WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Forum Konsultasi Publik Kemenag Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Forum Konsultasi Publik Kemenag Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 5 Agustus 2025 – Dalam upaya peningkatan mutu layanan kepada masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Selasa, 5 Agustus 2025, bertempat di Aula I Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Jl. Ki Mangunsarkoro No. 43A. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Forum yang mengusung semangat kolaborasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Bapak H. Nadhif, S.Ag., M.S.I, dan dihadiri oleh berbagai mitra strategis Kemenag, termasuk LSM Bimasena, KBIHU ‘Aisyiyah, FKDT, Badko TPA, Dosen UIN Sunan Kalijaga, BWI, DMI, MUI, dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Arif Hartono, S.E., MHRM., Ph.D., Wakil Ketua sekaligus anggota bidang Pengawasan Badan Usaha Ombudsman DIY. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sebagai pembayar pajak. Menurutnya, pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan representasi dari kehadiran negara yang berpihak kepada hak-hak warga. Dalam sesi tanya jawab, Muhammad Iqbal, S.E., Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan pertanyaan terkait optimalisasi pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menerapkan ISO 9001:2015 sebagai standar sistem manajemen mutu untuk menjamin kepuasan pelanggan. “Kami percaya bahwa pelayanan optimal kepada muzaki dan mustahik adalah kunci keberhasilan lembaga zakat. Standar ISO yang kami terapkan merupakan komitmen nyata dalam menjaga mutu pelayanan kami,” ujar Muhammad Iqbal. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mendengar aspirasi dari para pemangku kepentingan serta memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga-lembaga mitra, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Medali Perunggu di FORNAS VIII 2025
Santri Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Medali Perunggu di FORNAS VIII 2025
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Sholehah Khatijah Nuraini Rusli, santri berprestasi, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 kategori U-12 Putri, yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada 23–30 Juli 2025 (27 Muharram–5 Shafar 1447 H). Sholehah dikenal sebagai sosok anak yang sholehah dan penuh semangat, baik dalam bidang agama maupun olahraga. Keberhasilannya ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pembinaan spiritual dan fisik mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini sangat membanggakan. Semoga menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anak-anak lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang agama maupun olahraga,” ujarnya. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana zakat yang dikelola telah disalurkan untuk mendukung pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak penerima manfaat, termasuk dalam bidang olahraga. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah dan membawa ketenangan bagi keluarga. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/08/2025 | Admin bidang 1
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengelola Zakat
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengelola Zakat
Jakarta, 4-7 Agustus 2025 - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kapasitas pengelolaan zakat, dua Amil dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yakni Cahyo Hatmoko dan Kengy Gilang Ramadhan, mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Skema 3 Pengelola Zakat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI. Kegiatan ini berlangsung di BAZNAS Institute, Matraman, DKI Jakarta, dan diikuti oleh total 25 peserta dari berbagai daerah. Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Pusdiklat BAZNAS RI, Ibu Sarniti, yang menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi amil dalam tata kelola zakat yang akuntabel dan berdampak. Hari pertama pelatihan diisi dengan materi mengenai Penghimpunan Zakat yang disampaikan oleh Bapak Fitriansyah Agus Setiawan. Dilanjutkan pada hari kedua dengan topik Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, dan pada hari ketiga membahas aspek Keuangan dan Operasional dalam manajemen zakat. Adapun puncak dari kegiatan ini adalah pelaksanaan Ujian Sertifikasi Profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) pada hari keempat. Ujian ini menjadi penentu kelulusan peserta sebagai pengelola zakat bersertifikasi. Keikutsertaan Amil BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kompetensi yang terstandar dan terverifikasi secara nasional, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat mengelola zakat secara lebih transparan, efektif, dan berdampak nyata. "Kami percaya bahwa penguatan kapasitas SDM amil adalah kunci untuk menghadirkan tata kelola zakat yang lebih profesional. Semoga sertifikasi ini menjadi pijakan awal untuk peningkatan kinerja dan layanan BAZNAS Kota Yogyakarta," ujar perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan semangat transformasi dan penguatan kapasitas, BAZNAS Kota Yogyakarta terus melangkah maju sebagai lembaga zakat yang terpercaya dan amanah dalam memberdayakan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Kota Banjarmasin
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Kota Banjarmasin
Yogyakarta, 4 Agustus 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan dari BAZNAS Kota Banjarmasin dalam rangka kegiatan Pengembangan Wawasan atau Studi Tiru, yang dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Rombongan BAZNAS Kota Banjarmasin yang berjumlah 12 orang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Dr. H. Riduan Masykur, MH. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi, berbagi pengalaman, serta mempelajari praktik-praktik unggulan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam bidang pengumpulan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), digitalisasi pelayanan, dan tata kelola organisasi. Rombongan disambut langsung oleh Wakil Ketua II , Wakil Ketua III dan Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS Kota Banjarmasin dalam memilih Yogyakarta sebagai lokasi studi tiru. BAZNAS Kota Yogyakarta pun memaparkan sejumlah program unggulan yang menjadikan mereka masuk dalam daftar 5 besar BAZNAS kabupaten/kota terbaik secara nasional versi BAZNAS RI. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat secara nasional. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Rahma Fauzia Raih Juara 2 MTtQ Tingkat DIY
Santri Penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Rahma Fauzia Raih Juara 2 MTtQ Tingkat DIY
Yogyakarta, 3 Agustus 2025 - Salah satu santri penerima Beasiswa Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mengukir prestasi membanggakan. Rahma Fauzia, yang dikenal sebagai hafidzah muda berprestasi, sukses meraih Juara 2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTtQ) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompetisi yang berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di SMAN 1 Gamping, Yogyakarta, mempertemukan puluhan peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-DIY. Dalam penampilannya, Rahma berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu, tartil yang jelas, dan penghayatan yang menyentuh hati. Keindahan tilawahnya mencerminkan latihan yang konsisten serta ketekunan dalam mendalami Al-Qur’an. Keberhasilan Rahma tak lepas dari kontribusi program Beasiswa Hafidz yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Sejak tahun 2023, Rahma menjadi bagian dari program ini dan aktif dalam kegiatan pembinaan tahfidz, peningkatan kompetensi, serta pembentukan karakter Qur’ani. Program ini memang dirancang untuk mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang unggul secara spiritual maupun akademis. "Prestasi Rahma Fauzia adalah cermin keberhasilan dari pembinaan yang kami jalankan. Ia bukan hanya hafidzah yang tangguh, tetapi juga pelajar yang memiliki semangat belajar dan berakhlak baik. Kami bangga dan terus berkomitmen mendampingi para santri dalam proses mereka meraih mimpi,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pernyataannya, Rahma mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia juga berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas segala dukungan yang telah diberikan. “Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur bisa meraih juara. Semoga saya bisa terus belajar dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya penuh haru. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa investasi dalam pendidikan Al-Qur’an bukan hanya berdampak pada kehidupan pribadi seorang santri, tetapi juga membawa nama baik lembaga, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya membina dan melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan siap membawa perubahan positif bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta: Raih Dua Prestasi di Bidang Wushu dan Panahan
Santri Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta: Raih Dua Prestasi di Bidang Wushu dan Panahan
Yogyakarta, 3 Agustus 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mencatatkan torehan prestasi melalui salah satu santri binaannya, Umar Furqon Sholahudin. Dalam waktu kurang dari satu minggu, Umar sukses membawa pulang dua gelar bergengsi dari dua cabang olahraga berbeda: wushu dan panahan. Prestasi pertamanya diraih pada ajang Kejuaraan Daerah Wushu Jet Kun Do Shaolin Kungfu Indonesia yang berlangsung pada 26–27 Juli 2025 di Yogyakarta. Dalam kejuaraan ini, Umar tampil sebagai Juara 1 kategori Pra Junior kelas 56 kg. Ia berhasil menaklukkan lawan-lawannya lewat performa luar biasa, teknik yang presisi, serta semangat kompetitif yang tinggi. Keberhasilannya ini menjadikan Umar sebagai salah satu atlet muda berbakat yang patut diperhitungkan di kancah bela diri. Tak lama berselang, Umar kembali mengukir prestasi pada Kejuaraan Panahan Kota Yogyakarta yang digelar 3 Agustus 2025. Berkompetisi di kategori U15 Putra jarak 30 meter, Umar berhasil menunjukkan konsistensi dan fokus luar biasa dalam setiap tembakan. Hasilnya, ia meraih Juara 2, mengungguli puluhan peserta lain dari berbagai klub panahan di Yogyakarta. Dua prestasi dari dua cabang olahraga yang sangat berbeda ini menjadi bukti kemampuan Umar sebagai atlet muda multibakat. Lebih dari itu, keberhasilan ini mencerminkan keberhasilan program pembinaan santri yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta — program yang tidak hanya menekankan aspek keagamaan, tetapi juga mengembangkan potensi dan karakter para santri secara menyeluruh. “Ini adalah kebanggaan besar. Prestasi Umar menjadi bukti bahwa santri juga bisa bersaing dan berprestasi di tingkat daerah, bahkan nasional. Kami di BAZNAS akan terus mendorong para santri binaan untuk mengembangkan diri di berbagai bidang,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk terus bersemangat, menggali potensi, dan berani bermimpi besar. Melalui dukungan masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta bertekad untuk terus mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan mampu membawa perubahan positif bagi umat dan bangsa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/08/2025 | Admin bidang 1
Pengajian Rutin BAZNAS Kota Yogyakarta: Jadikan Anak Sebagai Anugerah Bukan Musibah
Pengajian Rutin BAZNAS Kota Yogyakarta: Jadikan Anak Sebagai Anugerah Bukan Musibah
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan pengajian rutin bulanan yang kali ini digelar di Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, pada Kamis, 31 Juli 2025 bertepatan dengan 6 Syafar 1447 H. Bertempat di pendopo kantor kemantren, kegiatan ini menghadirkan Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri. Kegiatan dihadiri oleh Mantri Pamong Praja beserta jajaran, unit kerja tingkat kemantren, serta perwakilan dari sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Pengajian ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang dilaksanakan setiap Kamis pada pekan terakhir tiap bulan. Dalam tausiyahnya, H. Misbahrudin menyampaikan bahwa anak merupakan anugerah dari Allah Swt yang harus disyukuri, dirawat, dan dibina dengan baik. Anak adalah amanah, perhiasan, serta kebanggaan di masa depan. Namun, jika tidak diarahkan dengan benar, anak juga bisa menjadi fitnah atau ujian bagi orang tua, bahkan dapat menjadi penyebab masalah dalam kehidupan keluarga. “Anak menjadi anugerah apabila diajarkan dua hal pokok: penguatan akidah dan pembiasaan akhlakul karimah,” tegas beliau. Dalam hal ini, peran utama berada di tangan dua pihak penting: orang tua dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen mendorong terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh keberkahan melalui pendekatan spiritual dan edukatif. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA31/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada 75 Warga di Kotagede
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada 75 Warga di Kotagede
Rabu, 30 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan pangan melalui Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam upaya memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 75 orang penerima manfaat yang terdiri dari lansia, anak-anak, serta warga rentan dari tiga kelurahan di wilayah Kemantren Kotagede, Prenggan, Rejowinangun, dan Purbayan — menerima bantuan tersebut secara langsung. Dalam pelaksanaannya, penyaluran ini turut melibatkan Tim Penggerak PKK Kemantren Kotagede sebagai mitra di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota Yogyakarta, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, serta seluruh anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan program Foodbank Lumbung Mataraman ini. Semoga seluruh kebaikan yang diberikan mendapat ganjaran pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional dan amanah dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah, serta menghadirkan dampak positif yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/07/2025 | Admin bidang 1
Kopi Keliling "Demi Masa": Jurus BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Anak Muda
Kopi Keliling "Demi Masa": Jurus BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Anak Muda
Yogyakarta, 23 Juli 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan anak muda bertajuk "Kopi Keliling Demi Masa". Program ini menjadi bagian dari strategi zakat produktif yang ditujukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi generasi muda mustahik. Mengusung konsep usaha kopi keliling dengan pendekatan kreatif dan inklusif, program ini melibatkan Sdr. Azriel Satrio Wibowo, anak muda yang kini menjalankan langsung unit usaha kopi keliling tersebut. Setiap harinya, Azriel menyajikan kopi kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian di Kota Yogyakarta, sembari membawa semangat kemandirian dan keberdayaan ekonomi. Menariknya, dalam momentum peresmian program ini, produk kopi racikan “Demi Masa” dicoba langsung oleh Bapak Wali Kota Yogyakarta dan Bapak Wakil Wali Kota Yogyakarta. Keduanya memberikan apresiasi atas langkah konkret BAZNAS dalam memberdayakan anak muda melalui zakat yang disalurkan secara produktif. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program “Kopi Demi Masa” merupakan bentuk nyata dari optimalisasi dana zakat untuk mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang mandiri dan tangguh. “Kita ingin anak-anak muda mustahik ini tidak hanya menerima, tetapi juga menjadi pelaku perubahan ekonomi yang menginspirasi,” ujarnya. Melalui tagline "Kita Kuat Karena Zakat", BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung gerakan ini. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, masyarakat turut mengambil bagian dalam membangun ekosistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa zakat tak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pemantik lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi saat ini. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
Sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Wujudkan Rumah Tinggal Layak Huni bagi Warga Patehan
Sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Wujudkan Rumah Tinggal Layak Huni bagi Warga Patehan
Yogyakarta — Ahad, 1 Safar 1447 H / 27 Juli 2025 M - BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan nyata melalui program unggulan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Pada hari ini, salah satu penerima manfaat atas nama Ibu RR. Yuni Lestari, SP, yang beralamat di Taman KT I / 339 RT 031 RW 008, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, resmi menerima hasil renovasi rumah dari program ini. Turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, Wali Kota Yogyakarta dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, sebagai bentuk sinergi Pemerintah Daerah dengan BAZNAS dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, juga hadir langsung dalam acara serah terima rumah. Kehadiran Ketua DPRD Kota Yogyakarta semakin menguatkan dukungan legislatif terhadap program-program sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah ini. Program Rumah Tinggal Layak Huni merupakan salah satu dari sekian program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang menitikberatkan pada perbaikan kondisi hunian mustahik agar lebih aman, sehat, dan layak untuk dihuni. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga memberi semangat baru bagi keluarga penerima manfaat untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
Santri Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Wakili DIY di FORNAS VIII 2025
Santri Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Wakili DIY di FORNAS VIII 2025
Yogyakarta — Salah satu santri binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, Khadijah Nuraini Rusli (10 tahun), berhasil mengharumkan nama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025. Event tersebut diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 23–30 Juli 2025 (27 Muharram – 5 Shafar 1447 H). Khadijah merupakan penerima Beasiswa Kader Hafidz dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Selain fasih dalam menghafal Al-Qur’an, ia juga memiliki prestasi luar biasa di bidang olahraga panahan tradisional. Atas kemampuannya tersebut, ia terpilih menjadi atlet perwakilan DIY pada FORNAS tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh Khadijah. “Hafidz dan hafidzah terbukti memiliki potensi luar biasa, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam olahraga. Semoga prestasi Khadijah menjadi inspirasi dan penyemangat bagi kader hafidz lainnya,” ujarnya. Hingga saat ini, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kepada 75 kader hafidz dan 90 kader remaja masjid. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Prestasi Khadijah juga menjadi bukti konkret bahwa zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya bermanfaat, tetapi juga berdampak nyata dalam pembinaan generasi muda. Dana zakat yang dikelola secara profesional dikembalikan kepada masyarakat melalui program-program strategis seperti beasiswa kader hafidz. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses kepada Khadijah Nuraini Rusli atas keikutsertaannya dalam FORNAS VIII 2025. Semoga meraih hasil terbaik dan terus menginspirasi generasi Qur'ani Indonesia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Kelas Hukum Vol. 5 Bahas Fatwa MUI dan Optimalisasi Jaminan Aman Syari dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Kelas Hukum Vol. 5 Bahas Fatwa MUI dan Optimalisasi Jaminan Aman Syari dalam Pengelolaan Zakat
Senin, 28 Juli 2025/3 Shafar 1447 - Dalam rangka memperkuat pemahaman hukum syariah dalam pengelolaan zakat, BAZNAS RI kembali menggelar kegiatan Kelas Hukum BAZNAS Volume 5 Tahun 2025 dengan tema "Peran Strategis Fatwa MUI dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat". Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Gus Munir, M.A., Pelaksana Bidang IV. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan sesi registrasi peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan arahan oleh Bapak Kolonel CAJ (Purn) Drs. H. Nur Chamdani, selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum. Sesi utama disampaikan oleh Bapak Prof. Dr. H. M. Asrorun Niam Sholeh, M.A., Ketua MUI Bidang Fatwa, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai urgensi fatwa-fatwa MUI sebagai landasan syar’i dan yuridis dalam pengelolaan zakat. Beliau menekankan pentingnya keberpihakan terhadap aman syar’i sebagai bentuk perlindungan terhadap mustahik maupun muzakki. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan closing statement serta penutupan pada pukul 11.35 WIB. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam aspek kepatuhan syariah, serta menjadi referensi dalam merumuskan strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih amanah dan sesuai tuntunan syariah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke BAZNAS RI: Perkuat Sinergi dan Inovasi Layanan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke BAZNAS RI: Perkuat Sinergi dan Inovasi Layanan Zakat
Dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan strategi penghimpunan zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kabupaten se-DIY melakukan kunjungan koordinasi ke BAZNAS RI pada Senin, 28 Juli 2025. Rombongan diterima langsung oleh jajaran Direktorat BAZNAS RI, antara lain: H.?Faisal Qosim, Lc, Direktur Pengumpulan Zakat BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, Direktur Layanan BAZNAS RI, dan Fitriansyah Agus Setiawan, M.Kom., CFRM, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini, para pimpinan BAZNAS RI menyampaikan pemaparan terkait strategi nasional dalam penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Fokus utama pembahasan mencakup pengembangan kanal digital, optimalisasi layanan kepada muzaki, serta inovasi penghimpunan zakat dari individu melalui pendekatan kolaboratif. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut hadir: Drs. Abdul Samik Shandi, Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, Staf Pelaksana Muhammad Fuad, SE, Savira Imamah, SE, dan Salsa. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan kapasitas kelembagaan BAZNAS daerah, sekaligus ajang berbagi praktik baik dan inovasi antarwilayah. Dalam suasana silaturahmi kelembagaan ini, para peserta juga melakukan dialog aktif guna menggali strategi yang relevan dan aplikatif untuk meningkatkan pelayanan zakat di wilayah masing-masing. "Melalui kunjungan ini, kami memperoleh banyak pembelajaran strategis yang dapat kami adaptasi dalam upaya peningkatan pelayanan zakat di Kota Yogyakarta, terutama dalam bidang penghimpunan zakat perorangan dan layanan muzaki," ujar Drs. Abdul Samik Shandi. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan mustahik. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, sinergi dan kolaborasi antar BAZNAS di tingkat pusat dan daerah semakin solid dan progresif. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Se-DIY Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta
BAZNAS Se-DIY Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta
Senin, 28 Juli 2025 / 3 Shafar 1447 H - Kantor BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta - Dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan dan optimalisasi pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kunjungan studi tiru ke BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh jajaran pimpinan serta staf pelaksana dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY. Hadir dalam rombongan dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Cahyo Hadmoko dan Kengy Gilang Ramadhan, SIP, yang merupakan staf pelaksana bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Rombongan disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, yaitu: Bapak Ir. H. Bahaudin S. Pdi, Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Bapak Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I, Wakil Ketua IV Bidang Sekretariat Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta menyampaikan paparan komprehensif mengenai strategi penghimpunan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta. Beberapa program unggulan yang disampaikan antara lain inovasi dalam sistem digital penghimpunan zakat, kolaborasi dengan berbagai sektor strategis, serta model pemberdayaan mustahik berbasis komunitas. Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi BAZNAS se-DIY untuk mengembangkan sistem pengelolaan zakat yang lebih modern, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Dengan adanya forum silaturahmi dan tukar pengalaman ini, terjalin pula sinergi antar lembaga zakat provinsi dan daerah guna mewujudkan tata kelola zakat nasional yang akuntabel dan berkeadilan sosial. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
Hafshoh Raih Juara 1 Tahfidz, Wujud Nyata Pembinaan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Hafshoh Raih Juara 1 Tahfidz, Wujud Nyata Pembinaan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 28 juli 2025 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu peserta binaan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam ajang "Lomba Anak Ceria, Menggali Potensi Meraih Prestasi", yang diselenggarakan pada Sabtu, 26 Juli 2025 (1 Shafar 1447 H) di Balai Desa Catur Harjo, Pandak, Bantul. Hafshoh, santri dari program kaderisasi hafidz, berhasil meraih Juara 1 Tahfidz Al-Qur’an Kategori C (kelas 4–5 SD). Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Hafshoh dan keluarganya, tetapi juga menjadi bukti konkret keberhasilan program pembinaan kader hafidz yang dilaksanakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini merupakan bagian dari optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola dengan profesional dan amanah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman. Dengan kekuatan hafalan, ketepatan tajwid, dan rasa percaya diri saat tampil di hadapan dewan juri serta pengunjung, Hafshoh mampu unggul dari peserta lainnya di kategori yang sama. Ini menjadi refleksi nyata dari pentingnya pembinaan berkelanjutan serta dukungan ekosistem pendidikan Qur’ani yang difasilitasi oleh BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. "Kami bersyukur atas prestasi Hafshoh. Ini adalah hasil dari komitmen kita bersama, antara muzakki dan pengelola zakat, dalam membentuk generasi Qur’ani yang tangguh sejak usia dini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi kader hafidz lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an," ungkapnya. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi bagian dari syiar Islam serta bentuk dakwah yang menunjukkan manfaat luas dari program-program BAZNAS. Pembinaan kader hafidz tidak hanya bertujuan mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter generasi yang cerdas, berakhlak, dan peduli terhadap masyarakat. Prestasi ini selaras dengan arah kebijakan program tematik BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2025/1446, yaitu "Penguatan Spiritualitas Mewujudkan Generasi Emas 2045". Sinergi antara muzakki dan pengelola zakat akan terus diperkuat demi mewujudkan investasi akhirat yang nyata hasilnya, melalui hadirnya generasi Islam yang unggul dan berdaya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Luncurkan Program Madrasah Al-Qur’an: Murid Lulus SD Harus Sudah Bisa Membaca Al-Qur’an
BAZNAS Kota Yogyakarta Luncurkan Program Madrasah Al-Qur’an: Murid Lulus SD Harus Sudah Bisa Membaca Al-Qur’an
Yogyakarta, 27 Juli 2025 - Dalam rangka membentuk karakter generasi emas Indonesia 2045, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menggelar Program Madrasah Al-Qur’an (MDA) tahun ajaran 2025/2026. Program ini dibuka secara resmi di SD Negeri Ungaran 1, Umbulharjo, Jumat (27/7), bertepatan dengan 2 Safar 1447 H. Program MDA merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh siswa SD di Kota Yogyakarta dapat membaca Al-Qur’an dengan baik sebelum lulus sekolah dasar. Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Kabid Pembinaan SD Dindikpora, Mujino, S.Pd., M.Acc., Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, Kepala SDN Ungaran 1 beserta guru-guru, ustadz MDA, serta para siswa yang menjadi peserta program. “MDA ini bukan sekadar program mengaji, tetapi bentuk komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujar H. Misbahrudin dalam sambutannya. Untuk mendukung pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan pelatihan intensif kepada para ustadz/ustadzah pengajar, serta menyediakan bahan ajar berupa buku Iqra’ dan Kitab Arabiya. Dinas Dikpora berperan dalam mempersiapkan siswa dan fasilitas pendukung, sedangkan Kemenag menyiapkan tenaga pengajar yang kompeten. Program MDA BAZNAS Kota Yogyakarta telah berjalan sejak tahun ajaran 2014/2016 dan terus berlanjut hingga kini dengan menyasar jenjang pendidikan mulai dari TK/RA, SD/MI hingga SMPN. MDA Tahun Ajaran 2025/2026 difokuskan untuk siswa kelas 5 SD Negeri se-Kota Yogyakarta dengan target capaian: siswa lulus SD harus sudah bisa membaca Al-Qur’an. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga setiap kebaikan yang disalurkan menjadi jalan keberkahan, serta menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Pengelolaan Zakat bagi Pengurus UPZ Masjid Baitul Iman
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Pengelolaan Zakat bagi Pengurus UPZ Masjid Baitul Iman
Yogyakarta, 26 Juli 2025 - Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan pelatihan pengelolaan zakat bagi pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Iman, Umbulharjo, Jumat (25/7) bertepatan dengan 1 Safar 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul Iman dan diikuti oleh para pengurus UPZ setempat. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi oleh Pelaksana Bidang I, Muhaimin, dan Pelaksana Bidang II, Cahyo Hatmoko. UPZ Masjid Baitul Iman merupakan amil resmi yang dibentuk oleh BAZNAS Kota Yogyakarta sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UPZ memiliki peran strategis dalam membantu mengumpulkan dan mendistribusikan zakat secara tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syar’i. Dalam sambutannya, H. Misbahrudin menegaskan pentingnya pembentukan UPZ di setiap masjid yang mengelola zakat. "UPZ adalah perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara amanah dan profesional di lingkungan masyarakat," ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong pelatihan semacam ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengurus UPZ agar mampu menjalankan tugasnya secara akuntabel dan transparan. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS, seraya mendoakan agar harta yang ditunaikan membawa keberkahan dan menjadikan keluarga yang sakinah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI
Yogyakarta, 25 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan silaturahmi dari Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, M. Hasbi Zaenal, Ph.D, pada Jumat (25/7) bertepatan dengan 29 Muharram 1447 H. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Hadir pula mendampingi Wakil Ketua II Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua III M. Iqbal, SE, serta Kepala Pelaksana H. Misbahrudin. Dalam sambutannya, M. Hasbi Zaenal menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam mendukung program-program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah dijalankan secara syar’i dan sesuai regulasi. Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian dan prestasi tingkat nasional yang telah diraih oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. "Silaturahmi ini menjadi bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam meningkatkan pelayanan zakat yang amanah dan profesional," ujar Hasbi. Kegiatan ini turut memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus meningkatkan kinerja dan kepercayaan masyarakat. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS, disertai doa agar harta yang dizakatkan membawa keberkahan bagi keluarga yang sakinah Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA25/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia dan Pasien HD
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia dan Pasien HD
Yogyakarta, 24 Juli 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kota Yogyakarta melalui Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Cahyo Hadmoko, kembali menyalurkan bantuan pentasyarufan berupa paket sembako kepada warga lansia dan pasien Hemodialisis (HD) di wilayah Kota Yogyakarta. Bantuan sembako ini diberikan kepada dua penerima manfaat, yakni: Ibu Eni Kurniawati, seorang lansia yang tinggal di Jl. Tri Dharma No. 775 RT 78 RW 18 Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Ibu Tukinem, pasien HD yang beralamat di Tukangan DN 2 No. 725 RT 036 RW 007, Tegalpanggung, Danurejan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang tengah menghadapi kondisi kesehatan dan ekonomi yang rentan. Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok harian dan menjadi bentuk kehadiran negara melalui lembaga zakat di tengah masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya lansia dan pasien yang membutuhkan perhatian lebih. Bantuan ini tidak besar, tapi semoga membawa ketenangan dan harapan,” ujar Cahyo Hadmoko di sela kegiatan pentasyarufan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama terhadap kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Penguatan PUSPAGA Kenari Lewat Forum Group Discussion Bersama Bappeda
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Penguatan PUSPAGA Kenari Lewat Forum Group Discussion Bersama Bappeda
Yogyakarta, 24 Juli 2025 / 28 Muharram 1447 H — Dalam rangka memperkuat layanan pembelajaran keluarga berbasis perlindungan anak dan ketahanan keluarga, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Kajian Pengembangan PUSPAGA Kenari. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025 di Ruang Ayodya, Tasneem Hotel Malioboro Yogyakarta, dan dihadiri oleh perwakilan lintas sektor strategis. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir melalui Pelaksana Bidang Administrasi, SDM, Komunikasi dan Umum, Gus Munir, M.A., sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pusat pembelajaran keluarga yang inklusif dan responsif terhadap isu perlindungan anak dan ketahanan keluarga. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Retnaningtyas, S.IP., M.IP., yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun keluarga sebagai pilar utama dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. FGD ini merupakan bagian dari proses kajian strategis untuk mengembangkan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kenari sebagai pusat layanan terpadu yang mendukung ketahanan keluarga, edukasi pengasuhan anak, serta pemberdayaan berbasis nilai-nilai lokal budaya Yogyakarta. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, termasuk OPD, instansi vertikal, lembaga non-struktural, serta komunitas masyarakat. Di antaranya: Bappeda Kota Yogyakarta, DP3AP2KB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag, Polresta, Kodim, Pengadilan Agama, BNN, dan BAZNAS Kota Yogyakarta, serta perwakilan PUSPAGA, Forum Anak, dan berbagai mitra perlindungan keluarga. Diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain: Penguatan kolaborasi multipihak dalam pengasuhan dan pendidikan keluarga. Integrasi nilai spiritual, sosial, dan budaya dalam layanan edukatif. Pemetaan kebutuhan keluarga sebagai dasar penyusunan kebijakan layanan. Perluasan akses edukasi dan konseling bagi keluarga rentan. Dalam forum ini, Gus Munir, M.A. menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta siap bersinergi melalui integrasi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung keluarga prasejahtera, baik melalui bantuan langsung, program pendidikan keluarga, maupun penguatan ketahanan sosial. Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan keadilan sosial dalam setiap kebijakan pemberdayaan masyarakat. “Keluarga adalah unit terkecil namun paling menentukan arah kesejahteraan sosial. ZIS yang dikelola dengan amanah harus diarahkan untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat tumbuhnya generasi yang sehat, beriman, dan berdaya,” ujar Gus Munir. FGD berlangsung secara kondusif dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Hasil kajian ini diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan dan model layanan PUSPAGA Kenari secara berkelanjutan, guna mendukung terwujudnya keluarga tangguh dan ramah anak di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/07/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat