Gen Z Wajib Tahu! Apa Itu Zakat? Pengertian, Hukum, Jenis, dan Cara Menunaikannya
10/06/2026 | Penulis: Kengy Gilang Ramadhan
Apa itu zakat? Pelajari pengertian zakat, hukum zakat, jenis zakat fitrah dan zakat mal
Gen Z Sudah Tahu Belum : Apa Itu Zakat? Pengertian, Hukum, Jenis, dan Cara Menunaikannya
Di era digital seperti sekarang, berbagi bisa dilakukan hanya dengan beberapa klik. Namun, sebagai seorang Muslim, ada satu bentuk berbagi yang bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban. Ibadah tersebut adalah zakat.
Sayangnya, masih banyak generasi muda yang mengenal zakat hanya sebatas kewajiban saat Ramadan. Padahal, zakat memiliki peran yang jauh lebih besar dalam Islam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi solusi untuk membantu sesama, mengurangi kesenjangan sosial, dan mewujudkan kesejahteraan umat.
Lalu, sebenarnya apa itu zakat? Siapa yang wajib membayarnya? Apa saja jenis-jenis zakat? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Zakat?
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (mustahik).
Secara bahasa, zakat berasal dari kata Arab zaka yang berarti suci, bersih, berkembang, dan berkah. Oleh karena itu, zakat tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Melalui zakat, seorang Muslim belajar bahwa dalam setiap rezeki yang diperoleh terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan.
Hukum Zakat dalam Islam
Zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat.
Allah SWT berfirman:
"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'."
(QS. Al-Baqarah: 43)
Rasulullah SAW juga bersabda:
"Islam dibangun atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadan, dan menunaikan haji bagi yang mampu."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dari dalil tersebut dapat dipahami bahwa zakat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Kenapa Zakat Penting untuk Generasi Muda?
Mungkin ada yang bertanya, "Aku masih muda, kenapa harus belajar zakat?"
Jawabannya sederhana. Saat ini banyak anak muda yang sudah memiliki penghasilan dari pekerjaan, bisnis, freelance, content creator, affiliate marketing, investasi, maupun usaha digital lainnya.
Ketika penghasilan atau harta yang dimiliki telah memenuhi ketentuan syariat, maka zakat menjadi kewajiban yang harus ditunaikan.
Dengan memahami zakat sejak dini, kita bisa mengelola keuangan dengan lebih baik sekaligus memastikan bahwa rezeki yang diperoleh menjadi lebih berkah.
Jenis-Jenis Zakat yang Wajib Diketahui
Secara umum, zakat dibagi menjadi dua jenis utama.
1. Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri.
Besarannya setara dengan:
- 2,5 kilogram beras, atau
- 3,5 liter makanan pokok per orang.
Zakat fitrah bertujuan untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merayakan Idulfitri dengan bahagia.
2. Zakat Mal
Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta yang telah mencapai nisab dan haul sesuai ketentuan syariat.
Beberapa contoh zakat mal meliputi:
- Zakat penghasilan atau profesi
- Zakat tabungan
- Zakat emas dan perak
- Zakat perdagangan
- Zakat investasi
- Zakat pertanian
- Zakat peternakan
Umumnya, zakat mal dikeluarkan sebesar 2,5% dari harta yang telah memenuhi syarat.
Siapa yang Wajib Membayar Zakat?
Seseorang wajib menunaikan zakat apabila memenuhi syarat berikut:
- Beragama Islam
- Memiliki harta yang halal
- Harta dimiliki secara penuh
- Harta mencapai nisab
- Harta mencapai haul (untuk jenis zakat tertentu)
- Tidak digunakan untuk melunasi kebutuhan pokok yang mendesak
Jika syarat-syarat tersebut terpenuhi, maka zakat wajib ditunaikan.
Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat?
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT menetapkan delapan golongan penerima zakat atau yang dikenal dengan istilah asnaf.
1. Fakir
Mereka yang hampir tidak memiliki harta maupun penghasilan.
2. Miskin
Mereka yang memiliki penghasilan tetapi belum mampu memenuhi kebutuhan dasar.
3. Amil
Petugas yang mengelola zakat.
4. Muallaf
Orang yang baru masuk Islam atau sedang dikuatkan hatinya dalam Islam.
5. Riqab
Orang yang membutuhkan bantuan untuk memperoleh kebebasannya.
6. Gharimin
Orang yang memiliki utang karena kebutuhan yang dibenarkan syariat.
7. Fisabilillah
Mereka yang berjuang di jalan Allah SWT untuk kemaslahatan umat.
8. Ibnu Sabil
Musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan.
Manfaat Zakat bagi Kehidupan
Zakat bukan hanya memberikan manfaat bagi penerimanya, tetapi juga bagi orang yang menunaikannya.
Beberapa manfaat zakat antara lain:
- Membersihkan harta dan jiwa
- Menumbuhkan keberkahan rezeki
- Mengurangi kesenjangan sosial
- Membantu masyarakat yang membutuhkan
- Menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian
- Memperkuat solidaritas umat
- Menjadi investasi pahala untuk kehidupan akhirat
Cara Menunaikan Zakat dengan Mudah
Saat ini, pembayaran zakat tidak harus dilakukan secara langsung. Masyarakat dapat menunaikan zakat secara online melalui lembaga resmi yang amanah dan terpercaya.
BAZNAS Kota Yogyakarta hadir untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara mudah, cepat, aman, dan transparan.
Dana yang dihimpun akan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
FAQ Seputar Zakat
Apa itu zakat?
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim yang telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Berapa persen zakat mal?
Secara umum, zakat mal sebesar 2,5% dari harta yang telah mencapai nisab dan haul.
Apa perbedaan zakat fitrah dan zakat mal?
Zakat fitrah ditunaikan menjelang Idulfitri, sedangkan zakat mal ditunaikan atas harta yang telah memenuhi syarat tertentu.
Apakah gaji bulanan wajib dizakati?
Ya, apabila penghasilan yang diterima telah mencapai nisab sesuai ketentuan zakat penghasilan.
Yuk Tunaikan Zakat Sekarang!
Karena sejatinya, harta terbaik bukanlah yang hanya kita simpan, melainkan yang mampu menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang.
Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan #ZakatMenguatkanIndonesia dan jadikan setiap rupiah yang dikeluarkan sebagai investasi keberkahan dunia dan akhirat.
Artikel Lainnya
Mengapa Marah Bisa Menghapus Pahala Puasa?
Lebaran Anak Yatim di Bulan Muharram: Momentum Berbagi dan Membahagiakan Generasi Masa Depan
Beda Onani vs Hubungan Suami Istri di Siang Ramadan: Bagaimana Hukum Kafaratnya?
Mengapa Zakat Mal Lebih Penting daripada Sedekah Biasa?
Dari Kelaparan Menuju Kemandirian: Kisah Mustahik Fidyah yang Bangkit
Doa Agar Konsisten Dalam Beribadah
5 Tips Kelola Emosi Saat Puasa
Kisah Haru Seorang Nenek yang Bertahan Hidup dari Fidyah Ramadhan
Cerita Zakat dan Fidyah: Bagaimana Bantuan Umat Mengubah Kehidupan Keluarga Miskin
Rezeki Seret? Bisa Jadi Akibat Kurang Zakat
Jangan Menunggu Kaya untuk Berzakat, Berzakatlah agar Kamu “Kaya”
Self-Reward Boleh, Tapi Jangan Lupa Sisihkan Buat Zakat Ya!
Harta yang Disimpan Menjadi Beban, Dan yang Dizakatkan Menjadi Penolong
Cara Hitung Zakat Profesi Cuma Pakai Kalkulator HP
Hati-hati! Membayar Zakat ke Sembarang Orang Bisa Membuat Ibadahmu Tidak Sah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →