WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Cahaya Zakat, Menembus Keramaian Kawasan Malioboro, Melalui Program Rumah Tinggal Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta
Cahaya Zakat, Menembus Keramaian Kawasan Malioboro, Melalui Program Rumah Tinggal Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta
Selesai giat di Kampung Klitren, Ahad 26 Dzulhijjah 1446 (22/6/2025), Walikota Yogyakarta, Ka. BAZNAS Kota Yogyakarta, Ka. DPRD Kota Yogyakarta beserta rombongan bergegas menuju Kampung Pajeksan yang berada di sisi barat kawasan Malioboro untuk melakukan kegiatan bedah rumah Bapak Sarito Nugroho, warga RT.41/RW.11, Pajeksan, Sosromenduran, Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan program yang digagas BAZNAS Kota Jogja didukung Kitabisa.com dan banyak pihak, selalu mengedepankan prinsip "Segoro Amarto", (Semangat Gotong Royong Agawe Majuning Ngayogyakarta). Bantuan Rp.20 juta dari BAZNAS Kota Jogja merupakan stimulan dan diharapkan warga sekitar turut mensukseskan program ini sesuai dengan kemampuan, baik berupa tenaga atau biaya. Saya bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta ikut nyumbang masing-masing 20 sak semen dan insyaallah akan diikuti yang lainnya. "Wali Kota juga mengingatkan, bahwa rumah yang tidak layak huni akan berdampak penyakit, misalnya TBC, stunting dan dampak buruk lainnya", pungkasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, menuturkan kegiatan bedah rumah program RTLH merupakan salah satu program prioritas sebagai wujud amanah syar'i dan regulasi. Zakat ditasharufkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahiq meliputi pangan, papan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Rumah Pak Sarito Nugroho merupakan penerima program RTLH ke-5, dalam kurun waktu sampai dengan bulan Juni 2025. Alhamdulillah melalui program ini, BAZNAS Kota Jogja meraih penghargaan dari Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan mewujudkan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Turut hadir mendampingi Wakil Ketua II, Drs.Abdul Samik, Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin dan Pelaksana Bidang 1, 2 dan 4. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Cahaya Zakat, Menembus Lorong Gang Kampung Klitren, Melalui Program Rumah Tinggal Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta. 
Cahaya Zakat, Menembus Lorong Gang Kampung Klitren, Melalui Program Rumah Tinggal Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta. 
Walikota Yogyakarta, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Ketua dan Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Kepala OPD beserta rombongan, kompak jalan kaki menyusuri gang di Kampung Klitren, Gondokusuman Kota Yogyakarta untuk melakukan kegiatan bedah rumah program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) BAZNAS Kota Jogja, Ahad 26 Dzulhijjah 1446 (22/6/2025). Program RTLH menyasar Rumah milik Sultoni, warga Klitren Gk III/211 RT.41/RW.3, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Jogja dan semua pihak yang turut mempercepat realisasi rumah layak huni bagi warga Kota Yogyakarta. Bantuan Rp.20 juta dari BAZNAS Kota Jogja, bentuk stimulan, kami sangat berharap diikuti yang lainnya. Kegiatan ini mengedepankan prinsip "Segoro Amarto", Semangat Gotong Royong Agawe Majuning Ngayogyakarta, yang merupakan pilar penting hidup bermasyarakat. "Saya bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta ikut nyumbang masing-masing 20 sak semen", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan bedah rumah program RTLH merupakan salah satu program prioritas sebagai wujud amanah syar'i dan regulasi. Zakat ditasharufkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahiq meliputi pangan, papan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Rumah P. Sultoni penerima program RTLH ke-4, setelah sebelumnya 3 rumah selesai di renovasi berkat kerja sama dengan Takmir dan Kitabisa.Com. Alhamdulillah melalui program ini, BAZNAS Kota Jogja meraih penghargaan dari Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan mewujudkan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Turut hadir mendampingi Wakil Ketua II, Drs.Abdul Samik, Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin dan Pelaksana Bidang 1, 2 dan 4.
BERITA22/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Komit Dalam Penanggulangan Kemiskinan", BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Anugerah TSLP 2025
Komit Dalam Penanggulangan Kemiskinan", BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Anugerah TSLP 2025
Penghargaan Anugerah Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) diberikan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan diterima langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, pada acara Musrenbang Forum TSLP Kota Yogyakarta, Kamis 23 Dzulhijjah 1446 (19/6/2025) bertempat di Hotel Harper Malioboro. Turut hadir Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Kepala OPD dan Pimpinan Perusahaan yang tergabung dalam Forum TSLP. Wali Kota Yogyakarta dalam sambutan menyatakan, konsep take and give harus diterapkan dalam pelaksanaan CSR/dana masyarakat dan harus kita create sedemikian rupa menjadi circular economy, bukan generik hanya charity tapi untuk produksi. "Kami menyampaikan ucapan terima kasih bahwa CSR/dana masyarakat yang ada di perusahaan/lembaga nyata-nyata telah berkontribusi besar dalam membangun Kota Yogyakarta", tegasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, menuturkan bahwa penghargaan anugerah forum TSLP merupakan salah satu bukti nyata BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan pengelolaan ZIS DSKL telah sesuai ketentuan regulasi. UU 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat menyebutkan bahwa pengelolaan zakat bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. "Ini sudah sesuai ketentuan syar'i yang menyebutkan bahwa salah satu penerima zakat (mustahiq) yakni fakir dan miskin", pungkasnya Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA19/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Lantunkan Kalam Ilahi di Acara PCNA Kraton
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Lantunkan Kalam Ilahi di Acara PCNA Kraton
YOGYAKARTA – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Nurul Islam, Komplek SDN Keputran A, Jalan Patehan Kidul No. 8, Yogyakarta, saat Riana Rahmalita Putri membuka acara Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kraton dengan lantunan Kalam Ilahi, Ahad sore, 15 Juni 2025. Riana merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam acara bertema “Gak Harus Sempurna, Tapi Harus Kuat: Belajar Mental Kuat dari Siti Hajar” tersebut, ia membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan penuh penghayatan, menghadirkan nuansa khidmat yang menyentuh hati para hadirin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PCNA Kraton dalam membangun ketangguhan mental generasi muda, khususnya perempuan, dengan meneladani sosok Siti Hajar sebagai simbol kekuatan, keimanan, dan kesabaran. Kehadiran kader muda seperti Riana menjadi bukti nyata bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh subur di tengah masyarakat. Program Beasiswa Kader Hafidz yang digulirkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya mendorong generasi muda untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi juga aktif berkontribusi dalam syiar Islam di masyarakat. Penampilan Riana pada acara ini menjadi bagian dari implementasi peran dakwah para penerima beasiswa dalam berbagai lini kegiatan keumatan. Melalui kolaborasi nilai-nilai keislaman dan keteladanan perempuan shalihah, PCNA Kraton berharap para peserta yang hadir termotivasi untuk terus menguatkan diri dalam menjalani peran sebagai muslimah yang tangguh, sekaligus menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah arus tantangan zaman.
BERITA16/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Terpilih Sebagai Peserta Terbaik & Termuda Wisuda Tahfizh 30 Juz Tingkat Nasional Tahun  2025/1446
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Terpilih Sebagai Peserta Terbaik & Termuda Wisuda Tahfizh 30 Juz Tingkat Nasional Tahun  2025/1446
MasyaAllah tabarakallah, Qonita Karima Asy Syahidah (10 tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta/Santri Grha Tahfizh Daarul Qur’an Yogyakarta, ditetapkan sebagai peserta terbaik dan termuda dalam seleksi hafalan Al Qur’an 30 juz yang diselenggarakan PPPA Daarul Qur'an, Rabu 15 Dzulhijjah 1446 (11/6/2025). Seleksi diikuti 852 santri PPPA Daarul Qur'an se-Indonesia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan, prestasi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Semoga Qonita dan seluruh penerima beasiswa kader hafizd menjadi generasi Qur’ani yang menebar cahaya kebaikan untuk umat. "Saat ini, kami memberikan beasiswa bagi 75 anak penghafal Al-Qur'an dan 90 anak kader remaja masjid, usia TK/RA s.d. SMA/MA, bertujuan agar menjadi teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya", terangnya. Kepala PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Ustadz Maulana Kurnia Putra, MA, menjelaskan peserta yang telah lulus seleksi, sebanyak 852 santri, akan di wisuda Ahad 19 Dzulhijjah 1446 (15/6/2025) di Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Tangerang. "Kami sangat bersyukur dan bangga bahwa salah satu santri, penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, dinobatkan sebagai peserta wisuda terbaik dan termuda pada perhelatan akbar Wisuda Tahfizh Nasional tahun 2025/1446", pungkasnya.
BERITA12/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Tasyarufkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Tasyarufkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman
Yogyakarta, 11 Juni 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan program Foodbank Lumbung Mataraman pada hari Rabu, 11 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dalam mendukung ketahanan pangan kelompok rentan di wilayah Kota Yogyakarta. Pentasyarufan kali ini menyasar tiga lokasi penerima manfaat, yaitu: 1. Kampung Binaan BAZNAS Kampung Berkah Jlagran, di mana sekitar 50 santri yang mengikuti kegiatan TPA akan menerima bantuan foodbank pada sore hari. 2. Asrama Panti Yatim Kuncen Wirobrajan, yang menjadi tempat tinggal bagi 15 santri yatim. 3. SLB-Asrama Helen Keller Wirobrajan, yang juga menampung 15 anak berkebutuhan khusus. Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta merupakan bentuk sinergi antara KORPRI dan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan berupa bahan pangan pokok ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para santri dan anak-anak yang diasuh di lembaga tersebut. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menguatkan komitmennya dalam memberikan layanan kemanusiaan yang merata dan berkeadilan
BERITA11/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Juara 1 Tahfidz Al Qur'an
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Juara 1 Tahfidz Al Qur'an
Prestasi membanggakan kembali diraih penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh. Meraih juara 1 musabaqah/lomba tahfidz Al Qur'an kategori B usia 7-10 tahun, yang diselenggarakan Ahad 12 Dzulhijjah 1446 (8/6) bertempat di Kids Fun Progro Yogyakarta. Hafshoh, panggilan keseharian, putri Bapak/Ibu Junior Mochammad Charis, termasuk salah satu penerima beasiswa yang banyak menorehkan prestasi dalam berbagai musabaqah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Hafsoh. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur'an dan teladan bagi anak yang lain”, ujarnya. Program beasiswa kader hafidz pertama kali dijalankan tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih Hafshoh dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya.
BERITA10/06/2025 | H. Misbahrudin
BAZNAS Kota Yogyakarta Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 950 Kilogram
BAZNAS Kota Yogyakarta Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 950 Kilogram
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi seberat 950 kilogram yang merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia. Penyembelihan dilakukan pada Ahad, 12 Dzulhijjah 1446 H / 8 Juni 2025, bertempat di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Yogyakarta. Sapi kurban tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta dan Masjid Pangeran Diponegoro Balai Kota Yogyakarta, untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat, yakni pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta serta masyarakat Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas amanah bantuan hewan kurban dari Presiden RI. "Ini merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat, khususnya para petugas kebersihan yang selama ini berjasa menjaga kebersihan dan keindahan kota," ujarnya. Distribusi daging kurban dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip syariah dan protokol kesehatan, serta mengedepankan ketepatan sasaran agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah Iduladha di Kota Yogyakarta, sekaligus memperkuat semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan kebersamaan antarwarga dalam momen Hari Raya Kurban.
BERITA08/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Penyerahan Simbolis Hewan Kurban Presiden RI, Gubernur DIY, Perbankan, dan Notaris di Balaikota Yogyakarta
Penyerahan Simbolis Hewan Kurban Presiden RI, Gubernur DIY, Perbankan, dan Notaris di Balaikota Yogyakarta
Yogyakarta (BAZNAS) – Semangat berbagi dalam momentum Iduladha 1446 H terus digaungkan melalui penyaluran hewan kurban dari berbagai pihak. Pada Rabu (5/6), Pemerintah Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan Penyerahan Simbolis Hewan Kurban dari Presiden Republik Indonesia, Gubernur DIY, sejumlah lembaga perbankan, serta Ikatan Notaris, bertempat di Teras Grha Pandawa, Balaikota Yogyakarta. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan sejumlah hewan kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, melalui koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta. Penyerahan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam berkurban, sekaligus bagian dari penguatan program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kesejahteraan umat. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II Drs. H. Abdul Samik, Wakil Ketua III Muhammad Iqbal, S.E., serta Pelaksana Bidang IV Komunikasi dan Publikasi. Keterlibatan penuh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah penyaluran hewan kurban yang berasal dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta. Penyerahan hewan kurban ini diharapkan tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penyambung solidaritas dan kepedulian sosial. Dengan menggandeng BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai mitra distribusi, hewan kurban akan disalurkan tepat sasaran kepada mustahik yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kebermanfaatan ZIS dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemberdayaan ekonomi umat. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk menjaga transparansi dan profesionalitas dalam pendistribusian hewan kurban. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keagamaan menjadi kunci sukses pelaksanaan program kurban tahun ini. Semoga melalui semangat berkurban dan berbagi, nilai-nilai sosial kemanusiaan semakin tumbuh subur di tengah masyarakat Kota Yogyakarta. Dokumentasi : HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BERITA05/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Lansia Seumur Hidup kepada Warga Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Lansia Seumur Hidup kepada Warga Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Selasa, 3 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan Program Bantuan Lansia Seumur Hidup. Kegiatan pentasyarufan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan para lanjut usia di wilayah Kota Yogyakarta, khususnya mereka yang tergolong dhuafa dan membutuhkan bantuan berkelanjutan. Program ini menyasar 10 orang lansia yang tersebar di wilayah Sorosutan (Umbulharjo) dan Baciro (Gondokusuman), dengan memberikan bantuan berupa beras sebanyak 15 kilogram dan paket sembako dari BAZNAS DIY serta uang tunai sebesar Rp 300.000 dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini merupakan bagian dari distribusi rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan diantar langsung ke rumah masing-masing penerima manfaat, guna memastikan mereka menerima bantuan dengan layak dan tanpa hambatan. Dalam pelaksanaannya, tim dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut mendampingi dan memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Pendekatan yang dilakukan secara langsung ke rumah penerima menjadi wujud pelayanan yang ramah lansia dan penuh empati. Sayangnya, dalam laporan terkini, disampaikan bahwa salah satu penerima manfaat, yaitu Almarhumah Ibu Biyem Kromodiharjo dari wilayah Sorosutan, telah wafat dua bulan yang lalu. Informasi ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terus-menerus kepada lansia dalam masa-masa senja mereka. Melalui program ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang didorong oleh dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat kembali diwujudkan. BAZNAS DIY dan BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama para lansia yang rentan secara sosial dan ekonomi. Program Bantuan Lansia Seumur Hidup ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, serta menjadi ladang pahala bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakat dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus mengembangkan sistem distribusi yang lebih tepat sasaran dan terukur agar manfaat zakat bisa dirasakan secara berkelanjutan dan menyeluruh .
BERITA03/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Technical Meeting Penyembelihan Kurban Di Rumah Potong Hewan Giwangan
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Technical Meeting Penyembelihan Kurban Di Rumah Potong Hewan Giwangan
YOGYAKARTA — Menjelang pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menggelar technical meeting pada Senin, 6 Dzulhijjah 1446 H (2/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh panitia kurban dari berbagai masjid dan mushola di Kota Yogyakarta yang akan melaksanakan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan. Pertemuan teknis tersebut membahas prosedur penyembelihan, alur distribusi hewan, serta pemanfaatan hasil kurban agar sesuai dengan syariat Islam dan standar higienitas. Materi disampaikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan serta BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang telah ditunjuk melalui Surat Edaran Walikota Yogyakarta untuk memfasilitasi pendaftaran kurban di RPH. Pelaksana Bidang I BAZNAS Kota Yogyakarta, melaporkan bahwa hingga saat ini telah terdaftar 186 ekor sapi dan 31 ekor kambing yang akan disembelih di RPH Giwangan. Penyembelihan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai Jumat, 10 Dzulhijjah hingga Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H. “Penyembelihan terbanyak akan dilakukan pada hari Sabtu, 11 Dzulhijjah, dengan jumlah 83 ekor sapi dan 27 ekor kambing,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta kepada BAZNAS dalam hal fasilitasi pendaftaran kurban ini telah berlangsung selama enam tahun berturut-turut. "Selain memfasilitasi pendaftaran penyembelihan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menerima hewan kurban dari para sohibul maupun dari panitia kurban," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS menerima bagian dari kurban seperti kepala, kulit, dan kikil yang kemudian akan diolah menjadi daging olahan seperti abon. Produk ini kemudian ditasharufkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti panti asuhan, rumah tahfidz, dan pesantren. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengelolaan kurban secara profesional, tetapi juga upaya memperluas manfaat sosial kurban melalui optimalisasi distribusi zakat, infak, dan sedekah dalam bentuk olahan daging. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di RPH dapat berjalan tertib, bersih, dan sesuai syariat, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam pelayanan umat pada momentum Hari Raya Iduladha.
BERITA02/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Rp20 Juta, Bedah Rumah Pak Suyanto, Bukti Nyata Manfaat Zakat dan Perhatian Pemkot Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Rp20 Juta, Bedah Rumah Pak Suyanto, Bukti Nyata Manfaat Zakat dan Perhatian Pemkot Yogyakarta
Yogyakarta (1/6) — Wujud nyata pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) kembali hadir melalui program kemanusiaan Bedah Rumah Layak Huni yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Kali ini, bantuan diberikan kepada Pak Suyanto, warga Prenggan, Kotagede, yang rumahnya telah lama berada dalam kondisi tidak layak huni. Kegiatan dimulai secara resmi pada Sabtu (1/6), ditandai dengan kehadiran Wali Kota Yogyakarta, asisten wali kota, Kapolresta Yogyakarta, kepala dinas terkait, Lurah Prenggan, Ketua LPMK, Ketua Panitia Pelaksana, serta tentunya Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta yang bersumber dari dana ZIS-DSKL masyarakat. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki dan donatur yang menyalurkan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Kami hadir untuk memastikan bahwa dana tersebut tersalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Wali Kota Yogyakarta turut menunjukkan kepedulian dengan menyumbangkan secara pribadi 20 sak semen untuk mendukung proses pembangunan. Bantuan ini disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat yang bersama-sama menunjukkan semangat gotong royong demi mewujudkan rumah layak huni bagi Pak Suyanto. Kondisi rumah Pak Suyanto sebelumnya sangat memprihatinkan: dinding rapuh, atap bocor, dan lantai tanah yang jauh dari kata layak. Dengan adanya intervensi melalui program Bedah Rumah Layak Huni, hunian ini akan dibangun ulang menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi keluarganya. Kehadiran berbagai pihak seperti Lurah Prenggan, Ketua LPMK, Ketua Panitia, serta Kapolresta Yogyakarta menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Semua pihak menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengelola dan menyalurkan ZIS-DSKL secara akuntabel dan profesional. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, sedekah, dan DSKL tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan kemanusiaan. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana umat dimaksimalkan untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat miskin, seperti keluarga Pak Suyanto. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS-DSKL melalui lembaga resmi, agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. Karena dari dana inilah, harapan baru dapat dibangun kembali—bukan hanya rumah, tetapi juga masa depan yang lebih baik bagi mustahik.
BERITA01/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Prestasi Tahfidz Juz 30
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Prestasi Tahfidz Juz 30
Penerima beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja, Labib Khairul Anam, raih prestasi kategori tahfidz juz 30 pada acara akhirussannah yang digelar SD Muhammadiyah Purbayan, Kamis 1 Dzulhijjah 1446 (29/5/2025) bertempat di SLB Giwangan Yogyakarta. Putra dari Bapak/Ibu Joko P. Irawan, warga Purbayan Kotagede Yogyakarta, merupakan salah satu penerima beasiswa kader remaja masjid yang banyak menorehkan prestasi. Prestasi yang diraih Labib, merupakan bagian dari implementasi semangat zakat yang ditunaikan jamaah melalui BAZNAS Kota Jogja. Program beasiswa kader remaja masjid menjadi salah satu pilar dari pengelolaan zakat, yang memberikan kemanfaatan dunia dan akhirat. Harta berkah, keluarga sakinah berkat doa ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader remaja masjid. Ketua BAZNAS Kota Jogja Drs.H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih ananda Labib. Semoga menjadi inspirasi bagi kader lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas hafalan Al-Qur’an dan aktivitas di masjid. Beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1446 diberikan kepada 90 anak usia SD/MI dan SMP/MTs. Setiap bulan masing-masing mendapatkan beasiswa Rp.400.000. "BAZNAS Kota Jogja juga memberikan beasiswa kader hafidz bagi 75 anak, usia TK/RA s.d. SMA/MA, setiap bulan masing-masing menerima beasiswa Rp.500.000", pungkasnya.
BERITA30/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
ZChicken Herlina, Primadona Kuliner di Rusun Budha Tzu Chi
ZChicken Herlina, Primadona Kuliner di Rusun Budha Tzu Chi
Di tengah padatnya permukiman Rusun Budha Tzu Chi, Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, seorang warga bernama Herlina sukses mengelola usaha kuliner ayam goreng krispi dengan merek ZChicken. Usaha kecil tersebut menarik perhatian warga sekitar karena rasa khas dan harga yang terjangkau. Gerai ayam milik Herlina menjadi favorit karena cita rasa ayam krispi yang gurih dipadukan dengan sambal pedas racikan sendiri. Lokasi strategis yang berada dekat sekolah juga turut mendorong tingginya minat pembeli setiap harinya. Dalam sehari, Herlina mampu menjual 30 hingga 50 potong ayam. Keberhasilan usahanya disebut-sebut berkat konsistensi rasa dan pelayanan, serta pemilihan tempat usaha yang tepat. Usaha ZChicken yang dikelola Herlina kini menjadi salah satu pilihan kuliner andalan di lingkungan Rusun Budha Tzu Chi dan memberikan inspirasi bagi warga sekitar untuk mengembangkan usaha serupa. Kontributor: Zharfan Zahir Editor: Mas
BERITA30/05/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau
Studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta wajib kami lakukan, karena telah terbukti teruji mengelola zakat sesuai syar'i dan regulasi, ungkap Waka III BAZNAS Kab. Pelalawan, Jumaidi, A.Mk, saat menyampaikan maksud dan tujuan studi tiru, Rabu 1 Dzuhijjah 1446 (28/5/2025). Turut mendampingi jajaran Pelaksana Yola Anggraini, SE, Irma Yunita Lubis dan Ridho Prasetyo Hanavi. BAZNAS Kab. Pelalawan sudah audit syariah oleh Itjen Kemenag RI, tetapi hasilnya belum optimal, salah satu sebabnya belum memiliki sertifikat ISO 9001:2015. Dengan studi tiru ini apa yang telah diimplementasikan BAZNAS Kota Jogja akan kami lakukan. "Selain ISO kami juga ingin belajar tentang pentasharufan dan tata kelola keuangan", pungkasnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja Drs.H.Syamsul Azhari, dalam sambutan penerimaan menyampaikan ucapan terima kasih dan siap menyampaikan paparan sekaligus data dukung yang diperlukan. Studi tiru bagi kami sangat penting karena ada hal lain yang kami belum ada bisa kami tiru. Mendapatkan ilmu dan pengalaman secara cuma-cuma setiap ada studi tiru di BAZNAS Kota Jogja. Turut hadir menerima, Waka II Drs. Abdul Samik, Waka III M. Iqbal, SE dan jajaran Pelaksana.
BERITA28/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Kunjungan Silaturahmi Ke Direktorat Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional Universitas Islam Indonesia
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Kunjungan Silaturahmi Ke Direktorat Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional Universitas Islam Indonesia
Kunjungan silaturahmi dipimpin langsung Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua II Drs.Abdul Samik, Kepala Pelaksana H.Misbahrudin dan Pelaksana, Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025) di ruang rapat Rektorat UII. Kunjungan diterima Direktur Kemitraan, Dr.rer.nat.Dian Utami, S.Psi., MA, Dekan Fak. Kedokteran, Dr.dr.Isnatin Miladiyah, M.Kes, beserta jajaran. H. Syamsul Azhari menuturkan, kunjungan dilakukan sebagai tindaklanjut pertemuan BAZNAS Kota Jogja dengan Rektor UII, beberapa waktu lalu. Dalam forum diskusi disepakati kerja sama antara BAZNAS Kota Jogja dengan UII melalui Direktorat Kemitraan. Dengan kemampuan keuangan yang ada, insyaallah kami akan membantu mahasiswa, khususnya dari Palestina yang mengalami kesulitan biaya kuliah, ungkap H. Syamsul Azhari. Direktur Kemitraan UII menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Jogja yang telah memberikan bantuan kepada mahasiswa, khususnya yang dari Palestina. Hal yang sama disampaikan Dekan Fak. Kedokteran karena mahasiswa yang dibantu sedang menempuh pendidikan kedokteran di UII.
BERITA28/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Food Bank Lumbung Mataraman, Nyata Manfaat dan Berkah Bagi Semua
Food Bank Lumbung Mataraman, Nyata Manfaat dan Berkah Bagi Semua
Pelaksana Bidang II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kengy Gilang Ramadhan, S.IP, yang tergabung dalam tim distribusi Food Bank Lumbung Mataraman, melaporkan distribusi makanan snack, Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025), diperuntukkan bagi Panti Asuhan Bala Keselamatan Umbulharjo, Panti Asuhan Islam Ibadah Bunda Tegalrejo, dan Panti Wreda Perandan Padudan Gondokusuman. Salah satu agenda rutin tim distribusi, setiap Rabu mendistribusikan makanan/snack yang berlebih dari Instansi/OPD. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara resmi meluncurkan program Food Bank Lumbung Mataraman, Rabu (21/5/2025) di Dinas Pertanian dan Pangan. Program Food Bank bertujuan menyelamatkan makanan berlebih maupun donasi mitra dan diberikan kepada yang membutuhkan. "Kita membangun lumbung pangan Food Bank dalam rangka untuk mengatasi food waste", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan program berbagi menjadi tugas pokok amil. Kami sangat bersyukur Walikota Yogyakarta telah menunjuk BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai tim distribusi program Food Bank Lumbung Mataraman. "Ini sejalan dengan tugas pokok yang diemban BAZNAS Kota Yogyakarta", ungkapnya.
BERITA28/05/2025 | H. Misbahrudin
Pastikan Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survey Calon Penerima Manfaat
Pastikan Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survey Calon Penerima Manfaat
Yogyakarta - Survey dilakukan untuk verifikasi lapangan permohonan bantuan perlengkapan modal usaha Ibu Suzi Dwi Rahayu, warga Tegal Melati UH II / 375 RT 23 RW 07, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta. Survey yang dilakukan Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025) untuk menindaklanjuti permohonan bantuan modal usaha dan gerobak angkringan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Jogja, H. Misbahrudin bersama Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.IP, yang melakukan survey melaporkan, bahwa survey merupakan tahapan yang wajib dilakukan untuk memastikan calon penerima memenuhi syarat. Ibu Suzi Dwi Rahayu telah menjalankan usaha angkringan dan tempatnya sangat strategis berada di dekat perkantoran Balaikota Yogyakarta. Usahanya belum optimal karena keterbatasan perlengkapan dan dukungan modal. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, melalui program Jogja Sejahtera, BAZNAS Kota Jogja terus mendorong pelaku usaha untuk bisa terus maju. Skema bantuan diprioritaskan bagi yang sudah punya usaha tetapi belum optimal. Harapannya dengan tambahan modal usaha dan sarana akan bisa mendongkrak usahanya. Selain bentuk bantuan material, juga pendampingan spiritual. "Dua syarat pokok ( material dan spiritual) yang menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha", ujarnya.
BERITA28/05/2025 | H. Misbahrudin
Siapkan Pelaksanaan Bedah Rumah, BAZNAS KotaYogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi
Siapkan Pelaksanaan Bedah Rumah, BAZNAS KotaYogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi
Komitmen sukses dan berkah giat bedah rumah, BAZNAS Kota Jogja selenggarakan musyawarah koordinasi (Musykoord) dengan OPD dan lembaga terkait, Selasa 29 Dzulqa'dah 1446 (27/5/2025). Terbagi dalam dua sesi, pukul 10.00 diikuti Bagian Adminban, Kesra, Kemantren Kotagede, Lurah dan LPMK Prenggan, bertempat di Pendopo Kemantren Kotagede. Sesi dua, pukul 13.30 diikuti Kesra Ketua RT.22, RW.05 Prenggan dan Takmir Masjid Muadz Bin Jabal Kotagede. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari menuturkan, bahwa zakat ditasharufkan dengan mendahulukan kebutuhan dasar mustahiq, meliputi pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan. Pemenuhan dasar papan/rumah, telah dimasukkan dalam program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dengan kegiatan Bedah Rumah. Bedah rumah, target tahun 2025/1446 minimal lima rumah. Dua rumah di wilayah Kricak Lor Tegalrejo dan Semaki Kulon Umbulharjo, telah dilakukan. Kemudian rumah ke-3, seremonial kegiatan dilakukan Ahad 4 Dzulhijjah (1/6/2025) bertempat di rumah Bpk Suryanto, Prenggan, Kotagede, Yogyakarta. "Setiap program RTLH selalu melibatkan takmir, mulai survei sampai pelaksanaan dan pelaporan dengan tujuan agar penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan ibadah", pungkasnya.
BERITA27/05/2025 | H. Misbahrudin
Siapkan Panitia Yang Profesional, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Kurban Bagi Takmir
Siapkan Panitia Yang Profesional, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Kurban Bagi Takmir
Yogyakarta - Pelatihan diikuti takmir masjid/panitia kurban di Kota Yogyakarta dengan pemateri Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof. Dr. H. Agung Bidiyanto, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pelatihan digelar Selasa 29 Dzulqa’dah 1446 (27/5/2025) bertempat di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balai Kota Yogyakarta. Prof. H. Agung Bidiyanto menjelaskan, ada 5 syarat kurban yang benar dan sesuai hukum Islam, yakni: proses pemilihan kurban, pemeriksaan ante mortem, proses restrain, pemeriksaan post mortem, dan penanganan daging yang baik dan benar. "Dengan tahapan itu maka aspek syar’i dan regulasi dalam pelaksanaan kurban akan tercapai," ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja, H. Syamsul Azhari menuturkan sesuai UU 23/2011, BAZNAS Kota Jogja diberi kewenangan menyelenggarakan kurban. Sesuai Edaran Wali Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Jogja juga ditunjuk memfasilitasi takmir yang menyembelih hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. "Selain menerima hewan kurban, juga menerima kepala, kulit dan kikil, dilelang diwujudkan daging diproses menjadi abon dan dibagikan untuk panti asuhan," pungkasnya. Selain menyampaikan materi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak peserta untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam mendukung pelaksanaan kurban. Salah satunya melalui program Kurban Berdayakan Mustahik (KBM), di mana hewan kurban yang disalurkan tidak hanya memenuhi aspek syar’i, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi bagi penerima manfaat. Dengan begitu, semangat berkurban tidak hanya sebatas ritual tahunan, namun juga menjadi upaya pemberdayaan yang berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, peserta pelatihan diajak berdiskusi aktif mengenai tantangan pengelolaan kurban di lingkungan masjid, termasuk soal distribusi daging secara adil dan tepat sasaran. BAZNAS Kota Yogyakarta mendorong takmir masjid untuk melibatkan unsur relawan dan kader ZIS dalam mendata penerima manfaat yang layak. Dengan sinergi antara takmir, pemerintah, dan BAZNAS, semangat gotong royong dalam berkurban diharapkan mampu menguatkan ketahanan sosial masyarakat, terutama di wilayah urban seperti Kota Yogyakarta.
BERITA27/05/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat