WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Kantor Akuntan Publik Dian Utami Lakukan  Audit Keuangan Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Kantor Akuntan Publik Dian Utami Lakukan  Audit Keuangan Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 Desember 2024/29 Jumadil Akhir 1446– Dalam upaya menjaga profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi, Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami melakukan audit keuangan di BAZNAS Kota Yogyakarta. Proses audit ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) berjalan sesuai prinsip syariah, standar akuntansi, dan peraturan yang berlaku. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan Audit Keuangan oleh KAP merupakan amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Alhamdulillah rutin setiap tahun, sejak 2011, pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta telah di audit oleh KAP. Tahun 2024 sudah yang ke-14 dan semoga meraih opini Wajar/WTP seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain audit keuangan juga Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dan meraih predikat Sangat Baik dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. "Perolehan nilai tertinggi tingkat nasional", ujarnya. Audit kali ini dihadiri oleh dua auditor dari KAP Dian Utami, yaitu Muhammad Hasnan Amin, S.E., dan Ani Wiayati, S.Ak. Keduanya memimpin pembahasan terkait open meet audit keuangan yang mencakup proses evaluasi, verifikasi data, serta pemeriksaan laporan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan melibatkan diskusi mendalam terkait tata kelola keuangan lembaga. Dari pihak BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Noorlia Dharmawati dan Nurul Istiqomah yang mendampingi proses audit. Mereka bertugas menyediakan dokumen dan data yang diperlukan auditor serta menjelaskan berbagai proses yang telah dilaksanakan terkait pengelolaan dana ZIS. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen penuh BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan kelancaran audit ini. Dalam pemaparannya, Muhammad Hasnan Amin, S.E., menekankan pentingnya audit eksternal untuk meningkatkan kepercayaan publik. “Audit ini adalah langkah penting untuk menilai pengelolaan keuangan, memastikan transparansi, dan mendukung BAZNAS dalam memberikan manfaat maksimal kepada mustahik,” ungkapnya. Ani Wiayati, S.Ak., menambahkan bahwa open meet audit ini memberikan ruang dialog terbuka antara auditor dan tim BAZNAS. “Proses ini dirancang untuk menciptakan keterbukaan dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan,” jelas Ani. Sementara itu, Noorlia Dharmawati dari BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit ini. “Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya kami menjaga amanah dari masyarakat. Hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengelolaan dana ZIS ke depan,” ujarnya. Nurul Istiqomah juga menekankan pentingnya audit eksternal dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Audit ini menjadi salah satu cara bagi kami untuk memastikan tata kelola yang baik, sehingga kepercayaan muzakki terus meningkat, dan manfaat dana ZIS dapat dirasakan secara optimal oleh para mustahik,” katanya. Pelaksanaan audit eksternal ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan good governance. Transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi pilar utama untuk mendukung visi BAZNAS sebagai lembaga zakat yang profesional, terpercaya, dan berdaya guna. Melalui audit eksternal ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjaga amanah yang diberikan oleh para muzakki. Hasil audit akan menjadi dasar bagi perbaikan dan inovasi dalam pengelolaan dana umat, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA31/12/2024 | Amil
Closing Evaluasi Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Menjadi Piloting Kinerja Lembaga Pengelola Zakat.
Closing Evaluasi Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Menjadi Piloting Kinerja Lembaga Pengelola Zakat.
Yogyakarta – Setelah sepekan lebih melakukan evaluasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) melakukan ekspose dan closing yang dipimpin Ketua Tim, Abdurrahman, didampingi anggota tim Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin, Senin 28 Jumadil Akhir 1446 (30/12/2024), bertempat di ruang sekretariat bersama lembaga agama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ekspose dan closing diikuti seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk Ketuanya, Drs.H. Syamsul Azhari. Abdurrahman menuturkan, evaluasi kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta dilakukan untuk memastikan hasil Audit Syariah yang telah dilakukan Ijten Kemenag RI pada tahun 2023, hasilnya tetap bisa dipertahankan syukur bisa meningkat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta pada Audit Syariah tahun 2023 meraih predikat Sangat Baik, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. Perolehan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional. "Dengan evaluasi kinerja ini, BAZNAS Kota Yogyakarta akan kami jadikan model kinerja Lembaga Pengelola Zakat (LOZ) di Indonesia", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, untuk melengkapi kinerja yang sudah sangat baik, beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: 1. Penguatan Mekanisme Distribusi Dana Zakat – Proses pendistribusian diharapkan lebih terstruktur agar dana zakat dapat lebih cepat dan tepat diterima oleh penerima manfaat. 2. Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat – Fokus pada pengelolaan program yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. 3. Peningkatan Keterlibatan Masyarakat – Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program-program pemberdayaan, termasuk evaluasi hasilnya. Closing ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel di BAZNAS Kota Yogyakarta. Evaluasi ini diharapkan dapat mendorong amil untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. "Kami sangat optimis bahwa dengan adanya evaluasi ini, kinerja kami akan semakin baik. Kami berkomitmen untuk menjalankan semua rekomendasi yang telah diberikan oleh tim evaluasi," ujar H. Syamsul Azhari di akhir acara. Dengan evaluasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat langkahnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA31/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Kafalah Dai Mualaf dan Mualaf Kit Sejumlah Rp.18.000.000
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Kafalah Dai Mualaf dan Mualaf Kit Sejumlah Rp.18.000.000
Yogyakarta – Kafalah dan mualaf kit diserahkan pada acara temu silaturahmi dan pembinaan dai mualaf yang di selenggarakan BAZNAS RI, Jum'at 27 Desember 2024/26 Jumadil Akhir 1446, bertempat di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Kafalah dan mualaf kit diserahkan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jogja, Drs. Abdul Sami Shandi, diterima pimpinan dan dai mualaf, majelis mualaf di Kota Yogyakarta. Abdul Samik Shandi menuturkan, mualaf termasuk asnaf zakat sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Swt dalam Surat at-Taubah/9:60. Sebagai asnaf zakat, mereka berhak mendapatkan bagian zakat yang salah satu tujuannya untuk memperkuat iman dan taqwa melalui kajian yang diselenggarakan majelis mualaf maupun untuk pengadaan buku bacaan. "Juga sekaligus penguatan ekonomi, karena ada sebagian dari mereka ketika menjadi mualaf tidak mendapatkan perhatian dari keluarga", terangnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin yang memandu kegiatan melaporkan, bantuan kafalah dai mualaf dan mualaf kit diberikan kepada 8 majelis mualaf di wilayah Kota Yogyakarta, yakni Majelis Mualaf Muhtadin, Arematea, Sabilul Huda, Bina Mualaf An Nur, Unit Koperasi Mualaf Mantrijeron, Majelis Muhtadin, Mualaf Center Danurejan, Mualaf Center Kotagede, dan Majelis Mualaf Irsyadul Ibad. Masing-masing majelis mualaf mendapatkan bantuan kafalah dai dan mualaf kit sejumlah Rp.2.250.000. H. Misbahrudin mengungkapkan pentingnya pembinaan yang menyeluruh bagi para muallaf. "Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para muallaf agar mereka bisa mandiri dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Kami percaya, selain dukungan dana, yang lebih penting adalah pembinaan spiritual yang dapat membantu mereka memahami ajaran agama dengan baik," ujarnya. Salah seorang dai mualaf, Sultoni, menjelaskan bahwa peran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam membina muallaf sangat penting. “Kami terus memberikan pendampingan kepada muallaf agar mereka dapat berkembang dengan baik dalam keimanan dan kehidupan sosial. Dana ini tentu akan sangat bermanfaat, namun kami juga berupaya agar muallaf dapat memahami agama Islam dengan benar dan mendalam," tuturnya. Selain penyerahan dana, melalui media zoom acara ini juga diisi dengan paparan teknis mengenai pembinaan muallaf yang disampaikan oleh Ustadz Abu Fatih dari BAZNAS RI. Ia menjelaskan berbagai metode pembinaan yang dilakukan BAZNAS, mulai dari pembelajaran agama Islam, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi untuk para muallaf. "Pembinaan yang kami lakukan tidak hanya di bidang agama, tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi agar muallaf bisa hidup lebih mandiri dan produktif," jelasnya. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Dijadikan Piloting Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Dijadikan Piloting Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Piloting kinerja didasarkan pada hasil Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI (Itjen Kemenag RI) pada tahun 2023, dimana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta meraih predikat tertinggi tingkat nasional, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. Hal tersebut disampaikan tim evaluasi kinerja Itjen Kemenag RI dipimpin Nikmatul Atiyah sebagai Pengendali Teknis, Abdurrahman sebagai Ketua Tim, dengan anggota Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin. Tim akan melakukan evaluasi kinerja selama 7 hari, tanggal 22 s.d 31 Desember 2024. Piloting ditetapkan untuk 3 Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) salah satunya BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dalam sambutan penerimaan tim mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan tim evaluasi dari Itjen Kemenag RI. "Kami sangat menyambut baik kunjungan ini, apalagi ini dilakukan sebagai langkah awal penetapan piloting kinerja bagi BAZNAS Kota Yogyakarta yang nantinya menjadi rujukan bagi Lembaga Pengelola Zakat di Indonesia. Turut hadir dalam penerimaan tim, perwakilan Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap evaluasi ini dapat memberikan masukan dan arahan yang lebih baik agar kami bisa terus memberikan manfaat yang optimal bagi umat," ujarnya. Agenda evaluasi ini meliputi berbagai aspek dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk administrasi, pendistribusian dana zakat, serta pelaksanaan program-program pemberdayaan umat. Tim evaluasi akan menilai apakah semua program yang dijalankan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu fokus utama evaluasi ini adalah memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat digunakan dengan tepat sasaran, transparan, dan efektif. Pengendali Teknis, Nikmatul Atiyah, juga memberikan sejumlah arahan terkait dengan program-program pemberdayaan umat yang sudah dilaksanakan. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang ada, serta perlunya evaluasi yang berkelanjutan untuk memastikan dampak yang maksimal. Tim evaluasi nantinya akan memberikan sejumlah rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan program-program yang ada, di antaranya terkait dengan penguatan mekanisme distribusi dana zakat dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaannya agar dapat lebih memberikan manfaat bagi masyarakat. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat, serta mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih baik. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
Pemantapan Program MDA Tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi
Pemantapan Program MDA Tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi
Yogyakarta, 26 Desember 2024 — Dalam rangka memantapkan pelaksanaan program Madrasah Al-Qur'an (MDA) tahun 2025/1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) pada Selasa, 22 Jumadil Akhir 1446 H. Acara ini bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta dengan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Yogyakarta, Ketua Pokjawas PAI, serta Ketua MGMP PAI tingkat SD, SMP, dan SMK. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program MDA dirancang untuk mendukung kemampuan membaca Al-Qur'an siswa sejak usia dini. Program ini telah berjalan secara bertahap sejak tahun ajaran 2013/2014 untuk jenjang TK/RA, tahun ajaran 2014/2015 untuk jenjang SD/MI, dan tahun ajaran 2016/2017 untuk jenjang SMP. MDA ditujukan untuk siswa kelas B di TK/RA, siswa kelas 1 di SD/MI, dan siswa kelas 7 di SMP. “Target kami dalam satu tahun ajaran, siswa sudah mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar,” ujarnya. Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan tema tematik tahun 2025/1446, yaitu "Penguatan Spiritualitas Mewujudkan Indonesia Emas 2045". Tema ini menjadi landasan dalam merancang berbagai program strategis, termasuk MDA, beasiswa kader hafidz, beasiswa kader remaja masjid, serta pemberian penghargaan bagi siswa dan santri yang berprestasi di bidang agama. “Dengan bekal agama yang memadai, 25 tahun ke depan, anak-anak dan remaja saat ini diharapkan menjadi pelaku sekaligus penggerak risalah Islam,” imbuh H. Misbahrudin. Dalam Musykoord tersebut, turut dibahas evaluasi pelaksanaan MDA pada tahun ajaran sebelumnya dan perencanaan program di tahun mendatang. Sinergi antara BAZNAS, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kemenag Kota Yogyakarta menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program. Ketua Pokjawas PAI Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasinya atas peran BAZNAS dalam mengintegrasikan program pendidikan agama dengan kurikulum sekolah. Selain menanamkan kemampuan membaca Al-Qur'an, program MDA juga diharapkan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Para peserta Musykoord sepakat bahwa penguatan nilai-nilai spiritualitas merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi emas Indonesia di tahun 2045. Sebagai lembaga yang fokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi untuk mendukung pendidikan berbasis spiritual. Program MDA menjadi salah satu wujud nyata peran ZIS dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual. Musyawarah ini menandai langkah awal dalam merealisasikan visi besar BAZNAS Kota Yogyakarta untuk membangun generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, program MDA diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, keluarga, dan masyarakat luas. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
Komitmen Jaga Mutu Manajemen, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Resertifikasi ISO 9001:2015
Komitmen Jaga Mutu Manajemen, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Resertifikasi ISO 9001:2015
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, satu-satunya Amil (pengelola zakat) di Yogyakarta yang telah mengantongi sertifikat internasional ISO 9001:2015. Komitmen menjaga mutu manajemen yang diraih sejak tahun 2021, telah dilakukan resertifikasi selama dua hari, Senin s.d Selasa, 23 s.d.24 Desember 2024 (22-23 Jumadil Akhir 1446 H). Resertifikasi dilakukan oleh MSC Global Indonesia dengan menghadirkan auditor Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., seorang ahli dalam manajemen mutu. Proses audit berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh pengurus, termasuk Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Resertifikasi ini menegaskan komitmen kami dalam menerapkan standar manajemen mutu internasional guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). H. Syamsul Azhari menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta. Resertifikasi bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahiq,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar usai audit. Proses Audit Menyeluruh Audit yang dilakukan oleh Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., mencakup berbagai aspek, seperti evaluasi dokumen, wawancara dengan pengurus, dan peninjauan langsung terhadap implementasi sistem manajemen mutu. Dalam laporannya, H. Sugeng Listyo Prabowo menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta yang dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan ISO 9001:2015. “BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam memastikan pengelolaan ZIS DSKL dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ini adalah contoh yang patut ditiru oleh lembaga pengelola ZIS DSKL lainnya,” ujarnya. Ia juga menyoroti berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, seperti sistem digitalisasi pengelolaan ZIS DSKL dan program pemberdayaan masyarakat yang lebih terstruktur. Menurutnya, langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa tidak hanya fokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada pengelolaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum Peningkatan Layanan Resertifikasi ini diharapkan menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan. H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa BAZNAS Kota Jogja akan terus menjaga amanah yang telah dipercayakan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat terbaik dan terpercaya, sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami terus meningkat,” ujarnya. Dalam acara tersebut, para pengurus juga membahas langkah strategis ke depan, termasuk penguatan sinergi dengan Pemerintah Daerah, organisasi keagamaan, dan masyarakat. Dengan pengakuan standar internasional ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memperluas cakupan program sosial dan memberdayakan lebih banyak mustahik. Harapan Ke Depan Keberhasilan meraih resertifikasi ISO 9001:2015 ini semakin mengukuhkan posisi BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang profesional dalam pengelolaan zakat. Masyarakat diharapkan semakin aktif dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS untuk membantu mereka yang membutuhkan. “Resertifikasi ini adalah bukti nyata bahwa kami bekerja dengan sepenuh hati untuk umat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang telah ditetapkan karena keberhasilan ini bukan milik kami semata, tetapi juga milik kita semua,” tutup Drs. H. Syamsul Azhari. Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjadi teladan bagi lembaga-lembaga serupa di Indonesia dalam mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut. Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB. Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya. Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman. Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.” Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. “Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA24/12/2024 | Amil
Firdhatunnisa, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ukir Prestasi Tiada Henti
Firdhatunnisa, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ukir Prestasi Tiada Henti
Yogyakarta, 21 Desember 2024 — Kesuksesan kembali diraih oleh Firdhatunnisa, salah satu kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Tegalrejo ini berhasil meraih Juara 3 pada ajang bergengsi Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) dalam rangkaian event “Indonesia Menghafal Al-Qur'an” yang diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an. Kompetisi tersebut digelar pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Hadiah juara diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an yang berlangsung di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446. Dalam kesempatan ini, Firdhatunnisa menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya dalam menghafal Al-Qur'an telah membuahkan hasil yang membanggakan. Sebelumnya, Firdhatunnisa juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam cabang hafalan 1 juz pada ajang Teladan Festival yang diadakan oleh Sekolah Teladan di awal Desember 2024. Dengan hafalan 3 juz yang dikuasainya, ia terus menunjukkan perkembangan luar biasa sebagai kader hafidz yang berprestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir dalam momen penyerahan hadiah dan menyampaikan rasa syukur atas capaian Firdhatunnisa. “Prestasi ini adalah bukti nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang telah kami jalankan sejak 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an sekaligus mencetak teladan di lingkungan rumah dan sekolah,” ujarnya. Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan bantuan finansial sebesar Rp500.000 per bulan untuk 50 anak terpilih. Para penerima beasiswa wajib lulus seleksi ketat dan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi teladan serta penggerak dakwah di keluarga dan masyarakat sekitarnya. “Dengan prestasi yang diraih Firdhatunnisa, kami berharap semakin banyak anak-anak di Yogyakarta yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur'an dan menjadi contoh bagi lingkungannya,” tambah Drs. H. Syamsul Azhari. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga para muzaki senantiasa sakinah,” tuturnya. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id sionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut. Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P.. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB. Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya. Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman. Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.” Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. “Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh kader hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi, siswi kelas 6 SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, berhasil meraih juara 2 pada ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Menghafal Al-Qur'an. Acara ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Famiya, yang baru berusia 13 tahun, telah berhasil menghafal tiga juz Al-Qur'an. Penghargaan untuk juara 2 diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an, Sabtu, 21 Desember 2024 (19 Jumadil Akhir 1446), di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang hadir langsung pada penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi Famiya. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya. Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak 2023, dengan alokasi dana Rp500.000 per bulan untuk setiap penerima manfaat. Hingga kini, sebanyak 50 anak telah mendapatkan beasiswa tersebut. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. Dalam ajang ini, bukan hanya Famiya yang meraih prestasi. Tiga penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil membawa pulang penghargaan, menunjukkan keberhasilan program ini dalam mencetak hafidz-hafidz muda berkualitas. Inspirasi untuk Generasi Muda Drs. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Famiya dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Mari bersama-sama wujudkan generasi Qur'ani yang membanggakan melalui zakat, infak, dan sedekah Anda di BAZNAS Kota Yogyakarta.
BERITA23/12/2024 | Amil
Amirul Azzam, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Raih Juara Lomba Hafidz Al Qur'an
Amirul Azzam, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Raih Juara Lomba Hafidz Al Qur'an
Langganan menjadi juara, itulah ungkapan yang tepat bagi Ananda Amirul Azzam, kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi terbaru yang diraihnya adalah juara 3 dalam Musabaqah Hifdzil Qur'an pada rangkaian acara Indonesia Menghafal Al Qur'an. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Penghargaan juara ini diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1446 (21/12/2024). Amirul Azzam, yang masih berusia 14 tahun dan merupakan siswa kelas 8 SMPN 7 Yogyakarta, terus mencatatkan prestasi gemilang. Sebulan sebelum kemenangan ini, ia juga meraih juara 1 dalam MTQ Sekolah tingkat Kota Yogyakarta dan STQ tingkat Kabupaten Sleman. Sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Amirul telah menghafal 6 juz Al Qur'an. Putra dari Bapak/Ibu Rachmat Saputra, warga Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta, ini juga dikenal sebagai qori dan muadzin yang andal. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang turut hadir dalam penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Amirul Azzam. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz yang dimulai sejak 2023 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al Qur'an sekaligus membentuk generasi yang menjadi teladan di rumah dan sekolah. "Program ini dirancang untuk mencetak generasi penghafal Al Qur'an yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga menjadi inspirasi dalam dakwah di lingkungan mereka," ujarnya. Hingga kini, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kepada 50 anak dengan nilai Rp500.000 per bulan untuk masing-masing penerima. Beasiswa ini diberikan kepada anak-anak yang lulus seleksi ketat dan wajib tinggal bersama orang tua mereka. Hal ini bertujuan agar penerima beasiswa dapat menjadi penggerak dakwah serta teladan bagi anak-anak lain di komunitasnya. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. "Berkat dukungan dari para muzaki, program-program seperti beasiswa kader hafidz ini dapat terus berjalan. Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah, dan keluarga para muzaki senantiasa dilimpahi ketenangan dan kebahagiaan," tambahnya. Partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu kunci keberhasilan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberdayakan umat. Dengan semangat #AmanahProfesionalTransparan, BAZNAS terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para mustahiq dan kebahagiaan para muzaki. Mari bersama membangun masa depan yang lebih baik dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Kesuksesan Wisuda Akbar IMQ 11
BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Kesuksesan Wisuda Akbar IMQ 11
Yogyakarta – Sabtu, 21 Desember 2024 atau bertepatan dengan 20 Jumadil Akhir 1446 H, menjadi hari yang penuh keberkahan bagi lebih dari 3.000 penghafal Al-Qur'an dari berbagai wilayah Yogyakarta. Mereka mengikuti puncak acara Wisuda Akbar Indonesia Menghafal Al-Qur'an (IMQ) 11 yang diadakan di Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan suasana penuh khidmat. Dalam acara ini, Drs. H. Syamsul Azhari, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar semangat mencintai Al-Qur'an terus berkembang di tengah masyarakat. “Semoga kegiatan seperti ini semakin memperkuat Yogyakarta sebagai kota yang mencintai dan memuliakan Al-Qur'an. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program syiar Islam, termasuk pembinaan generasi Qur'ani melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya. Acara ini juga dihadiri oleh H. Misbahrudin, S.Ag, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, yang turut mendampingi Ketua BAZNAS dalam memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya program IMQ. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta di acara ini menjadi wujud nyata sinergi dalam memajukan dakwah dan pendidikan berbasis Al-Qur'an. Syekh Abdurrahman Al-Ausy, imam Masjid Nabawi, menjadi salah satu tokoh utama yang hadir dan memimpin lantunan ayat suci Al-Qur'an. Kehadiran beliau memberikan motivasi luar biasa bagi para peserta, menginspirasi mereka untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Selain itu, acara ini semakin istimewa dengan hadirnya Ustadz Yusuf Mansur, seorang dai kondang yang memberikan ceramah inspiratif tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Puncak acara Wisuda Akbar IMQ 11 tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para penghafal Al-Qur'an, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada pemberdayaan hafizh dan hafizhah, sebagai bentuk investasi keberkahan dunia dan akhirat. Dalam suasana yang penuh haru, para wisudawan dan keluarga mereka turut merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas pencapaian ini. Mereka adalah bukti nyata bahwa Al-Qur'an dapat menjadi panduan hidup sekaligus sumber keberkahan yang tak ternilai. Acara ini menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an. BAZNAS Kota Yogyakarta, melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, terus berkomitmen untuk menciptakan program-program yang memberikan dampak positif bagi generasi muda Islam, khususnya dalam mendukung para penghafal Al-Qur'an. Mari bersama kita wujudkan masyarakat Qur'ani dengan terus berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah. Bersama BAZNAS, kita membangun umat yang lebih baik dan penuh keberkahan.
BERITA21/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Aktif Berperan dalam Evaluasi Penanganan Stunting
BAZNAS Kota Yogyakarta Aktif Berperan dalam Evaluasi Penanganan Stunting
Yogyakarta – Rabu, 18 Desember 2024/17 Jumadil Akhir 1446H, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penurunan stunting di Kota Yogyakarta. Kali ini, perwakilan BAZNAS hadir dalam acara evaluasi penanganan stunting tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta. Acara yang berlangsung pada [tanggal] ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait, salah satunya adalah Sekretaris DP3AP2KB, Bapak Sarmin, S.I.P., M.Si. Beliau menyampaikan paparan terkait evaluasi program-program yang telah dilaksanakan selama tahun ini dan tantangan yang masih dihadapi dalam upaya penurunan stunting. “Stunting merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan serius pula. Kita semua harus bekerja sama untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan,” ujar Bapak Sarmin dalam sambutannya. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Kengy Gilang Ramadhan, SIP, selaku perwakilan dari Pelaksana Bidang II. Kengy menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh DP3AP2KB dalam mengkoordinasikan berbagai program pencegahan stunting. “BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa mendukung program-program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam upaya penurunan stunting. Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama,” ungkap Kengy. Sinergi Berbagai Pihak Evaluasi penanganan stunting ini menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Peserta diajak untuk mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi serta mencari solusi bersama. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, masyarakat, dan sektor swasta dalam upaya penurunan stunting. “Penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” tegas Kengy. Kontribusi BAZNAS Kota Yogyakarta BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjalankan berbagai program untuk mendukung upaya penurunan stunting. Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain [sebutkan program-program yang relevan, misalnya: pemberian bantuan makanan tambahan, penyuluhan gizi, atau pemberdayaan masyarakat]. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seperti evaluasi penanganan stunting ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas. Harapan ke Depan Diharapkan, melalui evaluasi ini, berbagai pihak dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam upaya penurunan stunting. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan penerima manfaat. “Kami berharap, dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai target penurunan stunting di Kota Yogyakarta pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Kengy. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Dinas Sosial Nakertrans Gelar Pengajian Bulanan
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Dinas Sosial Nakertrans Gelar Pengajian Bulanan
Yogyakarta, 19 Desember 2024 – BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Yogyakarta kembali mengadakan pengajian bulanan yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans. Pengajian yang rutin diselenggarakan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan memperdalam pemahaman agama di kalangan ASN. Pada kesempatan kali ini, Kamis 18 Jumadil Akhir 1446 H atau bertepatan dengan 19 Desember 2024, pengajian diisi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin. Mengangkat tema “Muhasabah”, materi yang disampaikan mengajak para peserta untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki amal perbuatan demi keberkahan hidup di dunia dan akhirat. H. Misbahrudin memulai ceramahnya dengan membacakan firman Allah Swt: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18) Ayat ini menjadi landasan penting dalam tema muhasabah. H. Misbahrudin menjelaskan bahwa muhasabah adalah proses refleksi terhadap tindakan-tindakan di masa lalu dan saat ini. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah perbuatan kita selama ini telah memberikan dampak positif atau negatif. “Dengan melakukan muhasabah diri, kita dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas amal baik kita di masa depan,” ungkapnya. Selain itu, pengajian ini juga menjadi ajang bagi para ASN untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah. H. Misbahrudin menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu wujud ketaatan kepada Allah sekaligus sarana untuk membersihkan harta dan jiwa. “Melalui zakat, kita turut membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan mendapatkan keberkahan dalam rezeki kita,” tambahnya. Pengajian ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu ASN yang hadir menyatakan bahwa pengajian ini menjadi momen untuk memperbaiki diri dan menyegarkan kembali semangat dalam beribadah. “Tema muhasabah sangat relevan untuk mengingatkan kami agar senantiasa memperbaiki diri dan lebih peduli terhadap amal akhirat,” ujarnya. Dengan adanya pengajian bulanan ini, diharapkan ASN Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan ketaqwaan dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi yang erat antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan instansi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan berkeadilan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
Penguatan Digitalisasi, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Persandian Kota Yogyakarta
Penguatan Digitalisasi, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Persandian Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 20 Desember 2024 — Dalam upaya memperkuat digitalisasi layanan dan informasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan musyawarah koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 20 Desember 2024, bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1446 H. Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir dalam pertemuan ini terdiri dari Kepala Pelaksana H. Musbahrudin, S.Ag., Pelaksana Bidang I Muhaimin, S.Si., dan Pelaksana Bidang IV Salsa Rizkika Fateha, S.Hum. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Dinas Kominfo yang siap berdiskusi mengenai pengelolaan data dan strategi peningkatan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan informasi penting terkait capaian digital mereka. Berdasarkan data dari Dinas Kominfo, jumlah pengunjung website BAZNAS Kota Yogyakarta termasuk yang tertinggi di antara website milik lembaga-lembaga lain di bawah Pemerintah Kota Yogyakarta. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mengakses informasi seputar zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. “Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan digital, khususnya dalam menyampaikan program-program zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat,” ujar H. Musbahrudin, S.Ag. Beliau menambahkan bahwa sinergi dengan Dinas Kominfo merupakan langkah strategis untuk mendukung misi BAZNAS dalam memberikan kemudahan akses informasi dan transparansi pengelolaan dana umat. Sementara itu, Muhaimin, S.Si ., menyampaikan pentingnya optimalisasi platform digital sebagai sarana dakwah dan edukasi. “Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi baru dalam penyampaian informasi zakat, sehingga semakin mempermudah masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi,” ungkapnya. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan inovasi digital dalam pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program BAZNAS, demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Piagam Penghargaan Kepada UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. 
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Piagam Penghargaan Kepada UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. 
Jum'at 18 Jumadil Akhir 1446 (20/12/2024), BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan piagam penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. Piagam penghargaan diserahkan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs.H.Syamsul Azhari diterima Pimpinan Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY yang juga Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY, Arif Wijayanto, SE, MM. Dua penghargaan sekaligus yang diberikan yakni Arif Wijayanto, SE, MM, sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik dan UPZ Mushola Amanah sebagai pendukung pendistribusian dan Pendayagunaan terbaik. Acara yang di gelar di Yassalam Resto & Katering, Jl. Timoho 56 Yogyakarta, dihadiri Wakil Ketua III, M.Iqbal, SE, Kepala Pelaksana H. Misbahrudin dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bank BPD DIY Syariah. Arif Wijayanto menuturkan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah menjadikan Mushola Amanah sebagai unit pengelola zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Dengan menjadi UPZ maka seluruh ZIS DSKL yang kami kelola telah memenuhi syarat sesuai ketentuan syar'i dan regulasi. "Bimbingan, arahan dan pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta semakin meyakinkan pegawai Bank BPD DIY untuk menunaikan zakat melalui UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah", pungkasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta H. Syamsul Azhari menuturkan, UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah termasuk penyetor zakat paling banyak dibanding UPZ yang lain. Juga merupakan UPZ paling banyak melakukan sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan. Seluruh ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk dari UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah, rutin setiap tahun di audit keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). BAZNAS Kota Yogyakarta 13 tahun berurutan (2011-2023), meraih opini WTP audit keuangan oleh KAP. Juga audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih predikat "Sangat Baik" nilai kepatuhan syariah 86,13 dan transparansi 90. "Merupakan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional", pungkasnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA19/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Tasyakuran Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Tasyakuran Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar acara tasyakuran yang berlangsung khidmat pada Selasa, 17 Desember 2024/15 Jumadil Akhir 1446. Acara ini bertempat di aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati momen bersejarah tersebut. Acara tasyakuran ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi dengan Kementerian Agama untuk terus mendorong program-program keagamaan dan pemberdayaan umat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan rangkaian peringatan HAB ke-79. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, untuk memperkuat upaya pelayanan keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat. “Hari Amal Bhakti adalah momentum refleksi dan aksi nyata dalam melayani umat. Sinergi kita, termasuk dengan BAZNAS KotaYogyakarta, menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar H. Nadhif. Dalam acara tersebut, suasana kekeluargaan terasa kental. Para peserta, termasuk jajaran pejabat Kemenag Kota Yogyakarta, para tokoh agama, dan masyarakat umum, bersama-sama memanjatkan doa syukur atas pencapaian Kementerian Agama selama 79 tahun. Acara juga diisi dengan tausiyah yang mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS sebagai instrumen untuk memperkuat solidaritas dan mengatasi berbagai tantangan sosial ekonomi di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar HAB ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melayani umat. “Kami dari BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kemenag, khususnya dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Semoga peringatan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk lebih giat dalam memberdayakan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat program-program sosial kemanusiaan. “Zakat adalah amanah besar. Kami berupaya untuk terus memastikan program yang ada, seperti penguatan iman taqwa, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya. Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi momen syukur, tetapi juga ajang silaturahmi antar berbagai elemen masyarakat. Dengan tema yang diusung dalam HAB ke-79, “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan dan membangun bangsa yang lebih baik. Melalui kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam agenda ini, peran zakat, infak, dan sedekah kembali ditegaskan sebagai pilar penting dalam mendukung misi keagamaan dan sosial. Semangat sinergi yang ditunjukkan diharapkan terus menginspirasi langkah-langkah konkret dalam melayani dan memberdayakan umat. ============= *Tunaikan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas BTB dan RSB se-Indonesia
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas BTB dan RSB se-Indonesia
Semarang, 13-15 Desember 2024 / 12-14 Jumadil Akhir 1446 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diselenggarakan pada 13-15 Desember 2024 di Semarang. Delegasi dari BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dan Pelaksana Bidang IV, Gus Munir, S.IP., M.A. Rakornas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana berbasis zakat dengan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai elemen seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam pidatonya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kebencanaan secara terpadu dan efektif. “Setiap langkah BAZNAS adalah amanah Allah SWT. Dengan pendekatan transendensi, kita tidak hanya fokus pada aspek duniawi tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas,” ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain Kiai Noor, turut hadir dalam Rakornas ini Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Mereka bersama peserta lainnya membahas berbagai strategi untuk memperkuat peran BAZNAS dalam mendukung program penanggulangan bencana yang humanis dan agamis. Drs. Abdul Samik, mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan peran BAZNAS dalam membantu masyarakat, terutama di wilayah Yogyakarta. “Kami ingin memastikan bahwa program-program penanggulangan bencana di daerah dapat berjalan dengan optimal, sesuai dengan nilai-nilai zakat yang membawa keberkahan,” ujarnya. Gus Munir, S.IP., M.A., menambahkan bahwa sinergi pentahelix yang diusung BAZNAS RI adalah langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kita bisa menciptakan harmonisasi dalam penanggulangan bencana, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya. Kiai Noor juga mengingatkan seluruh jajaran BAZNAS untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. “Jangan pernah merasa malu mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Apa yang kita lakukan merupakan bagian dari amanah yang Allah SWT perintahkan kepada kita,” tegasnya. Melalui Rakornas ini, BAZNAS berharap dapat memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan berbasis ZIS, khususnya dalam konteks kebencanaan. Dengan semangat sinergi dan strategi yang terintegrasi, BAZNAS optimistis dapat menjadi model pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Indonesia. “Harapan kami, kekuatan ini dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun non-bencana, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW,” pungkas Kiai Noor. Rakornas BTB dan RSB 2024 ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah nyata untuk memperkuat kiprah BAZNAS sebagai lembaga yang melayani dan memberdayakan masyarakat, sekaligus memperkokoh peran zakat dalam mengatasi tantangan kemanusiaan di Indonesia. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/12/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat