Apakah Anak dan Bayi Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasannya
28/02/2026 | Penulis: Adilah
Apakah Anak dan Bayi Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasannya
Zakat fitrah merupakan kewajiban yang ditunaikan setiap Muslim menjelang Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa sekaligus membantu fakir dan miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Namun, masih banyak orang tua yang bertanya-tanya: apakah anak-anak dan bayi juga wajib dibayarkan zakat fitrahnya?
Untuk memahami hal ini, kita perlu melihat ketentuan zakat fitrah secara menyeluruh. Berikut penjelasan lengkapnya dalam beberapa poin:
1. Zakat Fitrah Berlaku untuk Setiap Jiwa Muslim
Zakat fitrah diwajibkan atas setiap jiwa Muslim yang masih hidup saat terbenam matahari pada hari terakhir Ramadhan. Artinya, kewajiban ini tidak bergantung pada usia atau kemampuan berpuasa, melainkan pada status sebagai Muslim yang hidup pada waktu tersebut.
Karena itu, anak-anak dan bayi yang sudah lahir sebelum waktu Maghrib di akhir Ramadhan tetap termasuk dalam hitungan zakat fitrah.
2. Anak dan Bayi Dibayarkan oleh Orang Tua atau Wali
Karena anak dan bayi belum memiliki kemampuan finansial, kewajiban tersebut tidak dibebankan kepada mereka secara langsung. Orang tua atau wali yang menanggung nafkah merekalah yang berkewajiban membayarkan zakat fitrah atas nama anak dan bayi tersebut.
Biasanya, ayah sebagai kepala keluarga akan menghitung jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, lalu membayarkan zakat untuk semuanya sekaligus.
3. Besarannya Sama Seperti Orang Dewasa
Zakat fitrah untuk anak dan bayi tidak berbeda dengan orang dewasa. Besarannya adalah sekitar 2,5 kilogram makanan pokok (seperti beras) per orang, atau nilai uang yang setara sesuai ketentuan di daerah masing-masing.
Tidak ada pengurangan jumlah hanya karena usia masih bayi. Ketentuannya tetap satu jiwa, satu takaran zakat.
4. Bagaimana Jika Bayi Baru Lahir Menjelang Idulfitri?
Penentuan kewajiban zakat bergantung pada waktu kelahiran:
1. Jika bayi lahir sebelum matahari terbenam di hari terakhir Ramadhan, maka wajib dibayarkan zakat fitrahnya.
2. Jika lahir setelah matahari terbenam (sudah masuk malam Idulfitri), maka tidak wajib untuk tahun tersebut.
Waktu ini menjadi batas penting dalam menentukan kewajiban zakat fitrah.
5. Bukan Karena Bayi Punya Dosa
Perlu dipahami bahwa zakat fitrah bukan hanya untuk menyucikan dosa pribadi, tetapi juga memiliki fungsi sosial. Bayi memang belum memiliki kewajiban ibadah seperti orang dewasa, namun zakat fitrah adalah kewajiban kolektif keluarga yang dihitung per jiwa.
Dengan membayarkan zakat untuk anak dan bayi, keluarga telah menunaikan kewajiban secara menyeluruh.
6. Mengandung Nilai Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Membayarkan zakat untuk anak juga memiliki hikmah pendidikan. Sejak dini, anak diperkenalkan pada nilai berbagi dan kepedulian sosial dalam Islam. Orang tua dapat menjelaskan bahwa setiap anggota keluarga ikut berkontribusi membantu sesama menjelang hari raya.
Hal ini memperkuat nilai solidaritas dan tanggung jawab dalam keluarga Muslim.
Anak dan bayi tetap wajib dibayarkan zakat fitrahnya selama mereka sudah lahir sebelum malam Idulfitri. Kewajiban tersebut ditunaikan oleh orang tua atau wali yang menanggung nafkahnya, dengan besaran yang sama seperti orang dewasa.
Dengan menunaikan zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarga, termasuk anak dan bayi, ibadah menjadi lebih sempurna dan manfaatnya semakin luas bagi mereka yang membutuhkan.
Bayar Zakat Fitrah Sekarang jangan menunda kewajiban zakat fitrah. Tunaikan zakat Anda melalui layanan resmi agar ibadah lebih aman dan terpercaya.
Pembayaran langsung: Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta beralamat di Komplek Balaikota Jl. Kenari No.56, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY 55165
Pembayaran digital: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat
Menunaikan zakat fitrah adalah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kehidupan orang lain.
#ZakatFitrah
#ZakatAnak
#ZakatBayi
#RamadhanBerkah
#EdukasiIslam
Artikel Lainnya
Hanya 2,5%, Tapi Bagi Mereka Itu Adalah Nafas untuk Bertahan Hidup
Dari Kelaparan Menuju Kemandirian: Kisah Mustahik Fidyah yang Bangkit
Beda Onani vs Hubungan Suami Istri di Siang Ramadan: Bagaimana Hukum Kafaratnya?
Tips Mengatur Gaji UMR Tetap Bisa Nabung dan Zakat Mal
Panduan Perhitungan Kafarat: Memberi Makan 60 Orang Miskin (Edisi Kota Yogyakarta)
Mengapa Marah Bisa Menghapus Pahala Puasa?
Harta yang Disimpan Menjadi Beban, Dan yang Dizakatkan Menjadi Penolong
Mengapa Zakat Mal Lebih Penting daripada Sedekah Biasa?
Zakat Mal di Bulan Ramadan, Mengapa Pahalanya Berlipat Ganda?
Cara Hitung Zakat Profesi Cuma Pakai Kalkulator HP
Kisah Haru Seorang Nenek yang Bertahan Hidup dari Fidyah Ramadhan
Cerita Zakat dan Fidyah: Bagaimana Bantuan Umat Mengubah Kehidupan Keluarga Miskin
Self-Reward Boleh, Tapi Jangan Lupa Sisihkan Buat Zakat Ya!
Rezeki Seret? Bisa Jadi Akibat Kurang Zakat
Doa Agar Konsisten Dalam Beribadah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →
