WhatsApp Icon
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Penguatan Tata Kelola Zakat Melalui Penyerahan SK Penetapan RKAT BAZNAS Se-DIY

Komitmen Bersama Menata Arah Pengelolaan Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat melalui kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Penyerahan SK RKAT dilakukan sebagai bentuk legalitas sekaligus penguatan perencanaan program zakat yang terukur. Seluruh unsur pimpinan BAZNAS se-DIY hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan sarat semangat kolaborasi.

Agenda ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan amanah umat. RKAT diposisikan sebagai instrumen utama pengendali program dan anggaran. Melalui penetapan ini, setiap BAZNAS memiliki panduan kerja yang jelas. Proses penyerahan SK dilakukan secara simbolis dan resmi. Hal ini menegaskan akuntabilitas kelembagaan yang dijunjung tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bersama. Sinergi antarwilayah diperkuat dalam forum ini. Keselarasan program menjadi fokus utama pembahasan. Semua pihak menyadari pentingnya perencanaan yang matang. RKAT menjadi pijakan utama keberhasilan program zakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan perannya sebagai penggerak utama tata kelola zakat yang profesional.

Makna Strategis RKAT dalam Pengelolaan Zakat

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan. RKAT menjadi dokumen perencanaan yang merangkum visi, misi, dan target program. Setiap angka dan program yang tertuang memiliki dasar kebutuhan mustahik. Penyusunan RKAT dilakukan melalui kajian mendalam dan partisipatif. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran. RKAT juga menjadi alat ukur kinerja lembaga.

Setiap capaian akan dievaluasi berdasarkan dokumen ini. Dengan RKAT, transparansi pengelolaan dana zakat dapat terjaga. Masyarakat dapat melihat arah penggunaan dana secara jelas. RKAT memperkuat prinsip good governance. Perencanaan yang baik mencegah tumpang tindih program. Efisiensi anggaran menjadi lebih terjamin. RKAT juga membantu memetakan prioritas program. Fokus pada pengentasan kemiskinan menjadi arah utama. Dokumen ini mengikat seluruh unsur pelaksana. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab yang jelas. RKAT mendorong disiplin organisasi. Dengan demikian, zakat dikelola secara profesional dan amanah.

Penyerahan SK sebagai Penguatan Legalitas Program

Penyerahan SK Penetapan RKAT bukan sekadar seremoni administratif. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan program. Dengan diterimanya SK, setiap Ketua BAZNAS se-DIY resmi menjalankan rencana kerja yang telah disahkan. Legalitas ini penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi. SK juga menjadi dasar pelaporan kepada pemangku kepentingan. Pemerintah daerah dapat memantau pelaksanaan program dengan jelas. Penyerahan SK dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi.

Setiap Ketua BAZNAS menerima dokumen dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan antarwilayah. Tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua berada dalam satu kerangka besar pengelolaan zakat DIY. Legalitas yang kuat mendorong keberanian berinovasi. Program baru dapat dijalankan dengan dasar hukum yang jelas. Hal ini juga melindungi lembaga dari risiko administratif. Penyerahan SK menjadi tonggak awal pelaksanaan program tahunan. Seluruh jajaran diharapkan bekerja sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Arahan Pimpinan dalam Menjaga Amanah Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, memberikan arahan penting kepada seluruh Ketua BAZNAS se-DIY. Beliau menekankan bahwa zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Setiap rupiah dana zakat memiliki nilai ibadah yang besar. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh sembarangan. Drs. H. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya integritas dalam bekerja. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan.

Beliau juga menyoroti pentingnya perencanaan yang disiplin. RKAT bukan hanya dokumen, tetapi pedoman kerja harian. Setiap program harus memberikan dampak nyata. Mustahik harus merasakan manfaat langsung. Arahan ini disampaikan dengan penuh ketegasan dan kehangatan. Seluruh peserta menyimak dengan serius. Pesan moral menjadi bagian penting dalam sambutan tersebut. BAZNAS diharapkan menjadi teladan lembaga amanah. Kepercayaan publik harus dijaga setiap saat. Arahan pimpinan ini menjadi penguat semangat bersama. Semua pihak diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Pernyataan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pernyataan yang menjadi penegas arah lembaga. “RKAT bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen moral kita kepada umat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa perencanaan yang baik adalah bentuk ibadah. “Setiap program harus dirancang untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik,” tegasnya. Menurut beliau, BAZNAS harus hadir sebagai solusi sosial. Pengelolaan zakat tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan prinsip syariah.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah. “Sinergi adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di DIY,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disambut dengan anggukan para peserta. Pesan tersebut dianggap relevan dengan tantangan saat ini. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pelaporan yang jujur. Akuntabilitas menjadi pilar utama kepercayaan publik. Kutipan ini menjadi penegas komitmen kelembagaan. Seluruh jajaran diharapkan mengimplementasikan pesan tersebut. Pernyataan langsung ini memberikan energi baru bagi pelaksanaan program.

Sinergi BAZNAS Se-DIY untuk Dampak Lebih Luas

Kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap wilayah memiliki karakteristik mustahik yang berbeda. Namun, tujuan besar tetap sama, yaitu kesejahteraan umat. Sinergi memungkinkan pertukaran praktik baik antarwilayah. Program yang berhasil dapat direplikasi. Tantangan yang dihadapi dapat dibahas bersama. Forum ini menjadi ruang komunikasi strategis. Tidak ada sekat antar lembaga. Semua bergerak dalam satu visi besar.

Sinergi juga memperkuat posisi BAZNAS di mata publik. Lembaga menjadi lebih solid dan terpercaya. Kerja bersama memperluas jangkauan manfaat. Mustahik di wilayah perbatasan dapat terlayani lebih baik. Sinergi juga mencegah duplikasi program. Anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi modal sosial yang penting. BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam menginisiasi kebersamaan ini. Harapannya, dampak zakat semakin terasa luas.

Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga

Penetapan RKAT menjadi langkah konkret dalam memperkuat akuntabilitas lembaga. Setiap program memiliki indikator yang jelas. Anggaran dirancang sesuai kebutuhan lapangan. Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan dana zakat. RKAT memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Setiap penyimpangan dapat segera diidentifikasi. Hal ini melindungi lembaga dari risiko penyalahgunaan.

Akuntabilitas juga meningkatkan kepercayaan muzaki. Ketika kepercayaan meningkat, partisipasi masyarakat akan tumbuh. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Laporan kegiatan disusun secara berkala. Data disajikan dengan jelas dan mudah dipahami. Prinsip ini sejalan dengan tuntutan tata kelola modern. Penguatan akuntabilitas juga berdampak pada internal lembaga. Disiplin kerja menjadi budaya organisasi. Dengan demikian, pengelolaan zakat berjalan lebih profesional.

Dampak RKAT terhadap Program Pemberdayaan

RKAT yang telah ditetapkan akan berdampak langsung pada program pemberdayaan mustahik. Program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dirancang lebih terarah. Setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif. Pemberdayaan menjadi fokus utama. RKAT memungkinkan perencanaan jangka panjang. Program berkelanjutan dapat dijalankan dengan konsisten. Dampak sosial menjadi lebih nyata.

Mustahik didorong untuk mandiri. RKAT juga mendukung inovasi program. Kebutuhan baru dapat diakomodasi. Evaluasi dilakukan secara berkala. Program yang kurang efektif dapat diperbaiki. Hal ini memastikan dana zakat digunakan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta menempatkan pemberdayaan sebagai prioritas. Dengan perencanaan yang matang, perubahan sosial dapat terwujud. RKAT menjadi alat penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Peran Ketua BAZNAS dalam Implementasi RKAT

Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY memegang peran kunci dalam implementasi RKAT. Mereka bertanggung jawab memastikan program berjalan sesuai rencana. Kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan. Ketua harus mampu menggerakkan tim. Komunikasi internal menjadi faktor penting. Setiap staf harus memahami arah kerja. Ketua juga menjadi wajah lembaga di hadapan publik. Kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada integritas pimpinan.

Implementasi RKAT membutuhkan ketegasan dan keteladanan. Ketua harus menjadi contoh dalam disiplin kerja. Pengambilan keputusan harus berdasarkan data. RKAT menjadi rujukan utama. Tantangan lapangan harus dihadapi dengan bijak. Ketua juga harus responsif terhadap kebutuhan mustahik. Peran ini menuntut komitmen tinggi. Dengan kepemimpinan yang baik, RKAT dapat diimplementasikan secara optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap seluruh Ketua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Harapan terhadap Penguatan Layanan Muzaki

Selain mustahik, RKAT juga berdampak pada peningkatan layanan muzaki. Layanan yang baik akan meningkatkan kenyamanan berzakat. RKAT mengatur pengembangan sistem layanan. Digitalisasi menjadi salah satu fokus. Muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah. Informasi disajikan secara transparan. Layanan konsultasi diperkuat. Muzaki dapat bertanya dan mendapatkan pendampingan.

Kepercayaan muzaki menjadi aset penting. RKAT mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Setiap keluhan ditangani dengan cepat. Layanan yang profesional mencerminkan keseriusan lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan layanan yang humanis. Muzaki tidak hanya menyetor dana, tetapi juga terlibat secara emosional. Dengan layanan yang baik, partisipasi masyarakat akan meningkat. RKAT menjadi dasar pengembangan layanan ini. Harapannya, zakat semakin menjadi gaya hidup.

Konsistensi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam Pelayanan Umat

BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan konsistensinya dalam pelayanan umat. Penyerahan SK RKAT menjadi bukti keseriusan tersebut. Setiap tahun, perencanaan dilakukan dengan lebih baik. Evaluasi menjadi budaya organisasi. Kesalahan dijadikan pelajaran. Keberhasilan dijadikan motivasi. Konsistensi ini membangun reputasi lembaga. Masyarakat melihat kesungguhan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pelayanan tidak hanya bersifat seremonial. Program dijalankan hingga tuntas. Mustahik didampingi secara berkelanjutan. Konsistensi juga terlihat dalam pelaporan. Informasi disampaikan secara rutin. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga amanah ini. RKAT menjadi alat utama menjaga konsistensi tersebut. Dengan kerja yang berkesinambungan, manfaat zakat akan semakin luas.

Bersama BAZNAS kota Yogyakarta Menguatkan Gerakan Zakat

Melalui momentum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif. Zakat bukan hanya kewajiban individu. Zakat adalah gerakan sosial. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan RKAT yang jelas, dana zakat dikelola lebih terarah. Masyarakat tidak perlu ragu. Kepercayaan dibangun melalui transparansi.

BAZNAS Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi. Semua pihak dapat terlibat. Gerakan zakat membutuhkan dukungan bersama. Dari muzaki hingga relawan. Dengan kebersamaan, dampak zakat akan lebih besar. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjadi fasilitator gerakan ini. RKAT menjadi panduan bersama. Harapannya, zakat menjadi solusi nyata masalah sosial. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

Menjaga Amanah, Menguatkan Kepercayaan

Penyerahan SK Penetapan RKAT kepada Ketua masing-masing BAZNAS se-DIY menjadi penanda penting komitmen bersama. Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja panjang. Amanah umat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. RKAT menjadi kompas perjalanan lembaga. Dengan perencanaan yang matang, tujuan dapat dicapai. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat terus mendukung. Kepercayaan publik adalah modal utama.

Dengan dukungan muzaki, program dapat berjalan optimal. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga transparansi. Setiap dana dikelola secara profesional. Penutup ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama. Zakat, infak, dan sedekah adalah kekuatan sosial. Mari jadikan zakat sebagai solusi. Dengan kebersamaan, kesejahteraan umat dapat terwujud. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra terpercaya. Amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pengelolaan yang amanah dan profesional

Mari salurkan infak dan sedekah untuk mendukung program pemberdayaan mustahik

Mari berpartisipasi dalam gerakan zakat demi kesejahteraan umat

Mari percayakan ZIS-DSKL kepada BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga resmi

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau melalui layanan muzaki di nomor 0821-4123-2770 agar ibadah semakin tertib dan berkah.

#BAZNAS Kota Yogyakarta #RKAT #ZakatDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #Fidyah #LayananMuzaki

 

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Pentasyarufan Program Rumah Layak Huni: Wujud Gotong Royong untuk Hunian yang Lebih Layak
Pentasyarufan Program Rumah Layak Huni: Wujud Gotong Royong untuk Hunian yang Lebih Layak
Yogyakarta, 19 Oktober 2025 — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan dalam program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan diserahkan kepada Ibu Marsih Riyanti, warga Gendingan NG II RT 017 RW 03, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Drs. Yunianto Dwisutono, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Fx Wisnu Sabdono Putro, S.H., M.H., Ketua DPRD Kota Yogyakarta, serta Drs. H. Syamsul Azhari, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat nyata zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan juga datang dari BAZNAS Republik Indonesia senilai Rp25.000.000, serta kerja sama lintas instansi melalui semangat gotong royong dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Yogyakarta serta Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik agar dapat hidup lebih layak. “Kami ingin memastikan zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar memberi dampak bagi penerima dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, program RTLH menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun kesejahteraan di Kota Yogyakarta. Bersama, kita wujudkan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk mustahik di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan #BAZNASKotaYogyakarta #RumahLayakHuni #ZakatUntukKemanusiaan #YogyakartaBerbagi #GotongRoyongJogja #BAZNASRI
BERITA20/10/2025 | Admin Bidang 1
Nabila Rafa Putri Ferdian, Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 MHQ Juz 30 di Ajang ARFASCO 2025
Nabila Rafa Putri Ferdian, Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 MHQ Juz 30 di Ajang ARFASCO 2025
Yogyakarta (11/10/2025) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Ananda Nabila Rafa Putri Ferdian, Kader Tahfidz angkatan ke-3 Program Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, berhasil meraih Juara 2 dalam cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Juz 30 jenjang SD kelas 4–6 pada ajang lomba ARFASCO 2025 yang diselenggarakan di SMP IT Abu Bakar Yogyakarta, Sabtu (11/10/2025). Kompetisi ARFASCO yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah Islam di Yogyakarta ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Dalam perlombaan MHQ tersebut, Nabila menampilkan hafalannya dengan penuh ketenangan dan tajwid yang baik, sehingga mampu mengantarkan dirinya menjadi juara kedua di tingkat SD. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Nabila dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi BAZNAS Kota Yogyakarta, khususnya dalam upaya mencetak generasi Qur’ani melalui program Beasiswa Kader Hafidz. Program ini merupakan bagian dari pentasyarufan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk bidang pendidikan dan dakwah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih oleh kader tahfidz binaan BAZNAS. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dapat melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berprestasi. “InsyaAllah keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kader tahfidz lainnya untuk terus mengasah kemampuan dan menjaga hafalan Qur’annya. Setiap rupiah zakat yang dititipkan oleh para muzaki memiliki dampak nyata bagi kemajuan umat,” ungkapnya. Melalui keberhasilan Nabila, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak anak-anak penerima manfaat zakat yang berprestasi di bidang keagamaan maupun akademik. Prestasi ini juga menjadi bukti sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan BAZNAS dalam membentuk generasi yang berakhlak Qur’ani serta peduli terhadap nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA18/10/2025 | Salsa Fateha
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Gerakan Bersih Pesantren di Peringatan Hari Santri 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Dukung Gerakan Bersih Pesantren di Peringatan Hari Santri 2025
Yogyakarta (17/10/2025) — Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berperan aktif dalam kegiatan Bersih-Bersih Pondok Pesantren yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Jumat (17/10/2025) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri tingkat Kota Yogyakarta yang diselenggarakan bersama Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Pemerintah Kota Yogyakarta, dengan melibatkan para santri serta masyarakat sekitar pesantren. Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kyai Haji Munir Syafa’at, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak, peduli lingkungan, dan berdaya mandiri. “Semoga dengan semangat Hari Santri, Indonesia menjadi negara yang makmur dan diberkahi Allah SWT,” ujarnya. Kyai Munir juga menambahkan bahwa malam sebelumnya pesantren baru saja memperingati Hari Lahir ke-15. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Sidqi, S.P., S.H., menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih pesantren merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap lingkungan dan kesehatan santri. “Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Santri di Kota Yogyakarta, sekaligus bukti nyata sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa Apel Akbar Hari Santri akan digelar pada 22 Oktober 2025 di Balai Kota Yogyakarta sebagai puncak peringatan. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta memperkenalkan program Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik dapat dibawa ke bank sampah, sedangkan sampah organik diolah melalui ember olah sampah atau biopori jumbo. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga berkontribusi dengan membuat lubang biopori di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin. Pembuatan biopori ini bertujuan mendukung pengelolaan sampah organik dan menjaga kebersihan lingkungan pesantren. “Sisa makanan adalah sumber bahan organik yang dapat dimanfaatkan kembali. Mari biasakan menggunakan wadah daur ulang,” pesan perwakilan DLH. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Yogyakarta turut hadir memberikan sambutan. Ia mengucapkan selamat Hari Santri 2025 kepada seluruh santri dan masyarakat pesantren serta menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas dukungan dan kontribusi aktifnya dalam berbagai kegiatan sosial-keagamaan. “BAZNAS telah berperan penting dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan dalam kegiatan kebersihan pesantren ini,” ungkapnya. Wali Kota juga mengingatkan pentingnya mengurangi pemborosan makanan (food waste) dengan tidak membuang sisa makanan sembarangan, mengingat Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan tingkat pemborosan pangan tertinggi di dunia. Kegiatan Hari Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah, pesantren, dan lembaga zakat dalam menebarkan manfaat. Melalui semangat zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen menebar keberkahan, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung kemandirian pesantren dan kesejahteraan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA17/10/2025 | Salsa Fateha
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Audiensi dengan Kodim 0734: Bahas Program RLTH, Gudek Jogja untuk Veteran, dan Permohonan Kereta Jenazah
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Audiensi dengan Kodim 0734: Bahas Program RLTH, Gudek Jogja untuk Veteran, dan Permohonan Kereta Jenazah
Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan audiensi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0734 Kota Yogyakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Makodim 0734. Pertemuan ini membahas sejumlah program strategis dalam rangka memperkuat sinergi antara BAZNAS dan TNI AD, khususnya dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kodim 0734 meninjau rencana pelaksanaan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu dan veteran yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan sehat. Selain itu, dibahas pula rencana Program “Gudek Jogja untuk Veteran”, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada para pejuang yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Program ini diharapkan menjadi simbol kepedulian sosial masyarakat Yogyakarta terhadap para veteran serta mempererat silaturahmi lintas instansi. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan permohonan dukungan terkait pengadaan kereta jenazah, sebagai fasilitas kemanusiaan yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan sosial di wilayah Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0734 atas sambutan dan dukungan yang diberikan. “Kami berharap kerja sama antara BAZNAS dan Kodim dapat terus terjalin erat, terutama dalam program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan TNI AD dapat semakin kuat dalam mendukung pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan kemanusiaan di Kota Yogyakarta. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA16/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Prawirodirjan
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI kepada Warga Prawirodirjan
Yogyakarta, 15 Oktober — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan melalui Program Foodbank Lumbung Mataraman KORPRI Kota Yogyakarta, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Pentasyarufan kali ini menyasar warga masyarakat dan lansia di Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, dengan total penerima manfaat sebanyak sekitar 45 orang yang tersebar di RT 38, 39, dan 40 RW 12, RW 16, serta RW 18. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Tim Penggerak PKK Kemantren Gondomanan dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan lansia. Penyaluran dilakukan secara langsung dengan melibatkan unsur masyarakat setempat agar bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa program Foodbank Lumbung Mataraman merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta melalui KORPRI dan BAZNAS dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga, terutama lansia dan masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekretaris Daerah, dan seluruh anggota KORPRI Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan program ini. “Semoga kebaikan dan kepedulian seluruh pihak yang terlibat mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” tutur perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Melalui kegiatan seperti ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menebar kebermanfaatan, memperkuat solidaritas sosial, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta yang berkeadilan dan berkelanjutan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderRemajaMasjid #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA16/10/2025 | Admin bidang 1
Pertemuan Evaluasi Penguatan Penurunan AKI, AKB, dan Stunting di DIY: Komite AMPSR Susun Rekomendasi Respons Lanjutan
Pertemuan Evaluasi Penguatan Penurunan AKI, AKB, dan Stunting di DIY: Komite AMPSR Susun Rekomendasi Respons Lanjutan
Yogyakarta — Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Pertemuan Evaluasi Penguatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting dalam rangka penyusunan respons rekomendasi Komite Audit Maternal Perinatal dan Stunting Response (AMPSR). Kegiatan ini berlangsung di El Hotel Malioboro Yogyakarta dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta menurunkan prevalensi stunting di wilayah DIY. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah bagi Komite AMPSR dalam merumuskan rekomendasi respons yang lebih tepat sasaran, berdasarkan hasil audit kasus yang telah dilakukan di masing-masing kabupaten dan kota. Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kesehatan DIY menyampaikan bahwa penurunan AKI dan AKB tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga memerlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk sektor pendidikan, sosial, dan keagamaan. “Kami mendorong semua pihak untuk memperkuat respons berkelanjutan, mulai dari pendampingan ibu hamil, pelayanan kesehatan bayi, hingga pencegahan stunting secara terpadu,” ujarnya. Pertemuan ini juga diisi dengan sesi evaluasi pelaksanaan AMPSR di masing-masing daerah, pembahasan hasil audit maternal dan perinatal, serta penyusunan langkah tindak lanjut untuk tahun berikutnya. Diharapkan melalui forum ini, setiap rekomendasi yang disusun dapat segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Upaya penguatan respons terhadap AKI, AKB, dan stunting menjadi bagian penting dalam mencapai target pembangunan kesehatan nasional dan mewujudkan generasi emas Indonesia. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderRemajaMasjid #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA16/10/2025 | Admin bidang 1
Umar Furrqon Sholahuddin, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Panahan
Umar Furrqon Sholahuddin, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Panahan
Prestasi membanggakan diraih pada ajang Pekan Olahraga Siswa Kota Yogyakarta yang digelar Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, Senin s.d Selasa 13-14/10/2025 (20-21 Rabiul Akhir 1447) di Yogyakarta. Umar Furqon Sholahuddin, putra Bapak/Ibu Slamet Gunawan, merupakan salah satu penerima beasiswa yang banyak menorehkan prestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Prestasi bidang agama sekaligus prestasi bidang olahraga. Menurutnya, program beasiswa kader remaja masjid untuk mencetak generasi yang nantinya mengemban amanah mulia sebagai pemakmur/takmir masjid. Program ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Jogja. Pertama kali diluncurkan tahun 2024/1446 untuk 90 anak. Setiap penerima mendapatkan beasiswa Rp.400.000/bulan. Setiap penerima wajib tinggal bersama orang tua, agar dapat menjadi teladan sekaligus penggerak dakwah di lingkungannya. H. Syamsul Azhari berharap keberhasilan Umar Furqon Sholahuddin, mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak di Yogyakarta untuk menjadi aktivis masjid. “Kami yakin, para aktivis masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga serta lingkungannya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #KaderRemajaMasjid #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin bidang 1
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 1 Lomba MHQ SMP se-DIY di SMA Negeri 6 Yogyakarta
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 1 Lomba MHQ SMP se-DIY di SMA Negeri 6 Yogyakarta
Yogyakarta, 20 September 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh ananda Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani, yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat SMP se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan di SMA Negeri 6 Yogyakarta. Dalam perlombaan yang diikuti oleh para hafidz dan hafidzah muda dari berbagai sekolah dan madrasah tersebut dengan penuh rasa syukur. “Alhamdulillah ‘ala kulli hal, semua ini berkat pertolongan Allah Subhanahu wa Ta‘ala, serta doa dan dukungan dari para ustadz-ustadzah dan orang tua. Semoga bisa terus istiqamah bersama Al-Qur’an dan menjadikannya cahaya kehidupan,” ungkap sang juara penuh haru. Ajang MHQ ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta memperkuat karakter Islami di kalangan pelajar. Para peserta diuji dalam kemampuan menghafal, ketepatan bacaan, tajwid, serta keindahan suara dalam melantunkan ayat-ayat suci. Menurut panitia, lomba ini tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam menghafal Al-Qur’an. “MHQ adalah sarana melatih generasi Qur’ani agar tidak hanya pandai membaca dan menghafal, tetapi juga mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu dewan juri. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat menghafal Al-Qur’an tetap hidup di kalangan remaja, bahkan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Alhamdulillah, semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju keberkahan yang lebih luas, serta menginspirasi para pelajar lainnya untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur’an. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin bidang 1
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 3 PKM se-Kota Yogyakarta
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 3 PKM se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 16 September 2025 — Prestasi kembali diraih oleh ananda Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kota Yogyakarta. Pada kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 16 September 2025 tersebut, ananda berhasil meraih Juara 3, sebuah pencapaian yang patut disyukuri dan dibanggakan. Dengan penuh rasa syukur, Fataha menyampaikan, “Alhamdulillaah ‘ala kulli haal,” sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas karunia dan pertolongan Allah SWT yang telah memudahkan langkahnya dalam kompetisi tersebut. Ajang PKM sendiri menjadi wadah bagi para pelajar madrasah untuk menyalurkan potensi, mengasah kemampuan, serta menumbuhkan semangat berprestasi di bidang akademik dan keagamaan. Keikutsertaan Fataha dalam ajang ini menunjukkan semangatnya untuk terus belajar dan berjuang mengukir prestasi yang diridhai Allah SWT. “Alhamdulillah ‘ala kulli hal, ini semua berkat pertolongan Allah Subhanahu wa Ta‘ala, serta doa dan dukungan dari para guru, orang tua, dan teman-teman. Semoga menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar sang juara dengan penuh rasa syukur. Kegiatan PKM ini diselenggarakan sebagai ajang untuk mengasah kemampuan akademik, spiritual, dan karakter siswa madrasah, sekaligus mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam di Kota Yogyakarta. Dalam kompetisi ini, para peserta berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai bidang keilmuan, keagamaan, dan keterampilan. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan cinta terhadap ilmu dapat membawa hasil yang membanggakan. “Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kejujuran,” ungkap salah satu panitia PKM. Dengan diraihnya juara 3 ini, diharapkan peserta terus meningkatkan kemampuan dan keilmuannya, serta menjadi teladan bagi teman-teman lainnya untuk istiqamah dalam menuntut ilmu dan berakhlak mulia. Alhamdulillah, semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar dan menjadi inspirasi bagi generasi muda madrasah untuk terus berprestasi dan membawa kemuliaan Islam melalui ilmu. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin bidang 1
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 1 MHQ se-Jateng dan DIY
Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani Raih Juara 1 MHQ se-Jateng dan DIY
Yogyakarta, 28 September 2025 — Kabar membahagiakan datang dari ananda Muhammad Fataha Nawwaf Ichsani, yang berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perlombaan ini diselenggarakan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta pada tanggal 28 September 2025. Dengan penuh rasa syukur, ananda Fataha menyampaikan, “Alhamdulillaah ‘alaa kulli haal,” atas karunia dan keberkahan yang Allah SWT limpahkan. Prestasi ini merupakan hasil dari ketekunan, doa, dan dukungan dari para guru, ustadz/ustadzah, serta keluarga yang senantiasa membimbing dalam menapaki jalan Al-Qur’an. “Terima kasih atas support dan doa dari semua pihak. Semoga Allah meneguhkan langkah kami untuk selalu istiqomah bersama Al-Qur’an,” ungkapnya dengan penuh haru. Perolehan juara ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang keagamaan. Semoga prestasi yang diraih ananda Fataha menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Jazaakumullahu khayran kepada para pendidik dan pembimbing yang telah mendampingi proses perjuangan ini. Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda dan menjaga langkah ananda Fataha agar senantiasa istiqomah di jalan-Nya. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin bidang 1
Survei Lokasi Persiapan Seremonial Hari Santri di PP. Kotagede Hidayatul Mubtadi-Ien
Survei Lokasi Persiapan Seremonial Hari Santri di PP. Kotagede Hidayatul Mubtadi-Ien
Yogyakarta, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka persiapan pelaksanaan Seremonial Hari Santri, sejumlah perwakilan instansi melakukan survei lokasi di Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-Ien. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Babinsa Kemantren Kotagede, perwakilan KUA Kemantren Kotagede, serta pihak Kemantren Kotagede. Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian acara peringatan Hari Santri tahun 2025. Tim meninjau sejumlah titik di area pondok pesantren, mulai dari area halaman utama hingga fasilitas pendukung yang akan digunakan untuk kegiatan seremonial dan partisipasi santri. Selain meninjau kesiapan teknis, tim juga membahas hal-hal yang berkaitan dengan kelancaran acara, termasuk penataan lingkungan, kesiapan sarana prasarana, serta koordinasi antarinstansi. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan peringatan Hari Santri yang menjadi momentum penting bagi dunia pesantren dan masyarakat luas. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Kemantren Kotagede menyampaikan bahwa kegiatan Hari Santri tahun ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang solid, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan santri serta generasi muda. Sementara itu, pihak Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien menyambut baik kegiatan survei ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pesantren. Mereka berharap acara seremonial nanti dapat berjalan dengan khidmat dan memberi kesan positif bagi seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin Bidang 1
Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Syariah, BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Monitoring dari Itjen Kemenag RI
Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Syariah, BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Monitoring dari Itjen Kemenag RI
YOGYAKARTA – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menerima kunjungan dari tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) pada hari Senin, 13 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Audit Syari’ah tahun 2023. Tim Itjen Kemenag RI hadir untuk meninjau dan memastikan implementasi dari berbagai rekomendasi yang telah diberikan pada audit syariah tahun sebelumnya. Kegiatan yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta ini disambut dengan hangat oleh seluruh jajaran pimpinan dan amil pelaksana. Suasana diskusi yang konstruktif dan kolaboratif menjadi cerminan sinergi yang baik antara BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai operator pengelola zakat dan Kemenag RI sebagai regulator. Fokus utama dari pemantauan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)—mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan—telah dijalankan sesuai dengan koridor syariah yang ditetapkan. Hal ini penting untuk menjaga amanah para muzaki (pemberi zakat) dan kepercayaan masyarakat luas. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya atas pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kemenag, "Kami memandang kegiatan monitoring ini sebagai sebuah proses evaluasi yang sangat positif. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan agar pengelolaan dana umat dapat berjalan lebih profesional dan berdampak maksimal bagi para mustahik," ujarnya. Sementara itu, perwakilan tim Itjen Kemenag RI mengapresiasi langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia menekankan bahwa audit syariah dan pemantauan tindak lanjutnya merupakan instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas lembaga pengelola zakat di Indonesia. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, yang menandai komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus berupaya mengimplementasikan seluruh masukan untuk mewujudkan visi sebagai lembaga pilihan pembayar zakat dan lembaga utama menyejahterakan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi #ZakatInfakSedekah #BAZNASYogyakarta #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #AmanahProfesionalTransparan
BERITA14/10/2025 | Admin Bidang 1
Kader Hafidz Syakira Azka Nabila Isi Kalam Ilahi di Musypimcab ‘Aisyiyah Cabang Kraton Yogyakarta
Kader Hafidz Syakira Azka Nabila Isi Kalam Ilahi di Musypimcab ‘Aisyiyah Cabang Kraton Yogyakarta
Yogyakarta, 11 Oktober 2025. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) I ‘Aisyiyah Cabang Kraton Kota Yogyakarta, yang diselenggarakan di Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan indah oleh Syakira Azka Nabila, kader Hafidz angkatan 3, yang dipercaya mengisi sesi Kalam Ilahi. Dengan suara merdu dan tartil yang khidmat, Syakira berhasil menghadirkan suasana yang menenangkan dan penuh makna. Pembacaan Tilawah tersebut menjadi pembuka yang menggugah semangat para peserta Musypimcab untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan hati yang ikhlas dan pikiran yang jernih. Musypimcab ‘Aisyiyah Cabang Kraton merupakan forum penting dalam meneguhkan arah gerakan organisasi perempuan ‘Aisyiyah di tingkat cabang. Melalui kegiatan ini, para pimpinan dan anggota ‘Aisyiyah melakukan evaluasi program, merumuskan kebijakan, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan dakwah dan pemberdayaan perempuan. Mengusung semangat “Dinamika Perempuan Berkemajuan Menuju Umat Berdaya dan Berkeadilan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam berkemajuan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kesejahteraan masyarakat. Kehadiran para pimpinan cabang, kader, serta tamu undangan menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi besar ‘Aisyiyah. Di tengah perkembangan zaman yang dinamis, Musypimcab ini diharapkan mampu menjadi ruang refleksi dan inspirasi bagi kader perempuan agar terus berkontribusi positif bagi kemajuan umat dan bangsa. Lantunan Kalam Ilahi yang dibawakan oleh Syakira Azka Nabila pun menjadi simbol regenerasi dan semangat dakwah dari generasi muda yang siap melanjutkan perjuangan ‘Aisyiyah dengan penuh dedikasi dan keikhlasan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA11/10/2025 | Admin Bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kejari Bahas Rencana Kerja Sama Penanganan Restorative Justice dan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kejari Bahas Rencana Kerja Sama Penanganan Restorative Justice dan Pengelolaan Zakat
Yogyakarta, 8 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh Suroto, S.H., M.H. selaku Kepala Kejari, Madyanti Retno W. (Kasubagbin), Ginung Pratidina (Kasi Datun), serta perwakilan dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Ketua BAZNAS, Kepala Pelaksana, dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Audiensi ini membahas rencana kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejari dan BAZNAS Kota Yogyakarta terkait penanganan pelaku Restorative Justice, khususnya dalam upaya penanganan pasca kasus. Melalui kerja sama ini, diharapkan BAZNAS dapat berperan dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku yang telah menjalani proses hukum, agar dapat kembali berdaya dan berkontribusi positif di masyarakat. Selain membahas kerja sama tersebut, pertemuan juga menyinggung mengenai pengelolaan dan pembayaran zakat di lingkungan Kejari Kota Yogyakarta. Pihak Kejari menyampaikan bahwa saat ini belum dapat mewajibkan seluruh pegawai untuk menunaikan zakat, namun akan melakukan sosialisasi lebih lanjut guna mengetahui siapa saja pegawai yang berkenan membayar zakat. Pihak Kejari juga meminta arahan teknis dari BAZNAS terkait mekanisme pemotongan dan perhitungan zakat agar pelaksanaannya sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku. Dalam pembahasan tersebut, Kejari mengusulkan agar pembayaran zakat dilakukan secara langsung (cash) oleh masing-masing pegawai tanpa melalui bendahara, mengingat beban tugas bendahara yang cukup banyak. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kota Yogyakarta akan mengirimkan surat resmi kepada Kejari untuk mengajak pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kejari. Pembentukan UPZ ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi dan teknis penyetoran zakat. Kejari pun berencana menunjuk beberapa pegawai untuk menjadi pengurus UPZ, sehingga pelaksanaan pengumpulan zakat dapat berjalan lebih efektif tanpa menambah beban kerja bendahara. Melalui audiensi ini, diharapkan kerja sama antara Kejari dan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat memperkuat sinergi dalam bidang sosial keagamaan, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat dan optimalisasi potensi zakat di lingkungan lembaga pemerintahan. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin bidang 1
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Sinergi dengan Pengadilan Agama Yogyakarta untuk Pembentukan UPZ
BAZNAS Kota Yogyakarta Jalin Sinergi dengan Pengadilan Agama Yogyakarta untuk Pembentukan UPZ
Yogyakarta, 10 Oktober 2025 / 18 Rabiul Akhir 1447 H - Dalam upaya memperluas jejaring dan memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan lembaga pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan ke Pengadilan Agama Yogyakarta pada Jumat (10/10). Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta yang dipimpin oleh Drs. H. Syamsul Azhari (Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta), didampingi oleh H. Misbahrudin, S.Ag., MM. (Kepala Pelaksana), serta dua staf pelaksana Muhaimin, S.Si dan Nurul Istiqomah, SE, diterima secara langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta, Dr. Maman Abdur Rahman, S.H.I., M.Hum. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Agama Yogyakarta. UPZ nantinya berperan sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengelola, mengumpulkan, dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah dari para pegawai dan masyarakat sekitar lembaga. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa pembentukan UPZ merupakan bagian dari gerakan sinergi nasional yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola zakat di tingkat instansi. “Kami berharap melalui kerja sama ini, potensi zakat di lingkungan Pengadilan Agama dapat terkelola secara optimal, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Maman Abdur Rahman, S.H.I., M.Hum. menyambut baik inisiatif BAZNAS Kota Yogyakarta dan menegaskan komitmen Pengadilan Agama untuk turut mendukung program pemberdayaan umat melalui zakat. “Kami menyadari pentingnya zakat sebagai instrumen sosial-ekonomi. Semoga UPZ ini menjadi sarana bagi pegawai Pengadilan Agama untuk berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta,” tuturnya. Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pembentukan UPZ, sistem pelaporan, dan rencana tindak lanjut berupa penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga dalam waktu dekat. Melalui sinergi ini, diharapkan BAZNAS Kota Yogyakarta semakin memperluas jangkauan pelayanan zakat, memperkuat kepercayaan publik, dan menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin bidang 1
Dr. Ahmad Hambali Tekankan Evaluasi dan Pemetaan Perencanaan Pengelolaan Zakat BAZNAS se-DIY
Dr. Ahmad Hambali Tekankan Evaluasi dan Pemetaan Perencanaan Pengelolaan Zakat BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 08 Oktober 2025 / 16 Rabiul Akhir 1447 H - Dalam rangka memperkuat strategi pengelolaan zakat di tingkat daerah, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH, selaku Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS Republik Indonesia, menekankan pentingnya evaluasi dan pemetaan perencanaan pengelolaan zakat secara sistematis dan berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlangsung di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta, pada Rabu, 08 Oktober 2025 / 16 Rabiul Akhir 1447 H. RAKORDA ini diikuti oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi DIY serta seluruh BAZNAS kabupaten/kota di wilayah Yogyakarta. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Drs. Abd. Samik (Wakil Ketua II), Muhammad Iqbal, SE (Wakil Ketua III), dan staf pelaksana. Dalam paparannya, Dr. Ahmad Hambali menyampaikan bahwa pengelolaan zakat yang efektif harus berbasis data dan analisis kebutuhan masyarakat. Evaluasi terhadap program yang telah berjalan menjadi langkah awal dalam merancang perencanaan yang lebih tepat sasaran di tahun-tahun mendatang. “Setiap program zakat harus memiliki arah yang jelas dan indikator keberhasilan yang terukur. Melalui evaluasi dan pemetaan yang akurat, kita dapat memastikan bahwa dana zakat benar-benar tersalurkan secara optimal untuk kemaslahatan umat,” ungkap Dr. Hambali. Beliau juga menegaskan bahwa perencanaan pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada pendistribusian, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi mustahik, penguatan data mustahik-muzakki, serta peningkatan koordinasi antar-BAZNAS. “Kunci keberhasilan pengelolaan zakat nasional terletak pada keselarasan program antara pusat dan daerah. Karena itu, pemetaan potensi dan realisasi zakat harus dilakukan secara menyeluruh agar kebijakan nasional bisa diimplementasikan secara efektif di daerah,” tambahnya. Sementara itu, Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa evaluasi dan perencanaan yang matang menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas lembaga zakat. “Kami di BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem perencanaan dan pelaporan agar pengelolaan zakat semakin transparan, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Senada dengan itu, Muhammad Iqbal, SE, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menambahkan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta akan memperkuat sistem database muzaki dan mustahik guna mendukung program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berbasis data. RAKORDA BAZNAS se-DIY ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan visi, serta membangun tata kelola zakat yang semakin profesional. Melalui evaluasi dan perencanaan yang baik, BAZNAS di seluruh wilayah Yogyakarta diharapkan mampu berperan lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin bidang 1
H. Subhan Cholid Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Kelembagaan BAZNAS se-DIY
H. Subhan Cholid Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Kelembagaan BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H - Dalam rangka memperkuat peran dan tata kelola kelembagaan zakat di tingkat daerah, H. Subhan Cholid, Lc., M.A., selaku Sekretaris Utama BAZNAS Republik Indonesia, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola kelembagaan di lingkungan BAZNAS. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta, pada Selasa, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi DIY dan seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-DIY, termasuk dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Drs. Abd. Samik (Wakil Ketua II), Muhammad Iqbal, SE (Wakil Ketua III), serta staf pelaksana. Dalam sambutannya, H. Subhan Cholid menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan zakat di era modern menuntut profesionalisme dan tata kelola yang transparan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas amil zakat dan reformasi manajemen kelembagaan menjadi agenda penting yang harus dilakukan secara berkelanjutan. “Kualitas SDM amil adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Kita tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan niat ibadah, tetapi juga dengan profesionalitas tinggi agar zakat benar-benar berdampak bagi kesejahteraan umat,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa tata kelola kelembagaan yang baik harus didukung dengan sistem administrasi yang modern, digitalisasi layanan, serta peningkatan kompetensi amil melalui pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan. “BAZNAS di daerah harus menjadi contoh dalam akuntabilitas publik. Laporan keuangan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat harus dapat dipertanggungjawabkan dengan standar yang sama di seluruh Indonesia,” ujar H. Subhan. Sementara itu, Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta siap melaksanakan arahan tersebut dengan fokus pada penguatan kapasitas amil dan peningkatan efektivitas tata kelola lembaga. “Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi amil melalui pelatihan berkelanjutan dan memperkuat sistem kerja agar lebih efisien, transparan, dan berdampak langsung kepada mustahik,” ungkapnya. Muhammad Iqbal, SE, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menambahkan bahwa digitalisasi sistem pengelolaan zakat akan menjadi salah satu prioritas lembaganya untuk memastikan layanan zakat yang cepat, tepat, dan terpercaya. RAKORDA BAZNAS se-DIY tahun 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-BAZNAS di wilayah Yogyakarta. Melalui penguatan SDM dan tata kelola kelembagaan, BAZNAS diharapkan semakin kokoh dalam mewujudkan visi besar: Menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin bidang 1
Perkuat Program Prioritas Nasional untuk Dukung Asta Cita, Hj. Saidah Sakwan Dorong Optimalisasi Peran BAZNAS di Daerah
Perkuat Program Prioritas Nasional untuk Dukung Asta Cita, Hj. Saidah Sakwan Dorong Optimalisasi Peran BAZNAS di Daerah
Yogyakarta, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H - Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat nasional dan mendukung tercapainya visi pembangunan Indonesia melalui Asta Cita, Hj. Saidah Sakwan, M.A., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menegaskan pentingnya peran strategis BAZNAS daerah dalam mengimplementasikan Program Prioritas Nasional. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta, pada Selasa, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi DIY dan BAZNAS kabupaten/kota se-DIY, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yakni Drs. Abd. Samik (Wakil Ketua II), Muhammad Iqbal, SE (Wakil Ketua III), serta staf pelaksana. Dalam paparannya, Hj. Saidah Sakwan menjelaskan bahwa Asta Cita delapan cita pembangunan nasional menjadi arah strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan BAZNAS sebagai lembaga negara turut memiliki tanggung jawab dalam mendukungnya melalui program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak nyata. “Program zakat harus menyentuh inti persoalan masyarakat. Asta Cita berbicara tentang peningkatan sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan ekonomi semua itu sejalan dengan misi BAZNAS. Karena itu, sinergi program nasional dan daerah menjadi kunci utama,” ujar Hj. Saidah. Beliau juga menekankan pentingnya inovasi pendistribusian dan pendayagunaan zakat agar mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat pasca-pandemi dan dalam situasi ekonomi global yang dinamis. “Kita perlu memperkuat pendekatan berbasis data dan kebutuhan lokal. BAZNAS di daerah harus adaptif, inovatif, dan memastikan setiap rupiah zakat yang dikelola benar-benar memberdayakan mustahik menuju kemandirian,” tambahnya. Sementara itu, Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta siap mendukung program prioritas nasional melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah kota, lembaga sosial, dan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjalankan program BAZNAS yang selaras dengan Asta Cita, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi produktif, dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya. Senada dengan itu, Muhammad Iqbal, SE, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menuturkan bahwa penguatan pendayagunaan zakat di era digital akan menjadi salah satu fokus lembaganya, dengan mendorong sistem yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi mustahik. RAKORDA BAZNAS se-DIY tahun 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan arah program kerja antar-BAZNAS di wilayah Yogyakarta. Melalui dukungan terhadap Asta Cita, BAZNAS diharapkan terus menjadi lembaga utama dalam upaya menyejahterakan umat dan memperkuat ketahanan sosial bangsa. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin bidang 1
Ketua BAZNAS RI Dorong Pembentukan Asosiasi Amil Wilayah DIY dan Implementasi Resolusi Rakornas di Daerah
Ketua BAZNAS RI Dorong Pembentukan Asosiasi Amil Wilayah DIY dan Implementasi Resolusi Rakornas di Daerah
Yogyakarta, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat nasional hingga ke daerah, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Ketua BAZNAS Republik Indonesia, mendorong pembentukan Asosiasi Amil Zakat Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-DIY, yang digelar di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta, pada Selasa, 07 Oktober 2025 / 15 Rabiul Akhir 1447 H. Acara strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi DIY serta perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-DIY, termasuk dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Drs. Abd. Samik (Wakil Ketua II), Muhammad Iqbal, SE (Wakil Ketua III), dan staf pelaksana. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menekankan bahwa pembentukan asosiasi amil di tingkat wilayah merupakan langkah penting untuk memperkuat koordinasi dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat. “Asosiasi amil ini akan menjadi wadah bagi para amil untuk bertukar pengalaman, memperkuat kompetensi, dan menyatukan langkah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, serta berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” ungkapnya. Selain itu, Ketua BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya implementasi Resolusi Rakornas BAZNAS Tahun 2025 di tingkat daerah. Resolusi tersebut menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni penguatan tata kelola kelembagaan zakat, akselerasi digitalisasi layanan zakat, serta optimalisasi program pemberdayaan ekonomi mustahik menuju kemandirian. “Rakornas tidak boleh berhenti sebagai seremonial, tetapi harus menjadi gerakan nyata di daerah. BAZNAS di wilayah dan kabupaten/kota memiliki peran besar dalam mewujudkan resolusi tersebut melalui kolaborasi dan inovasi,” tegas Prof. Noor Achmad. Sementara itu, Drs. Abd. Samik, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah pembentukan asosiasi amil di wilayah DIY. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota lain dalam membentuk asosiasi amil, agar semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat di Yogyakarta,” ujarnya. Senada dengan itu, Muhammad Iqbal, SE, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, menambahkan bahwa komitmen untuk melaksanakan resolusi Rakornas akan diwujudkan melalui penguatan digitalisasi layanan dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat. RAKORDA BAZNAS se-DIY tahun 2025 ini juga menjadi forum untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program kerja BAZNAS di wilayah Yogyakarta, sekaligus memperkuat koordinasi antar-lembaga dalam mendukung visi besar BAZNAS RI: Menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat #MariMemberi#ZakatInfakSedekah#BAZNASYogyakarta#BahagianyaMustahiq#TentramnyaMuzaki#AmanahProfesionalTransparan
BERITA10/10/2025 | Admin Bidang 1
Muhammad Azfar Abqory, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Ukir Prestasi Gemilang di MTQ Bantul
Muhammad Azfar Abqory, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Ukir Prestasi Gemilang di MTQ Bantul
Kabar membanggakan datang dari arena Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2025/1447 H. Salah satu penerima beasiswa unggulan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Muhammad Azfar Abqory, berhasil meraih Juara 2 Cabang 1 Juz dan Tilawah. Prestasi ini diukir pada Sabtu, 4 Oktober 2025, yang bertepatan dengan 12 Rabiul Akhir 1447 H, bertempat di SMA Negeri 1 Sewon. Keberhasilan Azfar menjadi bukti nyata atas efektivitas Program Beasiswa Kader Hafidz Al-Qur'an yang digulirkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan finansial, melainkan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya hafal Al-Qur'an, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Komitmen BAZNAS Mencetak Generasi Qur'ani Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas capaian Azfar. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Azfar. Ini adalah penanda bahwa investasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan kepada kami telah membuahkan hasil yang nyata, yaitu hadirnya generasi penghafal Al-Qur'an yang berprestasi," ujar Syamsul Azhari. Beliau menjelaskan lebih lanjut mengenai komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam program ini. Program Kader Hafidz Al-Qur'an dimulai sejak tahun 2023 dengan melibatkan 35 anak. Melihat dampak positif yang luar biasa, program ini ditingkatkan secara signifikan pada tahun 2025 menjadi 75 anak. Setiap anak menerima bantuan beasiswa sebesar Rp 500.000 per bulan. Namun, program ini memiliki kriteria unik. Para penerima beasiswa wajib tinggal bersama orang tua mereka. Syamsul Azhari menegaskan bahwa persyaratan ini sangat penting. "Tujuan utama kami bukan hanya kuantitas hafalan, tetapi juga kualitas peran sosial mereka. Dengan tinggal bersama keluarga, mereka diharapkan dapat menjadi cahaya, teladan, dan penggerak dakwah di lingkungan terdekatnya masing-masing. Mereka adalah duta Al-Qur'an yang diharapkan mampu menularkan semangat kesalehan di lingkungannya," tambahnya. Inspirasi bagi Anak-anak Yogyakarta Prestasi yang diraih oleh Muhammad Azfar Abqory diharapkan tidak hanya menjadi catatan kemenangan pribadi, tetapi juga memantik semangat dan inspirasi bagi lebih banyak anak-anak Muslim di Yogyakarta untuk mulai menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. Menghafal Al-Qur'an, dalam pandangan BAZNAS, adalah jalan untuk menciptakan pribadi yang kokoh dan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. "Kami yakin, para penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Mereka adalah aset berharga bagi masa depan umat dan bangsa," tutup Syamsul Azhari, penuh optimisme. Ajakan Berbagi dan Bersinergi Keberhasilan program ini tak lepas dari peran aktif para Muzaki (pembayar zakat). BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat Muslim, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya, untuk terus mengambil bagian dalam menghadirkan kesalehan dan keberkahan bagi anak-anak Indonesia. Menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS adalah jalan untuk memastikan dana tersebut dikelola secara Amanah, Profesional, dan Transparan, serta tepat sasaran untuk program-program unggulan seperti Kader Hafidz Al-Qur'an. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS-nya dengan mudah melalui laman resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat. Setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, mendukung cita-cita mulia mencetak generasi Rabbani. #KaderHafidzAlqur'an #BAZNASKotaJogja #BahagianyaMustahiq #TentramnyaMuzaki #TerimakasihMuzaki&Mustahiq #AmanahProfesionalTransparan
BERITA09/10/2025 | Salsa Fateha
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat