obat-obatan gratis sekaligus layanan cukur rambut gratis.

Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap agenda besar HAB ke-80 yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan layanan sosial, serta penguatan nilai saling peduli antarwarga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap anak-anak yatim dan dhuafa dapat merasakan perhatian dan pelayanan yang layak, baik dari sisi kesehatan maupun penampilan, sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian dari berbagai pihak yang terlibat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan. Para peserta yang hadir, sebagian besar siswa YAKETUNIS, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan menerima obat-obatan sesuai kebutuhan mereka. Dengan dukungan tim kesehatan, pemeriksaan difokuskan pada kondisi umum seperti kebersihan tubuh, kesehatan kulit, kondisi pernapasan ringan, serta pengecekan kesehatan dasar lainnya. Obat-obatan yang dibagikan meliputi vitamin, obat flu ringan, antiseptik, salep kulit, serta beberapa jenis penunjang kesehatan lainnya yang sering dibutuhkan anak-anak usia sekolah.

Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga menyediakan cukur rambut gratis. Walaupun terdengar sederhana, layanan ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak. Para relawan dan tenaga cukur profesional bekerja dengan penuh kesabaran, memberikan potongan rambut rapi yang membuat anak-anak tampil lebih percaya diri. Suasana penuh tawa dan keceriaan tampak menghiasi lokasi kegiatan, terutama ketika para anak menunjukkan hasil potongan rambut baru mereka kepada teman-temannya.

Pihak YAKETUNIS menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bentuk perhatian langsung seperti ini dinilai sangat membantu dan memberikan ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan. Terlebih lagi, kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi berupa obat-obatan, tetapi juga memberikan pengalaman interaksi yang menyenangkan serta memperkuat rasa kebersamaan.

BAZNAS Kota Yogyakarta melalui kegiatan ini menegaskan bahwa dukungan terhadap yatim dan dhuafa tidak harus selalu berupa bantuan besar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui layanan sederhana namun bermakna. “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi simbol bahwa kepedulian dapat diwujudkan lewat tindakan nyata yang berdampak langsung pada penerima manfaat.

Dalam rangka memperingati HAB ke-80, kegiatan semacam ini diharapkan mampu menginspirasi berbagai lembaga dan masyarakat secara luas untuk semakin giat melakukan aksi sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dikembangkan dan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang membawa manfaat langsung kepada mustahik. Kontribusi masyarakat menjadi kunci dalam memastikan keberlangsungan layanan dan kegiatan pemberdayaan yang lebih luas. Dengan dukungan yang berkelanjutan, semakin banyak yatim, dhuafa, serta kelompok rentan lainnya yang dapat memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik.

Kegiatan “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi pengingat bahwa kepedulian bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Melalui momentum HAB ke-80 Kementerian Agama ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap nilai empati, solidaritas, dan kebersamaan semakin tumbuh subur dalam kehidupan masyarakat.


Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

11-12-2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat

Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025 BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari BAZNAS Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat standar pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pengumpulan, administrasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) amil. Pertemuan berlangsung di kantor sekretariat BAZNAS Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta amil dari kedua lembaga.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru tiba pada pukul 09.00 WIB dan disambut langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat di tingkat daerah. Dalam forum silaturahmi tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi lembaga zakat di era modern, sekaligus membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana lembaga menjalankan standar pengelolaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan sistem yang terukur dan terpadu. Penjelasan mencakup strategi optimalisasi kanal digital, pola pelayanan muzaki, penyusunan program penguatan literasi zakat, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penghimpunan zakat dinilai sebagai salah satu aspek paling krusial yang perlu dikelola dengan baik, sehingga BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya pembaruan sistem dan peningkatan layanan agar kepercayaan publik dapat terus terjaga.

Dalam bidang administrasi, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan sistem pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan yang selama ini diterapkan. Hal ini meliputi penggunaan aplikasi resmi BAZNAS RI, ketertiban arsip, hingga pengelolaan laporan keuangan secara periodik yang dapat dipertanggungjawabkan. Pihak BAZNAS Kabupaten Kotabaru menaruh perhatian besar pada aspek administrasi ini, karena dianggap sebagai fondasi penting dalam menjaga kredibilitas lembaga zakat.

Selain itu, pembahasan mengenai pengembangan SDM menjadi titik fokus diskusi berikutnya. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana pembinaan amil dilakukan melalui pelatihan berkala, peningkatan kapasitas teknis, hingga dorongan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi profesi amil zakat. Menurut BAZNAS Kota Yogyakarta, kualitas SDM sangat menentukan kualitas lembaga, sehingga aspek ini harus terus menjadi prioritas utama dalam manajemen organisasi zakat.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru mengapresiasi penjelasan yang diberikan dan menyampaikan bahwa banyak hal baru yang mereka peroleh dari kunjungan tersebut. Mereka berharap dapat mengadaptasi beberapa prosedur dan pola pengelolaan yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efektivitas lembaga mereka di daerah. Mereka juga menilai bahwa sinergi antar-BAZNAS daerah menjadi hal penting demi mewujudkan layanan zakat nasional yang profesional dan berdampak.

Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi teknis, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai bentuk penghormatan antar-lembaga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang terus berupaya meningkatkan standar pelayanan dan pengelolaan dana umat. Harapannya, kunjungan ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.


Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

08-12-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat

Yogyakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Persiapan Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi dan mitra strategis, termasuk Baznas Kota Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menjelang peringatan HAB yang akan digelar pada awal Januari 2026 mendatang.

Musyawarah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Tahun ini, HAB Kementerian Agama mengangkat misi besar tentang pelayanan umat, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai pengabdian aparatur Kemenag.

Dalam agenda pembuka, panitia HAB Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan paparan awal mengenai rencana kegiatan yang mencakup upacara peringatan, bakti sosial, layanan kesehatan, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan madrasah, penyuluh agama, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata di lingkungan Kota Yogyakarta.

Baznas Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra utama dalam bidang sosial-keagamaan. Dalam musyawarah tersebut, Baznas menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam berbagai bentuk kegiatan sosial HAB, terutama terkait program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan bagi kelompok dhuafa. Keterlibatan ini sejalan dengan tugas Baznas sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah yang mengedepankan asas amanah, profesional, dan transparan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah instansi menyampaikan berbagai masukan, termasuk perencanaan teknis acara, pembagian tugas, penguatan koordinasi, serta prioritas kegiatan yang perlu didahulukan. Baznas Kota Yogyakarta secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan HAB ke-80. Dukungan tersebut dapat berupa distribusi bantuan sembako, pemberian santunan, bantuan pendidikan, hingga pendampingan bagi masyarakat prasejahtera.

Musyawarah berjalan aktif dan dinamis. Setiap instansi memberikan analisis kebutuhan agar pelaksanaan HAB dapat berlangsung tertib dan berdampak. Panitia juga membahas penentuan lokasi kegiatan massal, penyediaan tenaga kesehatan pada kegiatan bakti sosial, keamanan acara, hingga strategi publikasi untuk memastikan informasi kegiatan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Kemenag Kota Yogyakarta menegaskan bahwa HAB merupakan momentum untuk memperlihatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus menggambarkan nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang menjadi pijakan Kementerian Agama dalam melayani umat beragama.

Baznas Kota Yogyakarta menyambut baik semua arahan tersebut. Sebagai lembaga sosial keagamaan yang berfokus pada pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas melihat kegiatan HAB sebagai kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman Kota Yogyakarta.

Rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan awal dan pembagian tugas bagi masing-masing instansi. Para peserta musyawarah berharap pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag Kota Yogyakarta dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi pemerintah dan lembaga mitra dalam pelayanan umat.

Dengan selesainya musyawarah persiapan ini, seluruh pihak berkomitmen melaksanakan tugas masing-masing dan memperkuat sinergi demi kesuksesan HAB ke-80 di Kota Yogyakarta.


Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

04-12-2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY

Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali mempertegas komitmennya dalam bidang kemanusiaan melalui partisipasinya pada Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, dan melibatkan seluruh anggota BTB dari berbagai wilayah se-DIY.

Sebagai wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, seperti gempa bumi, banjir, dan potensi erupsi Gunung Merapi, DIY membutuhkan barisan relawan yang memiliki kemampuan teknis, kepekaan situasional, dan kesiapan mental. Oleh karena itu, kegiatan latihan gabungan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam merespons kondisi darurat.

Mengasah Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Relawan

Kegiatan dimulai dengan apel kesiapsiagaan yang diikuti oleh seluruh pasukan BTB. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan fisik, ketertiban barisan, serta kelengkapan peralatan sebelum dilakukan berbagai sesi pelatihan lanjutan. Dalam amanatnya, perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa keberadaan relawan BTB sangat krusial sebagai garda terdepan saat terjadi bencana.

"Relawan BTB bukan hanya hadir memberikan bantuan darurat, tetapi juga harapan dan ketenangan di tengah masyarakat yang terdampak bencana," demikian disampaikan perwakilan BAZNAS DIY.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemantapan materi teknis, mulai dari early warning system, prosedur evakuasi, pertolongan pertama gawat darurat, hingga manajemen posko. Para relawan mendapatkan pembinaan langsung oleh instruktur berpengalaman serta praktisi kemanusiaan yang telah lama berkecimpung di bidang kebencanaan.

Simulasi Penanganan Bencana: Ujian Sesungguhnya

Bagian utama dari kegiatan ini adalah simulasi penanganan bencana yang dirancang semirip mungkin dengan kondisi di lapangan. Relawan diminta untuk merespons skenario terjadinya bencana secara mendadak, melakukan identifikasi situasi, mengevakuasi korban, hingga menyiapkan posko pengungsian dalam waktu terbatas.

Tim BTB BAZNAS Kota Yogyakarta tampil solid dengan menunjukkan koordinasi yang baik dalam setiap tahap simulasi. Mereka mempraktikkan teknik penyelamatan, pengelolaan komunikasi internal, serta strategi pengaturan logistik yang diperlukan selama operasi kebencanaan.

Simulasi ini tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, bekerja sama di bawah tekanan, dan menjaga ketenangan dalam situasi darurat. Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap relawan dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan aman.

Penguatan Sinergi BTB se-DIY

Latihan gabungan ini juga menjadi momen memperkuat sinergi antarwilayah, mengingat kerja sama lintas daerah sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi dalam skala besar. Relawan dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY saling bertukar pengalaman, belajar dari metode penyelamatan yang digunakan di wilayah lain, serta membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar BAZNAS Tanggap Bencana.

Bagi BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan seperti ini juga menjadi evaluasi atas kesiapan internal, sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas program pelatihan kebencanaan di tingkat kota.

Komitmen Kemanusiaan yang Berkelanjutan

Dengan mengikuti latihan gabungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali bahwa misi kemanusiaan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian penting dari kerja besar BAZNAS dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat. Kesiapsiagaan bencana menjadi salah satu fokus utama agar bantuan dapat diberikan dengan cepat, tepat, dan aman.

Melalui penguatan kapasitas relawan BTB, BAZNAS berharap masyarakat Kota Yogyakarta selalu memiliki sumber daya yang siap siaga setiap saat apabila bencana melanda.


Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

???? kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

01-12-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY

Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga.

Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali.

Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga.

Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional.

Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta.

Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat.

Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta.

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

25-11-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY

Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga.

Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali.

Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga.

Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional.

Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta.

Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat.

Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta.

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

25-11-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik

Yogyakarta, 24 November 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta pada Senin, 24 November 2025. Acara ini mengangkat tema “Implementasi Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi untuk Membangun Masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta.”

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur, khususnya dalam aspek komunikasi, empati, dan sikap pelayanan yang humanis. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi negara yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat turut hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan terhadap masyarakat.

Acara ini berlangsung di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, sebuah pusat pelayanan terpadu yang menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, transparan, serta akuntabel. Dengan menggabungkan berbagai instansi dalam satu ruang layanan, MPP berfungsi sebagai sarana untuk membangun ekosistem pelayanan yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam sesi pembukaan, perwakilan DPMPTSP menyampaikan bahwa pelayanan prima tidak hanya berbicara tentang prosedur dan standar operasional, tetapi juga menyangkut sikap, pemahaman, etika komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran instansi untuk memberikan pelayanan secara optimal, termasuk lembaga seperti BAZNAS yang berinteraksi langsung dengan muzaki dan mustahik.

Acara juga menghadirkan pemateri yang membahas bagaimana sikap pelayanan yang ramah, komunikatif, dan solutif dapat menciptakan kepercayaan publik. Dijelaskan bahwa dalam konteks perkembangan zaman yang serba digital, masyarakat tidak hanya menuntut kepastian, tetapi juga menginginkan pendekatan pelayanan yang mudah dipahami, tidak berbelit, serta dilandasi nilai keramahan.

BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya komunikasi proaktif dalam pelayanan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberikan pelayanan yang amanah, nyaman, dan profesional kepada masyarakat. Pelayanan prima berbasis sikap dinilai sangat penting mengingat BAZNAS melayani dua kelompok utama:

  1. Muzaki yang mempercayakan hartanya untuk dikelola, dan

  2. Mustahik yang membutuhkan pendekatan penuh empati.

Dengan hadir dalam kegiatan DPMPTSP, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di lingkungan Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta, tempat BAZNAS juga memberikan layanan konsultasi, informasi program, hingga pembayaran zakat secara langsung.

Sesi diskusi interaktif yang berlangsung dalam kegiatan ini juga membahas pentingnya konsistensi sikap pelayanan dari setiap petugas frontliner. Narasumber menekankan bahwa pelayanan prima dapat membangun citra profesional lembaga sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kendala-kendala yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan dapat diminimalisir.

Selain itu, pembahasan dalam acara DPMPTSP menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini termasuk peningkatan kompetensi petugas, penguatan kolaborasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung percepatan pelayanan. MPP diproyeksikan menjadi simbol pelayanan modern yang berkualitas, dan seluruh mitra, termasuk BAZNAS, memiliki peran penting dalam memastikan ekosistem pelayanan yang progresif.

Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam acara ini menunjukkan bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah daerah dengan lembaga zakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelayanan prima yang berpusat pada masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar melalui program-program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya.

Di akhir acara, para peserta menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pelayanan publik saat ini. Dengan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa kehadirannya di Mal Pelayanan Publik akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat maupun menerima manfaatnya.

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:

https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat

#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

24-11-2025 | Kontributor: Admin Bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menghadiri kegiatan Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) pukul 04.30 WIB di Masjid Az-Zaituun, Jalan Gejayan No. 4, Demangan Utara, Gondokusuman. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial perkotaan. Safari Shubuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., bersama jajaran perangkat daerah dan unsur masyarakat. Sejak dini hari, jamaah telah memadati Masjid Az-Zaituun untuk melaksanakan shalat Shubuh berjamaah sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Kegiatan Safari Shubuh tidak hanya menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan warga. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, pemerintah menyampaikan pesan-pesan pembangunan serta pentingnya menjaga harmoni sosial di Kota Yogyakarta. Kehadiran unsur pemerintah di tengah jamaah diharapkan dapat memperkuat sinergi dan membangun kepercayaan publik. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta turut menyerahkan bantuan kepada pihak Masjid Az-Zaituun. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000,- serta seperangkat perlengkapan P3K. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kegiatan keagamaan sekaligus dukungan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah dalam menjalankan ibadah. Bantuan uang tunai yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang operasional dan kegiatan kemasjidan, termasuk perawatan fasilitas serta penyelenggaraan program keagamaan. Sementara itu, perlengkapan P3K diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan jamaah, terutama dalam mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi di lingkungan masjid. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial. BAZNAS berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Ia juga menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, dukungan terhadap masjid menjadi bagian penting dari program pendayagunaan zakat. Melalui sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan fungsi masjid dapat semakin optimal dalam membina umat. Safari Shubuh ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Kota Yogyakarta yang religius dan berdaya. Partisipasi BAZNAS dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga pada penguatan kelembagaan dan fasilitas keagamaan. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan masjid-masjid di Kota Yogyakarta semakin mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta pun terus mendorong partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, profesional, dan transparan. Kegiatan Safari Shubuh di Masjid Az-Zaituun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemajuan bagi Kota Yogyakarta. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq

06-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

DPRD Kabupaten Tulungagung Kunjungi BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
DPRD Kabupaten Tulungagung Kunjungi BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung pada Rabu, 7 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antar-lembaga dalam penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Tulungagung disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Yogyakarta di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertemuan berlangsung hangat dan dialogis, dengan fokus utama pada sharing praktik baik (best practice) pengelolaan zakat, inovasi program pendistribusian, serta strategi penguatan peran zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan sosial berbasis keumatan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk keseriusan DPRD Kabupaten Tulungagung dalam mendorong optimalisasi peran zakat di daerahnya. Ia menilai, sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang akuntabel dan berkelanjutan. “Kami menyambut baik kunjungan DPRD Kabupaten Tulungagung ke BAZNAS Kota Yogyakarta. Ini menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat agar benar-benar mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dakwah, hingga kemanusiaan. Program-program tersebut dirancang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan, sehingga mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan. Rombongan DPRD Kabupaten Tulungagung juga mendapatkan penjelasan mengenai sistem penghimpunan zakat yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan dan transparansi, serta mekanisme pendistribusian yang sesuai dengan prinsip ZIS-DSKL (Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya). Diskusi berlangsung aktif, ditandai dengan berbagai pertanyaan dan masukan terkait regulasi, pengawasan, serta peran DPRD dalam mendukung kebijakan zakat di daerah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan sosial apabila dikelola secara profesional dan kolaboratif. Oleh karena itu, keterlibatan DPRD sebagai mitra strategis sangat dibutuhkan, terutama dalam aspek regulasi, pengawasan, dan penguatan literasi zakat di tengah masyarakat. “Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi sosial. Dengan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS dan DPRD, kami optimistis pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan tepat sasaran,” tambahnya. Melalui kunjungan ini, diharapkan DPRD Kabupaten Tulungagung dapat membawa pulang berbagai inspirasi dan referensi dalam pengelolaan zakat di daerahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta pun berharap silaturahmi ini dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam memperluas manfaat ZIS-DSKL bagi kesejahteraan umat. - Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar tersalurkan secara amanah dan tepat sasaran. - Salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat. - Dukung ZIS-DSKL sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. - Jadilah bagian dari solusi sosial dengan berzakat dan bersedekah secara rutin melalui BAZNAS.

07-01-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Langitkan Doa untuk Sumatera, Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Majelis Dzikir dan Doa
Langitkan Doa untuk Sumatera, Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Majelis Dzikir dan Doa
YOGYAKARTA — Kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah bencana di Sumatera terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Majelis Dzikir dan Doa sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung khusyuk pada Jumat, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Ula 1447 H) bertempat di Aula 1 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rangkaian majelis dzikir dan doa diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh 165 anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dan kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti ruangan saat para peserta melangitkan doa, memohon pertolongan dan keselamatan bagi masyarakat Sumatera yang tengah diuji oleh bencana alam. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Sidqi, beserta jajaran pimpinan Kemenag Kota Yogyakarta. Turut hadir pula Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang mendampingi jalannya kegiatan. Majelis dzikir dan doa tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam. Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa doa merupakan kekuatan utama umat dalam menghadapi berbagai ujian. Ia mengapresiasi keterlibatan anak-anak kader hafidz dan remaja masjid yang sejak dini telah dibina untuk mencintai Al-Qur’an dan memiliki kepekaan sosial. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama. Majelis dzikir dan doa untuk Sumatera tidak hanya dilaksanakan oleh kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Secara serentak, kegiatan serupa juga diselenggarakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Yogyakarta, serta siswa sekolah mulai dari jenjang TK hingga SD. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian terhadap korban bencana telah menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat Kota Yogyakarta. Selain melalui doa, kepedulian tersebut juga diwujudkan dalam bentuk penggalangan sedekah uang dan barang yang dihimpun dari pegawai, siswa, dan masyarakat umum. BAZNAS Kota Yogyakarta dipercaya sebagai lembaga resmi untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan tersebut agar tepat sasaran dan akuntabel. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menyampaikan bahwa hingga Jumat, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Akhir 1447 H), total sedekah uang yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,1 miliar, serta bantuan barang lebih dari 3 ton. Dari jumlah tersebut, pada tahap pertama telah disalurkan sedekah uang sebesar Rp900 juta dan bantuan barang sebanyak 2,4 ton. “Bantuan tahap pertama telah diserahkan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, didampingi Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memastikan bantuan segera diterima oleh masyarakat terdampak,” jelasnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan amanah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga Allah SWT melimpahkan berkah dan pahala atas sedekah yang telah ditunaikan, serta memberikan ketabahan dan kesabaran kepada saudara-saudara kita di Sumatera dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Informasi dan layanan pembayaran zakat dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan sinergi antara doa, kepedulian, dan aksi nyata, Kota Yogyakarta kembali menunjukkan semangat gotong royong dan kemanusiaan yang menjadi kekuatan bersama dalam membantu saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

23-12-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Layanan Kesehatan dan Cukur Gratis untuk Anak Yatim-Dhuafa dalam Rangka HAB ke-80 Kementerian Agama
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Layanan Kesehatan dan Cukur Gratis untuk Anak Yatim-Dhuafa dalam Rangka HAB ke-80 Kementerian Agama
Yogyakarta — Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Pada Rabu, 10 Oktober 2025, bertempat di YAKETUNIS Kota Yogyakarta, BAZNAS menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa”, berupa pembagian obat-obatan gratis sekaligus layanan cukur rambut gratis. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap agenda besar HAB ke-80 yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan layanan sosial, serta penguatan nilai saling peduli antarwarga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap anak-anak yatim dan dhuafa dapat merasakan perhatian dan pelayanan yang layak, baik dari sisi kesehatan maupun penampilan, sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian dari berbagai pihak yang terlibat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan. Para peserta yang hadir, sebagian besar siswa YAKETUNIS, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan menerima obat-obatan sesuai kebutuhan mereka. Dengan dukungan tim kesehatan, pemeriksaan difokuskan pada kondisi umum seperti kebersihan tubuh, kesehatan kulit, kondisi pernapasan ringan, serta pengecekan kesehatan dasar lainnya. Obat-obatan yang dibagikan meliputi vitamin, obat flu ringan, antiseptik, salep kulit, serta beberapa jenis penunjang kesehatan lainnya yang sering dibutuhkan anak-anak usia sekolah. Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga menyediakan cukur rambut gratis. Walaupun terdengar sederhana, layanan ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak. Para relawan dan tenaga cukur profesional bekerja dengan penuh kesabaran, memberikan potongan rambut rapi yang membuat anak-anak tampil lebih percaya diri. Suasana penuh tawa dan keceriaan tampak menghiasi lokasi kegiatan, terutama ketika para anak menunjukkan hasil potongan rambut baru mereka kepada teman-temannya. Pihak YAKETUNIS menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bentuk perhatian langsung seperti ini dinilai sangat membantu dan memberikan ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan. Terlebih lagi, kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi berupa obat-obatan, tetapi juga memberikan pengalaman interaksi yang menyenangkan serta memperkuat rasa kebersamaan. BAZNAS Kota Yogyakarta melalui kegiatan ini menegaskan bahwa dukungan terhadap yatim dan dhuafa tidak harus selalu berupa bantuan besar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui layanan sederhana namun bermakna. “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi simbol bahwa kepedulian dapat diwujudkan lewat tindakan nyata yang berdampak langsung pada penerima manfaat. Dalam rangka memperingati HAB ke-80, kegiatan semacam ini diharapkan mampu menginspirasi berbagai lembaga dan masyarakat secara luas untuk semakin giat melakukan aksi sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dikembangkan dan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang membawa manfaat langsung kepada mustahik. Kontribusi masyarakat menjadi kunci dalam memastikan keberlangsungan layanan dan kegiatan pemberdayaan yang lebih luas. Dengan dukungan yang berkelanjutan, semakin banyak yatim, dhuafa, serta kelompok rentan lainnya yang dapat memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. Kegiatan “Sehatin dan Gantengin Anak Yatim-Dhuafa” menjadi pengingat bahwa kepedulian bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Melalui momentum HAB ke-80 Kementerian Agama ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap nilai empati, solidaritas, dan kebersamaan semakin tumbuh subur dalam kehidupan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

11-12-2026 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025 BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari BAZNAS Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat standar pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pengumpulan, administrasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) amil. Pertemuan berlangsung di kantor sekretariat BAZNAS Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta amil dari kedua lembaga. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru tiba pada pukul 09.00 WIB dan disambut langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat di tingkat daerah. Dalam forum silaturahmi tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi lembaga zakat di era modern, sekaligus membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana lembaga menjalankan standar pengelolaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan sistem yang terukur dan terpadu. Penjelasan mencakup strategi optimalisasi kanal digital, pola pelayanan muzaki, penyusunan program penguatan literasi zakat, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penghimpunan zakat dinilai sebagai salah satu aspek paling krusial yang perlu dikelola dengan baik, sehingga BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya pembaruan sistem dan peningkatan layanan agar kepercayaan publik dapat terus terjaga. Dalam bidang administrasi, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan sistem pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan yang selama ini diterapkan. Hal ini meliputi penggunaan aplikasi resmi BAZNAS RI, ketertiban arsip, hingga pengelolaan laporan keuangan secara periodik yang dapat dipertanggungjawabkan. Pihak BAZNAS Kabupaten Kotabaru menaruh perhatian besar pada aspek administrasi ini, karena dianggap sebagai fondasi penting dalam menjaga kredibilitas lembaga zakat. Selain itu, pembahasan mengenai pengembangan SDM menjadi titik fokus diskusi berikutnya. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana pembinaan amil dilakukan melalui pelatihan berkala, peningkatan kapasitas teknis, hingga dorongan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi profesi amil zakat. Menurut BAZNAS Kota Yogyakarta, kualitas SDM sangat menentukan kualitas lembaga, sehingga aspek ini harus terus menjadi prioritas utama dalam manajemen organisasi zakat. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru mengapresiasi penjelasan yang diberikan dan menyampaikan bahwa banyak hal baru yang mereka peroleh dari kunjungan tersebut. Mereka berharap dapat mengadaptasi beberapa prosedur dan pola pengelolaan yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efektivitas lembaga mereka di daerah. Mereka juga menilai bahwa sinergi antar-BAZNAS daerah menjadi hal penting demi mewujudkan layanan zakat nasional yang profesional dan berdampak. Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi teknis, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai bentuk penghormatan antar-lembaga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang terus berupaya meningkatkan standar pelayanan dan pengelolaan dana umat. Harapannya, kunjungan ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

08-12-2025 | Admin Bidang 1

Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Yogyakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Persiapan Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi dan mitra strategis, termasuk Baznas Kota Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menjelang peringatan HAB yang akan digelar pada awal Januari 2026 mendatang. Musyawarah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Tahun ini, HAB Kementerian Agama mengangkat misi besar tentang pelayanan umat, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai pengabdian aparatur Kemenag. Dalam agenda pembuka, panitia HAB Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan paparan awal mengenai rencana kegiatan yang mencakup upacara peringatan, bakti sosial, layanan kesehatan, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan madrasah, penyuluh agama, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata di lingkungan Kota Yogyakarta. Baznas Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra utama dalam bidang sosial-keagamaan. Dalam musyawarah tersebut, Baznas menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam berbagai bentuk kegiatan sosial HAB, terutama terkait program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan bagi kelompok dhuafa. Keterlibatan ini sejalan dengan tugas Baznas sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah yang mengedepankan asas amanah, profesional, dan transparan. Dalam sesi diskusi, sejumlah instansi menyampaikan berbagai masukan, termasuk perencanaan teknis acara, pembagian tugas, penguatan koordinasi, serta prioritas kegiatan yang perlu didahulukan. Baznas Kota Yogyakarta secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan HAB ke-80. Dukungan tersebut dapat berupa distribusi bantuan sembako, pemberian santunan, bantuan pendidikan, hingga pendampingan bagi masyarakat prasejahtera. Musyawarah berjalan aktif dan dinamis. Setiap instansi memberikan analisis kebutuhan agar pelaksanaan HAB dapat berlangsung tertib dan berdampak. Panitia juga membahas penentuan lokasi kegiatan massal, penyediaan tenaga kesehatan pada kegiatan bakti sosial, keamanan acara, hingga strategi publikasi untuk memastikan informasi kegiatan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas. Kemenag Kota Yogyakarta menegaskan bahwa HAB merupakan momentum untuk memperlihatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus menggambarkan nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang menjadi pijakan Kementerian Agama dalam melayani umat beragama. Baznas Kota Yogyakarta menyambut baik semua arahan tersebut. Sebagai lembaga sosial keagamaan yang berfokus pada pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas melihat kegiatan HAB sebagai kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman Kota Yogyakarta. Rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan awal dan pembagian tugas bagi masing-masing instansi. Para peserta musyawarah berharap pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag Kota Yogyakarta dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi pemerintah dan lembaga mitra dalam pelayanan umat. Dengan selesainya musyawarah persiapan ini, seluruh pihak berkomitmen melaksanakan tugas masing-masing dan memperkuat sinergi demi kesuksesan HAB ke-80 di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

04-12-2026 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali mempertegas komitmennya dalam bidang kemanusiaan melalui partisipasinya pada Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, dan melibatkan seluruh anggota BTB dari berbagai wilayah se-DIY. Sebagai wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, seperti gempa bumi, banjir, dan potensi erupsi Gunung Merapi, DIY membutuhkan barisan relawan yang memiliki kemampuan teknis, kepekaan situasional, dan kesiapan mental. Oleh karena itu, kegiatan latihan gabungan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam merespons kondisi darurat. Mengasah Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Relawan Kegiatan dimulai dengan apel kesiapsiagaan yang diikuti oleh seluruh pasukan BTB. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan fisik, ketertiban barisan, serta kelengkapan peralatan sebelum dilakukan berbagai sesi pelatihan lanjutan. Dalam amanatnya, perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa keberadaan relawan BTB sangat krusial sebagai garda terdepan saat terjadi bencana. "Relawan BTB bukan hanya hadir memberikan bantuan darurat, tetapi juga harapan dan ketenangan di tengah masyarakat yang terdampak bencana," demikian disampaikan perwakilan BAZNAS DIY. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemantapan materi teknis, mulai dari early warning system, prosedur evakuasi, pertolongan pertama gawat darurat, hingga manajemen posko. Para relawan mendapatkan pembinaan langsung oleh instruktur berpengalaman serta praktisi kemanusiaan yang telah lama berkecimpung di bidang kebencanaan. Simulasi Penanganan Bencana: Ujian Sesungguhnya Bagian utama dari kegiatan ini adalah simulasi penanganan bencana yang dirancang semirip mungkin dengan kondisi di lapangan. Relawan diminta untuk merespons skenario terjadinya bencana secara mendadak, melakukan identifikasi situasi, mengevakuasi korban, hingga menyiapkan posko pengungsian dalam waktu terbatas. Tim BTB BAZNAS Kota Yogyakarta tampil solid dengan menunjukkan koordinasi yang baik dalam setiap tahap simulasi. Mereka mempraktikkan teknik penyelamatan, pengelolaan komunikasi internal, serta strategi pengaturan logistik yang diperlukan selama operasi kebencanaan. Simulasi ini tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, bekerja sama di bawah tekanan, dan menjaga ketenangan dalam situasi darurat. Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap relawan dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan aman. Penguatan Sinergi BTB se-DIY Latihan gabungan ini juga menjadi momen memperkuat sinergi antarwilayah, mengingat kerja sama lintas daerah sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi dalam skala besar. Relawan dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY saling bertukar pengalaman, belajar dari metode penyelamatan yang digunakan di wilayah lain, serta membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar BAZNAS Tanggap Bencana. Bagi BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan seperti ini juga menjadi evaluasi atas kesiapan internal, sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas program pelatihan kebencanaan di tingkat kota. Komitmen Kemanusiaan yang Berkelanjutan Dengan mengikuti latihan gabungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali bahwa misi kemanusiaan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian penting dari kerja besar BAZNAS dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat. Kesiapsiagaan bencana menjadi salah satu fokus utama agar bantuan dapat diberikan dengan cepat, tepat, dan aman. Melalui penguatan kapasitas relawan BTB, BAZNAS berharap masyarakat Kota Yogyakarta selalu memiliki sumber daya yang siap siaga setiap saat apabila bencana melanda. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: ???? kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan

01-12-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga. Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali. Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional. Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat. Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman. Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

25-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga. Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali. Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional. Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat. Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman. Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

25-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik
Yogyakarta, 24 November 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta pada Senin, 24 November 2025. Acara ini mengangkat tema “Implementasi Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi untuk Membangun Masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur, khususnya dalam aspek komunikasi, empati, dan sikap pelayanan yang humanis. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi negara yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat turut hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan terhadap masyarakat. Acara ini berlangsung di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, sebuah pusat pelayanan terpadu yang menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, transparan, serta akuntabel. Dengan menggabungkan berbagai instansi dalam satu ruang layanan, MPP berfungsi sebagai sarana untuk membangun ekosistem pelayanan yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam sesi pembukaan, perwakilan DPMPTSP menyampaikan bahwa pelayanan prima tidak hanya berbicara tentang prosedur dan standar operasional, tetapi juga menyangkut sikap, pemahaman, etika komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran instansi untuk memberikan pelayanan secara optimal, termasuk lembaga seperti BAZNAS yang berinteraksi langsung dengan muzaki dan mustahik. Acara juga menghadirkan pemateri yang membahas bagaimana sikap pelayanan yang ramah, komunikatif, dan solutif dapat menciptakan kepercayaan publik. Dijelaskan bahwa dalam konteks perkembangan zaman yang serba digital, masyarakat tidak hanya menuntut kepastian, tetapi juga menginginkan pendekatan pelayanan yang mudah dipahami, tidak berbelit, serta dilandasi nilai keramahan. BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya komunikasi proaktif dalam pelayanan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberikan pelayanan yang amanah, nyaman, dan profesional kepada masyarakat. Pelayanan prima berbasis sikap dinilai sangat penting mengingat BAZNAS melayani dua kelompok utama: Muzaki yang mempercayakan hartanya untuk dikelola, dan Mustahik yang membutuhkan pendekatan penuh empati. Dengan hadir dalam kegiatan DPMPTSP, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di lingkungan Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta, tempat BAZNAS juga memberikan layanan konsultasi, informasi program, hingga pembayaran zakat secara langsung. Sesi diskusi interaktif yang berlangsung dalam kegiatan ini juga membahas pentingnya konsistensi sikap pelayanan dari setiap petugas frontliner. Narasumber menekankan bahwa pelayanan prima dapat membangun citra profesional lembaga sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kendala-kendala yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan dapat diminimalisir. Selain itu, pembahasan dalam acara DPMPTSP menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini termasuk peningkatan kompetensi petugas, penguatan kolaborasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung percepatan pelayanan. MPP diproyeksikan menjadi simbol pelayanan modern yang berkualitas, dan seluruh mitra, termasuk BAZNAS, memiliki peran penting dalam memastikan ekosistem pelayanan yang progresif. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam acara ini menunjukkan bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah daerah dengan lembaga zakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelayanan prima yang berpusat pada masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar melalui program-program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya. Di akhir acara, para peserta menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pelayanan publik saat ini. Dengan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa kehadirannya di Mal Pelayanan Publik akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat maupun menerima manfaatnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan

24-11-2025 | Admin Bidang 1

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →