WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta
Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan. Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda. Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna. Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan. BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner. Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan. Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
BERITA09/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA
Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas. Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal. Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga. Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif. Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang. Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak. Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan. Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran. Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaikTerpercaya #AmanahProfesionalTransparan #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
BERITA08/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan. Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. “Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor. Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor. Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor. Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya. Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait. Kontributor : Adam Fakhrian Editor : PUT Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda. #BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli
BERITA04/02/2026 | BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat
Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan. Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan. Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah. Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama. Pembahasan IZN Micro dan Makro Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan. Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan. Agenda Strategis FGD ZIS DSKL Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis. Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama. Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi. Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta. Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya. Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama. Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi. Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat. Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas. BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi. Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial. Berzakat, Infak, dan Sedekah Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan. ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat. Fidyah Digital BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi. Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat. Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial. Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan. Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional. Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770 #BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS
BERITA04/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY
Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi. Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional. Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga. Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah. Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi. Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan. Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan. Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban. Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program. Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar. Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas. Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan. Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional. Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata. Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut. Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan. Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan. Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup. Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas. Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat. Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama. Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah. #BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki
BERITA04/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Infak Kemanusiaan SMK Koperasi Yogyakarta untuk Banjir Aceh dan Sumatera
Infak Kemanusiaan SMK Koperasi Yogyakarta untuk Banjir Aceh dan Sumatera
Solidaritas Pelajar untuk Negeri yang Terluka BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menerima amanah infak kemanusiaan dari masyarakat pendidikan. Amanah tersebut berasal dari SMK Koperasi Yogyakarta yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera. Kegiatan penyerahan infak ini dilaksanakan pada hari Senin, 2 Februari 2026. Total infak yang dihimpun mencapai Rp 2.577.400 dan disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Nominal tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dapat tumbuh dari lingkungan sekolah. Para siswa, guru, dan civitas sekolah bersatu dalam semangat kemanusiaan. Bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera telah menggugah empati banyak pihak. Pelajar tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar tentang nilai kemanusiaan. Kepedulian ini mencerminkan pendidikan karakter yang hidup. Sekolah menjadi ruang tumbuhnya kepekaan sosial. Infak ini bukan sekadar angka, tetapi wujud cinta sesama. BAZNAS Kota Yogyakarta menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah akan disalurkan secara tepat sasaran. Harapan besar disematkan pada bantuan ini. Kepedulian pelajar menjadi energi positif bagi korban bencana. Semangat gotong royong kembali digaungkan. Bencana Banjir dan Panggilan Kemanusiaan Banjir yang melanda Aceh dan Sumatera membawa dampak besar bagi masyarakat. Ribuan warga terdampak harus menghadapi kehilangan dan keterbatasan. Rumah terendam, aktivitas lumpuh, dan kebutuhan dasar menjadi sulit terpenuhi. Kondisi ini membutuhkan respons cepat dan solidaritas luas. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir sebagai lembaga resmi yang menyalurkan bantuan. Infak dari SMK Koperasi Yogyakarta menjadi bagian dari respons kemanusiaan tersebut. Kepedulian ini lahir dari kesadaran kolektif. Para pelajar memahami bahwa bencana adalah urusan bersama. Nilai empati ditanamkan melalui aksi nyata. Bantuan ini diharapkan meringankan beban korban. Setiap dukungan memiliki arti besar. Banjir mengajarkan pentingnya saling menguatkan. Dari Yogyakarta, doa dan bantuan dikirimkan. Solidaritas lintas daerah terjalin erat. Pendidikan tidak berhenti pada teori. Aksi kemanusiaan menjadi praktik nilai luhur. Inilah wajah pelajar yang peduli. Mereka bergerak untuk sesama. Kepedulian ini patut diapresiasi. Peran SMK Koperasi Yogyakarta dalam Gerakan Sosial SMK Koperasi Yogyakarta dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Sekolah ini menanamkan nilai kepedulian sejak dini. Kegiatan infak kemanusiaan menjadi bagian dari pembelajaran karakter. Para siswa diajak memahami realitas sosial. Guru berperan sebagai teladan dalam aksi kemanusiaan. Kolaborasi seluruh elemen sekolah terjalin baik. Penggalangan infak dilakukan dengan penuh kesadaran. Tidak ada paksaan dalam berbagi. Semua dilakukan dengan niat tulus. Dana yang terkumpul merupakan hasil kebersamaan. Sekolah menjadi pusat gerakan kebaikan. Pendidikan vokasi berpadu dengan nilai moral. Pelajar belajar tentang tanggung jawab sosial. Kepedulian ini membentuk kepribadian dermawan. Sekolah turut berkontribusi bagi bangsa. Aksi kecil berdampak besar. Semangat berbagi terus dipupuk. Inilah pendidikan yang menyentuh hati. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai Lembaga Penyalur Amanah BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki peran strategis dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Lembaga ini dipercaya masyarakat untuk menyalurkan dana sosial. Setiap amanah dikelola secara profesional dan transparan. Infak dari SMK Koperasi Yogyakarta diterima dengan prosedur resmi. Penyaluran bantuan dilakukan sesuai kebutuhan korban. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan akuntabilitas dana. Kepercayaan publik menjadi prioritas utama. Laporan penyaluran disusun secara berkala. Dana kemanusiaan disalurkan melalui program tanggap bencana. Sinergi dengan mitra lokal terus diperkuat. Bantuan tidak hanya bersifat darurat. Pemulihan jangka panjang juga diperhatikan. BAZNAS Kota Yogyakarta bekerja dengan hati. Nilai amanah dijunjung tinggi. Setiap donasi memiliki dampak. Lembaga ini menjadi jembatan kebaikan. Masyarakat dapat menyalurkan kepedulian dengan aman. Profesionalisme menjadi komitmen utama. Nilai Pendidikan Akhlak dalam Aksi Infak Infak kemanusiaan mengandung nilai pendidikan akhlak yang kuat. Pelajar belajar tentang empati dan solidaritas. Aksi berbagi menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial. Nilai kepedulian tidak hanya diajarkan, tetapi dipraktikkan. Pendidikan karakter menjadi nyata. Pelajar memahami arti memberi. Infak melatih keikhlasan. Berbagi tidak menunggu kaya. Setiap kontribusi dihargai. Nilai gotong royong tertanam kuat. Sekolah menjadi laboratorium moral. Aksi ini membentuk kepribadian mulia. Pelajar belajar peka terhadap penderitaan orang lain. Pendidikan akhlak berjalan seiring akademik. Inilah pembelajaran kontekstual. Nilai Islam diwujudkan dalam tindakan. Infak menjadi sarana mendidik hati. Karakter dermawan tumbuh alami. Dampak Sosial dari Infak Pelajar Infak pelajar memiliki dampak sosial yang signifikan. Bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan dasar korban. Makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat menjadi prioritas. Korban merasakan kepedulian dari jauh. Dukungan moral turut menguatkan. Pelajar menjadi bagian dari solusi. Aksi ini menginspirasi pihak lain. Gerakan kecil memicu gerakan besar. Kepedulian menyebar luas. Masyarakat melihat peran generasi muda. Harapan tumbuh di tengah bencana. Solidaritas nasional terbangun. Infak menjadi simbol persatuan. Dampak positif dirasakan bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan manfaat maksimal. Bantuan tepat guna menjadi fokus. Setiap rupiah bermakna. Kemanusiaan menjadi tujuan utama. Sinergi Pendidikan dan Lembaga Sosial Sinergi antara sekolah dan BAZNAS Kota Yogyakarta berjalan harmonis. Kerja sama ini memperkuat gerakan sosial. Pendidikan dan lembaga zakat saling melengkapi. Sekolah menjadi mitra strategis. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Edukasi ZIS-DSKL diperkenalkan kepada pelajar. Kesadaran berzakat tumbuh sejak dini. Sinergi ini berkelanjutan. Program sosial dapat diperluas. Pelajar menjadi agen perubahan. Lembaga zakat menjadi fasilitator. Nilai keislaman diwujudkan bersama. Kolaborasi ini memberi dampak luas. Pendidikan tidak berjalan sendiri. Lembaga sosial memperkuat peran sekolah. Sinergi menciptakan kebermanfaatan. Kebaikan disebarkan bersama. Inilah model kolaborasi ideal. Respons Masyarakat terhadap Aksi Pelajar Aksi infak pelajar mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pihak mengapresiasi kepedulian ini. Generasi muda dinilai memiliki empati tinggi. Masyarakat melihat harapan pada pelajar. Aksi ini menjadi contoh baik. Kepedulian tidak mengenal usia. Pelajar mampu bergerak cepat. Masyarakat terinspirasi untuk berbagi. Solidaritas sosial menguat. Media sosial turut menyebarkan kebaikan. Aksi sederhana menjadi viral positif. Kepercayaan pada lembaga zakat meningkat. BAZNAS Kota Yogyakarta mendapat dukungan luas. Masyarakat semakin sadar ZIS-DSKL. Aksi pelajar memantik kepedulian kolektif. Kebaikan menular dengan cepat. Inilah kekuatan teladan. Pelajar menjadi inspirasi. Transparansi dan Akuntabilitas Penyaluran Transparansi menjadi prinsip utama BAZNAS Kota Yogyakarta. Setiap dana dicatat dengan rapi. Laporan penyaluran disampaikan secara terbuka. Masyarakat dapat mengakses informasi. Akuntabilitas dijaga ketat. Infak pelajar dikelola sesuai ketentuan. Tidak ada penyalahgunaan dana. Kepercayaan publik dijaga. Sistem pengelolaan profesional diterapkan. Audit internal dilakukan berkala. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen pada integritas. Amanah umat dijunjung tinggi. Transparansi meningkatkan partisipasi. Masyarakat merasa aman berdonasi. Kejelasan laporan menjadi nilai tambah. Dana tersalurkan tepat sasaran. Korban menerima manfaat nyata. Inilah komitmen lembaga. ZIS-DSKL sebagai Instrumen Kemanusiaan ZIS-DSKL menjadi instrumen penting dalam kemanusiaan. Zakat, infak, dan sedekah menjawab kebutuhan sosial. Dana sosial membantu korban bencana. BAZNAS Kota Yogyakarta mengelola ZIS-DSKL secara terpadu. Program kemanusiaan menjadi prioritas. Infak pelajar masuk dalam skema ini. Penyaluran dilakukan cepat dan tepat. ZIS-DSKL memperkuat solidaritas umat. Dana umat kembali kepada umat. Instrumen ini berlandaskan syariat. Nilai keadilan sosial terwujud. Bencana menjadi momentum berbagi. ZIS-DSKL menjembatani kepedulian. Lembaga zakat menjadi motor penggerak. Masyarakat diajak berpartisipasi. Kemanusiaan menjadi tujuan bersama. ZIS-DSKL memperkuat ketahanan sosial. Inilah peran strategis zakat. Harapan bagi Korban Banjir Aceh dan Sumatera Bantuan ini membawa harapan bagi korban. Di tengah keterbatasan, dukungan sangat berarti. Korban merasakan tidak sendiri. Bantuan menjadi penguat mental. Pemulihan membutuhkan waktu. Dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan. Infak pelajar menjadi bagian proses pemulihan. Harapan tumbuh dari solidaritas. Doa menyertai setiap bantuan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkoordinasi. Program lanjutan disiapkan. Kebutuhan korban dipetakan. Bantuan disesuaikan kondisi lapangan. Harapan baru mulai terbit. Korban bangkit perlahan. Solidaritas nasional menguat. Kepedulian lintas daerah terjaga. Inilah makna persaudaraan. Edukasi Publik tentang Kepedulian Sosial Aksi ini menjadi sarana edukasi publik. Masyarakat diajak peduli sesama. Pendidikan sosial tidak terbatas ruang kelas. Media menjadi sarana penyebaran nilai. Pelajar memberi contoh nyata. Kepedulian sosial ditularkan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengedukasi ZIS-DSKL. Masyarakat diajak berzakat dan infak. Edukasi dilakukan berkelanjutan. Kesadaran kolektif dibangun. Kepedulian menjadi budaya. Aksi kemanusiaan diperluas. Publik memahami peran zakat. Infak menjadi solusi sosial. Edukasi memperkuat partisipasi. Masyarakat semakin percaya. Nilai kemanusiaan dihidupkan. Inilah misi bersama. Menebar Kebaikan Infak pelajar menjadi inspirasi bagi semua. Kepedulian dapat dimulai dari mana saja. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat bergandeng tangan. Kebaikan tidak mengenal batas. Setiap orang dapat berkontribusi. ZIS-DSKL menjadi sarana berbagi. Bencana membutuhkan solidaritas. Mari kuatkan kepedulian bersama. Mari ringankan beban saudara. Mari salurkan zakat dan infak. Mari dukung program kemanusiaan. Mari percayakan pada BAZNAS Kota Yogyakarta. Mari tebarkan kebaikan berkelanjutan. Mari bangun ketahanan sosial. Mari jadikan berbagi sebagai kebiasaan. Mari wujudkan Islam rahmatan lil alamin. Mari satukan langkah untuk kemanusiaan. Mari tutup dengan doa dan harapan. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk memperkuat ketahanan umat. Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial. Mari dukung program kemanusiaan BAZNAS Kota Yogyakarta bagi korban bencana. Mari jadikan ZIS-DSKL sebagai sarana berbagi yang amanah dan profesional. Mari tunaikan fidyah dengan mudah dan aman melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan muzaki di 0821-4123-2770. #BAZNAS_Kota_Yogyakarta #InfakKemanusiaan #PeduliBencana #SMKKoperasiYogyakarta #ZISDSKL #SolidaritasUmat
BERITA03/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Prestasi Gemilang Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta di Ajang Pelajar Muslim
Prestasi Gemilang Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta di Ajang Pelajar Muslim
Prestasi Qur’ani yang Mengharumkan Nama Kota Yogyakarta Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu Kader Hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam ajang perlombaan pelajar Muslim tingkat regional. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan mampu melahirkan generasi unggul dan berkarakter Islami. Kader Hafidz yang meraih prestasi tersebut adalah Masyah Naili Izzah, seorang pelajar yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan keluarga besar BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi antara lembaga, pembina, keluarga, dan masyarakat. Ajang perlombaan menjadi ruang aktualisasi potensi generasi muda Muslim. Nilai-nilai Qur’ani disebarluaskan melalui kompetisi yang sehat dan bermartabat. Semangat mencintai Al-Qur’an ditanamkan sejak usia dini melalui pembinaan yang konsisten. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong lahirnya kader Qur’ani yang berprestasi. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa dana zakat dikelola secara produktif. Manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh mustahik binaan. Pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang bagi umat. Keberhasilan ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. Prestasi ini menjadi inspirasi bagi kader lainnya. Semangat berlomba dalam kebaikan terus ditumbuhkan. Peran lembaga zakat sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir sebagai penggerak perubahan positif. Prestasi ini patut disyukuri bersama oleh seluruh umat. Profil Kader Hafidz Berprestasi Sejak Usia Dini Kader Hafidz yang berhasil menorehkan prestasi tersebut bernama Masyah Naili Izzah. Ia lahir pada tanggal 30 Maret 2011 dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pendidikan keagamaan. Sejak usia dini, ia telah menunjukkan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an. Proses menghafal dijalani dengan penuh ketekunan dan kesabaran. Setiap hari, ia meluangkan waktu khusus untuk murojaah hafalan. Konsistensi menjadi kunci utama keberhasilannya. BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan pembinaan intensif melalui program Kader Hafidz. Program ini dirancang untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak. Selain hafalan, pembinaan juga menekankan adab dan akhlak mulia. Hal ini membentuk karakter yang seimbang antara ilmu dan kepribadian. Masyah Naili Izzah dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan rendah hati. Ia selalu mengikuti arahan pembina dengan sungguh-sungguh. Dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam proses pembinaan. Lingkungan yang positif turut membentuk mental juara. Prestasi ini diraih melalui proses panjang dan penuh perjuangan. Tidak ada hasil instan dalam menghafal Al-Qur’an. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendampingi kader dalam setiap proses pembinaan. Festival Pelajar Muslim sebagai Ajang Bergengsi Kejuaraan yang diikuti merupakan Festival Pelajar Muslim Yogyakarta #9 wilayah DIY dan Jawa Tengah. Ajang ini dikenal sebagai kompetisi bergengsi bagi pelajar Muslim. Peserta berasal dari berbagai sekolah dan madrasah terbaik. Setiap peserta merupakan perwakilan terbaik dari daerah masing-masing. Persaingan berlangsung ketat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Lomba ini menjadi wadah pengembangan potensi pelajar Muslim. Nilai-nilai keislaman menjadi fondasi utama kegiatan. Salah satu kategori yang dilombakan adalah Musabaqah Hifdzil Qur’an atau MHQ. Kategori ini menuntut kelancaran, ketepatan, dan adab dalam membaca hafalan. Masyah Naili Izzah tampil dengan penuh percaya diri. Penampilannya mencerminkan kesiapan mental dan spiritual yang matang. Dewan juri menilai secara profesional dan objektif. Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama. Festival ini juga menjadi sarana silaturahmi antar pelajar Muslim. Semangat ukhuwah terasa sepanjang kegiatan berlangsung. BAZNAS Kota Yogyakarta mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Kegiatan seperti ini sangat positif bagi pembinaan generasi muda. Ajang ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang. Raihan Juara Pertama Kategori MHQ Dalam kategori MHQ, Masyah Naili Izzah berhasil meraih Juara 1. Prestasi ini diraih melalui proses penilaian yang ketat dan objektif. Dewan juri menilai kelancaran hafalan dengan sangat baik. Ketepatan tajwid menjadi nilai unggulan dalam penampilannya. Selain itu, adab dan ketenangan saat tampil turut menjadi perhatian. Juara ini menunjukkan kualitas hafalan yang matang dan terjaga. Persiapan dilakukan secara konsisten dan terjadwal. Setiap kesalahan kecil diperbaiki melalui latihan rutin. Dukungan pembina sangat berperan dalam keberhasilan ini. Orang tua juga memberikan dukungan penuh selama proses lomba. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan fasilitas pembinaan yang memadai. Program Kader Hafidz dirancang untuk mencetak juara berakhlak Qur’ani. Prestasi ini menjadi indikator keberhasilan program pembinaan. Keberhasilan ini mengharumkan nama Kota Yogyakarta. Semangat kompetisi yang sehat tercermin selama lomba berlangsung. Kemenangan diraih dengan cara yang bermartabat. Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hafalan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendukung pengembangan potensi kader. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan Festival Pelajar Muslim Yogyakarta #9 diselenggarakan pada 31 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di MAN 3 Sleman. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki fasilitas yang memadai. Suasana kompetisi berlangsung khidmat dan tertib. Peserta mengikuti lomba dengan penuh semangat. Panitia menyelenggarakan kegiatan secara profesional. Setiap sesi lomba berjalan sesuai jadwal. Dewan juri berasal dari kalangan yang kompeten. Penilaian dilakukan secara transparan dan objektif. Kehadiran peserta dari DIY dan Jawa Tengah menambah semarak acara. Orang tua dan pembina turut hadir memberikan dukungan. Dukungan moral sangat terasa selama kegiatan berlangsung. MAN 3 Sleman menjadi saksi lahirnya prestasi membanggakan ini. Lingkungan yang kondusif mendukung performa peserta. Masyah Naili Izzah tampil maksimal di hadapan juri. Tempat pelaksanaan yang nyaman memberikan ketenangan. Acara berlangsung tertib hingga selesai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengapresiasi seluruh pihak penyelenggara. Peran Pembinaan BAZNAS Kota Yogyakarta Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pembinaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Program Kader Hafidz menjadi salah satu program unggulan lembaga. Program ini bertujuan mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi. Pembinaan dilakukan secara rutin dan terarah. Setiap kader mendapatkan pendampingan intensif. Materi pembinaan mencakup hafalan dan pemahaman Al-Qur’an. Selain itu, pembinaan akhlak menjadi fokus utama. BAZNAS Kota Yogyakarta menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab. Kader dilatih untuk memiliki mental juara. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk peningkatan kualitas. Prestasi ini menjadi indikator keberhasilan program. Dana zakat dikelola secara amanah dan produktif. Masyarakat dapat melihat dampak nyata dari zakat yang disalurkan. Program ini membuka peluang prestasi bagi pelajar. Pembinaan dilakukan tanpa membedakan latar belakang ekonomi. Semua kader mendapatkan kesempatan yang sama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen melahirkan generasi unggul. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Ucapan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi secara langsung atas prestasi yang diraih. Beliau menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Dalam pernyataannya, Drs. H. Syamsul Azhari menegaskan pentingnya pembinaan Al-Qur’an sejak dini. “Prestasi ini adalah bukti bahwa zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar mampu mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak,” ujar beliau. Beliau juga menyampaikan kebanggaannya kepada kader binaan. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama. Pembinaan yang konsisten menjadi kunci utama capaian prestasi. “Kami di BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen terus mendampingi dan membina anak-anak agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan umat,” lanjutnya. Beliau mengapresiasi dukungan orang tua dan pembina. Dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting keberhasilan program. Kepercayaan muzaki sangat berarti bagi keberlanjutan pembinaan. Beliau mengajak masyarakat untuk terus berzakat. Program pendidikan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Generasi Qur’ani merupakan aset umat dan bangsa. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi kader lainnya. BAZNAS Kota Yogyakarta siap meningkatkan kualitas pembinaan. Sinergi antara lembaga dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Prestasi ini merupakan milik umat secara keseluruhan. Dampak Positif bagi Generasi Muda Prestasi ini memberikan dampak positif bagi generasi muda. Semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di kalangan pelajar. Pelajar lain terdorong untuk mengikuti jejak prestasi. Lomba menjadi sarana pengembangan diri yang sehat. Nilai disiplin dan kerja keras tertanam dengan kuat. Kader Hafidz menjadi teladan bagi teman sebaya. Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an semakin relevan. Prestasi ini membuktikan bahwa pelajar mampu berprestasi secara spiritual. Dukungan lembaga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir sebagai pendamping generasi muda. Program pembinaan memberikan arah yang jelas. Pelajar mendapatkan ruang untuk berkembang secara optimal. Prestasi ini meningkatkan kepercayaan diri kader. Lingkungan yang mendukung sangat diperlukan. Peran keluarga juga sangat penting. Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama. Generasi muda diharapkan semakin mencintai Al-Qur’an. Nilai Qur’ani menjadi pedoman hidup. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong lahirnya prestasi serupa. Zakat sebagai Investasi Peradaban Umat Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah. Zakat merupakan investasi peradaban umat. Melalui zakat, pendidikan dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Program Kader Hafidz menjadi salah satu contoh nyata. Dana zakat dikelola secara amanah dan profesional. Manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Prestasi ini menjadi bukti pengelolaan zakat yang efektif. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan transparansi setiap program. Muzaki dapat melihat dampak nyata dari kontribusinya. Zakat membantu mencetak generasi unggul. Pendidikan Al-Qur’an menjadi prioritas utama. Investasi ini bersifat jangka panjang. Generasi Qur’ani akan menjadi pemimpin masa depan. Zakat memberikan harapan bagi pelajar berprestasi. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Program pendidikan terus dikembangkan. Sinergi dengan masyarakat sangat diperlukan. Prestasi ini menguatkan kepercayaan publik. Zakat menjadi solusi pembangunan umat. Komitmen Keberlanjutan Program Pembinaan BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen melanjutkan program pembinaan. Program Kader Hafidz akan terus ditingkatkan kualitasnya. Evaluasi dilakukan secara berkala. Peningkatan mutu menjadi fokus utama. Prestasi ini menjadi bahan evaluasi positif. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak muzaki untuk berperan aktif. Program pendidikan membutuhkan keberlanjutan dana. Zakat, infak, dan sedekah menjadi sumber utama. Kepercayaan publik menjadi modal penting. Transparansi pengelolaan terus dijaga. Prestasi kader menjadi laporan nyata lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta terbuka terhadap masukan masyarakat. Program disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Pendidikan Qur’ani tetap menjadi prioritas. Prestasi ini menjadi awal capaian lainnya. Generasi muda terus dibina secara berkelanjutan. Komitmen ini dijaga dengan penuh tanggung jawab. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir untuk umat. Inspirasi bagi Masyarakat Luas Prestasi ini diharapkan menginspirasi masyarakat luas. Orang tua terdorong untuk mendukung pendidikan Al-Qur’an anak-anak. Pelajar termotivasi untuk menghafal Al-Qur’an. Lingkungan pendidikan semakin kondusif. Lomba menjadi sarana pembinaan karakter Islami. Prestasi ini menunjukkan hasil nyata pembinaan. Masyarakat dapat melihat manfaat zakat secara langsung. Kepercayaan terhadap lembaga semakin kuat. BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi contoh pengelolaan zakat yang amanah. Prestasi kader menjadi bukti keseriusan program. Generasi Qur’ani adalah harapan umat. Pendidikan spiritual sangat penting di era modern. Prestasi ini menjadi pengingat nilai agama. Masyarakat diajak untuk berperan aktif. Dukungan tidak hanya berupa materi. Doa dan motivasi juga sangat berarti. Prestasi ini milik umat bersama. Inspirasi ini diharapkan menular. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak kolaborasi. Ajakan Berzakat, Infak, dan Sedekah Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan para muzaki. Zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama program. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. Setiap kontribusi memiliki dampak besar. Dana zakat dikelola secara amanah dan profesional. Program pendidikan terus dikembangkan. Prestasi ini menjadi laporan nyata kepada muzaki. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga kepercayaan umat. Masyarakat diajak untuk terus berzakat. Infak dan sedekah sangat dibutuhkan. Program sosial dan pendidikan berjalan beriringan. Generasi muda membutuhkan dukungan berkelanjutan. Zakat menjadi solusi pemberdayaan umat. Mari bersama membangun masa depan Qur’ani. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menyalurkan amanah. Dukungan masyarakat sangat berarti. Prestasi ini menjadi bukti nyata. Mari terus berbagi kebaikan. Penutup dan Harapan Masa Depan Prestasi Masyah Naili Izzah menjadi kebanggaan bersama. Keberhasilan ini mencerminkan hasil pembinaan yang konsisten. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mendampingi kader. Pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi utama pembangunan umat. Prestasi ini diharapkan terus berlanjut. Generasi Qur’ani akan terus lahir dari pembinaan zakat. Dukungan masyarakat sangat diperlukan. Zakat menjadi penggerak perubahan sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir untuk umat. Prestasi ini adalah milik bersama. Semoga capaian ini menginspirasi banyak pihak. Mari menanam kebaikan melalui zakat. Setiap kontribusi memiliki arti besar. Pendidikan Qur’ani adalah investasi akhirat. BAZNAS Kota Yogyakarta siap mengelola amanah umat. Sinergi menjadi kunci keberhasilan. Prestasi ini menjadi awal perjalanan panjang. Generasi muda siap menyongsong masa depan. Bersama membangun peradaban Qur’ani. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mencetak generasi Qur’ani berprestasi. Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan umat. Mari dukung program DSKL agar manfaat zakat dirasakan lebih luas. Mari bersama BAZNAS Kota Yogyakarta membangun masa depan umat yang lebih baik. Mari tunaikan fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor layanan muzaki 0821-4123-2770. #BAZNASKotayogyakarta #KaderHafidz #PrestasiQurani #ZakatUntukUmat #GenerasiQurani #MHQ2026
BERITA02/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Dawrah Tahsin Al-Fatihah: Menguatkan Fondasi Ibadah Umat di Jantung Kota Yogyakarta
Dawrah Tahsin Al-Fatihah: Menguatkan Fondasi Ibadah Umat di Jantung Kota Yogyakarta
Dakwah Ilmu sebagai Pondasi Perbaikan Umat BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berorientasi pada penguatan kualitas ibadah umat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Dawrah Tahsin Al-Fatihah sebagai bagian dari dakwah edukatif. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman umat Islam terhadap bacaan surat Al-Fatihah. Al-Fatihah merupakan surat yang wajib dibaca dalam setiap rakaat salat. Kesempurnaan bacaan Al-Fatihah menjadi syarat sahnya ibadah salat. Oleh karena itu, perbaikan bacaan menjadi kebutuhan mendasar umat Islam. Dawrah ini hadir sebagai sarana pembelajaran yang aplikatif dan mudah dipahami. Peserta diajak untuk memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap dan sistematis. Kegiatan ini juga menjadi ruang muhasabah bagi peserta. Banyak peserta menyadari pentingnya memperbaiki bacaan yang selama ini dianggap sepele. Suasana pembelajaran berlangsung khidmat dan penuh kesungguhan. BAZNAS Kota Yogyakarta menghadirkan dakwah berbasis ilmu yang relevan dengan kebutuhan umat. Dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga melalui praktik langsung. Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya ilmu dalam ibadah. Dakwah ilmu menjadi fondasi utama perbaikan umat. Program ini mencerminkan kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kualitas ibadah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu membawa perubahan positif berkelanjutan. Pelaksanaan Kegiatan di Masjid Diponegoro Balaikota Dawrah Tahsin Al-Fatihah dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertempat di Aula Lantai 1 Masjid Diponegoro Komplek Balaikota Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis dan simbolik. Masjid Diponegoro berada di pusat pemerintahan Kota Yogyakarta. Keberadaan masjid di lingkungan pemerintahan mencerminkan harmoni antara nilai religius dan pelayanan publik. Aula masjid disiapkan dengan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran. Penataan ruangan dilakukan dengan rapi dan nyaman. Peserta hadir dengan tertib dan penuh antusias. Rangkaian kegiatan disusun secara terstruktur oleh panitia. Pembukaan acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana khusyuk langsung terasa sejak awal kegiatan. Peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian. Interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung aktif. Kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Panitia memastikan setiap sesi berjalan efektif. Lingkungan masjid mendukung suasana pembelajaran yang kondusif. Lokasi yang mudah dijangkau memudahkan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung hingga selesai dengan tertib. Masjid Diponegoro kembali berfungsi sebagai pusat pembinaan umat. Kegiatan ini memperkuat peran masjid sebagai ruang edukasi keagamaan. Tahsin Al-Fatihah sebagai Kebutuhan Dasar Muslim Tahsin Al-Fatihah merupakan kebutuhan dasar bagi setiap muslim. Surat Al-Fatihah menjadi inti dari setiap ibadah salat. Kesalahan bacaan dapat memengaruhi kesempurnaan ibadah. Oleh karena itu, pembelajaran tahsin menjadi sangat penting. Dawrah ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Peserta diajak mengenali kesalahan bacaan yang sering terjadi. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Penjelasan tajwid diberikan secara rinci namun sederhana. Peserta tidak hanya menerima teori. Praktik bacaan menjadi bagian utama pembelajaran. Setiap peserta diberi kesempatan membaca secara langsung. Kesalahan makhraj dan panjang pendek bacaan diperbaiki bersama. Suasana belajar berlangsung tanpa tekanan. Peserta merasa nyaman untuk bertanya dan mencoba. Pembelajaran dilakukan secara bertahap. Setiap sesi dirancang agar mudah diikuti. Kesadaran akan pentingnya bacaan yang benar semakin tumbuh. Banyak peserta menyadari kesalahan bacaan yang selama ini dilakukan. Dawrah ini menjadi momentum perbaikan ibadah. Perbaikan bacaan berdampak pada kekhusyukan salat. Peserta merasakan manfaat secara langsung. Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya belajar sepanjang hayat. Peran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Edukasi Umat BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki peran penting dalam pembinaan masyarakat. Lembaga ini tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat. Edukasi keagamaan menjadi bagian dari program strategis. Dawrah Tahsin Al-Fatihah merupakan wujud nyata peran tersebut. Program ini menunjukkan bahwa zakat memiliki dimensi dakwah. Dana zakat dikelola untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh. Kesejahteraan spiritual menjadi perhatian utama. BAZNAS Kota Yogyakarta memahami kebutuhan umat akan ilmu agama. Program edukatif terus dikembangkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wujud tanggung jawab sosial lembaga. Masyarakat diberikan akses pembelajaran yang berkualitas. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra umat. Program ini memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Transparansi dan profesionalisme menjadi prinsip utama. Setiap kegiatan dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat. Dawrah ini lahir dari kebutuhan perbaikan bacaan salat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi dalam dakwah. Kolaborasi dengan masjid menjadi kekuatan utama. Program ini diharapkan terus berlanjut. Edukasi Al-Qur’an menjadi investasi jangka panjang umat. Ujaran Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari selaku Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan pesan penuh makna. Beliau menegaskan pentingnya memperbaiki bacaan Al-Fatihah. Menurut beliau, ibadah yang benar harus dilandasi ilmu yang benar. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa banyak umat Islam rajin beribadah. Namun, kualitas bacaan sering kali belum diperhatikan secara serius. Dawrah tahsin menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut. Beliau mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir. Kehadiran peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Drs. H. Syamsul Azhari menekankan bahwa zakat memiliki peran yang sangat luas. Zakat tidak hanya membantu aspek ekonomi. Zakat juga mendukung penguatan iman dan ilmu. Beliau menyampaikan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta. Program edukasi akan terus dikembangkan. Kegiatan ini diharapkan memberi dampak jangka panjang. Beliau juga mengajak masyarakat mendukung program BAZNAS Kota Yogyakarta. Dukungan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan dakwah. Sambutan disampaikan dengan penuh ketulusan. Pesan tersebut menyentuh hati peserta. Kepemimpinan beliau memberi teladan nyata. Antusiasme Peserta dalam Mengikuti Dawrah Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Peserta datang dari berbagai latar belakang usia dan profesi. Kehadiran peserta menunjukkan tingginya minat terhadap pembelajaran tahsin. Banyak peserta datang dengan niat memperbaiki bacaan salat. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan. Setiap sesi diikuti dengan perhatian penuh. Peserta aktif bertanya dan berdiskusi. Interaksi antara peserta dan pemateri berlangsung hangat. Suasana belajar terasa hidup dan dinamis. Peserta tidak ragu untuk mempraktikkan bacaan. Kesalahan dibenahi dengan penuh kesabaran. Semangat belajar terlihat dari kehadiran peserta hingga akhir kegiatan. Tidak ada peserta yang meninggalkan acara sebelum selesai. Hal ini menunjukkan besarnya manfaat yang dirasakan. Dawrah ini menjadi pengalaman belajar yang berharga. Peserta merasa mendapatkan ilmu yang aplikatif. Antusiasme ini menjadi indikator keberhasilan kegiatan. BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil menghadirkan program yang tepat sasaran. Kegiatan ini memperkuat budaya belajar di masyarakat. Antusiasme peserta menjadi motivasi untuk program lanjutan. Metode Pembelajaran yang Aplikatif Metode pembelajaran dalam dawrah ini dirancang secara aplikatif. Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan. Praktik bacaan menjadi fokus utama. Setiap peserta diberi kesempatan membaca Al-Fatihah. Pemateri memberikan koreksi secara langsung. Kesalahan bacaan dijelaskan dengan cara yang mudah dipahami. Metode ini membantu peserta memahami dengan cepat. Pembelajaran dilakukan secara bertahap. Materi disampaikan dari dasar hingga lanjutan. Peserta diajak memahami makhraj huruf. Panjang pendek bacaan dijelaskan secara rinci. Suasana belajar dibuat nyaman dan tidak kaku. Peserta merasa dihargai dalam proses belajar. Tidak ada kesan menghakimi dalam koreksi bacaan. Proses pembelajaran berlangsung interaktif. Metode ini membuat peserta lebih percaya diri. Pemahaman peserta meningkat secara signifikan. Pembelajaran berbasis praktik terbukti efektif. Dawrah ini menjadi contoh pembelajaran tahsin yang baik. Metode ini dapat diterapkan dalam kegiatan serupa. Dampak Spiritual bagi Peserta Dawrah Tahsin Al-Fatihah memberikan dampak spiritual yang mendalam. Peserta merasakan perubahan dalam kualitas ibadah. Bacaan yang lebih benar meningkatkan kekhusyukan salat. Peserta menjadi lebih percaya diri saat salat. Kesadaran akan pentingnya bacaan semakin meningkat. Dawrah ini menjadi momentum muhasabah diri. Peserta menyadari pentingnya belajar ilmu agama. Perbaikan bacaan menjadi awal perbaikan ibadah lainnya. Dampak spiritual ini dirasakan secara personal. Peserta merasa lebih dekat dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Proses belajar memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dawrah ini juga mempererat ukhuwah antar peserta. Suasana kebersamaan terasa kuat. Peserta saling mendukung dalam belajar. Dampak spiritual ini diharapkan berkelanjutan. Perubahan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Peserta diharapkan terus memperbaiki bacaan. Dawrah ini menjadi titik awal perubahan positif. Spirit belajar terus tumbuh di masyarakat. Masjid sebagai Pusat Edukasi Keumatan Masjid Diponegoro kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi umat. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual. Masjid juga menjadi ruang pembelajaran keagamaan. Dawrah ini memperkuat fungsi tersebut. Lingkungan masjid mendukung suasana belajar yang khidmat. Peserta merasa nyaman mengikuti kegiatan. Masjid menjadi ruang interaksi keilmuan. Kegiatan ini menghidupkan fungsi masjid secara optimal. Masjid menjadi tempat transfer ilmu. Pembelajaran Al-Qur’an berlangsung secara intensif. Kegiatan ini menghidupkan semangat belajar di masjid. Masjid menjadi pusat pembinaan spiritual. Peran masjid semakin relevan di tengah masyarakat. Dawrah ini memperkuat keterikatan umat dengan masjid. Masjid menjadi ruang perbaikan diri. Kegiatan edukatif seperti ini perlu terus dikembangkan. Masjid dapat menjadi pusat solusi umat. BAZNAS Kota Yogyakarta memanfaatkan masjid secara optimal. Kolaborasi ini memberi dampak positif. Masjid dan lembaga zakat saling menguatkan. Fungsi masjid semakin luas dan bermakna. Sinergi Zakat dan Dakwah Keilmuan Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara zakat dan dakwah. Dana zakat tidak hanya digunakan untuk bantuan fisik. Zakat juga mendukung program edukasi keagamaan. Dawrah Tahsin Al-Fatihah menjadi contoh nyata. BAZNAS Kota Yogyakarta mengelola zakat secara produktif. Edukasi menjadi bagian dari pemberdayaan umat. Sinergi ini memperluas manfaat zakat. Dakwah keilmuan menjadi lebih terstruktur. Masyarakat merasakan manfaat zakat secara langsung. Program ini meningkatkan kepercayaan publik. Zakat menjadi instrumen pembangunan umat. Sinergi ini perlu terus diperkuat. Edukasi keagamaan membutuhkan dukungan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah muzaki. Setiap dana dikelola dengan transparan. Program ini mencerminkan profesionalisme lembaga. Sinergi zakat dan dakwah menciptakan dampak luas. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi program lain. Zakat memiliki potensi besar dalam dakwah. Sinergi ini membawa kemaslahatan umat. Literasi Al-Qur’an di Masyarakat Perkotaan Masyarakat perkotaan memiliki tantangan tersendiri dalam literasi Al-Qur’an. Kesibukan sering menjadi hambatan belajar. Dawrah ini hadir sebagai solusi pembelajaran yang efektif. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Materi disampaikan secara ringkas dan padat. Peserta dapat belajar dalam waktu yang terbatas. Literasi Al-Qur’an perlu terus ditingkatkan. Dawrah ini menjadi sarana peningkatan literasi. Masyarakat perkotaan membutuhkan ruang belajar yang fleksibel. BAZNAS Kota Yogyakarta memahami kebutuhan tersebut. Program ini dirancang sesuai konteks perkotaan. Pembelajaran dilakukan secara efisien. Peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu. Literasi Al-Qur’an menjadi bagian dari pembangunan umat. Kegiatan ini memperkuat budaya belajar. Masyarakat semakin sadar pentingnya bacaan yang benar. Dawrah ini menjawab tantangan zaman. Literasi Al-Qur’an tetap relevan di era modern. Program ini memberi solusi nyata. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir menjawab kebutuhan umat. Keberlanjutan Program Pembinaan Umat BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keberlanjutan program pembinaan umat. Dawrah Tahsin Al-Fatihah menjadi bagian dari program berkelanjutan. Kegiatan ini tidak berhenti pada satu pertemuan. Evaluasi terus dilakukan untuk perbaikan program. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka peluang kegiatan lanjutan. Pembinaan bacaan Al-Qur’an menjadi prioritas. Program ini diharapkan menjangkau lebih banyak masyarakat. Keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan dakwah. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Program edukatif akan terus dikembangkan. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Partisipasi muzaki menjadi kekuatan utama. Program ini menjadi investasi jangka panjang. Pembinaan umat membutuhkan konsistensi. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjalankan amanah. Keberlanjutan program menciptakan dampak luas. Masyarakat menjadi mitra aktif. Program ini menjadi bagian dari visi besar. Pembinaan umat dilakukan secara sistematis. Keberlanjutan menjadi komitmen bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta terus melangkah maju. Mari tunaikan zakat sebagai wujud ketaatan dan kepedulian kepada sesama Mari salurkan infak untuk mendukung program dakwah dan edukasi umat Mari kuatkan shodaqoh sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya Mari berpartisipasi aktif dalam program ZIS-DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Sebagai penyempurna ibadah, mari tunaikan fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki di nomor 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut. #BAZNASKotaYogyakarta #DawrahTahsin #TahsinAlFatihah #ZakatYogyakarta #InfakShodaqoh #FidyahDigital #ZISDSKL
BERITA02/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Laporan Pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Desember 2025 / 1447 H
Laporan Pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Desember 2025 / 1447 H
BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menjaga amanah umat dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Sepanjang bulan Desember 2025, total penghimpunan dana ZIS tercatat sebesar Rp12.764.531.908, dengan pungutan dana Desember mencapai Rp3.267.767.823. Capaian ini menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. Dana yang terhimpun berasal dari berbagai pos, seperti zakat maal, zakat fitrah, infak/sedekah, CSR, dan DSKL, yang seluruhnya dikelola secara profesional dan transparan. Setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan menjadi kekuatan untuk memperluas manfaat bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Dalam aspek penyaluran, BAZNAS Kota Yogyakarta menyalurkan dana ZIS melalui lima program utama, yakni Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, serta Dakwah dan Advokasi. Total penyaluran ZIS Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.451.840.422, sementara akumulasi penyaluran sepanjang tahun 2025 mencapai Rp10.496.892.730. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mustahik secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Melalui laporan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmen akuntabilitas dan keterbukaan publik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih kepada seluruh muzakki, munfiq, dan donatur yang telah berkontribusi. Semoga setiap ZIS yang ditunaikan menjadi wasilah keberkahan dan kebermanfaatan bagi umat. Mari berinfak dan bersedekah untuk menguatkan kepedulian sosial Mari tunaikan fidyah sebagai wujud empati dan kebersamaan Mari salurkan ZIS-DSKL melalui lembaga resmi dan amanah Bayar fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui nomor Layanan Muzaki: 0821-4123-2770 #BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli
BERITA28/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Milad ke-25, Momentum Syukur dan Penguatan Pengabdian Umat
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Milad ke-25, Momentum Syukur dan Penguatan Pengabdian Umat
Dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar peringatan Milad BAZNAS ke-25 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momen reflektif sekaligus perayaan sederhana yang sarat makna atas perjalanan panjang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia, khususnya di Kota Yogyakarta. Acara tersebut diikuti oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, jajaran pelaksana harian, serta teman-teman PKL dan Magang yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung aktivitas kelembagaan. Milad ke-25 ini tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun, melainkan menjadi penanda komitmen berkelanjutan untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat. Sejak berdiri hingga memasuki usia ke-25 tahun, BAZNAS telah melalui perjalanan panjang dengan berbagai dinamika dan tantangan. Di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi, BAZNAS Kota Yogyakarta terus beradaptasi agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas. Peringatan milad ini menjadi pengingat bahwa amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Kebersamaan yang terbangun dalam acara tersebut mencerminkan semangat kolektif untuk terus berkhidmat, tidak hanya sebagai lembaga formal, tetapi juga sebagai rumah kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Acara Milad BAZNAS ke-25 berlangsung dalam suasana khidmat namun hangat. Para pengurus dan peserta PKL/Magang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, menunjukkan semangat kebersamaan lintas generasi. Kehadiran teman-teman PKL dan Magang menjadi simbol regenerasi dan transfer nilai-nilai kebaikan dalam pengelolaan zakat. Mereka tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga menyerap semangat pengabdian yang menjadi ruh utama BAZNAS. Momentum ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bahwa pengelolaan zakat adalah kerja kolektif yang membutuhkan sinergi, integritas, dan kepedulian sosial yang tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan pesan reflektif tentang makna Milad BAZNAS ke-25. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menegaskan bahwa usia 25 tahun adalah fase kematangan yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kepada umat. “Milad ke-25 ini menjadi momentum muhasabah bagi kita semua. Selama seperempat abad, BAZNAS hadir untuk melayani umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat profesionalisme, menjaga amanah, serta memperluas manfaat zakat agar semakin dirasakan oleh masyarakat Kota Yogyakarta,” ujar beliau. Pernyataan tersebut menjadi penguat semangat seluruh jajaran untuk terus melangkah dengan visi yang jelas dan nilai-nilai yang kokoh. Lebih lanjut, Drs. H. Syamsul Azhari juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan BAZNAS Kota Yogyakarta, mulai dari para muzaki, mustahik, mitra program, hingga generasi muda yang terlibat melalui program PKL dan Magang. “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat, kepercayaan para muzaki, serta kontribusi generasi muda menjadi energi besar bagi BAZNAS. Milad ini adalah milad kita bersama,” tuturnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak terlepas dari kolaborasi dan partisipasi publik. Milad ke-25 BAZNAS juga menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial. Dalam suasana doa dan harapan, seluruh peserta memanjatkan doa agar BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa diberi keberkahan, keistiqamahan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah. Doa juga dipanjatkan untuk BAZNAS di seluruh Indonesia, agar terus menjadi lembaga yang amanah, profesional, dan dipercaya umat. Harapan besar disematkan agar zakat mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi kemiskinan, mempersempit kesenjangan sosial, dan memperkuat ketahanan umat di berbagai daerah. Sebagai lembaga pengelola zakat resmi, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga respon kebencanaan, seluruh program dirancang agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Milad ke-25 ini menjadi pengingat bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga inovasi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam memperluas dampak kebaikan. Kehadiran teknologi digital juga menjadi perhatian penting dalam peringatan Milad BAZNAS ke-25. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong digitalisasi layanan zakat agar semakin mudah diakses oleh masyarakat. Transformasi digital ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak muzaki, khususnya generasi muda, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL. Dengan dukungan teknologi, zakat tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, melainkan dapat disalurkan dengan cepat, tepat, dan aman. Peringatan Milad ini juga menjadi sarana untuk meneguhkan kembali nilai keikhlasan dalam beramal. Zakat, infak, dan sedekah bukan semata kewajiban, tetapi wujud kepedulian dan cinta kepada sesama. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai gaya hidup, bukan hanya rutinitas tahunan. Melalui zakat, setiap individu memiliki peran dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas umat. Di usia ke-25 tahun, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas layanan. Evaluasi dan refleksi menjadi bagian penting dalam setiap langkah yang diambil. Dengan semangat kebersamaan, lembaga ini berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Menutup rangkaian peringatan Milad BAZNAS ke-25, seluruh jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan tekad untuk menjaga amanah umat dengan sebaik-baiknya. Doa dan harapan dipanjatkan agar setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan membawa keberkahan, baik bagi pemberi maupun penerima. Semoga BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa diberi kekuatan untuk istiqamah dalam melayani umat dan menjadi pilar penting dalam pembangunan sosial keumatan. Sebagai bagian dari semangat Milad ke-25 ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah. Mari bersama-sama memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama melalui: Mari menunaikan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta secara rutin dan amanah. Mari menyalurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas umat. Mari dukung program-program ZIS-DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan masyarakat. Mari jadikan zakat sebagai bagian dari ikhtiar membangun kesejahteraan bersama. Sebagai penutup, bagi masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah, mari tunaikan pembayaran fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau dapat langsung menghubungi layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta #MiladBAZNAS25 #BAZNASKotaYogyakarta #ZakatUntukUmat #ZISDSKL #FidyahDigital #BerbagiKebaikan #ZakatMembangunNegeri
BERITA27/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas, BAZNAS Kota Yogyakarta Publikasikan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan DSKL Tahun 2025 Melalui Media Cetak dan Elektronik.
Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas, BAZNAS Kota Yogyakarta Publikasikan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan DSKL Tahun 2025 Melalui Media Cetak dan Elektronik.
BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui publikasi pengelolaan ZIS-DSKL Tahun 2025 yang disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui media cetak dan media elektronik. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus berlandaskan asas akuntabel dan transparan. Salah satu implementasi asas tersebut adalah dengan mengumumkan laporan pengelolaan ZIS-DSKL kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para muzaki dan masyarakat luas. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa secara umum pengelolaan ZIS-DSKL Tahun 2025 berjalan dengan baik dan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal ini tercermin dari capaian penghimpunan dana ZIS-DSKL sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp12,1 miliar. “Alhamdulillah, penghimpunan ZIS-DSKL Tahun 2025 mencapai Rp12,1 miliar. Angka ini meningkat sekitar 4,83 persen dibandingkan Tahun 2024 yang sebesar Rp11,6 miliar,” ungkap H. Syamsul Azhari. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta seluruh pemangku kepentingan, terutama kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kepercayaan inilah yang menjadi fondasi utama keberlangsungan pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa laporan keuangan pengelolaan ZIS-DSKL Tahun 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Dari hasil audit tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Alhamdulillah, laporan keuangan Tahun 2025 kembali mendapatkan Opini WTP. Ini merupakan WTP ke-15 yang diraih BAZNAS Kota Yogyakarta sejak audit keuangan pertama kali dilakukan pada tahun 2011,” jelasnya. Capaian ini menjadi bukti konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menerapkan tata kelola lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel. Tidak hanya sebatas penghimpunan, dana ZIS-DSKL yang dikelola juga disalurkan secara tepat sasaran melalui berbagai program pemberdayaan mustahik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan. Dengan tata kelola yang baik serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta dan masyarakat, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam membangun keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di Kota Yogyakarta. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga solusi kolektif untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat solidaritas umat. Pada kesempatan tersebut, H. Syamsul Azhari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan musodik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan musodik yang telah menunaikan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah, serta membawa keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Aamiin,” tuturnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan meningkatkan kualitas layanan, memperluas kemudahan pembayaran ZIS-DSKL, serta memastikan setiap rupiah yang dititipkan memberi manfaat nyata bagi mustahik. Mari tunaikan zakat penghasilan, zakat maal, dan zakat fitrah secara mudah dan aman. Mari kuatkan kepedulian sosial melalui infaq dan sedekah untuk program umat. Mari dukung penyaluran DSKL yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Mari wujudkan Kota Yogyakarta yang lebih adil, sejahtera, dan berkeadaban melalui ZIS-DSKL. Mari tunaikan fidyah secara mudah dan aman melalui layanan kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki: 0821-4123-2770. #BAZNASJogja #AmanahProfesionalAkuntabelTransparan #TentramnyaMuzaki #TerimaKasihMuzakiDanMustahik #ZakatUntukKesejahteraan #BAZNASKotaYogyakarta
BERITA27/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan DSKL Tahun 2025 kepada Wali Kota Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan DSKL Tahun 2025 kepada Wali Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan audiensi sekaligus penyerahan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) Tahun 2025/1446–1447 Hijriah kepada Wali Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta, Kamis (22/1/2026) atau bertepatan dengan 3 Sya’ban 1447 H, pukul 08.30 WIB. Penyerahan laporan dilakukan secara langsung oleh Drs. H. Syamsul Azhari, selaku Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, kepada Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), selaku Wali Kota Yogyakarta. Audiensi ini menjadi wujud nyata komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta dalam menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Wakil Ketua III Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, serta Kepala Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan sinergi yang solid antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta yang dinilai terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Menurutnya, peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta sangat strategis dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta mendukung agenda pembangunan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta. “Saya dukung sepenuhnya atas capaian kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta yang telah secara nyata memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Lebih lanjut, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menilai bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan transparan akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik. Oleh karena itu, ia mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta untuk terus berinovasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya Tahun 2025 secara umum terlaksana dengan baik dan menunjukkan pertumbuhan yang positif. “Alhamdulillah pengelolaan ZIS DSKL tahun 2025 secara umum terlaksana dengan baik. Pungutan ZIS DSKL tahun 2025 mencapai Rp12,1 miliar, meningkat 4,83 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp11,6 miliar,” ungkap Drs. H. Syamsul Azhari. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi. Lebih lanjut, Drs. H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa laporan keuangan pengelolaan ZIS-DSKL Tahun 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian tersebut merupakan WTP ke-15 yang diraih Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta sejak audit keuangan pertama kali dilakukan pada tahun 2011. Ia menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar capaian administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga amanah umat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga integritas lembaga melalui sistem pengelolaan keuangan yang tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Laporan Pengelolaan ZIS-DSKL Tahun 2025 telah dipublikasikan melalui media cetak dan media elektronik sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Hal ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi yang kredibel. Dalam aspek regulasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta memastikan seluruh aktivitas pengelolaan ZIS-DSKL telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Kepatuhan terhadap regulasi tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional dan berkelanjutan. Dalam pendayagunaannya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menyalurkan dana ZIS-DSKL melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut meliputi sektor pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial kemanusiaan, penguatan ekonomi produktif, serta dukungan dakwah dan advokasi umat. Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta agar mustahik tidak hanya menerima bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas hidup secara berkelanjutan. Di bidang ekonomi produktif, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mendorong program penguatan usaha mikro dan kecil berbasis zakat, sehingga mustahik mampu bertransformasi menjadi muzaki di masa depan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat. Selain itu, penguatan layanan digital terus dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infaq, sedekah, maupun fidyah. Melalui kantor digital, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadirkan layanan yang cepat, aman, dan transparan. Dengan sinergi yang kuat antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, dan seluruh elemen masyarakat, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam membangun keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta. Menutup audiensi, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infaq, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. “Terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah, serta membawa keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Aamiin,” tutur Drs. H. Syamsul Azhari. Mari Berzakat, Berinfak, dan Sedekah Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta Mari tunaikan zakat sebagai wujud ketaatan dan kepedulian sosialMari salurkan infaq dan sedekah untuk membantu sesamaMari dukung program pemberdayaan mustahik melalui ZIS-DSKL Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta Sebagai bentuk kemudahan beribadah, mari tunaikan fidyah melalui kantor digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770. #BAZNASJogja #AmanahProfesionalAkuntabelTransparan #TentramnyaMuzaki #TerimaKasihMuzakiDanMustahik #ZakatUntukKesejahteraan #BAZNASKotaYogyakarta
BERITA26/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jalan Sehat Funwalk Warnai Milad ke-25 BAZNAS, Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Jalan Sehat Funwalk Warnai Milad ke-25 BAZNAS, Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Dalam rangka memperingati Milad BAZNAS ke-25, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Jalan Sehat Funwalk yang berlangsung meriah di kawasan Laguna Pantai Glagah, Kabupaten Kulonprogo, pada Sabtu, 17 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-DIY, mitra kelembagaan, serta keluarga besar BAZNAS. Sejak pagi hari, ratusan peserta tampak antusias memadati area Pantai Glagah. Dengan mengenakan atribut seragam dan membawa semangat kebersamaan, para peserta mengikuti funwalk menyusuri jalur yang telah disiapkan panitia. Pemandangan alam pesisir yang indah, udara pagi yang segar, serta suasana penuh keakraban menjadi latar yang memperkuat makna peringatan seperempat abad perjalanan BAZNAS dalam melayani umat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat Funwalk ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial Milad, melainkan juga sebagai momentum refleksi atas kiprah BAZNAS selama 25 tahun dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi utama penguatan peran BAZNAS di tengah masyarakat. “Milad ke-25 ini adalah tonggak penting bagi BAZNAS untuk terus memperkuat kepercayaan publik. Melalui kegiatan yang sederhana namun sarat makna seperti funwalk ini, kami ingin menegaskan bahwa BAZNAS hadir tidak hanya sebagai lembaga pengelola dana umat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang terus bergerak, sehat, dan peduli,” ujarnya. Kegiatan Jalan Sehat Funwalk juga menjadi ruang silaturahmi lintas daerah bagi BAZNAS se-DIY. Interaksi antarpeserta berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum ini dimanfaatkan untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat sinergi program, serta menyatukan visi dalam upaya peningkatan kesejahteraan mustahik melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Selain funwalk, acara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pembagian doorprize, hiburan ringan, serta sesi foto bersama. Kehadiran seluruh unsur BAZNAS se-DIY menjadi simbol soliditas kelembagaan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat ke depan, terutama di era digital yang menuntut inovasi dan adaptasi berkelanjutan. Pemilihan lokasi di Laguna Pantai Glagah memiliki makna tersendiri. Pantai sebagai ruang terbuka publik mencerminkan keterbukaan BAZNAS dalam melayani umat, sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan lembaga zakat terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Alam yang terjaga juga menjadi simbol harapan agar keberadaan BAZNAS senantiasa membawa keberkahan dan keseimbangan sosial. Kegiatan Jalan Sehat Funwalk ini juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai kebersamaan dan gaya hidup sehat di lingkungan BAZNAS. Di tengah padatnya aktivitas pengelolaan dan pendistribusian dana umat, kegiatan fisik yang dilakukan bersama ini diharapkan mampu menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat hubungan emosional antarpengelola zakat. Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang terjaga, kinerja pelayanan kepada masyarakat pun dapat terus dioptimalkan. Tak hanya itu, momentum Milad ke-25 ini turut dimaknai sebagai ajang evaluasi dan konsolidasi kelembagaan. Selama seperempat abad, BAZNAS telah mengalami berbagai dinamika, tantangan, serta transformasi kebijakan. Melalui peringatan ini, seluruh unsur BAZNAS se-DIY berkomitmen untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas literasi zakat di tengah masyarakat agar potensi zakat dapat tergali secara maksimal. Partisipasi aktif BAZNAS se-DIY dalam kegiatan ini mencerminkan soliditas dan kesatuan langkah dalam mengemban amanah umat. Semangat bergerak bersama yang tercermin dalam setiap langkah funwalk menjadi simbol bahwa pengelolaan zakat membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan kepercayaan. Dengan kebersamaan yang kuat, BAZNAS optimistis mampu menghadirkan program-program yang semakin berdampak, berkelanjutan, dan menjawab kebutuhan mustahik secara nyata. Momentum Milad ke-25 ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan BAZNAS tidak lepas dari dukungan masyarakat luas. Kepercayaan para muzaki, munfiq, dan donatur merupakan fondasi utama keberlangsungan program-program sosial yang telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan mustahik di berbagai wilayah. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam setiap proses pengelolaan dana umat. Melalui semangat Milad ke-25, BAZNAS Kota Yogyakarta meneguhkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pelayanan, termasuk penguatan sistem digital dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat. Transformasi digital diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat, infak, sedekah, dan fidyah, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan layanan cepat, mudah, dan terpercaya. Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan ZIS-DSKL (Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya). Berbagai program unggulan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah terus digulirkan untuk menjawab kebutuhan umat. Peringatan Milad ini menjadi penguat tekad agar BAZNAS semakin profesional, inovatif, dan responsif terhadap dinamika sosial. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat luas untuk terus berpartisipasi aktif dalam gerakan kebaikan. Dukungan dari para muzaki, munfiq, dan donatur menjadi energi utama dalam memperluas manfaat zakat dan dana sosial keagamaan lainnya. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam Jalan Sehat Funwalk diharapkan dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat. BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan program, serta memperkuat tata kelola yang amanah. Milad ke-25 bukanlah garis akhir, melainkan awal dari langkah-langkah strategis menuju pengelolaan zakat yang semakin berdampak dan berkeadilan sosial. Sebagai penutup rangkaian kegiatan Milad ke-25 ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menunaikan kewajiban dan kepedulian sosial melalui ZIS-DSKL. Dengan menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan fidyah melalui BAZNAS, masyarakat turut ambil bagian dalam upaya membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Mari tunaikan zakat untuk membersihkan harta dan jiwa Mari salurkan infak dan sedekah untuk memperluas manfaat sosial Mari dukung program pemberdayaan mustahik melalui ZIS-DSKL Mari percayakan pengelolaan dana sosial keagamaan kepada BAZNAS yang amanah dan profesional Sebagai kemudahan layanan, masyarakat juga dapat membayarkan fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau menghubungi Nomor Layanan Muzaki: 0821-4123-2770 untuk mendapatkan informasi dan pendampingan lebih lanjut. #MiladBAZNAS25 #BAZNASDIY #BAZNASKotaYogyakarta #JalanSehatBAZNAS #ZakatUntukUmat #ZISDSKL #BangkitBersamaBAZNAS #PeduliBerbagi
BERITA26/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Prestasi Gemilang Pelajar Yogyakarta, Chamila Syaqib Raih Juara 2 MTtQ Tingkat Nasional
Prestasi Gemilang Pelajar Yogyakarta, Chamila Syaqib Raih Juara 2 MTtQ Tingkat Nasional
Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Chamila Syaqib Nurkirana, siswi kelas 9 SMP Negeri 8 Yogyakarta, berhasil meraih Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTtQ) dalam ajang Islamic MAN PK Competition (IMPACT) 2025 yang diselenggarakan oleh MAN PK MAN 1 Yogyakarta. Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan pada 18 Januari 2026 dan diikuti oleh para siswa-siswi terbaik jenjang SMP/MTs/Pondok Pesantren sederajat se-Indonesia. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi generasi muda dalam menunjukkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus mengasah kualitas bacaan dan pemahaman nilai-nilai Islam. Prestasi yang diraih Chamila menjadi bukti bahwa pelajar Yogyakarta tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berprestasi dalam pengembangan karakter dan spiritualitas. Dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang penuh penghayatan, Chamila mampu bersaing secara sportif di tingkat nasional dan mengharumkan nama sekolah serta daerah asalnya. Keberhasilan ini juga mencerminkan peran penting lingkungan pendidikan, keluarga, serta dukungan berbagai pihak dalam membina generasi Qur’ani. Semangat belajar, kedisiplinan, dan ketekunan Chamila menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. BAZNAS Kota Yogyakarta mengapresiasi capaian ini sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul yang berakhlak mulia. Prestasi generasi muda seperti Chamila sejalan dengan misi zakat, infak, dan sedekah dalam mendorong pendidikan, dakwah, serta pembinaan karakter Islami di masyarakat. Melalui dukungan ZIS-DSKL, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memperkuat pendidikan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang berilmu, beriman, dan berdaya guna bagi umat. Mari bersama BAZNAS Kota Yogyakarta: Mari dukung pendidikan dan prestasi generasi Qur’ani melalui zakat, infak, dan sedekah Mari berkontribusi dalam program dakwah dan pembinaan umat agar manfaatnya semakin luas Mari wujudkan kepedulian sosial berkelanjutan melalui ZIS-DSKL yang amanah dan tepat sasaran Sebagai bagian dari kepedulian dan ketaatan syariat, mari tunaikan fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki di 0821-4123-2770, agar ibadah kita semakin sempurna dan membawa keberkahan bagi sesama. #BAZNASKotaYogyakarta #PrestasiPelajar #GenerasiQurani #MTtQNasional #IMPACT2025 #ZakatInfakSedekah #FidyahBAZNAS #BanggaYogyakarta
BERITA19/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kader Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Adzan Nasional
Kader Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Adzan Nasional
Yogyakarta — Kabar membanggakan kembali datang dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu kader binaannya, Abdurrahman Rafa Bilfaqih, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Adzan kelas (123) pada ajang Kejuaraan “Miftahunnajah Berkisah #5” yang diselenggarakan secara online pada 10 Januari 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berfokus pada aspek kesejahteraan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman dan pengembangan potensi generasi muda. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kader-kader BAZNAS didorong untuk tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak, dan membawa manfaat bagi umat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Abdurrahman Rafa Bilfaqih merupakan hasil dari ketekunan, disiplin, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini turut membersamai proses pembinaan. “Prestasi ini adalah kebanggaan bersama. Semoga menjadi motivasi bagi kader-kader BAZNAS lainnya untuk terus mengasah potensi, berani berprestasi, dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mendukung lahirnya generasi unggul melalui program-program pembinaan yang terintegrasi, baik di bidang pendidikan, dakwah, maupun pengembangan karakter. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat mampu melahirkan dampak nyata dan berkelanjutan. Mari Dukung Program Kebaikan BAZNAS Kota Yogyakarta Mari tunaikan zakat untuk mendukung pembinaan generasi berprestasi Mari berinfak guna memperluas manfaat program sosial dan pendidikan Mari bersedekah sebagai bentuk kepedulian dan investasi akhirat Mari salurkan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar tepat sasaran Sebagai penyempurna ibadah, mari tunaikan pembayaran fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta : https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki: 0821-4123-2770. Bersama, kita wujudkan kebaikan yang terus mengalir dan memberi keberkahan bagi sesama. #BAZNASKotaYogyakarta #ZakatBerprestasi #KaderBAZNAS #AdzanBerprestasi #ZISDSKL #AyoBerzakat #InfakSedekah #GenerasiQurani
BERITA19/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara di Lomba MHQ Juz 30
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara di Lomba MHQ Juz 30
Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari program pembinaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pada Ahad, 20 Desember 2025, salah satu kader tahfidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, Ananda Nabila Rafa Putri Ferdian, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 cabang lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Juz 30 jenjang SD yang diselenggarakan di Sekolah Teladan. Ananda Nabila merupakan kader tahfidz angkatan ke-3 yang selama ini aktif mengikuti program pembinaan dan pendampingan hafalan Al-Qur’an. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang berkelanjutan, penuh kesabaran, serta dukungan dari berbagai pihak mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. Keberhasilan Ananda Nabila tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi BAZNAS Kota Yogyakarta serta para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan dana ZIS-DSKL untuk mendukung program pendidikan dan tahfidz Al-Qur’an. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata, khususnya dalam mencetak generasi penerus yang cinta Al-Qur’an sejak usia dini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kerja keras Ananda Nabila serta peran para pembina dan orang tua yang senantiasa mendampingi proses belajar dan menghafal Al-Qur’an. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus bersemangat dalam menghafal Al-Qur’an dan mengembangkan potensi diri. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat program tahfidz sebagai bagian dari ikhtiar membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani. Dukungan masyarakat melalui ZIS-DSKL menjadi kunci keberlangsungan program ini agar semakin banyak anak-anak berprestasi yang lahir dari keluarga mustahik dan lingkungan sekitar. Sebagai wujud kepedulian bersama, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan melalui: Mari tunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian dan pembersih harta Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung pendidikan generasi Qur’ani Mari perkuat program sosial dan kemanusiaan melalui ZIS-DSKL Mari bersama BAZNAS Kota Yogyakarta mencetak generasi berakhlak dan berprestasi Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menunaikan kewajiban fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau menghubungi Layanan Muzaki di nomor 0821-4123-2770. Setiap kontribusi yang ditunaikan akan menjadi bagian dari ikhtiar besar dalam menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi sesama. #BAZNASKotaYogyakarta #TahfidzQuran #PrestasiAnak #GenerasiQurani #ZakatInfakSedekah #ZISDSKL #BerbagiKebaikan
BERITA19/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Prestasi yang Bersemi dari Zakat, Kader Tahfidz BAZNAS Raih Juara MTtQ Nasional
Prestasi yang Bersemi dari Zakat, Kader Tahfidz BAZNAS Raih Juara MTtQ Nasional
Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari program pembinaan tahfidz Al-Qur’an BAZNAS Kota Yogyakarta. Pada Ahad, 11 Januari 2026, ananda Nabila Rafa Putri Ferdian, kader Tahfidz Angkatan 3 binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTtQ) tingkat Nasional jenjang Sekolah Dasar. Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, dan diikuti oleh peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing nasional. Keberhasilan ananda Nabila tidak diraih dalam waktu singkat. Proses panjang berupa disiplin menghafal, memperbaiki bacaan, serta pembinaan akhlak menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi tersebut. Dukungan orang tua, pembimbing tahfidz, serta lingkungan belajar yang kondusif turut menjadi faktor penentu keberhasilan. Program Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) yang difokuskan pada penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. Melalui program ini, anak-anak berprestasi mendapatkan pendampingan intensif agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal. Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga besar BAZNAS, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola secara amanah mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi umat. “Prestasi ini adalah buah dari kepercayaan para muzaki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dari dana yang dititipkan, lahir generasi Qur’ani yang berprestasi dan membanggakan,” ungkapnya. Lebih dari sekadar capaian lomba, prestasi ananda Nabila diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk mencintai Al-Qur’an, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikannya pedoman dalam meraih masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas program pembinaan tahfidz agar semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan nilai-nilai Qur’ani. Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan kebaikan melalui ZIS-DSKL. Dukungan masyarakat adalah kunci utama keberlanjutan program pendidikan, dakwah, dan sosial kemanusiaan. Mari bersama BAZNAS Kota Yogyakarta: Mari tunaikan zakat sebagai wujud kepedulian dan ketaatan Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung pendidikan Qur’ani Mari dukung lahirnya generasi berakhlak dan berprestasi Mari kuatkan solidaritas umat melalui ZIS-DSKL yang amanah Sebagai penutup, bagi masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah, mari tunaikan pembayaran fidyah melalui link Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau dapat menghubungi Layanan Muzaki di nomor 0821-4123-2770, agar ibadah fidyah tersalurkan secara tepat dan memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan. #BAZNASJogja #PrestasiDariZakat #KaderTahfidz #GenerasiQurani #MTtQNasional #ZakatBerdampak #ZISDSKL
BERITA19/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Fidyah Awal Tahun 2026: Kisah Pemuda yang Menemukan Ketenangan Melalui Berbagi Awal Tahun sebagai Ruang Refleksi Spiritual
Fidyah Awal Tahun 2026: Kisah Pemuda yang Menemukan Ketenangan Melalui Berbagi Awal Tahun sebagai Ruang Refleksi Spiritual
Memasuki awal tahun 2026, banyak orang menata kembali langkah hidupnya. Resolusi baru disusun, target ditetapkan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik kembali ditumbuhkan. Namun bagi sebagian orang, awal tahun bukan sekadar momentum perencanaan, melainkan juga waktu yang tepat untuk refleksi spiritual dan menyempurnakan kewajiban ibadah yang pernah tertunda. Bagi seorang pemuda di Kota Yogyakarta, awal tahun 2026 menjadi titik balik perjalanan batinnya. Di tengah semangat menyongsong tahun baru, ia memilih untuk menata ulang hubungannya dengan Allah SWT melalui ibadah fidyah sebuah keputusan yang menghadirkan ketenangan dan kesadaran baru dalam hidupnya. Kesadaran tersebut lahir dari perenungan akan perjalanan hidup yang telah dilalui. Ia menyadari bahwa usia muda bukan alasan untuk menunda kewajiban, dan bahwa setiap kelalaian dalam ibadah perlu disikapi dengan tanggung jawab dan kejujuran hati. Kesibukan Aktivitas dan Kesadaran Akan Kewajiban Fidyah Pemuda tersebut sebut saja Ahmad merupakan seorang pekerja muda yang aktif dan dinamis. Rutinitas pekerjaan, aktivitas sosial, serta tuntutan kehidupan modern sempat membuatnya kurang memperhatikan kondisi kesehatan. Pada masa tertentu di tahun-tahun sebelumnya, kondisi tersebut menyebabkan ia tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara sempurna. Seiring berjalannya waktu, kewajiban tersebut sempat terlewat tanpa disadari secara mendalam. Hingga memasuki awal tahun 2026, Ahmad mulai melakukan muhasabah diri. Ia mengikuti kajian keislaman dan mencari pemahaman fikih terkait ibadah puasa dan fidyah. Dari proses tersebut, ia memahami bahwa fidyah merupakan solusi syariat bagi orang-orang dengan uzur tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengganti puasa di hari lain. Fidyah bukan sekadar penggugur kewajiban, tetapi juga bentuk ibadah sosial yang penuh nilai kemanusiaan. Kesadaran itulah yang mendorongnya untuk segera menunaikan fidyah melalui lembaga resmi agar penyalurannya sesuai syariat dan tepat sasaran. Menyalurkan Fidyah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta Dalam menunaikan fidyahnya, Ahmad memilih BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga penyalur. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diberi amanah mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menyalurkan dana umat secara profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi mustahik. Fidyah yang ditunaikan kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan pangan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi kaum dhuafa. Mengetahui bahwa kewajiban ibadahnya berbuah manfaat bagi sesama, Ahmad merasakan ketenangan batin yang mendalam. “Awal tahun ini terasa lebih ringan. Ada rasa lega dan tenang karena bisa menyempurnakan kewajiban,” tuturnya. Pengalaman tersebut mengubah cara pandangnya tentang ibadah, bahwa ketaatan tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga sosial. Fidyah sebagai Jalan Keberkahan dan Kepedulian Sosial Kisah ini menjadi pengingat bahwa fidyah bukan sekadar kewajiban fikih, melainkan ibadah yang mengajarkan kepedulian dan empati. Melalui fidyah, umat Islam diajak untuk bertanggung jawab atas ibadah pribadi sekaligus hadir membantu mereka yang berada dalam keterbatasan. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang fidyah sebagai bagian dari penguatan jaring pengaman sosial umat. Dana fidyah yang terkumpul berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar mustahik, sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Sebagai upaya memperluas manfaat dan keberkahan, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penguatan kepedulian sosial melalui ZIS-DSKL: Mari tunaikan zakat sebagai wujud ketaatan dan keadilan sosial. Mari salurkan infak dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Mari tunaikan fidyah sesuai ketentuan syariat sebagai bentuk tanggung jawab ibadah. Mari percayakan pengelolaan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar penyalurannya amanah dan tepat sasaran. Melalui partisipasi bersama, setiap kontribusi yang disalurkan akan menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan bagi umat. Menyempurnakan Awal Tahun dengan Kesadaran dan Keikhlasan Awal tahun menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup tidak hanya tentang rencana dan pencapaian, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kepedulian. Kisah pemuda yang menemukan ketenangan melalui fidyah ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih sadar dalam menyempurnakan ibadah. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menyempurnakan ibadah dan kepedulian sosial dengan penuh keikhlasan. Mari tunaikan kewajiban dengan membayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: ???? https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Atau melalui layanan muzzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821 4123 2770.
BERITA12/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Yogyakarta Ambil 575 Kg Sedekah Sayur dari Ngablak Magelang
BAZNAS Kota Yogyakarta Ambil 575 Kg Sedekah Sayur dari Ngablak Magelang
BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat melalui program berbasis kepedulian umat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengambilan Sedekah Sayur yang dilaksanakan di wilayah Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Kamis (8/1/26). Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengambil sedekah sayur dari para petani lokal berupa sawi pakcoy dengan jumlah total mencapai 575 kilogram. Sayuran tersebut dikemas dalam 23 karung, masing-masing seberat 25 kilogram, dan merupakan hasil pertanian yang disedekahkan secara sukarela oleh petani sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Program Sedekah Sayur menjadi salah satu inisiatif BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi hasil pertanian agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya berorientasi pada distribusi bantuan, program ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk hasil bumi yang bernilai gizi dan kebermanfaatan tinggi. Sayur-sayuran yang diambil dari Ngablak tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada para mustahik di wilayah Kota Yogyakarta. Penerima manfaat meliputi keluarga prasejahtera, lembaga sosial, serta program-program pendistribusian pangan yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan pendistribusian yang cepat dan terukur, sayuran dapat diterima dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara daerah sentra pertanian dan lembaga pengelola zakat. Ngablak, yang dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil sayuran hortikultura, memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan berbasis sedekah. Melalui kolaborasi ini, hasil pertanian tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan kemanusiaan. Sedekah Sayur menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam mengembangkan program ZIS-DSKL yang adaptif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan petani secara langsung, program ini turut memperkuat peran masyarakat dalam gerakan filantropi Islam. Petani tidak hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga subjek kebaikan yang berkontribusi pada kesejahteraan umat. Selain memberikan manfaat bagi penerima, program ini juga memberikan dampak positif bagi petani. Partisipasi dalam sedekah sayur menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas sosial, sekaligus memperkuat hubungan antara petani dan lembaga zakat. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk membangun ekosistem zakat yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program Sedekah Sayur dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak wilayah sentra pertanian. Dengan dukungan masyarakat dan para muzaki, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas hidup mustahik. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa mengajak masyarakat untuk menyalurkan ZIS-DSKL melalui program-program yang amanah, transparan, dan tepat sasaran. Setiap kontribusi yang diberikan akan dikelola secara profesional untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi umat. - Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung program ketahanan pangan umat. - Salurkan infak dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. - Dukung program ZIS-DSKL BAZNAS sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan. - Jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana berbagi kebaikan dan keberkahan.
BERITA08/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Diterima Infak Kemanusiaan Bencana Banjir Aceh dan Sumatra dari Ikatan Wanita BANK DIY Senilai Rp5 juta
Diterima Infak Kemanusiaan Bencana Banjir Aceh dan Sumatra dari Ikatan Wanita BANK DIY Senilai Rp5 juta
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menerima amanah kebaikan berupa infak kemanusiaan untuk penanganan bencana banjir di Aceh dan Sumatra. Infak tersebut disalurkan oleh Ikatan Wanita BANK DIY dengan total nilai sebesar Rp5.000.000. Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial terhadap masyarakat yang terdampak musibah bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Aceh dan Sumatra telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat. Curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu lama menyebabkan luapan sungai dan genangan air di permukiman warga. Akibatnya, banyak rumah terendam, aktivitas ekonomi terganggu, serta fasilitas umum mengalami kerusakan. Kondisi tersebut memaksa sebagian masyarakat untuk mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat. Dalam situasi darurat seperti ini, kehadiran bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana, seperti pangan, air bersih, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan logistik lainnya. Bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi para korban agar tetap memiliki harapan dan semangat untuk bangkit. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki komitmen kuat untuk mengelola setiap dana yang diterima secara amanah, transparan, dan profesional. Infak kemanusiaan dari Ikatan Wanita BANK DIY ini akan disalurkan melalui program bantuan kebencanaan, baik untuk respon darurat maupun dukungan pemulihan pascabencana, sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Partisipasi Ikatan Wanita BANK DIY dalam aksi kemanusiaan ini mencerminkan tingginya kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama. Keterlibatan organisasi perempuan dalam kegiatan kemanusiaan juga menjadi contoh positif bahwa peran perempuan sangat strategis dalam membangun solidaritas dan empati sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ikatan Wanita BANK DIY dalam menyalurkan infak kemanusiaan melalui BAZNAS. Kepercayaan ini menjadi dorongan bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan program, serta memperkuat peran dalam penanganan bencana alam dan pelayanan kemanusiaan. Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya hadir secara aktif dan responsif di tengah masyarakat yang membutuhkan. Penanganan bencana tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mencakup upaya pemulihan dan penguatan ketahanan masyarakat agar dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. Kolaborasi antara lembaga, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mempercepat penyaluran bantuan serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran. BAZNAS Kota Yogyakarta terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem kebaikan dan memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui partisipasi aktif dalam program zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Setiap dana yang dititipkan akan dikelola secara profesional dan disalurkan sesuai prinsip keadilan, kemanfaatan, dan keberlanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan para penerima manfaat. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat terus mengalir, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mampu bangkit dari dampak bencana. - Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk membantu penanganan dan pemulihan bencana alam. - Mari perkuat solidaritas kemanusiaan bersama BAZNAS dengan berbagi kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. - Mari hadirkan kepedulian nyata melalui BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah yang berkelanjutan.
BERITA08/01/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat