
BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Tindak Lanjut Usai Pengukuhan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan tindak lanjut pasca pengukuhan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pengadilan Agama Yogyakarta pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Pengadilan Agama Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah penguatan kelembagaan dan penertiban sistem pelaporan zakat, sehingga proses penghimpunan dan pengelolaan zakat pada UPZ yang baru dikukuhkan dapat berjalan sesuai ketentuan nasional.
Pengukuhan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta sebelumnya menjadi tonggak awal terbentuknya struktur pengelolaan zakat di lingkungan instansi peradilan tersebut. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kota Yogyakarta melakukan pembinaan dan pendampingan untuk memastikan seluruh pengurus UPZ memahami tugas, fungsi, serta mekanisme administrasi yang wajib dipenuhi dalam menjalankan amanah sebagai pengelola zakat resmi.
Dalam sesi pengarahan, tim BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan materi terkait tata cara pelaporan zakat, mulai dari format laporan bulanan, prosedur penyetoran dana zakat, hingga penggunaan aplikasi atau sistem pelaporan yang telah distandardisasi BAZNAS. Penegasan mengenai ketepatan dan ketertiban pelaporan menjadi salah satu hal yang ditekankan, mengingat pelaporan yang akurat merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas dan transparansi pengelolaan zakat.
Selain pelaporan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memberikan penjelasan mengenai ketentuan mengolah zakat di lingkungan UPZ. Materi tersebut mencakup ketentuan penghimpunan zakat dari aparatur, mekanisme pemotongan zakat profesi, prosedur pendistribusian dana zakat yang harus mengikuti kaidah syariat serta regulasi perundang-undangan, hingga batas kewenangan UPZ dalam mengelola dana sebelum disetorkan kepada BAZNAS sebagai lembaga induk.
BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa UPZ merupakan perpanjangan tangan resmi BAZNAS yang bertugas dalam menghimpun dan melaporkan zakat pada lingkup instansi masing-masing. Karena itu, keberadaan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan partisipasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para aparatur, serta menumbuhkan budaya zakat yang lebih teratur, tertib, dan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, para pengurus UPZ turut menyampaikan antusiasme dan kesiapan mereka untuk menjalankan tugas sesuai arahan BAZNAS. Berbagai pertanyaan teknis terkait administrasi, teknis penyaluran, serta pengelolaan keuangan dijawab langsung oleh tim BAZNAS, sehingga UPZ memiliki pemahaman menyeluruh sebelum melaksanakan kegiatan penghimpunan zakat secara aktif.
Kegiatan tindak lanjut ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan setiap UPZ yang dikukuhkan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, bukan sekadar terbentuk secara administratif. BAZNAS juga menyampaikan bahwa monitoring berkala akan dilakukan untuk memastikan UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta konsisten dalam pelaporan dan menjalankan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan.
Penguatan kelembagaan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas zakat di lingkungan peradilan, sekaligus memperluas dampak manfaat zakat bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Melalui sinergi antara BAZNAS dan UPZ, diharapkan terwujud sistem pengelolaan zakat yang semakin profesional, amanah, dan transparan, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
20-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Fidyah di Panti Putri Islam RM Suryowinoto
Yogyakarta – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian sosial terpancar dalam kegiatan Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Fidyah yang diselenggarakan di Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung pembinaan anak yatim dan dhuafa di Kota Yogyakarta.
Sejak sore, halaman panti telah dipenuhi oleh anak-anak asuh yang menyambut para tamu dengan wajah ceria. Mereka adalah penerima manfaat yang selama ini juga mendapatkan dukungan melalui berbagai bentuk sedekah dan bantuan sosial. Suasana kekeluargaan tampak begitu kuat, selaras dengan semangat syiar zakat yang mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam kebaikan.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh santri panti yang menjadi simbol kesucian hati dan semangat menebar keberkahan. Kehadiran para tamu undangan, termasuk mitra-mitra yang selama ini menyalurkan infak dan fidyah, memberikan dorongan moral bagi anak-anak yatim untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri.
Pimpinan Panti Putri Islam dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian berbagai pihak yang telah berbagi melalui sedekah dan fidyah. Ia menuturkan bahwa fidyah yang diterima pada kesempatan ini akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan harian anak-anak, sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai zakat dan infak tidak hanya berupa angka, tetapi hadir sebagai bentuk kasih sayang kepada sesama.
Perwakilan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Yogyakarta yang turut hadir juga memberikan dukungan moral. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah secara berkelanjutan, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih. Ia menilai, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat membangun kekuatan sosial yang besar.
BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir dalam kegiatan tersebut turut menyampaikan komitmennya dalam memastikan amanah zakat dan fidyah tersalurkan tepat sasaran. Melalui berbagai program pemberdayaan umat, BAZNAS terus berikhtiar agar dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi anak-anak panti, tetapi juga bagi masyarakat luas. Dalam kesempatan ini, BAZNAS mengapresiasi sinergi yang terbangun antara panti dan para dermawan.
Kegiatan kemudian diisi dengan tausiyah budaya oleh Ustaz A.T. Maulana yang membawakan materi melalui pendekatan wayang dakwah. Melalui cerita-cerita sarat hikmah, beliau mengajak anak-anak untuk mengamalkan akhlak mulia dan senantiasa menjaga keikhlasan dalam beribadah, termasuk dalam menjalankan ibadah zakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Pesan yang disampaikan dengan media budaya ini menjadi sarana edukasi yang mengena bagi anak-anak panti.
Menjelang waktu berbuka, suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh peserta. Para tamu dan anak-anak duduk berbaur tanpa sekat, melambangkan bahwa nilai zakat dan sedekah telah mempersatukan berbagai lapisan masyarakat. Makanan berbuka yang tersaji sederhana namun penuh keberkahan, menjadi wujud nyata bahwa rezeki yang dibagi dengan ikhlas akan membawa ketenangan dan kegembiraan.
Setelah adzan berkumandang, seluruh tamu berbuka puasa bersama sambil saling bertukar senyum dan cerita. Momentum ini menghadirkan kehangatan yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menguatkan hati. Para tamu menyampaikan harapan agar infak dan fidyah yang diberikan dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para donatur.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyampaian rasa terima kasih dari pihak panti kepada seluruh tamu undangan dan lembaga yang telah memberikan dukungan. Pihak panti berharap agar kegiatan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah dapat terus digelorakan, sehingga semakin banyak anak yatim yang merasakan manfaatnya. Acara ini ditutup dengan suasana penuh harapan dan doa, menjadi pengingat bahwa kebaikan yang diberikan hari ini akan kembali sebagai keberkahan di masa mendatang.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
17-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS KOTA YOGYAKARTA KUKUHAN DAN BERIKAN PEMBEKALAN UPZ PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA MASA BAKTI 2025–2030
Yogyakarta — Senin, 17 November 2025 / 25 Jumadil Awal 1447 H. Pengadilan Agama Yogyakarta secara resmi mengukuhkan 55 pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masa bakti 2025–2030 pada Senin, 17 November 2025. Pengukuhan ini merupakan langkah strategi dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan ASN Pengadilan Agama. Melalui pembentukan infrastruktur yang lengkap, lembaga ini berkomitmen untuk memastikan penghimpunan dan pendistribusian ZIS berjalan profesional dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat.
Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta, Dr. Khoiriyah Roihan, S.Ag., MH, dalam Segalanya menegaskan bahwa pengelolaan ZIS memiliki nilai strategis, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara spiritual. Beliau mengajak seluruh pengurus UPZ untuk bekerja dengan penuh amanah, menjaga integritas, dan membangun kesadaran ASN akan pentingnya berzakat sebagai wujud kepedulian sosial. Menurutnya, keberadaan UPZ akan menjadi motor penggerak kebaikan, khususnya dalam memaksimalkan penerimaan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut memberikan Bermanfaat. Beliau menyampaikan penghargaan kepada Pengadilan Agama Yogyakarta yang telah secara konsisten memperkuat peran UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS. Ia menegaskan bahwa penghimpunan ZIS dari instansi pemerintah menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung program-program pendayagunaan, mulai dari pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik. Dengan adanya 55 pengurus baru, ia berharap pengelolaan ZIS semakin tertib, akuntabel, dan berdaya guna.
Usai prosesi pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pembekalan dan sosialisasi ZIS oleh H. Misbahrudin, S.Ag., MM, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam materinya, beliau menjelaskan pentingnya perhitungan zakat yang tepat, mekanisme penghimpunan infak yang terdokumentasi dengan baik, serta pendistribusian sedekah yang sesuai sasaran mustahik. Beliau juga menegaskan bahwa UPZ wajib menyelenggarakan pelaporan secara berkala kepada BAZNAS sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik.
Dokumen resmi yang ditampilkan pada acara tersebut memuat susunan lengkap pengurus UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030, yaitu:
Penasihat: Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta
Ketua : Dr. Maman Abdur Rahman, SHI, M.Hum
Sekretaris: Pirdaus, SHI, MH
Bendahara: Catur Gunawan, SE
Selain itu, struktur juga memuat bidang-bidang:
- Bidang Pungutan : Arina Rahmaniar, S.Kom
- Bidang Pentasharufan/Pendistribusian:
Muhammad Arief Jauhari, SAP
Athar Subarkah, SH
Struktur kepengurusan ini menjadi tulang punggung dalam memastikan seluruh proses zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan efektif. Para pengurus bidang pungutan akan fokus pada optimalisasi penghimpunan ZIS, sementara tim pentasharufan bertanggung jawab memastikan dana tersebut disalurkan tepat sasaran kepada mustahik yang membutuhkan.
Dengan terlaksananya pengukuhan dan pembekalan ini, UPZ Pengadilan Agama Yogyakarta resmi memulai langkah baru dalam memperkuat kolaborasi bersama BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapannya, sinergi ini dapat menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas sehingga zakat menjadi pilar pemberdayaan, infak menjadi penguat solidaritas, dan sedekah menjadi penggerak kebaikan bagi masyarakat Kota Yogyakarta.
17-11-2025 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Latihan Mendirikan Tenda BAZNAS Tanggap Bencana di Lapangan Balai Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 14 November 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan latihan pendirian Tenda BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) pada Jumat, 14 November 2025, bertempat di Lapangan Balai Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus, pelaksana, dan PKL BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai bagian dari upaya penguatan lembaga kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah kota.
Latihan ini menjadi salah satu agenda penting dalam meningkatkan kemampuan teknis para personel, khususnya dalam prosedur pendirian tenda darurat yang sering dibutuhkan saat terjadi bencana. Tenda BTB yang digunakan pada kegiatan ini merupakan bantuan dari BAZNAS RI sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat kapasitas kebencanaan di daerah. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki fasilitas tambahan yang dapat digunakan untuk posko darurat, ruang layanan mustahik, maupun kebutuhan kemanusiaan lainnya yang bersifat cepat dan situasional.
Selama latihan berlangsung, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan simulasi pendirian tenda mulai dari tahap pembukaan perlengkapan, penyusunan rangka, pemasangan penutup, hingga penguatan struktur agar kokoh dan aman. Pendampingan dilakukan oleh tim instruktur internal yang berpengalaman dalam operasi kebencanaan, sehingga seluruh peserta dapat memahami standar operasional dalam proses pendirian tenda secara efektif dan efisien.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarpersonel. Setiap peserta belajar memahami peran masing-masing, pentingnya tim kerja, serta bagaimana menjaga keamanan selama pemasangan tenda. Selain itu, sesi evaluasi juga dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa latihan pendirian tenda merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana yang membutuhkan respon cepat. Menurutnya, penguatan kapasitas personel merupakan langkah strategis agar layanan berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat tersampaikan secara optimal dalam situasi darurat.
Beliau juga menegaskan bahwa dukungan dari BAZNAS RI melalui bantuan tenda ini sangat membantu memperkuat kesiapan daerah. Dengan adanya sarana yang mumpuni dan SDM yang terlatih, BAZNAS Kota Yogyakarta dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih baik, cepat, dan profesional. Latihan ini sekaligus menjadi momentum mempererat kekompakan tim serta memastikan bahwa seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya saat turun ke lapangan.
BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala sebagai langkah menjaga kesiapsiagaan. Kesiapan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan khususnya bagi mustahik yang terdampak bencana, sehingga bantuan dari dana zakat, infak, dan sedekah dapat tersalurkan secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari seluruh elemen, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat terus berada di garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan dan tanggap bencana di wilayah kota.
14-11-2025 | Admin Bidang 1

Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Arfa Barber Academy, Dorong Kemandirian Melalui Program Pelatihan Berbasis Zakat
Yogyakarta, 11 November 2025 – Dalam upaya memperkuat program pemberdayaan mustahik berbasis keterampilan, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ibu Saidah Sakwan, M.A., melakukan kunjungan kerja ke Arfa Barber Academy, pada Selasa (11/11/2025) pukul 15.00 WIB. Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, serta Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, Drs. Tri Karyadi Riyanto, S.H., M.Si.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Owner PT Arfa Sukses Mulia, Bapak Muhammad Arief Fathoni, selaku mitra pelatihan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Program Pelatihan Barber (Barber Training Program). Program ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat untuk mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya secara ekonomi melalui keterampilan profesional di bidang jasa potong rambut.
Dalam kunjungan tersebut, Ibu Saidah Sakwan berkesempatan untuk berbincang langsung dengan para peserta pelatihan. Beliau memberikan bantuan uang saku kepada 15 peserta program yang akan mengikuti pelatihan intensif selama dua bulan di Arfa Barber Academy. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan peserta selama mengikuti proses pelatihan hingga siap terjun ke dunia kerja.
“Program seperti ini bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka pintu perubahan bagi para peserta. Kami berharap adik-adik semua memiliki semangat, motivasi, dan tekad yang kuat untuk menjadi barberman profesional yang mampu mengubah masa depan dan meningkatkan taraf hidup,” ujar Ibu Saidah dalam sambutannya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi produktif. Melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan profesional seperti Arfa Barber Academy, BAZNAS ingin memastikan bahwa penyaluran zakat tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi berlanjut pada upaya pemberdayaan dan peningkatan kompetensi mustahik.
“Kami ingin menjadikan zakat sebagai sarana untuk mengubah penerimanya dari mustahik menjadi muzaki. Dengan keterampilan yang mereka peroleh, para peserta nantinya diharapkan mampu berdiri di atas kemandirian ekonomi sendiri,” tutur beliau.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, Drs. Tri Karyadi Riyanto, S.H., M.Si., turut memberikan apresiasi atas inisiatif sinergis antara BAZNAS dan dunia usaha lokal. Menurutnya, program pelatihan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran, terutama di kalangan generasi muda.
“Kemandirian ekonomi masyarakat tidak hanya dibangun melalui modal usaha, tetapi juga melalui keterampilan. Sinergi seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana lembaga zakat, pemerintah, dan sektor swasta dapat berkolaborasi mencetak sumber daya manusia yang tangguh,” jelasnya.
Owner PT Arfa Sukses Mulia, Bapak Muhammad Arief Fathoni, juga mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari program ini. Ia menuturkan bahwa industri barbershop kini terus berkembang pesat dan membutuhkan tenaga profesional yang kompeten serta beretika kerja tinggi.
“Kami siap mendampingi peserta hingga benar-benar siap bekerja, baik membuka usaha sendiri maupun bergabung dengan jaringan barbershop profesional. Dunia barber bukan sekadar soal potong rambut, tapi juga seni, pelayanan, dan kepercayaan diri,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan ini menegaskan komitmen BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memperluas manfaat zakat ke arah pendayagunaan produktif dan berkelanjutan. Melalui pelatihan keterampilan seperti ini, zakat tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga menjadi sarana pembangunan manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Daerah, dan sektor dunia usaha, program pelatihan barber ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berdaya, mandiri, dan siap bersaing di dunia kerja.
“Zakat Tumbuh, Masyarakat Tangguh” — Bersama kita wujudkan kemandirian melalui zakat.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
11-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara Penutupan TMMD Tahap IV Tahun 2025
Yogyakarta (6/11/2025) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap IV Tahun 2025, yang diselenggarakan berdasarkan Undangan Nomor 400.14.1.1/3753 tertanggal 31 Oktober 2025. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, termasuk lembaga sosial seperti BAZNAS Kota Yogyakarta yang turut aktif mendukung pembangunan kesejahteraan umat.
Kegiatan penutupan TMMD ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat sipil, khususnya dalam bidang pembangunan fisik dan pemberdayaan sosial di wilayah Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat aspek sosial kemasyarakatan melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Program TMMD yang dilaksanakan setiap tahun menjadi bentuk nyata gotong royong lintas sektor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, BAZNAS Kota Yogyakarta turut memaknai semangat TMMD sebagai dorongan untuk memperluas peran zakat dalam pembangunan manusia dan lingkungan. Kolaborasi antara semangat juang TNI dan kepedulian sosial umat melalui ZIS menjadi landasan kuat dalam membangun kemandirian masyarakat.
Dalam pelaksanaan TMMD Tahap IV Tahun 2025, kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur, perbaikan fasilitas umum, serta peningkatan akses masyarakat terhadap sarana dasar menjadi fokus utama. Sejalan dengan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa pembangunan fisik perlu dibarengi dengan pembangunan sosial, spiritual, dan ekonomi berbasis zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya berkelanjutan.
Kehadiran perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam upacara ini juga mencerminkan komitmen lembaga untuk terus bersinergi dengan unsur pemerintah dan aparat keamanan dalam menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, seperti Rumah Layak Huni (RLHB), Beasiswa Kader Masjid, dan Program Pemberdayaan Mustahik Produktif, BAZNAS berupaya melengkapi upaya pembangunan fisik dengan pemberdayaan umat.
Semangat Manunggal Membangun Desa yang diusung TNI sejalan dengan misi BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berkeadilan. BAZNAS melihat bahwa kerja sama lintas sektor seperti ini merupakan wujud nyata sinergi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya.
Upacara penutupan TMMD Tahap IV Tahun 2025 ditandai dengan laporan hasil kegiatan, penyerahan hasil pekerjaan kepada pemerintah daerah, serta apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi. Suasana penuh semangat kebangsaan menjadi penutup yang menggugah tekad bersama untuk terus bekerja demi kemaslahatan masyarakat.
Melalui partisipasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali perannya sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat melalui sinergi zakat, infak, dan sedekah yang berdaya guna bagi pembangunan bangsa.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
06-11-2025 | Admin Bidang 1

SIAGA BENCANA 2025: KOMANDAN BTB SE-DIY ADAKAN RAKOR DAN UPGRADING KAPASITAS
Yogyakarta, 6 November 2025 - Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan tanggap darurat terhadap bencana di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melalui perwakilannya turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penguatan Upgrading Kapasitas Badan Tanggap Bencana (BTB) se-DIY Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS DIY ini dilaksanakan pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di Ruang Rapat BAZNAS DIY Lt. 2, mulai pukul 12.30 WIB.
Rakor ini menjadi momentum penting dalam menyinergikan langkah-langkah strategis antar-BTB Kabupaten/Kota di seluruh DIY. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memastikan kegiatan upgrading kapasitas berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu meningkatkan kesiapan personel BTB dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Melalui sinergi ini, diharapkan setiap unsur BTB dapat memiliki kemampuan teknis dan manajerial yang lebih kuat, serta mampu menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara cepat dan tepat dalam situasi darurat.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Komandan dan unsur operasional BTB se-DIY, termasuk Cahyo Hatmoko (Komandan BTB Kota Yogyakarta) dan Gus Munir sebagai perwakilan yang aktif dalam koordinasi teknis lapangan. Para Komandan BTB ini menjadi ujung tombak BAZNAS dalam melaksanakan misi kemanusiaan berbasis ZIS, terutama pada saat tanggap bencana. Kehadiran mereka menunjukkan semangat dan komitmen untuk memperkuat koordinasi lintas daerah serta memastikan bantuan kemanusiaan berbasis zakat dapat disalurkan dengan profesional dan bertanggung jawab.
Selain membahas aspek teknis kesiapsiagaan, Rakor ini juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas personel BTB melalui pelatihan, pembekalan logistik, serta pengelolaan sumber daya zakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penanganan bencana. BAZNAS DIY menegaskan bahwa peran BTB bukan hanya dalam evakuasi dan penyaluran bantuan, tetapi juga dalam edukasi kebencanaan dan pemberdayaan masyarakat terdampak melalui dana zakat dan infak.
Dengan diadakannya Rakor ini, seluruh BTB Kabupaten/Kota se-DIY diharapkan semakin solid dan siap siaga dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam meneguhkan fungsi kemanusiaan lembaga amil zakat, sekaligus memastikan pengelolaan zakat dan sedekah dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam masa krisis dan kebencanaan.
Melalui sinergi ini, BAZNAS tidak hanya hadir dalam aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, tetapi juga menjadi garda depan dalam respon bencana berbasis kemanusiaan dan keadilan sosial, sebagaimana semangat “Zakat Tumbuh, Masyarakat Tangguh.”
06-11-2025 | Salsa Fateha

BAZNAS Kabupaten Bantul Lakukan Studi Tiru Kantor Digital ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta (6/11/2025) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bantul melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta pada Kamis, 6 November 2025 / 15 Jumadil Akhir 1447 H. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem dan penerapan kantor digital yang telah dikembangkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai langkah modernisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Rombongan dari BAZNAS Kabupaten Bantul dipimpin oleh Drs. H. Syahroini Djamil, selaku Wakil Ketua I BAZNAS Bantul, bersama jajaran amil pelaksana yaitu Agung Pramono, A.Md. (Bidang I), Rosi Rispriyo M, S.E. (Bidang II), dan Isna Faqiha, S.Psi. (Bidang IV). Kedatangan mereka disambut hangat oleh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta, Jl. Kenari No. 56, Yogyakarta.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak saling berbagi pengalaman terkait strategi digitalisasi lembaga zakat. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan implementasi sistem kantor digital yang terintegrasi, mencakup layanan administrasi amil, sistem penghimpunan dan pendistribusian ZIS berbasis daring, hingga pengelolaan data mustahik secara real time. Sistem ini dikembangkan untuk mendukung efisiensi kerja, meningkatkan transparansi, serta memperkuat akuntabilitas lembaga.
Digitalisasi yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta juga mencakup optimalisasi kanal digital untuk penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai platform, termasuk aplikasi, QRIS, dan cashless payment. Upaya ini bertujuan agar masyarakat semakin mudah dalam berzakat dan bersedekah, sesuai dengan semangat zaman yang menuntut kemudahan, kecepatan, dan akurasi layanan.
Selain itu, tim pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta turut menjelaskan mekanisme pengelolaan data donatur dan mustahik, sistem persuratan berbasis digital, serta penerapan paperless office yang mendukung efisiensi sumber daya. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari inovasi menuju kantor zakat modern yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.
Melalui studi tiru ini, BAZNAS Kabupaten Bantul berharap dapat mengadopsi konsep dan praktik terbaik dari BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan berbasis digital. Dengan sistem yang lebih tertata dan efisien, diharapkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik di Kabupaten Bantul akan semakin profesional dan berdampak luas.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-BAZNAS daerah, mempererat kerja sama dan semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem zakat nasional yang inovatif. Sinergi ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan yang amanah, profesional, dan modern.
Dengan semangat digitalisasi zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadi teladan dalam pengelolaan zakat berbasis teknologi. Sementara BAZNAS Kabupaten Bantul menyambut langkah ini sebagai inspirasi untuk menerapkan transformasi digital di lembaga mereka. Kunjungan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai simbol sinergi dan ukhuwah dalam dakwah zakat yang berkemajuan.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi
#ZakatInfakSedekah
#BAZNASYogyakarta
#BahagianyaMustahiq
#TentramnyaMuzaki
06-11-2025 | Salsa Fateha

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Boyolali Bahas Digitalisasi dan Penguatan Tata Kelola ZIS melalui Kantor Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Boyolali pada Selasa, 4 November 2025 / 12 Jumadil Awal 1447 H bertempat di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran rombongan ini sebagai bagian dari agenda studi tiru untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem digital serta inovasi penghimpunan dan distribusi yang telah berjalan di Kota Yogyakarta. Rombongan disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta beserta jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, dalam suasana hangat penuh semangat kolaborasi untuk penguatan gerakan ZIS nasional.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Boyolali terdiri dari Ketua, Drs. Jamal Yazis, M.Si., Wakil Ketua I Mulyanto, S.Ag., serta jajaran pelaksana yaitu Hery Kuswanto, Doni Zakaria, Khamidurrohim, dan Anis Andriani. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan maksud kunjungan ini adalah untuk mempelajari transformasi manajemen digital yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam meningkatkan profesionalisme dan transparansi layanan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. Upaya ini merupakan langkah penting dalam penguatan peran amil sebagai garda terdepan pemberdayaan umat.
BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan, mulai dari sistem kantor digital, aplikasi keuangan, integrasi layanan donasi zakat, infak, dan sedekah secara online, hingga model pelaporan yang transparan dan akuntabel. Selain itu, dibahas pula sistem koordinasi antara bidang pengumpulan dan pendistribusian agar penyaluran dana ZIS semakin tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi mustahik. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat yang terpercaya dan modern.
Selama sesi diskusi, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman terkait strategi peningkatan penghimpunan ZIS di daerah masing-masing. BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan pendekatan kolaboratif yang dilakukan dengan pemerintah daerah, masjid, sekolah, dan komunitas dalam menggerakkan semangat berzakat dan bersedekah di tengah masyarakat. Selain itu, digitalisasi sistem penghimpunan menjadi salah satu fokus utama dalam mengakomodasi kemudahan layanan zakat, infak, dan sedekah bagi muzaki, khususnya generasi muda yang lebih aktif dalam transaksi digital. Pendekatan ini terbukti mendukung peningkatan kepercayaan publik dan memperluas jangkauan layanan BAZNAS.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan BAZNAS Kabupaten Boyolali juga mengapresiasi atmosfer profesional dan sistem kerja digital yang diterapkan di BAZNAS Kota Yogyakarta. Mereka menilai praktik tata kelola yang modern dan akuntabel sangat relevan untuk diadopsi guna memperkuat kinerja penghimpunan dan pentasharufan dana zakat, infak, dan sedekah di wilayah Boyolali. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antar BAZNAS daerah dalam mewujudkan visi kemandirian umat.
Kunjungan studi tiru ini ditutup dengan harapan bersama bahwa semangat berbagi pengetahuan dan praktik baik antar lembaga amil zakat dapat memperkuat ekosistem pengelolaan zakat nasional. Dengan sinergi, inovasi, dan digitalisasi, gerakan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia semakin siap untuk memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum dhuafa, serta memperkokoh peran BAZNAS sebagai pilar utama pemberdayaan umat.
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan.Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi
#ZakatInfakSedekah
#BAZNASYogyakarta
#BahagianyaMustahiq
#TentramnyaMuzaki
04-11-2025 | Admin Bidang 1

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Kemantren Kotagede
Yogyakarta — Dalam semangat sinergi untuk membangun kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta turut menghadiri kegiatan Peninjauan Lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan pada Senin, 3 November 2025 / 11 Jumadil Awal 1447 H, bertempat di wilayah Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.
Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan program TMMD yang digelar oleh Kodim 0734/Kota Yogyakarta, bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan lembaga sosial, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Program TMMD dikenal sebagai wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, dengan tujuan mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui kegiatan gotong royong.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta hadir bersama jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, serta perwakilan perangkat daerah. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan moral dan kolaboratif terhadap program TMMD yang sejalan dengan misi lembaga dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan.
Peninjauan lokasi ini difokuskan pada titik-titik yang akan menjadi sasaran utama kegiatan TMMD, seperti pembangunan dan perbaikan sarana prasarana umum, renovasi rumah warga tidak layak huni, serta perbaikan akses jalan lingkungan. Kemantren Kotagede dipilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV karena memiliki potensi sosial dan budaya yang kuat, namun masih terdapat beberapa wilayah yang membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur dasar.
Keterlibatan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi nilai “Zakat untuk Kesejahteraan dan Ketahanan Sosial”, di mana dana zakat dioptimalkan untuk mendukung kegiatan yang berdampak luas bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan TNI dan pemerintah daerah, BAZNAS berperan dalam memperkuat fondasi sosial dengan memberikan kontribusi nyata pada pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.
Perwakilan dari BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kehadiran lembaga zakat dalam kegiatan seperti TMMD menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan manfaat zakat, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga sosial dan pemerintah.
“BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran dana zakat dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga mendukung program-program kolaboratif seperti TMMD yang tujuannya membangun masyarakat secara menyeluruh — baik secara fisik, sosial, maupun spiritual,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS dalam kegiatan tersebut.
Selain memberikan dukungan moral, BAZNAS juga membuka peluang kerja sama ke depan dalam bentuk sinergi program sosial, seperti bedah rumah, pemberdayaan ekonomi mustahik, dan edukasi zakat di tingkat masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat TMMD yang menekankan nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong untuk membangun bangsa dari akar rumput.
Dengan turut hadirnya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, diharapkan kolaborasi lintas sektor ini dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan sosial di Kota Yogyakarta. Kehadiran lembaga zakat bersama unsur pemerintah dan aparat pertahanan menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Kegiatan peninjauan lokasi TMMD di Kemantren Kotagede ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antarinstansi adalah kunci dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya. Dengan semangat “Sengkuyung”, seluruh pihak diajak untuk terus bergandengan tangan dalam membangun Yogyakarta yang lebih maju dan berkeadilan bagi semua. ????
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta:
https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
#MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
03-11-2025 | Admin Bidang 1

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat

