WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadirkan Rumah Layak untuk Warga Bausasran
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadirkan Rumah Layak untuk Warga Bausasran
Yogyakarta — Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program Rumah Layak Huni – Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Ahad, 2 November 2025, bertempat di kediaman Bapak Agus Prihartono, warga Kelurahan Bausasran, Kemantren Danurejan. Rumah milik Bapak Agus sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Dengan ukuran kecil dan sirkulasi udara terbatas, rumah tersebut berdinding menempel pada rumah tetangga, beratapkan asbes yang sudah menua, serta belum memiliki fasilitas MCK pribadi. Kondisi tersebut tentu berdampak pada kualitas hidup penghuni, baik dari aspek kesehatan maupun kenyamanan. Melalui program RLH BAZNAS, rumah ini kini mulai dibenahi agar menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan aman untuk ditinggali. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Ketua DPRD Kota Yogyakarta Fx. Wisnu Sabdono Putro, MH, serta Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. H. Syamsul Azhari, yang secara simbolis meninjau proses renovasi rumah dan menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata atas upaya BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melaksanakan program berbasis kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat menjadi kunci penting dalam memperkuat kesejahteraan sosial di tingkat kota. “Program seperti ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi membangun harapan dan martabat bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kerja BAZNAS yang terus menunjukkan profesionalisme dan transparansi dalam mengelola dana umat,” ujar Hasto. Hal senada disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang menegaskan bahwa program Rumah Layak Huni merupakan bagian dari misi utama BAZNAS dalam menghadirkan kesejahteraan melalui pengelolaan zakat yang amanah dan terukur. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar memberikan manfaat nyata. Melalui program RLH ini, kami membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan sekitar,” tuturnya. Program RLH BAZNAS tidak hanya sebatas kegiatan renovasi fisik, tetapi juga merupakan gerakan sosial yang mengajak berbagai pihak untuk peduli terhadap kondisi warga kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar untuk bersama-sama membantu proses pembangunan. Selain memperbaiki kondisi rumah, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Yogyakarta. Rumah yang sebelumnya tidak layak kini menjadi simbol harapan baru bagi penerima manfaat dan keluarganya, sekaligus bukti bahwa pengelolaan zakat yang profesional mampu membawa perubahan nyata. Dengan terlaksananya kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan transparan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial di tingkat kota. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program-program pemberdayaan BAZNAS ke depan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/11/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Verifikasi Rumah Layak Huni untuk Warga Kemantren Ngampilan
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Verifikasi Rumah Layak Huni untuk Warga Kemantren Ngampilan
YOGYAKARTA — Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan, Pelaksana Bidang II BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan verifikasi program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) pada Kamis, 31 Oktober 2025, di wilayah Kemantren Ngampilan. Kegiatan ini dilakukan terhadap calon penerima manfaat atas nama Ibu Sri Untari, warga setempat yang diajukan sebagai penerima bantuan program RLHB. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu melalui perbaikan atau pembangunan tempat tinggal yang layak huni. Verifikasi lapangan menjadi langkah penting sebelum bantuan direalisasikan, guna memastikan kondisi penerima sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Tim pelaksana dari Bidang II BAZNAS Kota Yogyakarta hadir secara langsung ke lokasi kediaman Ibu Sri Untari untuk melakukan pengecekan kondisi rumah, kelayakan bangunan, dan aspek sosial ekonomi keluarga. Selain meninjau fisik bangunan, tim juga melakukan wawancara singkat guna menggali data tambahan mengenai kebutuhan dan kondisi penerima manfaat. Menurut keterangan dari pihak pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan verifikasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi dalam setiap program yang dijalankan. Proses verifikasi tidak hanya bertujuan memastikan keakuratan data, tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Kegiatan verifikasi lapangan seperti ini menjadi bentuk tanggung jawab moral kami dalam mengelola amanah umat,” ungkap salah satu pelaksana Bidang II saat ditemui di lokasi kegiatan. Program RLHB telah menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda kerja BAZNAS Kota Yogyakarta. Melalui program ini, diharapkan dapat membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar memperoleh tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan bermartabat. Selain memberikan manfaat material, RLHB juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat sekitar. Kegiatan verifikasi ini juga menunjukkan sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan pemerintah setempat melalui Kemantren Ngampilan, yang turut memberikan dukungan dalam proses pendataan dan pengawasan. Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan program sosial berjalan efektif dan berkelanjutan. “Peran masyarakat dan perangkat wilayah sangat penting. Dengan dukungan mereka, kami bisa memastikan setiap program berjalan sesuai harapan,” tambah perwakilan BAZNAS. Melalui langkah konkret seperti verifikasi RLHB ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga investasi sosial untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi warga Yogyakarta. Dengan semangat sinergi dan pelayanan yang berorientasi pada kesejahteraan umat, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program RLHB dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi penguatan gerakan zakat di tingkat daerah maupun nasional. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA31/10/2025 | Admin Bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pengajian Karyawan dan Karyawati Muslim Se-Setda Kota Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pengajian Karyawan dan Karyawati Muslim Se-Setda Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA — Dalam rangka meningkatkan keimanan dan semangat kerja Islami, kegiatan Pengajian Karyawan dan Karyawati Muslim Se-Setda Kota Yogyakarta digelar pada Kamis, 29 Oktober 2025 / 8 Jumadil Awal 1447 H, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menghadirkan suasana penuh hikmah dan kebersamaan. Kegiatan pengajian ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak H. Syamsul Azhari, didampingi Wakil Ketua III, Bapak Muhammad Iqbal, S.E., beserta pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, sekaligus memperkuat silaturahmi antar lembaga. Pengajian kali ini menghadirkan pembicara Ustadz Drs. H. Dwiyono Iriyanto, M.M., CPC, dengan tema inspiratif “Berani Bermimpi, Berani Beraksi.” Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan keberanian dalam mewujudkan mimpi yang bermanfaat, disertai dengan tindakan nyata yang dilandasi nilai-nilai keikhlasan dan tanggung jawab. Melalui tema tersebut, Ustadz Dwiyono menekankan pentingnya keseimbangan antara visi spiritual dan aksi profesional dalam bekerja. Menurutnya, setiap ASN dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta harus mampu menjadikan niat bekerja sebagai bagian dari ibadah, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Acara pengajian diakhiri dengan doa bersama, diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat spiritual dan etos kerja Islami bagi seluruh karyawan dan karyawati Muslim di lingkungan Setda Kota Yogyakarta. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen nyata dalam mempererat sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah, menuju penguatan nilai-nilai keislaman dalam pelayanan publik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA31/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Pendistribusian dan Pendayagunaan se-DIY di Kabupaten Bantul
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Pendistribusian dan Pendayagunaan se-DIY di Kabupaten Bantul
BANTUL — Kamis, 30 Oktober 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor BAZNAS Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan bidang pendistribusian serta para pelaksana BAZNAS dari kabupaten dan kota se-DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Bapak Drs. Abdul Samik Shandi, dan Pelaksana, Muhammad Fuad, S.E., yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan perumusan rencana kegiatan mendatang. Rapat koordinasi ini menjadi ajang penting dalam menyinergikan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di seluruh wilayah DIY. Agenda utama rapat meliputi pembahasan rencana kegiatan pentasharufan zakat di akhir tahun, serta persiapan pelaksanaan program-program strategis tahun 2026. Beberapa program unggulan BAZNAS kabupaten/kota yang saat ini mendapat dukungan penuh dari BAZNAS Provinsi DIY antara lain: Kampung Berkah, Bantuan Lansia Seumur Hidup, Program Mualaf (untuk BAZNAS Kabupaten Sleman dan Kulon Progo), serta Program Jamban Sehat yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo. Program-program tersebut merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Selain membahas program yang tengah berjalan, rapat juga menyoroti persiapan kegiatan besar tahun depan, yaitu penyaluran zakat pada bulan Ramadan yang diperkirakan bertepatan dengan Februari 2026. Momentum ini menjadi agenda tahunan penting BAZNAS yang selalu ditunggu masyarakat penerima manfaat. Sebagai penutup, rapat juga menyepakati rencana kegiatan bersama Badan Tanggap Bencana (BTB) se-DIY berupa upgrading personil yang akan dilaksanakan pada akhir November 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaksana dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional di bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS se-DIY semakin memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan visi besar: menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan penguatan kesejahteraan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA31/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Baciro
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Baciro
Yogyakarta — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI pada Rabu (29/10/2025). Bantuan tersebut diberikan kepada warga masyarakat dan para lansia di RW 18, Kelurahan Baciro, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta dengan jumlah penerima manfaat sekitar 25 orang. Pelaksanaan pentasyarufan ini turut melibatkan kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kemantren Gondokusuman. Program Foodbank Lumbung Mataraman merupakan wujud kepedulian Aparatur Sipil Negara dalam lingkup Pemerintah Kota Yogyakarta yang tergabung dalam KORPRI, untuk mendukung ketahanan pangan serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini disambut hangat oleh warga sekitar yang merasa terbantu dengan adanya bantuan pangan yang diberikan secara rutin. Selain mendistribusikan bantuan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga terus melakukan edukasi tentang pentingnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program sehingga lebih banyak mustahik dapat merasakan manfaatnya. Sinergi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dan relawan, menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program bantuan pangan ini. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Yogyakarta, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Sekretaris Daerah, serta seluruh Anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas kontribusi dan dukungan dalam pelaksanaan program ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan memperoleh balasan pahala berlipat dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/10/2025 | Admin Bidang 1
Workshop Manasik Zakat: Wali Kota Apresiasi Profesionalisme dan Transparansi BAZNAS Kota Yogyakarta
Workshop Manasik Zakat: Wali Kota Apresiasi Profesionalisme dan Transparansi BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi zakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Workshop Manasik Zakat yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 / 7 Jumadil Ula 1447 H. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, didampingi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Yogyakarta, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah berkomitmen menjaga profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Ia menegaskan bahwa kinerja positif BAZNAS selama ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga amil dalam membangun kesejahteraan masyarakat berbasis semangat keagamaan. “BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjadi contoh lembaga amil zakat yang akuntabel dan terpercaya. Hal ini terbukti dengan capaian predikat terbaik Audit Syariah tingkat nasional tahun 2023 serta Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 14 tahun berturut-turut sejak 2011 hingga 2024. Ini bukan capaian yang mudah, tapi hasil kerja keras, amanah, dan dedikasi dalam mengelola dana umat,” tutur Wali Kota dalam arahannya. Workshop yang diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah ini menjadi wadah penting dalam memperkuat pemahaman zakat penghasilan bagi pegawai pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami tata cara, dasar hukum, serta manfaat sosial dari menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta datang dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Yogyakarta, yang menjelaskan bahwa zakat yang dibayarkan melalui BAZNAS dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak (PKP). Informasi ini menjadi penegasan bahwa zakat bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga memberikan dampak finansial dan sosial yang positif. Dengan demikian, ASN diharapkan semakin termotivasi untuk menunaikan zakat melalui jalur resmi yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS. Selain pembekalan tentang regulasi dan tata cara zakat, acara juga menghadirkan laporan penghimpunan dan penyaluran ZIS dari Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, yang membidangi pengumpulan. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa potensi zakat dari ASN di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta terus meningkat seiring dengan kesadaran kolektif dan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS. “Alhamdulillah, hingga triwulan ketiga tahun 2025, penghimpunan ZIS dari ASN Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan tren positif. Ini menandakan kepercayaan yang tinggi kepada BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan transparan. Seluruh dana yang terkumpul kami salurkan untuk program pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Abdul Samik. Beliau juga menegaskan bahwa setiap rupiah dari zakat yang ditunaikan memiliki makna besar dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Melalui berbagai program seperti Rumah Layak Huni (RLHB), Beasiswa Kader Remaja Masjid, Sedekah Pangan, serta Foodbank Lumbung Mataraman, BAZNAS terus menghadirkan manfaat nyata dari dana ZIS-DSKL yang dikelola dengan prinsip “dari ASN untuk masyarakat”. Kegiatan workshop ini sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat ASN Kota Yogyakarta sebagai teladan dalam menunaikan zakat penghasilan. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, ASN tidak hanya menunaikan kewajiban spiritual, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan keadilan ekonomi dan menekan angka kemiskinan di Kota Yogyakarta. Menutup kegiatan, seluruh peserta menyampaikan komitmen untuk terus menyalurkan zakat penghasilannya secara rutin melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Workshop Manasik Zakat ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga instrumen nyata dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi umat. Dengan semangat profesionalisme, transparansi, dan kolaborasi, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadikan zakat sebagai gerakan sosial yang berdampak luas — mengangkat mustahik menjadi muzaki dan mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih sejahtera dan berkeadilan. ?
BERITA29/10/2025 | Bidang 1 BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Kemenag untuk Optimalkan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Kemenag untuk Optimalkan Pengelolaan Zakat
Yogyakarta — Selasa, 28 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenag tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Ashari, didampingi oleh Wakil Ketua II Drs. Abdul Sami, Wakil Ketua III Muhammad Iqbal, S.E., serta para pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan diterima langsung oleh H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng, selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, beserta Kasubbag Tata Usaha dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf. Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat kota. Kedua pihak bersepakat untuk memperkuat koordinasi dalam pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta optimalisasi potensi zakat di lingkungan instansi pemerintah dan masyarakat umum. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Ashari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan dan memastikan bahwa program-program zakat dapat berjalan sesuai dengan nilai syariat serta kebijakan pemerintah. “Kami berharap sinergi dengan Kemenag ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui saluran resmi, serta memperluas jangkauan program pemberdayaan mustahik di Kota Yogyakarta,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., dalam sambutannya menyambut baik kedatangan jajaran BAZNAS. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS dalam membangun ekosistem zakat yang transparan, akuntabel, dan berdaya guna. “Kemenag memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan zakat dan wakaf. Dengan adanya sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya. Selain membahas pembinaan UPZ, pertemuan ini juga menyoroti peningkatan kapasitas amil, digitalisasi pengelolaan zakat, serta penguatan edukasi zakat di masyarakat. BAZNAS dan Kemenag berkomitmen untuk menyusun langkah kolaboratif yang berkesinambungan, termasuk dalam kegiatan sosialisasi dan pelaporan zakat secara transparan. Wakil Ketua II BAZNAS, Drs. Abdul Sami, menambahkan bahwa salah satu fokus BAZNAS saat ini adalah memperkuat sistem pelaporan berbasis digital agar penyaluran dana zakat dapat lebih efisien dan mudah dipantau. Sedangkan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, S.E., menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat. “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan Kemenag, kami yakin pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta bisa menjadi model yang baik bagi daerah lain,” ujar Iqbal. Pertemuan ditutup dengan harapan agar hubungan kelembagaan antara BAZNAS dan Kemenag semakin erat, membawa manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Kota Yogyakarta. Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan visi “Yogyakarta Berzakat, Mandiri, dan Sejahtera.” Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/10/2025 | Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Kolaborasi dengan Arfa Barber dalam Kegiatan “Gantengin Jogja 2: Bersyukur”
BAZNAS Kota Yogyakarta Kolaborasi dengan Arfa Barber dalam Kegiatan “Gantengin Jogja 2: Bersyukur”
Yogyakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-269, BAZNAS Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Arfa Barber menggelar kegiatan sosial bertajuk “Gantengin Jogja 2: Bersyukur (Berbagi Susu, Kopi, dan Cukur Gratis)”. Kegiatan ini berlangsung meriah pada Ahad, 26 Oktober 2025 di area depan Benteng Vredeburg, Malioboro, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara lembaga filantropi dan komunitas kreatif dalam menebar kebaikan kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Drs. H. Syamsul Azhari, bersama jajaran pimpinan, kepala pelaksana, serta staf pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dari pihak Pemerintah Kota Yogyakarta turut hadir Ibu Patricia Heny Dian Anitasari, S.H., M.Hum., selaku Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta. Sebanyak 100 barberman profesional ambil bagian dalam aksi sosial ini untuk menggantengkan 269 Truly Manly secara gratis langsung di area pedestrian Malioboro. Tidak hanya layanan cukur gratis, masyarakat juga dapat menikmati 1.500 gelas susu dan kopi gratis yang dibagikan kepada para pengunjung sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dan rasa syukur atas bertambahnya usia Kota Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara berbagai elemen kota dalam membangun Yogyakarta yang lebih sejahtera dan penuh keberkahan. “Kolaborasi seperti ini adalah bentuk nyata bahwa berbagi bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Kami bersyukur bisa berpartisipasi dalam perayaan HUT Kota Yogyakarta sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Acara “Gantengin Jogja 2: Bersyukur” menjadi bukti bahwa semangat berbagi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan yang inspiratif, menjadikan perayaan HUT Kota Yogyakarta ke-269 semakin bermakna dan penuh keceriaan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/10/2025 | Admin bidang 1
CEREMONIAL PENYERAHAN BANTUAN BERAS OLEH RUMAH ZAKAT KEPADA FOOD BANK LUMBUNG MATARAM
CEREMONIAL PENYERAHAN BANTUAN BERAS OLEH RUMAH ZAKAT KEPADA FOOD BANK LUMBUNG MATARAM
Yogyakarta, 24 Oktober 2025 — Pada pukul 09.00 WIB bertempat di Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, telah dilaksanakan kegiatan ceremonial penyerahan bantuan beras dari Rumah Zakat kepada Food Bank Lumbung Mataram. Penyerahan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan gerakan solidaritas sosial di wilayah Kota Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II serta perwakilan dari berbagai pihak terkait. Dalam sambutannya, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam memastikan ketersediaan bahan pangan secara merata. Food Bank Lumbung Mataram menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Rumah Zakat. Kolaborasi ini dinilai strategis dalam mendorong gerakan kepedulian sosial dan memperkuat peran lembaga dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Melalui kegiatan ceremonial ini, diharapkan terbangun kerja sama berkelanjutan antara lembaga ziswaf dan pengelola ketahanan pangan di Kota Yogyakarta, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Apel Hari Santri Nasional 2025 di Balaikota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Apel Hari Santri Nasional 2025 di Balaikota Yogyakarta
Rabu, 22 Oktober 2025 — Pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dan mengikuti Apel Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar di Halaman Balaikota Yogyakarta. Apel peringatan ini dipimpin langsung oleh Pembina Apel, Wali Kota Yogyakarta Bapak Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dan diikuti oleh sekitar 2.000 santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Kota Yogyakarta. Dalam apel tersebut, para peserta tampil dengan mengenakan pakaian khas santri, menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat keislaman, kebangsaan, dan kepedulian sosial di kalangan santri. Hadir dari BAZNAS Kota Yogyakarta, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Shandi, Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, S.E., serta seluruh pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa Hari Santri menjadi pengingat penting akan peran santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. “Semangat santri adalah semangat pengabdian dan keikhlasan. BAZNAS hadir untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan Islam dan pesantren dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Apel Hari Santri Nasional tahun ini mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”, yang mengajak seluruh santri untuk terus berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan sejahtera. Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di Kota Yogyakarta sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai zakat yang menebar kemaslahatan. Mari bersama hadirkan keberkahan bagi umat dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat BAZNAS Kota Yogyakarta — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI Lakukan Kunjungan ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI Lakukan Kunjungan ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Rabu, 22 Oktober 2025 — Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI, Hafiza Elvira Nofitariani, melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta dalam rangka koordinasi dan penguatan strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Muhammad Iqbal, S.E., bersama jajaran pelaksana, di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, dibahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam peningkatan layanan kepada para muzakki prioritas, optimalisasi potensi zakat daerah, serta pengembangan program penghimpunan yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan arahan dari BAZNAS RI. “Kami sangat mengapresiasi kunjungan Ibu Hafiza Elvira Nofitariani. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk memperkuat strategi penghimpunan zakat, sekaligus memastikan pengelolaan dana umat semakin profesional dan akuntabel,” ujarnya. Sementara itu, Hafiza Elvira Nofitariani menegaskan pentingnya kolaborasi antar-tingkatan BAZNAS dalam memperkuat kepercayaan publik. “BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki potensi besar dalam penghimpunan zakat. Melalui sinergi yang baik, kita dapat menghadirkan program penghimpunan yang berdampak luas dan memberikan kemudahan bagi para muzakki dalam menunaikan kewajiban zakatnya,” ungkapnya. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat koordinasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan BAZNAS di daerah, sehingga potensi zakat di Kota Yogyakarta dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan umat. Mari turut serta mendukung program penghimpunan zakat BAZNAS Kota Yogyakarta dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat BAZNAS Kota Yogyakarta — Amanah, Profesional, dan Penuh Manfaat.
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734 Perkuat Sinergi Program Sosial dan Kemanusiaan
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734 Perkuat Sinergi Program Sosial dan Kemanusiaan
Selasa, 26 Oktober 2025 — Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama para pimpinan dan pelaksana, melakukan audiensi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Kota Yogyakarta. Rombongan diterima langsung oleh Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., di Makodim 0734 Yogyakarta. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat kolaborasi program sosial dan kemanusiaan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734. Dalam audiensi tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026, program Gudek Jogja untuk Veteran, serta dukungan pengadaan kereta jenazah bagi masyarakat Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kerja sama lintas lembaga seperti ini merupakan langkah penting dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di berbagai lapisan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dalam upaya menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi warga Kota Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, kami berharap program sosial dan kemanusiaan dapat menjangkau lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, mengapresiasi langkah BAZNAS dalam menginisiasi kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami siap bersinergi dalam mendukung kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan. Semoga sinergi ini menjadi amal jariyah dan memperkuat semangat gotong royong di Yogyakarta,” ungkapnya Melalui sinergi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734 berkomitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan ZIS bagi masyarakat, sekaligus memperkokoh nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial di Kota Yogyakarta. Mari dukung berbagai program sosial BAZNAS Kota Yogyakarta dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat BAZNAS Kota Yogyakarta — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Tilawah Putra
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Tilawah Putra
Kabar membanggakan kembali hadir dari penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Tsaqib Akbar Nirwasita berhasil meraih Juara 3 Cabang Tilawah Putra pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar SD dan SMP Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2025/1447 H, yang digelar pada Sabtu, 14 Oktober 2025 bertepatan dengan 22 Rabiul Akhir 1447 H, bertempat di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi Tsaqib dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menghayati Al-Qur’an dengan baik dan indah. Ia merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, program unggulan yang bertujuan melahirkan generasi Qur’ani berakhlak mulia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Program Beasiswa Kader Hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menjadi teladan di lingkungannya. Keberhasilan Tsaqib menjadi motivasi bagi anak-anak lain untuk terus berprestasi dan mencintai Al-Qur’an,” ungkapnya. Program Beasiswa Kader Hafidz pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 penerima, dan meningkat menjadi 75 anak pada tahun 2025. Setiap penerima mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan. Salah satu ketentuan penting dalam program ini adalah para penerima diwajibkan tinggal bersama orang tua, agar senantiasa menjadi teladan serta penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing. H. Syamsul Azhari menambahkan, “Kami yakin, anak-anak penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Semoga prestasi ini menginspirasi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.” Mari turut ambil bagian dalam menghadirkan kesalehan generasi Qur’ani dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Melalui link : https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan bagi para muzakki, keluarga, dan seluruh masyarakat yang mendukung program kebaikan ini. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an
Yogyakarta - Kabar membanggakan kembali datang dari penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, putri dari Bapak/Ibu Juniar Mochamad Charis, berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an dalam ajang Festival Anak Sholeh Indonesia yang digelar oleh MWC NU Imogiri pada Ahad, 19 Oktober 2027 bertepatan dengan 30 Rabiul Akhir 1447 H. Prestasi gemilang ini semakin menegaskan komitmen Hafshoh sebagai generasi muda penghafal Al-Qur’an yang terus berkiprah di berbagai ajang. Ia merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz yang kerap menorehkan prestasi, menjadi inspirasi bagi para penerima beasiswa lainnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya berilmu, tetapi juga menjadi teladan bagi anak-anak lain. Prestasi Hafshoh ini menjadi bukti nyata manfaat dari program yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Hafidz sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta. Diluncurkan pertama kali pada tahun 2023 dengan 35 penerima, jumlahnya terus meningkat hingga mencapai 75 anak pada tahun 2025. Setiap penerima mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan. Salah satu ketentuan dalam program ini adalah para penerima beasiswa diwajibkan untuk tetap tinggal bersama orang tua, agar dapat menjadi teladan dan penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing. H. Syamsul Azhari menambahkan bahwa prestasi Hafshoh diharapkan mampu memotivasi lebih banyak anak di Kota Yogyakarta untuk menekuni dan menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, anak-anak penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” pungkasnya. Ucapan terima kasih dihaturkan kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan harta, kesehatan, dan menjadikan keluarga para donatur sebagai keluarga yang sakinah dan penuh keberkahan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Danurejan
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Danurejan
Yogyakarta, 22 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan Pentasyarufan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Pada kesempatan kali ini, bantuan disalurkan kepada warga masyarakat dan lansia di wilayah Kemantren Danurejan, meliputi RT 01 RW 02, RT 59, RT 62 RW 15 Kelurahan Tegalpanggung, serta RW 09 Kelurahan Bausasran dengan total penerima manfaat sekitar 60 orang. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Tim Penggerak PKK Kemantren Danurejan, yang bersama-sama berupaya memperluas jangkauan kebermanfaatan program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program Foodbank Lumbung Mataraman merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta, KORPRI, dan BAZNAS dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kelompok lansia dan warga kurang mampu. “Kami berharap program ini terus menjadi inspirasi gerakan kepedulian sosial di Kota Yogyakarta, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong antarwarga,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, serta seluruh anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan program ini. “Semoga kebaikan dan kepedulian Bapak-Ibu semua dibalas dengan limpahan rahmat dan pahala dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin,” ungkap perwakilan BAZNAS dalam sambutannya. Melalui program Foodbank Lumbung Mataraman, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan solidaritas sosial di seluruh wilayah Kota Yogyakarta. > Bersama, kita wujudkan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk mustahik di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA23/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Arfa Barber Academy Jalin Kerja Sama dalam Program Pelatihan Barber bagi Mustahik
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Arfa Barber Academy Jalin Kerja Sama dalam Program Pelatihan Barber bagi Mustahik
Yogyakarta, 22 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta resmi memulai Program Pelatihan Barber melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Arfa Barber Academy, pada Selasa, 22 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB. Kegiatan simbolis ini berlangsung dengan penuh semangat dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta dan perwakilan dari Arfa Barber Academy. Program pelatihan ini merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta, dengan tujuan membuka peluang kerja dan usaha mandiri bagi penerima manfaat. Melalui pelatihan keterampilan pangkas rambut profesional, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, kemandirian ekonomi, dan taraf hidup keluarganya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas manfaat zakat melalui pelatihan keterampilan produktif. “Zakat tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk kegiatan produktif yang dapat mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Arfa Barber Academy yang bersedia menjadi mitra dalam memberdayakan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari Arfa Barber Academy menyampaikan komitmennya untuk mendampingi peserta hingga benar-benar siap bekerja atau membuka usaha sendiri. Pelatihan akan mencakup teori dasar, praktik langsung, serta pembekalan manajemen usaha kecil agar peserta tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga siap secara mental dan profesional. Program pelatihan ini menjadi bagian dari visi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan masyarakat berdaya dan sejahtera melalui pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan dunia usaha dan lembaga pelatihan seperti Arfa Barber Academy menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga amil zakat dan sektor profesional dalam menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan dimulainya pelatihan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya dan menjadi inspirasi bagi mustahik lainnya untuk terus berjuang menuju kemandirian. > Bersama, kita wujudkan kemandirian ekonomi umat melalui program pelatihan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Silaturahmi dan Audiensi dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Silaturahmi dan Audiensi dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika
Yogyakarta, 21 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan silaturahmi dan audiensi dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) pada Senin, 21 Oktober 2025, pukul 13.30 WIB hingga selesai. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kemitraan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan PT SGM dalam bidang kemanusiaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam upaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah secara produktif. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi dan harapan agar sinergi dengan PT SGM dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas. “Kami melihat PT SGM memiliki komitmen besar terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui sinergi ini, kita dapat bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya. Pertemuan juga menjadi ruang diskusi mengenai potensi kolaborasi program, seperti penanggulangan stunting, peningkatan gizi masyarakat, serta penguatan ekonomi keluarga mustahik. Hal ini sejalan dengan visi bersama dalam membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan sejahtera. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap audiensi ini menjadi langkah awal yang baik untuk menjalin kerja sama berkelanjutan antara lembaga amil zakat dan sektor industri, demi terwujudnya Yogyakarta yang lebih peduli dan berkeadilan sosial. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS RI Gelar Pelatihan Fundraising untuk Percepatan Pengumpulan Zakat se-DIY
BAZNAS RI Gelar Pelatihan Fundraising untuk Percepatan Pengumpulan Zakat se-DIY
Yogyakarta, 21 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menyelenggarakan Pelatihan Fundraising dan Percepatan Pengumpulan Zakat bagi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para amil dalam strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar pengelolaan zakat di wilayah DIY semakin optimal dan berdampak luas bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari BAZNAS RI memberikan pembekalan mengenai inovasi fundraising, pemanfaatan teknologi digital dalam pengumpulan zakat, serta strategi komunikasi yang efektif dalam memperluas jaringan muzaki. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi wadah koordinasi antar-BAZNAS kabupaten/kota se-DIY untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi program pengumpulan zakat di daerah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-DIY, para amil, serta perwakilan Kementerian Agama DIY. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat membahas praktik dan studi kasus mengenai keberhasilan strategi penghimpunan dana zakat di berbagai daerah. Melalui pelatihan ini, BAZNAS RI berharap agar seluruh peserta dapat menerapkan hasil pembelajaran di lembaganya masing-masing dan mengembangkan inovasi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat daerah. Dengan sinergi dan semangat kolaborasi, diharapkan pengumpulan zakat di wilayah DIY dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mustahik di seluruh wilayah Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/10/2025 | Admin Bidang 1
Pemerintah Kota Yogyakarta Buka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
Pemerintah Kota Yogyakarta Buka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi membuka Seleksi Terbuka Calon Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk periode 2026–2031. Pengumuman ini dikeluarkan sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan tata kelola zakat yang amanah, profesional, serta berlandaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik. BAZNAS Kota Yogyakarta merupakan lembaga resmi bentukan pemerintah dengan mandat untuk mengelola Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, BAZNAS berperan dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang modern dan berbasis teknologi. Seleksi ini diselenggarakan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta agar tetap mampu menjalankan tugasnya secara optimal, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Informasi lengkap mengenai jadwal seleksi, persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta ketentuan lain dapat diakses melalui tautan resmi berikut: [https://kesra.jogjakota.go.id/detail/index/43699/pengumuman-seleksi-calon-pimpinan-baznas-kota-yogyakarta-periode-tahun-2026-2031-2025-10-15] Pemerintah Kota Yogyakarta mengajak putra-putri terbaik yang memenuhi kualifikasi dan memiliki komitmen terhadap pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi umat untuk mengikuti seleksi ini. Bersama, mari membangun BAZNAS Kota Yogyakarta yang lebih kuat, profesional, dan memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA21/10/2025 | Admin Bidang 1
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an.
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an.
Kabar membanggakan kembali hadir dari penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, putri Bapak/Ibu Juniar Mochamad Charis, berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an dalam ajang Festival Anak Sholeh Indonesia yang digelar MWC NU Imogiri, Ahad 19/10/2027 (30 Rabiul Akhir 1447. Prestasi ini semakin menegaskan komitmen Hafshoh sebagai generasi muda penghafal Al-Qur’an yang terus berkiprah di berbagai ajang. Ia merupakan salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang kerap menorehkan prestasi gemilang. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an dan teladan bagi anak-anak lain. Prestasi Hafshoh ini menjadi bukti nyata manfaat program yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Hafidz sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 penerima, kini pada tahun 2025 jumlahnya meningkat menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan beasiswa Rp.500.000/bulan. Salah satu ketentuan dalam program ini adalah para penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar senantiasa menjadi teladan serta penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari menambahkan, prestasi yang diraih Hafshoh diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” pungkasnya. Dihaturkan ucapan terima kasih atas penunaian zakat melalui BAZNAS Jogja, teriring doa semoga harta berkah, jiwa dan keluarga sakinah. Aamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #KaderHafidz #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahik #TerimakasihMuzakiDanMustahiq #AmanahProfesionalAkuntabelTransparan
BERITA20/10/2025 | Admin Bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat