WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

BAZNAS Republik Indonesia Serahkan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Kota Yogyakarta
BAZNAS Republik Indonesia Serahkan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 7 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Penyerahan Program Akses Air Bersih dan Rumah Layak Huni di Mushola Baitu Taubah RW 01, Kampung Jlagran Berkah, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini secara resmi diserahkan oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, sebagai wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di perkotaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti akses air bersih dan hunian layak. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta serta dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan mengatasi tantangan sosial masyarakat perkotaan. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menyampaikan bahwa zakat bukan hanya ibadah individu, tetapi juga instrumen sosial-ekonomi yang mampu membangun kemandirian umat. Melalui program seperti akses air bersih dan rumah layak huni, zakat dapat memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa zakat benar-benar memberikan manfaat, bukan hanya bagi penerimanya, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Program Akses Air Bersih di Kampung Jlagran Berkah diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air layak konsumsi, terutama di wilayah padat penduduk yang sebelumnya kesulitan memperoleh air bersih. Fasilitas ini akan mendukung kegiatan harian warga, memperbaiki kondisi sanitasi, dan menjaga kesehatan lingkungan. Sementara itu, Program Rumah Layak Huni ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS memberikan dukungan renovasi dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih layak dan bermartabat. Kegiatan penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta, pemerintah kelurahan dan kemantren setempat, serta masyarakat penerima manfaat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, menunjukkan besarnya harapan dan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan manfaat zakat di tengah masyarakat. “Program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang merasakan keberkahan dari pengelolaan zakat yang amanah dan profesional,” tutur Syamsul Azhari. Melalui kegiatan ini, BAZNAS kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menghimpun dan menyalurkan dana zakat, tetapi juga menghadirkan solusi bagi permasalahan sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan dukungan muzaki, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program-program seperti ini dapat terus dikembangkan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/10/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pembukaan RAKORDA BAZNAS se-DIY 2025: Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola Zakat Menuju Perencanaan 2026
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pembukaan RAKORDA BAZNAS se-DIY 2025: Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola Zakat Menuju Perencanaan 2026
Yogyakarta, 7 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-DIY Tahun 2025 yang resmi dibuka pada Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Evaluasi Pengelolaan Zakat Semester I dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumentasi Perencanaan Tahun 2026” yang berfokus pada penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan nasional dan daerah, antara lain Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS RI, Ketua BAZNAS DIY, Sekretaris Daerah DIY, serta Bupati Sleman selaku tuan rumah penyelenggara. Kehadiran para tokoh ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di seluruh kabupaten dan kota se-DIY. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, turut hadir Ketua Drs. H. Syamsul Azhari, bersama Wakil Ketua II Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III H. Sulaiman, dan Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, S.Ag., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan semangat sinergi dalam memperkuat sistem penghimpunan dan pendistribusian zakat agar semakin transparan, akuntabel, dan berdaya guna bagi mustahik. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Republik Indonesia menekankan pentingnya RAKORDA sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi untuk memperkuat kinerja kelembagaan zakat di seluruh daerah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diukur dari peningkatan penghimpunan, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat mustahik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS diharapkan mampu menyusun perencanaan program yang lebih strategis, terukur, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat. Ketua BAZNAS RI juga mengapresiasi upaya BAZNAS se-DIY yang terus menunjukkan inovasi dan sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial keagamaan. Ia berharap agar setiap BAZNAS daerah dapat memperkuat tata kelola yang berbasis data, memperluas jejaring muzaki, serta meningkatkan profesionalisme amil dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah sesuai prinsip syariah dan akuntabilitas publik. RAKORDA ini juga menjadi ajang penting untuk mengevaluasi capaian program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah selama semester pertama tahun 2025. Melalui forum ini, setiap BAZNAS kabupaten/kota di DIY berkesempatan menyampaikan hasil capaian, tantangan, dan inovasi yang telah dilakukan, termasuk strategi pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis zakat produktif. Selain sesi evaluasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumentasi Perencanaan Tahun 2026. Bimtek ini menjadi bekal penting agar setiap BAZNAS daerah dapat menyusun rencana kerja dan anggaran tahunan yang selaras dengan visi nasional BAZNAS, yakni mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Partisipasi aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis data dan perencanaan yang matang. Dengan semangat kolaborasi antar-BAZNAS se-DIY, diharapkan program zakat, infak, dan sedekah tahun mendatang semakin efektif dalam menurunkan angka kemiskinan serta memperluas manfaat bagi masyarakat Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui saluran resmi BAZNAS. Setiap rupiah yang disalurkan melalui zakat, infak, dan sedekah akan menjadi kekuatan nyata dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan serta memperkuat ketahanan ekonomi umat. Mari bersama wujudkan kesejahteraan dan keberkahan melalui ZIS yang dikelola secara amanah, profesional, dan berdampak. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA07/10/2025 | Salsa Fateha
Rapat Koordinasi Persiapan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Yogyakarta
Rapat Koordinasi Persiapan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Yogyakarta
Yogyakarta - 06 Oktober 2025. Dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Agenda Hari Santri Nasional pada hari Senin, 6 Oktober 2025 pukul 08.30 WIB bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dari organisasi keagamaan, pondok pesantren, instansi pemerintah, serta para tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap dunia pesantren dan keagamaan di Kota Yogyakarta. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mematangkan berbagai agenda kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, baik dari segi teknis pelaksanaan, susunan acara, maupun koordinasi antar lembaga terkait. Melalui rapat ini diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan pelaksanaan Hari Santri Nasional yang meriah, bermakna, dan membawa semangat kebangsaan serta keagamaan yang kuat di kalangan santri dan masyarakat luas. Momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat akan peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat keislaman, kebangsaan, dan pengabdian para santri di era modern. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta#HariSantriNasional#RapatKoordinasiHSN#HSN2025#KemenagYogyakarta#SantriHebat#BanggaJadiSantri #ModerasiBeragama#SinergiKemenag
BERITA06/10/2025 | Admin bidang 1
Kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo, Wujud Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo, Wujud Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kelurahan Gilangharjo, Bantul 06 Oktober 2025 – Sebuah momentum penting terjadi di Kelurahan Gilangharjo dengan diadakannya kegiatan Launching Kampung Berkah Gilangharjo. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, baik dari jajaran BAZNAS maupun pemerintah daerah, sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut hadir Ibu Saidah Sakwan, MA, pimpinan bidang pendistribusian BAZNAS yang turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Hadir pula Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budiharja, S.KM., M.Kes, serta Ketua BAZNAS Provinsi DIY Hj. Dra. Puji Astuti, M.Si. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bantul Drs. H. Damanhuri dan Ketua BAZNAS Kabupaten Gunungkidul Drs. Mustangid, M.Pd juga tampak hadir memberikan support. Tidak ketinggalan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abd. Samik dan Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd turut hadir dalam acara ini. Lurah Gilangharjo Drs. Pardiyono bersama seluruh Dukuh se-pedukuhan Gilangharjo juga hadir memberikan semangat dalam pelaksanaan program ini. Launching Kampung Berkah Gilangharjo ini diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi zakat dan dana sosial lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam menciptakan kampung yang berkah dan mandiri. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta#KampungBerkah#PemberdayaanMasyarakat#MasyarakatSejahtera#KotaYogyakarta#ZakatMembangunNegeri
BERITA06/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni
BAZNAS Kota Yogyakarta Laksanakan Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni
YOGYAKARTA — Ahad, 5 Oktober 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada penerima manfaat, Ibu Budi Yati, warga RT 35 RW 15 Sorosutan, Umbulharjo. Program ini diajukan secara perorangan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak dan sehat. Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jajaran pemerintah menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menghadirkan solusi atas persoalan sosial di tingkat masyarakat. Melalui Program RTLH, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat kurang mampu. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan dan kemanusiaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Selain membantu memperbaiki kondisi fisik bangunan, program RTLH juga diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas. Hunian yang layak akan mendorong peningkatan kualitas hidup, kesehatan, dan produktivitas penerima manfaat. Dengan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, keluarga penerima bantuan dapat beraktivitas dengan lebih tenang serta memiliki motivasi baru untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini dengan menggandeng berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan sosial dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Yogyakarta. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS berharap program RTLH dapat menjadi inspirasi dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warganya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta #RumahLayakHuni #RTLH #Yogyakarta #ZakatUntukKemanusiaan #KotaYogyakarta #ZakatMembangunNegeri #SinergiKebaikan
BERITA06/10/2025 | Admin Bidang 1
Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus UPZ Kemenag Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf
Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus UPZ Kemenag Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf
Yogyakarta, 3 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pembekalan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Yogyakarta serta Penyuluh Zakat Mualaf, pada jum;at (3/10). Kegiatan berlangsung di Rumah Makan Ingkung Grobog, Jalan Ipda Tut Harsono No. 18, Umbulharjo, Yogyakarta, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, antara lain Ketua, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kepala Pelaksana, serta Pelaksana Bidang I. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus komitmen dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam optimalisasi gerakan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus UPZ dan penyuluh zakat mualaf ini diharapkan dapat memperkuat peran lembaga dalam mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran berzakat. “Dengan terbentuknya pengurus dan penyuluh zakat ini, semoga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan,” ujarnya. Kegiatan pembekalan turut diisi dengan materi seputar manajemen pengelolaan zakat, sinergi UPZ dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, serta strategi dakwah dan pendampingan bagi para mualaf. Melalui kegiatan ini, para pengurus dan penyuluh diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam menggerakkan potensi zakat di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memperluas jangkauan layanan zakat melalui penguatan kapasitas SDM dan pembentukan UPZ di berbagai instansi. Diharapkan, langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Yogyakarta sebagai Kota Dermawan melalui gerakan zakat yang terorganisasi dan berdampak nyata bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA04/10/2025 | Salsa Fateha
Verifikasi Mustahik BAZNAS Kota Yogyakarta: Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto Membutuhkan Bantuan
Verifikasi Mustahik BAZNAS Kota Yogyakarta: Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto Membutuhkan Bantuan
Yogyakarta, 3 Oktober 2025 - BAZNAS Kota Yogyakarta melakukan verifikasi terhadap salah satu calon mustahik, Bapak Yusuf Cahyono Kusarianto, yang beralamat di Jetis JT 2/265 Yogyakarta. Berdasarkan hasil verifikasi, Bapak Yusuf bekerja sebagai pembuat website dan desainer grafis namun saat ini sedang tidak bekerja karena minimnya pekerjaan. Kebutuhan sehari-hari Bapak Yusuf terpaksa dipenuhi dengan meminjam uang dari berbagai sumber, termasuk saudara, teman, tetangga, warung sekitar, hingga rentenir. Hal ini dibenarkan oleh beberapa saksi dari kalangan saudara dan tetangga sekitar yang menyatakan hal serupa. BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga amil zakat nasional yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk Bapak Yusuf. Dengan verifikasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dapat menentukan kelayakan Bapak Yusuf sebagai mustahik dan menyalurkan bantuan yang tepat sasaran. Proses verifikasi ini dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh dan humanis, dimulai dari kunjungan langsung ke tempat tinggal Bapak Yusuf. Tim verifikasi melakukan wawancara mendalam untuk menggali informasi lebih lengkap terkait kondisi ekonomi, sosial, dan keluarga beliau. Verifikasi ini tidak hanya bertujuan memastikan informasi administrasi, tetapi juga melihat kondisi riil yang dialami sehari-hari agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mustahik. Kondisi Bapak Yusuf saat ini memang sangat memprihatinkan. Dengan profesi sebagai pembuat website dan desainer grafis, beliau sebenarnya memiliki keahlian yang cukup menjanjikan di era digital sekarang ini. Namun, keterbatasan akses pasar dan persaingan yang semakin ketat membuat Bapak Yusuf kesulitan mendapatkan proyek. Akibatnya, sumber penghasilan yang biasa didapatkan menghilang dan memaksa beliau untuk berutang demi menyambung hidup. Sumber utang yang beragam, mulai dari saudara, teman, tetangga hingga rentenir, menunjukkan bahwa kebutuhan hidup Bapak Yusuf sudah berada dalam kondisi genting. Utang yang terus menumpuk akan berdampak pada beban psikologis dan finansial yang semakin berat, sehingga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan program bantuan.BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya mengandalkan bantuan dana semata tetapi juga berencana memberikan pendampingan jangka panjang. Pendampingan ini meliputi pelatihan peningkatan keterampilan sesuai dengan bidang yang dikuasai Bapak Yusuf, misalnya pelatihan pemasaran digital, pengembangan website, atau desain grafis profesional supaya beliau bisa kembali meraih peluang pasar yang lebih luas. Program pemberdayaan tersebut akan difasilitasi dengan dukungan dari lembaga pelatihan dan komunitas profesional di bidang IT dan digital kreatif.Selain aspek pekerjaan dan pendapatan, verifikasi juga menemukan bahwa kondisi tempat tinggal dan kehidupan sosial Bapak Yusuf membutuhkan perhatian. Rumah yang dihuni cukup sederhana dan masih memerlukan perbaikan agar layak huni, sementara interaksi sosial dengan lingkungan sebagai bagian dari jejaring bantuan sosial masih terbatas. Oleh karena itu, BAZNAS turut merancang program pemberdayaan yang tidak hanya fokus pada ekonomi, tetapi juga kondisi sosial dan psikologis mustahik agar tercipta suasana kondusif untuk bangkit dan mandiri.Upaya ini juga menjadi wujud tanggung jawab sosial dari lembaga zakat nasional dalam memperhatikan aspek keberlanjutan di samping pemenuhan kebutuhan dasar. Bantuan yang direncanakan bukan sekadar meringankan beban sesaat, melainkan memberi peluang pengembangan diri dan usaha agar Bapak Yusuf mampu memutus rantai ketergantungan pada utang dan kembali membangun kehidupan yang lebih stabil.Dalam pelaksanaan program tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga pelaku usaha lokal untuk menciptakan sinergi yang optimal. Kolaborasi ini penting agar program bantuan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan mustahik yang telah mendapatkan bantuan untuk memastikan manfaat yang dirasakan benar-benar terjadi. Pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif diharapkan dapat meningkatkan kesuksesan program pemberdayaan, sekaligus memberikan inspirasi bagi mustahik lain di wilayah Kota Yogyakarta.BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program zakat melalui donasi maupun dukungan lainnya. Dengan dukungan bersama, lebih banyak mustahik seperti Bapak Yusuf akan terbantu dan diberdayakan sehingga dapat mandiri dan berkontribusi positif bagi komunitas sekitar. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan akuntabel, BAZNAS berkomitmen terus memperluas jangkauan bantuan agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat kurang mampu di Kota Yogyakarta. Informasi dan pengajuan mustahik baru juga dapat disampaikan melalui kantor BAZNAS sesuai mekanisme yang berlaku untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berkesinambungan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA03/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Uang Saku untuk Kafilah STQH Nasional XXVIII
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Uang Saku untuk Kafilah STQH Nasional XXVIII
YOGYAKARTA – BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan dukungan kepada para kafilah yang akan mewakili Kota Yogyakarta dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2025 yang berlangsung pada 9–19 Oktober 2025 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penyerahan bantuan berupa uang saku ini ditujukan sebagai bentuk motivasi dan dukungan moril bagi para peserta yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Adapun kafilah yang menerima bantuan antara lain: Khauzatus Zahra (10 Juz Putri), Malihan Muthohar Syauqi Madina (20 Juz Putra), Idris Latif (30 Juz Putra), dan M. Faiq Faqilah Faruq (Tafsir Bahasa Arab Putra). Dengan adanya dukungan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap para peserta dapat tampil maksimal, meraih prestasi terbaik, serta membawa nama baik Kota Yogyakarta di ajang STQH Nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. Kepala BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kafilah yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti ajang STQH Nasional XXVIII ini. Menurutnya, keikutsertaan mereka bukan hanya membawa nama Kota Yogyakarta, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadist. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para kafilah agar diberi kelancaran, kesehatan, serta kekuatan dalam mengikuti setiap rangkaian lomba. Harapannya, prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag ke TPST Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum
Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag ke TPST Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum
YOGYAKARTA – Kamis (02/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mandiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat jalinan kerja sama sekaligus meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah mandiri yang telah berjalan di lingkungan pesantren. Program ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata dalam bidang sosial dan lingkungan. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Kemenag dalam kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi baru, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan gerakan peduli lingkungan. TPST Mandiri Pesantren Krapyak menjadi salah satu contoh baik bagaimana pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan komunitas pesantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas ikhtiar Pesantren Krapyak dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah mandiri. Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lainnya untuk ikut serta mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kesadaran kolektif di masyarakat. Perwakilan Kemenag Kota Yogyakarta dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar sebagai motor penggerak edukasi lingkungan, karena mampu mengintegrasikan nilai keagamaan dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kunjungan ini, diharapkan terbangun semangat gotong royong antara lembaga pemerintah, BAZNAS, pesantren, dan masyarakat. Sinergi tersebut tidak hanya menghadirkan manfaat bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah kolektif dalam menjaga amanah Allah SWT berupa alam yang harus dipelihara bersama. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman untuk Lansia di Giwangan
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Foodbank Lumbung Mataraman untuk Lansia di Giwangan
YOGYAKARTA – Rabu (1/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta. Pada kesempatan ini, pentasyarufan diberikan kepada warga masyarakat lanjut usia di Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, dengan jumlah penerima sekitar 50 orang. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kemantren Umbulharjo. Program Foodbank Lumbung Mataraman merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Yogyakarta bersama BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Melalui program ini, diharapkan kebutuhan dasar penerima manfaat dapat sedikit terbantu sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana distribusi pangan, program ini juga berfungsi sebagai wadah edukasi pentingnya berbagi dan saling peduli di lingkungan sekitar. Makanan yang ditasharufkan dikumpulkan dari dukungan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Yogyakarta, kemudian disalurkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta kepada penerima manfaat. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus bersinergi dengan Pemkot Yogyakarta dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas jangkauan penerima manfaat. Harapannya, program ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh anggota KORPRI Pemkot Yogyakarta atas dukungan penuh terhadap program ini. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan mendapat balasan pahala berlipat dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA02/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Peyek
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Peyek
Yogyakarta, 1 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pentasyarufan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat kecil yang membutuhkan. Pada Rabu (1/10/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp 1.000.000 kepada Ibu Soebandiyah, seorang penjual peyek yang sehari-hari berjualan di pasar tradisional. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Cahyo Hatmoko, Pelaksana Bidang Pentasyarufan dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzakki. Ibu Soebandiyah, sebagai penerima manfaat, tampak begitu bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta. Selama ini ia mengandalkan usaha kecil menjual peyek untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya bantuan modal ini, ia berharap dapat menambah kapasitas produksi, membeli bahan baku yang lebih baik, serta memperluas pemasaran dagangannya. “Saya berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha saya. Semoga dagangan saya semakin laris dan bisa membantu ekonomi keluarga,” ujarnya dengan penuh rasa syukur. Program bantuan modal usaha bagi pedagang kecil seperti Ibu Soebandiyah memiliki makna penting. Tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi juga menjadi bentuk dorongan moral agar penerima manfaat lebih semangat dalam berusaha. Dengan meningkatnya pendapatan, diharapkan kualitas hidup keluarga penerima juga semakin baik, sehingga perlahan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif. Melalui program bantuan modal usaha, masyarakat didorong untuk lebih mandiri, kreatif, dan mampu membangun usaha yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Selain itu, program ini juga menunjukkan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tetapi berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Modal usaha yang diberikan kepada pedagang kecil, UMKM, maupun pekerja sektor informal diharapkan bisa menjadi titik awal kemandirian ekonomi mereka. Dengan demikian, zakat benar-benar hadir sebagai solusi atas problem sosial-ekonomi di masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus melakukan pendataan, pemetaan, dan penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan. Ke depan, program bantuan modal usaha akan semakin diperluas cakupannya sehingga lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Sinergi antara muzakki, mustahik, dan lembaga pengelola zakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui kisah Ibu Soebandiyah, dapat terlihat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS benar-benar mampu memberikan dampak nyata. Bantuan sederhana senilai Rp 1.000.000 menjadi langkah awal untuk membuka peluang usaha yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menumbuhkan optimisme hidup. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ini dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan kebersamaan, insyaAllah akan semakin banyak masyarakat kecil yang terbantu, semakin banyak usaha yang berkembang, dan semakin luas keberkahan yang dirasakan oleh umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Salsa Fateha
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat di Kemantren Gedongtengen
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat di Kemantren Gedongtengen
Yogyakarta – Rabu (1/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadiri kegiatan Musyawarah Koordinasi Program Kampung Zakat yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gedongtengen. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di wilayah Kemantren Gedongtengen. Musyawarah ini turut dihadiri oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kepala Polsek Gedongtengen, para lurah se-Kemantren Gedongtengen, serta Kepala KUA Kemantren Gedongtengen. Kehadiran para tamu kehormatan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam memperkuat pelaksanaan program Kampung Zakat. Program Kampung Zakat merupakan upaya bersama dalam memberdayakan masyarakat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara terarah dan berkelanjutan. Melalui musyawarah ini, diharapkan dapat dirumuskan langkah strategis untuk menjadikan Kampung Zakat sebagai model pengembangan ekonomi umat sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tingkat kemantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ini, baik melalui perencanaan, pendampingan, maupun penyaluran dana zakat sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, serta aparat setempat diyakini akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah Gedongtengen. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan implementasi Kampung Zakat dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, keberhasilan Kampung Zakat di Gedongtengen juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Yogyakarta untuk mengembangkan program serupa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Admin Bidang 1
Monitoring Program Madrasah Layak Belajar oleh BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan
Monitoring Program Madrasah Layak Belajar oleh BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan
Yogyakarta (1/10/2025) – BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan monitoring dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terkait program Madrasah Layak Belajar (MLB) yang dilaksanakan di MI Al Islam Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Monitoring ini dilakukan langsung oleh Mas Fatan Rahman selaku Tim MLB BAZNAS RI. Program Madrasah Layak Belajar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan berbasis madrasah. Dengan adanya program ini, diharapkan madrasah dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak, nyaman, dan sesuai standar pendidikan, sehingga anak-anak dapat menempuh pendidikan dengan semangat dan motivasi yang lebih tinggi. Kehadiran Tim BAZNAS RI di MI Al Islam Giwangan menjadi wujud komitmen bersama dalam memastikan bahwa pelaksanaan program MLB berjalan sesuai dengan tujuan. Dalam kegiatan monitoring ini, dilakukan evaluasi menyeluruh mulai dari kondisi ruang kelas, sarana prasarana yang digunakan, hingga aspek pendukung lainnya yang berhubungan langsung dengan proses pembelajaran siswa. BAZNAS Kota Yogyakarta bersama pihak madrasah turut menyampaikan perkembangan hasil implementasi program MLB yang sudah berjalan. Salah satunya adalah adanya peningkatan fasilitas belajar yang membuat para siswa semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Para guru pun merasakan manfaat dari suasana belajar yang lebih kondusif, sehingga kegiatan mengajar dapat berlangsung lebih efektif. Program MLB sendiri lahir dari kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya di madrasah-madrasah yang masih menghadapi keterbatasan. Dana ZIS yang dihimpun dari para muzakki disalurkan dalam bentuk nyata untuk mendukung keberlangsungan pendidikan umat. Dengan demikian, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berdampak pada aspek konsumtif, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. Monitoring oleh BAZNAS RI ini juga menjadi bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan program. Evaluasi langsung di lapangan membantu memastikan bahwa program MLB tidak hanya berjalan secara administratif, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penerima. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk mewujudkan lembaga zakat yang amanah, profesional, dan terpercaya. BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung keberlanjutan program MLB. Melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kota, pihak madrasah, dan masyarakat, diharapkan tercipta madrasah yang benar-benar layak sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Di MI Al Islam Giwangan, semangat para siswa dalam belajar menjadi bukti nyata bahwa program MLB membawa dampak positif. Lingkungan belajar yang semakin baik mendorong motivasi anak-anak untuk terus berprestasi. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran besar dalam membangun masa depan pendidikan di Indonesia. Melalui kegiatan monitoring ini, BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program Madrasah Layak Belajar dapat terus ditingkatkan, diperluas, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah di Kota Yogyakarta. Dengan dukungan penuh dari para muzakki, donatur, dan seluruh masyarakat, insyaAllah program ini akan menjadi jalan keberkahan yang membawa kebaikan bagi umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA01/10/2025 | Admin Bidang 1
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Persiapan Hari Santri ke-10
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Persiapan Hari Santri ke-10
Yogyakarta – Selasa (30/9/2025), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta mengadakan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) persiapan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025/1447 H. Rapat yang berlangsung di ruang PPID Kemenag ini dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Kota Yogyakarta dan dihadiri perwakilan sejumlah pihak terkait. Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momen penting untuk meneguhkan peran santri dalam kehidupan berbangsa, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk itu, koordinasi lintas sektor digelar guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan baik dan membawa manfaat luas. Dalam pertemuan ini, terdapat beberapa usulan yang disampaikan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Pertama, permohonan dukungan alat dan bahan kebersihan untuk kegiatan reresik atau kerja bakti di pondok pesantren. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan nyaman. Kedua, sinergi penanganan sampah di pesantren agar tercipta program berkelanjutan dalam menjaga kebersihan serta menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menekankan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga harus menghadirkan nilai praktis yang bermanfaat. Salah satunya melalui gerakan kebersihan dan kepedulian lingkungan di pesantren. BAZNAS Kota Yogyakarta menyambut baik gagasan tersebut dan siap bersinergi. Sebagai lembaga yang berfokus pada pemberdayaan umat, BAZNAS mendukung langkah-langkah yang selaras dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui kebersihan dan pengelolaan lingkungan di pesantren. Musyawarah koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat semangat kolaborasi menjelang Hari Santri Nasional ke-10. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian, peringatan Hari Santri 2025 di Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya khidmat, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
Pengajian DLH Kota Yogyakarta Didukung BAZNAS melalui Penyediaan Narasumber
Pengajian DLH Kota Yogyakarta Didukung BAZNAS melalui Penyediaan Narasumber
Yogyakarta – Selasa (30/9/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali berperan aktif dalam memberikan pencerahan spiritual melalui kegiatan pengajian. Kali ini, BAZNAS menjadi penyedia narasumber pada pengajian yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai dan karyawan DLH. Pengajian berlangsung khidmat dengan tausiyah yang disampaikan penuh makna, memberikan motivasi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam bekerja sehari-hari. Sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan DLH dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi untuk membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai keagamaan. Dengan menghadirkan narasumber melalui fasilitasi BAZNAS, diharapkan semangat religiusitas dapat terus tumbuh di lingkungan kerja instansi pemerintahan. Kehadiran pengajian ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarpegawai, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung program serupa di berbagai instansi agar keberkahan dan nilai keislaman semakin terasa dalam setiap lini kehidupan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Seminar Peningkatan Pelayanan Inklusi dalam Rangka HUT ke-3 Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Seminar Peningkatan Pelayanan Inklusi dalam Rangka HUT ke-3 Mal Pelayanan Publik Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menghadiri seminar bertema “Peningkatan Pelayanan Inklusi di Mal Pelayanan Publik” yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta. Acara yang berlangsung di Hotel Harper Malioboro ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan publik inklusif yang mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir melalui perwakilan dari Bidang SDM, Administrasi, Komunikasi, dan Umum sebagai bentuk komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas layanan publik yang inklusif, profesional, dan humanis, khususnya dalam aspek pelayanan berbasis keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dan perwakilan dari Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan DIY. Keduanya menyampaikan materi mengenai kebijakan pelayanan publik yang berpihak pada inklusi sosial serta urgensi pengawasan dan evaluasi dalam penerapan standar layanan di MPP. Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan instansi yang tergabung di Mal Pelayanan Publik semakin kuat dalam menghadirkan layanan yang adil, merata, dan responsif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pelayanan publik yang lebih baik. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Workshop Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan
YOGYAKARTA – Selasa (30/9/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri undangan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Yogyakarta dalam kegiatan Workshop Kebijakan Safeguarding Perlindungan Anak dan Perempuan dalam Transportasi Ojek Online. Acara ini berlangsung di Aula Pertemuan Gedung DPD DIY. Kegiatan workshop ini menjadi wadah penting untuk membahas upaya perlindungan bagi anak dan perempuan, khususnya terkait keamanan dalam layanan transportasi berbasis aplikasi. Melalui forum ini, diharapkan terjalin sinergi antara berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, hingga penyedia layanan transportasi, guna menghadirkan ekosistem yang lebih aman dan ramah bagi anak serta perempuan. Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen lembaga untuk terus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih adil, aman, dan sejahtera. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan dalam merumuskan kebijakan yang responsif terhadap isu-isu kerentanan sosial. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat melahirkan rekomendasi nyata yang bisa diterapkan di lapangan. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil dari workshop ini tidak hanya sebatas wacana, melainkan mampu ditindaklanjuti dengan langkah konkret yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak dan perempuan yang membutuhkan perlindungan ekstra dalam aktivitas sehari-hari. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Cabang 1 Juz dan Tilawah
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Cabang 1 Juz dan Tilawah
Prestasi gemilang diraih pada hajatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2025/1447, diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Sabtu 27/9/2025 (5 Rabiul Akhir 1447) di Komplek Balaikota Yogyakarta. Chamila Syaqib Nurkirana, siswi SMPN 8 Yogyakarta, merupakan salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang banyak menorehkan prestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz hadir untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Program beasiswa kader hafidz merupakan program unggulan BAZNAS Kota Jogja. Pertama kali adakan tahun 2023 bagi 35 anak dan 2025 meningkat menjadi 75 anak. Setiap anak menerima beasiswa Rp.500.000/bulan. Setiap penerima wajib tinggal bersama orang tua, bertujuan agar menjadi teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Chamila Syaqib Nurkirana mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur’an. “Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya". Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan kesalehan bagi anak-anak Indonesia dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderHafidzAlqur'an #BAZNASKotaJogja #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #Terimakasih Muzaki&Mustahiq #AmanahProfesionalTransparan
BERITA30/09/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Bekasi Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Bekasi Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 29 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta pada hari ini menerima kunjungan silaturahmi dari rombongan BAZNAS Kota Bekasi. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama, berbagi pengalaman, serta mendorong pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Rombongan dari Kota Bekasi dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Bekasi, H. Nurul Akmal, S.HI, bersama jajaran pengurus dan perwakilan Kementerian Agama Kota Bekasi. Hadir dalam rombongan tersebut Kasubag TU Kemenag Kota Bekasi, Drs. H. Abdul Syakur, Kasie Penais Zakat Wakaf Kemenag Kota Bekasi, H. Hasbialloh, serta unsur pimpinan BAZNAS Kota Bekasi lainnya, yakni Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, Dr. Ismail Hasyim, S.HI., S.Pd.I., M.Sos, dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Ayi Nurdin, S.H., M.H. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta beserta jajaran amil. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi ini. Menurutnya, pertemuan semacam ini sangat penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkaya pengetahuan dalam pengelolaan zakat di masing-masing daerah. “BAZNAS Kota Bekasi dan Yogyakarta memiliki tantangan yang berbeda dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. Namun, tujuan kita sama, yaitu menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi umat. Dengan adanya silaturahmi ini, kita bisa saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama mendorong peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam forum diskusi, kedua pihak bertukar pandangan mengenai strategi peningkatan penghimpunan zakat, program pemberdayaan ekonomi umat, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Kota Bekasi turut mengapresiasi sejumlah program inovatif yang telah dijalankan di Yogyakarta, seperti dukungan pendidikan melalui beasiswa, layanan kesehatan berbasis zakat, serta penguatan literasi zakat di kalangan masyarakat muda. Ketua BAZNAS Kota Bekasi, H. Nurul Akmal, menegaskan bahwa pihaknya ingin belajar dari praktik baik yang telah diterapkan di Yogyakarta. “Kami berharap pengalaman dari BAZNAS Kota Yogyakarta dapat menjadi inspirasi bagi kami dalam memperkuat peran zakat di Bekasi. Terutama dalam hal kolaborasi dengan pemerintah daerah, sinergi dengan berbagai lembaga, serta inovasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain diskusi formal, rombongan juga meninjau beberapa layanan BAZNAS Kota Yogyakarta yang menjadi contoh implementasi program zakat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menambahkan bahwa kolaborasi antar-BAZNAS daerah harus terus ditingkatkan. “Kita semua bagian dari gerakan nasional zakat. Jika setiap daerah bersinergi dan saling mendukung, maka dampak zakat bagi kesejahteraan masyarakat akan semakin besar. Semoga kunjungan ini membawa kebaikan dan dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama yang nyata,” tuturnya. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persaudaraan dan kolaborasi antara BAZNAS Kota Bekasi dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem zakat nasional, sehingga zakat dapat semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/09/2025 | Admin Bidang 1
Perkokoh Iman Mualaf, BAZNAS Kota Yogyakarta Fasilitasi Pengajian di Masjid Besar Puro Pakualaman
Perkokoh Iman Mualaf, BAZNAS Kota Yogyakarta Fasilitasi Pengajian di Masjid Besar Puro Pakualaman
YOGYAKARTA – 29 September 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menegaskan perannya dalam pembinaan dan penguatan akidah umat melalui program dakwah. Bekerja sama dengan Muallaf Center Pakualaman, BAZNAS Kota Yogyakarta memfasilitasi penyelenggaraan sebuah pengajian yang bertempat di Masjid Besar Puro Pakualaman. Kegiatan tersebut mengusung tema "Menguatkan Aqidah, Merekatkan Ukhuwah, Meraih Mardhotillah". Untuk mengupas tuntas tema yang sarat makna ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menghadirkan Ustaz Yayat Hidayat sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau merupakan wujud dukungan penuh BAZNAS dalam menyediakan penceramah yang kompeten untuk membimbing jamaah. Pengajian ini diikuti dengan penuh antusias oleh para jamaah yang terdiri dari sekitar 20 mualaf anggota Muallaf Center Pakualaman serta para anggota Majelis Taklim As Sakinah. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal rohani yang berharga, khususnya bagi para saudara baru dalam memantapkan keyakinan dan mempererat tali silaturahmi dengan sesama muslim. Selain penguatan iman dan akidah, pengajian ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan keislaman para mualaf, baik dari segi pemahaman syariat maupun praktik ibadah sehari-hari. Dalam suasana penuh kekeluargaan, jamaah tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi, sehingga tercipta interaksi yang hangat antara narasumber dan peserta. Hal ini semakin menegaskan pentingnya ruang belajar bersama agar para mualaf dapat tumbuh dengan keyakinan yang mantap serta didukung lingkungan yang positif. Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Muallaf Center Pakualaman berencana mengadakan pengajian rutin dengan materi yang lebih variatif dan mendalam. Upaya berkesinambungan ini diharapkan mampu membangun pondasi spiritual yang kuat, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di antara para jamaah. Dengan demikian, BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam membina umat menuju kehidupan yang lebih berkah dan diridai Allah SWT. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA29/09/2025 | Admin Bidang 1
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →