WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kabupaten Kotabaru Bahas Penguatan Standar Pengelolaan Zakat
Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025 BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari BAZNAS Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat standar pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pengumpulan, administrasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) amil. Pertemuan berlangsung di kantor sekretariat BAZNAS Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta amil dari kedua lembaga. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru tiba pada pukul 09.00 WIB dan disambut langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat di tingkat daerah. Dalam forum silaturahmi tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi lembaga zakat di era modern, sekaligus membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana lembaga menjalankan standar pengelolaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan sistem yang terukur dan terpadu. Penjelasan mencakup strategi optimalisasi kanal digital, pola pelayanan muzaki, penyusunan program penguatan literasi zakat, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penghimpunan zakat dinilai sebagai salah satu aspek paling krusial yang perlu dikelola dengan baik, sehingga BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya pembaruan sistem dan peningkatan layanan agar kepercayaan publik dapat terus terjaga. Dalam bidang administrasi, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan sistem pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan yang selama ini diterapkan. Hal ini meliputi penggunaan aplikasi resmi BAZNAS RI, ketertiban arsip, hingga pengelolaan laporan keuangan secara periodik yang dapat dipertanggungjawabkan. Pihak BAZNAS Kabupaten Kotabaru menaruh perhatian besar pada aspek administrasi ini, karena dianggap sebagai fondasi penting dalam menjaga kredibilitas lembaga zakat. Selain itu, pembahasan mengenai pengembangan SDM menjadi titik fokus diskusi berikutnya. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan bagaimana pembinaan amil dilakukan melalui pelatihan berkala, peningkatan kapasitas teknis, hingga dorongan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi profesi amil zakat. Menurut BAZNAS Kota Yogyakarta, kualitas SDM sangat menentukan kualitas lembaga, sehingga aspek ini harus terus menjadi prioritas utama dalam manajemen organisasi zakat. Rombongan BAZNAS Kabupaten Kotabaru mengapresiasi penjelasan yang diberikan dan menyampaikan bahwa banyak hal baru yang mereka peroleh dari kunjungan tersebut. Mereka berharap dapat mengadaptasi beberapa prosedur dan pola pengelolaan yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efektivitas lembaga mereka di daerah. Mereka juga menilai bahwa sinergi antar-BAZNAS daerah menjadi hal penting demi mewujudkan layanan zakat nasional yang profesional dan berdampak. Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi teknis, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai bentuk penghormatan antar-lembaga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang terus berupaya meningkatkan standar pelayanan dan pengelolaan dana umat. Harapannya, kunjungan ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA08/12/2025 | Admin Bidang 1
Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat salurkan donasi Banjir Sumatra senilai Rp17.310.000 melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat salurkan donasi Banjir Sumatra senilai Rp17.310.000 melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, Senin 8 Desember 2025 BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menerima amanah besar dari masyarakat dalam upaya membantu penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Sumatra. Pada Senin, 8 Desember 2025, Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat bersama Lurah Pasar Beringharjo Barat menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp17.310.000 kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan tersebut akan disalurkan sepenuhnya kepada para korban banjir yang membutuhkan dukungan logistik, pemulihan kebutuhan dasar, serta bantuan sosial lainnya. Penyerahan donasi dilaksanakan di kawasan Pasar Beringharjo Barat dengan suasana penuh kekeluargaan dan kepedulian. Pihak Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat menyampaikan bahwa donasi ini merupakan hasil penggalangan bersama para pedagang yang tergerak untuk membantu saudara-saudara mereka di Sumatra. Meski keseharian para pedagang dipenuhi aktivitas ekonomi yang padat, mereka tetap menyempatkan hati dan tenaga untuk mengumpulkan bantuan sebagai wujud solidaritas terhadap para penyintas bencana. Lurah Pasar Beringharjo Barat turut mendampingi proses serah terima dan menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen dari para pelaku ekonomi pasar tradisional untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial. Menurutnya, kepedulian masyarakat pasar sangat besar, bahkan sering kali muncul secara spontan ketika terjadi bencana nasional. Ia berharap melalui penyaluran bantuan ini, kebutuhan para korban banjir di Sumatra bisa segera tertangani, terutama di fase tanggap darurat yang masih berlangsung. Bantuan tersebut diterima langsung oleh BAZNAS Kota Yogyakarta bersama perwakilan dari Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan ini, pihak BAZNAS menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pedagang Pasar Beringharjo Barat yang telah mengamanahkan dana bantuan kepada BAZNAS untuk disalurkan. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa amanah ini akan dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, sesuai dengan prinsip tata kelola yang berlaku. Kegiatan penyerahan donasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga pengelola zakat dapat menghasilkan dampak yang besar dan signifikan untuk pembangunan sosial. Para pedagang, yang sehari-hari bergulat dengan kebutuhan ekonomi keluarga, menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian dan empati tetap menjadi pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka berharap kontribusi ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi para korban, terutama yang kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan akses terhadap fasilitas umum. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan akan dilakukan melalui koordinasi dengan BAZNAS daerah maupun lembaga terkait di wilayah terdampak di Sumatra. Hal ini penting untuk memastikan distribusi bantuan sesuai dengan prioritas kebutuhan di lapangan. BAZNAS juga berkomitmen menyampaikan laporan pendistribusian secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para donatur. Momentum penyerahan donasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat gotong royong masyarakat tetap tumbuh kuat, bahkan di tengah tantangan ekonomi yang dirasakan oleh banyak pelaku usaha kecil. Para pedagang Beringharjo Barat berharap langkah mereka dapat menginspirasi kelompok masyarakat lainnya untuk turut berbagi dan berbuat kebaikan. Mereka percaya bahwa bantuan sekecil apa pun dapat membawa dampak besar bagi para korban bencana apabila dilakukan secara bersama-sama. Dengan penuh harapan, seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini mendoakan agar para korban banjir di Sumatra diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan dalam menghadapi ujian berat ini. Penyerahan donasi ini menjadi bukti bahwa ketika bencana terjadi, masyarakat Yogyakarta selalu siap berdiri bersama saudara sebangsanya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Bantuan dari Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat menjadi bagian penting dalam upaya bersama membangun solidaritas dan memulihkan kehidupan masyarakat di daerah terdampak bencana. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA08/12/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Donasi Pakaian Layak Pakai untuk Korban Bencana di Sumatera Melalui KODIM 0734/Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Donasi Pakaian Layak Pakai untuk Korban Bencana di Sumatera Melalui KODIM 0734/Kota Yogyakarta
Kamis (4/12/2025) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Pada hari ini, Kamis, 4 Desember 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta secara resmi menyalurkan donasi pakaian layak pakai untuk membantu para penyintas bencana di Sumatera. Penyaluran bantuan dilakukan melalui KODIM 0734/Kota Yogyakarta, sebagai salah satu lembaga yang memiliki jaringan distribusi logistik yang kuat dan terpercaya dalam penanganan bencana. Langkah ini dipilih demi memastikan bahwa seluruh bantuan dapat diteruskan dengan tepat sasaran, cepat, dan aman menuju wilayah terdampak. Prosesi penyerahan berlangsung di markas KODIM 0734/Kota Yogyakarta dengan suasana penuh keprihatinan sekaligus harapan. Perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan paket bantuan yang terdiri dari berbagai jenis pakaian layak pakai, termasuk pakaian dewasa, anak-anak, hingga perlengkapan tambahan yang dibutuhkan oleh para penyintas. Bantuan tersebut dikumpulkan dari para munfiq dan mushodiq Kota Yogyakarta yang selama ini secara konsisten mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dalam keterangan resminya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan harapan agar bantuan pakaian ini dapat memberikan manfaat langsung bagi para korban bencana di Sumatera. “Semoga pakaian-pakaian ini dapat memberikan sedikit kenyamanan, kehangatan, dan rasa peduli bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi ujian berat. Semoga pula bantuan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh munfiq dan mushodiq yang telah turut berkontribusi,” ujar salah satu pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta. Sementara itu, pihak KODIM 0734/Kota Yogyakarta mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini. Menurut mereka, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat respons kemanusiaan di tanah air. Mereka memastikan bahwa seluruh bantuan akan diproses melalui jalur distribusi resmi yang mampu menjangkau wilayah terdampak secara efektif. Penyaluran donasi pakaian layak pakai ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian warga Kota Yogyakarta tidak pernah padam. Dalam situasi apa pun, solidaritas masyarakat terbukti mampu melintasi batas geografis, menyatukan hati untuk membantu mereka yang sedang berada dalam kesulitan. Bencana yang terjadi di Sumatera belakangan ini memang menyisakan duka mendalam bagi banyak keluarga. Ribuan warga terpaksa mengungsi, meninggalkan rumah dan harta benda yang rusak akibat musibah. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan dasar seperti pakaian, makanan, dan perlengkapan sehari-hari menjadi sangat mendesak. Karena itu, kehadiran bantuan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, memiliki arti penting dalam menjaga ketahanan fisik dan psikologis para penyintas. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial-kemanusiaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang secara berkala menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar wilayah Yogyakarta. Prinsip Amanah, Profesional, dan Transparan terus dijaga dalam setiap kegiatan pendistribusian demi memastikan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Kepedulian yang ditunjukkan masyarakat Yogyakarta melalui BAZNAS menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi nilai utama dalam kehidupan sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta pun mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu sesama melalui berbagai program kebaikan yang telah disediakan. Sebagai pengingat, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara mudah dan aman melalui saluran resmi BAZNAS Kota Yogyakarta. Partisipasi sekecil apa pun memiliki dampak besar bagi mereka yang sedang membutuhkan, terutama di tengah musibah bencana alam. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: ???? https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/12/2025 | Admin Bidang 1
PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) Salurkan Infak Rp50 Juta untuk Bencana Banjir di Sumatera melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) Salurkan Infak Rp50 Juta untuk Bencana Banjir di Sumatera melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, rasa syukur kembali kita panjatkan atas kepedulian dan dukungan nyata dari berbagai pihak untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir di Sumatera. Pada Jumat, 5 Desember 2025, PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) resmi menyalurkan infak kemanusiaan sebesar Rp50.000.000 melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Penyerahan ini menjadi bukti sinergi antara dunia usaha dan lembaga amil zakat dalam memperkuat aksi kemanusiaan. Bantuan tersebut diterima oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Dana infak yang diberikan PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) akan segera didistribusikan untuk mendukung berbagai kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir. Mulai dari penyediaan makanan siap saji, air bersih, perlengkapan kebersihan, hingga bantuan layanan kesehatan, seluruhnya menjadi fokus utama BAZNAS dalam upaya meringankan penderitaan para penyintas. Kepedulian PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) mencerminkan komitmen perusahaan yang tidak hanya bergerak dalam aspek bisnis, tetapi juga berperan dalam misi sosial kemanusiaan. Dalam situasi bencana seperti ini, dukungan dari sektor swasta sangat berarti untuk mempercepat proses pertolongan dan pemulihan masyarakat. Bantuan ini pun menjadi wujud kolaborasi nyata yang diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan. Penyaluran infak melalui BAZNAS menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Amanah ini akan dijaga sebaik mungkin agar memberikan dampak yang luas bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah. Hingga saat ini, tim respon bencana BAZNAS terus memperkuat layanan di lapangan, termasuk distribusi logistik, bantuan medis, serta pendampingan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal. Musibah banjir di sejumlah wilayah Sumatera menyebabkan ribuan warga mengungsi, merusak rumah dan fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas ekonomi. Kondisi ini membuat kebutuhan bantuan terus meningkat dari hari ke hari. Dengan adanya infak dari PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) sebesar Rp50 juta, BAZNAS dapat memperluas jangkauan pelayanan kepada para penyintas. Setiap rupiah yang disalurkan oleh para muzakki dan munfiq sangat berarti dalam menguatkan upaya penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi terdampak. Kolaborasi seperti ini juga menegaskan pentingnya gerakan filantropi Islam dalam membantu masyarakat ketika bencana melanda. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat, instansi, komunitas, dan pelaku usaha lainnya untuk terus menyalurkan zakat, infak, serta sedekah demi membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kebaikan sekecil apa pun menjadi sangat berharga ketika diberikan di saat kondisi darurat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan PT. Sinergi Ketahanan Pangan (Chickin) dengan pahala dan keberkahan yang melimpah. Barakall?h f?kum. Semoga infak ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya dan menjadi penguat bagi para korban banjir di Sumatera. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/12/2025 | Admin Bidang 1
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Kemenag Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Persiapan HAB ke-80, Baznas Kota Yogyakarta Siap Perkuat Sinergi Pelayanan Umat
Yogyakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Persiapan Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi dan mitra strategis, termasuk Baznas Kota Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menjelang peringatan HAB yang akan digelar pada awal Januari 2026 mendatang. Musyawarah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Tahun ini, HAB Kementerian Agama mengangkat misi besar tentang pelayanan umat, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai pengabdian aparatur Kemenag. Dalam agenda pembuka, panitia HAB Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan paparan awal mengenai rencana kegiatan yang mencakup upacara peringatan, bakti sosial, layanan kesehatan, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan madrasah, penyuluh agama, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata di lingkungan Kota Yogyakarta. Baznas Kota Yogyakarta hadir sebagai mitra utama dalam bidang sosial-keagamaan. Dalam musyawarah tersebut, Baznas menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam berbagai bentuk kegiatan sosial HAB, terutama terkait program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan bagi kelompok dhuafa. Keterlibatan ini sejalan dengan tugas Baznas sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah yang mengedepankan asas amanah, profesional, dan transparan. Dalam sesi diskusi, sejumlah instansi menyampaikan berbagai masukan, termasuk perencanaan teknis acara, pembagian tugas, penguatan koordinasi, serta prioritas kegiatan yang perlu didahulukan. Baznas Kota Yogyakarta secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan HAB ke-80. Dukungan tersebut dapat berupa distribusi bantuan sembako, pemberian santunan, bantuan pendidikan, hingga pendampingan bagi masyarakat prasejahtera. Musyawarah berjalan aktif dan dinamis. Setiap instansi memberikan analisis kebutuhan agar pelaksanaan HAB dapat berlangsung tertib dan berdampak. Panitia juga membahas penentuan lokasi kegiatan massal, penyediaan tenaga kesehatan pada kegiatan bakti sosial, keamanan acara, hingga strategi publikasi untuk memastikan informasi kegiatan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas. Kemenag Kota Yogyakarta menegaskan bahwa HAB merupakan momentum untuk memperlihatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus menggambarkan nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang menjadi pijakan Kementerian Agama dalam melayani umat beragama. Baznas Kota Yogyakarta menyambut baik semua arahan tersebut. Sebagai lembaga sosial keagamaan yang berfokus pada pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas melihat kegiatan HAB sebagai kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman Kota Yogyakarta. Rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan awal dan pembagian tugas bagi masing-masing instansi. Para peserta musyawarah berharap pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag Kota Yogyakarta dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi pemerintah dan lembaga mitra dalam pelayanan umat. Dengan selesainya musyawarah persiapan ini, seluruh pihak berkomitmen melaksanakan tugas masing-masing dan memperkuat sinergi demi kesuksesan HAB ke-80 di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/12/2025 | Admin Bidang 1
Siswa SMA N 11 Yogyakarta Salurkan Donasi Banjir Sumatera Senilai Rp8.300.000 Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Siswa SMA N 11 Yogyakarta Salurkan Donasi Banjir Sumatera Senilai Rp8.300.000 Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 5 Desember 2025 — Semangat kepedulian sosial kembali hadir dari kalangan pelajar. Pada Kamis (5/12), siswa-siswi SMA Negeri 11 Yogyakarta secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban banjir di Sumatera melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dengan total donasi yang terkumpul mencapai Rp8.300.000. Bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas generasi muda terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis di lingkungan sekolah dan diterima langsung oleh perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam atas antusiasme para siswa dalam menginisiasi penggalangan dana. BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik amanah ini dan memastikan bahwa setiap dana yang diterima akan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatera. Kepala SMA N 11 Yogyakarta mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang ingin terus ditanamkan kepada siswa. “Kami bangga melihat kepedulian siswa-siswi kami. Mereka bergerak secara mandiri, menggalang donasi, dan menunjukkan bahwa empati serta solidaritas bukan hanya kata-kata, tetapi tindakan nyata. Semoga donasi ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera,” ujarnya. Penggalangan dana dilakukan dalam beberapa hari melalui sistem donasi kelas, kampanye kepedulian di lingkungan sekolah, hingga ajakan berbagi yang disebarkan melalui media sosial siswa. Meski dilakukan dalam waktu singkat, respons dari seluruh warga sekolah sangat luar biasa. Aktivitas pengumpulan dana ini juga menjadi sarana bagi para siswa untuk belajar tentang pentingnya gotong royong dan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan SMA N 11 Yogyakarta sebagai mitra penyaluran donasi. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian para siswa. Ini menunjukkan bahwa kesadaran filantropi sudah tumbuh kuat di kalangan generasi muda. Dana ini akan kami salurkan kepada masyarakat terdampak banjir melalui layanan BAZNAS Tanggap Bencana. Semoga langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujar perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam sambutannya. Saat ini, BAZNAS tengah memperkuat respon dan layanan bagi korban banjir di berbagai wilayah Sumatera, termasuk pengiriman logistik, penyediaan makanan siap saji, bantuan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan darurat lainnya. Musibah banjir telah menyebabkan ribuan warga harus mengungsi, merusak rumah, fasilitas umum, serta membuat aktivitas ekonomi terhenti. Dalam kondisi seperti ini, bantuan dari masyarakat, termasuk para pelajar, menjadi dukungan penting bagi proses pemulihan para penyintas. Perwakilan OSIS SMA N 11 Yogyakarta menyampaikan harapan agar donasi yang mereka kumpulkan dapat bermanfaat secara langsung. “Kami berharap bantuan ini bisa menjadi sedikit cahaya untuk mereka yang sedang diuji. Kami ingin menunjukkan bahwa pelajar juga bisa berperan dalam aksi kemanusiaan. Semoga Allah memudahkan proses pemulihan masyarakat terdampak banjir,” ucapnya. Penyerahan donasi ini menegaskan bahwa semangat peduli sesama tidak mengenal usia. Melalui amanah Rp8.300.000 yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, para siswa SMA N 11 Yogyakarta telah menunjukkan peran penting mereka sebagai generasi muda yang siap hadir untuk membantu dalam situasi bencana. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, serta pelaku usaha untuk terus memperkuat gerakan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang tengah menghadapi ujian. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Barakall?h f?kum. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/12/2025 | Admin Bidang 1
Ananda Nabila Raih Dua Juara MHQ Juz 30 dalam Dua Hari Beruntun
Ananda Nabila Raih Dua Juara MHQ Juz 30 dalam Dua Hari Beruntun
Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu kader tahfidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Ananda Nabila Rafa Putri Ferdian, kader tahfidz angkatan 3, berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam dua kompetisi Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Juz 30 jenjang Sekolah Dasar yang diselenggarakan di dua lokasi berbeda. Prestasi pertama diraih pada Sabtu, 22 November 2025, ketika Nabila berhasil menyabet Juara 2 pada cabang lomba MHQ Juz 30 jenjang SD yang diselenggarakan di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Penampilan Nabila pada ajang tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para dewan juri berkat ketepatan hafalan, ketenangan saat maju di hadapan peserta lain, serta kelancaran dalam melafalkan ayat demi ayat. Tidak berhenti sampai di situ, hanya berselang satu hari, Nabila kembali menunjukkan kualitas hafalannya. Pada Ahad, 23 November 2025, ia berhasil meraih Juara 1 pada cabang lomba MHQ Juz 30 jenjang SD (putri) yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda Purbayan. Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi dan ketekunan Nabila dalam menghafal serta murajaah Al-Qur’an setiap harinya. Kedua capaian ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, para pembina, serta BAZNAS Kota Yogyakarta yang menaungi Program Kader Tahfidz dalam rangka pembinaan karakter Qur’ani untuk generasi muda. Sebagai kader tahfidz angkatan 3, Nabila dikenal sebagai sosok yang tekun, disiplin, serta memiliki semangat belajar tinggi. Program pembinaan tahfidz yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta bertujuan menyiapkan generasi Qur’ani yang unggul dalam hal hafalan, pemahaman, serta akhlak. Keberhasilan Nabila memborong dua penghargaan dalam waktu berdekatan ini menjadi contoh nyata keberhasilan program, sekaligus pemantik motivasi bagi kader tahfidz lainnya untuk terus berprestasi. Para pembina menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras Nabila. Mereka menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja sama antara pembinaan intensif, dukungan keluarga, serta lingkungan pendidikan yang kondusif. BAZNAS Kota Yogyakarta juga berharap agar para kader tahfidz tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengembangan kader tahfidz merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk membangun SDM unggul berbasis nilai keagamaan. Pembinaan intensif, pendampingan rutin, dan dukungan berkelanjutan menjadi pilar utama dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkarakter kuat. Masyarakat pun diharapkan turut memberikan dukungan, baik moral maupun material, agar semakin banyak anak-anak yang mendapatkan kesempatan belajar dan menghafal Al-Qur’an melalui program-program BAZNAS. Semakin luas dukungan yang diberikan, semakin besar pula peluang munculnya generasi muda yang siap memikul amanah sebagai penjaga kalamullah. Prestasi ganda yang diraih Nabila ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi BAZNAS Kota Yogyakarta serta seluruh pihak yang terlibat. Diharapkan, ke depan semakin banyak kader tahfidz yang mampu menorehkan prestasi serupa dan membawa harum nama Yogyakarta, baik di tingkat daerah maupun nasional. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/12/2025 | Admin Bidang 1
Prestasi Gemilang Kader Hafidz: Ahsan Robbani Raih Juara 1 MHQ Tingkat SD dalam MTQ Pelajar Kota Yogyakarta
Prestasi Gemilang Kader Hafidz: Ahsan Robbani Raih Juara 1 MHQ Tingkat SD dalam MTQ Pelajar Kota Yogyakarta
Yogyakarta — Upaya pembinaan generasi Qur’ani kembali menampakkan hasil menggembirakan. Salah satu kader hafidz, Ahsan Robbani, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat SD kategori putra dalam ajang MTQ Pelajar Kota Yogyakarta, yang diselenggarakan pada 11 Oktober 2025. Kemenangan ini menjadi bukti ketekunan, kedisiplinan, serta komitmen Ahsan dalam menghafal, memahami, dan menjaga kemurnian Al-Qur’an sejak usia dini. Ahsan dikenal sebagai remaja yang memiliki semangat belajar tinggi. Dalam kesehariannya, ia tak hanya fokus menambah hafalan, tetapi juga terus mengulang ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dipelajarinya. Rutinitas muroja’ah menjadi bagian penting dalam keseharian Ahsan, baik di rumah maupun ketika mengikuti pembinaan di lingkungan masjid. Dengan bimbingan para pengajar serta dukungan penuh dari orang tua, Ahsan tumbuh sebagai pribadi yang telaten, sabar, dan memiliki tujuan kuat untuk mendalami Al-Qur’an. Dalam perlombaan MHQ tingkat SD kategori putra ini, Ahsan tampil dengan penuh keyakinan. Dia membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan suara yang tenang, tartil yang terjaga, serta tajwid yang tepat sesuai kaidah. Penampilannya yang konsisten menunjukkan bahwa ia tidak hanya menghafal ayat-ayat secara tekstual, tetapi juga memahami adab-adab dalam membaca Al-Qur’an. Ketenangan Ahsan di atas panggung menjadi salah satu poin penting yang membuatnya mampu unggul dari peserta lainnya. Ajang MTQ Pelajar Kota Yogyakarta sendiri merupakan salah satu agenda tahunan yang bertujuan menyeleksi generasi muda terbaik dalam bidang tilawah, tahfidz, dan berbagai cabang lainnya. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kota Yogyakarta. Persaingan yang ketat justru memotivasi Ahsan untuk memberikan penampilan terbaiknya. Ia berhasil menjaga kualitas hafalan mulai dari kelancaran, ketepatan, hingga pemahaman makna surat-surat pendek yang menjadi materi lomba. Pengajar dan pembina Ahsan turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. Mereka menilai bahwa kemampuan Ahsan bukan hanya hasil dari bakat atau kecerdasan, tetapi lahir dari proses panjang yang penuh kedisiplinan. Ahsan dikenal sebagai anak yang rajin bertanya ketika menemui kesulitan dalam memahami makhraj huruf atau hukum bacaan, dan sifat inilah yang menjadikannya cepat berkembang. Orang tua Ahsan juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. Mereka berharap kemenangan ini menjadi langkah awal sekaligus penyemangat bagi Ahsan untuk terus istiqamah dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Menurut mereka, prestasi ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga amanah agar Ahsan semakin menjaga akhlaknya dan membawa nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi ini juga memberikan harapan besar bagi lingkungan pendidikan Qur’ani di Yogyakarta. Keberhasilan Ahsan menunjukkan bahwa pembinaan anak-anak dalam hafalan Al-Qur’an memiliki pengaruh positif yang luas, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moralitas generasi muda. Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus mendalami Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh. Di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan zaman, munculnya generasi hafidz seperti Ahsan membawa optimisme bahwa nilai-nilai Qur’ani akan tetap hidup dan mengakar di tengah masyarakat. Semoga Ahsan Robbani terus istiqamah, ilmunya bermanfaat, dan prestasinya membawa keberkahan bagi dirinya, keluarga, serta lingkungannya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: ???? https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/12/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BTB se-DIY
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali mempertegas komitmennya dalam bidang kemanusiaan melalui partisipasinya pada Latihan Gabungan dan Apel Kesiapsiagaan Bencana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, dan melibatkan seluruh anggota BTB dari berbagai wilayah se-DIY. Sebagai wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, seperti gempa bumi, banjir, dan potensi erupsi Gunung Merapi, DIY membutuhkan barisan relawan yang memiliki kemampuan teknis, kepekaan situasional, dan kesiapan mental. Oleh karena itu, kegiatan latihan gabungan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam merespons kondisi darurat. Mengasah Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Relawan Kegiatan dimulai dengan apel kesiapsiagaan yang diikuti oleh seluruh pasukan BTB. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan fisik, ketertiban barisan, serta kelengkapan peralatan sebelum dilakukan berbagai sesi pelatihan lanjutan. Dalam amanatnya, perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa keberadaan relawan BTB sangat krusial sebagai garda terdepan saat terjadi bencana. "Relawan BTB bukan hanya hadir memberikan bantuan darurat, tetapi juga harapan dan ketenangan di tengah masyarakat yang terdampak bencana," demikian disampaikan perwakilan BAZNAS DIY. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemantapan materi teknis, mulai dari early warning system, prosedur evakuasi, pertolongan pertama gawat darurat, hingga manajemen posko. Para relawan mendapatkan pembinaan langsung oleh instruktur berpengalaman serta praktisi kemanusiaan yang telah lama berkecimpung di bidang kebencanaan. Simulasi Penanganan Bencana: Ujian Sesungguhnya Bagian utama dari kegiatan ini adalah simulasi penanganan bencana yang dirancang semirip mungkin dengan kondisi di lapangan. Relawan diminta untuk merespons skenario terjadinya bencana secara mendadak, melakukan identifikasi situasi, mengevakuasi korban, hingga menyiapkan posko pengungsian dalam waktu terbatas. Tim BTB BAZNAS Kota Yogyakarta tampil solid dengan menunjukkan koordinasi yang baik dalam setiap tahap simulasi. Mereka mempraktikkan teknik penyelamatan, pengelolaan komunikasi internal, serta strategi pengaturan logistik yang diperlukan selama operasi kebencanaan. Simulasi ini tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, bekerja sama di bawah tekanan, dan menjaga ketenangan dalam situasi darurat. Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap relawan dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan aman. Penguatan Sinergi BTB se-DIY Latihan gabungan ini juga menjadi momen memperkuat sinergi antarwilayah, mengingat kerja sama lintas daerah sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi dalam skala besar. Relawan dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY saling bertukar pengalaman, belajar dari metode penyelamatan yang digunakan di wilayah lain, serta membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar BAZNAS Tanggap Bencana. Bagi BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan seperti ini juga menjadi evaluasi atas kesiapan internal, sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas program pelatihan kebencanaan di tingkat kota. Komitmen Kemanusiaan yang Berkelanjutan Dengan mengikuti latihan gabungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali bahwa misi kemanusiaan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian penting dari kerja besar BAZNAS dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat. Kesiapsiagaan bencana menjadi salah satu fokus utama agar bantuan dapat diberikan dengan cepat, tepat, dan aman. Melalui penguatan kapasitas relawan BTB, BAZNAS berharap masyarakat Kota Yogyakarta selalu memiliki sumber daya yang siap siaga setiap saat apabila bencana melanda. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: ???? kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/12/2025 | Admin Bidang 1
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Favorit pada Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Favorit pada Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025
Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para generasi muda binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pada gelaran Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025 yang diselenggarakan pada 10 November 2025 di SMP Al Azhar 38 Wonosari, salah satu kader hafidz angkatan 2, Ananda Nadia Khairani Yusranida, berhasil meraih Penghargaan Pemenang Favorit. Acara yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa sekaligus momentum Sumpah Pemuda ini diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai sekolah dan lembaga. Kompetisi tersebut tidak hanya menonjolkan kecakapan bahasa dan literasi, tetapi juga menjadi ajang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan mengolah potensi diri. Ananda Nadia: Kader Hafidz yang Berprestasi dan Penuh Dedikasi Nadia Khairani Yusranida dikenal sebagai salah satu kader hafidz yang aktif mengikuti program pembinaan tahfidz di BAZNAS Kota Yogyakarta. Meski fokus utamanya adalah menghafal Al-Qur’an, Nadia juga memiliki bakat kuat dalam bidang bahasa dan literasi. Keikutsertaannya dalam kompetisi ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS terhadap pengembangan soft skill para kader, agar mereka tidak hanya unggul dalam kecakapan agama tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang lainnya. Penghargaan “Pemenang Favorit” yang diraih Nadia menjadi bukti bahwa generasi muda dapat mengembangkan potensi secara seimbang—baik dari sisi intelektual, spiritual, maupun kreativitas. Suasana Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2025 Acara yang bertempat di SMP Al Azhar 38 Wonosari ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti lomba membaca puisi, pidato, teatrikal, literasi kreatif, hingga penampilan seni. Setiap peserta diberi ruang untuk mengekspresikan diri sesuai karakter dan bakat mereka. Peringatan Bulan Bahasa setiap Oktober—yang kemudian disambut dengan semangat Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober—menjadi momen penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta identitas nasional. Ketika kompetisi ini digelar pada bulan November, semangat tersebut masih terasa kuat dalam setiap penampilan. Dalam kompetisi tersebut, Nadia tampil percaya diri dan berhasil memikat perhatian juri maupun penonton. Dukungan moral dari para pembina BAZNAS dan keluarga turut menjadi dorongan besar bagi Nadia untuk memberikan yang terbaik. BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Prestasi Kader BAZNAS Kota Yogyakarta melalui para pembinanya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini. Prestasi Nadia menunjukkan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan karakter, pengembangan minat, serta penguatan rasa percaya diri. “Kader hafidz harus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi Nadia menjadi inspirasi bagi kader lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar salah satu pembina. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung setiap potensi dan bakat para kader, baik dalam program tahfidz maupun kegiatan lainnya yang mendorong kemandirian dan kecerdasan generasi muda. Inspirasi untuk Generasi Muda Prestasi Nadia Khairani Yusranida diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak dan remaja lainnya di Kota Yogyakarta. Dalam dunia yang terus berkembang, kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan memahami bahasa menjadi bekal penting yang harus dimiliki. Melalui acara seperti Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, para pelajar belajar untuk lebih mencintai bahasa dan budaya mereka sendiri. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa dukungan masyarakat terhadap program-program BAZNAS Kota Yogyakarta berdampak nyata pada kemajuan generasi muda. Setiap kontribusi zakat, infak, dan sedekah yang diberikan masyarakat ikut mengalir pada program pembinaan yang melahirkan kader unggul dan berprestasi seperti Nadia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/12/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Serukan Doa dan Solidaritas untuk Korban Banjir Besar di Sumatra
BAZNAS Kota Yogyakarta Serukan Doa dan Solidaritas untuk Korban Banjir Besar di Sumatra
Sumatra – Bencana banjir besar kembali melanda beberapa wilayah di Sumatra setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut secara berkepanjangan pada pekan ini. Ribuan warga terpaksa mengungsi, rumah-rumah terendam hingga atap, sementara akses jalan di banyak titik terputus akibat arus air yang deras. Kondisi ini menimbulkan dampak serius baik secara sosial, ekonomi, maupun psikologis bagi masyarakat setempat yang kini harus bertahan di tengah keterbatasan.?? ? Menanggapi kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengeluarkan seruan kemanusiaan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memberikan dukungan nyata bagi para penyintas banjir di Sumatra. Melalui program respons bencana, BAZNAS telah mengerahkan tim untuk melakukan berbagai langkah tanggap darurat, termasuk proses evakuasi, penyaluran kebutuhan pokok, hingga penyediaan layanan kesehatan dan dapur umum. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa kondisi di lapangan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. “Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Bencana ini bukan hanya musibah bagi saudara-saudara kita di Sumatra, tetapi juga ujian bagi kita semua untuk semakin menguatkan rasa empati dan kepedulian. Tim BAZNAS di lapangan terus bergerak, namun bantuan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan,” ujarnya dalam rilis resmi. Hingga berita ini diturunkan, ribuan warga masih bertahan di lokasi pengungsian dengan kondisi terbatas. Banyak di antara mereka yang kehilangan tempat tinggal, tidak dapat kembali ke rumah, atau terputus aksesnya dari kebutuhan harian seperti makanan, air bersih, selimut, dan layanan kesehatan. Dapur umum BAZNAS yang telah dibuka di beberapa titik menjadi salah satu sumber utama makanan hangat bagi para penyintas, sementara tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan bagi anak-anak, lansia, dan warga yang mengalami keluhan medis akibat cuaca dan kondisi lingkungan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta—baik individu maupun komunitas—untuk ambil bagian dalam meringankan beban para korban. Ajakan ini tidak hanya bersifat himbauan moral, namun menjadi bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang harus terus dijaga. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta, antara lain: BPD DIY Syariah : 801111000054 BSI : 4441111121 BCA : 8466031505 Atas nama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Selain itu, masyarakat juga dapat menyalurkan donasi secara lebih praktis melalui kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta di alamat kotayogya.baznas.go.id/sedekah. Layanan konsultasi dan informasi lebih lanjut bisa diakses melalui kontak resmi BAZNAS di 082141232770. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa setiap rupiah yang disalurkan akan digunakan untuk membantu proses pemulihan di wilayah terdampak banjir secara cepat dan tepat sasaran. Mulai dari penyediaan logistik, bantuan medis, perlengkapan sanitasi, hingga kebutuhan pemulihan psikososial masyarakat terdampak, seluruhnya diupayakan agar dapat menjawab kebutuhan paling mendesak. Di akhir pernyataannya, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti mengirimkan doa terbaik bagi para korban. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan bagi saudara-saudara kita di Sumatra. Dan semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutupnya. Melalui sinergi antara lembaga, pemerintah, serta kepedulian masyarakat, BAZNAS berharap proses penanganan banjir dan pemulihan kondisi korban dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bencana adalah panggilan untuk saling menopang, saling mendoakan, dan saling menguatkan dalam bingkai kemanusiaan.? ? Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/11/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Kemenag Serahkan Bantuan Modal Usaha di Gedongtengen
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Kemenag Serahkan Bantuan Modal Usaha di Gedongtengen
Yogyakarta — Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat kembali dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Pada Jumat, 28 November 2025 / 7 Jumadil Akhir 1447 H, BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta secara resmi menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta kepada masing-masing dari 10 penerima manfaat di wilayah Kemantren Gedongtengen. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU-KUA), sebuah inisiatif kolaboratif antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan BAZNAS Kota Yogyakarta yang bertujuan memperkuat usaha mikro produktif masyarakat. Program ini dirancang sebagai solusi nyata untuk membantu warga meningkatkan perekonomian mereka melalui dukungan modal serta pendampingan usaha. Acara penyerahan berlangsung khidmat, dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta, pejabat Kemenag Kota Yogyakarta, serta unsur pemerintah Kemantren Gedongtengen. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian dana, tetapi bentuk komitmen untuk mendorong masyarakat agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri. “Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para penerima manfaat untuk terus mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa program PEU-KUA merupakan bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan pengelola zakat untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi tidak hanya membutuhkan bantuan awal, tetapi juga pendampingan dan pengawasan agar dana yang disalurkan benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan menjadi amal jariyah, bukan hanya habis digunakan, tetapi mampu menumbuhkan peluang dan keberlanjutan usaha,” katanya. Kesepuluh penerima manfaat yang hadir tampak antusias menerima bantuan modal usaha tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang usaha, mulai dari pedagang kecil, pengusaha kuliner rumahan, hingga pelaku usaha jasa. Dengan adanya tambahan modal ini, para penerima diharapkan dapat memperluas skala usaha, menambah stok, atau meningkatkan kualitas layanan. Program PEU-KUA sendiri merupakan salah satu program unggulan yang terus digalakkan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk menjawab tantangan ekonomi masyarakat urban. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi lebih menitikberatkan pada penguatan sektor produktif. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan adanya dukungan Kemenag, program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi akan berlanjut melalui monitoring perkembangan usaha hingga evaluasi berkala, sehingga para penerima dapat memperoleh arahan yang tepat dalam mengembangkan bisnis mereka. Para tokoh masyarakat Gedongtengen turut menyampaikan apresiasi terhadap program ini. Mereka berharap program serupa dapat terus diperluas agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya. Dengan kondisi ekonomi yang dinamis, pemberian modal usaha seperti ini dinilai sangat relevan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pada akhir kegiatan, BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan harapan besar agar bantuan yang diberikan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Semangat pemberdayaan ini diharapkan dapat berlanjut dan menular kepada masyarakat lain, sehingga tercipta lingkungan ekonomi yang lebih kuat, produktif, dan mandiri. Program PEU-KUA di Gedongtengen menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dapat menghadirkan solusi konkret bagi kesejahteraan umat. Dengan dukungan yang berkelanjutan, program ini diyakini dapat membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas ekonomi keluarga di kawasan Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/11/2025 | Admin Bidang 1
Membiasakan Diri Beramal dengan Ikhlas: 5 Teknik Membersihkan Niat
Membiasakan Diri Beramal dengan Ikhlas: 5 Teknik Membersihkan Niat
Dalam kehidupan seorang muslim, kemampuan beramal dengan ikhlas merupakan fondasi utama diterimanya ibadah. Banyak orang melakukan kebaikan yang tampak besar, namun nilainya kecil karena hati tidak benar-benar tertuju pada Allah. Sebaliknya, amal yang terlihat sederhana justru bisa memiliki nilai luar biasa ketika dilakukan dengan hati yang tulus. Di era media sosial, ketika hampir setiap aktivitas dapat dipublikasikan, menjaga niat agar tetap murni saat beramal dengan ikhlas menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Keikhlasan bukanlah sekadar ucapan atau niat yang dilafalkan sekali. Keikhlasan adalah perjalanan batin, sesuatu yang harus dibangun dan dijaga dari waktu ke waktu. Ketika seorang muslim memahami bahwa beramal dengan ikhlas merupakan bentuk penghambaan yang sangat dicintai Allah, ia akan lebih berhati-hati dalam setiap amalnya. Itulah sebabnya ulama mengatakan bahwa keikhlasan adalah ibadah yang paling sulit, karena musuhnya adalah hati yang mudah dipengaruhi keinginan dipuji, dihargai, atau dianggap baik oleh orang lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima teknik yang dapat membantu seseorang agar lebih konsisten beramal dengan ikhlas. Teknik-teknik ini bukanlah teori semata, melainkan praktik yang telah diajarkan oleh para ulama terdahulu dan relevan untuk diterapkan dalam kehidupan modern. 1. Meluruskan Tujuan Sebelum Memulai Amal Melatih diri untuk beramal dengan ikhlas dimulai dari langkah paling awal, yaitu meluruskan tujuan sebelum memulai setiap amal. Banyak orang melakukan kebaikan tanpa memeriksa niat mereka terlebih dahulu. Padahal, niat dapat berubah seiring waktu, terutama ketika amal tersebut terlihat oleh orang lain atau mendapat apresiasi. Karena itu, penting untuk berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: “Untuk siapa aku melakukan ini?” Dengan melakukan evaluasi kecil ini, hati akan lebih siap untuk beramal dengan ikhlas. Dalam proses meluruskan tujuan, seseorang akan menyadari bahwa hanya Allah yang layak menjadi tujuan utama dari segala amal. Ketika hati mulai condong kepada keinginan duniawi, ia perlu segera mengembalikannya kepada Allah agar tetap dapat beramal dengan ikhlas. Latihan ini sederhana namun sangat penting karena hati manusia mudah berubah. Dengan kesadaran penuh, seseorang bisa menjaga nilai spiritual dari setiap amalnya. Selain itu, meluruskan tujuan akan membuat seseorang lebih tenang. Ketika ia yakin bahwa amalnya ditujukan kepada Allah semata, ia tidak lagi terikat pada penilaian manusia. Tidak peduli apakah orang lain melihatnya atau tidak, amal tersebut tetap dilakukan dengan semangat beramal dengan ikhlas. Keadaan ini memberikan kebebasan batin yang sangat berharga. Dalam praktik sehari-hari, seseorang dapat memulai niat dengan doa sederhana, memohon agar Allah menjadikan amalnya murni. Doa semacam ini akan membantu menenangkan hati sebelum memulai amal. Dengan demikian, seluruh aktivitas, baik besar maupun kecil, dapat menjadi sarana beramal dengan ikhlas jika diawali dengan niat yang benar. Ketika seseorang terbiasa meluruskan niat setiap kali melakukan kebaikan, ia akan terbiasa berada dalam kondisi hati yang jernih. Kebiasaan ini menjadikan setiap langkah hidupnya dipenuhi keberkahan. Konsistensi menjadi lebih mudah karena ia memahami bahwa nilai terbesar dari amal terletak pada keikhlasannya. 2. Membiasakan Menyembunyikan Amal Saleh Salah satu teknik penting untuk menjaga hati tetap beramal dengan ikhlas adalah dengan membiasakan menyembunyikan amal saleh. Ketika seseorang melakukan amal tanpa diketahui orang lain, ia sedang melatih hatinya agar tidak bergantung pada pujian manusia. Rasulullah SAW menjelaskan tentang keutamaan amal tersembunyi, termasuk sedekah yang dilakukan dengan sangat rahasia hingga tangan kiri tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanan. Gambaran ini menunjukkan betapa tinggi nilai amal yang tersembunyi. Menyembunyikan amal melatih seseorang untuk menikmati hubungan spiritualnya dengan Allah secara pribadi. Dalam kondisi seperti itu, seseorang dapat merasakan kelezatan beramal dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan dari makhluk. Keadaan ini membuat hatinya lebih ringan dan jauh dari perasaan ingin dipuji. Amal yang dilakukan pun terasa lebih murni. Pada kenyataannya, tidak semua amal dapat disembunyikan. Ada amal-amal yang memang harus tampak demi memberi contoh kepada orang lain. Namun, meski tampak, tetap ada ruang di hati untuk menjaga niat. Ketika seseorang tetap memprioritaskan Allah meskipun amalnya terlihat orang lain, ia tetap dapat beramal dengan ikhlas. Hati tetap harus dipantau agar tidak terpeleset ke dalam riya. Untuk melatih diri, seseorang dapat menetapkan beberapa amal rahasia yang hanya diketahui oleh dirinya dan Allah. Misalnya, sedekah tertentu, shalat malam, atau membantu seseorang tanpa menyebutkan nama. Kebiasaan ini akan membuatnya mudah beramal dengan ikhlas karena ia terbiasa melakukan kebaikan tanpa saksi. Semakin sering ia melakukannya, semakin kuat pula karakter keikhlasan yang tertanam dalam dirinya. Dengan membiasakan amal-amal tersembunyi, seorang muslim membangun benteng bagi hatinya. Amal tersebut akan menjadi simpanan berharga yang tidak terpengaruh penilaian manusia. Dan ketika hati terbiasa dengan amal rahasia, ia akan lebih mudah menjaga niat dalam amal-amal yang harus dilakukan secara terbuka. 3. Menjaga Hati dari Pujian yang Bisa Merusak Keikhlasan Pujian sering kali menjadi ujian terbesar dalam beramal dengan ikhlas. Kadang seseorang memulai amal dengan niat yang benar, namun setelah dipuji, hatinya menjadi condong kepada rasa bangga atau ingin mendapat pujian lebih banyak lagi. Kondisi seperti ini dapat merusak kualitas amal dan mengurangi keikhlasan. Karena itulah para ulama mengajarkan adab dalam menerima pujian agar hati tetap terjaga. Ketika menerima pujian, seseorang dianjurkan untuk merespons dengan doa, misalnya “Semoga Allah menjadikanmu lebih baik dari yang engkau kira.” Dengan respons seperti ini, seseorang mengingatkan dirinya bahwa segala kebaikan datang dari Allah, bukan kehebatan pribadinya. Sikap ini adalah bentuk nyata dari usaha untuk tetap beramal dengan ikhlas meskipun mendapat sanjungan. Selain merespons secara verbal, yang lebih penting adalah menjaga hati. Seseorang harus meyakinkan dirinya bahwa pujian manusia tidak menambah atau mengurangi nilai amal di sisi Allah. Ketika hati tetap stabil, ia dapat tetap beramal dengan ikhlas tanpa terpengaruh oleh sanjungan. Latihan menjaga hati ini sangat penting karena riya dapat masuk melalui celah kecil. Menghindari ketergantungan pada pujian juga membantu seseorang membangun mental yang kuat. Ia tidak lagi bergantung pada apresiasi eksternal. Amal dilakukan bukan karena ingin dilihat baik oleh manusia, tetapi semata-mata ingin dekat dengan Allah. Inilah inti dari beramal dengan ikhlas, yaitu menjaga fokus agar tetap pada tujuan akhirat. Dengan melatih diri untuk tidak terpengaruh pujian, seseorang dapat mengembangkan karakter rendah hati. Ia menyadari bahwa tugasnya adalah melakukan usaha terbaik, sementara penilaian sepenuhnya milik Allah. Sikap ini membuatnya konsisten dalam beramal dengan ikhlas di setiap kesempatan. 4. Menata Hati dengan Memperbanyak Dzikir Dzikir adalah salah satu cara paling efektif untuk menata hati agar mampu beramal dengan ikhlas. Ketika hati sering mengingat Allah, ia menjadi lembut dan mudah diarahkan kepada kebaikan. Dzikir membersihkan hati dari penyakit riya, ujub, dan takabur yang dapat merusak amal. Dengan kondisi hati yang lebih tenang, seseorang dapat mengarahkan niatnya dengan lebih mudah. Dalam setiap hembusan dzikir, seseorang diingatkan bahwa seluruh kapasitas beramal adalah karunia Allah. Kesadaran ini membuat seseorang tidak mudah merasa hebat atas amal yang ia lakukan. Ia menyadari bahwa kemampuannya untuk beramal dengan ikhlas adalah bentuk pertolongan Allah. Sebaliknya, jika tidak mendapat taufik dari Allah, ia tidak akan mampu mengerjakan apa pun. Dzikir pagi dan petang dapat menjadi momen khusus bagi seseorang untuk menata kembali niatnya. Ketika hati jernih, ia lebih mudah mengarahkan tujuan hidupnya. Dengan rutinitas dzikir yang kuat, seseorang dapat menjaga kestabilan spiritual sehingga lebih siap beramal dengan ikhlas dalam berbagai aktivitas sepanjang hari. Selain itu, dzikir juga menumbuhkan rasa cinta kepada Allah. Ketika seseorang mencintai Allah, ia tidak ingin amalnya tercampur oleh motivasi selain-Nya. Cinta itu membuatnya ingin bersih, ingin lurus, ingin murni. Pada titik inilah beramal dengan ikhlas menjadi lebih mudah, karena hati sudah terikat kuat kepada Allah. Dengan konsistensi dzikir, hati menjadi tempat yang bersih dan terang. Dan ketika hati bersih, segala amal yang dilakukan pun menjadi lebih berkualitas. Keadaan ini membantu seseorang menjaga niat agar tetap tulus dalam setiap aspek kehidupannya. 5. Mengingat Akhirat dan Sementara-nya Penilaian Manusia Teknik terakhir untuk membiasakan diri beramal dengan ikhlas adalah dengan terus mengingat akhirat. Dunia adalah tempat ujian, sedangkan akhirat adalah tempat balasan. Penilaian manusia sifatnya sementara, namun penilaian Allah bersifat kekal. Dengan pemahaman ini, seseorang akan lebih fokus menjaga kualitas amalnya daripada mencari pujian yang cepat hilang. Mengingat akhirat membuat seseorang sadar bahwa amal yang ia lakukan adalah bekal saat kembali kepada Allah. Kesadaran ini membuatnya lebih berhati-hati dalam menjaga niat. Ia ingin amalnya diterima, bukan sekadar terlihat baik. Dengan demikian, ia lebih mudah beramal dengan ikhlas, karena orientasinya adalah balasan yang jauh lebih besar daripada penghargaan dunia. Selain itu, mengingat kematian juga membantu seseorang menyadari keterbatasan waktu. Jika hidup sangat singkat, maka sia-sia jika amal yang seharusnya bernilai tinggi rusak oleh riya. Dengan merenungkan hal ini, seseorang dapat menjaga fokusnya agar tetap beramal dengan ikhlas di setiap kesempatan. Hari hisab adalah momen di mana setiap amal akan dibuka dan dinilai tanpa ada satu pun yang tersembunyi. Pemahaman ini membuat hati lebih serius dalam menjaga niat. Seseorang ingin memastikan bahwa amalnya tetap murni. Ia tidak ingin kehilangan pahala akibat keinginan dipuji oleh manusia, yang pada hakikatnya tidak bisa memberi manfaat apa pun. Karena itu, mengingat akhirat menjadi dorongan kuat untuk tetap beramal dengan ikhlas. Dengan terus mengingat bahwa Allah Maha Mengetahui isi hati, seseorang akan merasa termotivasi untuk berbuat kebaikan tanpa pamrih. Setiap amal menjadi lebih ringan karena dilakukan dengan harapan akhirat yang besar. Dan pada akhirnya, kebiasaan beramal dengan ikhlas akan tumbuh kuat dalam diri setiap muslim yang selalu mengingat bahwa penilaian Allah adalah segalanya. Penutup Membiasakan diri beramal dengan ikhlas adalah perjalanan panjang yang membutuhkan latihan harian. Keikhlasan tidak datang dalam sekejap, tetapi tumbuh melalui kebiasaan menjaga niat, menyembunyikan amal, menolak pujian, memperbanyak dzikir, dan mengingat akhirat. Ketika seorang muslim mampu menguasai teknik-teknik ini, amalnya akan lebih berkualitas dan kehidupannya akan dipenuhi ketenangan. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang mampu beramal dengan ikhlas, sehingga setiap langkah hidup bernilai ibadah dan mendekatkan kita kepada-Nya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/11/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Strategis ke BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk Pelajari Pengolahan Data di Aplikasi MASBOY
Boyolali, 25 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka mempelajari sistem pengolahan data berbasis aplikasi yang dikenal dengan nama MASBOY. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam tata kelola lembaga. Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran struktural BAZNAS Kabupaten Boyolali di kantor mereka. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada pemahaman cara kerja, pemanfaatan, serta pengembangan aplikasi MASBOY yang selama ini terbukti efektif membantu manajemen data mustahik dan muzaki di Boyolali. Aplikasi MASBOY (Manajemen Sistem Boyolali) merupakan inovasi digital yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan efektivitas pendataan, pelaporan, serta pengawasan program ZIS. Sistem ini memungkinkan data tersimpan dengan rapi, mudah diakses, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses analisis, keputusan, dan pelaksanaan program penyaluran. Keberhasilan MASBOY dalam membantu tata kelola data menjadi magnet bagi berbagai daerah yang ingin mengadopsi konsep serupa, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, pihak BAZNAS Kabupaten Boyolali menjelaskan alur penggunaan aplikasi mulai dari input data muzaki, verifikasi mustahik, pelaporan penyaluran, hingga dashboard monitoring real-time yang dapat memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan. Dijelaskan pula bagaimana sistem ini mendukung efektivitas audit internal dan eksternal, sehingga menjamin akuntabilitas lembaga. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi dianggap penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi yang profesional. Menurut pernyataan salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir, sistem seperti MASBOY dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan dan meminimalkan kesalahan administrasi. Dengan basis data yang terkelola baik, program-program penyaluran diharapkan akan semakin tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi mustahik di Kota Yogyakarta. Selain mempelajari teknis penggunaan aplikasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah implementasi, kebutuhan SDM, serta proses adaptasi yang diperlukan apabila sistem sejenis ingin diterapkan di Yogyakarta. Pihak Boyolali menjelaskan bahwa keberhasilan MASBOY tidak hanya berasal dari teknologinya, tetapi juga dari sumber daya manusia yang disiplin serta komitmen manajemen terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat. Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab lebih mendalam serta peninjauan langsung ke ruang operasional pengelolaan data. Dari kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan gambaran nyata bagaimana sistem digital mampu mendorong tata kelola lembaga menjadi lebih efisien dan transparan. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat menerapkan sistem serupa yang sesuai kebutuhan daerah serta berpotensi memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan digitalisasi yang matang, BAZNAS dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan aman. Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan berbagi inovasi antar-lembaga merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan modern. Semoga hasil pembelajaran dari aplikasi MASBOY dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya terobosan baru dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA25/11/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Acara DPMPTSP Bertema Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi di Mal Pelayanan Publik
Yogyakarta, 24 November 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta pada Senin, 24 November 2025. Acara ini mengangkat tema “Implementasi Pelayanan Prima Berbasis Sikap dan Komunikasi untuk Membangun Masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur, khususnya dalam aspek komunikasi, empati, dan sikap pelayanan yang humanis. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi negara yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat turut hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan terhadap masyarakat. Acara ini berlangsung di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, sebuah pusat pelayanan terpadu yang menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, transparan, serta akuntabel. Dengan menggabungkan berbagai instansi dalam satu ruang layanan, MPP berfungsi sebagai sarana untuk membangun ekosistem pelayanan yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam sesi pembukaan, perwakilan DPMPTSP menyampaikan bahwa pelayanan prima tidak hanya berbicara tentang prosedur dan standar operasional, tetapi juga menyangkut sikap, pemahaman, etika komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran instansi untuk memberikan pelayanan secara optimal, termasuk lembaga seperti BAZNAS yang berinteraksi langsung dengan muzaki dan mustahik. Acara juga menghadirkan pemateri yang membahas bagaimana sikap pelayanan yang ramah, komunikatif, dan solutif dapat menciptakan kepercayaan publik. Dijelaskan bahwa dalam konteks perkembangan zaman yang serba digital, masyarakat tidak hanya menuntut kepastian, tetapi juga menginginkan pendekatan pelayanan yang mudah dipahami, tidak berbelit, serta dilandasi nilai keramahan. BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya komunikasi proaktif dalam pelayanan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberikan pelayanan yang amanah, nyaman, dan profesional kepada masyarakat. Pelayanan prima berbasis sikap dinilai sangat penting mengingat BAZNAS melayani dua kelompok utama: Muzaki yang mempercayakan hartanya untuk dikelola, dan Mustahik yang membutuhkan pendekatan penuh empati. Dengan hadir dalam kegiatan DPMPTSP, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di lingkungan Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta, tempat BAZNAS juga memberikan layanan konsultasi, informasi program, hingga pembayaran zakat secara langsung. Sesi diskusi interaktif yang berlangsung dalam kegiatan ini juga membahas pentingnya konsistensi sikap pelayanan dari setiap petugas frontliner. Narasumber menekankan bahwa pelayanan prima dapat membangun citra profesional lembaga sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kendala-kendala yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan dapat diminimalisir. Selain itu, pembahasan dalam acara DPMPTSP menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini termasuk peningkatan kompetensi petugas, penguatan kolaborasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung percepatan pelayanan. MPP diproyeksikan menjadi simbol pelayanan modern yang berkualitas, dan seluruh mitra, termasuk BAZNAS, memiliki peran penting dalam memastikan ekosistem pelayanan yang progresif. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam acara ini menunjukkan bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah daerah dengan lembaga zakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelayanan prima yang berpusat pada masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar melalui program-program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya. Di akhir acara, para peserta menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pelayanan publik saat ini. Dengan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa kehadirannya di Mal Pelayanan Publik akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat maupun menerima manfaatnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/11/2025 | Admin Bidang 1
Kader Hafiz BAZNAS Kota Yogyakarta, Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh Raih Juara 1 Lomba Tahfidz Usia 7–10 Tahun
Kader Hafiz BAZNAS Kota Yogyakarta, Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh Raih Juara 1 Lomba Tahfidz Usia 7–10 Tahun
Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu Kader Hafiz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, putri dari pasangan Juniar Mochamad Charis dan Ferawati, berhasil meraih Juara 1 Lomba Tahfidz Usia 7–10 Tahun pada ajang yang diselenggarakan 23 November 2025 di Kids Fun Progo. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolahnya, Homeschooling Group Khoiru Ummah Kasihan, tetapi juga menjadi capaian penting bagi program pembinaan kader hafiz yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai Kader Hafiz, Hafshoh menunjukkan konsistensi, semangat belajar, serta ketekunan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an sejak usia dini. Kompetisi yang Ketat dan Penuh Nilai Pendidikan Lomba tahfidz yang diikuti Hafshoh merupakan kompetisi tingkat anak yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dengan rentang usia 7 hingga 10 tahun. Acara berlangsung dengan suasana penuh khidmat namun tetap menyenangkan, karena lomba dirancang untuk memberikan ruang tumbuh bagi anak-anak dalam mencintai Al-Qur’an sejak kecil. Para peserta diuji ketepatannya dalam hafalan, ketartilan membaca, serta ketenangan dalam menjawab pertanyaan yang diberikan dewan juri. Meski dihadapkan dengan persaingan yang ketat, Hafshoh tampil sangat percaya diri, fasih, dan stabil dari awal hingga akhir penilaian. Panitia menyampaikan bahwa kategori tahfidz anak selalu menjadi favorit karena memperlihatkan betapa besarnya potensi generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an. Kemunculan Hafshoh sebagai peraih Juara 1 membuktikan adanya pembinaan yang kuat dan dukungan yang konsisten baik dari orang tua maupun lembaga pembina. Dukungan Orang Tua dan Lingkungan Belajar Prestasi Hafshoh tidak terlepas dari peran orang tuanya, Juniar Mochamad Charis dan Ferawati, yang memberikan pendampingan intensif selama proses belajar. Sebagai anak yang mengikuti program homeschooling, Hafshoh memiliki lingkungan belajar yang fleksibel sehingga dapat menyesuaikan waktu menghafal dengan aktivitas sehari-hari. Homeschooling Group Khoiru Ummah Kasihan, tempat Hafshoh menimba pendidikan, dikenal sebagai kelompok belajar yang mengutamakan pendidikan berbasis nilai keislaman dan pembentukan karakter. Kombinasi pola belajar di rumah dan dukungan lingkungan komunitas menjadi salah satu faktor yang memperkuat kemampuan Hafshoh dalam menjaga hafalan dan memperdalam pemahaman. BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Capaian Kader Hafiz BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas prestasi yang diraih Hafshoh. Program kaderisasi hafiz sendiri merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta berkontribusi bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, pendampingan hafalan, serta pelatihan character building, BAZNAS berkomitmen memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang secara spiritual maupun intelektual. Keberhasilan Hafshoh menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan bibit unggul yang siap mengharumkan nama daerah. BAZNAS berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi kader-kader lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, diharapkan pula masyarakat semakin mendukung kegiatan pembinaan anak dan remaja agar tercipta generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan beriman kuat. Harapan untuk Masa Depan Generasi Qur’ani Dengan terpilihnya Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh sebagai Juara 1 Lomba Tahfidz Usia 7–10 Tahun, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan kembali pentingnya mendukung potensi anak sejak dini. Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal Hafshoh dalam perjalanan panjangnya sebagai penghafal Al-Qur’an, dan menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Kota Yogyakarta. BAZNAS mengajak seluruh orang tua, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk terus memperkuat ekosistem penghafal Al-Qur’an demi menghadirkan generasi Qur’ani yang siap membangun masa depan bangsa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA23/11/2025 | Admin Bidang 1
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Tsaqib Akbar Nirwasita, Raih Juara 1 Lomba MTQ di SMP Muhammadiyah 7
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Tsaqib Akbar Nirwasita, Raih Juara 1 Lomba MTQ di SMP Muhammadiyah 7
Yogyakarta, 22 November 2025 — Suasana penuh khidmat dan semangat keilmuan Islam menyelimuti halaman SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Sabtu, 22 November 2025. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan sekolah tersebut, salah satu peserta dari BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Tsaqib Akbar Nirwasita, seorang kader hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, berhasil meraih Juara 1 kategori hafalan dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini semakin menguatkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melahirkan generasi Qurani yang bukan hanya memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia, berwawasan luas, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Kegiatan MTQ ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai lembaga dan sekolah. Kompetisi berlangsung ketat, dengan penilaian yang mencakup tajwid, kelancaran hafalan, ketepatan makhraj, hingga ketenangan saat menyampaikan bacaan. Menurut panitia penyelenggara, MTQ tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Qurani dan Berprestasi” sebagai bentuk dorongan bagi pelajar untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Dengan banyaknya peserta muda yang ikut berkompetisi, kegiatan ini menjadi bukti bahwa minat generasi sekarang terhadap Al-Qur’an tetap kuat dan terus berkembang. Dalam kesempatan tersebut, Tsaqib Akbar Nirwasita menunjukkan performa terbaiknya. Penampilannya dinilai penuh ketenangan, kejelasan makhraj, serta hafalan yang kuat dan konsisten dari awal hingga akhir penilaian. Para juri sepakat bahwa kemampuan Tsaqib menunjukkan kualitas seorang hafidz yang tidak hanya menguasai hafalan, tetapi juga memahami adab serta etika membaca Al-Qur’an. Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan orang tua, para pembina, dan tentunya program pembinaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai kader hafidz, Tsaqib mengikuti pembinaan rutin yang meliputi setoran hafalan, tahsin, mentorship karakter, serta pembiasaan ibadah. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk membangun generasi muda yang unggul dalam nilai spiritual, sosial, dan akademik. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Mereka berharap keberhasilan Tsaqib dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader lainnya serta memotivasi masyarakat luas bahwa pembinaan generasi Qurani merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga. Prestasi Tsaqib menjadi bukti bahwa dukungan dan pendampingan yang terstruktur mampu mengantarkan peserta didik mencapai potensi terbaiknya. Selain itu, kemenangan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran lembaga zakat tidak hanya terbatas pada bantuan sosial, tetapi juga meliputi pendidikan, pembinaan karakter, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui nilai-nilai Al-Qur’an. Dengan diraihnya Juara 1 dalam MTQ tingkat sekolah tersebut, Tsaqib membuka peluang untuk melangkah ke kompetisi tingkat yang lebih tinggi. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan akan terus memberikan pendampingan agar para kader hafidz binaannya dapat terus berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi umat. Acara ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada seluruh pemenang. Dengan wajah ceria dan penuh rasa syukur, Tsaqib Akbar Nirwasita menerima piala kemenangan yang menjadi simbol kerja keras, dedikasi, dan kecintaannya pada Al-Qur’an. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju perjalanan panjang sebagai penjaga ayat-ayat Allah yang penuh keberkahan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/11/2025 | Admin Bidang 1
Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik Amil, Staff BAZNAS Kota Yogyakarta ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Zakat (Diklat Z-PR)
Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik Amil, Staff BAZNAS Kota Yogyakarta ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Zakat (Diklat Z-PR)
Staff BAZNAS Kota Yogyakarta ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Zakat (Diklat Z-PR) yang di selenggarakan oleh BAZNAS RI bekerjasama dengan BAZNAS DIY sebagai upaya memperkuat kapasitas komunikasi publik dan citra kelembagaan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 di Alifs_Space, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan humas dan kantor digital dari seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, masing-masing menugaskan tiga orang staf. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta hadir Triyono (Pelaksana Bagian SDM), Muhammad Fuad (Pelaksana Bagian Pendistribusian), serta Nurul Istiqomah (Pelaksana Fundraising). Pada sesi pembukaan, Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kompetensi kehumasan amil zakat. “Humas memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, cepat, dan berdampak. Melalui pelatihan ini, kami berharap SDM humas BAZNAS se-DIY semakin siap menghadapi dinamika komunikasi di era digital,” ungkapnya. Pelatihan ini juga menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS RI, yaitu Erra Sonya dan Nadiya Fitriyah, yang membawakan materi Kantor Digital BAZNAS RI dan Communication Crisis Management (CCM). Setiap sesi dilengkapi ruang diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman terkait strategi komunikasi publik yang efektif. Selain untuk meningkatkan kapasitas humas, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta berbagi praktik baik antar-amil zakat se-DIY. Dengan terselenggaranya Diklat Z-PR ini, berharap kualitas pengelolaan informasi publik pada BAZNAS Kota Yogyakarta semakin meningkat dan dapat mendorong terbangunnya kepercayaan masyarakat, baik muzaki maupun mustahik, di wilayah Yogyakarta.
BERITA21/11/2025 | Nurul
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas untuk Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas untuk Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Banyumas, 21 November 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas pada Kamis, 21 November 2025. Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam membangun kerja sama antarlembaga zakat guna memperkuat tata kelola dan memperluas dampak program bagi masyarakat. Kedatangan rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta disambut secara hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Ibu Hj. Khasanatul Mufidah, S.H. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi atas terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik antara kedua lembaga. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan, bertukar gagasan, serta memperkuat strategi dalam mengelola dana ZIS yang setiap tahun semakin meningkat. Sharing Session Bahas Penguatan Pengelolaan ZIS Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah sharing session antarlembaga yang berlangsung secara interaktif dan produktif. Dalam sesi ini, berbagai aspek penting terkait pengelolaan ZIS dibahas secara mendalam. Mulai dari strategi penghimpunan dana zakat yang lebih efektif, peningkatan kualitas pendistribusian, hingga inovasi program pemberdayaan mustahik yang dapat memberikan dampak jangka panjang. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan beberapa langkah strategis yang telah diterapkan dalam menghimpun ZIS dari masyarakat—mulai dari optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), digitalisasi layanan, hingga program edukasi zakat yang masif untuk meningkatkan kesadaran muzaki. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang baik dengan lembaga pemerintah, swasta, dan komunitas sebagai mitra pendukung program zakat. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan program pendistribusian yang berbasis pada pemetaan kebutuhan mustahik. Strategi seperti pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, serta santunan kesehatan menjadi fokus utama mereka dalam memastikan bahwa dana zakat benar-benar menyentuh sasaran yang tepat. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua lembaga ini diharapkan dapat memperkaya metode dan pendekatan dalam pengelolaan ZIS di wilayah masing-masing. Fokus pada Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik. Penjelasan mengenai mekanisme pelaporan ZIS, pelaksanaan audit syariah, serta penerapan standar akuntabilitas menjadi salah satu topik utama yang mendapat perhatian besar. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa akuntabilitas bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari amanah moral. Karena itu, setiap dana yang dihimpun harus dicatat, dikelola, dan dilaporkan dengan standar profesional—sehingga muzaki dapat merasa tenang bahwa zakat mereka benar-benar sampai pada pihak yang membutuhkan. Pengembangan SDM dan Maintenance Database Jadi Sorotan Selain aspek penghimpunan dan pendistribusian, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus pembahasan. Kedua lembaga sepakat bahwa peningkatan kompetensi amil sangat penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era modern. Hal ini meliputi pelatihan administrasi, literasi digital, komunikasi publik, hingga manajemen program sosial. Tidak hanya itu, urgensi maintenance database juga menjadi topik krusial yang dibahas. BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa sistem database yang kuat merupakan fondasi utama dalam memperkuat layanan digital BAZNAS. Dengan data mustahik dan muzaki yang terkelola dengan baik, setiap program dapat dirancang secara akurat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Banyumas menyambut baik pembahasan ini dan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem digitalisasi dalam pengelolaan ZIS di wilayah mereka. Harapan Terhadap Penguatan Sinergi dan Layanan Publik Melalui kunjungan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap dapat terus memperkuat jaringan kerja sama antarlembaga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan profesionalisme, serta melahirkan program-program yang semakin efektif, amanah, dan berdampak luas. Kedua lembaga sepakat bahwa pengelolaan zakat harus terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, BAZNAS dapat berperan lebih besar dalam menghadirkan kesejahteraan dan pemberdayaan bagi muzaki maupun mustahik di berbagai wilayah. Kunjungan ini menegaskan bahwa sinergi bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi investasi jangka panjang untuk mewujudkan kualitas layanan zakat yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA21/11/2025 | Admin Bidang 1
LONGSOR MAJENANG: BENCANA LANDA CILACAP, BAZNAS GERAK CEPAT BERI PERTOLONGAN — MASYARAKAT DIAJAK BERSATU RINGANKAN BEBAN SESAMA
LONGSOR MAJENANG: BENCANA LANDA CILACAP, BAZNAS GERAK CEPAT BERI PERTOLONGAN — MASYARAKAT DIAJAK BERSATU RINGANKAN BEBAN SESAMA
CILACAP — Suasana duka menyelimuti Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, setelah terjadi bencana tanah longsor pada Kamis malam (13/11). Hujan dengan intensitas tinggi sejak sore membuat tebing di beberapa titik tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya ambruk dan menimbun rumah warga di sekitarnya. Sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal, bahkan beberapa korban masih dinyatakan hilang akibat tertimbun material longsoran. Di tengah kepanikan warga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bergerak cepat. Tim BAZNAS langsung terjun ke lokasi dan bergabung dalam operasi Search and Rescue (SAR) bersama berbagai unsur lain untuk mempercepat proses pencarian korban yang belum ditemukan. Kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu tidak menyurutkan semangat tim yang bekerja sepanjang malam untuk memberikan harapan bagi keluarga yang menunggu kabar. Tidak berhenti pada pencarian korban, BAZNAS juga membuka layanan kesehatan darurat bagi warga yang mengalami luka maupun gangguan kesehatan akibat bencana. Tenaga medis BAZNAS memberikan pemeriksaan, obat-obatan, serta pendampingan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Selain itu, dapur umum BAZNAS turut beroperasi sejak hari pertama untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan hangat dan kebutuhan dasar lainnya. Relawan dan masyarakat sekitar bergotong-royong membantu suplai logistik agar distribusi bantuan tetap berjalan lancar. Berbagai fasilitas ini menjadi tumpuan harapan bagi ratusan warga yang kini harus mengungsi ke titik aman. Banyak dari mereka kehilangan harta benda, dokumen penting, hingga mata pencaharian. Dalam situasi ini, dukungan masyarakat luas sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan ketabahan para korban, sekaligus mengulurkan bantuan terbaik demi meringankan beban yang mereka pikul. Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi: BPD DIY Syariah : 801111000054 BSI : 4441111121 BCA : 8466031505 a.n. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta Atau melalui kantor digital sedekah BAZNAS: kotayogya.baznas.go.id/sedekah Untuk informasi lebih lanjut, layanan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat dihubungi melalui: 0821-4123-2770 Melalui doa, kepedulian, dan sedekah, kita berharap cahaya harapan kembali hadir bagi saudara-saudara kita di Cilacap. Semoga bencana ini memperkuat tali solidaritas dan menjadi momentum bagi kita untuk saling menjaga dan saling menguatkan. Semoga para korban diberikan ketabahan, dan mereka yang terdampak dapat segera bangkit serta mendapatkan bantuan terbaik dari kita semua. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA20/11/2025 | Admin Bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat