WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu,
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu,
Yogyakarta, Kamis, 12 Desember 2024/10 Jumadil Akhir 1446 H – Dalam upaya mempererat sinergi lembaga zakat dan penguatan kinerja, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palu kunjungi BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sekretariat Bersama diikuti 4 Pimpinan dan 3 Pelaksana BAZNAS Kota Palu, dipimpin Ketuanya Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM. Rombongan disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, beserta Waka II, Waka III dan Pelaksana, serta perwakilan dari Kementerian Agama dan Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak jelas dalam penyambutan yang digelar pada Kamis, 12 Desember 2024/10 Jumadil Akhir 1446. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait berbagai aspek pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosialkeagamaanlainnya (ZIS DSKL). Selain itu, BAZNAS Kota Palu ingin mempelajari beberapa praktik unggulan yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan ini, diskusi mendalam dilakukan terkait beberapa topik utama. Salah satunya adalah penerapan *Kantor Digital, sebuah inovasi dalam pengelolaan administrasi berbasis teknologi yang diadopsi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Selain itu, dibahas pula implementasi **ISO 9001:2015*, standar internasional untuk manajemen mutu yang mendukung peningkatan kualitas layanan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal penting lainnya adalah pelaksanaan *Audit Syariah* sebagai upaya memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta berjalan sesuai prinsip syariah. Dalam diskusi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan pencapaian mereka dalam menghimpun dana ZIS DSKL tahun 2024, yang berhasil meningkat secara signifikan berkat strategi yang efektif. Kunjungan ini melibatkan jajaran pimpinan dan pelaksana dari kedua lembaga, serta pihak-pihak terkait. Kehadiran perwakilan Kementerian Agama dan Bagian Kesra Kota Yogyakarta menambah dimensi penting dalam mendukung keberlanjutan program-program zakat yang berkualitas. Agenda ini dinilai penting sebagai media bertukar informasi, mempererat jaringan kerja sama, dan memperkuat komitmen dalam memaksimalkan manfaat dana ZIS DSKL bagi masyarakat. Dengan saling belajar, kedua lembaga berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan kredibilitas pengelolaan ZIS DSKL. Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan di masing-masing lembaga, baik di BAZNAS Kota Palu maupun BAZNAS Kota Yogyakarta. Terutama dalam hal pengembangan Kantor Digital, penerapan standar ISO 9001:2015, serta Audit Syariah, yang semuanya bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar BAZNAS daerah untuk mencapai visi bersama, yaitu menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan memberikan dampak luas bagi umat. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA12/12/2024 | Amil
Penguatan Kantor Digital, BAZNAS Kabupaten Sragen Studi Tiru Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Penguatan Kantor Digital, BAZNAS Kabupaten Sragen Studi Tiru Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 11 Desember 2024/9 Jumadil Akhir 1446H– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sragen melakukan kunjungan dan studi tiru ke BAZNAS Kota. Acara yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta dan seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Sragen, dengan agenda utama berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi dan syariah. Materi utama dalam kunjungan ini mencakup penerapan sistem kantor digital, pengelolaan website profesional, standar manajemen mutu ISO 9001:2015, serta audit syariah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya inovasi dan pengelolaan zakat yang modern untuk mendukung peningkatan kepercayaan masyarakat. “Melalui transformasi digital, BAZNAS mampu memberikan layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya. Alhamdulillah dan terima kasih, studi tiru BAZNAS Kabupaten Sragen di BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan, bahwa apa yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjadi rujukan dalam tata kelola zakat, khususnya penguatan Kantor Digital, ungkap Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, saat memberikan sambutan penerimaan studi tiru BAZNAS Kabupaten Sragen, bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. "BAZNAS Kota Yogyakarta satu-satunya BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia yang meraih penghargaan dari BAZNAS RI berupa Optimalisasi Kantor Digital Terbaik Tingkat Nasional Semester I/2024, jelas Syamsul Azhari. Turut hadir mendampingi Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Gara Zawa Kemenag Kota Yogyakarta, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kepala Pelaksana dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Studi tiru dipimpin langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Sragen, Drs.H. Mustaqim, M.Ag beserta seluruh Wakil Ketua, Satuan Audit Internal (SAI) Kepala Pelaksana dan Pelaksana. "Sengaja studi tiru ini saya pimpin sendiri dengan memboyong semua amil, termasuk SAI, karena dunia digital menjadi bagian penting dalam tata kelola zakat dan satu-satunya amil yang telah terbukti kinerjanya dalam dunia digital yakni BAZNAS Kota Yogyakarta, ungkap H. Mustaqim, saat menyampaikan maksud tujuan studi tiru di BAZNAS Kota Yogyakarta. Juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengadopsi praktik-praktik tata kelola terbaik BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap semua hal ihwal Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta agar bisa diberikan kepada kami, agar kami bisa mengikuti jejak BAZNAS Kota Yogyakarta yang sangat luar biasa", pintanya. Pelaksana Bidang I, Muhaimin S.Si, selaku pengelola Kantor Digital menuturkan, Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta di launching oleh Penjabat Walikota Yogyakarta pada bulan November 2022, setahun setelah BAZNAS RI meluncurkan program Kantor Digital. Sekurangnya ada dua faktor penting yang menjadikan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta seperti sekarang ini, pertama faktor internal yakni dukungan pimpinan, ketersediaan sarana prasarana dan inovasi yang dikembangkan pengelola. Kedua, faktor eksternal yakni fasilitasi yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta dan tenaga relawan dari mahasiswa yang melakukan PKL di BAZNAS Kota Yogyakarta. Dua faktor ini yang sangat penting bagi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta turut memberikan kontribusi edukasi kepada masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan pungutan zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL)", terangnya. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Dengan mengadopsi praktik terbaik, diharapkan BAZNAS Kabupaten Sragen mampu meningkatkan layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam memaksimalkan pengelolaan ZIS untuk kemaslahatan umat. Di akhir acara, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama berkelanjutan, terutama dalam bidang pengembangan teknologi dan pelatihan sumber daya manusia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyatakan, “Kami siap mendukung BAZNAS Kabupaten Sragen dalam perjalanan menuju pengelolaan zakat yang lebih profesional dan berbasis syariah.” Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sinergi antara BAZNAS di berbagai daerah, demi mewujudkan pengelolaan ZIS yang semakin optimal dan terintegrasi di seluruh Indonesia. Selesai paparan dilanjutkan diskusi, foto dan penyerahan cinderamata dilanjutkan melihat secara langsung mekanisme kerja Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. H.Syamsul Azhari dalam closing statement, menyatakan akan memberikan semua hal ihwal Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, selain sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja yang diraih, juga niat ikhlas sebagai amal jariah untuk memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. "Silahkan monggo semuanya bisa ditiru untuk kemanfaatan kita bersama", pungkasnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA11/12/2024 | Amil
Kantor Digital BAZNAS Yogyakarta: Langkah Baru untuk Efisiensi Pembayaran Zakat dan Sedekah
Kantor Digital BAZNAS Yogyakarta: Langkah Baru untuk Efisiensi Pembayaran Zakat dan Sedekah
Yogyakarta, 10 Desember 2024/8 Jumadil Akhir 1446H – Pada hari Senin, 9 Desember 2024, tim BAZNAS Kota Yogyakarta yang terdiri dari pelaksana Penghimpunan Muhaimin, Cahyo Hadmoko, dan salsa rizkika fateha, melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kantor Radar Jogja. Kunjungan ini diterima oleh Bapak Angga Widyastama, Manager Iklan dan Bisnis Radar Jogja. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai kemungkinan kerja sama dalam upaya meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL). Dalam pertemuan tersebut, Bapak Cahyo Hadmoko, mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, menjelaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai kewajiban berzakat dan berbagi melalui infak serta sedekah, khususnya dalam konteks ZIS DSKL. "Kami percaya bahwa melalui kerja sama dengan media seperti Radar Jogja, kami bisa lebih luas menjangkau masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Cahyo. Selain membahas literasi ZIS DSKL, dalam kunjungan ini juga dibahas tentang salah satu inovasi terbaru dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Kantor Digital BAZNAS. Kantor digital ini bertujuan untuk mempermudah para muzaki (pemberi zakat) dan munfiq (pemberi sedekah) dalam melakukan pembayaran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Dengan adanya platform digital ini, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih praktis dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor BAZNAS. “Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, kami ingin memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat dan sedekahnya. Kami juga berharap platform ini bisa mempercepat proses distribusi dana sosial kepada mereka yang membutuhkan, sehingga manfaatnya bisa lebih cepat dirasakan oleh penerima,” ujar Salsabila, salah satu pelaksana Penghimpunan BAZNAS. Sementara itu, Bapak Angga Widyastama dari Radar Jogja menyambut baik rencana kolaborasi ini. “Kami sangat mendukung upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempermudah akses masyarakat terhadap zakat dan sedekah, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi sosial. Kerja sama ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat kepada lebih banyak orang,” katanya. Dengan adanya Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, diharapkan bisa mempermudah proses pembayaran ZIS DSKL dan mendorong lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial keagamaan. Semoga inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya berbagi untuk menciptakan kesejahteraan bersama.
BERITA11/12/2024 | Amil
Kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Republika Jogja: Menjalin Kerja Sama dalam Literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Sosialisasi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta
Kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Republika Jogja: Menjalin Kerja Sama dalam Literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Sosialisasi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Pada hari Senin, 9 Desember 2024, Kantor Republika Jogja menjadi tempat berlangsungnya kunjungan silaturrahmi yang dihadiri oleh Bapak Muhammad Iqbal, SE, selaku Wakil Ketua III, bersama Bapak Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si, dan pelaksana Penghimpunan Muhaimin serta Cahyo Hadmoko. Kunjungan diterima dengan hangat oleh Bapak Fernan Rahadi, Kepala Perwakilan Republika untuk wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam bidang literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL). Diharapkan kerja sama ini dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat dan kontribusi sosial dalam kehidupan beragama. Bapak Muhammad Iqbal, SE, dalam kesempatan ini menyatakan, "Kami berharap sinergi dengan Republika akan membantu kami untuk mengedukasi umat tentang pengelolaan ZIS DSKL yang sesuai dengan syariah serta memaksimalkan distribusinya kepada yang membutuhkan." Selain itu, dalam agenda tersebut juga dibahas sosialisasi mengenai Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu inovasi terbaru dari BAZNAS Kota Yogyakarta ini adalah platform digital yang memudahkan masyarakat, khususnya para muzaki dan munfiq, dalam melakukan pembayaran Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Dengan adanya Kantor Digital ini, diharapkan proses pembayaran menjadi lebih praktis dan aman, serta dapat menjangkau lebih banyak pihak, baik yang berada di dalam kota maupun di luar daerah. Bapak Adi Soeprapto menambahkan, "Kantor digital ini adalah langkah konkret BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempermudah masyarakat untuk menunaikan kewajibannya, serta untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan ZIS DSKL." Melalui aplikasi ini, muzaki dapat dengan mudah memilih jenis kontribusi yang ingin diberikan dan melakukan pembayaran secara langsung melalui berbagai metode yang tersedia. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkenalkan lebih luas lagi peran zakat dalam pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan, dengan dukungan teknologi digital yang memudahkan semua pihak dalam berpartisipasi. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memaksimalkan potensi ZIS DSKL sebagai instrumen sosial yang berdaya guna bagi banyak pihak.
BERITA10/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Sukseskan "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah"
BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Sukseskan "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah"
BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah," sebuah inisiatif nasional yang digagas Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, melalui Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dalam musyawarah koordinasi yang digelar pada Kamis, 4 Rabiul Akhir 1446 H (5/12/2024) di Aula 2 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, beserta Kasi Pais, Waka II, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, Ketua KKG SD, serta Ketua MGMP jenjang SMP, SMA, dan SMK. Dalam sambutannya, H. Nadzib menuturkan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis untuk menuntaskan problem keterbatasan literasi Al-Qur'an di kalangan siswa. “Tanggung jawab besar untuk menuntaskan buta aksara Al-Qur'an adalah ladang pahala bagi semua pihak, termasuk Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Sejalan dengan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengedepankan peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai motor penggerak program pendidikan berbasis akhlak dan spiritual. Program unggulan seperti "Jogja Cerdas" telah menjadi prioritas utama. Melalui program ini, BAZNAS mendukung pembelajaran Al-Qur'an melalui Madrasah Al-Qur'an (MDA) bagi siswa jenjang TK/RA hingga SMP/MTs. Dalam satu tahun, lebih dari Rp1 miliar dana ZIS dialokasikan untuk mendukung kegiatan ini. Selain itu, BAZNAS juga memberikan beasiswa kepada para kader penghafal Al-Qur'an serta penghargaan kepada siswa berprestasi dalam ajang seperti MTQ, FASI, dan STQ. “Ini adalah bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat yang ditunaikan oleh masyarakat, yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh generasi penerus kita,” ungkap Abdul Samik. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan peserta didik menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Hal ini menjadi dasar kuat bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung gerakan literasi Al-Qur'an di sekolah-sekolah. Pendidikan berbasis nilai-nilai agama tidak hanya menanamkan akhlak mulia, tetapi juga membentuk siswa menjadi insan yang sehat, berilmu, dan bertanggung jawab. Abdul Samik menambahkan, zakat, infak, dan sedekah masyarakat memiliki peran besar dalam mewujudkan visi pendidikan yang berlandaskan akhlak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Kota Yogyakarta untuk terus menunaikan zakat melalui BAZNAS. "Terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat dan infaknya di BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang dikeluarkan membawa keberkahan dan keluarga senantiasa dilimpahi sakinah,” imbuhnya. Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah juga diharapkan mampu membangun budaya membaca Al-Qur'an di kalangan siswa, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama. Dengan sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang Qur'ani dan berakhlak mulia. Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung gerakan ini. Setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjadi solusi atas masalah sosial, tetapi juga investasi akhirat yang membawa keberkahan. Dengan kolaborasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa literasi Al-Qur'an di kalangan siswa dapat meningkat secara signifikan.
BERITA10/12/2024 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan T-Fest#3
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan T-Fest#3
Yogyakarta, 10 Desember 2024/9 Jumadil Akhir 1446H – Amirul Azzam, seorang penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali mengukir prestasi membanggakan. Pada Sabtu, 6 Jumadil Akhir 1446 H (7 Desember 2024), Amirul meraih juara 1 lomba adzan dalam ajang T-Fest#3 (Teladan Festival ke-3) yang diselenggarakan di Komplek Sekolah Teladan, Jl. Kabupaten 99, Gamping, Sleman. Prestasi ini menambah deretan capaian Amirul setelah sebelumnya menyabet juara 1 lomba hafalan Al-Qur’an MTQ tingkat Kota Yogyakarta pada Oktober 2024 dan juara 1 hafalan Al-Qur’an STQ tingkat Kabupaten Sleman pada November 2024. Amirul, yang kini berusia 14 tahun dan duduk di kelas 8 SMP Negeri 7 Yogyakarta, telah menghafal 6 juz Al-Qur'an. Anak dari pasangan Bapak/Ibu Rachmat Saputra ini menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas prestasi gemilang Amirul. "Amirul Azzam adalah salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang paling banyak mencetak prestasi. Program ini dirancang untuk membentuk generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak dakwah di lingkungan mereka," tuturnya. Beasiswa kader hafidz yang dimulai pada tahun 2023 ini bertujuan untuk mendukung anak-anak dari keluarga penerima zakat agar dapat mengembangkan potensi mereka. Program ini diberikan kepada anak-anak yang berusia TK hingga SMP, dengan syarat memiliki hafalan minimal 1-2 juz Al-Qur’an dan tinggal bersama keluarga di rumah. Hingga tahun 2024, BAZNAS telah memberikan beasiswa kepada 50 anak, dengan rencana menambah jumlah penerima menjadi 75 anak pada tahun 2025. Setiap anak mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan, yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. "Program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa. Dari 50 penerima beasiswa, anak-anak tersebut telah menunjukkan karakter yang patut diteladani, baik di sekolah maupun di rumah," lanjut Syamsul Azhari. Kiprah Amirul yang sukses menjadi juara di berbagai lomba menjadi bukti nyata keberhasilan program ini. Tidak hanya sekadar hafalan, Amirul juga menunjukkan semangat dan keteladanan di berbagai bidang. Dukungan yang diberikan melalui zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat terbukti mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas. Amirul sendiri mengaku bersyukur atas beasiswa yang diterimanya. "Beasiswa ini sangat membantu saya untuk fokus dalam menghafal Al-Qur’an. Saya juga ingin terus belajar dan menjadi teladan bagi teman-teman lainnya," ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan program ini agar semakin banyak anak-anak yang berpotensi bisa merasakan manfaatnya. "Mari kita doakan Amirul Azzam dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an serta menjadi generasi yang salih dan salihah. Semua ini tidak terlepas dari peran besar masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS," tutup Syamsul Azhari. Dengan prestasi yang diraih Amirul Azzam, semangat menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan generasi muda semakin menggema. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah mampu membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
BERITA10/12/2024 | Amil
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Firdhatunnisa, siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Tegalrejo, berhasil meraih Juara 1 dalam cabang hafalan 1 juz pada ajang Teladan Festival (T-Fest #3) yang diselenggarakan oleh Sekolah Teladan, Sabtu, 6 Jumadil Akhir 1446 (7/12/2024). Acara yang bertempat di Komplek Sekolah Teladan, Jl. Kabupaten nomor 99, Gamping, Sleman ini menjadi momen istimewa bagi Firdhatunnisa yang juga merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz dari Baznas Kota Yogyakarta. Firdhatunnisa, yang kini berusia 12 tahun, berhasil menunjukkan kemampuannya dalam menghafal dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sehingga membuatnya meraih prestasi gemilang di tingkat lokal. Ia merupakan putri dari pasangan Bapak Komarudin dan Ibu, yang tinggal di Tompeyan Tr.III/191, Tegalrejo, Yogyakarta. Firdhatunnisa saat ini telah menghafal 2 juz Al-Qur'an, dan ia terus berkembang dalam mengasah kemampuan hafalan serta pemahaman terhadap kitab suci umat Islam tersebut. Ketua Baznas Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih oleh Firdhatunnisa. Menurutnya, keberhasilan Firdhatunnisa menjadi contoh nyata dari efektivitas program Beasiswa Kader Hafidz yang dilaksanakan oleh Baznas Kota Yogyakarta. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Firdhatunnisa. Ini menunjukkan bahwa program beasiswa kader hafidz yang kami jalankan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak penerima beasiswa untuk terus berkembang dalam bidang keagamaan, khususnya dalam penghafalan Al-Qur'an,” ujar Drs. Syamsul Azhari. Baznas Kota Yogyakarta, lanjutnya, tahun ini telah memberikan beasiswa kader hafidz kepada 50 anak di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Firdhatunnisa termasuk salah satu penerima beasiswa tersebut, yang bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang dapat menjadi teladan dan penggerak dakwah di masyarakat. Beasiswa ini diberikan sebesar Rp 500.000 per anak setiap bulannya, dengan syarat utama bahwa penerima beasiswa tinggal bersama keluarga di rumah. Program Beasiswa Kader Hafidz Baznas Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada pencapaian hafalan, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter anak yang memiliki kepribadian Islami, serta mampu memotivasi teman-temannya untuk mencintai Al-Qur'an. Firdhatunnisa yang telah menghafal 2 juz Al-Qur'an, menjadi contoh bagi banyak anak-anak lainnya dalam menggali potensi diri dan mencintai kitab suci umat Islam. Al-Qur'an, sebagai Kalamullah dan sumber petunjuk hidup umat Islam, memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan setiap Muslim. Oleh karena itu, program kader hafidz ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan prestasi yang diraih Firdhatunnisa, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kota Yogyakarta yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur'an dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar. Baznas Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung para hafidz dan hafidzah melalui program beasiswa ini, agar semakin banyak generasi penghafal Al-Qur'an yang siap berperan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.
BERITA10/12/2024 | Amil
Audiensi Kunjungan Baznas Kota Yogyakarta ke Media Kedaulatan Rakyat: Meningkatkan Peran Zakat dalam Pemberdayaan Umat
Audiensi Kunjungan Baznas Kota Yogyakarta ke Media Kedaulatan Rakyat: Meningkatkan Peran Zakat dalam Pemberdayaan Umat
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Redaksi Media Kedaulatan Rakyat pada Senin, 9 Desember 2024, pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dan memperkenalkan lebih dalam mengenai peran penting zakat, infak, sedekah, kafarat, dan fidyah dalam pemberdayaan umat, khususnya di Kota Yogyakarta. Dalam audiensi yang berlangsung dengan penuh keakraban, Baznas Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III, Bapak Muhammad Iqbal SE, dan Wakil Ketua IV, Bapak Adi Soeprapto S.Sos., M.Si. Kehadiran mereka diterima langsung oleh perwakilan redaksi Kedaulatan Rakyat yang dipimpin oleh Pimpinan Redaksi, Budi Santoso. Acara tersebut berlangsung dengan diskusi yang produktif dan saling bertukar informasi mengenai program-program Baznas yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Wakil Ketua II Baznas Kota Yogyakarta, menjelaskan bahwa zakat, infak, sedekah, kafarat, dan fidyah memiliki peran yang sangat besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. "Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Muslim, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Selain itu, infak dan sedekah juga menjadi instrumen untuk meningkatkan solidaritas sosial antarwarga," jelasnya Lebih lanjut, beliau juga mengungkapkan bahwa Baznas Kota Yogyakarta memiliki berbagai program yang dapat memfasilitasi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat dan berbagi dalam bentuk infak dan sedekah, yang akan disalurkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi. "Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunaikan kewajiban zakat, tetapi juga untuk memperhatikan keberadaan mereka yang membutuhkan, baik melalui sedekah maupun infak," tambahnya. Selain itu, Wakil Ketua IV Baznas Kota Yogyakarta, mengingatkan pentingnya pemahaman mengenai kafarat dan fidyah. "Kafarat dan fidyah merupakan kewajiban bagi individu yang tidak dapat menunaikan puasa Ramadan atau ibadah lainnya karena alasan tertentu. Pengelolaan zakat dan fidyah yang tepat sangat penting untuk memastikan kebermanfaatan yang maksimal bagi masyarakat yang berhak," . Pimpinan Redaksi Kedaulatan Rakyat, Budi Santoso, menyambut baik kunjungan ini. Ia menyatakan bahwa media memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang kewajiban zakat dan berbagi. "Kami berharap dapat terus mendukung Baznas Kota Yogyakarta dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah melalui kanal media kami, sehingga semakin banyak orang yang tergerak untuk menunaikan kewajiban sosial ini," ujar Budi. Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi terbuka mengenai peluang kerja sama antara Baznas Kota Yogyakarta dan Kedaulatan Rakyat dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan berbagi. Diharapkan, sinergi antara kedua pihak dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi umat, khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Yogyakarta.
BERITA10/12/2024 | Amil
Doa Bersama Program RLHB BAZNAS Kota Yogyakarta di Tempat Bapak Iswandono: Wujud Nyata Kepedulian Zakat, Infak, dan Sedekah
Doa Bersama Program RLHB BAZNAS Kota Yogyakarta di Tempat Bapak Iswandono: Wujud Nyata Kepedulian Zakat, Infak, dan Sedekah
Yogyakarta, 9 Desember 2024 / 8 Rabiul Akhir 1446 H – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Pada Senin sore, pukul 14.00 WIB hingga selesai, kegiatan Doa Bersama berlangsung khidmat di rumah penerima manfaat, Bapak Iswandono, yang berlokasi di Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kepala Pelaksana BAZNAS, Ibu MPP Kemantren Jetis, Bapak Lurah Kelurahan Cokrokusuman, serta Pelaksana Bidang II BAZNAS. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan semangat dalam mendistribusikan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat yang membutuhkan dengan memberikan hunian yang layak sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka. “Zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS telah kami kelola secara amanah. Melalui program seperti RLHB, kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penyediaan hunian yang layak,” ujarnya. Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara BAZNAS dan berbagai pihak yang turut mendukung program ini. Ibu MPP Kemantren Jetis dan Bapak Lurah Kelurahan Cokrokusuman menyampaikan apresiasi mereka terhadap kontribusi BAZNAS dalam mendukung program-program sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Mereka berharap sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga semakin banyak program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa program RLHB bukan hanya sekadar bantuan fisik berupa rumah yang layak huni, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan martabat dan kepercayaan diri penerima manfaat. Hunian yang layak dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus memotivasi penerima manfaat untuk lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Doa Bersama ini ditutup dengan harapan agar program-program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Tokoh masyarakat setempat yang memimpin doa mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam mendukung pemberdayaan umat melalui zakat. Program RLHB BAZNAS adalah bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mampu memberikan perubahan besar bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan terus berjalan dan memberikan dampak positif yang luas. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan zakat demi menciptakan kesejahteraan bersama. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA10/12/2024 | Amil
Penguatan Program  Madrasah Al-Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Bersama Dindikpora dan Kemenag Kota Yogyakarta
Penguatan Program Madrasah Al-Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Bersama Dindikpora dan Kemenag Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 2 Jumadil Akhir 1446 (4/12/2024) — BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi Program Madrasah Al-Qur'an, dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana, H.Misbahrudin, bertempat di ruang kerja Ketua BAZNAS Kota. Kegiatan ini bertujuan memperkuat strategi pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pembinaan pendidikan Al-Qur'an di Kota Yogyakarta. Dalam musyawarah ini, dibahas berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas program Madrasah Al-Qur'an yang telah menjadi bagian penting dari pendayagunaan zakat. Program ini dirancang untuk memberdayakan siswa dengan ilmu agama berbasis Al-Qur'an, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sebagai bekal kehidupan mereka. H. Misbahrudin menjelaskan, bahwa dana zakat berperan strategis dalam mendukung program-program pendidikan seperti Madrasah Al-Qur'an. "Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi untuk membangun generasi Islami yang berakhlak dan unggul. Dana yang terhimpun akan terus diarahkan pada pemberdayaan pendidikan umat," ungkapnya. Melalui program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Dana zakat yang dikelola secara profesional memastikan bahwa setiap program memberikan manfaat yang berkelanjutan. Zakat, infak dan sedekah menjadi bagian penting dalam pengelolaan Madrasah Al-Qur'an. Dalam musyawarah ini, dibahas rencana pengembangan program madrasah Al Qur'an seperti peningkatan kualitas ustadz. Infak dan sedekah merupakan sumber daya yang fleksibel dan dapat digunakan untuk kebutuhan pendukung. "Infak dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi pelengkap penting dalam menunjang keberhasilan program pendidikan berbasis Al-Qur'an," ujarnya. Musyawarah juga menyoroti pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, yakni Kementerian Agama dan Dinas Dikpora Kota Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga pengelola ZIS akan semakin kuat. Harapannya untuk masa depan program Madrasah Al-Qur'an yang didukung oleh zakat, infak, dan sedekah ini diharapkan mampu mencetak generasi Qur'ani yang tidak hanya memahami agama secara mendalam, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. "Melalui musyawarah ini, kami berharap Madrasah Al-Qur'an dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga memberdayakan," kata Misbahrudin. Dengan pengelolaan zakat yang tepat, ditambah dukungan dari infak dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, menjadikan pendidikan Al-Qur'an sebagai pilar utama pemberdayaan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri RAKORDA BAZNAS SE-DIY di Kulon Progo
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri RAKORDA BAZNAS SE-DIY di Kulon Progo
Kulon Progo, 2 Jumadil Akhir 1446 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) pada Senin (4/12) di Kabupaten Kulon Progo. Acara ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota, termasuk dari Kota Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua II yang membawahi bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat, serta Wakil Ketua IV yang bertanggung jawab atas perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat provinsi. Menguatkan Kolaborasi untuk Optimalisasi ZIS RAKORDA ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarkabupaten/kota dalam meningkatkan pengelolaan ZIS di wilayah DIY. Dalam pertemuan ini, berbagai isu strategis dibahas, seperti peningkatan pengumpulan zakat, optimalisasi pendistribusian untuk pemberdayaan umat, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah untuk memaksimalkan potensi zakat yang ada. "Kami dari BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan zakat. Sinergi di tingkat provinsi seperti yang dilakukan hari ini akan semakin memperkuat peran kita sebagai lembaga yang dipercaya umat," ujarnya. Peningkatan Program Pendistribusian Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta juga turut memaparkan program unggulan dalam bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah berjalan di Kota Yogyakarta. Menurutnya, program-program tersebut dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di wilayah lain, dengan tetap mempertimbangkan konteks lokal masing-masing. "Program pemberdayaan berbasis zakat, seperti pelatihan kewirausahaan dan pemberian modal usaha, telah memberikan dampak signifikan bagi mustahik. Harapannya, model seperti ini dapat diperluas di kabupaten/kota lain sehingga manfaatnya semakin terasa," ungkapnya. Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas Di sisi lain, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Yogyakarta menyoroti pentingnya penguatan sistem perencanaan dan pelaporan keuangan. Ia menyampaikan bahwa laporan keuangan yang transparan dan akuntabel merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai pengelola zakat. "Kami berupaya memastikan setiap rupiah yang diamanahkan oleh masyarakat dikelola dengan penuh tanggung jawab. RAKORDA ini menjadi ruang untuk berbagi praktik terbaik agar pengelolaan ZIS di DIY semakin optimal," jelasnya. Harapan Pasca-RAKORDA RAKORDA ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang dapat diimplementasikan secara nyata di seluruh kabupaten/kota se-DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil koordinasi ini tidak hanya memperkuat sinergi internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA04/12/2024 | Amil
SDN Mendungan 2 Serahkan Sedekah Peduli NTT melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
SDN Mendungan 2 Serahkan Sedekah Peduli NTT melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 2 Jumadil Akhir 1446 H — Dalam semangat kepedulian terhadap sesama, SDN Mendungan 2 Yogyakarta menyerahkan donasi sebesar Rp 2.500.000,- kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Donasi ini merupakan bentuk nyata dari program sedekah yang bertujuan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Gunung Lewatobi, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SDN Mendungan 2, Ibu Siti Supriyanti, S.Pd, kepada perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai lembaga amil zakat yang terpercaya, BAZNAS Kota Yogyakarta akan mengelola dan menyalurkan bantuan ini kepada mereka yang membutuhkan, sesuai dengan prinsip amanah, profesional, dan tepat sasaran. Menghidupkan Semangat Sedekah Program sedekah ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter peduli terhadap sesama. Kepala Sekolah SDN Mendungan 2 mengungkapkan, "Kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa setiap rezeki yang kita miliki ada hak orang lain di dalamnya, yang dapat kita salurkan melalui zakat, infak, dan sedekah." Dalam konteks bencana alam, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting untuk membantu meringankan beban mereka yang terdampak. Donasi dari SDN Mendungan 2 diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk turut serta dalam aksi kebaikan semacam ini. Peran BAZNAS dalam Penyaluran ZIS BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki peran strategis dalam memastikan donasi zakat, infak, dan sedekah dikelola secara transparan dan akuntabel. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi kepada SDN Mendungan 2 atas inisiatif ini. "Kepedulian yang ditunjukkan SDN Mendungan 2 menjadi bukti bahwa bersedekah dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dalam bentuk apa saja," ujarnya. Selain itu, beliau menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga investasi akhirat yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan untuk memberikan dampak jangka panjang. Wujud Kepedulian Umat Donasi ini adalah salah satu bentuk wujud nyata dari semangat solidaritas masyarakat Yogyakarta terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi ujian bencana. Zakat, infak, dan sedekah menjadi instrumen yang sangat efektif untuk menjembatani kesenjangan sosial, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Dengan disalurkannya bantuan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa uang, tetapi juga doa dan harapan agar mereka yang terdampak tetap tegar dalam menghadapi cobaan. Harapan untuk Masa Depan Melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah, SDN Mendungan 2 telah menunjukkan bahwa kepedulian bisa diwujudkan oleh semua kalangan, termasuk lembaga pendidikan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat lainnya untuk terus memperkuat budaya berbagi, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. "Semoga sedekah yang disampaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi yang memberi maupun yang menerima," tutup Ibu Siti Supriyanti, S.Pd. Dengan sinergi berbagai pihak, zakat, infak, dan sedekah akan menjadi solusi nyata untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan peduli *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA04/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi RLBH di Cokrodiningratan
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi RLBH di Cokrodiningratan
Yogyakarta, 22 Jumadil Ula 1446 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mengadakan Musyawarah Koordinasi Rumah Layak Huni Berbasis Hibah (RLBH). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Cokrodiningratan untuk membahas rencana bantuan kepada penerima manfaat, Bapak Krisdiantoro, yang membutuhkan hunian yang lebih layak. Musyawarah ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, bersama Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, S.Ag., M.A. Hadirnya kedua pimpinan ini menunjukkan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah sebagai solusi konkret dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam sektor hunian. Menurut Drs. Abdul Samik, program RLBH ini merupakan salah satu upaya strategis BAZNAS untuk memastikan setiap rupiah dari ZIS yang terhimpun dapat memberikan dampak signifikan. "RLBH adalah bentuk konkret bagaimana zakat, infak, dan sedekah bisa mengubah kehidupan seseorang. Kami ingin memastikan bahwa Pak Krisdiantoro mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak untuk menunjang kesejahteraan keluarganya," ujarnya dalam pembukaan musyawarah. Musyawarah ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat setempat, untuk memastikan program bantuan ini berjalan dengan efektif. H. Misbahrudin, S.Ag., M.A. menambahkan bahwa pelaksanaan program RLBH ini juga mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS. "Kami tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memastikan bahwa setiap prosesnya melibatkan kolaborasi aktif dengan masyarakat agar manfaatnya tepat sasaran," jelasnya. Pak Krisdiantoro, penerima manfaat program ini, adalah warga Kelurahan Cokrodiningratan yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, program RLBH bertujuan untuk merenovasi atau membangun rumah baru yang dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarganya. Sebagai bentuk transparansi, hasil musyawarah ini akan segera ditindaklanjuti dengan survei lapangan dan penyusunan anggaran biaya yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial seperti RLBH dengan menyalurkan zakat dan infak secara rutin. "Kami ingin mengajak semua pihak, baik individu maupun lembaga, untuk lebih aktif berkontribusi dalam program-program BAZNAS. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana kita bersama untuk membantu sesama," pungkas H. Misbahrudin. Dengan adanya program RLBH ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Tidak hanya membantu secara material, program ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan ZIS yang transparan dan profesional mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan sosial. Melalui musyawarah ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai lembaga amil zakat terpercaya yang mampu menjembatani kebaikan antara para muzaki dan mustahik. Semangat berbagi dari zakat, infak, dan sedekah inilah yang menjadi pondasi utama bagi keberlanjutan program-program sosial yang bermanfaat bagi umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA03/12/2024 | Amil
Madrasah Al Quran BAZNAS Kota Yogyakarta Hadir di SD Negeri Tahunan Wujudkan Generasi Qurani
Madrasah Al Quran BAZNAS Kota Yogyakarta Hadir di SD Negeri Tahunan Wujudkan Generasi Qurani
Kamis, 26 Jumadil Awwal 1446 H (28 November 2024) - Khusuk dan penuh khidmat, siswa-siswi SD Negeri Tahunan Yogyakarta mengikuti bimbingan belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra. Program ini merupakan bagian dari Madrasah Al Qur'an (MDA) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, bertempat di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh masyarakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa MDA tidak hanya hadir di SD Negeri tetapi juga di lembaga pendidikan lain seperti TK, MI, dan SMP. Program ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan dengan tujuan membentuk generasi sholeh dan sholehah serta memberikan peluang bagi para ustadz dan ustadzah untuk mengamalkan ilmu mereka. Melalui zakat dan infak yang dihimpun, program ini diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda yang lebih cinta Al-Qur'an. Kolaborasi untuk Pendidikan Islami MDA adalah hasil sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Dalam kolaborasi ini, BAZNAS menyediakan dana program yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah, Dikpora menyediakan tempat dan peserta didik, sementara Kemenag bertanggung jawab atas penyediaan tenaga pengajar. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dan sedekah tidak hanya membantu kebutuhan dasar masyarakat tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islami. “Anak adalah anugerah Allah yang sangat berharga. Setiap orang tua tentu mendambakan anak sholeh dan sholehah, yang tidak hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat kelak,” ujar H. Syamsul Azhari. Ia mengutip hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Muslim, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakannya.” Sedekah yang dikelola dengan baik melalui program ini menjadi salah satu amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya. Dukungan Zakat untuk Generasi Berakhlak Mulia Program MDA ini menjadi bukti nyata pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai pendorong utama keberhasilan berbagai program pendidikan Islami. Melalui dukungan umat yang menyalurkan zakat dan infak di BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi tenaga pengajar. Dana zakat yang dioptimalkan turut memastikan kesinambungan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah di masa depan. “Dihaturkan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak di BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan dan keluarga yang menunaikannya menjadi sakinah. Aamiin,” tutup H. Syamsul Azhari. Harapan untuk Masa Depan Program Madrasah Al Qur'an di SD Negeri Tahunan Yogyakarta ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini. Melalui pengelolaan zakat dan sedekah yang amanah, diharapkan generasi penerus dapat tumbuh menjadi insan yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur'an, dan menjadi kebanggaan keluarga serta masyarakat. Dengan adanya program seperti ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan pendidikan berbasis keislaman yang inklusif, memberdayakan, dan membawa keberkahan bagi umat. Semua ini dimungkinkan berkat kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada lembaga yang profesional dan transparan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA02/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bahas RKAT 2025: Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Yogyakarta Bahas RKAT 2025: Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Umat
Yogyakarta, 28 November 2024/16 Jumadil Awal 1446 H – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Makna Cerita Cafe, Yogyakarta, dimulai pukul 09.00 WIB. Rapat ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dan dipandu oleh Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, dengan tambahan paparan dari Pelaksana Bidang III, Noorlia Dharmawati, SE. Dalam pembukaan rapat, Drs. H. Syamsul Azhari menegaskan pentingnya pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang efektif dan transparan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS memiliki tanggung jawab besar dalam memberdayakan umat melalui dana ZIS. Oleh karena itu, RKAT tahun 2025 harus mencerminkan semangat optimalisasi pengumpulan dan penyaluran ZIS,” ungkapnya. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta untuk terus berinfak dan bersedekah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan umat. Dalam pembahasan yang dipandu oleh Muhammad Iqbal, SE, dipresentasikan rancangan program prioritas untuk tahun depan. Fokus utama RKAT mencakup penguatan layanan distribusi zakat kepada mustahik, pemberdayaan ekonomi berbasis sedekah produktif, dan peningkatan kampanye kesadaran zakat serta infak. “Infak yang terkumpul dapat menjadi sumber penting untuk mendukung program pendidikan dan kesehatan mustahik. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” jelas Iqbal. Noorlia Dharmawati, SE, selaku Pelaksana Bidang III, menambahkan bahwa pelaporan keuangan yang akuntabel adalah bagian penting dari RKAT 2025. “Kami ingin memastikan setiap rupiah dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta benar-benar digunakan sesuai amanah. Transparansi ini tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat tetapi juga mendorong lebih banyak orang untuk berinfak dan bersedekah,” tegasnya. Rapat ini juga mengundang masukan dari seluruh pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Semua pihak sepakat bahwa peningkatan edukasi kepada masyarakat tentang keutamaan zakat, infak, dan sedekah harus menjadi prioritas. Selain itu, diperlukan inovasi dalam pengumpulan ZIS, seperti pengembangan platform digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. Di akhir rapat, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan harapannya agar RKAT 2025 dapat diimplementasikan secara efektif demi kemaslahatan umat. Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Kita tidak hanya berbagi harta, tetapi juga membangun harapan bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup kita,” pungkasnya. Dengan RKAT yang matang dan visi kuat dari BAZNAS Kota Yogyakarta, diharapkan program-program tahun 2025 dapat menjadi solusi nyata bagi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. Masyarakat pun diimbau untuk terus menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah serta membantu sesama.
BERITA29/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Bantuan Dari Mahasiswa HMI Komisariat Tunas Bangsa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk Korban Erupsi Gunung Lowatobi
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Bantuan Dari Mahasiswa HMI Komisariat Tunas Bangsa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk Korban Erupsi Gunung Lowatobi
Yogyakarta, Senin (25/11/2024)/22 Jumadil Ulla 1446H — BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam. Kamis lalu (21/11/2024), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta, Mahasiswa HMI Komisariat Tunas Bangsa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 1.260.000, sembilan dus pakaian layak pakai, Al-Qur'an, dan sepatu untuk korban erupsi Gunung Lowatobi. Penyerahan ini dilakukan bertepatan dengan 9 Jumadil Awal 1446 H. Bantuan ini menjadi bukti nyata implementasi semangat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai salah satu pilar utama dalam Islam, ZIS memiliki peran besar dalam menciptakan solidaritas sosial. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa HMI. “Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama. Kami harap semangat ini terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat luas untuk semakin aktif berzakat, berinfak, dan bersedekah,” ujarnya. Erupsi Gunung Lowatobi yang terjadi beberapa waktu lalu meninggalkan dampak besar bagi masyarakat sekitar. Dalam situasi seperti ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi solusi konkret untuk membantu mereka yang membutuhkan. Dengan menyalurkan zakat dan infak melalui lembaga seperti BAZNAS, setiap bantuan akan dikelola secara profesional dan tepat sasaran. HMI Komisariat Tunas Bangsa UMY menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bagian dari kepedulian sosial mereka sebagai mahasiswa. “Kami menggalang dana dari mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Gunung Lowatobi,” ujar Ketua Komisariat HMI. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berbagi melalui infak dan sedekah, yang tak hanya memberikan manfaat duniawi, tetapi juga keberkahan ukhrawi. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa seluruh bantuan akan segera disalurkan kepada korban bencana. Bantuan berupa uang tunai akan digunakan untuk kebutuhan mendesak, sedangkan barang lainnya seperti pakaian, Al-Qur'an, dan sepatu akan disalurkan kepada para korban sesuai kebutuhan mereka. “Kami selalu berkomitmen memastikan setiap infak dan sedekah yang diterima dikelola dengan amanah. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah demi membantu mereka yang sedang dalam kesulitan,” tambah Syamsul Azhari. Semangat zakat, infak, dan sedekah bukan hanya membantu yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan harta kita dan menambah keberkahan. Sebagai umat Islam, berzakat adalah kewajiban, sedangkan infak dan sedekah adalah wujud keikhlasan dan cinta kasih kepada sesama. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat dalam gerakan ini, Indonesia bisa menjadi negara yang kuat secara sosial dan ekonomi. Untuk Anda yang ingin berkontribusi, BAZNAS Kota Yogyakarta membuka berbagai layanan zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama-sama memperkuat solidaritas dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah. Berzakatlah hari ini, karena kebaikan sekecil apa pun akan membawa keberkahan yang besar. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA25/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bangun Generasi Qur'ani Melalui Program Madrasah Al-Qur'an (MDA) di SD Negeri Sosrowijayan
BAZNAS Kota Yogyakarta Bangun Generasi Qur'ani Melalui Program Madrasah Al-Qur'an (MDA) di SD Negeri Sosrowijayan
Yogyakarta, 22 November 2024/ 10 Jumadil Awwal 1446H -- BAZNAS Kota Yogyakarta melalui program Madrasah Al-Qur'an (MDA) hadir di SD Negeri Sosrowijayan, Yogyakarta, sebagai wujud nyata pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah. Program ini merupakan hasil sinergi BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. BAZNAS menyalurkan dana zakat untuk mendukung kegiatan ini, Dikpora menyediakan lokasi dan santri, sementara Kemenag menghadirkan ustaz yang membimbing para peserta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menegaskan pentingnya mendidik anak-anak sebagai amanah Allah SWT. "Anak adalah anugerah sekaligus amanah yang harus kita jaga agar selamat dunia dan akhirat. Mereka tidak hanya menjadi kebanggaan di dunia, tetapi juga menjadi pelita di akhirat melalui doa mereka," ungkapnya. Dana zakat yang terkumpul dari masyarakat menjadi modal utama untuk membiayai pendidikan Al-Qur'an ini, menciptakan investasi sedekah jariyah yang pahalanya mengalir tanpa henti. Melalui MDA, para santri dibimbing untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Program ini bertujuan melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam akhlak. Infak dari masyarakat membantu memastikan kelancaran fasilitas pembelajaran, sementara sedekah menjadi penopang kesejahteraan para ustaz yang mengabdikan waktu mereka. Sinergi ini menciptakan ekosistem pendidikan berbasis zakat yang holistik. H. Syamsul Azhari juga mengutip hadits Rasulullah saw., "Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan." Hal ini, menurut beliau, menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus mendukung pendidikan Qur'ani melalui zakat, infak, dan sedekah. Program seperti MDA adalah bukti nyata bahwa dana zakat dapat menjadi solusi strategis untuk membangun masa depan umat. Kehadiran MDA di SD Negeri Sosrowijayan mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan guru. Mereka berharap anak-anak dapat menjadi generasi yang sholeh dan sholehah, berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat. Setiap rupiah zakat yang disalurkan menjadi berkah berlipat ganda, mencerminkan komitmen kolektif untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara institusi pemerintah dan pengelola zakat mampu memberikan dampak signifikan. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik dapat menjadi penggerak utama dalam membangun pendidikan berbasis agama, menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Qur'ani. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA22/11/2024 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 MTQ Sleman
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 MTQ Sleman
Amirul Azzam, siswa kelas 8 SMPN 7 Yogyakarta, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Cabang 1 Juz dan Tilawah pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Sleman. Kompetisi ini berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Sleman pada Sabtu, 14 Jumadil Awal 1446 H (16 November 2024). Prestasi ini menunjukkan bagaimana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Yogyakarta mampu mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi. Sebelumnya, Amirul juga berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) jenjang SMP pada MTQ Pelajar Kota Yogyakarta yang diadakan oleh Dinas Dikpora Kota Yogyakarta. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan program Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, yang didanai sepenuhnya oleh zakat, infak, dan sedekah para muzaki. Program ini bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang menjadi teladan dan penggerak dakwah di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa pada tahun 2024/1446, program Beasiswa Kader Hafidz diberikan kepada 50 anak, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Salah satu penerima beasiswa adalah Amirul Azzam, yang saat ini telah menghafal enam juz Al-Qur'an. "Beasiswa ini tidak hanya membantu pendidikan anak-anak, tetapi juga membentuk karakter mereka sebagai generasi Qur'ani. Semua ini terwujud berkat dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS," ujarnya. Beasiswa yang diberikan kepada penerima berjumlah Rp500.000 per bulan per anak. Selain mendukung pendidikan formal, dana tersebut juga digunakan untuk pembinaan hafalan Al-Qur'an di lingkungan keluarga. Salah satu syarat program ini adalah penerima beasiswa harus tinggal bersama keluarganya, guna memastikan nilai-nilai Islam ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga membangun pondasi moral yang kokoh. Amirul Azzam, yang baru berusia 14 tahun, merupakan salah satu penerima beasiswa yang paling banyak menorehkan prestasi. Ia mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya. "Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas beasiswa ini. Semoga saya bisa terus menghafal Al-Qur'an dan membanggakan kedua orang tua," ucapnya. Kisah Amirul menjadi bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat mengubah kehidupan dan masa depan generasi muda. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap program ini dapat menginspirasi lebih banyak muzaki untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki atas kepercayaan yang diberikan. Dengan dana ZIS, kita bisa membangun generasi Qur'ani yang membawa manfaat besar bagi masyarakat. Semoga Allah SWT memberkahi harta Anda dan menjadikan keluarga Anda sakinah mawaddah warahmah," tutup Drs. H. Syamsul Azhari. Program Beasiswa Kader Hafidz adalah bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membentuk generasi yang unggul dan berakhlak mulia. Keberhasilan Amirul Azzam menjadi inspirasi bahwa pendidikan berbasis Al-Qur'an mampu melahirkan prestasi dan keberkahan yang nyata bagi umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/11/2024 | Amil
Hadirkan Kebahagiaan, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Rumah Layak Huni untuk Pak Haryadi
Hadirkan Kebahagiaan, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Rumah Layak Huni untuk Pak Haryadi
Rabu, 18 Rabiul Awal 1446 H/20 November 2024 menjadi hari istimewa bagi Pak Haryadi dan keluarganya, warga RT 38, RW 10, Sudagaran, Tegalrejo, Yogyakarta. Setelah rumahnya direnovasi selama enam pekan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta bersama BAZNAS DIY, kini rumah tersebut menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman. Proses renovasi ini merupakan bagian dari program *Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)*, yang dibiayai dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat. Acara serah terima rumah berlangsung khidmat, dihadiri Wakil Ketua BAZNAS DIY Dr. H. Jazilus Shaqoq, Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abdul Samik Shandi, Forkompimtren, Lurah Tegalrejo, Ketua Takmir Masjid Baabul Jannah, serta Ketua RW, RT, dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi yang erat dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat. Dalam sambutannya, Pak Haryadi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan tersebut. "Alhamdulillah wasyukrulillah, kami panjatkan syukur ke hadirat Allah Swt dan terima kasih setulus-tulusnya kepada BAZNAS DIY, BAZNAS Kota Yogyakarta, serta semua pihak yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Kini rumah kami sangat layak untuk ditempati bersama keluarga," ucapnya penuh haru. Ungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Sebagai bagian dari program RLHB, BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menyerahkan perlengkapan salat, Al-Qur'an, dan bahan makanan untuk keluarga Pak Haryadi. Langkah ini bertujuan menghadirkan suasana sakinah dalam rumah, sesuai dengan semangat zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya memberikan manfaat material tetapi juga spiritual. Program RLHB ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: "Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya syaitan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah." (HR. Muslim). Dengan menghadirkan Al-Qur'an dan mendukung aktivitas ibadah keluarga, BAZNAS berupaya menghidupkan suasana rumah yang penuh berkah, sebagaimana tujuan utama penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta mengapresiasi para muzaki yang telah menunaikan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki atas kepercayaannya. Dengan zakat, infak, dan sedekah yang Anda salurkan, program seperti ini dapat terwujud. Semoga Allah SWT memberkahi harta Anda dan menjadikan keluarga Anda sakinah," tuturnya. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen melayani umat melalui berbagai program pemberdayaan, membawa manfaat nyata, dan membangun kemaslahatan bersama. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/11/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →