WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Kaisha Tsania Sholeha, Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Prestasi Juara 3 Hifdzil Qur’an
Kaisha Tsania Sholeha, Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Prestasi Juara 3 Hifdzil Qur’an
Prestasi juara tersebut diraih dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan SD Muhammadiyah Bodon pada Kamis, 21 Agustus 2025 (27 Shafar 1447 H). Kaisha Tsania Sholeha (10 tahun), putri pasangan Bapak/Ibu Hendra Kusuma, merupakan penerima Beasiswa Kader Hafidz yang mulai bergabung pada semester II/2025, menggantikan penerima sebelumnya yang melanjutkan pendidikan ke pesantren. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. “Program beasiswa kader hafidz hadir untuk melahirkan generasi muda penghafal Al-Qur’an sekaligus menjadi teladan bagi anak-anak lainnya,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Hafidz sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS. Pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 penerima, jumlahnya meningkat menjadi 75 anak pada tahun 2025. Para penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 setiap bulan. Salah satu syarat yang ditetapkan adalah penerima harus tinggal bersama orang tua, agar dapat menjadi teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi Kaisha mampu menginspirasi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin anak-anak penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Mari bersama-samamendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. #BAZNASJogja #BeasiswaKaderHafidz #TerimakasihMuzakiMustahiq *Kunjungi website kami: https://baznas.jogjakota.go.id Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta
BERITA26/08/2025 | Admin bidang 1
Wali Kota Yogyakarta Didampingi Ketua BAZNAS Kunjungi Warga yang Tertimpa Musibah
Wali Kota Yogyakarta Didampingi Ketua BAZNAS Kunjungi Warga yang Tertimpa Musibah
Pada Senin, 25 Agustus 2025 (1 Rabiul Awal 1447 H), Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mendampingi Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo berkunjung ke rumah Arief Puji Nugroho, warga Demangan, Gondokusuman, yang mengalami musibah rumah roboh. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra, pimpinan OPD terkait, serta tokoh masyarakat setempat. Kunjungan ini dilaksanakan setelah rangkaian Safari Subuh di Masjid Al Barokah. Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta OPD terkait bersama BAZNAS Kota Yogyakarta untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga, RT/RW, Damkramat, dan BAZNAS Jogja atas respon cepat dalam memberikan bantuan. “Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban Bapak Arief Puji Nugroho,” ujar Wali Kota. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa sehari setelah kejadian pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan. Selain itu, BAZNAS juga berencana memberikan bantuan dana sebesar Rp10 juta. “Insyaallah kita doakan agar Pak Arief beserta keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin,” ungkapnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/08/2025 | Admin bidang 1
Dalam Safari Subuh, Wali Kota Yogyakarta dan BAZNAS Jogja Serahkan Bantuan untuk Masjid Al Barokah
Dalam Safari Subuh, Wali Kota Yogyakarta dan BAZNAS Jogja Serahkan Bantuan untuk Masjid Al Barokah
Sebagai wujud komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo kembali melaksanakan Safari Subuh pada Senin (25/8/2025) atau 1 Rabiul Awal 1447 H di Masjid Al Barokah, Demangan, Gondokusuman. Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, para pimpinan OPD, serta Ketua dan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta. Jamaah dan warga sekitar menyambut dengan antusias, ikut melaksanakan salat subuh berjamaah sekaligus mengikuti rangkaian silaturahmi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak jamaah untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Ia menekankan bahwa Pemkot Yogyakarta saat ini tengah serius menangani persoalan sampah, mengingat Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang harus tampil bersih, indah, dan nyaman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah program “Mas JOS” (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang telah disosialisasikan di 45 kelurahan. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan semangat “Segoro Amarto”, yaitu gotong royong untuk kemajuan Yogyakarta. Menurutnya, masjid bersama jamaah harus menjadi pilar dalam menggerakkan kedua semangat tersebut. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan senilai Rp2 juta. Bantuan tersebut diserahkan oleh H. Syamsul Azhari kepada Ketua Takmir Masjid Al Barokah, H. Abdul Halim, dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta dan para jamaah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/08/2025 | Admin bidang 1
Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat: Sejahterakan Peternak, Sehatkan Masyarakat
Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat: Sejahterakan Peternak, Sehatkan Masyarakat
BAZNAS Kota Yogyakarta, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Yogyakarta, mengadakan program nyata untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memberdayakan peternak lokal. Dengan tema “Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat”, kolaborasi ini diwujudkan dengan membeli 1.000 liter susu segar dari peternak Boyolali, yang kemudian dibagikan kepada lebih dari 3.592 santri, penghuni panti asuhan, dan pondok pesantren di Kota Yogyakarta. Acara berlangsung pada Ahad, 24 Agustus 2025 (30 Shafar 1447 H) di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Suasana penuh kebersamaan terasa ketika para santri dan pengurus panti menyambut antusias kegiatan ini. Hadir pula perwakilan OPD Kota Yogyakarta, pengurus IDI, jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Jogja, serta perwakilan pesantren dan panti asuhan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-74 IDI. Mewakili Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, drg. Emma Rahmi Aryani, M.M., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kerja sama antara IDI dan BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berperan dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan peternak sebagai penyedia pangan bergizi. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, menegaskan bahwa setiap program BAZNAS harus memberikan ketenangan bagi muzaki bahwa zakat, infak, dan sedekah mereka dikelola secara amanah. Di sisi lain, manfaatnya juga harus nyata bagi mustahik. Contohnya, saat harga ketela di Gunungkidul jatuh, BAZNAS membeli dengan harga standar untuk kemudian disalurkan ke penerima manfaat; begitu pula ketika harga sayur di Magelang merosot. Dengan prinsip yang sama, kini 1.000 liter susu dibeli dari Boyolali dengan harga wajar, sehingga peternak tetap sejahtera dan para santri memperoleh gizi yang baik. Program ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan ketahanan gizi, menekan angka stunting, sekaligus memberdayakan peternak. Harapannya, inisiatif ini bisa berkembang menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga zakat demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA25/08/2025 | Admin bidang 1
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Firdhatunnisa, Raih Juara 3 MTQ Pelajar SMP
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Firdhatunnisa, Raih Juara 3 MTQ Pelajar SMP
Prestasi gemilang kembali diraih pada ajang Musabaqah Tartilil Qur’an (MTtQ) tingkat MTQ Korwil Sleman Tengah, yang diselenggarakan pada Kamis, 21 Agustus 2025 (27 Shafar 1447 H) di SMP Negeri 4 Ngaglik. Salah satu juara adalah Firdhatunnisa, siswi kelas 7 SMP Daarul Ilmi Boarding School, putri Bapak/Ibu Komarudin. Ia juga merupakan penerima beasiswa kader hafidz dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah menorehkan banyak prestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Program beasiswa kader hafidz sendiri merupakan program unggulan BAZNAS. Pertama kali diluncurkan pada 2023 dengan jumlah penerima 35 anak, dan pada 2025 berkembang menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan Rp500.000 per bulan. Salah satu ketentuan yang diberlakukan adalah penerima wajib tinggal bersama orang tua, agar dapat berperan sebagai teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Firdhatunnisa mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/08/2025 | Admin bidang 1
"Cahaya Zakat", Tingkatkan Profesionalitas dan Kesejahteraan Guru
"Cahaya Zakat", Tingkatkan Profesionalitas dan Kesejahteraan Guru
BAZNAS Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan sebesar Rp237.800.000 untuk mendukung pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 82 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) non-ASN Kementerian Agama Kota Yogyakarta yang mengabdi di sekolah swasta. Pada tahun akademik (TA) 2024/2025, bantuan senilai Rp205.000.000 diberikan kepada 41 guru. Sementara untuk TA 2025/2026, sebanyak 41 guru lainnya menerima dukungan anggaran sebesar Rp32.800.000. Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam acara penyerahan sertifikat pendidik PPG GPAI TA 2024/2025 sekaligus penandatanganan berita acara PPG GPAI TA 2025/2026, yang berlangsung pada Jumat, 28 Shafar 1447 H (22 Agustus 2025 M) di Aula Kemenag Kota Yogyakarta. Acara ini turut dihadiri oleh Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Kepala Bagian Kesra, Kepala Kemenag, Ketua Dewan Pendidikan, serta Ketua Program PPG UIN Sunan Kalijaga. Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra dan Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurut mereka, program ini sangat berarti karena membantu peningkatan kompetensi profesional sekaligus kesejahteraan guru. Guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik, selain berhak atas gaji pokok, juga menerima tunjangan sertifikasi. Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menegaskan komitmen BAZNAS untuk menyalurkan zakat secara amanah, sesuai syariat, aturan regulasi, serta dalam bingkai NKRI. Ia menekankan bahwa zakat harus didistribusikan berdasarkan skala prioritas, dengan mendahulukan pemenuhan kebutuhan dasar mustahik seperti pangan, papan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Di akhir acara, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, seraya mendoakan agar harta menjadi penuh berkah, jiwa senantiasa tenang, dan keluarga selalu dalam naungan sakinah. Aamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/08/2025 | Admin bidang 1
Layanan Informasi Publik BAZNAS Kota Yogyakarta
Layanan Informasi Publik BAZNAS Kota Yogyakarta
Kami menyampaikan komitmen sebagai berikut: Kami bertekad untuk menyelenggarakan layanan informasi publik secara terbuka, akuntabel, akurat, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. Kami berkomitmen untuk menyediakan serta menanggapi setiap permintaan informasi publik sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Kami akan senantiasa menjaga kerahasiaan terhadap informasi yang dikecualikan, sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Kami terbuka terhadap masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat terkait layanan yang kami berikan, guna digunakan sebagai dasar untuk peningkatan pelayanan yang berkesinambungan. Melalui pernyataan ini, kami menegaskan komitmen kami dalam menyediakan layanan informasi publik yang responsif, akurat, dan mudah diakses, demi mendukung terwujudnya prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BAZNAS Kota Yogyakarta.
BERITA20/08/2025 | Admin bidang 1
Berkah Merdeka: BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Eks Napiter di Gedung Agung
Berkah Merdeka: BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Eks Napiter di Gedung Agung
Yogyakarta – Dalam semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Yogyakarta membagikan kebahagiaan kepada 14 orang mantan narapidana terorisme (eks napiter) se-DIY melalui program “Berkah Merdeka”. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ahad 17 Agustus 2025 (23 Shafar 1447 H), di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Usai mengikuti upacara detik-detik proklamasi tingkat DIY, para eks napiter menerima bingkisan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Selain itu, satu orang penerima, Rausanfikr, juga mendapatkan bantuan alat usaha beserta modal senilai Rp4 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi oleh sejumlah tokoh seperti Kasatgaswil DIY Densus 88 AT Polri, AKBP Johanes Budi Moses Harahap, S.I.K., Kepala Bakesbangpol DIY, Lilik Andi Aryanto, S.I.P., M.M., serta Idensos Satgaswil DIY, Ipda Artarina Prilandari. Turut hadir pula Pelaksana Bidang II BAZNAS Jogja, Kenggy Gilang Ramadhan dan Cahyo Hadmoko. Rausanfikr, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. “Perayaan kemerdekaan tahun ini sangat berkesan bagi kami. Bisa mengikuti upacara di Gedung Agung dan menerima bantuan dari BAZNAS adalah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus mencintai NKRI,” tuturnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Jogja yang telah peduli terhadap nasib dan masa depan para eks napiter. “Semoga BAZNAS terus menebar manfaat bagi orang-orang yang membutuhkan, seperti saya dan teman-teman,” tambahnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Balaikota
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Balaikota
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut serta dalam upacara bendera yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta pada Ahad, 17 Agustus 2025 (23 Shafar 1447 H) di Lapangan Balaikota Yogyakarta. Upacara berlangsung khidmat dan semarak, membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan seluruh peserta. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, yang memimpin jalannya prosesi dengan penuh wibawa. Acara ini juga diikuti oleh unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta jajaran TNI-Polri. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan semata-mata seremoni, melainkan momen refleksi untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan demi kemajuan Indonesia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa partisipasi dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian dari rasa syukur dan tanggung jawab sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah. “Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga nilai kebangsaan dan tata kelola zakat yang aman, sesuai syariat, serta mendukung keutuhan NKRI,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Jogja. “Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi harta, ketenangan jiwa, dan menjadikan keluarga para muzakki sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin,” tutupnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Masjid Pangeran Diponegoro Dipadati Ribuan Jamaah dalam Kajian Akbar Safari Dakwah “Lir-Ilir”
Masjid Pangeran Diponegoro Dipadati Ribuan Jamaah dalam Kajian Akbar Safari Dakwah “Lir-Ilir”
Yogyakarta – Ribuan umat Islam memadati Masjid Pangeran Diponegoro di kompleks Balaikota Yogyakarta pada Sabtu pagi, 16 Agustus 2025, dalam rangka mengikuti kajian akbar bertema “Lir-Ilir”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Dakwah yang berlangsung sejak 15 hingga 18 Agustus 2025, dan menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Kajian akbar ini terselenggara berkat sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta, Masjid Pangeran Diponegoro, serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Yogyakarta. Ribuan peserta hadir dengan penuh antusias sejak pagi buta, menyimak tausiah bertema kebangkitan umat yang disampaikan dengan gaya khas oleh Ustadz Abdul Somad. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kelancaran acara. “Alhamdulillah, kajian bersama Ustadz Abdul Somad berlangsung dengan baik. Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan semangat luar biasa dalam menuntut ilmu. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga menjadi penyemangat dalam membumikan dakwah Islam di Kota Yogyakarta,” ujarnya. Tausiah dimulai tepat setelah salat Subuh, pukul 05.00 hingga 06.30 WIB. Jamaah memenuhi area masjid dan sekitarnya untuk mendengarkan pesan-pesan dakwah yang menggugah semangat persatuan dan kebangkitan umat, selaras dengan semangat dari tema “Lir-Ilir”. Kedatangan Ustadz Abdul Somad di jantung pemerintahan kota menjadi momen penting yang mempererat tali ukhuwah islamiyah, memperluas pemahaman keagamaan, dan memperkuat solidaritas antarwarga. Rangkaian Safari Dakwah "Lir-Ilir" akan terus berlanjut hingga Senin, 18 Agustus 2025, dengan menghadirkan sejumlah dai terkemuka seperti Habib Muhammad bin Anies, Ustadz Salim A. Fillah, dan Ustadz Luqmanulhakim. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Sambut Kunjungan Densus 88 untuk Perkuat Program Ekonomi Eks Napiter
BAZNAS Kota Yogyakarta Sambut Kunjungan Densus 88 untuk Perkuat Program Ekonomi Eks Napiter
Dalam rangka memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi bagi mantan narapidana terorisme (eks napiter), Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 AT Polri Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kota Yogyakarta pada Jumat, 15 Agustus 2025 (15 Shafar 1447 H). Rombongan dipimpin oleh Ipda Artarina Prilandari selaku Idensos Satgaswil DIY, dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Hadir pula mendampingi, Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik dan Wakil Ketua IV Dr. Adi Soeprapto. Ipda Artarina menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas komitmennya dalam mendukung proses pembinaan eks napiter, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, pemberdayaan ini merupakan bagian integral dari program deradikalisasi yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan. “Mendorong kemandirian ekonomi bagi eks napiter adalah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, dan inklusif,” jelasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, menyambut positif kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk konkret pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS. Menurutnya, program seperti ini memberikan dampak sosial yang luas sekaligus membantu proses reintegrasi eks napiter ke dalam masyarakat. "Semoga zakat yang dititipkan membawa keberkahan, memberikan manfaat besar bagi penerima, dan menjadi wasilah kebaikan bagi para muzakki serta keluarganya agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin,” tutupnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima 41 Sertifikat Pendidik dari UIN Sunan Kalijaga
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima 41 Sertifikat Pendidik dari UIN Sunan Kalijaga
Pada Jumat, 15 Agustus 2025 (bertepatan dengan 20 Shafar 1447 H), Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menerima secara langsung 41 sertifikat pendidik dari Program Studi PPG UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Ketua Prodi PPG, Dr. Rohmatun Lukluk Isnaini, M.Pd.I, di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, serta Wakil Ketua IV, Dr. Adi Soeprapto. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa ke-41 sertifikat tersebut diperuntukkan bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun akademik 2024/2025. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia mengungkapkan rasa syukur karena seluruh peserta yang didanai berhasil lulus dan telah resmi dikukuhkan sebagai guru profesional pada 3 Mei 2025, dalam rangkaian PPG dalam Jabatan batch 2025. "Kami saat ini tengah mempersiapkan dukungan serupa bagi GPAI pada tahun akademik 2025/2026," ujarnya. Sementara itu, Dr. Rohmatun Lukluk Isnaini menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendorong peningkatan kompetensi guru. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang dikelola telah disalurkan sesuai ketentuan, dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru. "Dengan mengikuti PPG, para guru yang telah menerima sertifikat ini akan menjadi pendidik profesional yang lebih sejahtera," pungkasnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Musyawarah Koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta dengan UPZ Mushola Amanah BPD DIY Syariah
Musyawarah Koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta dengan UPZ Mushola Amanah BPD DIY Syariah
Yogyakarta, Kamis, 14 Agustus 2025 / 20 Safar 1447 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta ini dipimpin oleh Wakil Ketua III BAZNAS, Bapak Muhammad Iqbal, SE, dan dihadiri oleh Luthfi Erieco, staf UPZ dari Mushola Amanah, mewakili pihak bank syariah. Agenda utama pertemuan meliputi pembahasan sinergi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pemanfaatan jaringan UPZ untuk meningkatkan partisipasi muzaki, khususnya di sektor perbankan syariah. Pertemuan ini juga digunakan sebagai evaluasi capaian UPZ semester I dan sebagai ajang perencanaan program ke depan pada semester II, termasuk penguatan layanan zakat, pelatihan amil, serta strategi sosialisasi berbasis komunitas. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, SE, menegaskan bahwa koordinasi yang berkesinambungan akan berdampak positif terhadap efektivitas penghimpunan zakat dan ketepatan sasaran penyalurannya. “Kolaborasi yang baik antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan UPZ memungkinkan zakat disalurkan tepat sasaran dan membawa dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap, melalui langkah strategis yang dirancang bersama, peran UPZ dapat semakin optimal dalam menggerakkan potensi zakat serta memperkuat ekonomi umat di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 500 Marbot Masjid se-Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 500 Marbot Masjid se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta ikut serta dalam kegiatan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) pada Selasa, 29 Juli 2025, bertepatan dengan 4 Shafar 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Pak Pong, Bantul, dengan diikuti oleh sekitar 60 amil dari BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-DIY. Musyawarah ini menjadi momentum penting sebagai wadah strategis untuk mempererat koordinasi antar lembaga pengelola zakat sekaligus menyamakan persepsi serta langkah-langkah dalam meningkatkan mutu tata kelola zakat di wilayah Yogyakarta. Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi amil sebagai ujung tombak dalam optimalisasi pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak positif bagi masyarakat. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, M. Iqbal, SE, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas amil merupakan kunci utama dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Menurutnya, pelatihan, pembinaan, serta forum-forum musyawarah seperti ini sangat diperlukan agar para amil memiliki pemahaman terkini terkait regulasi, tata kelola, dan strategi distribusi zakat yang tepat sasaran dan efektif. "Musykoord ini menjadi kesempatan penting untuk evaluasi sekaligus menyusun langkah-langkah penguatan kapasitas amil ke depan. Kualitas pengelolaan zakat sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusianya. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta sangat mendukung penuh forum-forum strategis seperti ini," ujar M. Iqbal. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan secara simbolis BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 marbot masjid di seluruh Kota Yogyakarta sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan sosial para pengurus masjid yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan umat. Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi para marbot sekaligus mendorong semangat mereka dalam menjalankan tugas sosial keagamaan. Materi utama dalam musyawarah disampaikan oleh Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, H. Nur Huda, S.Ag., MA. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah, BAZNAS, dan LAZ dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang terintegrasi dan profesional sesuai amanah Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Ia juga mengajak seluruh lembaga pengelola zakat di DIY untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta inovasi program dalam mendistribusikan dana zakat kepada mustahik agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kegiatan Musykoord ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tukar pengalaman antaramil serta komitmen bersama untuk membangun ekosistem zakat yang lebih kuat dan kolaboratif di Daerah Istimewa Yogyakarta, demi tercapainya kesejahteraan umat yang berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama IDI Kota Yogyakarta Gelar Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama IDI Kota Yogyakarta Gelar Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Wali Kota Yogyakarta pada Rabu, 13 Agustus 2025, bertempat di Kompleks Balai Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan organisasi profesi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan ekonomi. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, memaparkan rencana kerja sama BAZNAS dan IDI dalam program pengadaan susu dari peternak di Boyolali. Susu hasil program ini nantinya akan diberikan secara cuma-cuma kepada warga Yogyakarta yang membutuhkan, terutama keluarga penerima manfaat zakat. “Program ini kami buat dengan dua tujuan utama, yakni untuk meningkatkan gizi masyarakat sekaligus membantu peternak susu di Boyolali yang selama ini mengalami kesulitan dalam memasarkan produk mereka,” ungkap H. Syamsul Azhari. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada bantuan langsung kepada masyarakat kurang mampu, tetapi juga berupaya menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil, khususnya petani dan peternak yang mengalami penurunan pendapatan akibat anjloknya harga jual. “Misalnya, beberapa waktu lalu saat petani sayuran di Magelang menghadapi penurunan harga, BAZNAS turun tangan untuk menyerap hasil panen mereka. Saat ini kami juga membeli hasil panen singkong dari petani Gunungkidul yang menghadapi kondisi serupa,” jelasnya. Wakil Wali Kota Yogyakarta menyambut positif rencana kerja sama ini dan berharap kolaborasi antara BAZNAS dan IDI dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bidang kesehatan dan ekonomi, tetapi juga di sektor edukasi dan sosial kemasyarakatan. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga dalam memperkuat ketahanan sosial di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Penguatan Peran Strategis Masjid Lewat Revitalisasi BKM
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Penguatan Peran Strategis Masjid Lewat Revitalisasi BKM
Yogyakarta, Selasa (12/8/2025) — BAZNAS Kota Yogyakarta turut serta dalam Workshop Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 12–13 Agustus 2025 (18–19 Shafar 1447 H), bertempat di Forriz Hotel Yogyakarta. Workshop menghadirkan dua narasumber nasional yang ahli di bidang pembangunan masyarakat dan keagamaan: Prof. Dr. Soewadi, MPH dan Prof. Dr. H. Muhammad, MA. Mereka membahas urgensi penguatan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat, termasuk pembinaan keluarga dan pemberdayaan sosial keagamaan yang lebih menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Gus Munir, MA, Pelaksana Bidang IV, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kanwil Kemenag DIY. Ia menegaskan dukungan penuh BAZNAS dalam mendorong masjid bertransformasi dari sekadar tempat ibadah menjadi pusat pemberdayaan dan kesejahteraan umat. “Masjid memiliki kekuatan besar untuk menjadi pusat solusi persoalan umat. Revitalisasi BKM adalah langkah kunci agar masjid bisa memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, dan spiritual masyarakat,” ujar Gus Munir dalam sambutannya. Acara ini diikuti oleh berbagai elemen penting, antara lain perwakilan BAZNAS se-DIY, tokoh agama, takmir masjid, penyuluh agama, serta unsur masyarakat lainnya. Partisipasi berbagai pihak menunjukkan semangat kolaboratif yang kuat untuk memperkuat peran masjid secara holistik. Selama workshop, peserta diajak menyusun strategi implementatif untuk merevitalisasi BKM agar lebih adaptif dan berdaya guna. Salah satu pokok bahasan utama adalah bagaimana masjid dapat memainkan peran aktif dalam membina keluarga sakinah serta membantu mengatasi kemiskinan berbasis komunitas lokal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil dari kegiatan ini dapat dirumuskan dalam bentuk langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan langsung di lapangan, termasuk sinergi antara pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh BKM. Workshop ini menjadi titik temu penting bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyatukan visi dan memperkuat kerja sama dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai fondasi utama dalam membangun kesejahteraan umat yang berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA13/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan PT. Arfa Sukses Mulia untuk Penguatan Ekonomi Mustahiq
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan PT. Arfa Sukses Mulia untuk Penguatan Ekonomi Mustahiq
Yogyakarta, Selasa (12/8/2025) – Dalam rangka mendorong pemberdayaan ekonomi para mustahiq, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, melakukan pertemuan koordinatif dengan PT. Arfa Sukses Mulia, sebuah institusi pelatihan keterampilan yang telah dikenal luas dalam bidang pelatihan barber (pangkas rambut). Pertemuan tersebut menjadi awal dari inisiasi kemitraan strategis antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan PT. Arfa Sukses Mulia, yang bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan pangkas rambut kepada mustahiq. Program ini dirancang untuk menjadi sarana peningkatan kapasitas mustahiq agar dapat memperoleh keahlian praktis yang berdaya guna serta membuka peluang usaha atau kerja secara mandiri. “Program ini sangat potensial untuk meningkatkan taraf hidup para mustahiq, karena tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka akses terhadap peluang kerja setelah pelatihan,” jelas H. Syamsul Azhari seusai pertemuan berlangsung. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip syariah dan kebijakan pengelolaan zakat yang tidak hanya fokus pada bantuan bersifat konsumtif, namun juga mengarah pada pemberdayaan yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi. H. Syamsul menegaskan bahwa zakat idealnya dapat menjadi alat transformasi sosial, membantu mustahiq berproses menjadi individu yang mandiri secara ekonomi. “Harapan kami, ke depan para mustahiq ini bisa naik kelas dan menjadi muzaki. Di situlah letak keberhasilan program pemberdayaan zakat,” tambah beliau. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang pentingnya bermitra dengan lembaga profesional seperti PT. Arfa Sukses Mulia guna memastikan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan benar-benar efektif, berdaya guna, serta memiliki dampak jangka panjang. Dalam waktu dekat, kerja sama ini akan diwujudkan dalam pelatihan gelombang pertama yang menyasar puluhan mustahiq dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Selain keterampilan barber, peserta juga akan dibekali dengan materi kewirausahaan dasar, etika profesional, serta manajemen usaha kecil sebagai bekal menjalankan usaha secara mandiri. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil nyata. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA13/08/2025 | Admin bidang 1
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Nabila Rafa Sabet Juara 1 MHQ Juz 30 di GAFESCO 2025
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Nabila Rafa Sabet Juara 1 MHQ Juz 30 di GAFESCO 2025
Yogyakarta — Salah satu kader tahfidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mengharumkan nama lembaga dalam ajang bergengsi. Nabila Rafa Putri Ferdian sukses meraih Juara 1 dalam cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Juz 30 tingkat SD-SMP pada lomba GAFESCO (Gadjah Mada Festival Competition) 2025 yang digelar Sabtu, 2 Agustus 2025 di Yogyakarta. Sebagai bagian dari Program Kaderisasi Tahfidz BAZNAS, Nabila tampil luar biasa di hadapan dewan juri. Ia menunjukkan hafalan yang lancar, tajwid yang terjaga, serta suara yang indah, mencerminkan kualitas pembinaan yang diterimanya selama ini. Keikutsertaan dan kemenangannya menjadi cerminan keberhasilan program pembinaan tahfidz Qur’an yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta bagi pelajar. GAFESCO sendiri merupakan ajang tahunan yang mewadahi minat dan bakat siswa di berbagai bidang, termasuk bidang keagamaan. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah se-Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga menjadi ajang bergengsi di tingkat pelajar. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa ikut dan meraih juara. Terima kasih kepada para pembina dari BAZNAS yang terus membimbing saya dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an,” ungkap Nabila usai menerima penghargaan. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta pun menyambut prestasi ini dengan penuh kebanggaan. Koordinator Program Kaderisasi Tahfidz, Ustadzah Nur Laili, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kesabaran, dan konsistensi dalam proses pembinaan. “Prestasi Nabila adalah hasil dari usaha yang tidak singkat. Ia menunjukkan komitmen kuat dalam mengikuti program. Kami akan terus berupaya melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan siap berkontribusi bagi umat,” terangnya. Kemenangan ini diharapkan mampu memotivasi kader tahfidz lainnya agar terus semangat dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an. Ini juga membuktikan bahwa para binaan BAZNAS mampu bersaing dan tampil unggul di tingkat daerah, bahkan nasional. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen membina generasi muda Qur’ani melalui berbagai program keagamaan. Keberhasilan Nabila menjadi bukti bahwa ketika semangat belajar dipadukan dengan bimbingan yang tepat, maka lahirlah prestasi yang membanggakan dan membawa keberkahan bagi umat dan daerah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA11/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Tingkatkan Sinergi Program Melalui Koordinasi dengan Aparat Kelurahan
BAZNAS Kota Yogyakarta Tingkatkan Sinergi Program Melalui Koordinasi dengan Aparat Kelurahan
Yogyakarta — Dalam rangka memperkuat sinergi dan memastikan ketepatan sasaran program sosial, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar sesi koordinasi bersama aparat kelurahan yang menjadi wilayah target Program Rumah Layak Huni (RLHB). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 (13 Shafar 1447 H), dengan melibatkan empat kelurahan: Gunungketur, Notoprajan, Gedongkiwo, dan Suryatmajan. Koordinasi dilakukan secara langsung di masing-masing kantor kelurahan, sebagai tindak lanjut dari survei lapangan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh tim gabungan BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut, aparat kelurahan menyampaikan klarifikasi, memberikan masukan, serta menyerahkan data pendukung yang menggambarkan kondisi aktual calon penerima manfaat. Langkah ini menjadi bagian krusial dalam proses validasi untuk memastikan bahwa bantuan zakat tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menjawab kebutuhan dasar para mustahiq, termasuk hak atas tempat tinggal yang layak. “Tempat tinggal bukan sekadar bangunan, melainkan ruang yang mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan harmonis. Lewat program RLHB ini, kami ingin memastikan mustahiq dapat hidup dengan lebih bermartabat,” jelasnya. Per akhir Juli 2025, sebanyak 7 rumah telah selesai dibangun atau direnovasi dari total target 10 rumah sepanjang tahun ini. Dengan tambahan dukungan dari BAZNAS DIY dan BAZNAS RI, target tersebut diperkirakan akan melampaui capaian, dengan proyeksi hingga 12 rumah yang dapat dibantu hingga akhir tahun. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang diberikan. Semoga setiap zakat dan infak yang disalurkan membawa keberkahan, serta menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah bagi para penerima manfaat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/08/2025 | Admin bidang 1
Z-Coffee Hening: Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahiq Tampil di Forum Nasional
Z-Coffee Hening: Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahiq Tampil di Forum Nasional
Z-Coffee Hening - salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Kali ini, kehadirannya mewarnai ajang The Forum Indonesia Professional Insurance Forum yang diselenggarakan pada Kamis–Jumat, 7–8 Agustus 2025 (12–14 Shafar 1447 H) di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta. Direktur Pengumpul BAZNAS RI, Faisal Qosim, Lc, CFRM, memberikan apresiasi usai mencicipi kopi hasil racikan program ini. “Z-Coffee Hening kini telah dikenal secara nasional,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan bahwa Z-Coffee Hening merupakan bagian dari program pemberdayaan yang diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI pada 21 Januari 2025 (21 Rajab 1446 H) di Mall Pelayanan Publik Yogyakarta. Sejak dirintis tahun 2022, program ini bertujuan memberdayakan penyandang disabilitas agar mandiri secara ekonomi serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih inklusif. Tak sekadar menjadi sumber penghasilan, program ini juga memberikan pelatihan keterampilan usaha kepada para mustahiq agar mereka memiliki bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Z-Coffee menjadi salah satu wujud inovasi dalam pendayagunaan dana zakat, yang tak hanya berdampak sosial tetapi juga menghasilkan layanan berkualitas. Melihat meningkatnya animo masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus melakukan pengembangan. Selain gerai utama di MPP, kini hadir Z-Coffee Mobile yang menjangkau area publik dan aktif dalam berbagai kegiatan berskala lokal hingga nasional. Partisipasi di ajang bergengsi ini menjadi penegasan bahwa produk hasil binaan mustahiq mampu tampil percaya diri di panggung nasional. Dengan berlandaskan semangat zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta optimistis bahwa Z-Coffee Hening akan terus bertumbuh. Tak hanya membuka peluang kerja baru, tetapi juga menginspirasi bahwa secangkir kopi bisa menjadi sarana menghadirkan berkah, ketika diracik dengan keikhlasan dan kepedulian. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/08/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat