WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Pengajian Rutin FORKOPIMDA Kota Yogyakarta Hadirkan Ustadz Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag.
Pengajian Rutin FORKOPIMDA Kota Yogyakarta Hadirkan Ustadz Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag.
Yogyakarta – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Yogyakarta kembali menggelar pengajian rutin pada Rabu (10/9/2025) bertepatan dengan 18 Rabiul Awal 1447 H di Masjid Agung Syuhada, Kota Yogyakarta. Pengajian kali ini menghadirkan pemateri Ustadz Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., yang menyampaikan tausiyah dengan tema seputar peningkatan iman, penguatan ukhuwah, serta peran kepemimpinan dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam di Kota Yogyakarta. Dari jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta, Ketua Drs. H. Syamsul Azhari turut hadir bersama para pelaksana. Kehadiran BAZNAS sekaligus menjadi wujud sinergi dalam mendukung program keagamaan serta penguatan spiritual masyarakat. Dalam sambutannya, Ustadz Nur Kholis menekankan pentingnya menjadikan pengajian rutin sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pemimpin daerah. “Penguatan iman dan akhlak menjadi fondasi utama bagi terciptanya kepemimpinan yang amanah, adil, dan membawa maslahat bagi umat,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. “Pengajian rutin seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk memperkuat iman, tetapi juga mempererat sinergi antara pimpinan daerah dan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta selalu mendukung kegiatan keagamaan yang menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya. Pengajian rutin FORKOPIMDA ini diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi spiritual sekaligus mempererat hubungan antarinstansi dalam bingkai kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan ODGJ di Ruang Staf Ahli Wali Kota
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan ODGJ di Ruang Staf Ahli Wali Kota
Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui jajaran Staf Ahli Wali Kota menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) a.n. RR Yuni Lestari, warga Patehan, Kraton. Rapat ini berlangsung pada Selasa (9/9/2025) pukul 13.00 WIB di Ruang Staf Ahli Wali Kota Yogyakarta. Rapat dipimpin langsung oleh Staf Ahli Wali Kota, Ibu Henny, dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait yang memiliki kewenangan dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan masyarakat. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya kolaboratif dalam penanganan kasus ODGJ di wilayah Kota Yogyakarta. Dalam forum koordinasi tersebut, dibahas strategi penanganan terpadu bagi RR Yuni Lestari, mulai dari aspek medis, sosial, hingga pemberdayaan keluarga. Keterlibatan BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan dapat memperkuat sinergi penanganan, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar serta pemberdayaan berbasis zakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam program-program sosial kemasyarakatan. Dengan adanya rapat koordinasi lintas sektor ini, diharapkan penanganan ODGJ di Kota Yogyakarta dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, manusiawi, dan berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA09/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Safari Subuh dan Peresmian Kelompok UMKM Binaan Masjid Nurul Hidayah
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Safari Subuh dan Peresmian Kelompok UMKM Binaan Masjid Nurul Hidayah
YOGYAKARTA – BAZNAS Kota Yogyakarta turut serta dalam agenda Safari Subuh yang digelar bersama Wali Kota Yogyakarta di Masjid Nurul Hidayah, Patuk, Ngampilan, Senin (8/9/2025). Safari Subuh kali ini dirangkaikan dengan peresmian kelompok UMKM binaan Takmir Masjid Nurul Hidayah. Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat sekitar. Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan peresmian kelompok UMKM yang digagas sebagai upaya pemberdayaan ekonomi jamaah dan warga sekitar masjid. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif takmir masjid yang berupaya meningkatkan kesejahteraan jamaah melalui pembentukan kelompok usaha. “BAZNAS Kota Yogyakarta mendukung penuh langkah pemberdayaan ini. Kami percaya, penguatan UMKM berbasis masjid akan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi umat dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya. Turut hadir dalam kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemimpin Cabang Bank BPD DIY Kantor Cabang Senopati, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, diharapkan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA08/09/2025 | Admin bidang 1
Sinergi BAZNAS Kota Surakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Tata Kelola Zakat Infak Sedekah
Sinergi BAZNAS Kota Surakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Tata Kelola Zakat Infak Sedekah
BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Surakarta pada Kamis (4/9/2025) bertempat di Ruang Rengganis TP PKK Kota Yogyakarta. Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat sinergi, menghadirkan 18 orang peserta yang terdiri dari pimpinan, staf pelaksana, Bagian Kesra Pemerintah Kota Surakarta, serta Kementerian Agama Kota Surakarta. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surakarta, H. Moh Qoyim, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pimpinan lainnya. Sementara itu, BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan dengan hangat di bawah pimpinan Ketua Drs. H. Syamsul Azhari, didampingi para Wakil Ketua serta jajaran amil pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surakarta menyampaikan maksud kedatangan sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja lembaga, dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus menggali informasi terkait strategi manajemen, sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), mekanisme distribusi, hingga pengembangan program unggulan yang telah dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai langkah inovatif dalam pengelolaan zakat yang berbasis teknologi digital. Transformasi menuju kantor digital menjadi salah satu kekuatan utama lembaga ini dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, sekaligus memudahkan layanan kepada muzaki dan mustahik. Penggunaan sistem digital terbukti mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, sehingga penyalurannya dapat lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan yang dikembangkan BAZNAS Kota Yogyakarta turut menjadi perhatian penting rombongan. Melalui distribusi zakat, infak, dan sedekah, masyarakat tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga diberdayakan untuk mandiri dan produktif. Model pemberdayaan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Surakarta dalam memperkuat program sejenis, sejalan dengan visi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Kunjungan ini juga membuka ruang diskusi mengenai strategi membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, hingga organisasi masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, sehingga zakat, infak, dan sedekah dapat semakin nyata mendukung program pembangunan kota. Melalui forum silaturahmi ini, kedua pimpinan BAZNAS sepakat bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berhenti pada penghimpunan, tetapi harus terus ditingkatkan dalam aspek distribusi dan pendayagunaan. Hal ini sejalan dengan misi menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen keadilan sosial dan penguatan solidaritas umat. Kegiatan kunjungan kerja BAZNAS Kota Surakarta ke BAZNAS Kota Yogyakarta diakhiri dengan harapan besar agar kerja sama yang terjalin mampu memperkokoh sinergi antar daerah. Dengan semangat kebersamaan, zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin optimal dalam memberi manfaat luas kepada masyarakat, sekaligus menjadi jalan keberkahan bagi para muzaki maupun mustahik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Simeulue Aceh
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Simeulue Aceh
Yogyakarta – Rabu, 3 September 2025 / 10 Rabiul Awal 1447 H BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Simeulue, Aceh pada Rabu (3/9/2025) di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam tata kelola zakat, infak, dan sedekah. Rombongan BAZNAS Kabupaten Simeulue dipimpin oleh Bapak Supriadi, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue – Aceh, didampingi Sahrim Amin, S.Pd.I selaku anggota bidang pendistribusian dan pendayagunaan, serta Rahmad Hidayat, S.Si.T selaku Kasubag Program dan Keuangan Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, didampingi Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III, M. Iqbal, SE., serta Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, S.Ag., MM. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja ini. “Kami sangat terbuka untuk berbagi praktik baik dan pengalaman yang sudah berjalan di BAZNAS Kota Yogyakarta, terutama terkait digitalisasi zakat, program pemberdayaan, serta upaya meningkatkan kepercayaan muzaki,” ujarnya. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. “Kami ingin belajar banyak dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang dikenal progresif dalam program-programnya. Semoga silaturahmi ini membawa manfaat bagi pengelolaan zakat di daerah kami,” ungkapnya. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin kerja sama dan sinergi yang lebih erat antar lembaga zakat di Indonesia, demi mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi mustahik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/09/2025 | Admin bidang 1
Wali Kota Yogyakarta Terima BAZNAS Award 2025 sebagai Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat
Wali Kota Yogyakarta Terima BAZNAS Award 2025 sebagai Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan Penghargaan BAZNAS Award 2025 dari BAZNAS Pusat kepada Wali Kota Yogyakarta, Bapak Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Penghargaan ini diberikan atas komitmen beliau sebagai Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat. Penyerahan penghargaan dilaksanakan dengan penuh khidmat, turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Yunianto Dwisutono, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta: Ketua Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III M. Iqbal, SE., dan Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, S.Ag., MM. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BAZNAS Pusat kepada Kepala Daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sistem zakat, khususnya dalam implementasi digitalisasi layanan zakat di Kota Yogyakarta. Melalui dukungan Pemerintah Kota, BAZNAS Jogja terus mengembangkan layanan zakat berbasis digital, sehingga memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajiban sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan bergengsi ini. “Penghargaan ini adalah bukti sinergi yang baik antara Pemerintah Kota dan BAZNAS. Dukungan Bapak Wali Kota terhadap digitalisasi zakat sangat membantu BAZNAS dalam memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan BAZNAS Pusat. Beliau menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk terus mendukung penguatan ekosistem zakat di Yogyakarta sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan umat. Dengan penghargaan ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS semakin erat, sehingga mampu menghadirkan layanan zakat yang inovatif, profesional, dan memberi manfaat lebih luas kepada masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/09/2025 | Admin bidang 1
Program “Borong Singkong dari Petani”, BAZNAS Kota Yogyakarta Sudah 3 Kali Borong dengan Total 10 Ton
Program “Borong Singkong dari Petani”, BAZNAS Kota Yogyakarta Sudah 3 Kali Borong dengan Total 10 Ton
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan kepeduliannya terhadap petani singkong di Gunungkidul melalui program “Borong Singkong dari Petani”. Hingga pelaksanaan ketiga, program ini telah berhasil memborong hasil panen petani dengan total mencapai 10 ton singkong. Program ini dilatarbelakangi kondisi harga singkong yang anjlok drastis hingga hanya Rp500 per kilogram, sehingga menyulitkan para petani untuk menutup biaya produksi. Melalui aksi borong ini, BAZNAS Jogja tidak hanya membantu petani memperoleh harga yang lebih layak, tetapi juga menyalurkan singkong kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program ini hingga kali ketiga. “Alhamdulillah, berkat dukungan muzaki, munfiq, dan masyarakat, kita sudah tiga kali melaksanakan program borong singkong dengan total 10 ton. Singkong ini tidak hanya menyelamatkan hasil panen petani, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi panti asuhan, pondok pesantren, masjid, hingga rumah ibadah dan komunitas yang membutuhkan,” ungkapnya. Singkong hasil borongan ini didistribusikan ke berbagai lembaga sosial, seperti panti asuhan, pondok pesantren, masjid-masjid di Kota Yogyakarta, serta masyarakat dalam kegiatan kebersamaan. Dengan begitu, manfaat program ini dirasakan langsung baik oleh petani maupun penerima bantuan pangan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan ini melalui zakat, infak, dan sedekah. “Kami meyakini, program ini akan terus membawa berkah. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS Jogja akan menjadi jalan kebaikan bagi petani, penerima manfaat, dan muzaki,” tambah H. Syamsul Azhari. Program Borong Singkong dari Petani menjadi wujud nyata solidaritas sosial, sekaligus bukti komitmen BAZNAS Jogja dalam mengelola dana umat secara amanah, profesional, akuntabel, dan transparan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/09/2025 | Admin bidang 1
Program Jogja Sehat, BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Biaya Berobat Warga Gondokusuman
Program Jogja Sehat, BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Biaya Berobat Warga Gondokusuman
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta melalui program Jogja Sehat kembali menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan senilai Rp1.000.000 diberikan kepada Ibu Dewi Rey Astra, warga Terban Gk.V/540, RT.18/RW.04, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pelaksana Bidang II BAZNAS Kota Yogyakarta, Cahyo Hadmoko, pada Selasa (2/9/2025) bertepatan dengan 9 Rabiul Awal 1447 H di kediaman beliau. Ibu Dewi diketahui tengah menjalani pemulihan pasca operasi kanker. Karena keterbatasan dana, beliau mengalami kesulitan dalam membeli obat-obatan yang harus dikonsumsi secara rutin. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan dan mempercepat proses kesembuhan. “Alhamdulillah, semoga dengan bantuan ini, Ibu Dewi bisa segera pulih kesehatannya dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Mari kita doakan bersama, Aamiin,” ungkap Cahyo Hadmoko. Program Jogja Sehat merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung kebutuhan kesehatan mustahik. Program ini terlaksana berkat penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakatnya. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan harta, kesehatan, serta ketenteraman jiwa dan keluarga. Aamiin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/09/2025 | Admin bidang 1
Hafshoh Kayyisah Az-Zahra, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Hifdzil Qur’an
Hafshoh Kayyisah Az-Zahra, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Hifdzil Qur’an
Bantul – Kabar membanggakan kembali hadir dari salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Hafshoh Kayyisah Az-Zahra, putri dari Bapak/Ibu Juniar Mochamad Charis, berhasil meraih Juara 2 Hifdzil Qur’an dalam ajang Festival Anak Sholeh yang digelar RS. Nur Hidayah (Nur Hidayah Group), Sabtu (30/8/2025) bertepatan dengan 6 Rabiul Awal 1447 H di Pendopo Kelurahan Trimulyo, Bantul. Prestasi ini semakin menegaskan komitmen Hafshoh sebagai generasi muda penghafal Al-Qur’an yang terus berkiprah di berbagai ajang. Ia merupakan salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang kerap menorehkan prestasi gemilang. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an dan teladan bagi anak-anak lain. Prestasi Hafshoh ini menjadi bukti nyata manfaat program yang dijalankan BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Hafidz sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 penerima, kini pada tahun 2025 jumlahnya meningkat menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan beasiswa Rp500.000 per bulan. Salah satu ketentuan dalam program ini adalah para penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar senantiasa menjadi teladan serta penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari menambahkan, prestasi yang diraih Hafshoh diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” pungkasnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/09/2025 | Admin bidang 1
BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Letusan Gunung Lewotobi
BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Letusan Gunung Lewotobi
Yogyakarta, 2 September 2025 – BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta pada hari ini, Selasa, 9 Rabiul Awal 1447 H, menyerahkan bantuan sebesar Rp 3.050.000 untuk korban bencana letusan Gunung Lewotobi. Bantuan ini disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta sebagai upaya membantu meringankan beban para korban yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, yang diterima oleh Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, dalam sebuah acara singkat yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan tersebut akan disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan, khususnya yang berada di wilayah terdampak bencana. "Alhamdulillah, kami dapat berpartisipasi dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu mereka dalam memulihkan kehidupan pasca-bencana," ujar perwakilan BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan sumbangan yang diberikan oleh BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. "Kami sangat mengapresiasi partisipasi BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. Bantuan ini sangat berarti bagi para korban, terutama dalam situasi yang penuh tantangan seperti ini," kata BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, baik dalam keadaan darurat seperti bencana maupun dalam kondisi lainnya. Diharapkan, bantuan ini tidak hanya meringankan penderitaan para korban, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/09/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Safari Subuh Bersama Wali Kota di Masjid Al-Mukmin Prenggan
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Safari Subuh Bersama Wali Kota di Masjid Al-Mukmin Prenggan
Yogyakarta – Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota melaksanakan Safari Subuh di Masjid Al-Mukmin, Prenggan, Kotagede pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan ini menjadi awal rangkaian peninjauan lahan yang akan dimanfaatkan untuk program kampung atau lorong sayur serta pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Prenggan. Safari Subuh yang dimulai dengan salat berjamaah tersebut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemimpin Cabang Bank BPD DIY Senopati, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Mantri Pamong Praja Kemantren Kotagede, serta Lurah Kelurahan Prenggan. Wali Kota Yogyakarta menegaskan bahwa program kampung sayur dan pengelolaan sampah ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan, kebersihan lingkungan, serta partisipasi aktif masyarakat. “Kami ingin masyarakat semakin peduli pada lingkungan, mulai dari menanam sayuran di pekarangan hingga mengelola sampah dengan bijak. Dengan begitu, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota dalam pengembangan kampung sayur dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan misi BAZNAS dalam memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan warga. “BAZNAS Kota Yogyakarta siap bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program ini, khususnya melalui pemberdayaan masyarakat agar hasilnya dapat berkelanjutan. Harapannya, kampung sayur tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mampu menjadi sumber ekonomi tambahan warga,” ujarnya. Peninjauan lapangan dilakukan setelah rangkaian Safari Subuh, dengan melihat langsung lahan yang akan digunakan sebagai kawasan kampung sayur sekaligus titik pengelolaan sampah. Program ini direncanakan digarap secara kolaboratif bersama warga, perangkat kelurahan, BAZNAS Kota Yogyakarta, serta OPD terkait. Dengan adanya sinergi pemerintah, BAZNAS Kota Yogyakarta, dan masyarakat, diharapkan upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta berdaya guna dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/09/2025 | Admin bidang 1
Studi Komparasi BAZNAS Kabupaten Bone Bolango ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Optimalisasi Penghimpunan melalui Kantor Digita
Studi Komparasi BAZNAS Kabupaten Bone Bolango ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Optimalisasi Penghimpunan melalui Kantor Digita
Yogyakarta, 1 September 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Bone Bolango dalam rangka studi komparasi atau studi tiru yang dilaksanakan pada hari Senin, 1 September 2025. Delegasi BAZNAS Kabupaten Bone Bolango yang dipimpin oleh Ketua Dr. Faisal Pakaya, S.HI., MH., beserta Wakil Ketua 2 H. Syarifuddin Kadir, S.Pd., dan Wakil Ketua 3 Drs. Ec. Tanwir M Ali, MMP, disambut oleh jajaran pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta di kantor pusat BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat melalui penggunaan teknologi digital. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua 2 Drs. Abdul Samik Shandi, Wakil Ketua 3 Muhammad Iqbal, SE., serta Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, S.Ag., turut mendampingi dan menjelaskan berbagai inisiatif digital yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Drs. H. Syamsul Azhari dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat yang transparan dan efisien sangat bergantung pada pemanfaatan teknologi. Dengan adanya sistem kantor digital, BAZNAS Kota Yogyakarta mampu mempermudah proses penghimpunan zakat, mempercepat pelaporan, dan meningkatkan transparansi dalam distribusi zakat kepada mustahik. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bone Bolango, Dr. Faisal Pakaya, menyampaikan apresiasi atas langkah digitalisasi yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap, melalui studi komparasi ini, kami dapat memperoleh wawasan yang berharga untuk mengembangkan sistem penghimpunan zakat berbasis digital di Kabupaten Bone Bolango," ungkapnya. Diskusi dalam pertemuan tersebut lebih mendalam membahas berbagai aspek pengelolaan kantor digital, seperti sistem informasi zakat yang terintegrasi, penggunaan aplikasi untuk memudahkan donasi, serta penerapan platform digital untuk mempermudah komunikasi dengan masyarakat dan mustahik. Melalui studi komparasi ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Bone Bolango dapat mengadopsi praktik terbaik dalam penghimpunan zakat digital, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat di wilayah mereka. Kedua belah pihak berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/09/2025 | Admin bidang 1
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat dalam BAZNAS Awards 2025
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat dalam BAZNAS Awards 2025
Jakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui penganugerahan BAZNAS Awards 2025 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan nyata pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digitalisasi zakat. Acara BAZNAS Awards 2025 digelar di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/8/2025). Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Drs. Yunianto Dwisutono, yang hadir mewakili Wali Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau didampingi oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, yakni Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Sandi, serta Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE. Penghargaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital. Dukungan pemerintah daerah terhadap digitalisasi zakat diyakini mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan maupun penyaluran zakat agar lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. Ajang BAZNAS Awards 2025 sendiri merupakan agenda tahunan BAZNAS RI untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota, serta berbagai pihak yang dinilai berkontribusi besar dalam penguatan tata kelola zakat di Indonesia. Raihan penghargaan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam upaya memaksimalkan potensi zakat sebagai instrumen penting mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Sabet 4 Penghargaan
BAZNAS Kota Yogyakarta Sabet 4 Penghargaan
BAZNAS Kota Yogyakarta Raih 4 Penghargaan Bergengsi dalam BAZNAS Awards 2025 Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Pada ajang BAZNAS Awards 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/8/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus. Adapun penghargaan yang berhasil diraih, yaitu: 1. BAZNAS Daerah dengan Pemanfaatan Kantor Digital Terbaik 2. AZNAS dengan Konten Kantor Digital Terbaik 3. BAZNAS dengan Pengumpulan Kantor Digital Terbaik 4. BAZNAS dengan Infrastruktur Terbaik Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam kesempatan tersebut, beliau didampingi oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Sandi, serta Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh jajaran pengurus, amil, serta dukungan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. “Alhamdulillah, penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menghadirkan layanan zakat yang modern, transparan, dan sesuai perkembangan teknologi digital. Ke depan, kami akan terus berinovasi agar kebermanfaatan zakat semakin luas dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta,” ungkapnya. Ajang BAZNAS Awards 2025 merupakan agenda tahunan yang digelar oleh BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi kepada BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam tata kelola, pengembangan program, hingga inovasi pengelolaan zakat. Raihan empat penghargaan ini menjadi dorongan baru bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk semakin memperkuat perannya dalam mengoptimalkan potensi zakat, sekaligus mendukung visi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/08/2025 | nurul
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan SK UPZ Kemantren Pakualaman sebagai Tindak Lanjut Kebijakan BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan SK UPZ Kemantren Pakualaman sebagai Tindak Lanjut Kebijakan BAZNAS RI
Yogyakarta – Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, mewakili Ketua BAZNAS secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk Kemantren Pakualaman. Penyerahan dilakukan di Aula KUA Kemantren Pakualaman, Rabu (27/8/2025) bertepatan dengan 3 Rabiul Awal 1447 H. Acara ini dirangkai dengan pengajian rutin bulanan dan dihadiri Kasubbag TU Kemenag Kota Yogyakarta, unsur Forkompimtren, serta ASN Kemantren Pakualaman. Suasana berlangsung khidmat, mempererat sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam pengelolaan zakat. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyerahkan bantuan dana sosial kepada petugas penggerobak yang berperan dalam distribusi logistik. Selain itu, turut disampaikan laporan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) semester I 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. H. Misbahrudin menegaskan, pembentukan UPZ merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UPZ menjadi bagian dari struktur resmi amil zakat yang membantu pengumpulan dana zakat di berbagai tingkatan, mulai dari kemantren, kelurahan, instansi pemerintah, hingga masjid dan mushola. “Alhamdulillah, saat ini UPZ telah terbentuk di seluruh 14 kemantren se-Kota Yogyakarta,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. “Semoga Allah SWT memberkahi harta, menenangkan jiwa, dan menghadirkan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” tutupnya. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta memperluas jaringan pengelolaan zakat secara profesional, amanah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA28/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Jambi Adakan Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Jambi Adakan Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kota Jambi pada Jumat, 22 Agustus 2025. Rombongan berjumlah 14 orang, terdiri atas 10 pelaksana dan 4 pimpinan, hadir langsung untuk mendalami praktik tata kelola zakat di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antardaerah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan pengalaman mengenai strategi penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS melalui lima pilar program unggulan: Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Peduli, Jogja Sehat, dan Jogja Sejahtera. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan dari Jambi. “Silaturahmi ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi sarana saling belajar dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat,” ujarnya. Pimpinan BAZNAS Kota Jambi pun menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bekal berharga untuk diterapkan di daerah asal. “Kami menemukan banyak praktik baik yang bisa diadopsi, khususnya terkait inovasi program serta sistem tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi ke depan, sehingga pengelolaan zakat dapat memberikan dampak yang semakin nyata bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/08/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Evaluasi Semester Pertama dan Rencana Kerja Semester Kedua
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Evaluasi Semester Pertama dan Rencana Kerja Semester Kedua
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Semester I dan Penyusunan Rencana Semester II sebagai langkah memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan kualitas layanan zakat di Kota Yogyakarta. Dalam forum tersebut, pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh amil dan pengurus atas kerja keras yang telah dilakukan sepanjang semester pertama 2025. Dari hasil kerja kolektif tersebut, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berhasil mencapai 70 persen dari target dan telah disalurkan kepada ribuan mustahik melalui program unggulan berbasis lima pilar: Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Peduli, Jogja Sehat, dan Jogja Sejahtera. “Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari usaha bersama. Namun, hal ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru kita perlu jujur mengevaluasi diri,” ujarnya. Beberapa catatan penting dalam evaluasi antara lain masih adanya potensi zakat yang belum tergarap optimal, perlunya distribusi yang lebih tertib sesuai SOP agar tepat sasaran, serta pentingnya peningkatan pendampingan agar mustahik dapat mandiri dan tidak sekadar menjadi penerima bantuan. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan fokus utamanya bukan hanya menyalurkan bantuan, melainkan menciptakan perubahan nyata di masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap program pemerintah, seperti perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penurunan angka stunting, serta penguatan karakter baik bagi muzaki maupun mustahik. “Semua ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi adalah kunci—bersama Pemkot, OPD, mitra strategis, dan masyarakat, kita bisa melangkah lebih jauh,” tegasnya. Melalui musyawarah ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap enam bulan ke depan dapat dijalani dengan lebih produktif, penuh kolaborasi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/08/2025 | Admin bidang 1
Penguatan Sinergi BAZNAS–Pemda, Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakornas 2025
Penguatan Sinergi BAZNAS–Pemda, Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakornas 2025
Jakarta – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, melalui Wakil Kepala Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi erat antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih komprehensif, mulai dari penyusunan kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 bertema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Menurut Suhajar, sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah akan mencegah tumpang tindih program serta memastikan distribusi zakat lebih adil dan tepat sasaran. “Jika BAZNAS berkolaborasi dengan pemerintah daerah, maka pengelolaannya akan lebih baik dan pemanfaatannya tepat sasaran,” ujarnya. Ia juga menekankan peran strategis pemerintah daerah sebagai ujung tombak implementasi, karena memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Dengan demikian, strategi penghimpunan dan penyaluran zakat dapat lebih sesuai dengan kebutuhan lokal. Selain itu, Suhajar menyoroti pentingnya pendataan muzaki dan mustahik yang akurat. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, hingga sektor swasta akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi muzaki. Dalam konteks otonomi daerah, lanjutnya, pemerintah daerah memiliki peluang mengembangkan kebijakan zakat sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Oleh karena itu, penguatan peran pemerintah daerah perlu didukung regulasi yang jelas serta kapasitas kelembagaan yang memadai agar memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah. Pada kesempatan yang sama, pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dalam Rakornas. Hadir langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Sandi, dan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE. Kehadiran jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta ini menjadi wujud komitmen dalam memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan langkah bersama BAZNAS se-Indonesia untuk memperkokoh peran zakat dalam pembangunan bangsa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA27/08/2025 | Admin bidang 1
Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas 2025 Bersama Ketua MPR RI, Wujudkan Asta Cita
Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas 2025 Bersama Ketua MPR RI, Wujudkan Asta Cita
Jakarta – Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (26/8/2025). Delegasi BAZNAS Kota Yogyakarta terdiri atas Ketua Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik Sandi, dan Wakil Ketua III Muhammad Iqbal, SE. Dalam kesempatan tersebut, Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar BAZNAS dalam membantu negara menjalankan amanat konstitusi, terutama dalam melindungi serta memberdayakan fakir miskin dan masyarakat kecil yang membutuhkan. “Konstitusi menegaskan bahwa negara bertanggung jawab mengurus fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, hingga usaha ekonomi kecil. Amanat itu diwujudkan melalui APBN, program-program pemerintah, dan kehadiran lembaga resmi seperti BAZNAS,” ujar Muzani. Ia menekankan bahwa BAZNAS memiliki mandat strategis dalam pengelolaan zakat untuk mempercepat pencapaian tujuan bernegara. Hal ini tidak hanya terkait dengan aspek pertahanan melalui tentara dan kepolisian, tetapi juga memastikan rakyat hidup sehat, sejahtera, bebas dari utang, dan memiliki penghidupan yang layak. “Negara akan benar-benar kuat jika rakyatnya sehat, memiliki pekerjaan, berkecukupan secara ekonomi, dan terbebas dari kemiskinan. Di sinilah BAZNAS memegang peran penting,” tegasnya. Muzani juga menilai Rakornas 2025 sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran BAZNAS dalam mendukung program Asta Cita menuju Indonesia yang merdeka dan sejahtera. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Kepala BPKH Dr. Fadlul Imansyah, SE., MM., CIFP., serta pimpinan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/08/2025 | Admin bidang 1
Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Turut Serta pada Rakornas BAZNAS 2025
Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta Turut Serta pada Rakornas BAZNAS 2025
Jakarta – Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar di Jakarta pada Selasa (26/8/2025). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Sandi, serta Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE. Rakornas tahun ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dengan mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita”. Tema tersebut selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen transformasi sosial untuk pemerataan kesejahteraan umat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya menekankan pentingnya Rakornas sebagai momentum penyelarasan program zakat dengan visi besar Asta Cita. Menurutnya, zakat bukan sekadar ibadah personal, melainkan juga sarana gotong royong bangsa dalam mewujudkan keadilan sosial. “Rakornas 2025 membawa pesan besar agar zakat benar-benar menjadi pilar percepatan kesejahteraan umat sekaligus mendukung Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kiai Noor. Beliau juga memaparkan capaian kinerja penghimpunan zakat yang terus meningkat signifikan. Dalam lima tahun terakhir, penghimpunan nasional naik dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024. Jumlah muzaki pun bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa, menandakan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berzakat. Selain itu, BAZNAS RI terus memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta memperluas kiprah di tingkat internasional, khususnya dalam aksi kemanusiaan di Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar bagi lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. Rakornas 2025 juga diramaikan dengan BAZNAS Awards yang menganugerahkan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, dan mitra perusahaan. Penghargaan tersebut diharapkan memacu semangat kolaborasi dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Acara ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor berharap kepemimpinan selanjutnya dapat menjaga kesinambungan program serta menghadirkan inovasi baru demi memperluas kebermanfaatan zakat. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta pada Rakornas 2025 menjadi bukti nyata komitmen dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di tingkat daerah, sejalan dengan kebijakan nasional dan visi Indonesia Emas 2045. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA26/08/2025 | Admin bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat