WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat: Sejahterakan Peternak, Sehatkan Masyarakat
Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat: Sejahterakan Peternak, Sehatkan Masyarakat
BAZNAS Kota Yogyakarta, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Yogyakarta, mengadakan program nyata untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memberdayakan peternak lokal. Dengan tema “Sinergi Hebat untuk Gizi Sehat”, kolaborasi ini diwujudkan dengan membeli 1.000 liter susu segar dari peternak Boyolali, yang kemudian dibagikan kepada lebih dari 3.592 santri, penghuni panti asuhan, dan pondok pesantren di Kota Yogyakarta. Acara berlangsung pada Ahad, 24 Agustus 2025 (30 Shafar 1447 H) di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Suasana penuh kebersamaan terasa ketika para santri dan pengurus panti menyambut antusias kegiatan ini. Hadir pula perwakilan OPD Kota Yogyakarta, pengurus IDI, jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Jogja, serta perwakilan pesantren dan panti asuhan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-74 IDI. Mewakili Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, drg. Emma Rahmi Aryani, M.M., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kerja sama antara IDI dan BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berperan dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan peternak sebagai penyedia pangan bergizi. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, menegaskan bahwa setiap program BAZNAS harus memberikan ketenangan bagi muzaki bahwa zakat, infak, dan sedekah mereka dikelola secara amanah. Di sisi lain, manfaatnya juga harus nyata bagi mustahik. Contohnya, saat harga ketela di Gunungkidul jatuh, BAZNAS membeli dengan harga standar untuk kemudian disalurkan ke penerima manfaat; begitu pula ketika harga sayur di Magelang merosot. Dengan prinsip yang sama, kini 1.000 liter susu dibeli dari Boyolali dengan harga wajar, sehingga peternak tetap sejahtera dan para santri memperoleh gizi yang baik. Program ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan ketahanan gizi, menekan angka stunting, sekaligus memberdayakan peternak. Harapannya, inisiatif ini bisa berkembang menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga zakat demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA25/08/2025 | Admin bidang 1
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Firdhatunnisa, Raih Juara 3 MTQ Pelajar SMP
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Firdhatunnisa, Raih Juara 3 MTQ Pelajar SMP
Prestasi gemilang kembali diraih pada ajang Musabaqah Tartilil Qur’an (MTtQ) tingkat MTQ Korwil Sleman Tengah, yang diselenggarakan pada Kamis, 21 Agustus 2025 (27 Shafar 1447 H) di SMP Negeri 4 Ngaglik. Salah satu juara adalah Firdhatunnisa, siswi kelas 7 SMP Daarul Ilmi Boarding School, putri Bapak/Ibu Komarudin. Ia juga merupakan penerima beasiswa kader hafidz dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah menorehkan banyak prestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Program beasiswa kader hafidz sendiri merupakan program unggulan BAZNAS. Pertama kali diluncurkan pada 2023 dengan jumlah penerima 35 anak, dan pada 2025 berkembang menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan Rp500.000 per bulan. Salah satu ketentuan yang diberlakukan adalah penerima wajib tinggal bersama orang tua, agar dapat berperan sebagai teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Firdhatunnisa mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA24/08/2025 | Admin bidang 1
"Cahaya Zakat", Tingkatkan Profesionalitas dan Kesejahteraan Guru
"Cahaya Zakat", Tingkatkan Profesionalitas dan Kesejahteraan Guru
BAZNAS Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan sebesar Rp237.800.000 untuk mendukung pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 82 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) non-ASN Kementerian Agama Kota Yogyakarta yang mengabdi di sekolah swasta. Pada tahun akademik (TA) 2024/2025, bantuan senilai Rp205.000.000 diberikan kepada 41 guru. Sementara untuk TA 2025/2026, sebanyak 41 guru lainnya menerima dukungan anggaran sebesar Rp32.800.000. Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam acara penyerahan sertifikat pendidik PPG GPAI TA 2024/2025 sekaligus penandatanganan berita acara PPG GPAI TA 2025/2026, yang berlangsung pada Jumat, 28 Shafar 1447 H (22 Agustus 2025 M) di Aula Kemenag Kota Yogyakarta. Acara ini turut dihadiri oleh Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Kepala Bagian Kesra, Kepala Kemenag, Ketua Dewan Pendidikan, serta Ketua Program PPG UIN Sunan Kalijaga. Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra dan Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurut mereka, program ini sangat berarti karena membantu peningkatan kompetensi profesional sekaligus kesejahteraan guru. Guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik, selain berhak atas gaji pokok, juga menerima tunjangan sertifikasi. Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menegaskan komitmen BAZNAS untuk menyalurkan zakat secara amanah, sesuai syariat, aturan regulasi, serta dalam bingkai NKRI. Ia menekankan bahwa zakat harus didistribusikan berdasarkan skala prioritas, dengan mendahulukan pemenuhan kebutuhan dasar mustahik seperti pangan, papan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Di akhir acara, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, seraya mendoakan agar harta menjadi penuh berkah, jiwa senantiasa tenang, dan keluarga selalu dalam naungan sakinah. Aamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA22/08/2025 | Admin bidang 1
Layanan Informasi Publik BAZNAS Kota Yogyakarta
Layanan Informasi Publik BAZNAS Kota Yogyakarta
Kami menyampaikan komitmen sebagai berikut: Kami bertekad untuk menyelenggarakan layanan informasi publik secara terbuka, akuntabel, akurat, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. Kami berkomitmen untuk menyediakan serta menanggapi setiap permintaan informasi publik sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Kami akan senantiasa menjaga kerahasiaan terhadap informasi yang dikecualikan, sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Kami terbuka terhadap masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat terkait layanan yang kami berikan, guna digunakan sebagai dasar untuk peningkatan pelayanan yang berkesinambungan. Melalui pernyataan ini, kami menegaskan komitmen kami dalam menyediakan layanan informasi publik yang responsif, akurat, dan mudah diakses, demi mendukung terwujudnya prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BAZNAS Kota Yogyakarta.
BERITA20/08/2025 | Admin bidang 1
Berkah Merdeka: BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Eks Napiter di Gedung Agung
Berkah Merdeka: BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Eks Napiter di Gedung Agung
Yogyakarta – Dalam semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Yogyakarta membagikan kebahagiaan kepada 14 orang mantan narapidana terorisme (eks napiter) se-DIY melalui program “Berkah Merdeka”. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ahad 17 Agustus 2025 (23 Shafar 1447 H), di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Usai mengikuti upacara detik-detik proklamasi tingkat DIY, para eks napiter menerima bingkisan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Selain itu, satu orang penerima, Rausanfikr, juga mendapatkan bantuan alat usaha beserta modal senilai Rp4 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi oleh sejumlah tokoh seperti Kasatgaswil DIY Densus 88 AT Polri, AKBP Johanes Budi Moses Harahap, S.I.K., Kepala Bakesbangpol DIY, Lilik Andi Aryanto, S.I.P., M.M., serta Idensos Satgaswil DIY, Ipda Artarina Prilandari. Turut hadir pula Pelaksana Bidang II BAZNAS Jogja, Kenggy Gilang Ramadhan dan Cahyo Hadmoko. Rausanfikr, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. “Perayaan kemerdekaan tahun ini sangat berkesan bagi kami. Bisa mengikuti upacara di Gedung Agung dan menerima bantuan dari BAZNAS adalah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus mencintai NKRI,” tuturnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Jogja yang telah peduli terhadap nasib dan masa depan para eks napiter. “Semoga BAZNAS terus menebar manfaat bagi orang-orang yang membutuhkan, seperti saya dan teman-teman,” tambahnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Balaikota
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Balaikota
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut serta dalam upacara bendera yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta pada Ahad, 17 Agustus 2025 (23 Shafar 1447 H) di Lapangan Balaikota Yogyakarta. Upacara berlangsung khidmat dan semarak, membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan seluruh peserta. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, yang memimpin jalannya prosesi dengan penuh wibawa. Acara ini juga diikuti oleh unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta jajaran TNI-Polri. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan semata-mata seremoni, melainkan momen refleksi untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan demi kemajuan Indonesia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa partisipasi dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian dari rasa syukur dan tanggung jawab sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah. “Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga nilai kebangsaan dan tata kelola zakat yang aman, sesuai syariat, serta mendukung keutuhan NKRI,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Jogja. “Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi harta, ketenangan jiwa, dan menjadikan keluarga para muzakki sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin,” tutupnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Masjid Pangeran Diponegoro Dipadati Ribuan Jamaah dalam Kajian Akbar Safari Dakwah “Lir-Ilir”
Masjid Pangeran Diponegoro Dipadati Ribuan Jamaah dalam Kajian Akbar Safari Dakwah “Lir-Ilir”
Yogyakarta – Ribuan umat Islam memadati Masjid Pangeran Diponegoro di kompleks Balaikota Yogyakarta pada Sabtu pagi, 16 Agustus 2025, dalam rangka mengikuti kajian akbar bertema “Lir-Ilir”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Dakwah yang berlangsung sejak 15 hingga 18 Agustus 2025, dan menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Kajian akbar ini terselenggara berkat sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta, Masjid Pangeran Diponegoro, serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Yogyakarta. Ribuan peserta hadir dengan penuh antusias sejak pagi buta, menyimak tausiah bertema kebangkitan umat yang disampaikan dengan gaya khas oleh Ustadz Abdul Somad. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kelancaran acara. “Alhamdulillah, kajian bersama Ustadz Abdul Somad berlangsung dengan baik. Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan semangat luar biasa dalam menuntut ilmu. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga menjadi penyemangat dalam membumikan dakwah Islam di Kota Yogyakarta,” ujarnya. Tausiah dimulai tepat setelah salat Subuh, pukul 05.00 hingga 06.30 WIB. Jamaah memenuhi area masjid dan sekitarnya untuk mendengarkan pesan-pesan dakwah yang menggugah semangat persatuan dan kebangkitan umat, selaras dengan semangat dari tema “Lir-Ilir”. Kedatangan Ustadz Abdul Somad di jantung pemerintahan kota menjadi momen penting yang mempererat tali ukhuwah islamiyah, memperluas pemahaman keagamaan, dan memperkuat solidaritas antarwarga. Rangkaian Safari Dakwah "Lir-Ilir" akan terus berlanjut hingga Senin, 18 Agustus 2025, dengan menghadirkan sejumlah dai terkemuka seperti Habib Muhammad bin Anies, Ustadz Salim A. Fillah, dan Ustadz Luqmanulhakim. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Sambut Kunjungan Densus 88 untuk Perkuat Program Ekonomi Eks Napiter
BAZNAS Kota Yogyakarta Sambut Kunjungan Densus 88 untuk Perkuat Program Ekonomi Eks Napiter
Dalam rangka memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi bagi mantan narapidana terorisme (eks napiter), Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 AT Polri Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kota Yogyakarta pada Jumat, 15 Agustus 2025 (15 Shafar 1447 H). Rombongan dipimpin oleh Ipda Artarina Prilandari selaku Idensos Satgaswil DIY, dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Hadir pula mendampingi, Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik dan Wakil Ketua IV Dr. Adi Soeprapto. Ipda Artarina menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas komitmennya dalam mendukung proses pembinaan eks napiter, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, pemberdayaan ini merupakan bagian integral dari program deradikalisasi yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan. “Mendorong kemandirian ekonomi bagi eks napiter adalah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, dan inklusif,” jelasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, menyambut positif kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk konkret pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS. Menurutnya, program seperti ini memberikan dampak sosial yang luas sekaligus membantu proses reintegrasi eks napiter ke dalam masyarakat. "Semoga zakat yang dititipkan membawa keberkahan, memberikan manfaat besar bagi penerima, dan menjadi wasilah kebaikan bagi para muzakki serta keluarganya agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin,” tutupnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima 41 Sertifikat Pendidik dari UIN Sunan Kalijaga
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima 41 Sertifikat Pendidik dari UIN Sunan Kalijaga
Pada Jumat, 15 Agustus 2025 (bertepatan dengan 20 Shafar 1447 H), Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menerima secara langsung 41 sertifikat pendidik dari Program Studi PPG UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Ketua Prodi PPG, Dr. Rohmatun Lukluk Isnaini, M.Pd.I, di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, serta Wakil Ketua IV, Dr. Adi Soeprapto. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa ke-41 sertifikat tersebut diperuntukkan bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun akademik 2024/2025. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia mengungkapkan rasa syukur karena seluruh peserta yang didanai berhasil lulus dan telah resmi dikukuhkan sebagai guru profesional pada 3 Mei 2025, dalam rangkaian PPG dalam Jabatan batch 2025. "Kami saat ini tengah mempersiapkan dukungan serupa bagi GPAI pada tahun akademik 2025/2026," ujarnya. Sementara itu, Dr. Rohmatun Lukluk Isnaini menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendorong peningkatan kompetensi guru. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang dikelola telah disalurkan sesuai ketentuan, dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru. "Dengan mengikuti PPG, para guru yang telah menerima sertifikat ini akan menjadi pendidik profesional yang lebih sejahtera," pungkasnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/08/2025 | Admin bidang 1
Musyawarah Koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta dengan UPZ Mushola Amanah BPD DIY Syariah
Musyawarah Koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta dengan UPZ Mushola Amanah BPD DIY Syariah
Yogyakarta, Kamis, 14 Agustus 2025 / 20 Safar 1447 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta ini dipimpin oleh Wakil Ketua III BAZNAS, Bapak Muhammad Iqbal, SE, dan dihadiri oleh Luthfi Erieco, staf UPZ dari Mushola Amanah, mewakili pihak bank syariah. Agenda utama pertemuan meliputi pembahasan sinergi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pemanfaatan jaringan UPZ untuk meningkatkan partisipasi muzaki, khususnya di sektor perbankan syariah. Pertemuan ini juga digunakan sebagai evaluasi capaian UPZ semester I dan sebagai ajang perencanaan program ke depan pada semester II, termasuk penguatan layanan zakat, pelatihan amil, serta strategi sosialisasi berbasis komunitas. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, SE, menegaskan bahwa koordinasi yang berkesinambungan akan berdampak positif terhadap efektivitas penghimpunan zakat dan ketepatan sasaran penyalurannya. “Kolaborasi yang baik antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan UPZ memungkinkan zakat disalurkan tepat sasaran dan membawa dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap, melalui langkah strategis yang dirancang bersama, peran UPZ dapat semakin optimal dalam menggerakkan potensi zakat serta memperkuat ekonomi umat di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 500 Marbot Masjid se-Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 500 Marbot Masjid se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta ikut serta dalam kegiatan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) pada Selasa, 29 Juli 2025, bertepatan dengan 4 Shafar 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Pak Pong, Bantul, dengan diikuti oleh sekitar 60 amil dari BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-DIY. Musyawarah ini menjadi momentum penting sebagai wadah strategis untuk mempererat koordinasi antar lembaga pengelola zakat sekaligus menyamakan persepsi serta langkah-langkah dalam meningkatkan mutu tata kelola zakat di wilayah Yogyakarta. Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi amil sebagai ujung tombak dalam optimalisasi pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak positif bagi masyarakat. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, M. Iqbal, SE, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas amil merupakan kunci utama dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Menurutnya, pelatihan, pembinaan, serta forum-forum musyawarah seperti ini sangat diperlukan agar para amil memiliki pemahaman terkini terkait regulasi, tata kelola, dan strategi distribusi zakat yang tepat sasaran dan efektif. "Musykoord ini menjadi kesempatan penting untuk evaluasi sekaligus menyusun langkah-langkah penguatan kapasitas amil ke depan. Kualitas pengelolaan zakat sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusianya. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta sangat mendukung penuh forum-forum strategis seperti ini," ujar M. Iqbal. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan secara simbolis BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 marbot masjid di seluruh Kota Yogyakarta sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan sosial para pengurus masjid yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan umat. Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi para marbot sekaligus mendorong semangat mereka dalam menjalankan tugas sosial keagamaan. Materi utama dalam musyawarah disampaikan oleh Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, H. Nur Huda, S.Ag., MA. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah, BAZNAS, dan LAZ dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang terintegrasi dan profesional sesuai amanah Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Ia juga mengajak seluruh lembaga pengelola zakat di DIY untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta inovasi program dalam mendistribusikan dana zakat kepada mustahik agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kegiatan Musykoord ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tukar pengalaman antaramil serta komitmen bersama untuk membangun ekosistem zakat yang lebih kuat dan kolaboratif di Daerah Istimewa Yogyakarta, demi tercapainya kesejahteraan umat yang berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama IDI Kota Yogyakarta Gelar Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama IDI Kota Yogyakarta Gelar Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Wali Kota Yogyakarta pada Rabu, 13 Agustus 2025, bertempat di Kompleks Balai Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan organisasi profesi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan ekonomi. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, memaparkan rencana kerja sama BAZNAS dan IDI dalam program pengadaan susu dari peternak di Boyolali. Susu hasil program ini nantinya akan diberikan secara cuma-cuma kepada warga Yogyakarta yang membutuhkan, terutama keluarga penerima manfaat zakat. “Program ini kami buat dengan dua tujuan utama, yakni untuk meningkatkan gizi masyarakat sekaligus membantu peternak susu di Boyolali yang selama ini mengalami kesulitan dalam memasarkan produk mereka,” ungkap H. Syamsul Azhari. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada bantuan langsung kepada masyarakat kurang mampu, tetapi juga berupaya menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil, khususnya petani dan peternak yang mengalami penurunan pendapatan akibat anjloknya harga jual. “Misalnya, beberapa waktu lalu saat petani sayuran di Magelang menghadapi penurunan harga, BAZNAS turun tangan untuk menyerap hasil panen mereka. Saat ini kami juga membeli hasil panen singkong dari petani Gunungkidul yang menghadapi kondisi serupa,” jelasnya. Wakil Wali Kota Yogyakarta menyambut positif rencana kerja sama ini dan berharap kolaborasi antara BAZNAS dan IDI dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bidang kesehatan dan ekonomi, tetapi juga di sektor edukasi dan sosial kemasyarakatan. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga dalam memperkuat ketahanan sosial di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Penguatan Peran Strategis Masjid Lewat Revitalisasi BKM
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Penguatan Peran Strategis Masjid Lewat Revitalisasi BKM
Yogyakarta, Selasa (12/8/2025) — BAZNAS Kota Yogyakarta turut serta dalam Workshop Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 12–13 Agustus 2025 (18–19 Shafar 1447 H), bertempat di Forriz Hotel Yogyakarta. Workshop menghadirkan dua narasumber nasional yang ahli di bidang pembangunan masyarakat dan keagamaan: Prof. Dr. Soewadi, MPH dan Prof. Dr. H. Muhammad, MA. Mereka membahas urgensi penguatan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat, termasuk pembinaan keluarga dan pemberdayaan sosial keagamaan yang lebih menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Gus Munir, MA, Pelaksana Bidang IV, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kanwil Kemenag DIY. Ia menegaskan dukungan penuh BAZNAS dalam mendorong masjid bertransformasi dari sekadar tempat ibadah menjadi pusat pemberdayaan dan kesejahteraan umat. “Masjid memiliki kekuatan besar untuk menjadi pusat solusi persoalan umat. Revitalisasi BKM adalah langkah kunci agar masjid bisa memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, dan spiritual masyarakat,” ujar Gus Munir dalam sambutannya. Acara ini diikuti oleh berbagai elemen penting, antara lain perwakilan BAZNAS se-DIY, tokoh agama, takmir masjid, penyuluh agama, serta unsur masyarakat lainnya. Partisipasi berbagai pihak menunjukkan semangat kolaboratif yang kuat untuk memperkuat peran masjid secara holistik. Selama workshop, peserta diajak menyusun strategi implementatif untuk merevitalisasi BKM agar lebih adaptif dan berdaya guna. Salah satu pokok bahasan utama adalah bagaimana masjid dapat memainkan peran aktif dalam membina keluarga sakinah serta membantu mengatasi kemiskinan berbasis komunitas lokal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil dari kegiatan ini dapat dirumuskan dalam bentuk langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan langsung di lapangan, termasuk sinergi antara pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh BKM. Workshop ini menjadi titik temu penting bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyatukan visi dan memperkuat kerja sama dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai fondasi utama dalam membangun kesejahteraan umat yang berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA13/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan PT. Arfa Sukses Mulia untuk Penguatan Ekonomi Mustahiq
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan PT. Arfa Sukses Mulia untuk Penguatan Ekonomi Mustahiq
Yogyakarta, Selasa (12/8/2025) – Dalam rangka mendorong pemberdayaan ekonomi para mustahiq, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari, melakukan pertemuan koordinatif dengan PT. Arfa Sukses Mulia, sebuah institusi pelatihan keterampilan yang telah dikenal luas dalam bidang pelatihan barber (pangkas rambut). Pertemuan tersebut menjadi awal dari inisiasi kemitraan strategis antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan PT. Arfa Sukses Mulia, yang bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan pangkas rambut kepada mustahiq. Program ini dirancang untuk menjadi sarana peningkatan kapasitas mustahiq agar dapat memperoleh keahlian praktis yang berdaya guna serta membuka peluang usaha atau kerja secara mandiri. “Program ini sangat potensial untuk meningkatkan taraf hidup para mustahiq, karena tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka akses terhadap peluang kerja setelah pelatihan,” jelas H. Syamsul Azhari seusai pertemuan berlangsung. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip syariah dan kebijakan pengelolaan zakat yang tidak hanya fokus pada bantuan bersifat konsumtif, namun juga mengarah pada pemberdayaan yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi. H. Syamsul menegaskan bahwa zakat idealnya dapat menjadi alat transformasi sosial, membantu mustahiq berproses menjadi individu yang mandiri secara ekonomi. “Harapan kami, ke depan para mustahiq ini bisa naik kelas dan menjadi muzaki. Di situlah letak keberhasilan program pemberdayaan zakat,” tambah beliau. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang pentingnya bermitra dengan lembaga profesional seperti PT. Arfa Sukses Mulia guna memastikan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan benar-benar efektif, berdaya guna, serta memiliki dampak jangka panjang. Dalam waktu dekat, kerja sama ini akan diwujudkan dalam pelatihan gelombang pertama yang menyasar puluhan mustahiq dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Selain keterampilan barber, peserta juga akan dibekali dengan materi kewirausahaan dasar, etika profesional, serta manajemen usaha kecil sebagai bekal menjalankan usaha secara mandiri. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil nyata. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA13/08/2025 | Admin bidang 1
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Nabila Rafa Sabet Juara 1 MHQ Juz 30 di GAFESCO 2025
Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta: Nabila Rafa Sabet Juara 1 MHQ Juz 30 di GAFESCO 2025
Yogyakarta — Salah satu kader tahfidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mengharumkan nama lembaga dalam ajang bergengsi. Nabila Rafa Putri Ferdian sukses meraih Juara 1 dalam cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Juz 30 tingkat SD-SMP pada lomba GAFESCO (Gadjah Mada Festival Competition) 2025 yang digelar Sabtu, 2 Agustus 2025 di Yogyakarta. Sebagai bagian dari Program Kaderisasi Tahfidz BAZNAS, Nabila tampil luar biasa di hadapan dewan juri. Ia menunjukkan hafalan yang lancar, tajwid yang terjaga, serta suara yang indah, mencerminkan kualitas pembinaan yang diterimanya selama ini. Keikutsertaan dan kemenangannya menjadi cerminan keberhasilan program pembinaan tahfidz Qur’an yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta bagi pelajar. GAFESCO sendiri merupakan ajang tahunan yang mewadahi minat dan bakat siswa di berbagai bidang, termasuk bidang keagamaan. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah se-Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga menjadi ajang bergengsi di tingkat pelajar. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa ikut dan meraih juara. Terima kasih kepada para pembina dari BAZNAS yang terus membimbing saya dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an,” ungkap Nabila usai menerima penghargaan. Pihak BAZNAS Kota Yogyakarta pun menyambut prestasi ini dengan penuh kebanggaan. Koordinator Program Kaderisasi Tahfidz, Ustadzah Nur Laili, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kesabaran, dan konsistensi dalam proses pembinaan. “Prestasi Nabila adalah hasil dari usaha yang tidak singkat. Ia menunjukkan komitmen kuat dalam mengikuti program. Kami akan terus berupaya melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan siap berkontribusi bagi umat,” terangnya. Kemenangan ini diharapkan mampu memotivasi kader tahfidz lainnya agar terus semangat dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an. Ini juga membuktikan bahwa para binaan BAZNAS mampu bersaing dan tampil unggul di tingkat daerah, bahkan nasional. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen membina generasi muda Qur’ani melalui berbagai program keagamaan. Keberhasilan Nabila menjadi bukti bahwa ketika semangat belajar dipadukan dengan bimbingan yang tepat, maka lahirlah prestasi yang membanggakan dan membawa keberkahan bagi umat dan daerah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA11/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Tingkatkan Sinergi Program Melalui Koordinasi dengan Aparat Kelurahan
BAZNAS Kota Yogyakarta Tingkatkan Sinergi Program Melalui Koordinasi dengan Aparat Kelurahan
Yogyakarta — Dalam rangka memperkuat sinergi dan memastikan ketepatan sasaran program sosial, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar sesi koordinasi bersama aparat kelurahan yang menjadi wilayah target Program Rumah Layak Huni (RLHB). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 (13 Shafar 1447 H), dengan melibatkan empat kelurahan: Gunungketur, Notoprajan, Gedongkiwo, dan Suryatmajan. Koordinasi dilakukan secara langsung di masing-masing kantor kelurahan, sebagai tindak lanjut dari survei lapangan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh tim gabungan BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut, aparat kelurahan menyampaikan klarifikasi, memberikan masukan, serta menyerahkan data pendukung yang menggambarkan kondisi aktual calon penerima manfaat. Langkah ini menjadi bagian krusial dalam proses validasi untuk memastikan bahwa bantuan zakat tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menjawab kebutuhan dasar para mustahiq, termasuk hak atas tempat tinggal yang layak. “Tempat tinggal bukan sekadar bangunan, melainkan ruang yang mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan harmonis. Lewat program RLHB ini, kami ingin memastikan mustahiq dapat hidup dengan lebih bermartabat,” jelasnya. Per akhir Juli 2025, sebanyak 7 rumah telah selesai dibangun atau direnovasi dari total target 10 rumah sepanjang tahun ini. Dengan tambahan dukungan dari BAZNAS DIY dan BAZNAS RI, target tersebut diperkirakan akan melampaui capaian, dengan proyeksi hingga 12 rumah yang dapat dibantu hingga akhir tahun. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang diberikan. Semoga setiap zakat dan infak yang disalurkan membawa keberkahan, serta menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah bagi para penerima manfaat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/08/2025 | Admin bidang 1
Z-Coffee Hening: Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahiq Tampil di Forum Nasional
Z-Coffee Hening: Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahiq Tampil di Forum Nasional
Z-Coffee Hening - salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Kali ini, kehadirannya mewarnai ajang The Forum Indonesia Professional Insurance Forum yang diselenggarakan pada Kamis–Jumat, 7–8 Agustus 2025 (12–14 Shafar 1447 H) di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta. Direktur Pengumpul BAZNAS RI, Faisal Qosim, Lc, CFRM, memberikan apresiasi usai mencicipi kopi hasil racikan program ini. “Z-Coffee Hening kini telah dikenal secara nasional,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan bahwa Z-Coffee Hening merupakan bagian dari program pemberdayaan yang diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI pada 21 Januari 2025 (21 Rajab 1446 H) di Mall Pelayanan Publik Yogyakarta. Sejak dirintis tahun 2022, program ini bertujuan memberdayakan penyandang disabilitas agar mandiri secara ekonomi serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih inklusif. Tak sekadar menjadi sumber penghasilan, program ini juga memberikan pelatihan keterampilan usaha kepada para mustahiq agar mereka memiliki bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Z-Coffee menjadi salah satu wujud inovasi dalam pendayagunaan dana zakat, yang tak hanya berdampak sosial tetapi juga menghasilkan layanan berkualitas. Melihat meningkatnya animo masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus melakukan pengembangan. Selain gerai utama di MPP, kini hadir Z-Coffee Mobile yang menjangkau area publik dan aktif dalam berbagai kegiatan berskala lokal hingga nasional. Partisipasi di ajang bergengsi ini menjadi penegasan bahwa produk hasil binaan mustahiq mampu tampil percaya diri di panggung nasional. Dengan berlandaskan semangat zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta optimistis bahwa Z-Coffee Hening akan terus bertumbuh. Tak hanya membuka peluang kerja baru, tetapi juga menginspirasi bahwa secangkir kopi bisa menjadi sarana menghadirkan berkah, ketika diracik dengan keikhlasan dan kepedulian. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Forum Konsultasi Publik Kemenag Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Forum Konsultasi Publik Kemenag Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 5 Agustus 2025 – Dalam upaya peningkatan mutu layanan kepada masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Selasa, 5 Agustus 2025, bertempat di Aula I Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Jl. Ki Mangunsarkoro No. 43A. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Forum yang mengusung semangat kolaborasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Bapak H. Nadhif, S.Ag., M.S.I, dan dihadiri oleh berbagai mitra strategis Kemenag, termasuk LSM Bimasena, KBIHU ‘Aisyiyah, FKDT, Badko TPA, Dosen UIN Sunan Kalijaga, BWI, DMI, MUI, dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Arif Hartono, S.E., MHRM., Ph.D., Wakil Ketua sekaligus anggota bidang Pengawasan Badan Usaha Ombudsman DIY. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sebagai pembayar pajak. Menurutnya, pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan representasi dari kehadiran negara yang berpihak kepada hak-hak warga. Dalam sesi tanya jawab, Muhammad Iqbal, S.E., Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan pertanyaan terkait optimalisasi pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menerapkan ISO 9001:2015 sebagai standar sistem manajemen mutu untuk menjamin kepuasan pelanggan. “Kami percaya bahwa pelayanan optimal kepada muzaki dan mustahik adalah kunci keberhasilan lembaga zakat. Standar ISO yang kami terapkan merupakan komitmen nyata dalam menjaga mutu pelayanan kami,” ujar Muhammad Iqbal. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mendengar aspirasi dari para pemangku kepentingan serta memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga-lembaga mitra, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/08/2025 | Admin bidang 1
Santri Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Medali Perunggu di FORNAS VIII 2025
Santri Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Medali Perunggu di FORNAS VIII 2025
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Sholehah Khatijah Nuraini Rusli, santri berprestasi, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 kategori U-12 Putri, yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada 23–30 Juli 2025 (27 Muharram–5 Shafar 1447 H). Sholehah dikenal sebagai sosok anak yang sholehah dan penuh semangat, baik dalam bidang agama maupun olahraga. Keberhasilannya ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pembinaan spiritual dan fisik mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini sangat membanggakan. Semoga menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anak-anak lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang agama maupun olahraga,” ujarnya. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana zakat yang dikelola telah disalurkan untuk mendukung pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak penerima manfaat, termasuk dalam bidang olahraga. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah dan membawa ketenangan bagi keluarga. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA05/08/2025 | Admin bidang 1
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengelola Zakat
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengelola Zakat
Jakarta, 4-7 Agustus 2025 - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kapasitas pengelolaan zakat, dua Amil dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yakni Cahyo Hatmoko dan Kengy Gilang Ramadhan, mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Skema 3 Pengelola Zakat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI. Kegiatan ini berlangsung di BAZNAS Institute, Matraman, DKI Jakarta, dan diikuti oleh total 25 peserta dari berbagai daerah. Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Pusdiklat BAZNAS RI, Ibu Sarniti, yang menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi amil dalam tata kelola zakat yang akuntabel dan berdampak. Hari pertama pelatihan diisi dengan materi mengenai Penghimpunan Zakat yang disampaikan oleh Bapak Fitriansyah Agus Setiawan. Dilanjutkan pada hari kedua dengan topik Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, dan pada hari ketiga membahas aspek Keuangan dan Operasional dalam manajemen zakat. Adapun puncak dari kegiatan ini adalah pelaksanaan Ujian Sertifikasi Profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) pada hari keempat. Ujian ini menjadi penentu kelulusan peserta sebagai pengelola zakat bersertifikasi. Keikutsertaan Amil BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kompetensi yang terstandar dan terverifikasi secara nasional, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat mengelola zakat secara lebih transparan, efektif, dan berdampak nyata. "Kami percaya bahwa penguatan kapasitas SDM amil adalah kunci untuk menghadirkan tata kelola zakat yang lebih profesional. Semoga sertifikasi ini menjadi pijakan awal untuk peningkatan kinerja dan layanan BAZNAS Kota Yogyakarta," ujar perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan semangat transformasi dan penguatan kapasitas, BAZNAS Kota Yogyakarta terus melangkah maju sebagai lembaga zakat yang terpercaya dan amanah dalam memberdayakan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/08/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →