WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Aya Sofia Fatiha, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 MTQ Cabang Tartilil Qur’an
Aya Sofia Fatiha, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 MTQ Cabang Tartilil Qur’an
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Aya Sofia Fatiha berhasil meraih Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Cabang Tartilil Qur’an tingkat Pelajar Sekolah Dasar Kemantren Gondokusuman. Lomba ini digelar pada Kamis (18/9/2025) bertepatan dengan 25 Rabiul Awal 1447 H di SD Negeri Bhayangkara, Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menuturkan bahwa program Beasiswa Kader Hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Program unggulan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 untuk 35 anak, dan pada tahun 2025 jumlah penerima meningkat menjadi 75 anak. “Setiap anak mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan. Mereka diwajibkan tetap tinggal bersama orang tua agar tumbuh menjadi teladan serta penggerak dakwah di lingkungannya. Selain itu, BAZNAS juga menjalankan program Beasiswa Kader Remaja Masjid yang saat ini diikuti 90 anak,” jelasnya. H. Syamsul Azhari menambahkan, prestasi yang diraih Aya Sofia Fatiha diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anak untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan lewat BAZNAS Kota Jogja,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui:https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderHafidzAlquran #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA19/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS KOTA YOGYAKARTA MENYALURKAN BANTUAN PROGRAM GUDEG JOGJA BERSAMA POLRESTA YOGYAKARTA
BAZNAS KOTA YOGYAKARTA MENYALURKAN BANTUAN PROGRAM GUDEG JOGJA BERSAMA POLRESTA YOGYAKARTA
Yogyakarta, 18 September 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program-program sosial yang inovatif. Kali ini, BAZNAS Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta untuk menyalurkan bantuan dalam Program Gudeg Jogja. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bentuk bahan makanan dan uang tunai. Pada hari Kamis, 18 September 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan sebanyak 60 paket bantuan yang terdiri dari bahan makanan dan uang tunai dengan total nilai sebesar Rp. 16.200.000,-. Bantuan ini diterima langsung oleh Susi Prananingrum, Anggota SiKeu Polresta Yogyakarta, yang mewakili Polresta Yogyakarta. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Polresta Yogyakarta ini menunjukkan sinergi yang baik antara lembaga pemerintah dan lembaga amil zakat dalam membantu masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program-program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/09/2025 | Admin Bidang 1
Berkah Berbagi: KORPRI Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman
Berkah Berbagi: KORPRI Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman
YOGYAKARTA – Di tengah kesibukan kota yang tak pernah berhenti, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian. Melalui inisiatif Foodbank Lumbung Mataraman, mereka menghadirkan senyum dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Pada hari Rabu, 17 September 2025, program mulia ini menyasar para pahlawan kebersihan di TPST3R Nitikan 2 Kota Yogyakarta. Sebanyak kurang lebih 30 orang petugas lapangan TPST3R Nitikan 2 menjadi penerima manfaat utama dari kegiatan ini. Mereka adalah para pekerja gigih yang setiap hari berjuang menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sering kali tanpa banyak sorotan. Dengan menyalurkan bantuan ini, KORPRI Kota Yogyakarta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tulus atas dedikasi dan pengorbanan mereka. Program Foodbank ini menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan para aparatur sipil negara dengan masyarakat, menunjukkan bahwa semangat gotong royong adalah nilai yang hidup dan nyata. Penyaluran bantuan ini terlaksana berkat kerja sama yang erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Kolaborasi antara KORPRI dan BAZNAS menciptakan sinergi kuat yang memastikan bantuan disalurkan secara efektif dan tepat sasaran. BAZNAS, sebagai lembaga yang terpercaya dalam mengelola zakat dan sedekah, berperan penting dalam memastikan setiap paket bantuan sampai kepada tangan yang benar-benar membutuhkan. Sinergi ini membuktikan bahwa dengan bersatu, kita dapat melakukan lebih banyak kebaikan dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Keberhasilan program Foodbank Lumbung Mataraman ini tidak lepas dari dukungan penuh para pimpinan dan seluruh anggota KORPRI. Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, dan seluruh anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta menjadi motor penggerak utama. Komitmen dan kepemimpinan mereka menjadi fondasi yang kokoh, membuat program ini terus berjalan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kebaikan yang mereka tanamkan melalui program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi banyak pihak untuk berbuat kebaikan. Semoga kebaikan yang telah disalurkan oleh seluruh pihak, khususnya Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, dan seluruh anggota KORPRI, diganti dengan limpahan pahala oleh Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/09/2025 | Admin Bidang 1
Umar Furqon Sholahuddin, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 MHQ Putra
Umar Furqon Sholahuddin, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 MHQ Putra
Prestasi membanggakan diraih pada ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kota Yogyakarta cabang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, Selasa 16/9/2025 (23 Rabiul Awal 1447) di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Umar Furqon Sholahuddin, siswa kelas 6 MI Ma'had Islamy, putra Bapak/Ibu Slamet Gunawan, merupakan penerima beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1447. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program beasiswa kader remaja masjid untuk mencetak generasi yang nantinya mengemban amanah mulia sebagai pemakmur/takmir masjid. Program beasiswa kader remaja masjid merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Jogja. Pertama kali diluncurkan tahun 2024/1446 untuk 90 anak. Setiap penerima mendapatkan beasiswa Rp.500.000/bulan. Setiap penerima wajib tinggal bersama orang tua, agar dapat menjadi teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Umar Furqon Sholahuddin, mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menjadi aktivis masjid. “Kami yakin, para aktivis masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | H. Misbahrudin S.Ag., M.M
Syakira Azka Nabila Raih Juara 3 MHQ Putri Tingkat Kota Yogyakarta
Syakira Azka Nabila Raih Juara 3 MHQ Putri Tingkat Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali hadir dari generasi Qur’ani binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu kader hafidzah, Syakira Azka Nabila, berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Putri pada ajang Pekan Kompetisi Madrasah tingkat MTs se-Kota Yogyakarta yang diselenggarakan pada 16 September 2025 di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Kompetisi bergengsi ini mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai madrasah di Kota Yogyakarta. MHQ menjadi salah satu cabang yang paling bergengsi karena menguji kemampuan hafalan, ketepatan tajwid, kelancaran bacaan, serta penghayatan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Persaingan berlangsung sangat ketat, namun Syakira mampu tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga berhasil meraih posisi tiga besar. Bagi Syakira, pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah awal yang akan memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan. Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa kader hafidzah binaan BAZNAS mampu berprestasi dan bersaing di tingkat kota. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. “Alhamdulillah, kami merasa bangga dengan capaian yang diraih ananda Syakira. Meski meraih juara tiga, prestasi ini tetap bernilai luar biasa. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga untuk lebih giat dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melahirkan generasi Qur’ani. Melalui program pembinaan hafidz dan hafidzah, BAZNAS memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi mereka, tidak hanya dalam menghafal, tetapi juga dalam menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi Syakira sekaligus menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya dan generasi muda di Yogyakarta. Ia menunjukkan bahwa dengan kedisiplinan, semangat, dan doa, seorang pelajar mampu menorehkan prestasi di bidang yang sangat mulia. Cinta terhadap Al-Qur’an yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual yang kokoh. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap Syakira dapat terus mengembangkan bakatnya, memperdalam hafalan, serta menjaga konsistensi dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting agar perjalanan hafidzah muda ini semakin kokoh. Lebih dari itu, capaian Syakira adalah cermin keberhasilan kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan BAZNAS dalam membina generasi Qur’ani. Dengan prestasi ini, diharapkan akan semakin banyak pelajar yang terinspirasi untuk mencintai Al-Qur’an, menghafalnya, serta menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman hidup. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada kader-kader hafidz dan hafidzah agar mereka dapat berkembang optimal. Keberhasilan Syakira adalah langkah awal yang akan membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak generasi Qur’ani yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | Salsa Fateha
Nitisara Hayati, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 MHQ Tingkat Kota
Nitisara Hayati, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 MHQ Tingkat Kota
Yogyakarta – Kabar membanggakan datang dari salah satu kader hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Nitisara Hayati berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat Kota Yogyakarta dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah yang digelar pada 16–17 September 2025 di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta terbaik dari berbagai madrasah di Kota Yogyakarta. Mereka bersaing dalam cabang-cabang lomba Al-Qur’an dengan penilaian ketat oleh dewan juri yang berkompeten di bidang tahfidz dan tajwid. Dari proses panjang tersebut, Nitisara tampil gemilang dengan bacaan yang fasih, lancar, serta penuh penghayatan sehingga berhasil merebut juara pertama. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama BAZNAS Kota Yogyakarta di kancah pendidikan dan keagamaan. Nitisara akan melangkah ke tingkat provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wakil resmi Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kader hafidz yang dibina BAZNAS mampu berprestasi dan mengharumkan nama Kota Yogyakarta. Semoga di tingkat DIY nanti, ananda Nitisara kembali diberikan kemudahan dan kesuksesan oleh Allah SWT,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen membina generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga berakhlak mulia. Program pembinaan hafidz dan hafidzah menjadi salah satu fokus utama, karena dari merekalah diharapkan lahir pemimpin masa depan yang berlandaskan Al-Qur’an. Keberhasilan Nitisara juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar dan generasi muda lainnya. Semangat, kerja keras, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an yang ditunjukkan Nitisara menjadi teladan bagaimana ilmu dan iman bisa berjalan beriringan untuk meraih prestasi terbaik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | Salsa Fateha
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Bimtek Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, TRC PB Tahun 2025/1447.
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Bimtek Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, TRC PB Tahun 2025/1447.
YOGYAKARTA – BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran sosial dan kemanusiaan dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Tahun 2025/1447. Bimtek ini diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta pada Selasa hingga Rabu, 16-17 September 2025 (23-24 Rabiul Awal 1447), bertempat di Indies Heritage Hotel Yogyakarta. Keikutsertaan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Bimtek ini menandai langkah proaktif lembaga zakat tersebut dalam meningkatkan kapasitasnya, khususnya dalam respons cepat terhadap bencana alam dan non-alam. Dengan kolaborasi ini, BAZNAS tidak hanya fokus pada pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk program-program sosial, pendidikan, dan ekonomi, tetapi juga turut andil dalam aspek kemanusiaan yang sangat krusial, yaitu penanganan bencana. Pelaksana Bidang II BPBD Kota Yogyakarta, Cahyo Hadmoko, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta Bimtek terdiri dari berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi terkait, hingga mitra peduli bencana. Kehadiran BAZNAS dalam forum ini menunjukkan pengakuan BPBD terhadap peran penting lembaga filantropi Islam dalam ekosistem penanggulangan bencana di kota Yogyakarta. Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Drs. Nur Hidayat, M.Si., dalam amanat sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia berpesan, "Setiap Dinas atau lembaga, termasuk BAZNAS Kota Jogja, sudah harus tahu siapa melakukan apa ketika bencana itu terjadi." Pesan ini menyoroti perlunya koordinasi yang matang dan pembagian tugas yang jelas antarlembaga agar penanganan bencana dapat berjalan efektif dan efisien. Dengan memahami tugas dan fungsinya masing-masing dalam skema penanggulangan bencana, BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran bantuan yang cepat dan tepat sasaran. Dana ZIS yang terkumpul dapat dialokasikan untuk membantu para korban bencana, seperti penyediaan logistik, kebutuhan dasar, hingga rehabilitasi pascabencana. Keikutsertaan BAZNAS dalam Bimtek TRC PB ini juga sejalan dengan semangat #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq. Dengan memastikan bahwa lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah memiliki kesiapan dan kompetensi dalam menghadapi situasi darurat, muzaki (pembayar zakat) akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa harta yang mereka tunaikan benar-benar disalurkan secara amanah, profesional, dan akuntabel, terutama dalam situasi-situasi kritis. Dengan demikian, peran BAZNAS dalam penanggulangan bencana tidak hanya terbatas pada respons darurat, tetapi juga mencakup aspek kesiapsiagaan dan pemulihan, yang semuanya bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. Melalui kolaborasi dengan BPBD dan berbagai pihak terkait, BAZNAS Kota Yogyakarta membuktikan bahwa mereka adalah lembaga yang Amanah, Profesional, Akuntabel, dan Transparan dalam menjalankan amanah umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | Admin Bidang 1
Penerima Beasiswa BAZNAS Yogyakarta, Lafifuddin Hammam, Raih Juara 2 MHQ Putra
Penerima Beasiswa BAZNAS Yogyakarta, Lafifuddin Hammam, Raih Juara 2 MHQ Putra
YOGYAKARTA – Sebuah prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu penerima beasiswa unggulan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Lafifuddin Hammam, siswa kelas 5 MI Al Islam, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) Putra pada Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kota Yogyakarta. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta pada Selasa, 16 September 2025 (23 Rabiul Awal 1447) di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Lafifuddin Hammam, putra dari Bapak dan Ibu Suroto, adalah salah satu penerima beasiswa kader hafidz angkatan ketiga tahun 2025/1447. Prestasinya ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolahnya, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program beasiswa BAZNAS yang bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur'an. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian yang diraih Lafifuddin. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta memang dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kemampuan menghafal Al-Qur'an yang mumpuni. "Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi Lafifuddin. Ini adalah bukti bahwa program kami telah memberikan hasil nyata dan melahirkan talenta-talenta luar biasa yang akan menjadi teladan bagi anak-anak lainnya," kata H. Syamsul Azhari. Program beasiswa kader hafidz merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 anak, program ini terus berkembang pesat. Pada tahun 2025, jumlah penerima beasiswa meningkat signifikan menjadi 75 anak. Setiap penerima beasiswa mendapatkan dukungan finansial sebesar Rp.500.000,- per bulan. Selain beasiswa kader hafidz, BAZNAS juga memiliki program serupa untuk kader remaja masjid, menunjukkan komitmen mereka dalam membina generasi muda dari berbagai latar belakang. Salah satu syarat unik dari program ini adalah para penerima beasiswa wajib tinggal bersama orang tua mereka. Aturan ini diterapkan agar mereka dapat berperan ganda, tidak hanya sebagai penghafal Al-Qur'an yang berprestasi, tetapi juga sebagai teladan dan penggerak dakwah di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan cara ini, manfaat dari program tidak hanya dirasakan oleh individu, melainkan juga dapat menyebar luas ke masyarakat sekitar. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Lafifuddin Hammam mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk mulai menghafal Al-Qur'an. Ia menekankan bahwa para penghafal Al-Qur'an memiliki peran penting dalam menerangi keluarga dan lingkungan mereka. "Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta," ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderHafidzAlqur'an #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | Admin Bidang 1
Prestasi Gemilang Nadia Khairani Yusranida, Penerima Beasiswa BAZNAS yang Menginspirasi
Prestasi Gemilang Nadia Khairani Yusranida, Penerima Beasiswa BAZNAS yang Menginspirasi
YOGYAKARTA - Sebuah kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam di Yogyakarta. Nadia Khairani Yusranida, seorang siswi berprestasi penerima beasiswa Kader Hafidz dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) Putri tingkat kota. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta pada Selasa, 16 September 2025 (23 Rabiul Awal 1447) di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Keberhasilan Nadia, yang merupakan putri dari Bapak dan Ibu Santosa, bukan hanya sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga cerminan dari keberhasilan program beasiswa unggulan yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi ini semakin mengukuhkan komitmen BAZNAS dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kemampuan menghafal Al-Qur’an yang luar biasa. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Nadia. Menurutnya, program beasiswa Kader Hafidz didesain secara khusus untuk menghasilkan generasi penghafal Al-Qur’an yang nantinya dapat menjadi teladan dan penggerak dakwah di tengah masyarakat. "Kami sangat bersyukur atas prestasi Nadia. Ini membuktikan bahwa program yang kami jalankan telah membuahkan hasil yang nyata. Nadia adalah contoh sempurna dari apa yang kami harapkan dari para penerima beasiswa ini," ujar Syamsul Azhari. Program ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan jumlah 35 penerima, dan terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, jumlah penerima beasiswa telah mencapai 75 anak. Setiap penerima mendapatkan dukungan finansial sebesar Rp.500.000,- per bulan untuk membantu mereka dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an. Salah satu syarat utama dari program ini adalah para penerima harus tetap tinggal bersama orang tua mereka. Syarat ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk memastikan bahwa para hafidz cilik ini dapat berperan sebagai teladan sekaligus penggerak dakwah langsung di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan begitu, manfaat dari program ini dapat dirasakan secara luas, mulai dari lingkup keluarga hingga masyarakat sekitarnya. Prestasi yang diraih Nadia Khairani Yusranida diharapkan dapat menjadi inspirasi besar bagi anak-anak lainnya di Yogyakarta untuk lebih giat dalam menghafal Al-Qur’an. H. Syamsul Azhari meyakini bahwa para penghafal Al-Qur’an adalah aset berharga yang akan membawa cahaya bagi keluarga dan lingkungan mereka. "Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/09/2025 | Admin Bidang 1
PUSDIKLAT BAZNAS Gelar Pengukuhan Peserta Pelatihan Kompetensi Kebencanaan, Gus Munir Wakili BAZNAS Kota Yogyakarta
PUSDIKLAT BAZNAS Gelar Pengukuhan Peserta Pelatihan Kompetensi Kebencanaan, Gus Munir Wakili BAZNAS Kota Yogyakarta
Bogor – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) BAZNAS menyelenggarakan acara pengukuhan peserta Pelatihan Kompetensi Kebencanaan sebagai puncak dari seluruh rangkaian kegiatan. Acara ini digelar pada Senin, 15 September 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Diklat BASARNAS, Bogor, Jawa Barat. Pelatihan Kompetensi Kebencanaan merupakan salah satu program strategis BAZNAS yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan para peserta dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Indonesia dikenal sebagai negara dengan risiko bencana tinggi, sehingga keberadaan relawan terlatih sangat penting dalam memberikan pertolongan, evakuasi, dan pendampingan kepada masyarakat ketika bencana terjadi. Acara pengukuhan menjadi fase akhir yang menandai kesiapan peserta untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang sudah dipelajari. Dengan pengukuhan ini, para peserta semakin diteguhkan sebagai relawan kebencanaan yang siap ditugaskan di berbagai situasi darurat. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta turut serta mengirimkan perwakilan, yaitu Pelaksana Bidang IV (Komunikasi dan Publikasi), Gus Munir, S.IP., M.A. Kehadiran beliau menjadi bentuk partisipasi aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung program nasional yang digagas PUSDIKLAT BAZNAS, sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam penguatan kapasitas kebencanaan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terlaksananya pelatihan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam program ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sigap, terlatih, dan profesional di bidang kebencanaan. “Alhamdulillah, kami sangat mendukung program Pelatihan Kompetensi Kebencanaan yang digagas PUSDIKLAT BAZNAS. Kehadiran perwakilan dari BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud keseriusan kami untuk berkontribusi dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. InsyaAllah, dengan adanya relawan yang terlatih, zakat dapat berperan lebih luas, tidak hanya dalam pemberdayaan ekonomi, tetapi juga dalam upaya kemanusiaan ketika bencana melanda,” tutur H. Syamsul Azhari. Beliau menambahkan, Yogyakarta adalah daerah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, sehingga diperlukan kesiapan khusus. Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta ingin memastikan bahwa setiap langkah penanggulangan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Tak lupa, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Semoga Allah Swt melimpahkan keberkahan atas harta yang ditunaikan, memberikan ketenteraman jiwa, dan menjadikan keluarga para muzakki senantiasa dalam lindungan-Nya. Aamiin,” pungkasnya. Dengan pengukuhan ini, peserta pelatihan kini semakin siap menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana. Sinergi antara BAZNAS, BASARNAS, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan PUSDIKLAT BAZNAS resmi mengukuhkan peserta Pelatihan Kompetensi Kebencanaan.
BERITA15/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Sosial di Kemantren Gondomanan
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Sosial di Kemantren Gondomanan
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni. Pada Ahad (14/9/2025), bertempat di rumah Bapak Bambang Setiyono, Sastrodipuran GM I/425 RT 011 RW 003 Gondomanan, Kota Yogyakarta, digelar penyerahan bantuan program ini. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta beserta jajaran pemangku wilayah, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua 2 Drs. Abdul Samik Shandi, Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, S.Ag., MM, beserta pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat. Bapak Bambang Setiyono menerima bantuan program Rumah Layak Huni sebesar Rp25 juta, Ibu Purwatmi Siti menerima bantuan Rp5 juta, serta Bapak Mudjito menerima bantuan Rp5 juta. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyerahkan bantuan pengadaan keranda jenazah untuk Masjid Al Ikhlas Penumping Gowongan sebesar Rp3 juta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya nyata BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah. “Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya. Wali Kota Yogyakarta mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta yang dinilai responsif dan tepat sasaran. Pemerintah Kota siap bersinergi dan mendukung penuh agar program-program sosial semacam ini terus berkelanjutan dan menyentuh lebih banyak warga yang membutuhkan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih layak dan sejahtera serta tercipta semangat gotong-royong antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Arfa Barber Academy Tandatangani MoU Disaksikan Wakil Wali Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Arfa Barber Academy Tandatangani MoU Disaksikan Wakil Wali Kota Yogyakarta
Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman resmi ditandatangani oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, bersama perwakilan Arfa Barber Academy (ABA), H. Abdul Haris, dengan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. Penandatanganan ini menjadi tonggak awal kolaborasi strategis antara lembaga zakat dengan dunia usaha untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan acara penyerahan bantuan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus program pemberdayaan ekonomi, pada Kamis (11/9/2025) atau 18 Rabiul Awal 1447 H, bertempat di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal yang penting dalam mewujudkan sinergi nyata antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan ABA. Kerja sama ini akan difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan profesional barber training atau pelatihan tata cukur rambut modern. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen merekrut 15 anak muda yang berasal dari kalangan mustahik maupun keluarga prasejahtera untuk mengikuti pelatihan intensif hingga siap bekerja sebagai barber profesional. Beliau menambahkan, keistimewaan dari program pelatihan ini adalah seluruh biaya ditanggung sepenuhnya oleh BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai bentuk pemanfaatan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya berhenti pada pelatihan, BAZNAS juga akan menjembatani para peserta dengan mitra usaha sehingga setelah lulus mereka dapat langsung bekerja dan memiliki penghasilan tetap. Dengan demikian, zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberi manfaat berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. “Alhamdulillah, MoU ini menjadi wujud nyata bagaimana zakat dapat kita kelola secara kreatif untuk mendukung keterampilan generasi muda. InsyaAllah program ini akan memberikan jalan keluar bagi anak-anak muda untuk menjemput masa depan yang lebih baik,” ujar beliau. Menutup sambutannya, H. Syamsul Azhari menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan penuh harap, beliau mendoakan agar harta yang ditunaikan menjadi sumber keberkahan, keluarga para muzakki dilimpahkan ketenteraman, dan jiwa mereka senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan oleh Allah Swt. “Semoga amal zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan menjadi wasilah tercapainya keluarga sakinah, penuh keberkahan, dan diridhai Allah Swt. Aamiin,” pungkasnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan “Pantukhir” Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan “Pantukhir” Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Penentuan Akhir (Pantukhir) bagi 10 calon penerima manfaat (PM) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) di KUA Kemantren Gedongtengen, Rabu (10/9/2025) bertepatan 17 Rabiul Awal 1447 H. Kegiatan turut menghadirkan suami/istri calon PM, dengan narasumber Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Jogja, Kepala KUA Gedongtengen, dan Ketua Pokja Kampung Jlagran Berkah. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Jogja, H. Misbahrudin menjelaskan, program PEU merupakan sinergi Kementerian Agama, BAZNAS, dan LAZ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, BAZNAS Kota Jogja menyalurkan bantuan modal Rp5 juta per PM, sementara Kemenag Kota Jogja memberikan pendampingan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menegaskan pentingnya kolaborasi. “Setiap pendistribusian dan pendayagunaan zakat selalu melibatkan pemerintah maupun kelompok masyarakat. Sinergi ini kunci keberhasilan program,” ujarnya. Melalui PEU, BAZNAS berharap penerima manfaat dapat mengembangkan usaha, menambah penghasilan keluarga, dan mewujudkan kemandirian ekonomi di tingkat masyarakat.
BERITA12/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman kepada Petugas TPST3R Nitikan
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman kepada Petugas TPST3R Nitikan
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta. Pada Rabu (10/9/2025), bantuan tersebut ditasyarufkan kepada Petugas Lapangan TPST3R Nitikan, Kota Yogyakarta dengan jumlah penerima kurang lebih 25 orang. Program ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta bersama KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petugas lapangan yang setiap hari berjasa menjaga kebersihan lingkungan kota. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh Anggota KORPRI Pemkot Yogyakarta atas dukungan penuh dalam pelaksanaan program Foodbank Lumbung Mataraman. “Semoga kebaikan Bapak dan Ibu semua diganti dengan limpahan pahala oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Kota Yogyakarta,” ujarnya. Melalui kegiatan pentasyarufan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun kepedulian sosial di Kota Yogyakarta.
BERITA12/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 MTQ Pelajar Sekolah Umum
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 MTQ Pelajar Sekolah Umum
Prestasi gemilang diraih pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) cabang Musabaqah Tartilil Qur’an (MTtQ) Pelajar Sekolah Umum tingkat Kabupaten Sleman, Kamis 11/9/2025 (18 Rabiul Awal 1447) di Sekolah Teladan Sortorium Center. Firdhatunnisa, putri Bapak/Ibu Komarudin, merupakan penerima beasiswa kader hafidz yang banyak menorehkan prestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Program beasiswa kader hafidz merupakan program unggulan BAZNAS Kota Jogja. Pertama kali diluncurkan tahun 2023 untuk 35 anak, dan 2025 menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan beasiswa Rp.500.000/bulan. Setiap penerima wajib tinggal bersama orang tua, agar dapat berperan sebagai teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Firdhatunnisa mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA12/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan dan Bantuan Sosial untuk Pekerja Keagamaan, Ekonomi Warga, dan Penanganan Stunting
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan dan Bantuan Sosial untuk Pekerja Keagamaan, Ekonomi Warga, dan Penanganan Stunting
Yogyakarta, 11 September 2025 – Bertempat di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial dan pemberdayaan umat dalam agenda penyerahan BPJS Ketenagakerjaan tahap kedua serta berbagai bantuan strategis lainnya. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis siang tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Bapak Wawan Harmawan, S.E., M.M., bersama sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh lembaga mitra, seperti Kepala BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Pimpinan Bank BPD DIY Syariah, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Arfa Barbershop Group, dan Densus 88 POLRI. - Pada kesempatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan tahap kedua kepada 300 pekerja sosial keagamaan, yang terdiri dari marbot masjid, pengajar TPA, karyawan panti asuhan, serta pekerja keagamaan informal lainnya. - Pemberdayaan Ekonomi Kampung Binaan melalui program Zakat Community Development (ZCD) kepada empat kampung : Kampung Mrican Taqwa, Kampung Jlagran Berkah, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar - BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyerahkan bantuan penanganan stunting senilai Rp 135.000.000 kepada DP3AP2KB Kota Yogyakarta - Selain itu, BAZNAS RI memberikan bantuan sebesar Rp 40.000.000 untuk penyediaan akses air bersih di RW 01 Kampung Jlagran, Kelurahan Pringgokusuman - Bantuan Rumah Layak Huni - Bantuan Modal Usaha untuk Eks Napiter - Penandatanganan MoU dengan Arfa Barbershop Group dalam rangka Pelatihan Barberman untuk Mustahik. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta bersama dengan berbagai mitra dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara holistik melalui program-program Pendistribusian dan Pendayagunaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA12/09/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Pastikan Penerima Manfaat Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survei Calon Penerima Program RLHB
Pastikan Penerima Manfaat Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survei Calon Penerima Program RLHB
Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mustahiq, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan survei lapangan terhadap calon penerima Program Rumah Layak Huni BAZNAS Jogja (RLHB) pada Rabu, 10/9/2025 (17 Rabiul Awal 1447). Survei dilakukan di dua lokasi, yakni rumah milik Ibu Saminem, Warga Jlagran Gedongtengen dan rumah Bapak , wargaDarwono, Warga Gondolayu Lor Jetis. Kegiatan survei dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Cahyo Hadmoko dan mahasiswa magang Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mereka bersama-sama melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah calon penerima manfaat untuk melihat secara objektif tingkat kelayakan bangunan dan urgensi bantuan. Menurut H. Misbahrudin, survei ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mekanisme penyaluran bantuan RLHB. “Kami tidak ingin salah sasaran. Bantuan RLHB ini diprioritaskan bagi mustahiq yang memang hidup dalam kondisi rumah yang tidak layak huni, baik dari segi konstruksi bangunan, kebersihan, maupun aspek kesehatan,” jelasnya. Program RLHB sendiri merupakan salah satu program prioritas BAZNAS Kota Yogyakarta yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mustahiq melalui penyediaan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. Dengan tempat tinggal yang layak, mustahiq diharapkan dapat hidup lebih bermartabat dan memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Diharapkan, hasil dari survei ini akan segera ditindaklanjuti dengan penetapan penerima manfaat RLHB tahun 2025/1447 H, dan proses renovasi atau pembangunan rumah bisa segera dilakukan demi mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA11/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Podcast Manasik Zakat Eps. 7 Bahas Capaian Kinerja dan BAZNAS Awards 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Podcast Manasik Zakat Eps. 7 Bahas Capaian Kinerja dan BAZNAS Awards 2025
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan program Podcast Manasik Zakat edisi ke-7 dengan tema “Capaian Kinerja dan BAZNAS Awards 2025/1447”. Kegiatan ini terselenggara pada Rabu (10/9/2025) bertepatan dengan 17 Rabiul Awal 1447 H pukul 13.00 WIB, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Podcast menghadirkan Bapak M. Iqbal, SE, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, sebagai narasumber. Acara dipandu oleh Muhaimin, S.Si., Pelaksana Bidang I BAZNAS Kota Yogyakarta, yang membawakan dialog secara interaktif. Dalam paparannya, M. Iqbal menyampaikan rasa syukur atas capaian kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta sepanjang semester I tahun 2025. “Alhamdulillah capaian kinerja semester I/2025 mengalami peningkatan. Pungutan zakat, infak, dan sedekah meningkat 20,49%, serta kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta diganjar 5 penghargaan dalam ajang BAZNAS Awards oleh BAZNAS RI,” ungkapnya. Podcast ini menjadi ruang transparansi publik, sekaligus wadah edukasi zakat bagi masyarakat. Melalui program tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta ingin menunjukkan komitmen dalam meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian zakat secara profesional, akuntabel, dan berdampak langsung kepada mustahik. Masyarakat dapat menyaksikan tayangan lengkap Podcast Manasik Zakat Episode 7 melalui kanal YouTube resmi BAZNAS Kota Yogyakarta di tautan berikut: https://youtube.com/live/yAI0SG52Jwo?feature=share Dengan capaian positif ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan kinerja, memperluas sinergi, serta menghadirkan lebih banyak manfaat bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Siapkan Rencana Pencairan PEU dan Pembukaan Rekening Baru BPD Syariah
BAZNAS Kota Yogyakarta Siapkan Rencana Pencairan PEU dan Pembukaan Rekening Baru BPD Syariah
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat layanan keuangan syariah bagi masyarakat dengan melaksanakan agenda Rencana Pencairan Program Ekonomi Umat (PEU) sekaligus Pembukaan Rekening Baru BPD Syariah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (10/9/2025) bertepatan dengan 18 Rabiul Awal 1447 H di KUA Gedongtengen Kota Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta, antara lain Wakil Ketua II, Bapak Drs. Abdul Samik Sandhi, Kepala Pelaksana, Bapak H. Misbahrudin, S.Ag., MM, serta staf pelaksana. Kehadiran pimpinan dan pelaksana ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam memastikan program pendistribusian dan pendayagunaan zakat berjalan dengan baik, khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik Sandhi, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis. “Pencairan PEU dan pembukaan rekening baru BPD Syariah diharapkan dapat memudahkan mustahik dalam mengakses dana pemberdayaan serta meningkatkan transparansi pengelolaan zakat melalui perbankan syariah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, S.Ag., MM, menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola keuangan syariah. “Dengan dukungan BPD Syariah, BAZNAS berupaya menghadirkan sistem keuangan yang aman, efisien, dan sesuai syariat. Harapannya, program ini bisa memperkuat perekonomian umat di tingkat akar rumput,” ungkapnya. Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap sinergi dengan lembaga perbankan syariah dapat terus ditingkatkan, sehingga pengelolaan zakat semakin bermanfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan Bersama BAZNAS RI, BAZNAS DIY, dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan Bersama BAZNAS RI, BAZNAS DIY, dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta hadir dalam kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan yang digelar oleh BAZNAS RI bersama BAZNAS DIY serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY melalui Zoom Meeting pada Rabu (10/9/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh jajaran BAZNAS RI, yakni Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat BAZNAS RI, Bapak Agus Siswanto, didampingi Bapak Iqbal Racmat dan Ibu Irin. Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan strategi pendistribusian zakat agar semakin tepat sasaran serta upaya optimalisasi pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan umat. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Sandhi, bersama Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan. Kehadiran keduanya menjadi wujud komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi program nasional dan daerah, khususnya dalam memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan bermanfaat luas. Dalam forum tersebut, Bapak Agus Siswanto menegaskan pentingnya konsolidasi lintas wilayah. “Kita perlu memperkuat koordinasi agar distribusi zakat berjalan lebih efektif, tepat guna, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di setiap daerah,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik Sandhi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Konsolidasi ini memberikan ruang bagi kita untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memastikan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat di Yogyakarta semakin terarah dan berdampak nyata bagi mustahik,” tuturnya. Melalui forum ini, diharapkan kolaborasi BAZNAS di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota se-DIY dapat semakin solid dalam menghadirkan program-program zakat yang berdaya guna bagi masyarakat luas. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/09/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat