WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Lantunkan Kalam Ilahi di Acara PCNA Kraton
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Lantunkan Kalam Ilahi di Acara PCNA Kraton
YOGYAKARTA – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Nurul Islam, Komplek SDN Keputran A, Jalan Patehan Kidul No. 8, Yogyakarta, saat Riana Rahmalita Putri membuka acara Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kraton dengan lantunan Kalam Ilahi, Ahad sore, 15 Juni 2025. Riana merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam acara bertema “Gak Harus Sempurna, Tapi Harus Kuat: Belajar Mental Kuat dari Siti Hajar” tersebut, ia membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan penuh penghayatan, menghadirkan nuansa khidmat yang menyentuh hati para hadirin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PCNA Kraton dalam membangun ketangguhan mental generasi muda, khususnya perempuan, dengan meneladani sosok Siti Hajar sebagai simbol kekuatan, keimanan, dan kesabaran. Kehadiran kader muda seperti Riana menjadi bukti nyata bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh subur di tengah masyarakat. Program Beasiswa Kader Hafidz yang digulirkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya mendorong generasi muda untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi juga aktif berkontribusi dalam syiar Islam di masyarakat. Penampilan Riana pada acara ini menjadi bagian dari implementasi peran dakwah para penerima beasiswa dalam berbagai lini kegiatan keumatan. Melalui kolaborasi nilai-nilai keislaman dan keteladanan perempuan shalihah, PCNA Kraton berharap para peserta yang hadir termotivasi untuk terus menguatkan diri dalam menjalani peran sebagai muslimah yang tangguh, sekaligus menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah arus tantangan zaman.
BERITA16/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Terpilih Sebagai Peserta Terbaik & Termuda Wisuda Tahfizh 30 Juz Tingkat Nasional Tahun  2025/1446
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Terpilih Sebagai Peserta Terbaik & Termuda Wisuda Tahfizh 30 Juz Tingkat Nasional Tahun  2025/1446
MasyaAllah tabarakallah, Qonita Karima Asy Syahidah (10 tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta/Santri Grha Tahfizh Daarul Qur’an Yogyakarta, ditetapkan sebagai peserta terbaik dan termuda dalam seleksi hafalan Al Qur’an 30 juz yang diselenggarakan PPPA Daarul Qur'an, Rabu 15 Dzulhijjah 1446 (11/6/2025). Seleksi diikuti 852 santri PPPA Daarul Qur'an se-Indonesia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan, prestasi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Semoga Qonita dan seluruh penerima beasiswa kader hafizd menjadi generasi Qur’ani yang menebar cahaya kebaikan untuk umat. "Saat ini, kami memberikan beasiswa bagi 75 anak penghafal Al-Qur'an dan 90 anak kader remaja masjid, usia TK/RA s.d. SMA/MA, bertujuan agar menjadi teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya", terangnya. Kepala PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Ustadz Maulana Kurnia Putra, MA, menjelaskan peserta yang telah lulus seleksi, sebanyak 852 santri, akan di wisuda Ahad 19 Dzulhijjah 1446 (15/6/2025) di Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Tangerang. "Kami sangat bersyukur dan bangga bahwa salah satu santri, penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, dinobatkan sebagai peserta wisuda terbaik dan termuda pada perhelatan akbar Wisuda Tahfizh Nasional tahun 2025/1446", pungkasnya.
BERITA12/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Tasyarufkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman
BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Tasyarufkan Bantuan Foodbank Lumbung Mataraman
Yogyakarta, 11 Juni 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan program Foodbank Lumbung Mataraman pada hari Rabu, 11 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dalam mendukung ketahanan pangan kelompok rentan di wilayah Kota Yogyakarta. Pentasyarufan kali ini menyasar tiga lokasi penerima manfaat, yaitu: 1. Kampung Binaan BAZNAS Kampung Berkah Jlagran, di mana sekitar 50 santri yang mengikuti kegiatan TPA akan menerima bantuan foodbank pada sore hari. 2. Asrama Panti Yatim Kuncen Wirobrajan, yang menjadi tempat tinggal bagi 15 santri yatim. 3. SLB-Asrama Helen Keller Wirobrajan, yang juga menampung 15 anak berkebutuhan khusus. Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta merupakan bentuk sinergi antara KORPRI dan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan berupa bahan pangan pokok ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para santri dan anak-anak yang diasuh di lembaga tersebut. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menguatkan komitmennya dalam memberikan layanan kemanusiaan yang merata dan berkeadilan
BERITA11/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Juara 1 Tahfidz Al Qur'an
Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja, Raih Juara 1 Tahfidz Al Qur'an
Prestasi membanggakan kembali diraih penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Hafshoh Kayyisah Az-Zunairoh. Meraih juara 1 musabaqah/lomba tahfidz Al Qur'an kategori B usia 7-10 tahun, yang diselenggarakan Ahad 12 Dzulhijjah 1446 (8/6) bertempat di Kids Fun Progro Yogyakarta. Hafshoh, panggilan keseharian, putri Bapak/Ibu Junior Mochammad Charis, termasuk salah satu penerima beasiswa yang banyak menorehkan prestasi dalam berbagai musabaqah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Hafsoh. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur'an dan teladan bagi anak yang lain”, ujarnya. Program beasiswa kader hafidz pertama kali dijalankan tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih Hafshoh dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya.
BERITA10/06/2025 | H. Misbahrudin
BAZNAS Kota Yogyakarta Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 950 Kilogram
BAZNAS Kota Yogyakarta Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 950 Kilogram
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi seberat 950 kilogram yang merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia. Penyembelihan dilakukan pada Ahad, 12 Dzulhijjah 1446 H / 8 Juni 2025, bertempat di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Yogyakarta. Sapi kurban tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta dan Masjid Pangeran Diponegoro Balai Kota Yogyakarta, untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat, yakni pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta serta masyarakat Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas amanah bantuan hewan kurban dari Presiden RI. "Ini merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat, khususnya para petugas kebersihan yang selama ini berjasa menjaga kebersihan dan keindahan kota," ujarnya. Distribusi daging kurban dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip syariah dan protokol kesehatan, serta mengedepankan ketepatan sasaran agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah Iduladha di Kota Yogyakarta, sekaligus memperkuat semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan kebersamaan antarwarga dalam momen Hari Raya Kurban.
BERITA08/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Penyerahan Simbolis Hewan Kurban Presiden RI, Gubernur DIY, Perbankan, dan Notaris di Balaikota Yogyakarta
Penyerahan Simbolis Hewan Kurban Presiden RI, Gubernur DIY, Perbankan, dan Notaris di Balaikota Yogyakarta
Yogyakarta (BAZNAS) – Semangat berbagi dalam momentum Iduladha 1446 H terus digaungkan melalui penyaluran hewan kurban dari berbagai pihak. Pada Rabu (5/6), Pemerintah Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kota Yogyakarta melaksanakan Penyerahan Simbolis Hewan Kurban dari Presiden Republik Indonesia, Gubernur DIY, sejumlah lembaga perbankan, serta Ikatan Notaris, bertempat di Teras Grha Pandawa, Balaikota Yogyakarta. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan sejumlah hewan kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, melalui koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta. Penyerahan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam berkurban, sekaligus bagian dari penguatan program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kesejahteraan umat. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II Drs. H. Abdul Samik, Wakil Ketua III Muhammad Iqbal, S.E., serta Pelaksana Bidang IV Komunikasi dan Publikasi. Keterlibatan penuh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah penyaluran hewan kurban yang berasal dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta. Penyerahan hewan kurban ini diharapkan tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penyambung solidaritas dan kepedulian sosial. Dengan menggandeng BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai mitra distribusi, hewan kurban akan disalurkan tepat sasaran kepada mustahik yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kebermanfaatan ZIS dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemberdayaan ekonomi umat. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk menjaga transparansi dan profesionalitas dalam pendistribusian hewan kurban. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keagamaan menjadi kunci sukses pelaksanaan program kurban tahun ini. Semoga melalui semangat berkurban dan berbagi, nilai-nilai sosial kemanusiaan semakin tumbuh subur di tengah masyarakat Kota Yogyakarta. Dokumentasi : HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BERITA05/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Lansia Seumur Hidup kepada Warga Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Lansia Seumur Hidup kepada Warga Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Selasa, 3 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan Program Bantuan Lansia Seumur Hidup. Kegiatan pentasyarufan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan para lanjut usia di wilayah Kota Yogyakarta, khususnya mereka yang tergolong dhuafa dan membutuhkan bantuan berkelanjutan. Program ini menyasar 10 orang lansia yang tersebar di wilayah Sorosutan (Umbulharjo) dan Baciro (Gondokusuman), dengan memberikan bantuan berupa beras sebanyak 15 kilogram dan paket sembako dari BAZNAS DIY serta uang tunai sebesar Rp 300.000 dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini merupakan bagian dari distribusi rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan diantar langsung ke rumah masing-masing penerima manfaat, guna memastikan mereka menerima bantuan dengan layak dan tanpa hambatan. Dalam pelaksanaannya, tim dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut mendampingi dan memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Pendekatan yang dilakukan secara langsung ke rumah penerima menjadi wujud pelayanan yang ramah lansia dan penuh empati. Sayangnya, dalam laporan terkini, disampaikan bahwa salah satu penerima manfaat, yaitu Almarhumah Ibu Biyem Kromodiharjo dari wilayah Sorosutan, telah wafat dua bulan yang lalu. Informasi ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terus-menerus kepada lansia dalam masa-masa senja mereka. Melalui program ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang didorong oleh dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat kembali diwujudkan. BAZNAS DIY dan BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama para lansia yang rentan secara sosial dan ekonomi. Program Bantuan Lansia Seumur Hidup ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, serta menjadi ladang pahala bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakat dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus mengembangkan sistem distribusi yang lebih tepat sasaran dan terukur agar manfaat zakat bisa dirasakan secara berkelanjutan dan menyeluruh .
BERITA03/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Technical Meeting Penyembelihan Kurban Di Rumah Potong Hewan Giwangan
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Technical Meeting Penyembelihan Kurban Di Rumah Potong Hewan Giwangan
YOGYAKARTA — Menjelang pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menggelar technical meeting pada Senin, 6 Dzulhijjah 1446 H (2/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh panitia kurban dari berbagai masjid dan mushola di Kota Yogyakarta yang akan melaksanakan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan. Pertemuan teknis tersebut membahas prosedur penyembelihan, alur distribusi hewan, serta pemanfaatan hasil kurban agar sesuai dengan syariat Islam dan standar higienitas. Materi disampaikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan serta BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang telah ditunjuk melalui Surat Edaran Walikota Yogyakarta untuk memfasilitasi pendaftaran kurban di RPH. Pelaksana Bidang I BAZNAS Kota Yogyakarta, melaporkan bahwa hingga saat ini telah terdaftar 186 ekor sapi dan 31 ekor kambing yang akan disembelih di RPH Giwangan. Penyembelihan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai Jumat, 10 Dzulhijjah hingga Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H. “Penyembelihan terbanyak akan dilakukan pada hari Sabtu, 11 Dzulhijjah, dengan jumlah 83 ekor sapi dan 27 ekor kambing,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta kepada BAZNAS dalam hal fasilitasi pendaftaran kurban ini telah berlangsung selama enam tahun berturut-turut. "Selain memfasilitasi pendaftaran penyembelihan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menerima hewan kurban dari para sohibul maupun dari panitia kurban," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS menerima bagian dari kurban seperti kepala, kulit, dan kikil yang kemudian akan diolah menjadi daging olahan seperti abon. Produk ini kemudian ditasharufkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti panti asuhan, rumah tahfidz, dan pesantren. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengelolaan kurban secara profesional, tetapi juga upaya memperluas manfaat sosial kurban melalui optimalisasi distribusi zakat, infak, dan sedekah dalam bentuk olahan daging. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di RPH dapat berjalan tertib, bersih, dan sesuai syariat, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam pelayanan umat pada momentum Hari Raya Iduladha.
BERITA02/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Rp20 Juta, Bedah Rumah Pak Suyanto, Bukti Nyata Manfaat Zakat dan Perhatian Pemkot Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Rp20 Juta, Bedah Rumah Pak Suyanto, Bukti Nyata Manfaat Zakat dan Perhatian Pemkot Yogyakarta
Yogyakarta (1/6) — Wujud nyata pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) kembali hadir melalui program kemanusiaan Bedah Rumah Layak Huni yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Kali ini, bantuan diberikan kepada Pak Suyanto, warga Prenggan, Kotagede, yang rumahnya telah lama berada dalam kondisi tidak layak huni. Kegiatan dimulai secara resmi pada Sabtu (1/6), ditandai dengan kehadiran Wali Kota Yogyakarta, asisten wali kota, Kapolresta Yogyakarta, kepala dinas terkait, Lurah Prenggan, Ketua LPMK, Ketua Panitia Pelaksana, serta tentunya Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta yang bersumber dari dana ZIS-DSKL masyarakat. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki dan donatur yang menyalurkan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Kami hadir untuk memastikan bahwa dana tersebut tersalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Wali Kota Yogyakarta turut menunjukkan kepedulian dengan menyumbangkan secara pribadi 20 sak semen untuk mendukung proses pembangunan. Bantuan ini disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat yang bersama-sama menunjukkan semangat gotong royong demi mewujudkan rumah layak huni bagi Pak Suyanto. Kondisi rumah Pak Suyanto sebelumnya sangat memprihatinkan: dinding rapuh, atap bocor, dan lantai tanah yang jauh dari kata layak. Dengan adanya intervensi melalui program Bedah Rumah Layak Huni, hunian ini akan dibangun ulang menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi keluarganya. Kehadiran berbagai pihak seperti Lurah Prenggan, Ketua LPMK, Ketua Panitia, serta Kapolresta Yogyakarta menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Semua pihak menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengelola dan menyalurkan ZIS-DSKL secara akuntabel dan profesional. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, sedekah, dan DSKL tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan kemanusiaan. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana umat dimaksimalkan untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat miskin, seperti keluarga Pak Suyanto. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS-DSKL melalui lembaga resmi, agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. Karena dari dana inilah, harapan baru dapat dibangun kembali—bukan hanya rumah, tetapi juga masa depan yang lebih baik bagi mustahik.
BERITA01/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Prestasi Tahfidz Juz 30
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Prestasi Tahfidz Juz 30
Penerima beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja, Labib Khairul Anam, raih prestasi kategori tahfidz juz 30 pada acara akhirussannah yang digelar SD Muhammadiyah Purbayan, Kamis 1 Dzulhijjah 1446 (29/5/2025) bertempat di SLB Giwangan Yogyakarta. Putra dari Bapak/Ibu Joko P. Irawan, warga Purbayan Kotagede Yogyakarta, merupakan salah satu penerima beasiswa kader remaja masjid yang banyak menorehkan prestasi. Prestasi yang diraih Labib, merupakan bagian dari implementasi semangat zakat yang ditunaikan jamaah melalui BAZNAS Kota Jogja. Program beasiswa kader remaja masjid menjadi salah satu pilar dari pengelolaan zakat, yang memberikan kemanfaatan dunia dan akhirat. Harta berkah, keluarga sakinah berkat doa ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader remaja masjid. Ketua BAZNAS Kota Jogja Drs.H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih ananda Labib. Semoga menjadi inspirasi bagi kader lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas hafalan Al-Qur’an dan aktivitas di masjid. Beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1446 diberikan kepada 90 anak usia SD/MI dan SMP/MTs. Setiap bulan masing-masing mendapatkan beasiswa Rp.400.000. "BAZNAS Kota Jogja juga memberikan beasiswa kader hafidz bagi 75 anak, usia TK/RA s.d. SMA/MA, setiap bulan masing-masing menerima beasiswa Rp.500.000", pungkasnya.
BERITA30/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
ZChicken Herlina, Primadona Kuliner di Rusun Budha Tzu Chi
ZChicken Herlina, Primadona Kuliner di Rusun Budha Tzu Chi
Di tengah padatnya permukiman Rusun Budha Tzu Chi, Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, seorang warga bernama Herlina sukses mengelola usaha kuliner ayam goreng krispi dengan merek ZChicken. Usaha kecil tersebut menarik perhatian warga sekitar karena rasa khas dan harga yang terjangkau. Gerai ayam milik Herlina menjadi favorit karena cita rasa ayam krispi yang gurih dipadukan dengan sambal pedas racikan sendiri. Lokasi strategis yang berada dekat sekolah juga turut mendorong tingginya minat pembeli setiap harinya. Dalam sehari, Herlina mampu menjual 30 hingga 50 potong ayam. Keberhasilan usahanya disebut-sebut berkat konsistensi rasa dan pelayanan, serta pemilihan tempat usaha yang tepat. Usaha ZChicken yang dikelola Herlina kini menjadi salah satu pilihan kuliner andalan di lingkungan Rusun Budha Tzu Chi dan memberikan inspirasi bagi warga sekitar untuk mengembangkan usaha serupa. Kontributor: Zharfan Zahir Editor: Mas
BERITA30/05/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau
Studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta wajib kami lakukan, karena telah terbukti teruji mengelola zakat sesuai syar'i dan regulasi, ungkap Waka III BAZNAS Kab. Pelalawan, Jumaidi, A.Mk, saat menyampaikan maksud dan tujuan studi tiru, Rabu 1 Dzuhijjah 1446 (28/5/2025). Turut mendampingi jajaran Pelaksana Yola Anggraini, SE, Irma Yunita Lubis dan Ridho Prasetyo Hanavi. BAZNAS Kab. Pelalawan sudah audit syariah oleh Itjen Kemenag RI, tetapi hasilnya belum optimal, salah satu sebabnya belum memiliki sertifikat ISO 9001:2015. Dengan studi tiru ini apa yang telah diimplementasikan BAZNAS Kota Jogja akan kami lakukan. "Selain ISO kami juga ingin belajar tentang pentasharufan dan tata kelola keuangan", pungkasnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja Drs.H.Syamsul Azhari, dalam sambutan penerimaan menyampaikan ucapan terima kasih dan siap menyampaikan paparan sekaligus data dukung yang diperlukan. Studi tiru bagi kami sangat penting karena ada hal lain yang kami belum ada bisa kami tiru. Mendapatkan ilmu dan pengalaman secara cuma-cuma setiap ada studi tiru di BAZNAS Kota Jogja. Turut hadir menerima, Waka II Drs. Abdul Samik, Waka III M. Iqbal, SE dan jajaran Pelaksana.
BERITA28/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Kunjungan Silaturahmi Ke Direktorat Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional Universitas Islam Indonesia
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Kunjungan Silaturahmi Ke Direktorat Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional Universitas Islam Indonesia
Kunjungan silaturahmi dipimpin langsung Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua II Drs.Abdul Samik, Kepala Pelaksana H.Misbahrudin dan Pelaksana, Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025) di ruang rapat Rektorat UII. Kunjungan diterima Direktur Kemitraan, Dr.rer.nat.Dian Utami, S.Psi., MA, Dekan Fak. Kedokteran, Dr.dr.Isnatin Miladiyah, M.Kes, beserta jajaran. H. Syamsul Azhari menuturkan, kunjungan dilakukan sebagai tindaklanjut pertemuan BAZNAS Kota Jogja dengan Rektor UII, beberapa waktu lalu. Dalam forum diskusi disepakati kerja sama antara BAZNAS Kota Jogja dengan UII melalui Direktorat Kemitraan. Dengan kemampuan keuangan yang ada, insyaallah kami akan membantu mahasiswa, khususnya dari Palestina yang mengalami kesulitan biaya kuliah, ungkap H. Syamsul Azhari. Direktur Kemitraan UII menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Jogja yang telah memberikan bantuan kepada mahasiswa, khususnya yang dari Palestina. Hal yang sama disampaikan Dekan Fak. Kedokteran karena mahasiswa yang dibantu sedang menempuh pendidikan kedokteran di UII.
BERITA28/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
Food Bank Lumbung Mataraman, Nyata Manfaat dan Berkah Bagi Semua
Food Bank Lumbung Mataraman, Nyata Manfaat dan Berkah Bagi Semua
Pelaksana Bidang II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kengy Gilang Ramadhan, S.IP, yang tergabung dalam tim distribusi Food Bank Lumbung Mataraman, melaporkan distribusi makanan snack, Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025), diperuntukkan bagi Panti Asuhan Bala Keselamatan Umbulharjo, Panti Asuhan Islam Ibadah Bunda Tegalrejo, dan Panti Wreda Perandan Padudan Gondokusuman. Salah satu agenda rutin tim distribusi, setiap Rabu mendistribusikan makanan/snack yang berlebih dari Instansi/OPD. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara resmi meluncurkan program Food Bank Lumbung Mataraman, Rabu (21/5/2025) di Dinas Pertanian dan Pangan. Program Food Bank bertujuan menyelamatkan makanan berlebih maupun donasi mitra dan diberikan kepada yang membutuhkan. "Kita membangun lumbung pangan Food Bank dalam rangka untuk mengatasi food waste", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan program berbagi menjadi tugas pokok amil. Kami sangat bersyukur Walikota Yogyakarta telah menunjuk BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai tim distribusi program Food Bank Lumbung Mataraman. "Ini sejalan dengan tugas pokok yang diemban BAZNAS Kota Yogyakarta", ungkapnya.
BERITA28/05/2025 | H. Misbahrudin
Pastikan Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survey Calon Penerima Manfaat
Pastikan Memenuhi Syarat, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survey Calon Penerima Manfaat
Yogyakarta - Survey dilakukan untuk verifikasi lapangan permohonan bantuan perlengkapan modal usaha Ibu Suzi Dwi Rahayu, warga Tegal Melati UH II / 375 RT 23 RW 07, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta. Survey yang dilakukan Rabu 1 Dzulhijjah 1446 (28/5/2025) untuk menindaklanjuti permohonan bantuan modal usaha dan gerobak angkringan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Jogja, H. Misbahrudin bersama Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.IP, yang melakukan survey melaporkan, bahwa survey merupakan tahapan yang wajib dilakukan untuk memastikan calon penerima memenuhi syarat. Ibu Suzi Dwi Rahayu telah menjalankan usaha angkringan dan tempatnya sangat strategis berada di dekat perkantoran Balaikota Yogyakarta. Usahanya belum optimal karena keterbatasan perlengkapan dan dukungan modal. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, melalui program Jogja Sejahtera, BAZNAS Kota Jogja terus mendorong pelaku usaha untuk bisa terus maju. Skema bantuan diprioritaskan bagi yang sudah punya usaha tetapi belum optimal. Harapannya dengan tambahan modal usaha dan sarana akan bisa mendongkrak usahanya. Selain bentuk bantuan material, juga pendampingan spiritual. "Dua syarat pokok ( material dan spiritual) yang menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha", ujarnya.
BERITA28/05/2025 | H. Misbahrudin
Siapkan Pelaksanaan Bedah Rumah, BAZNAS KotaYogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi
Siapkan Pelaksanaan Bedah Rumah, BAZNAS KotaYogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi
Komitmen sukses dan berkah giat bedah rumah, BAZNAS Kota Jogja selenggarakan musyawarah koordinasi (Musykoord) dengan OPD dan lembaga terkait, Selasa 29 Dzulqa'dah 1446 (27/5/2025). Terbagi dalam dua sesi, pukul 10.00 diikuti Bagian Adminban, Kesra, Kemantren Kotagede, Lurah dan LPMK Prenggan, bertempat di Pendopo Kemantren Kotagede. Sesi dua, pukul 13.30 diikuti Kesra Ketua RT.22, RW.05 Prenggan dan Takmir Masjid Muadz Bin Jabal Kotagede. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari menuturkan, bahwa zakat ditasharufkan dengan mendahulukan kebutuhan dasar mustahiq, meliputi pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan. Pemenuhan dasar papan/rumah, telah dimasukkan dalam program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dengan kegiatan Bedah Rumah. Bedah rumah, target tahun 2025/1446 minimal lima rumah. Dua rumah di wilayah Kricak Lor Tegalrejo dan Semaki Kulon Umbulharjo, telah dilakukan. Kemudian rumah ke-3, seremonial kegiatan dilakukan Ahad 4 Dzulhijjah (1/6/2025) bertempat di rumah Bpk Suryanto, Prenggan, Kotagede, Yogyakarta. "Setiap program RTLH selalu melibatkan takmir, mulai survei sampai pelaksanaan dan pelaporan dengan tujuan agar penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan ibadah", pungkasnya.
BERITA27/05/2025 | H. Misbahrudin
Siapkan Panitia Yang Profesional, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Kurban Bagi Takmir
Siapkan Panitia Yang Profesional, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Kurban Bagi Takmir
Yogyakarta - Pelatihan diikuti takmir masjid/panitia kurban di Kota Yogyakarta dengan pemateri Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof. Dr. H. Agung Bidiyanto, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pelatihan digelar Selasa 29 Dzulqa’dah 1446 (27/5/2025) bertempat di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balai Kota Yogyakarta. Prof. H. Agung Bidiyanto menjelaskan, ada 5 syarat kurban yang benar dan sesuai hukum Islam, yakni: proses pemilihan kurban, pemeriksaan ante mortem, proses restrain, pemeriksaan post mortem, dan penanganan daging yang baik dan benar. "Dengan tahapan itu maka aspek syar’i dan regulasi dalam pelaksanaan kurban akan tercapai," ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja, H. Syamsul Azhari menuturkan sesuai UU 23/2011, BAZNAS Kota Jogja diberi kewenangan menyelenggarakan kurban. Sesuai Edaran Wali Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Jogja juga ditunjuk memfasilitasi takmir yang menyembelih hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. "Selain menerima hewan kurban, juga menerima kepala, kulit dan kikil, dilelang diwujudkan daging diproses menjadi abon dan dibagikan untuk panti asuhan," pungkasnya. Selain menyampaikan materi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak peserta untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam mendukung pelaksanaan kurban. Salah satunya melalui program Kurban Berdayakan Mustahik (KBM), di mana hewan kurban yang disalurkan tidak hanya memenuhi aspek syar’i, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi bagi penerima manfaat. Dengan begitu, semangat berkurban tidak hanya sebatas ritual tahunan, namun juga menjadi upaya pemberdayaan yang berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, peserta pelatihan diajak berdiskusi aktif mengenai tantangan pengelolaan kurban di lingkungan masjid, termasuk soal distribusi daging secara adil dan tepat sasaran. BAZNAS Kota Yogyakarta mendorong takmir masjid untuk melibatkan unsur relawan dan kader ZIS dalam mendata penerima manfaat yang layak. Dengan sinergi antara takmir, pemerintah, dan BAZNAS, semangat gotong royong dalam berkurban diharapkan mampu menguatkan ketahanan sosial masyarakat, terutama di wilayah urban seperti Kota Yogyakarta.
BERITA27/05/2025 | Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Dinobatkan Menjadi Salah Satu Wisudawan Terbaik. 
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Dinobatkan Menjadi Salah Satu Wisudawan Terbaik. 
Penerima beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja, Khonsa Media Muttaqina (12 tahun) dinobatkan sebagai salah satu wisudawan terbaik pada ajang Khotmul Quran dan Imtihan Tartil Juz 29 dan 30, Ahad 27 Dzulqo'dah 1446 (25/5/2025) bertempat di SM Tower Malioboro. Siswi kelas 6 SD Islam Al Qudwah, putri Bapak/Ibu Julrian Hersusanto, warga Dukuh, Mj.1/2415 Mantrijeron Yogyakarta, saat ini telah memiliki hafalan Al-Qur’an 5 juz. Keikutsertaan Khonsa dalam musabaqah ini merupakan bagian dari implementasi semangat zakat yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, yang kemudian dikembalikan dalam bentuk pembinaan generasi remaja masjid. Program beasiswa kader remaja masjid ini menjadi salah satu pilar dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam. Dengan hafalan yang kuat, penguasaan tajwid yang baik, serta kepercayaan diri saat tampil di hadapan dewan juri dan pengunjung, Khonsa mampu menyisihkan para peserta lain di kategori usianya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kader remaja yang dilakukan secara berkesinambungan oleh BAZNAS Kota Jogja, mampu mencetak generasi yang unggul. Ketua BAZNAS Kota Jogja Drs.H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini dan berharap semangat Khonsa dapat menjadi inspirasi bagi kader lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas hafalan Al-Qur’an. Beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1446 diberikan kepada 90 anak usia SD/MI dan SMP/MTs, masing-masing setiap bulan mendapatkan beasiswa Rp.400.000. "BAZNAS Kota Yogyakarta juga memberikan beasiswa kader hafidz bagi 75 anak, usia TK/RA s.d SMA/MA, masing-masing setiap bulan menerima beasiswa Rp.500.000", pungkasnya.
BERITA27/05/2025 | H. Misbahrudin
Persiapan Penyelenggaraan Kurban, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Ikatan Notaris Indonesia Pengda Yogyakarta
Persiapan Penyelenggaraan Kurban, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Ikatan Notaris Indonesia Pengda Yogyakarta
Musyawarah koordinasi (Musykoord) diikuti Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Yogyakarta, Mochamad Dahlan, SH dan Ketua Pengda IPPAT Kota Yogyakarta, Firdaus Ibnu Pamungkas, SH, MH beserta jajaran pengurus lainnya, Senin 28 Dzulqo'dah1446 (26/5/2025). Sementara dari BAZNAS Kota Yogyakarta hadir Ketua, Drs.H.Syamsul Azhari, Wakil Ketua II, Kepala Pelaksana dan jajaran Pelaksana. Musykoord juga dihadiri Ka.Bag. Kesra Setda Kota Yogyakarta beserta jajaran. BAZNAS Kota Yogyakarta bersama INI DIY dan IPPAT Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan kurban bersama. Koordinator bidang kerohaniaan, H. Sutarno, melaporkan bahwa saat ini sudah terkumpul lembu 10 ekor. Seluruh lembu yang terkumpul di sembelih hari Ahad 12 Dzulhijjah 1446 (8/7/2025) di Rumah Potong Hewan Giwangan. Setelah dipotong, daging dibawa ke masjid Pangeran Diponegoro Balaikota, di peking dan didistribusikan kepada penggerobak di wilayah Kota Yogyakarta, jumlahnya mencapai 1.322 orang. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kabag Kesra Setda Kota Yogyakarta, menyampaikan ucapan terima kasih dan mendukung sepenuhnya kegiatan kurban yang diselenggarakan INI bersama IPPAT Yogyakarta. Kegiatan ini sangat membantu Pemerintah Kota Yogyakarta yang saat ini sedang menjadikan penanganan sampah menjadi program prioritas. "Penggerobak sebagai salah satu aktor dalam penanganan sampah, menjadi prioritas penerima daging kurban dari INI dan PPAT Yogyakarta", ungkap Kabag Kesra.
BERITA27/05/2025 | H. Misbahrudin
Bantu Wujudkan Hunian Layak dan Sehat, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Bedah Rumah
Bantu Wujudkan Hunian Layak dan Sehat, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Bedah Rumah
Memiliki rumah layak huni dan sehat menjadi dambaan setiap orang. Ketentuan syar’i dan regulasi mewajibkan pentasharufan atau pendistribusian zakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahiq (penerima zakat), di antaranya adalah papan atau tempat tinggal. Ahad, 27 Dzulqa’dah 1446 H (25/5/2025), menjadi momentum membahagiakan bagi Bpk. Irawan Sulistiyo beserta keluarga, warga Semaki Kulon UH I/324 Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, yang menerima bantuan bedah rumah dari program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan senilai Rp20 juta diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., bersama Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs. H. Syamsul Azhari. Wakil Walikota Yogyakarta menuturkan bahwa pembangunan yang berorientasi pada sumber daya manusia menjadi pilar utama. Perhatian terhadap lingkungan, termasuk rumah yang layak dan sehat, sangat penting karena 70% kualitas SDM dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal. “Terima kasih BAZNAS Jogja telah berkontribusi nyata mewujudkan itu semua, dan semoga menjadi gerakan nyata bagi semua pihak,” pintanya. Ketua BAZNAS Kota Jogja melaporkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar mustahiq menjadi prioritas dalam pentasharufan zakat. Program RTLH dengan kegiatan bedah rumah ditargetkan menyasar 5 hingga 10 rumah per tahun, dan hingga saat ini telah terealisasi pada dua rumah. “Sebelumnya, akhir April 2025, bedah rumah dilakukan terhadap rumah Bpk. Rachmat Saputra, warga Kricak Kidul, Tegalrejo, Yogyakarta,” ujarnya. Program RTLH tidak hanya menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS, tetapi juga menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu memberikan solusi atas persoalan riil masyarakat. Harapannya, rumah yang telah dibedah ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang aman dan sehat, tetapi juga menjadi titik awal tumbuhnya harapan, produktivitas, serta peningkatan kesejahteraan bagi keluarga penerima manfaat. Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta agar semakin banyak mustahiq yang terbantu dan semakin luas kebermanfaatan yang terwujud. Zakat Anda, Keajaiban bagi Mustahik.Editor & Dokumentasi : HUMAS BAZNAS Kota Yogyakarta
BERITA25/05/2025 | H. Misbahrudin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →