WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Kader Remaja Masjid Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 MHQ di Pekan Kompetisi Madrasah 2025
Kader Remaja Masjid Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 MHQ di Pekan Kompetisi Madrasah 2025
Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh kader remaja masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah 2025, salah satu kader terbaik, Muhammad Asyraf Rasyid Quthb Alqowiy, berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) yang diselenggarakan pada 1–2 Oktober 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar madrasah untuk menunjukkan kemampuan dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an. Keberhasilan Asyraf menjadi bukti nyata semangat generasi muda dalam menghafal dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para remaja masjid lainnya untuk terus berprestasi, mengasah kemampuan, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar pelajar madrasah dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menumbuhkan generasi Qur’ani. Partisipasi para peserta menunjukkan bahwa minat terhadap penghafalan Al-Qur’an di kalangan remaja masih sangat tinggi dan perlu terus didukung melalui pembinaan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendorong dan mendampingi kader remaja masjid dalam mengembangkan potensi spiritual, intelektual, dan sosialnya. Dengan dukungan program pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berperan aktif dalam pembangunan umat. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi Asyraf dan seluruh kader remaja masjid untuk terus berkiprah dalam dakwah dan penguatan syiar Islam di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA09/10/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI untuk Warga dan Lansia di Gunungketur
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI untuk Warga dan Lansia di Gunungketur
Yogyakarta, 7 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta. Kegiatan pentasyarufan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2025, dan menyasar warga masyarakat serta lansia di RW 09, Kelurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak kurang lebih 50 orang. Program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Tim Penggerak PKK Kemantren Pakualaman, yang bersama-sama berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian terhadap kelompok rentan seperti lansia dan warga kurang mampu agar tetap terpenuhi kebutuhan pangannya di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Antusiasme masyarakat terlihat dari kebahagiaan para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini. Melalui program tersebut, bukan hanya kebutuhan dasar yang terpenuhi, namun juga terjalin hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh menjadi nilai penting dari kegiatan ini. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, serta seluruh Anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan dan inisiasi Program Foodbank Lumbung Mataraman. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial di lingkungan ASN dan menjadi contoh nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara profesional untuk kemaslahatan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan penerima manfaat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, lembaga sosial, maupun komunitas masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan semakin banyak warga yang merasakan keberkahan dari zakat dan sedekah yang disalurkan. Semoga setiap kebaikan dan kepedulian yang diberikan menjadi amal jariyah yang mendatangkan keberkahan dan limpahan pahala dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA09/10/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025
Yogyakarta, 8 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut serta dalam Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Balai Pelatihan dan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah V Yogyakarta pada pukul 08.30 WIB. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir secara langsung dalam upacara tersebut bersama sejumlah pejabat dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat. Kehadiran BAZNAS menunjukkan komitmen lembaga amil zakat nasional dalam mendukung program pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pemberdayaan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 merupakan salah satu program strategis yang dilaksanakan secara terpadu antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang membutuhkan, terutama di daerah padat penduduk dan wilayah pinggiran yang memiliki keterbatasan akses. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas infrastruktur seperti jalan, saluran air, fasilitas umum, serta sarana pendukung kegiatan masyarakat dapat meningkat, sehingga berdampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa TMMD tidak sekadar menjadi kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. “TMMD adalah wujud nyata semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa kita. Dengan kebersamaan, kita mampu membangun dan memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya. Keterlibatan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini menjadi bentuk sinergi nyata antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial keagamaan. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS turut mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks TMMD, sinergi ini diharapkan dapat memperkuat dampak sosial kegiatan, baik melalui bantuan langsung kepada masyarakat prasejahtera, pembangunan fasilitas umum berbasis zakat, maupun kegiatan edukatif dan spiritual. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam TMMD merupakan bagian dari implementasi visi lembaga dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. “Kami hadir untuk memastikan bahwa nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. TMMD menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kolaborasi lintas lembaga seperti ini memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. BAZNAS juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program sosial kemanusiaan yang selaras dengan tujuan TMMD, seperti renovasi rumah tidak layak huni, penyediaan bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Melalui kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, diharapkan semangat gotong royong antara seluruh elemen bangsa semakin kuat. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi wujud nyata dari sinergi yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Dengan demikian, program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, solidaritas, dan kepedulian sosial sebagai pondasi utama bagi kemajuan Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan#TMMD2025#BAZNASYogyakarta#GotongRoyongUntukNegeri#SinergiUntukKesejahteraan#YogyakartaMembangun
BERITA08/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Republik Indonesia Serahkan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Kota Yogyakarta
BAZNAS Republik Indonesia Serahkan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 7 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Penyerahan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Mushola Baitu Taubah RW 01, Kampung Jlagran Berkah, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini secara resmi diserahkan oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, sebagai wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di perkotaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti akses air bersih dan hunian layak. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta serta dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan mengatasi tantangan sosial masyarakat perkotaan. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menyampaikan bahwa zakat bukan hanya ibadah individu, tetapi juga instrumen sosial-ekonomi yang mampu membangun kemandirian umat. Melalui program seperti akses air bersih dan rumah layak huni, zakat dapat memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa zakat benar-benar memberikan manfaat, bukan hanya bagi penerimanya, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Program Akses Air Bersih di Kampung Jlagran Berkah diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air layak konsumsi, terutama di wilayah padat penduduk yang sebelumnya kesulitan memperoleh air bersih. Fasilitas ini akan mendukung kegiatan harian warga, memperbaiki kondisi sanitasi, dan menjaga kesehatan lingkungan. Sementara itu, Program Rumah Layak Huni ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS memberikan dukungan renovasi dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih layak dan bermartabat. Kegiatan penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta, pemerintah kelurahan dan kemantren setempat, serta masyarakat penerima manfaat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, menunjukkan besarnya harapan dan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan manfaat zakat di tengah masyarakat. “Program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang merasakan keberkahan dari pengelolaan zakat yang amanah dan profesional,” tutur Syamsul Azhari. Melalui kegiatan ini, BAZNAS kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menghimpun dan menyalurkan dana zakat, tetapi juga menghadirkan solusi bagi permasalahan sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan dukungan muzaki, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program-program seperti ini dapat terus dikembangkan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/10/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pembukaan RAKORDA BAZNAS se-DIY 2025: Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola Zakat Menuju Perencanaan 2026
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pembukaan RAKORDA BAZNAS se-DIY 2025: Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola Zakat Menuju Perencanaan 2026
Yogyakarta, 7 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-DIY Tahun 2025 yang resmi dibuka pada Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Evaluasi Pengelolaan Zakat Semester I dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumentasi Perencanaan Tahun 2026” yang berfokus pada penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan nasional dan daerah, antara lain Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS RI, Ketua BAZNAS DIY, Sekretaris Daerah DIY, serta Bupati Sleman selaku tuan rumah penyelenggara. Kehadiran para tokoh ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di seluruh kabupaten dan kota se-DIY. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut hadir Ketua Drs. H. Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III H. Sulaiman, dan Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, S.Ag., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan semangat sinergi dalam memperkuat sistem penghimpunan dan pendistribusian zakat agar semakin transparan, akuntabel, dan berdaya guna bagi mustahik. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Republik Indonesia menekankan pentingnya RAKORDA sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi untuk memperkuat kinerja kelembagaan zakat di seluruh daerah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diukur dari peningkatan penghimpunan, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat mustahik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS diharapkan mampu menyusun perencanaan program yang lebih strategis, terukur, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat. Ketua BAZNAS RI juga mengapresiasi upaya BAZNAS se-DIY yang terus menunjukkan inovasi dan sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial keagamaan. Ia berharap agar setiap BAZNAS daerah dapat memperkuat tata kelola yang berbasis data, memperluas jejaring muzaki, serta meningkatkan profesionalisme amil dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah sesuai prinsip syariah dan akuntabilitas publik. RAKORDA ini juga menjadi ajang penting untuk mengevaluasi capaian program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah selama semester pertama tahun 2025. Melalui forum ini, setiap BAZNAS kabupaten/kota di DIY berkesempatan menyampaikan hasil capaian, tantangan, dan inovasi yang telah dilakukan, termasuk strategi pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis zakat produktif. Selain sesi evaluasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumentasi Perencanaan Tahun 2026. Bimtek ini menjadi bekal penting agar setiap BAZNAS daerah dapat menyusun rencana kerja dan anggaran tahunan yang selaras dengan visi nasional BAZNAS, yakni mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Partisipasi aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis data dan perencanaan yang matang. Dengan semangat kolaborasi antar-BAZNAS se-DIY, diharapkan program zakat, infak, dan sedekah tahun mendatang semakin efektif dalam menurunkan angka kemiskinan serta memperluas manfaat bagi masyarakat Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui saluran resmi BAZNAS. Setiap rupiah yang disalurkan melalui zakat, infak, dan sedekah akan menjadi kekuatan nyata dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan serta memperkuat ketahanan ekonomi umat. Mari bersama wujudkan kesejahteraan dan keberkahan melalui ZIS yang dikelola secara amanah, profesional, dan berdampak. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/10/2025 | Salsa Fateha
Rapat Koordinasi Persiapan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Yogyakarta
Rapat Koordinasi Persiapan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Yogyakarta
Yogyakarta - 06 Oktober 2025. Dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Agenda Hari Santri Nasional pada hari Senin, 6 Oktober 2025 pukul 08.30 WIB bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dari organisasi keagamaan, pondok pesantren, instansi pemerintah, serta para tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap dunia pesantren dan keagamaan di Kota Yogyakarta. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mematangkan berbagai agenda kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, baik dari segi teknis pelaksanaan, susunan acara, maupun koordinasi antar lembaga terkait. Melalui rapat ini diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan pelaksanaan Hari Santri Nasional yang meriah, bermakna, dan membawa semangat kebangsaan serta keagamaan yang kuat di kalangan santri dan masyarakat luas. Momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat akan peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat keislaman, kebangsaan, dan pengabdian para santri di era modern. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta#HariSantriNasional#RapatKoordinasiHSN#HSN2025#KemenagYogyakarta#SantriHebat#BanggaJadiSantri #ModerasiBeragama#SinergiKemenag
BERITA06/10/2025 | Admin bidang 1
Kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo, Wujud Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo, Wujud Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kelurahan Gilangharjo, Bantul 06 Oktober 2025 – Sebuah momentum penting terjadi di Kelurahan Gilangharjo dengan diadakannya kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, baik dari jajaran BAZNAS maupun pemerintah daerah, sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut hadir Ibu Saidah Sakwan, MA, pimpinan bidang pendistribusian BAZNAS yang turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Hadir pula Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budiharja, S.KM., M.Kes, serta Ketua BAZNAS Provinsi DIY Hj. Dra. Puji Astuti, M.Si. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bantul Drs. H. Damanhuri dan Ketua BAZNAS Kabupaten Gunungkidul Drs. Mustangid, M.Pd juga tampak hadir memberikan support. Tidak ketinggalan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abd. Samik dan Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd turut hadir dalam acara ini. Lurah Gilangharjo Drs. Pardiyono bersama seluruh Dukuh se-pedukuhan Gilangharjo juga hadir memberikan semangat dalam pelaksanaan program ini. Launching Kampung Berkah Gilangharjo ini diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi zakat dan dana sosial lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam menciptakan kampung yang berkah dan mandiri. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta#KampungBerkah#PemberdayaanMasyarakat#MasyarakatSejahtera#KotaYogyakarta#ZakatMembangunNegeri
BERITA06/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni
BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni
YOGYAKARTA — Ahad, 5 Oktober 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada penerima manfaat, Ibu Budi Yati, warga RT 35 RW 15 Sorosutan, Umbulharjo. Program ini diajukan secara perorangan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak dan sehat. Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jajaran pemerintah menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menghadirkan solusi atas persoalan sosial di tingkat masyarakat. Melalui Program RTLH, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat kurang mampu. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan dan kemanusiaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Selain membantu memperbaiki kondisi fisik bangunan, program RTLH juga diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas. Hunian yang layak akan mendorong peningkatan kualitas hidup, kesehatan, dan produktivitas penerima manfaat. Dengan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, keluarga penerima bantuan dapat beraktivitas dengan lebih tenang serta memiliki motivasi baru untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini dengan menggandeng berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan sosial dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Yogyakarta. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS berharap program RTLH dapat menjadi inspirasi dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warganya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta #RumahLayakHuni #RTLH #Yogyakarta #ZakatUntukKemanusiaan #KotaYogyakarta #ZakatMembangunNegeri #SinergiKebaikan
BERITA06/10/2025 | Admin Bidang 1
Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus UPZ Kemenag Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf
Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus UPZ Kemenag Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf
Yogyakarta, 3 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf, pada jum;at (3/10). Kegiatan berlangsung di Rumah Makan Ingkung Grobog, Jalan Ipda Tut Harsono No. 18, Umbulharjo, Yogyakarta, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, antara lain Ketua, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kepala Pelaksana, serta Pelaksana Bidang I. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus komitmen dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam optimalisasi gerakan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus UPZ dan penyuluh zakat mualaf ini diharapkan dapat memperkuat peran lembaga dalam mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran berzakat. “Dengan terbentuknya pengurus dan penyuluh zakat ini, semoga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan,” ujarnya. Kegiatan pembekalan turut diisi dengan materi seputar manajemen pengelolaan zakat, sinergi UPZ dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, serta strategi dakwah dan pendampingan bagi para mualaf. Melalui kegiatan ini, para pengurus dan penyuluh diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam menggerakkan potensi zakat di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memperluas jangkauan layanan zakat melalui penguatan kapasitas SDM dan pembentukan UPZ di berbagai instansi. Diharapkan, langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Yogyakarta sebagai Kota Dermawan melalui gerakan zakat yang terorganisasi dan berdampak nyata bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/10/2025 | Salsa Fateha
Verifikasi Mustahik BAZNAS Kota Yogyakarta: Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto Membutuhkan Bantuan
Verifikasi Mustahik BAZNAS Kota Yogyakarta: Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto Membutuhkan Bantuan
Yogyakarta, 3 Oktober 2025 - BAZNAS Kota Yogyakarta melakukan verifikasi terhadap salah satu calon mustahik, Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto, yang beralamat di Jetis JT 2/265 Yogyakarta. Berdasarkan hasil verifikasi, Bapak Yusuf bekerja sebagai pembuat website dan desainer grafis namun saat ini sedang tidak bekerja karena minimnya pekerjaan. Kebutuhan sehari-hari Bapak Yusuf terpaksa dipenuhi dengan meminjam uang dari berbagai sumber, termasuk saudara, teman, tetangga, warung sekitar, hingga rentenir. Hal ini dibenarkan oleh beberapa saksi dari kalangan saudara dan tetangga sekitar yang menyatakan hal serupa. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga amil zakat nasional yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk Bapak Yusuf. Dengan verifikasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dapat menentukan kelayakan Bapak Yusuf sebagai mustahik dan menyalurkan bantuan yang tepat sasaran. Proses verifikasi ini dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh dan humanis, dimulai dari kunjungan langsung ke tempat tinggal Bapak Yusuf. Tim verifikasi melakukan wawancara mendalam untuk menggali informasi lebih lengkap terkait kondisi ekonomi, sosial, dan keluarga beliau. Verifikasi ini tidak hanya bertujuan memastikan informasi administrasi, tetapi juga melihat kondisi riil yang dialami sehari-hari agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mustahik. Kondisi Bapak Yusuf saat ini memang sangat memprihatinkan. Dengan profesi sebagai pembuat website dan desainer grafis, beliau sebenarnya memiliki keahlian yang cukup menjanjikan di era digital sekarang ini. Namun, keterbatasan akses pasar dan persaingan yang semakin ketat membuat Bapak Yusuf kesulitan mendapatkan proyek. Akibatnya, sumber penghasilan yang biasa didapatkan menghilang dan memaksa beliau untuk berutang demi menyambung hidup. Sumber utang yang beragam, mulai dari saudara, teman, tetangga hingga rentenir, menunjukkan bahwa kebutuhan hidup Bapak Yusuf sudah berada dalam kondisi genting. Utang yang terus menumpuk akan berdampak pada beban psikologis dan finansial yang semakin berat, sehingga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan program bantuan.BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya mengandalkan bantuan dana semata tetapi juga berencana memberikan pendampingan jangka panjang. Pendampingan ini meliputi pelatihan peningkatan keterampilan sesuai dengan bidang yang dikuasai Bapak Yusuf, misalnya pelatihan pemasaran digital, pengembangan website, atau desain grafis profesional supaya beliau bisa kembali meraih peluang pasar yang lebih luas. Program pemberdayaan tersebut akan difasilitasi dengan dukungan dari lembaga pelatihan dan komunitas profesional di bidang IT dan digital kreatif.Selain aspek pekerjaan dan pendapatan, verifikasi juga menemukan bahwa kondisi tempat tinggal dan kehidupan sosial Bapak Yusuf membutuhkan perhatian. Rumah yang dihuni cukup sederhana dan masih memerlukan perbaikan agar layak huni, sementara interaksi sosial dengan lingkungan sebagai bagian dari jejaring bantuan sosial masih terbatas. Oleh karena itu, BAZNAS turut merancang program pemberdayaan yang tidak hanya fokus pada ekonomi, tetapi juga kondisi sosial dan psikologis mustahik agar tercipta suasana kondusif untuk bangkit dan mandiri.Upaya ini juga menjadi wujud tanggung jawab sosial dari lembaga zakat nasional dalam memperhatikan aspek keberlanjutan di samping pemenuhan kebutuhan dasar. Bantuan yang direncanakan bukan sekadar meringankan beban sesaat, melainkan memberi peluang pengembangan diri dan usaha agar Bapak Yusuf mampu memutus rantai ketergantungan pada utang dan kembali membangun kehidupan yang lebih stabil.Dalam pelaksanaan program tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga pelaku usaha lokal untuk menciptakan sinergi yang optimal. Kolaborasi ini penting agar program bantuan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan mustahik yang telah mendapatkan bantuan untuk memastikan manfaat yang dirasakan benar-benar terjadi. Pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif diharapkan dapat meningkatkan kesuksesan program pemberdayaan, sekaligus memberikan inspirasi bagi mustahik lain di wilayah Kota Yogyakarta.BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program zakat melalui donasi maupun dukungan lainnya. Dengan dukungan bersama, lebih banyak mustahik seperti Bapak Yusuf akan terbantu dan diberdayakan sehingga dapat mandiri dan berkontribusi positif bagi komunitas sekitar. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan akuntabel, BAZNAS berkomitmen terus memperluas jangkauan bantuan agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat kurang mampu di Kota Yogyakarta. Informasi dan pengajuan mustahik baru juga dapat disampaikan melalui kantor BAZNAS sesuai mekanisme yang berlaku untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berkesinambungan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Uang Saku untuk Kafilah STQH Nasional XXVIII
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Uang Saku untuk Kafilah STQH Nasional XXVIII
YOGYAKARTA – BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan dukungan kepada para kafilah yang akan mewakili Kota Yogyakarta dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2025 yang berlangsung pada 9–19 Oktober 2025 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penyerahan bantuan berupa uang saku ini ditujukan sebagai bentuk motivasi dan dukungan moril bagi para peserta yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Adapun kafilah yang menerima bantuan antara lain: Khauzatus Zahra (10 Juz Putri), Malihan Muthohar Syauqi Madina (20 Juz Putra), Idris Latif (30 Juz Putra), dan M. Faiq Faqilah Faruq (Tafsir Bahasa Arab Putra). Dengan adanya dukungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap para peserta dapat tampil maksimal, meraih prestasi terbaik, serta membawa nama baik Kota Yogyakarta di ajang STQH Nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. Kepala BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kafilah yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti ajang STQH Nasional XXVIII ini. Menurutnya, keikutsertaan mereka bukan hanya membawa nama Kota Yogyakarta, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadist. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para kafilah agar diberi kelancaran, kesehatan, serta kekuatan dalam mengikuti setiap rangkaian lomba. Harapannya, prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag ke TPST Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum
Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag ke TPST Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum
YOGYAKARTA – Kamis (02/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat jalinan kerja sama sekaligus meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah mandiri yang telah berjalan di lingkungan pesantren. Program ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata dalam bidang sosial dan lingkungan. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Kemenag dalam kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi baru, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan gerakan peduli lingkungan. TPST Mandiri Pesantren Krapyak menjadi salah satu contoh baik bagaimana pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan komunitas pesantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas ikhtiar Pesantren Krapyak dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah mandiri. Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lainnya untuk ikut serta mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kesadaran kolektif di masyarakat. Perwakilan Kemenag Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar sebagai motor penggerak edukasi lingkungan, karena mampu mengintegrasikan nilai keagamaan dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kunjungan ini, diharapkan terbangun semangat gotong royong antara lembaga pemerintah, BAZNAS, pesantren, dan masyarakat. Sinergi tersebut tidak hanya menghadirkan manfaat bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah kolektif dalam menjaga amanah Allah SWT berupa alam yang harus dipelihara bersama. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman untuk Lansia di Giwangan
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman untuk Lansia di Giwangan
YOGYAKARTA – Rabu (1/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta. Pada kesempatan ini, pentasyarufan diberikan kepada warga masyarakat lanjut usia di Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, dengan jumlah penerima sekitar 50 orang. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kemantren Umbulharjo. Program Foodbank Lumbung Mataraman merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Melalui program ini, diharapkan kebutuhan dasar penerima manfaat dapat sedikit terbantu sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana distribusi pangan, program ini juga berfungsi sebagai wadah edukasi pentingnya berbagi dan saling peduli di lingkungan sekitar. Makanan yang ditasharufkan dikumpulkan dari dukungan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Yogyakarta, kemudian disalurkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta kepada penerima manfaat. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus bersinergi dengan Pemkot Yogyakarta dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas jangkauan penerima manfaat. Harapannya, program ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh anggota KORPRI Pemkot Yogyakarta atas dukungan penuh terhadap program ini. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan mendapat balasan pahala berlipat dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Peyek
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Peyek
Yogyakarta, 1 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pentasyarufan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat kecil yang membutuhkan. Pada Rabu (1/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp 1.000.000 kepada Ibu Soebandiyah, seorang penjual peyek yang sehari-hari berjualan di pasar tradisional. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Cahyo Hatmoko, Pelaksana Bidang Pentasyarufan dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzakki. Ibu Soebandiyah, sebagai penerima manfaat, tampak begitu bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta. Selama ini ia mengandalkan usaha kecil menjual peyek untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya bantuan modal ini, ia berharap dapat menambah kapasitas produksi, membeli bahan baku yang lebih baik, serta memperluas pemasaran dagangannya. “Saya berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha saya. Semoga dagangan saya semakin laris dan bisa membantu ekonomi keluarga,” ujarnya dengan penuh rasa syukur. Program bantuan modal usaha bagi pedagang kecil seperti Ibu Soebandiyah memiliki makna penting. Tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi juga menjadi bentuk dorongan moral agar penerima manfaat lebih semangat dalam berusaha. Dengan meningkatnya pendapatan, diharapkan kualitas hidup keluarga penerima juga semakin baik, sehingga perlahan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif. Melalui program bantuan modal usaha, masyarakat didorong untuk lebih mandiri, kreatif, dan mampu membangun usaha yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Selain itu, program ini juga menunjukkan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tetapi berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Modal usaha yang diberikan kepada pedagang kecil, UMKM, maupun pekerja sektor informal diharapkan bisa menjadi titik awal kemandirian ekonomi mereka. Dengan demikian, zakat benar-benar hadir sebagai solusi atas problem sosial-ekonomi di masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus melakukan pendataan, pemetaan, dan penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan. Ke depan, program bantuan modal usaha akan semakin diperluas cakupannya sehingga lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Sinergi antara muzakki, mustahik, dan lembaga pengelola zakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui kisah Ibu Soebandiyah, dapat terlihat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS benar-benar mampu memberikan dampak nyata. Bantuan sederhana senilai Rp 1.000.000 menjadi langkah awal untuk membuka peluang usaha yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menumbuhkan optimisme hidup. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ini dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan kebersamaan, insyaAllah akan semakin banyak masyarakat kecil yang terbantu, semakin banyak usaha yang berkembang, dan semakin luas keberkahan yang dirasakan oleh umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Salsa Fateha
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat di Kemantren Gedongtengen
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat di Kemantren Gedongtengen
Yogyakarta – Rabu (1/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gedongtengen. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di wilayah Kemantren Gedongtengen. Musyawarah ini turut dihadiri oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kepala Polsek Gedongtengen, para lurah se-Kemantren Gedongtengen, serta Kepala KUA Kemantren Gedongtengen. Kehadiran para tamu kehormatan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam memperkuat pelaksanaan program Kampung Zakat. Program Kampung Zakat merupakan upaya bersama dalam memberdayakan masyarakat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara terarah dan berkelanjutan. Melalui musyawarah ini, diharapkan dapat dirumuskan langkah strategis untuk menjadikan Kampung Zakat sebagai model pengembangan ekonomi umat sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tingkat kemantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ini, baik melalui perencanaan, pendampingan, maupun penyaluran dana zakat sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, serta aparat setempat diyakini akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah Gedongtengen. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan implementasi Kampung Zakat dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, keberhasilan Kampung Zakat di Gedongtengen juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Yogyakarta untuk mengembangkan program serupa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Admin Bidang 1
Monitoring Program Madrasah Layak Belajar oleh BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan
Monitoring Program Madrasah Layak Belajar oleh BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan
Yogyakarta (1/10/2025) – BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan monitoring dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terkait program Madrasah Layak Belajar (MLB) yang dilaksanakan di MI Al Islam Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Monitoring ini dilakukan langsung oleh Mas Fatan Rahman selaku Tim MLB BAZNAS RI. Program Madrasah Layak Belajar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan berbasis madrasah. Dengan adanya program ini, diharapkan madrasah dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak, nyaman, dan sesuai standar pendidikan, sehingga anak-anak dapat menempuh pendidikan dengan semangat dan motivasi yang lebih tinggi. Kehadiran Tim BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan menjadi wujud komitmen bersama dalam memastikan bahwa pelaksanaan program MLB berjalan sesuai dengan tujuan. Dalam kegiatan monitoring ini, dilakukan evaluasi menyeluruh mulai dari kondisi ruang kelas, sarana prasarana yang digunakan, hingga aspek pendukung lainnya yang berhubungan langsung dengan proses pembelajaran siswa. BAZNAS Kota Yogyakarta bersama pihak madrasah turut menyampaikan perkembangan hasil implementasi program MLB yang sudah berjalan. Salah satunya adalah adanya peningkatan fasilitas belajar yang membuat para siswa semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Para guru pun merasakan manfaat dari suasana belajar yang lebih kondusif, sehingga kegiatan mengajar dapat berlangsung lebih efektif. Program MLB sendiri lahir dari kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya di madrasah-madrasah yang masih menghadapi keterbatasan. Dana ZIS yang dihimpun dari para muzakki disalurkan dalam bentuk nyata untuk mendukung keberlangsungan pendidikan umat. Dengan demikian, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berdampak pada aspek konsumtif, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. Monitoring oleh BAZNAS RI ini juga menjadi bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan program. Evaluasi langsung di lapangan membantu memastikan bahwa program MLB tidak hanya berjalan secara administratif, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penerima. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk mewujudkan lembaga zakat yang amanah, profesional, dan terpercaya. BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung keberlanjutan program MLB. Melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kota, pihak madrasah, dan masyarakat, diharapkan tercipta madrasah yang benar-benar layak sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Di MI Al Islam Giwangan, semangat para siswa dalam belajar menjadi bukti nyata bahwa program MLB membawa dampak positif. Lingkungan belajar yang semakin baik mendorong motivasi anak-anak untuk terus berprestasi. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran besar dalam membangun masa depan pendidikan di Indonesia. Melalui kegiatan monitoring ini, BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program Madrasah Layak Belajar dapat terus ditingkatkan, diperluas, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah di Kota Yogyakarta. Dengan dukungan penuh dari para muzakki, donatur, dan seluruh masyarakat, insyaAllah program ini akan menjadi jalan keberkahan yang membawa kebaikan bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Admin Bidang 1
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Persiapan Hari Santri ke-10
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Persiapan Hari Santri ke-10
Yogyakarta – Selasa (30/9/2025), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta mengadakan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) persiapan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025/1447 H. Rapat yang berlangsung di ruang PPID Kemenag ini dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Kota Yogyakarta dan dihadiri perwakilan sejumlah pihak terkait. Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momen penting untuk meneguhkan peran santri dalam kehidupan berbangsa, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk itu, koordinasi lintas sektor digelar guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan baik dan membawa manfaat luas. Dalam pertemuan ini, terdapat beberapa usulan yang disampaikan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertama, permohonan dukungan alat dan bahan kebersihan untuk kegiatan reresik atau kerja bakti di pondok pesantren. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan nyaman. Kedua, sinergi penanganan sampah di pesantren agar tercipta program berkelanjutan dalam menjaga kebersihan serta menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menekankan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga harus menghadirkan nilai praktis yang bermanfaat. Salah satunya melalui gerakan kebersihan dan kepedulian lingkungan di pesantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik gagasan tersebut dan siap bersinergi. Sebagai lembaga yang berfokus pada pemberdayaan umat, BAZNAS mendukung langkah-langkah yang selaras dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui kebersihan dan pengelolaan lingkungan di pesantren. Musyawarah koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat semangat kolaborasi menjelang Hari Santri Nasional ke-10. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian, peringatan Hari Santri 2025 di Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya khidmat, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
Pengajian DLH Kota Yogyakarta Didukung BAZNAS melalui Penyediaan Narasumber
Pengajian DLH Kota Yogyakarta Didukung BAZNAS melalui Penyediaan Narasumber
Yogyakarta – Selasa (30/9/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali berperan aktif dalam memberikan pencerahan spiritual melalui kegiatan pengajian. Kali ini, BAZNAS menjadi penyedia narasumber pada pengajian yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai dan karyawan DLH. Pengajian berlangsung khidmat dengan tausiyah yang disampaikan penuh makna, memberikan motivasi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam bekerja sehari-hari. Sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan DLH dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi untuk membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai keagamaan. Dengan menghadirkan narasumber melalui fasilitasi BAZNAS, diharapkan semangat religiusitas dapat terus tumbuh di lingkungan kerja instansi pemerintahan. Kehadiran pengajian ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarpegawai, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung program serupa di berbagai instansi agar keberkahan dan nilai keislaman semakin terasa dalam setiap lini kehidupan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Seminar Peningkatan Pelayanan Inklusi dalam Rangka HUT ke-3 Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Seminar Peningkatan Pelayanan Inklusi dalam Rangka HUT ke-3 Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadiri seminar bertema “Peningkatan Pelayanan Inklusi di Mal Pelayanan Publik” yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta. Acara yang berlangsung di Hotel Harper Malioboro ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan publik inklusif yang mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir melalui perwakilan dari Bidang SDM, Administrasi, Komunikasi, dan Umum sebagai bentuk komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas layanan publik yang inklusif, profesional, dan humanis, khususnya dalam aspek pelayanan berbasis keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dan perwakilan dari Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan DIY. Keduanya menyampaikan materi mengenai kebijakan pelayanan publik yang berpihak pada inklusi sosial serta urgensi pengawasan dan evaluasi dalam penerapan standar layanan di MPP. Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan instansi yang tergabung di Mal Pelayanan Publik semakin kuat dalam menghadirkan layanan yang adil, merata, dan responsif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pelayanan publik yang lebih baik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan
YOGYAKARTA – Selasa (30/9/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri undangan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Yogyakarta dalam kegiatan Workshop Kebijakan Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan dalam Transportasi Ojek Online. Acara ini berlangsung di Aula Pertemuan Gedung DPD DIY. Kegiatan workshop ini menjadi wadah penting untuk membahas upaya perlindungan bagi anak dan perempuan, khususnya terkait keamanan dalam layanan transportasi berbasis aplikasi. Melalui forum ini, diharapkan terjalin sinergi antara berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, hingga penyedia layanan transportasi, guna menghadirkan ekosistem yang lebih aman dan ramah bagi anak serta perempuan. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen lembaga untuk terus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih adil, aman, dan sejahtera. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan dalam merumuskan kebijakan yang responsif terhadap isu-isu kerentanan sosial. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat melahirkan rekomendasi nyata yang bisa diterapkan di lapangan. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil dari workshop ini tidak hanya sebatas wacana, melainkan mampu ditindaklanjuti dengan langkah konkret yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak dan perempuan yang membutuhkan perlindungan ekstra dalam aktivitas sehari-hari. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat