WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BMT Beringharjo Bahas Program Pemberdayaan Malioboro Business School
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BMT Beringharjo Bahas Program Pemberdayaan Malioboro Business School
Yogyakarta, 25 Oktober 2024 / 21 Rabiul Akhir 1446 H – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menerima kunjungan audiensi silaturrahim dari pengurus BMT Beringharjo di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta pada Jumat, 25 Oktober 2024. Hadir dalam pertemuan ini dua perwakilan dari LAZNASKU BMT Beringharjo dan Malioboro Business School (MBS), yaitu Arif Nurrokhim dan Febriyan Mujahid Panatagama. Audiensi ini bertujuan untuk memperkenalkan program pemberdayaan yang digagas oleh MBS guna meningkatkan keterampilan dan kapasitas ekonomi pelaku usaha mikro di kawasan Malioboro. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif yang dihadirkan oleh BMT Beringharjo. Menurutnya, program pemberdayaan Malioboro Business School ini sangat sejalan dengan misi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. "Kami mendukung penuh program ini dan siap bersinergi untuk memastikan agar dampak positifnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha mikro di Yogyakarta, terutama mereka yang berada di kawasan Malioboro," ungkap Syamsul Azhari. Malioboro Business School (MBS) merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan manajerial, pemasaran, serta literasi keuangan yang memadai. Dalam paparannya, Arif Nurrokhim menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak bagi para pelaku UMKM di Malioboro untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi pasca-pandemi. "Kami ingin memastikan bahwa para pelaku usaha kecil di Yogyakarta mampu berkompetisi di era digital, dan salah satu langkahnya adalah dengan memperkuat kapasitas mereka melalui MBS," ujarnya. Febriyan Mujahid Panatagama menambahkan bahwa program ini juga dirancang untuk mendukung keberlanjutan usaha para pelaku UMKM melalui pendampingan yang intensif. BMT Beringharjo bersama dengan LAZNASKU berkomitmen untuk menyediakan pembiayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat diakses oleh peserta program MBS. "Kami percaya bahwa dengan dukungan finansial yang berkelanjutan, para pelaku usaha tidak hanya akan berkembang secara teknis, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan usahanya," jelas Febriyan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik usulan ini, dan berharap sinergi antara BAZNAS dan BMT Beringharjo dapat terus berlanjut di masa mendatang. Menurutnya, kolaborasi semacam ini merupakan bentuk nyata dari peran zakat dalam memberdayakan ekonomi umat. "Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari zakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang ekonomi," tuturnya. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjajaki langkah-langkah kerja sama lebih lanjut yang bertujuan memajukan perekonomian lokal di kawasan Malioboro. Diharapkan, program MBS dapat menjadi model pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM dan mampu mendorong terciptanya ekosistem usaha yang tangguh dan inklusif di Kota Yogyakarta.
BERITA25/10/2024 | Amil
Rumah Layak Huni (RLHB) Akan Segera Terealisasi Berkat Program RLHB BAZNAS RI Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Rumah Layak Huni (RLHB) Akan Segera Terealisasi Berkat Program RLHB BAZNAS RI Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 22 Oktober 2024 — Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang diinisiasi oleh BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Salah satu penerima manfaat dari program ini, Bapak Abu Basiran, warga Malangan UH 7/494, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta, menerima dana stimulan sebesar Rp 25.000.000 untuk renovasi rumahnya yang tidak layak huni. Acara pembukaan program RLHB ini berlangsung pada hari Selasa, 19 Rabiul Akhir 1446 atau 22 Oktober 2024, yang turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan setempat. Dalam acara yang diselenggarakan di kediaman Bapak Abu Basiran, hadir Lurah Giwangan, Ibu Dyah Murniwarini, yang memberikan sambutan pembukaan program. Dalam pidatonya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta atas upaya yang dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam hal perbaikan rumah. Ia juga mengungkapkan harapannya agar program seperti ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas agar semakin banyak warga yang terbantu. Forkompimtren Umbulharjo, Ketua RT, RW, Takmir masjid, serta tokoh masyarakat setempat juga turut hadir dalam acara ini, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat terhadap inisiatif sosial ini. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi yang kuat antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dalam mengatasi masalah sosial, khususnya perumahan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menuturkan bahwa program RLHB ini merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program RLHB ini memberikan bantuan stimulan sebesar Rp 25.000.000 untuk renovasi rumah-rumah yang tidak layak huni. Saat ini, sudah ada dua rumah yang mulai melaksanakan kegiatan renovasi, sementara tiga rumah lainnya masih dalam proses pendataan," jelasnya. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan bahwa dana stimulan yang diberikan oleh BAZNAS RI hanya bersifat awal atau pemicu, sehingga diharapkan adanya partisipasi swadaya dari masyarakat. "Kami sangat berharap masyarakat setempat turut serta, baik dalam bentuk uang, barang, maupun bahan bangunan, untuk bersama-sama mewujudkan rumah yang layak huni bagi mereka yang membutuhkan. Swadaya ini penting untuk memperkuat semangat gotong royong dalam masyarakat kita," tambahnya. Program RLHB ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang BAZNAS untuk mengatasi masalah perumahan yang tidak layak huni di berbagai wilayah, termasuk di Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih bermartabat dan produktif. Peran Lurah dan Masyarakat dalam Program RLHB Dalam sambutannya, Lurah Giwangan, Dyah Murniwarini, juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program RLHB ini. Menurutnya, meskipun BAZNAS telah memberikan bantuan dana stimulan, kontribusi masyarakat sekitar sangat dibutuhkan agar proses renovasi rumah dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. "Masyarakat di sekitar kita punya peran penting dalam kesuksesan program ini. Kami berharap warga dapat berkontribusi, baik berupa tenaga, material, atau bentuk dukungan lainnya. Dengan gotong royong, kita bisa mempercepat terwujudnya rumah layak huni bagi Pak Abu Basiran dan warga lain yang membutuhkan," kata Dyah Murniwarini. Dalam acara tersebut, suasana kebersamaan sangat terasa dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat yang hadir, termasuk Ketua RT, RW, dan Takmir masjid setempat. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai simbol solidaritas masyarakat Giwangan dalam membantu sesama. Harapan BAZNAS untuk Program RLHB Selanjutnya Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat memperluas program RLHB ini agar semakin banyak rumah tidak layak huni yang bisa direnovasi. "Kami berkomitmen untuk terus berupaya mengumpulkan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat agar program-program seperti RLHB ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Drs. H. Syamsul Azhari. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan dalam acara ini, diharapkan program RLHB BAZNAS dapat semakin memperkuat solidaritas sosial di Kota Yogyakarta, serta membawa perubahan nyata bagi warga yang membutuhkan hunian yang lebih layak. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 23 Oktober 2024 — BAZNAS Kota Yogyakarta dengan bangga menjadi tuan rumah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Rabiul Akhir 1446 (23 Oktober 2024) di SM Tower, Malioboro. Rapat ini dibuka oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi, Hj. Saidah Sakwan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Yogyakarta, menunjukkan komitmen yang kuat dalam sinergi zakat dan pembangunan sosial di DIY. Dalam sambutannya, Mokhamad Mahdum menekankan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan program-program BAZNAS di seluruh wilayah DIY. “Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama antar lembaga BAZNAS dalam mendistribusikan zakat secara optimal dan efektif. Dengan adanya sinergi, diharapkan distribusi zakat dapat lebih terfokus pada sasaran yang tepat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Mahdum. Hj. Saidah Sakwan, yang membidangi distribusi di BAZNAS RI, menambahkan bahwa keberhasilan program zakat tidak hanya terletak pada penghimpunan, tetapi juga pada efektivitas pendistribusiannya. “Distribusi zakat harus berlandaskan data yang akurat dan pendekatan yang terintegrasi agar manfaat zakat bisa dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. Sambutan dari Pj. Walikota Yogyakarta dan Pemerintah DIY Acara pembukaan Rakor juga dihadiri oleh Pejabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A, yang memberikan sambutan hangat. Dalam pidatonya, Sugeng Purwanto menekankan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi, terutama di masa pascapandemi ini. “Kami berharap Rakor ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang solutif dan inovatif untuk membantu masyarakat Yogyakarta, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya. Sementara itu, Gubernur DIY yang diwakili oleh pejabat fungsional dari Biro Bina Mental Pemda DIY, turut menyampaikan apresiasinya terhadap peran BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dua Hari Rapat untuk Penguatan Program Zakat di DIY Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Rakor ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS dari seluruh wilayah DIY, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. “Rapat ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis, 20 hingga 21 Rabiul Akhir 1446 atau 23 hingga 24 Oktober 2024. Kami berharap melalui Rakor ini, kami dapat saling berbagi pengalaman, strategi, dan solusi untuk mengoptimalkan program zakat di wilayah kami masing-masing,” jelasnya. Selain mendiskusikan peningkatan kinerja dalam penghimpunan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah, Rakor juga akan membahas beberapa program prioritas yang dapat diterapkan di seluruh DIY, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi peningkatan kolaborasi dan koordinasi antar BAZNAS di DIY, sehingga program-program zakat dapat lebih tepat sasaran dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan sinergi yang kuat, BAZNAS diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di DIY. Dengan berlangsungnya kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimistis bahwa kerjasama yang semakin erat antar BAZNAS akan mampu mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat dan membantu mewujudkan Yogyakarta yang lebih sejahtera. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
Chamila Syaqib Nurkirana, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Baca Kalam Ilahi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY
Chamila Syaqib Nurkirana, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Baca Kalam Ilahi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 23 Oktober 2024 — Pembukaan Rapat Koordinasi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan di SM Tower Malioboro pada Rabu, 20 Rabiul Akhir 1446 (23 Oktober 2024), diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Chamila Syaqib Nurkirana, seorang kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Suara merdunya yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggetarkan hati para hadirin, menjadi pembuka yang khidmat bagi kegiatan yang melibatkan para pemimpin BAZNAS dari seluruh DIY. Chamila, seorang hafidzah muda yang telah aktif di berbagai kegiatan BAZNAS, diakui tidak hanya karena kemampuannya menghafal Al-Qur'an, tetapi juga karena kontribusinya dalam berbagai program pendidikan dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Penampilannya dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi kali ini menambah nuansa spiritual yang mendalam dan memberi pesan penting tentang pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam setiap langkah organisasi. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
BAZNAS RI Serahkan Bantuan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) kepada Jamaah Masjid Pangeran Diponegoro
BAZNAS RI Serahkan Bantuan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) kepada Jamaah Masjid Pangeran Diponegoro
Yogyakarta, 23 Oktober 2024 — BAZNAS RI melalui Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan ekonomi umat dengan menyerahkan bantuan senilai Rp 150.000.000 kepada jamaah Masjid Pangeran Diponegoro di Balaikota Yogyakarta. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Hj. Saidah Sakwan, dalam acara Musyawarah Koordinasi Daerah (Musykoorda) BAZNAS se-DIY yang berlangsung di SM Tower Malioboro pada Rabu, 20 Rabiul Akhir 1446 (23 Oktober 2024). Bantuan ini diterima oleh Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan dalam mendorong ekonomi jamaah masjid di Yogyakarta. "Bantuan ini sangat berarti bagi pengembangan ekonomi umat, khususnya jamaah Masjid Pangeran Diponegoro. Kami berharap, program ini dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid lainnya dalam memaksimalkan potensi ekonomi jamaahnya," ungkapnya. Hj. Saidah Sakwan menjelaskan bahwa program BMM bertujuan untuk memberikan modal usaha mikro bagi jamaah masjid, sehingga mereka bisa memulai atau mengembangkan usaha secara mandiri. "Dengan adanya program ini, kami berharap jamaah masjid tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi, sehingga pada akhirnya mereka bisa berkontribusi lebih besar bagi masyarakat sekitarnya," ujar Saidah. Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Ketua Harian Takmir Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota, Drs. H. Syamsul Azhari, yang juga Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan BAZNAS RI yang telah memberikan kepercayaan kepada jamaah Masjid Pangeran Diponegoro dalam mengelola program BMM ini. Sebelumnya, BAZNAS RI juga telah menyerahkan program serupa di Kampung Mrican Taqwa melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, yang juga berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar masjid. Program-program BMM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat dan menjadi solusi jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan di lingkungan masjid. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi BAZNAS DIY: Pembahasan Tata Kelola Pengumpulan ZIS & DSKL dan Target 2025
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi BAZNAS DIY: Pembahasan Tata Kelola Pengumpulan ZIS & DSKL dan Target 2025
Yogyakarta, 24 Oktober 2024 – Drs. H. Syamsul Azhari, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, turut hadir dalam Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY yang digelar pada hari Kamis, 24 Oktober 2024 di Hotel SM Tower, Yogyakarta. Acara yang bertujuan memperkuat sinergi antar-BAZNAS kabupaten/kota di DIY ini dihadiri oleh para pimpinan BAZNAS se-DIY dan berfokus pada materi Tata Kelola Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) & Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) serta Pencapaian Target Pengumpulan Tahun 2025. Materi utama dalam rakor tersebut disampaikan oleh Moh. Arifin Purwakananta, Deputi I Penghimpunan BAZNAS Indonesia. Dalam presentasinya, Arifin menekankan pentingnya penerapan standar tata kelola yang transparan, akuntabel, dan partisipatif di setiap level pengelolaan zakat, terutama dalam menghadapi tantangan pencapaian target pengumpulan zakat untuk tahun 2025. Arifin mengungkapkan bahwa tantangan dalam pengumpulan ZIS dan DSKL semakin kompleks, terutama dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat yang bergantung pada dana zakat, infak, dan sedekah. "Untuk mencapai target yang ambisius pada 2025, kita harus memperkuat tata kelola, memanfaatkan teknologi digital, dan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat kita," jelas Arifin di hadapan para pimpinan BAZNAS se-DIY, termasuk Drs. H. Syamsul Azhari. Arifin juga menjelaskan bahwa BAZNAS Indonesia telah menetapkan target peningkatan pengumpulan zakat yang cukup signifikan untuk tahun 2025. "Kita mengharapkan adanya kenaikan setidaknya 20% dari pengumpulan ZIS dan DSKL pada tahun depan. Ini bisa dicapai melalui optimalisasi teknologi informasi dan pelibatan lebih luas masyarakat sebagai muzaki," tambahnya. BAZNAS, lanjut Arifin, tidak hanya bertugas mengumpulkan dana zakat, tetapi juga harus mampu mengelola dan menyalurkan dana tersebut secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, penting bagi setiap BAZNAS di daerah untuk memastikan bahwa tata kelola pengumpulan dan penyaluran dana ZIS dan DSKL sesuai dengan regulasi dan standar yang berlaku. Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut, turut menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang disampaikan oleh Arifin. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta telah dan akan terus berupaya untuk memperkuat tata kelola yang ada, termasuk memanfaatkan teknologi dalam memaksimalkan pengumpulan zakat. “Teknologi informasi menjadi salah satu fokus kami untuk meningkatkan transparansi dan memudahkan masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka,” ujar Syamsul Azhari. Beliau juga menyampaikan bahwa Kota Yogyakarta memiliki potensi yang besar dalam pengumpulan zakat, terutama dengan banyaknya pelaku usaha mikro dan sektor informal yang menjadi bagian penting dari perekonomian kota. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan. Salah satu upaya yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta adalah meningkatkan kolaborasi dengan lembaga pendidikan, masjid, dan komunitas lokal dalam mengumpulkan zakat. Syamsul Azhari menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat di wilayah perkotaan. “Keberhasilan dalam pengumpulan ZIS bukan hanya tugas BAZNAS, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya. Selain itu, dalam sesi diskusi yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS DIY, Dr. H. Munjahid, M.Ag, berbagai tantangan dalam pengelolaan ZIS dan DSKL juga dibahas. Salah satu isu yang mencuat adalah perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat daerah agar lebih siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin kompleks. Arifin pun merespons bahwa BAZNAS Indonesia akan memberikan dukungan pelatihan dan pendampingan kepada BAZNAS daerah dalam rangka peningkatan profesionalitas SDM. Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat tata kelola pengelolaan ZIS dan DSKL, serta berkolaborasi lebih erat dalam pencapaian target pengumpulan zakat tahun 2025. Dengan dukungan dari BAZNAS pusat, serta sinergi antar-BAZNAS di DIY, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat semakin optimal dan memberi dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial.
BERITA24/10/2024 | Amil
Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY Hari Kedua: Tata Kelola Pengumpulan ZIS & DSKL dan Target Tahun 2025
Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY Hari Kedua: Tata Kelola Pengumpulan ZIS & DSKL dan Target Tahun 2025
Yogyakarta, 24 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melanjutkan Rapat Koordinasi (Rakor) pada hari kedua di Hotel SM Tower dengan topik sentral mengenai Tata Kelola Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Materi ini disampaikan oleh Moh. Arifin Purwakananta, Deputi I Penghimpunan BAZNAS Indonesia, dan dimoderatori oleh Dr. H. Munjahid, M.Ag, Wakil Ketua I BAZNAS DIY. Diskusi ini menjadi sorotan utama dalam upaya mencapai target optimal pengumpulan ZIS dan DSKL pada tahun 2025. Dalam sesi pemaparannya, Moh. Arifin Purwakananta menggarisbawahi pentingnya memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam mengelola dana ZIS dan DSKL. Menurutnya, BAZNAS harus memperkuat fondasi tata kelola sebagai langkah awal untuk menghadapi tantangan di masa mendatang, terutama dalam memenuhi target pengumpulan pada tahun 2025. "Kepercayaan masyarakat adalah kunci, dan tata kelola yang baik adalah jaminan keberlanjutan. Tanpa tata kelola yang baik, sulit bagi kita untuk membangun kepercayaan dan mencapai target," ujar Arifin di hadapan peserta Rakor. Arifin juga menjelaskan secara rinci bahwa tata kelola yang baik harus mencakup tiga pilar utama: transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Transparansi dalam proses pengumpulan dan penyaluran dana ZIS dan DSKL memungkinkan masyarakat untuk melihat bagaimana dana yang mereka donasikan dikelola dengan baik. Akuntabilitas, di sisi lain, memaksa setiap lembaga BAZNAS, baik di pusat maupun daerah, untuk bertanggung jawab secara moral dan hukum atas setiap tindakan yang diambil dalam proses pengelolaan dana. Sementara itu, partisipasi publik mengharuskan BAZNAS untuk melibatkan masyarakat lebih luas dalam proses pengumpulan, sehingga semakin banyak muzaki yang berpartisipasi. Tidak hanya membahas soal tata kelola, Arifin juga memaparkan sejumlah strategi yang akan dilakukan BAZNAS Indonesia untuk mencapai target pengumpulan ZIS dan DSKL di tahun 2025. Beberapa strategi tersebut antara lain adalah pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan berbagai lembaga, dan pendekatan kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kewajiban zakat. "Kami akan memaksimalkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan muzaki. Selain itu, sinergi dengan lembaga keuangan syariah dan komunitas Islam akan menjadi fokus utama," lanjutnya. Target yang dipatok untuk tahun 2025 tidaklah ringan. BAZNAS Indonesia menetapkan bahwa pengumpulan dana ZIS dan DSKL harus meningkat secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan peningkatan kesadaran umat Islam tentang kewajiban zakat dan peran zakat dalam mengatasi kemiskinan. "Tahun 2025 adalah momentum penting bagi kita. Kita harus bisa mencapai peningkatan setidaknya 20% dalam pengumpulan ZIS dan DSKL, terutama dengan adanya potensi besar dari sektor informal dan pelaku usaha mikro," imbuh Arifin. Dr. H. Munjahid, M.Ag, yang bertindak sebagai moderator, turut memberikan pandangannya tentang perlunya sinergi di antara BAZNAS tingkat provinsi dan kabupaten/kota di DIY. Menurutnya, kerja sama antar-BAZNAS sangat penting untuk memastikan bahwa target yang dicanangkan dapat dicapai bersama-sama. "Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar semua pihak agar potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di DIY dapat dimaksimalkan," ujar Munjahid. Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah pemaparan Arifin, beberapa peserta Rakor mengangkat isu tantangan yang dihadapi BAZNAS daerah dalam mencapai target pengumpulan ZIS dan DSKL. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat, serta kurang optimalnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat. Menanggapi hal ini, Arifin menyarankan agar BAZNAS daerah terus meningkatkan kapasitas SDM mereka dan bekerja sama lebih erat dengan pihak-pihak yang berkompeten dalam pengembangan teknologi. Rapat Koordinasi hari kedua ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola pengumpulan ZIS dan DSKL di wilayah DIY, serta memperkuat kolaborasi antar-BAZNAS dalam upaya mencapai target tahun 2025. Dengan tata kelola yang baik dan strategi yang tepat, BAZNAS DIY optimistis dapat mencapai hasil yang signifikan dalam pengumpulan dan penyaluran dana zakat untuk kemaslahatan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY 2024: Standar Tata Kelola dan Penguatan Teknologi Informasi dalam Optimalisasi Syiar Zakat
Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY 2024: Standar Tata Kelola dan Penguatan Teknologi Informasi dalam Optimalisasi Syiar Zakat
Yogyakarta, 24 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, di Hotel SM Tower. Rapat tersebut dihadiri oleh para pimpinan BAZNAS dari seluruh wilayah DIY serta beberapa narasumber kunci yang membahas isu penting mengenai tata kelola dan teknologi informasi dalam pengelolaan zakat. Rakor ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY untuk terus memperbaiki dan mengoptimalkan kinerja serta meningkatkan sinergi di antara BAZNAS kabupaten/kota di wilayah DIY. Materi pertama yang dibahas dalam rakor ini adalah mengenai Standar Tata Kelola dan Target Kinerja Optimalisasi Pengumpulan BAZNAS se-DIY, yang disampaikan oleh Moh. Arifin Purwakananta, Deputi Penghimpunan BAZNAS Indonesia. Dalam pemaparannya, Arifin menekankan pentingnya penerapan standar tata kelola yang kuat dan profesional dalam pengumpulan zakat di semua tingkatan BAZNAS, mulai dari pusat hingga daerah. Ia menjelaskan bahwa standar tata kelola yang baik akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga zakat dan pada akhirnya berdampak langsung terhadap peningkatan pengumpulan zakat. "Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam tata kelola BAZNAS, karena kepercayaan publik adalah aset terbesar kita," ungkap Arifin. Ia juga menyampaikan target-target konkret yang harus dicapai oleh BAZNAS se-DIY, baik dari segi peningkatan jumlah muzaki (pemberi zakat) maupun peningkatan dana yang berhasil dihimpun. Arifin menegaskan bahwa meski pengumpulan zakat di DIY sudah menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, masih banyak potensi yang bisa digarap lebih optimal. Arifin juga mengapresiasi upaya BAZNAS DIY dalam merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk melibatkan lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan komunitas lokal dalam pengumpulan zakat. "Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai target-target ini," tambahnya. Sesi pertama ini dipandu oleh Wakil Ketua I BAZNAS DIY, yang berperan sebagai moderator. Ia turut memberikan pandangannya terkait pentingnya konsistensi dalam penerapan tata kelola yang sesuai dengan regulasi BAZNAS pusat, serta pentingnya melakukan evaluasi berkala atas kinerja pengumpulan zakat di daerah. Selanjutnya, materi kedua dalam Rakor ini disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting oleh Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman, M.S., M.Sc., Ph.D., yang menjabat sebagai Pimpinan IT BAZNAS RI. Materi yang dibahas adalah Penguatan Teknologi Informasi dalam Memaksimalkan Syiar Zakat, di mana Nadratuzzaman menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan dan syiar zakat di era digital. Menurutnya, BAZNAS saat ini harus bertransformasi dengan cepat dalam memanfaatkan teknologi informasi. "Kita tidak lagi bisa hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Teknologi harus menjadi alat utama untuk menyebarluaskan pesan zakat dan mengoptimalkan pengumpulan zakat," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa platform digital seperti aplikasi zakat online, sistem informasi zakat yang terintegrasi, hingga media sosial harus dimanfaatkan secara maksimal agar zakat dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, terutama generasi milenial dan Gen Z yang sangat dekat dengan teknologi. Lebih lanjut, Prof. Nadratuzzaman juga memaparkan beberapa inovasi yang sedang dikembangkan oleh BAZNAS RI, seperti penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengidentifikasi potensi muzaki, serta penggunaan data analitik untuk memantau perkembangan pengumpulan zakat secara real-time. "Kami berharap BAZNAS di tingkat daerah, termasuk DIY, dapat mengikuti perkembangan ini dan mengimplementasikan teknologi yang tepat guna memaksimalkan kinerja mereka," jelasnya. Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, beberapa peserta rakor mengajukan pertanyaan terkait tantangan yang dihadapi dalam penerapan teknologi informasi di BAZNAS daerah. Prof. Nadratuzzaman merespons dengan memberikan saran konkret, termasuk pentingnya pelatihan SDM yang berkelanjutan dan alokasi anggaran yang tepat untuk investasi di bidang teknologi. Rakor ini diharapkan menjadi momentum penting bagi BAZNAS se-DIY untuk memperkuat tata kelola dan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan standar tata kelola yang baik serta pemanfaatan teknologi informasi, BAZNAS di DIY diharapkan dapat terus meningkatkan performa pengumpulan dan penyaluran zakat yang lebih efisien dan efektif. Rakor pun diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan zakat sebagai solusi nyata bagi pemberdayaan umat di wilayah Yogyakarta. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
Penjabat Walikota Yogyakarta Terima Kunjungan Pimpinan BAZNAS RI
Penjabat Walikota Yogyakarta Terima Kunjungan Pimpinan BAZNAS RI
Yogyakarta, 22 Oktober 2024 (19 Rabiul Akhir 1446 H) – Penjabat Walikota Yogyakarta, Bapak Ir. Sugeng Purwanto MMA, menerima kunjungan resmi dari Pimpinan BAZNAS Repbulik Indonesia, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA,. Kunjungan ini bertujuan sebagai bentuk apresiasi dari BAZNAS Repbulik Indonesia terhadap Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan yang diberikan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program zakat. Dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Yogyakarta, Bapak Ir. Sugeng Purwanto MMA, mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam penyaluran zakat dan bantuan sosial. "Kerja sama yang baik antara pemerintah dan BAZNAS sangat penting untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam mengatasi berbagai masalah sosial di masyarakat," ujarnya. Ibu Hj. Saidah Sakwan, MA, menjelaskan apa yang direncanakan oleh BAZNAS untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, salah satunya yakni di BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap dapat menjalin sinergi yang lebih erat dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa bantuan zakat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," tuturnya. Diskusi dalam pertemuan ini juga mencakup strategi pengembangan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat. Penjabat Walikota Yogyakarta menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program BAZNAS yang sejalan dengan visi pembangunan kota. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta dapat meningkat, dan kebutuhan sosial yang mendesak dapat diatasi secara lebih efektif. Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto MMA, menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS RI atas program yang diberikan kepada masyarakat Yogyakarta melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Turut mendampingi Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari, Waka II Drs.Abdul Samik Shandi, Waka III, M. Iqbal, SE, Waka IV Dr.Adi Soeprapto, dan Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Hibnu Basuki, MM. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Pimpinan BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Pimpinan BAZNAS RI
Yogyakarta, 22 Oktober 2024 (19 Rabiul Akhir 1446 H) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ibu Hj. Saidah Sakwan, MA. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan memonitor program-program yang dijalankan oleh BAZNAS di tingkat daerah. Kunjungan di terima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, didampingi Waka II Drs.Abdul Samik Shandi, Waka III, M. Iqbal, SE, dan Waka IV Dr.Adi Soeprapto. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, menyampaikan laporan mengenai berbagai program dan inisiatif yang telah dilaksanakan, termasuk program pemberdayaan masyarakat, bantuan kemanusiaan, dan penyaluran zakat. "Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat agar lebih efektif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya. Ibu Hj. Saidah Sakwan, MA. memberikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta dan mendorong untuk terus berinovasi dalam pengembangan program. "Kita harus terus berusaha agar dana zakat yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat," katanya. Kunjungan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengelolaan zakat di era digital. Pimpinan BAZNAS RI memberikan masukan dan strategi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Dengan kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta semakin berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional dan transparan dalam pengelolaan zakat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Upacara Hari Santri Tahun 2024/1446
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Upacara Hari Santri Tahun 2024/1446
Yogyakarta, 22 Oktober 2024 (19 Rabiul Akhir 1446 H) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut serta dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024/1446, yang berlangsung di Lapangan Balaikota Yogyakarta. Acara ini dihadiri lebih dari 1400 peserta berasal dari organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, santri pondok pesantren, Madrasah, TKA/TPA dan MADIN. Dalam sambutannya, Bapak Pj Walikota Yogyakarta, Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. mengapresiasi peran santri dalam pembangunan bangsa. "Santri merupakan pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan. Mereka berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan beradab," ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, juga menyampaikan harapan agar semangat Hari Santri dapat memotivasi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi positif bagi masyarakat. "Kami berharap para santri tidak hanya menjadi agen perubahan dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan ekonomi melalui program-program yang kami jalankan," tuturnya. Upacara ini ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mars Hari santri juga tak luput dibawakan oleh tim paduan suara dari sekolah MAN 2 Yogyakarta. Kemudian dilanjut pidato yang disampaikan langsung oleh Bapak Pj Walikota Yogyakarta yakni Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. Upacara ini ditutup oleh pembacaan doa dan harapan kedepannya agar seluruh elemen khususnya para santri mampu berkontribusi dengan baik guna menjaga nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia. BAZNAS Kota Yogyakarta telah terlibat secara aktif mendukung para santri mewujudkan cita-citanya, Program yang digulirkan diantaranya bantuan jariah bagi santri kurang mampu, beasiswa kader hafidz, beasiswa siswa/santri berprestasi bidang agama, dan lainnya. Dengan partisipasi aktif dalam peringatan Hari Santri, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk mendukung pengembangan santri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/10/2024 | Amil
Pelajar SMPN 4 Yogyakarta, khusyu' dan khidmat belajar membaca Al Qur'an metode Iqra, program Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Jogja
Pelajar SMPN 4 Yogyakarta, khusyu' dan khidmat belajar membaca Al Qur'an metode Iqra, program Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Jogja
Yogyakarta, 21 Oktober 2024 (18 Rabiul Akhir 1446 H) – BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan program Madrasah Al-Qur'an (MDA), yakni belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membaca kitab suci. Program ini dilaksanakan dengan semangat khusyu' dan khidmat oleh para pelajar SMPN 4 Yogyakarta dan menciptakan suasana belajar yang penuh dengan serius. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Yogyakarta memilih metode Iqra untuk menjadi pembelajaran di program Madrasah Al-Quran karena kemudahannya dalam membantu pemula memahami huruf dan bacaan Al-Qur'an. "Kami ingin para pelajar merasakan kedamaian dan kekhusyukan saat belajar membaca Al-Qur'an. Program ini tidak hanya mengajarkan teknik membaca, tetapi juga menanamkan cinta dan rasa hormat terhadap Al-Qur'an," ujar salah satu ustadzah yang mengajar di sekolah tersebut. Peserta yang terdiri dari para pelajar SMPN 4 Yogyakarta tampak antusias mengikuti sesi pembelajaran yang dipandu oleh para pengajar berpengalaman. Setiap sesi diawali dengan doa dan diakhiri dengan refleksi untuk memperkuat komitmen peserta dalam mempelajari dan mengamalkan isi Al-Qur'an. Program Madrasah Al-Quran (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengintegrasikan kegiatan tambahan, seperti diskusi dan tanya jawab antara para pelajar dengan ustadzah, yang bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman lebih dalam tentang makna ayat-ayat yang dibaca. Program ini diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H.Syamsul Azhari menuturkan, selain di SMPN, MDA juga terdapat di TK, RA, MI dan SDN, bertujuan mewujudkan peserta didik sholeh/sholehah. Program ini diselenggarakan dua kali dalam sepekan dengan pendanaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan semangat dan dedikasi, Madrasah Al-Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang melek Al-Qur'an, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas spiritual dan moral di lingkungan sekitar. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Jogja Ikuti Penerimaan Kunjungan Balai Penyediaan Perumahan Jawa III Kementerian PUPR
BAZNAS Kota Jogja Ikuti Penerimaan Kunjungan Balai Penyediaan Perumahan Jawa III Kementerian PUPR
Yogyakarta, 17 Oktober 2024 (14 Rabiul Akhir 1446H) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam penerimaan kunjungan Balai Penyediaan Perumahan Jawa III Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlangsung hari ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam penyediaan perumahan yang layak bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dalam sesi diskusi, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H.Syamsul Azhari, menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi sosial dalam upaya penyediaan hunian. "Kami percaya bahwa sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kementerian PUPR akan membuka lebih banyak peluang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses perumahan yang layak dan terjangkau," katanya. Dalam hal ini BAZNAS Kota Yogyakarta turut membantu pemerintah dalam pelaksanaan kebutuhan rumah layak huni dan setiap tahun rutin mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah tidak layak huni. Kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk menyampaikan program-program yang telah dijalankan, seperti pembangunan rumah untuk keluarga kurang mampu dan pendampingan bagi penerima manfaat. Tim dari Balai Penyediaan Perumahan memberikan apresiasi terhadap inisiatif BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerjasama lebih lanjut. Dengan dukungan ini, diharapkan BAZNAS kOTA Yogyakarta dapat lebih berperan aktif dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat, sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kaji Dampak Zakat (KDZ)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kaji Dampak Zakat (KDZ)
KDZ dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan pentasharufan (pendistribusian/pendayagunaan) zakat. Kegiatan KDZ dibuka Wakil Ketua III, M. Iqbal, SE, diikuti penerima manfaat program pendayagunaan BAZNAS Kota Yogyakarta, Rabu 13 Rabiul Akhir 1446 (16/10/2024) di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. KDZ sangat penting dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan program yang dijalankan. Juga bertujuan sebagai evaluasi atas program yang dijalankan dan sekaligus menyusun rencana program yang akan dijalankan. "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Peringatan Hari Santri 2024/1446
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Peringatan Hari Santri 2024/1446
Musyawarah koordinasi (Musykoord) dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag, M.Si, diikuti OPD, Lembaga Agama dan Unit Kerja terkait, termasuk BAZNAS Kota Jogja, yang dihadiri Pelaksana Bidang II, M. Fuad, SE. Musykoord yang digelar Rabu 13 Rabiul Akhir 1446 (16/10/2024) di Aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, merupakan musyawarah terakhir finalisasi kegiatan Hari Santri. M. Fuad melaporkan, kegiatan dalam rangka Hari Santri diantaranya bersih-bersih tempat ibadah dan upacara Hari Santri yang akan diselenggarakan Selasa 19 Rabiul Akhir 1446 (22/10/2024). "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Bimtek Penyusunan RKAT UPZ Tahun 2025/1447
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Bimtek Penyusunan RKAT UPZ Tahun 2025/1447
BAZNAS semua tingkatan dalam memungut zakat dilakukan secara langsung, atau di kantor/gerai, atau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, wajib menyusun Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) yang di syahkan akhir Oktober untuk RKAT tahun depan. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari pada sambutan pembukaan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan RKAT UPZ tahun 2025. Bimtek diselenggarakan Kamis 14 Rabiul Akhir 1446 (17/10/2024) di Ruang Sekber Lembaga Agama Kota Yogyakarta, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Bimtek diikuti Ketua UPZ masjid/mushola, Kemantren, Kemenag dan Madrasah Negeri dengan pemateri Waka III M. Iqbal, SE dan Sekretaris H. Misbahrudin. "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
Sambut Hari Santri, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Reresik Pondok Pesantren dan Launching Si Kopyah Putih
Sambut Hari Santri, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Reresik Pondok Pesantren dan Launching Si Kopyah Putih
Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan, tema hari santri tahun 2024/1446. Mewujudkan tema dimaksud, Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan reresik Pondok Pesantren dan launching program Si Kopyah Putih (Santri Kota Peduli Sampah Mampu Dan Terlatih), Jum'at 15 Rabiul Akhir 1446 (18/10/2024) di Pondok Pesantren Darussalam Putra Muhammadiyah Yogyakarta. Seremonial launching di hadiri Pj. Walikota Yogyakarta, Ir.Sugeng Purwanto, M.M.A bersama Ka.Satpol PP, Ka. Kemenag, Kabag Kesra Setda Kota Yogyakarta dan pejabat/tokoh lainnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan dalam rangka peringatan Hari Santri 2024/1446, BAZNAS Kota Jogja menyerahkan bantuan jariah/SPP bagi santri kurang mampu lebih dari Rp.0,5 miliar."Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan Bagi Penerima Manfaat Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM)
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan Bagi Penerima Manfaat Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM)
Alhamdulillah program yang dicanangkan sejak tahun 2019, saat ini sudah terwujud berkat BMM BAZNAS RI yang digulirkan melalui BAZNAS Kota Jogja. Hal tersebut disampaikan Ketua Pokja Kampung Mrican Taqwa, Drs.H.Asmuni, saat memberikan sambutan pada acara pembekalan dan penyerahan buku rekening bagi 51 penerima manfaat program BMM Kampung Mrican Taqwa BAZNAS Kota Jogja, Jum'at 15 Rabiul Akhir 1446 (18/10/2024) di Balai Manunggal Mrican. Program Mrican Taqwa selain menyasar aspek agama juga ekonomi utamanya memberantas rentenir di kampung Mrican. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari dalam sambutan mengatakan, penerima manfaat agar memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Bapak/Ibu harus bersyukur bisa mencontoh Rasulullah dalam memenuhi kebutuhan dengan cara berdagang. "Setelah mendapat tambahan modal dengan sistem kordul hasan kami berkeyakinan usahanya semakin maju", pesannya. Hal yang sama disampaikan Lurah Giwangan, Dyah Murniwarini, meminta kepada penerima manfaat untuk bisa mengelola program BMM dengan sebaik-baiknya. "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
3 Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara Pada Gebyar Syuhada Ceria
3 Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara Pada Gebyar Syuhada Ceria
Ke-3 nya yakni, Firdhatunnisa, juara 2 cabang Hifdzil Qur'an, Aela Yusrin, juara 2 cabang Cerdas Cermat Al Qur'an, Alya Nafi Ummah, juara 3 cabang Hifdzil Qur'an. Gebyar Ceria Syuhada diselenggarakan Ahad 17 Rabiul Akhir 1446 (20/10/2024) di masjid Agung Syuhada Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, kader hafidz 2024/1446 sebanyak 50 anak, @Rp.500.000/bulan, bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin #AmanahProfesionalTransparan#TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Survei Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Survei Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan Survei Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Survei ini dilakukan terhadap rumah Bapak Hartono, warga Purwokinanti Pakualaman Kota Yogyakarta, Jum'at 8 Rabiul Akhir 1446 (11/10/2024). Survei dilakukan Waka Bidang II Drs. Abdul Samik Shandi, didampingi Sekretaris, Pelaksana Bidang II dan Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Pakualaman. Survei ini dilakukan guna memastikan kembali kondisi rumah yang nantinya akan diberi bantuan rumah layak huni dari BAZNAS Kota Jogja. Abdul Samik Shandi mengatakan, BAZNAS Kota Jogja mendapat amanah program RLHB BAZNAS RI tahun 2024/1446 sejumlah 4 rumah, masing-masing mendapat stimulan bantuan dana Rp.25.000.000,-. Saat ini 2 rumah sudah pengerjaan dan 2 rumah lagi masih tahap pendataan dan survei. "Dihaturkan ucapan terima kasih, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq#AmanahProfesionalAkuntabelTransparan*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/10/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat