Kisah Haru Seorang Nenek yang Bertahan Hidup dari Fidyah Ramadhan
17/03/2026 | Penulis: Azka Atthaya K.H
Kisah Haru Seorang Nenek yang Bertahan Hidup dari Fidyah Ramadhan
Di sebuah sudut kampung yang tenang, hiduplah seorang nenek renta yang hari-harinya dipenuhi kesederhanaan dan perjuangan. Usianya telah melewati tujuh puluh tahun, tubuhnya semakin lemah, dan langkahnya tidak lagi sekuat dahulu. Sejak suaminya meninggal beberapa tahun lalu, ia tinggal seorang diri di rumah kecil berdinding kayu yang mulai lapuk dimakan waktu. Anak-anaknya merantau jauh untuk mencari penghidupan, sementara ia bertahan dengan apa yang ada di sekelilingnya. Sesekali ia membuat kue sederhana untuk dijual ke tetangga, tetapi penghasilannya tidak menentu. Di usia senja, ia hanya berharap dapat menjalani hari dengan tenang dan tetap menjaga keyakinannya bahwa setiap kesulitan pasti disertai pertolongan.
Ketika bulan Ramadhan tiba, hatinya sering diliputi rasa haru sekaligus sedih. Dulu, ia termasuk orang yang paling bersemangat menyambut datangnya bulan suci. Ia berpuasa penuh, rajin menghadiri pengajian, dan bahkan sering membagikan makanan berbuka kepada orang lain yang membutuhkan. Namun kini, kondisi kesehatannya tidak lagi memungkinkan untuk berpuasa. Tubuhnya mudah lelah, tekanan darahnya sering turun, dan dokter menyarankan agar ia tidak memaksakan diri. Ia memahami bahwa dalam ajaran Islam, orang yang sudah sangat tua dan tidak mampu berpuasa diperbolehkan menggantinya dengan fidyah. Akan tetapi, memahami hukum saja tidak cukup. Kenyataannya, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari pun ia kerap kesulitan.
Hari-hari awal Ramadhan menjadi masa yang paling berat baginya. Ia sering menahan lapar bukan karena menjalankan ibadah puasa, melainkan karena memang tidak memiliki cukup makanan. Di dapurnya hanya tersisa beras dalam jumlah sedikit, dan lauk sederhana yang harus dihemat agar bisa bertahan beberapa hari. Saat malam tiba, ia duduk sendirian di beranda rumah sambil memandangi langit. Dalam sunyi, ia berdoa agar Allah memberikan jalan keluar, bukan hanya untuk kebutuhan hidupnya, tetapi juga agar ia dapat menunaikan kewajiban fidyah yang selama ini ia khawatirkan.
Suatu sore, ketika matahari mulai condong ke barat, beberapa relawan dari sebuah lembaga sosial datang ke rumahnya. Mereka membawa paket sembako dan makanan siap santap yang merupakan distribusi fidyah dari kaum Muslimin yang tidak mampu berpuasa. Awalnya ia merasa canggung menerima bantuan itu. Air matanya perlahan menetes ketika menyadari bahwa bantuan tersebut bukan sekadar makanan, tetapi juga bentuk kepedulian dari orang-orang yang bahkan tidak ia kenal. Sejak hari itu, kebutuhan makannya selama Ramadhan menjadi lebih terjamin. Ia tidak lagi merasa sendiri menghadapi hari-hari yang panjang.
Bantuan fidyah tersebut memberikan perubahan kecil yang sangat berarti dalam hidupnya. Ia bisa makan dengan lebih layak, memiliki tenaga untuk beribadah sesuai kemampuannya, dan merasakan kembali hangatnya kebersamaan umat. Setiap kali menerima makanan, ia selalu mendoakan orang-orang yang telah menunaikan fidyah melalui lembaga tersebut. Dalam hatinya tumbuh keyakinan baru bahwa kewajiban fidyah bukan hanya menggugurkan beban ibadah seseorang, tetapi juga menjadi jalan kehidupan bagi mereka yang membutuhkan.
Kisah nenek itu menjadi pengingat bahwa fidyah Ramadhan memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Ia bukan sekadar pengganti puasa yang ditinggalkan, melainkan jembatan kepedulian yang menghubungkan mereka yang memiliki kelapangan dengan mereka yang hidup dalam keterbatasan. Dari bantuan yang tampak sederhana, lahir harapan dan ketenangan bagi seorang lansia yang hampir putus asa. Di balik setiap butir nasi yang ia santap, tersimpan doa dan rasa syukur yang mendalam, sekaligus keyakinan bahwa keberkahan Ramadhan selalu menemukan jalannya untuk hadir dalam kehidupan hamba-hamba-Nya.
Ayo, Berbagi Keberkahan dengan Sesama!
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, mari kita jadikan momen berbuka puasa sebagai kesempatan untuk berbagi keberkahan dengan sesama. Yayasan Baznas Kota Yogyakarta hadir untuk membantu Anda dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan. Dengan berdonasi melalui Baznas, Anda tidak hanya membantu meringankan beban penderitaan orang lain, tetapi juga meraih pahala dan ampunan dosa dari Allah swt.
Ayo! segera berdonasi melalui Yayasan Baznas Kota Yogyakarta dan raihlah keberkahan bulan Ramadhan yang sesungguhnya!
Layanan Muzaki Baznas Kota Yogyakarta:
Alamat: Komplek Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta
WhatsApp: 0821-4123-2770
Website: kotayogya.baznas.go.id
Bersama Baznas, kita wujudkan kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah
atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
editor: Banyu Bening
Artikel Lainnya
Mengapa Zakat Mal Lebih Penting daripada Sedekah Biasa?
Jangan Menunggu Kaya untuk Berzakat, Berzakatlah agar Kamu “Kaya”
Zakat Mal di Bulan Ramadan, Mengapa Pahalanya Berlipat Ganda?
5 Cara Efektif Mengatasi Lemas Saat Berpuasa
Rezeki Seret? Bisa Jadi Akibat Kurang Zakat
Dari Kelaparan Menuju Kemandirian: Kisah Mustahik Fidyah yang Bangkit
Tips Mengatur Gaji UMR Tetap Bisa Nabung dan Zakat Mal
Hanya 2,5%, Tapi Bagi Mereka Itu Adalah Nafas untuk Bertahan Hidup
Panduan Perhitungan Kafarat: Memberi Makan 60 Orang Miskin (Edisi Kota Yogyakarta)
Mengapa Marah Bisa Menghapus Pahala Puasa?
Harta yang Disimpan Menjadi Beban, Dan yang Dizakatkan Menjadi Penolong
Tips agar Konsisten Beribadah Selama Ramadhan
Beda Onani vs Hubungan Suami Istri di Siang Ramadan: Bagaimana Hukum Kafaratnya?
Hati-hati! Membayar Zakat ke Sembarang Orang Bisa Membuat Ibadahmu Tidak Sah
Doa Agar Konsisten Dalam Beribadah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →
