WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Kota Banjarmasin
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Kota Banjarmasin
Yogyakarta, 4 Agustus 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan dari BAZNAS Kota Banjarmasin dalam rangka kegiatan Pengembangan Wawasan atau Studi Tiru, yang dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Rombongan BAZNAS Kota Banjarmasin yang berjumlah 12 orang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Dr. H. Riduan Masykur, MH. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi, berbagi pengalaman, serta mempelajari praktik-praktik unggulan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam bidang pengumpulan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), digitalisasi pelayanan, dan tata kelola organisasi. Rombongan disambut langsung oleh Wakil Ketua II , Wakil Ketua III dan Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS Kota Banjarmasin dalam memilih Yogyakarta sebagai lokasi studi tiru. BAZNAS Kota Yogyakarta pun memaparkan sejumlah program unggulan yang menjadikan mereka masuk dalam daftar 5 besar BAZNAS kabupaten/kota terbaik secara nasional versi BAZNAS RI. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat secara nasional. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Rahma Fauzia Raih Juara 2 MTtQ Tingkat DIY
Santri Penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Rahma Fauzia Raih Juara 2 MTtQ Tingkat DIY
Yogyakarta, 3 Agustus 2025 - Salah satu santri penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mengukir prestasi membanggakan. Rahma Fauzia, yang dikenal sebagai hafidzah muda berprestasi, sukses meraih Juara 2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTtQ) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompetisi yang berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di SMAN 1 Gamping, Yogyakarta, mempertemukan puluhan peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY. Dalam penampilannya, Rahma berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu, tartil yang jelas, dan penghayatan yang menyentuh hati. Keindahan tilawahnya mencerminkan latihan yang konsisten serta ketekunan dalam mendalami Al-Qur’an. Keberhasilan Rahma tak lepas dari kontribusi program Beasiswa Hafidz yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Sejak tahun 2023, Rahma menjadi bagian dari program ini dan aktif dalam kegiatan pembinaan tahfidz, peningkatan kompetensi, serta pembentukan karakter Qur’ani. Program ini memang dirancang untuk mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang unggul secara spiritual maupun akademis. "Prestasi Rahma Fauzia adalah cermin keberhasilan dari pembinaan yang kami jalankan. Ia bukan hanya hafidzah yang tangguh, tetapi juga pelajar yang memiliki semangat belajar dan berakhlak baik. Kami bangga dan terus berkomitmen mendampingi para santri dalam proses mereka meraih mimpi,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pernyataannya, Rahma mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia juga berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas segala dukungan yang telah diberikan. “Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur bisa meraih juara. Semoga saya bisa terus belajar dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya penuh haru. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa investasi dalam pendidikan Al-Qur’an bukan hanya berdampak pada kehidupan pribadi seorang santri, tetapi juga membawa nama baik lembaga, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya membina dan melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan siap membawa perubahan positif bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta: Raih Dua Prestasi di Bidang Wushu dan Panahan
Santri Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta: Raih Dua Prestasi di Bidang Wushu dan Panahan
Yogyakarta, 3 Agustus 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mencatatkan torehan prestasi melalui salah satu santri binaannya, Umar Furqon Sholahudin. Dalam waktu kurang dari satu minggu, Umar sukses membawa pulang dua gelar bergengsi dari dua cabang olahraga berbeda: wushu dan panahan. Prestasi pertamanya diraih pada ajang Kejuaraan Daerah Wushu Jet Kun Do Shaolin Kungfu Indonesia yang berlangsung pada 26–27 Juli 2025 di Yogyakarta. Dalam kejuaraan ini, Umar tampil sebagai Juara 1 kategori Pra Junior kelas 56 kg. Ia berhasil menaklukkan lawan-lawannya lewat performa luar biasa, teknik yang presisi, serta semangat kompetitif yang tinggi. Keberhasilannya ini menjadikan Umar sebagai salah satu atlet muda berbakat yang patut diperhitungkan di kancah bela diri. Tak lama berselang, Umar kembali mengukir prestasi pada Kejuaraan Panahan Kota Yogyakarta yang digelar 3 Agustus 2025. Berkompetisi di kategori U15 Putra jarak 30 meter, Umar berhasil menunjukkan konsistensi dan fokus luar biasa dalam setiap tembakan. Hasilnya, ia meraih Juara 2, mengungguli puluhan peserta lain dari berbagai klub panahan di Yogyakarta. Dua prestasi dari dua cabang olahraga yang sangat berbeda ini menjadi bukti kemampuan Umar sebagai atlet muda multibakat. Lebih dari itu, keberhasilan ini mencerminkan keberhasilan program pembinaan santri yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta — program yang tidak hanya menekankan aspek keagamaan, tetapi juga mengembangkan potensi dan karakter para santri secara menyeluruh. “Ini adalah kebanggaan besar. Prestasi Umar menjadi bukti bahwa santri juga bisa bersaing dan berprestasi di tingkat daerah, bahkan nasional. Kami di BAZNAS akan terus mendorong para santri binaan untuk mengembangkan diri di berbagai bidang,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk terus bersemangat, menggali potensi, dan berani bermimpi besar. Melalui dukungan masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta bertekad untuk terus mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan mampu membawa perubahan positif bagi umat dan bangsa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/08/2025 | Admin bidang 1
Pengajian Rutin BAZNAS Kota Yogyakarta: Jadikan Anak Sebagai Anugerah Bukan Musibah
Pengajian Rutin BAZNAS Kota Yogyakarta: Jadikan Anak Sebagai Anugerah Bukan Musibah
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan pengajian rutin bulanan yang kali ini digelar di Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, pada Kamis, 31 Juli 2025 bertepatan dengan 6 Syafar 1447 H. Bertempat di pendopo kantor kemantren, kegiatan ini menghadirkan Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri. Kegiatan dihadiri oleh Mantri Pamong Praja beserta jajaran, unit kerja tingkat kemantren, serta perwakilan dari sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Pengajian ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang dilaksanakan setiap Kamis pada pekan terakhir tiap bulan. Dalam tausiyahnya, H. Misbahrudin menyampaikan bahwa anak merupakan anugerah dari Allah Swt yang harus disyukuri, dirawat, dan dibina dengan baik. Anak adalah amanah, perhiasan, serta kebanggaan di masa depan. Namun, jika tidak diarahkan dengan benar, anak juga bisa menjadi fitnah atau ujian bagi orang tua, bahkan dapat menjadi penyebab masalah dalam kehidupan keluarga. “Anak menjadi anugerah apabila diajarkan dua hal pokok: penguatan akidah dan pembiasaan akhlakul karimah,” tegas beliau. Dalam hal ini, peran utama berada di tangan dua pihak penting: orang tua dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mendorong terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh keberkahan melalui pendekatan spiritual dan edukatif. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA31/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada 75 Warga di Kotagede
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada 75 Warga di Kotagede
Rabu, 30 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan pangan melalui Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam upaya memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 75 orang penerima manfaat yang terdiri dari lansia, anak-anak, serta warga rentan dari tiga kelurahan di wilayah Kemantren Kotagede, Prenggan, Rejowinangun, dan Purbayan — menerima bantuan tersebut secara langsung. Dalam pelaksanaannya, penyaluran ini turut melibatkan Tim Penggerak PKK Kemantren Kotagede sebagai mitra di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota Yogyakarta, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, serta seluruh anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan program Foodbank Lumbung Mataraman ini. Semoga seluruh kebaikan yang diberikan mendapat ganjaran pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional dan amanah dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah, serta menghadirkan dampak positif yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/07/2025 | Admin bidang 1
Kopi Keliling "Demi Masa": Jurus BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Anak Muda
Kopi Keliling "Demi Masa": Jurus BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Anak Muda
Yogyakarta, 23 Juli 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan anak muda bertajuk "Kopi Keliling Demi Masa". Program ini menjadi bagian dari strategi zakat produktif yang ditujukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi generasi muda mustahik. Mengusung konsep usaha kopi keliling dengan pendekatan kreatif dan inklusif, program ini melibatkan Sdr. Azriel Satrio Wibowo, anak muda yang kini menjalankan langsung unit usaha kopi keliling tersebut. Setiap harinya, Azriel menyajikan kopi kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian di Kota Yogyakarta, sembari membawa semangat kemandirian dan keberdayaan ekonomi. Menariknya, dalam momentum peresmian program ini, produk kopi racikan “Demi Masa” dicoba langsung oleh Bapak Wali Kota Yogyakarta dan Bapak Wakil Wali Kota Yogyakarta. Keduanya memberikan apresiasi atas langkah konkret BAZNAS dalam memberdayakan anak muda melalui zakat yang disalurkan secara produktif. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program “Kopi Demi Masa” merupakan bentuk nyata dari optimalisasi dana zakat untuk mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang mandiri dan tangguh. “Kita ingin anak-anak muda mustahik ini tidak hanya menerima, tetapi juga menjadi pelaku perubahan ekonomi yang menginspirasi,” ujarnya. Melalui tagline "Kita Kuat Karena Zakat", BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung gerakan ini. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, masyarakat turut mengambil bagian dalam membangun ekosistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa zakat tak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pemantik lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi saat ini. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
Sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Wujudkan Rumah Tinggal Layak Huni bagi Warga Patehan
Sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Wujudkan Rumah Tinggal Layak Huni bagi Warga Patehan
Yogyakarta — Ahad, 1 Safar 1447 H / 27 Juli 2025 M - BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan nyata melalui program unggulan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Pada hari ini, salah satu penerima manfaat atas nama Ibu RR. Yuni Lestari, SP, yang beralamat di Taman KT I / 339 RT 031 RW 008, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, resmi menerima hasil renovasi rumah dari program ini. Turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, Wali Kota Yogyakarta dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, sebagai bentuk sinergi Pemerintah Daerah dengan BAZNAS dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, juga hadir langsung dalam acara serah terima rumah. Kehadiran Ketua DPRD Kota Yogyakarta semakin menguatkan dukungan legislatif terhadap program-program sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah ini. Program Rumah Tinggal Layak Huni merupakan salah satu dari sekian program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang menitikberatkan pada perbaikan kondisi hunian mustahik agar lebih aman, sehat, dan layak untuk dihuni. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga memberi semangat baru bagi keluarga penerima manfaat untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
Santri Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Wakili DIY di FORNAS VIII 2025
Santri Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Wakili DIY di FORNAS VIII 2025
Yogyakarta — Salah satu santri binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, Khadijah Nuraini Rusli (10 tahun), berhasil mengharumkan nama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025. Event tersebut diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 23–30 Juli 2025 (27 Muharram – 5 Shafar 1447 H). Khadijah merupakan penerima Beasiswa Kader Hafidz dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Selain fasih dalam menghafal Al-Qur’an, ia juga memiliki prestasi luar biasa di bidang olahraga panahan tradisional. Atas kemampuannya tersebut, ia terpilih menjadi atlet perwakilan DIY pada FORNAS tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh Khadijah. “Hafidz dan hafidzah terbukti memiliki potensi luar biasa, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam olahraga. Semoga prestasi Khadijah menjadi inspirasi dan penyemangat bagi kader hafidz lainnya,” ujarnya. Hingga saat ini, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kepada 75 kader hafidz dan 90 kader remaja masjid. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Prestasi Khadijah juga menjadi bukti konkret bahwa zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya bermanfaat, tetapi juga berdampak nyata dalam pembinaan generasi muda. Dana zakat yang dikelola secara profesional dikembalikan kepada masyarakat melalui program-program strategis seperti beasiswa kader hafidz. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses kepada Khadijah Nuraini Rusli atas keikutsertaannya dalam FORNAS VIII 2025. Semoga meraih hasil terbaik dan terus menginspirasi generasi Qur'ani Indonesia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Kelas Hukum Vol. 5 Bahas Fatwa MUI dan Optimalisasi Jaminan Aman Syari dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Kelas Hukum Vol. 5 Bahas Fatwa MUI dan Optimalisasi Jaminan Aman Syari dalam Pengelolaan Zakat
Senin, 28 Juli 2025/3 Shafar 1447 - Dalam rangka memperkuat pemahaman hukum syariah dalam pengelolaan zakat, BAZNAS RI kembali menggelar kegiatan Kelas Hukum BAZNAS Volume 5 Tahun 2025 dengan tema "Peran Strategis Fatwa MUI dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat". Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Gus Munir, M.A., Pelaksana Bidang IV. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan sesi registrasi peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan arahan oleh Bapak Kolonel CAJ (Purn) Drs. H. Nur Chamdani, selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum. Sesi utama disampaikan oleh Bapak Prof. Dr. H. M. Asrorun Niam Sholeh, M.A., Ketua MUI Bidang Fatwa, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai urgensi fatwa-fatwa MUI sebagai landasan syar’i dan yuridis dalam pengelolaan zakat. Beliau menekankan pentingnya keberpihakan terhadap aman syar’i sebagai bentuk perlindungan terhadap mustahik maupun muzakki. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan closing statement serta penutupan pada pukul 11.35 WIB. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam aspek kepatuhan syariah, serta menjadi referensi dalam merumuskan strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih amanah dan sesuai tuntunan syariah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke BAZNAS RI: Perkuat Sinergi dan Inovasi Layanan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke BAZNAS RI: Perkuat Sinergi dan Inovasi Layanan Zakat
Dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan strategi penghimpunan zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kabupaten se-DIY melakukan kunjungan koordinasi ke BAZNAS RI pada Senin, 28 Juli 2025. Rombongan diterima langsung oleh jajaran Direktorat BAZNAS RI, antara lain: H.?Faisal Qosim, Lc, Direktur Pengumpulan Zakat BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, Direktur Layanan BAZNAS RI, dan Fitriansyah Agus Setiawan, M.Kom., CFRM, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini, para pimpinan BAZNAS RI menyampaikan pemaparan terkait strategi nasional dalam penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Fokus utama pembahasan mencakup pengembangan kanal digital, optimalisasi layanan kepada muzaki, serta inovasi penghimpunan zakat dari individu melalui pendekatan kolaboratif. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut hadir: Drs. Abdul Samik Shandi, Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, Staf Pelaksana Muhammad Fuad, SE, Savira Imamah, SE, dan Salsa. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan kapasitas kelembagaan BAZNAS daerah, sekaligus ajang berbagi praktik baik dan inovasi antarwilayah. Dalam suasana silaturahmi kelembagaan ini, para peserta juga melakukan dialog aktif guna menggali strategi yang relevan dan aplikatif untuk meningkatkan pelayanan zakat di wilayah masing-masing. "Melalui kunjungan ini, kami memperoleh banyak pembelajaran strategis yang dapat kami adaptasi dalam upaya peningkatan pelayanan zakat di Kota Yogyakarta, terutama dalam bidang penghimpunan zakat perorangan dan layanan muzaki," ujar Drs. Abdul Samik Shandi. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan mustahik. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, sinergi dan kolaborasi antar BAZNAS di tingkat pusat dan daerah semakin solid dan progresif. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Se-DIY Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta
BAZNAS Se-DIY Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta
Senin, 28 Juli 2025 / 3 Shafar 1447 H - Kantor BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta - Dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan dan optimalisasi pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kunjungan studi tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh jajaran pimpinan serta staf pelaksana dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY. Hadir dalam rombongan dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Cahyo Hadmoko dan Kengy Gilang Ramadhan, SIP, yang merupakan staf pelaksana bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Rombongan disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, yaitu: Bapak Ir. H. Bahaudin S. Pdi, Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Bapak Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I, Wakil Ketua IV Bidang Sekretariat Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta menyampaikan paparan komprehensif mengenai strategi penghimpunan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta. Beberapa program unggulan yang disampaikan antara lain inovasi dalam sistem digital penghimpunan zakat, kolaborasi dengan berbagai sektor strategis, serta model pemberdayaan mustahik berbasis komunitas. Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi BAZNAS se-DIY untuk mengembangkan sistem pengelolaan zakat yang lebih modern, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Dengan adanya forum silaturahmi dan tukar pengalaman ini, terjalin pula sinergi antar lembaga zakat provinsi dan daerah guna mewujudkan tata kelola zakat nasional yang akuntabel dan berkeadilan sosial. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
Hafshoh Raih Juara 1 Tahfidz, Wujud Nyata Pembinaan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Hafshoh Raih Juara 1 Tahfidz, Wujud Nyata Pembinaan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 28 juli 2025 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu peserta binaan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam ajang "Lomba Anak Ceria, Menggali Potensi Meraih Prestasi", yang diselenggarakan pada Sabtu, 26 Juli 2025 (1 Shafar 1447 H) di Balai Desa Catur Harjo, Pandak, Bantul. Hafshoh, santri dari program kaderisasi hafidz, berhasil meraih Juara 1 Tahfidz Al-Qur’an Kategori C (kelas 4–5 SD). Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Hafshoh dan keluarganya, tetapi juga menjadi bukti konkret keberhasilan program pembinaan kader hafidz yang dilaksanakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini merupakan bagian dari optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola dengan profesional dan amanah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman. Dengan kekuatan hafalan, ketepatan tajwid, dan rasa percaya diri saat tampil di hadapan dewan juri serta pengunjung, Hafshoh mampu unggul dari peserta lainnya di kategori yang sama. Ini menjadi refleksi nyata dari pentingnya pembinaan berkelanjutan serta dukungan ekosistem pendidikan Qur’ani yang difasilitasi oleh BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. "Kami bersyukur atas prestasi Hafshoh. Ini adalah hasil dari komitmen kita bersama, antara muzakki dan pengelola zakat, dalam membentuk generasi Qur’ani yang tangguh sejak usia dini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi kader hafidz lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an," ungkapnya. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi bagian dari syiar Islam serta bentuk dakwah yang menunjukkan manfaat luas dari program-program BAZNAS. Pembinaan kader hafidz tidak hanya bertujuan mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter generasi yang cerdas, berakhlak, dan peduli terhadap masyarakat. Prestasi ini selaras dengan arah kebijakan program tematik BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2025/1446, yaitu "Penguatan Spiritualitas Mewujudkan Generasi Emas 2045". Sinergi antara muzakki dan pengelola zakat akan terus diperkuat demi mewujudkan investasi akhirat yang nyata hasilnya, melalui hadirnya generasi Islam yang unggul dan berdaya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Luncurkan Program Madrasah Al-Qur’an: Murid Lulus SD Harus Sudah Bisa Membaca Al-Qur’an
BAZNAS Kota Yogyakarta Luncurkan Program Madrasah Al-Qur’an: Murid Lulus SD Harus Sudah Bisa Membaca Al-Qur’an
Yogyakarta, 27 Juli 2025 - Dalam rangka membentuk karakter generasi emas Indonesia 2045, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menggelar Program Madrasah Al-Qur’an (MDA) tahun ajaran 2025/2026. Program ini dibuka secara resmi di SD Negeri Ungaran 1, Umbulharjo, Jumat (27/7), bertepatan dengan 2 Safar 1447 H. Program MDA merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh siswa SD di Kota Yogyakarta dapat membaca Al-Qur’an dengan baik sebelum lulus sekolah dasar. Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Kabid Pembinaan SD Dindikpora, Mujino, S.Pd., M.Acc., Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, Kepala SDN Ungaran 1 beserta guru-guru, ustadz MDA, serta para siswa yang menjadi peserta program. “MDA ini bukan sekadar program mengaji, tetapi bentuk komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujar H. Misbahrudin dalam sambutannya. Untuk mendukung pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan pelatihan intensif kepada para ustadz/ustadzah pengajar, serta menyediakan bahan ajar berupa buku Iqra’ dan Kitab Arabiya. Dinas Dikpora berperan dalam mempersiapkan siswa dan fasilitas pendukung, sedangkan Kemenag menyiapkan tenaga pengajar yang kompeten. Program MDA BAZNAS Kota Yogyakarta telah berjalan sejak tahun ajaran 2014/2016 dan terus berlanjut hingga kini dengan menyasar jenjang pendidikan mulai dari TK/RA, SD/MI hingga SMPN. MDA Tahun Ajaran 2025/2026 difokuskan untuk siswa kelas 5 SD Negeri se-Kota Yogyakarta dengan target capaian: siswa lulus SD harus sudah bisa membaca Al-Qur’an. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga setiap kebaikan yang disalurkan menjadi jalan keberkahan, serta menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Pengelolaan Zakat bagi Pengurus UPZ Masjid Baitul Iman
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Pengelolaan Zakat bagi Pengurus UPZ Masjid Baitul Iman
Yogyakarta, 26 Juli 2025 - Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan pelatihan pengelolaan zakat bagi pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Iman, Umbulharjo, Jumat (25/7) bertepatan dengan 1 Safar 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul Iman dan diikuti oleh para pengurus UPZ setempat. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi oleh Pelaksana Bidang I, Muhaimin, dan Pelaksana Bidang II, Cahyo Hatmoko. UPZ Masjid Baitul Iman merupakan amil resmi yang dibentuk oleh BAZNAS Kota Yogyakarta sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UPZ memiliki peran strategis dalam membantu mengumpulkan dan mendistribusikan zakat secara tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syar’i. Dalam sambutannya, H. Misbahrudin menegaskan pentingnya pembentukan UPZ di setiap masjid yang mengelola zakat. "UPZ adalah perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara amanah dan profesional di lingkungan masyarakat," ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong pelatihan semacam ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengurus UPZ agar mampu menjalankan tugasnya secara akuntabel dan transparan. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS, seraya mendoakan agar harta yang ditunaikan membawa keberkahan dan menjadikan keluarga yang sakinah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI
Yogyakarta, 25 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan silaturahmi dari Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, M. Hasbi Zaenal, Ph.D, pada Jumat (25/7) bertepatan dengan 29 Muharram 1447 H. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Hadir pula mendampingi Wakil Ketua II Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua III M. Iqbal, SE, serta Kepala Pelaksana H. Misbahrudin. Dalam sambutannya, M. Hasbi Zaenal menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam mendukung program-program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah dijalankan secara syar’i dan sesuai regulasi. Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian dan prestasi tingkat nasional yang telah diraih oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. "Silaturahmi ini menjadi bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam meningkatkan pelayanan zakat yang amanah dan profesional," ujar Hasbi. Kegiatan ini turut memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus meningkatkan kinerja dan kepercayaan masyarakat. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS, disertai doa agar harta yang dizakatkan membawa keberkahan bagi keluarga yang sakinah Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA25/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia dan Pasien HD
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia dan Pasien HD
Yogyakarta, 24 Juli 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kota Yogyakarta melalui Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Cahyo Hadmoko, kembali menyalurkan bantuan pentasyarufan berupa paket sembako kepada warga lansia dan pasien Hemodialisis (HD) di wilayah Kota Yogyakarta. Bantuan sembako ini diberikan kepada dua penerima manfaat, yakni: Ibu Eni Kurniawati, seorang lansia yang tinggal di Jl. Tri Dharma No. 775 RT 78 RW 18 Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Ibu Tukinem, pasien HD yang beralamat di Tukangan DN 2 No. 725 RT 036 RW 007, Tegalpanggung, Danurejan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang tengah menghadapi kondisi kesehatan dan ekonomi yang rentan. Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok harian dan menjadi bentuk kehadiran negara melalui lembaga zakat di tengah masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya lansia dan pasien yang membutuhkan perhatian lebih. Bantuan ini tidak besar, tapi semoga membawa ketenangan dan harapan,” ujar Cahyo Hadmoko di sela kegiatan pentasyarufan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama terhadap kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Penguatan PUSPAGA Kenari Lewat Forum Group Discussion Bersama Bappeda
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Penguatan PUSPAGA Kenari Lewat Forum Group Discussion Bersama Bappeda
Yogyakarta, 24 Juli 2025 / 28 Muharram 1447 H — Dalam rangka memperkuat layanan pembelajaran keluarga berbasis perlindungan anak dan ketahanan keluarga, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Kajian Pengembangan PUSPAGA Kenari. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025 di Ruang Ayodya, Tasneem Hotel Malioboro Yogyakarta, dan dihadiri oleh perwakilan lintas sektor strategis. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir melalui Pelaksana Bidang Administrasi, SDM, Komunikasi dan Umum, Gus Munir, M.A., sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pusat pembelajaran keluarga yang inklusif dan responsif terhadap isu perlindungan anak dan ketahanan keluarga. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Retnaningtyas, S.IP., M.IP., yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun keluarga sebagai pilar utama dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. FGD ini merupakan bagian dari proses kajian strategis untuk mengembangkan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kenari sebagai pusat layanan terpadu yang mendukung ketahanan keluarga, edukasi pengasuhan anak, serta pemberdayaan berbasis nilai-nilai lokal budaya Yogyakarta. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, termasuk OPD, instansi vertikal, lembaga non-struktural, serta komunitas masyarakat. Di antaranya: Bappeda Kota Yogyakarta, DP3AP2KB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag, Polresta, Kodim, Pengadilan Agama, BNN, dan BAZNAS Kota Yogyakarta, serta perwakilan PUSPAGA, Forum Anak, dan berbagai mitra perlindungan keluarga. Diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain: Penguatan kolaborasi multipihak dalam pengasuhan dan pendidikan keluarga. Integrasi nilai spiritual, sosial, dan budaya dalam layanan edukatif. Pemetaan kebutuhan keluarga sebagai dasar penyusunan kebijakan layanan. Perluasan akses edukasi dan konseling bagi keluarga rentan. Dalam forum ini, Gus Munir, M.A. menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta siap bersinergi melalui integrasi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung keluarga prasejahtera, baik melalui bantuan langsung, program pendidikan keluarga, maupun penguatan ketahanan sosial. Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan keadilan sosial dalam setiap kebijakan pemberdayaan masyarakat. “Keluarga adalah unit terkecil namun paling menentukan arah kesejahteraan sosial. ZIS yang dikelola dengan amanah harus diarahkan untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat tumbuhnya generasi yang sehat, beriman, dan berdaya,” ujar Gus Munir. FGD berlangsung secara kondusif dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Hasil kajian ini diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan dan model layanan PUSPAGA Kenari secara berkelanjutan, guna mendukung terwujudnya keluarga tangguh dan ramah anak di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Table Top Exercise Hari Anak Nasional 2025 Bersama Dinas Sosial DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Table Top Exercise Hari Anak Nasional 2025 Bersama Dinas Sosial DIY
Sleman, 24 Juli 2025 - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2025, Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Yogyakarta, Kengy Gilang Ramadhan, S.IP. menghadiri undangan kegiatan Table Top Exercise yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang mengusung tema “Mekanisme Koordinasi Para Pihak dalam Penanganan Kasus Anak” ini berlangsung pada hari Kamis, 24 Juli 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak Provinsi DIY, Banjarharjo, Binomartani, Ngemplak, Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menangani berbagai kasus yang berkaitan dengan anak, terutama yang membutuhkan perlindungan dan rehabilitasi sosial. Dalam forum ini, para peserta dari berbagai instansi diundang untuk duduk bersama, mendiskusikan skenario penanganan kasus, serta menyusun mekanisme koordinasi yang efektif dan responsif. Sebagai salah satu mitra strategis dalam penguatan kesejahteraan sosial masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program perlindungan anak melalui pendekatan distribusi zakat yang tepat sasaran dan berdaya guna. Dalam kesempatan tersebut, Kengy Gilang Ramadhan menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga sosial, dan institusi zakat dalam memastikan anak-anak yang terdampak kekerasan, eksploitasi, atau penelantaran mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak. “BAZNAS siap terlibat aktif dalam skema perlindungan anak, baik dari sisi bantuan sosial, pendidikan, maupun pendampingan keagamaan. Kolaborasi yang kuat antar pihak adalah kunci agar setiap anak di DIY dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” ujar Kengy. Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif bagi semua pihak untuk memperbarui komitmen terhadap pemenuhan hak-hak anak, serta memperkuat kapasitas institusional dalam menghadapi kasus-kasus anak yang kompleks. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Metode KIBAR bagi GPAI SD Negeri: Tingkatkan Kualitas Pengajaran Al-Qur'an
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Metode KIBAR bagi GPAI SD Negeri: Tingkatkan Kualitas Pengajaran Al-Qur'an
Yogyakarta, 24 Juli 2025 - Bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, sebanyak 50 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) SD Negeri se-Kota Yogyakarta mengikuti Pelatihan Metode KIBAR (Kita Belajar Al-Qur’an). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengajarkan baca tulis Al-Qur’an secara menarik dan menyenangkan bagi peserta didik di tingkat sekolah dasar. Pelatihan ini menghadirkan narasumber yaitu Ustadz Iwan Rustiawan, S.Sos.I., Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta sekaligus mentor dalam penggunaan metode pembelajaran melalui Buku KIBAR. Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, S.Ag., MM, menyampaikan pentingnya penggunaan metode yang efektif, aplikatif, dan menyenangkan dalam pengajaran Al-Qur’an kepada anak-anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan Qur’ani sejak dini merupakan pondasi pembentukan karakter anak serta penguatan literasi keagamaan. “Kami ingin guru-guru PAI tidak hanya menyampaikan materi, tetapi menjadi inspirasi bagi anak-anak agar mencintai Al-Qur’an. Metode KIBAR menjadi salah satu media yang sangat membantu mewujudkan hal tersebut,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan agama Islam, termasuk dalam bentuk dukungan penuh terhadap pelatihan GPAI dan pengadaan Buku KIBAR untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Turut hadir dan memberikan sambutan, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Fariq Nur Rokhim, S.H.I., M.A., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebijakan mandatori Kementerian Agama dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa GPAI adalah ujung tombak dalam menyukseskan program tersebut. Sambutan juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kota Yogyakarta, Bapak Mujino, S.Pd., M.Acc., yang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta telah menetapkan kebijakan bahwa setiap siswa SD yang lulus harus mampu membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru PAI menjadi sangat penting dan harus didukung secara menyeluruh. Dalam sesi pemaparan materi, Ustadz Iwan Rustiawan menjelaskan langkah-langkah teknis penerapan Metode KIBAR di kelas. Ia menyampaikan bahwa metode ini dirancang dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak-anak usia sekolah dasar, sehingga memudahkan guru dalam mengajarkan Al-Qur’an secara lebih interaktif dan menyenangkan. Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme dan semangat tinggi untuk mengimplementasikan metode ini di sekolah masing-masing. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi awal dari peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an yang lebih sistematis dan bermakna bagi siswa. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), dalam rangka memperkuat pendidikan agama Islam di tingkat dasar dan membentuk generasi muda yang unggul dalam iman, ilmu, dan akhlak. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pertemuan Validasi Data Respons Kesehatan Terpadu Terhadap Perubahan Iklim
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pertemuan Validasi Data Respons Kesehatan Terpadu Terhadap Perubahan Iklim
Yogyakarta, 23 Juli 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Pertemuan Validasi Data Respons Kesehatan Terpadu terhadap Perubahan Iklim yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, bertempat di Hotel Grand Rohan Jogja, Jl. Janti No.336, Modalan, Banguntapan, Bantul, DIY. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 23 Juli 2025/27 Muharram 1447 H tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua III, Bapak Muhammad Iqbal, SE. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat peran serta masyarakat dan lembaga keagamaan dalam isu-isu strategis, termasuk sektor kesehatan dan lingkungan. Kegiatan ini difokuskan pada validasi data sasaran dan cakupan penemuan kasus penyakit yang berkaitan dengan dampak perubahan iklim terhadap kondisi kesehatan masyarakat, baik yang bersifat penyakit menular seperti demam berdarah dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), maupun penyakit tidak menular seperti hipertensi, stroke, dan gangguan pernapasan lainnya. Perubahan iklim telah terbukti memberikan tekanan besar terhadap sistem kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan respons lintas sektor dan kolaborasi multipihak, termasuk dari kalangan pemerintah daerah, OPD terkait, perguruan tinggi, ormas keagamaan, serta lembaga filantropi seperti BAZNAS Kota Yogyakarta. “BAZNAS siap berkolaborasi dan mendukung program-program kesehatan masyarakat, khususnya dalam konteks perubahan iklim yang nyata berdampak pada kehidupan masyarakat kecil,” ujar Muhammad Iqbal dalam sesi diskusi. Melalui keterlibatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap sinergi yang dibangun dapat memperkuat sistem data dan pengambilan keputusan dalam penanganan penyakit berbasis perubahan iklim, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan adaptif terhadap perubahan lingkungan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA23/07/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →