WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat. Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya. Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya. Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan. Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat. Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya. Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya. Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan. Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA13/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Akan Segera Menghadirkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Walijan dan Ibu Sariyem
BAZNAS Kota Yogyakarta Akan Segera Menghadirkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Walijan dan Ibu Sariyem
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Rumah Layak Huni. Dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Pemerintah Kota Yogyakarta yang digelar di Pendopo Kemantren Wirobrajan, Kamis (9/1/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta bersama berbagai pihak merencanakan renovasi rumah bagi dua warga Wirobrajan, yakni Bapak Walijan dari Kleben, Pakuncen, dan Ibu Sariyem dari Singosaren Kidul, Wirobrajan. Musyawarah tersebut dipimpin oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Sarwanto, S.I.P., M.M., dan dihadiri oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Lurah, serta Ketua LPMK dari Kelurahan Pakuncen dan Wirobrajan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program ini memberikan bantuan renovasi masing-masing senilai Rp20.000.000 untuk rumah Bapak Walijan dan Ibu Sariyem. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang, dengan pengerjaan renovasi dikelola oleh LPMK masing-masing kelurahan. "Dana tidak langsung diberikan kepada penerima manfaat, melainkan melalui LPMK agar pelaksanaan renovasi lebih terorganisasi dan optimal. Kami juga berharap LPMK dapat melibatkan pihak lain dalam pengerjaan ini sebagai bentuk implementasi slogan 'Segoro Amarto',” ungkap Misbahrudin. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa lembaganya terus memprioritaskan kebutuhan dasar mustahiq (penerima zakat) seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014. "BAZNAS Kota Yogyakarta pada tahun 2024 telah mengalokasikan Rp478.500.000 untuk renovasi 47 unit rumah. Untuk tahun 2025, anggaran sejumlah Rp250.000.000 telah disiapkan untuk memperbaiki 50 unit rumah," terang Syamsul Azhari. Dengan data dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang menyebutkan masih adanya lebih dari seribu rumah tidak layak huni, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadi pelopor dalam menanggulangi permasalahan ini. Program Rumah Layak Huni diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih nyaman dan sehat bagi penerima manfaat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ucap Syamsul Azhari. Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS, program-program kesejahteraan terus diwujudkan, memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA10/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi CSR RTLH Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi CSR RTLH Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) terkait sinkronisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, S.I.P, M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perusahaan yang bergerak di wilayah Kota Yogyakarta. Musyawarah berlangsung di Ruang Rapat Sadewa Balaikota Yogyakarta, Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, memaparkan capaian program Rumah Layak Huni (RLH) pada tahun 2024. BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil memberikan stimulan bantuan dana sebesar Rp316.788.500 untuk 42 unit rumah. Selain itu, dukungan tambahan juga diterima dari BAZNAS RI sebesar Rp100.000.000 untuk 4 unit rumah dan BAZNAS DIY sebesar Rp25.000.000 untuk 1 unit rumah. "Tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250.000.000 untuk mendukung perbaikan 50 unit rumah," jelas Misbahrudin, menegaskan komitmen lembaga dalam mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni di wilayah Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural menjalankan amanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Peraturan tersebut mengarahkan penyaluran zakat kepada mustahik dengan prioritas pada kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan. "Mendasar pada ketentuan ini, setiap tahun BAZNAS Kota Yogyakarta mengalokasikan dana zakat untuk program perbaikan rumah tidak layak huni. Berdasarkan data Pemerintah Kota Yogyakarta, saat ini masih terdapat lebih dari seribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni," papar Syamsul Azhari. Musykoord ini juga menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga zakat dalam mengatasi persoalan sosial, termasuk masalah RTLH yang masih menjadi perhatian utama. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ujar Syamsul, menutup penyampaiannya. Dengan sinergi yang terus diperkuat, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat mewujudkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA10/01/2025 | Amil
Musyawarah Kerja BAZNAS Kota Yogyakarta 2025: Evaluasi dan Rencana Strategis Tahun 2025
Musyawarah Kerja BAZNAS Kota Yogyakarta 2025: Evaluasi dan Rencana Strategis Tahun 2025
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H, bertempat di Hotel @HOM Premiere Horison. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk para pimpinan dan anggota Satuan Audit Internal (SAI). Kegiatan Musker ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2024 serta menyusun rencana strategis dan sasaran mutu untuk tahun 2025. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya Musker sebagai wadah untuk merefleksikan kinerja lembaga dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Musyawarah kerja ini menjadi momentum untuk menilai apa yang sudah kita capai selama tahun 2024 dan merancang strategi yang lebih baik ke depan. Pengelolaan ZIS yang amanah dan transparan adalah prioritas utama kami," ujar Syamsul Azhari. Dalam sesi pembukaan, Dwi Lestari, SE., MM., selaku perwakilan dari Satuan Audit Internal (SAI), juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta selama tahun 2024. Ia menyoroti pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan. "Transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS. Dengan audit yang baik dan evaluasi yang menyeluruh, kita bisa memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat dan memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat," ujar Dwi Lestari. Ia juga menambahkan bahwa SAI siap mendukung setiap upaya pengelolaan yang lebih baik di tahun 2025 melalui penerapan standar audit yang lebih ketat dan berkelanjutan. Evaluasi Kinerja 2024 Dalam sesi evaluasi, masing-masing bidang mempresentasikan capaian mereka sepanjang tahun 2024. Program-program unggulan seperti pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), penyaluran bantuan pendidikan bagi anak yatim, dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat mendapat perhatian khusus. Sekretaris BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Misbahrudin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah di tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan. "Namun, kami juga menyadari ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam memperluas jangkauan penerima manfaat," jelasnya. Para peserta juga menyoroti tantangan yang dihadapi, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS serta memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga terkait. Rencana dan Sasaran Mutu 2025 Memasuki tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan sasaran mutu baru dengan fokus pada digitalisasi layanan zakat dan optimalisasi program pemberdayaan berbasis komunitas. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penghimpunan ZIS dan memastikan penyaluran yang lebih tepat sasaran. Salah satu inovasi yang direncanakan adalah pengembangan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan pembayaran zakat dan memantau distribusinya secara transparan. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat akan diperluas, dengan target menciptakan kemandirian ekonomi bagi mustahik di Kota Yogyakarta. "Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang bagi pemberdayaan umat," tegas Syamsul Azhari. Komitmen Kebersamaan Musyawarah kerja ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi di antara pengurus. Para peserta sepakat bahwa keberhasilan program-program BAZNAS sangat bergantung pada sinergi dan komitmen semua pihak yang terlibat. Acara diakhiri dengan penandatanganan dokumen rencana kerja oleh seluruh pimpinan dan pengurus, sebagai simbol komitmen untuk mewujudkan visi dan misi BAZNAS Kota Yogyakarta di tahun 2025. Dengan langkah strategis yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA10/01/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Hasil Seleksi Hafalan Al-Qur’an Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Hasil Seleksi Hafalan Al-Qur’an Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Masyaallah, subhanallah tingkat hafalan calon penerima beasiswa kader hafidz angkatan ke-3 tahun 2025/1446 sangat istimewa dan luar biasa. Ada 2 anak dari 60 anak peserta seleksi yang telah memiliki hafalan 30 juz Al Qur'an, meskipun masih usia SD dan SMP. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Ustadz Maulana Kurnia Putra saat menyerahkan hasil seleksi hafalan Al-Qur’an calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Selasa 7 Rajab 1446/7 Januari 2025 bertempat di ruang Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal yang sama disampaikan Koordinator Tim Penguji, Ustadzah Uswatun Ainiyah yang memiliki catatan hasil seleksi seluruh peserta calon penerima beasiswa kader hafidz. Dari 60 peserta seleksi, hanya 1 anak yang nilainya dibawah standar. Selebihnya hafalan nya sangat luar biasa termasuk bacaan dan tajwidnya. "Karena tingkat hafalan dan penguasaan tajwid sangat bagus, secara pribadi saya mengusulkan agar seluruh peserta diikutsertakan dalam program kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta", pintanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi penggerak dakwah Islam di lingkungannya. Program ini dimulai tahun 2023 diikuti 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 meningkat menjadi 75 anak. Pendaftar calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025 mencapai 102 pendaftar dan yang lolos seleksi administrasi sebanyak 61 anak. Dari 61 anak tersebut akan diambil 25 anak untuk ditetapkan sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya. Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS Kota Yogyakarta setiap bulan akan melakukan evaluasi melalui tasmik Al-Qur’an yang disimak ustadz ustadzah dari PPPA Daarul Qur'an. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
Penyerahan Hasil Audit KAP Dian Utami oleh BAZNAS Kota Yogyakarta
Penyerahan Hasil Audit KAP Dian Utami oleh BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Selasa, 7 Januari 2025/7 Rajab 1446H, diadakan acara penyerahan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama auditor dari KAP Dian Utami, Bapak Hasnan Amin, serta jajaran pimpinan BAZNAS lainnya. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pentingnya audit KAP Dian Utami dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. “Sebagai lembaga yang mengemban amanah besar dari masyarakat, BAZNAS harus memastikan setiap dana yang diterima dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Hasil audit ini menjadi bukti nyata bahwa kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk umat,” ungkapnya. Hasil audit yang diserahkan oleh KAP Dian Utami menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta telah memenuhi standar akuntansi yang berlaku. Bapak Hasnan Amin, selaku auditor dari KAP Dian Utami, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim BAZNAS dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan ketentuan. “Kami melihat bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga integritas dalam pengelolaannya. Ini adalah langkah positif yang harus terus dipertahankan,” jelasnya. Lebih lanjut, Bapak Hasnan Amin menjelaskan beberapa rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dana di masa mendatang. Salah satunya adalah penguatan sistem teknologi informasi untuk mempermudah pelaporan dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana. Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami berterima kasih kepada para muzakki atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan atas harta yang telah ditunaikan dan melipatgandakan pahala kebaikan,” ujarnya. Acara ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan hasil audit oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bapak Hasnan Amin. Dengan hasil audit yang memuaskan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dana ZIS. Penyerahan hasil audit KAP Dian Utami ini menjadi tonggak penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempertahankan kepercayaan publik dan mewujudkan visi sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah. Semoga sinergi antara BAZNAS dan masyarakat terus terjaga demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan bersama. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta di Beberapa TK di Kota Yogyakarta
Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta di Beberapa TK di Kota Yogyakarta
Alhamdulillah, setelah libur semester, siswa-siswi di beberapa TK di Kota Yogyakarta kembali aktif mengikuti pembelajaran di sekolah. Salah satu program unggulan yang telah dimulai adalah Madrasah Al Qur'an (MDA) dengan metode Iqra yang digelar dua kali dalam sepekan. Pada Senin, 6 Januari 2025 atau bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, para siswa di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta mengikuti bimbingan membaca Al Qur'an dengan penuh khusyuk dan khidmat di sekolah masing-masing. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa program MDA ini merupakan inisiatif yang dirancang untuk mendukung pendidikan karakter islami. MDA diselenggarakan tidak hanya di TK Negeri se-Kota Yogyakarta, tetapi juga di RA, SD, MI, dan SMP. "Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah dan orang tua dalam mewujudkan peserta didik yang cerdas, beriman, bertakwa, serta menjadi anak yang sholeh dan sholehah," ungkapnya. MDA adalah hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Dalam kerja sama ini, BAZNAS berperan menyiapkan pendanaan, Dikpora menyediakan tempat dan santri, sementara Kemenag bertanggung jawab atas penyiapan ustadz yang mengajar. Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menekankan pentingnya pendidikan Al Qur'an sejak dini. "Anak adalah anugerah Allah yang sangat berharga bagi orang tua. Setiap orang tua tentu berharap memiliki anak yang sholeh/sholehah, yang tidak hanya membahagiakan di dunia, tetapi juga menjadi investasi akhirat," ujarnya. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakan untuknya (HR. Muslim). Program MDA ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencetak generasi qur'ani yang memiliki kecerdasan spiritual dan karakter mulia. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengapresiasi masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga yang membayarkan zakat/infaq dikaruniai keberkahan hidup," tutur H. Syamsul Azhari. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mengembangkan program-program yang bermanfaat. Dengan adanya MDA di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta, diharapkan semakin banyak anak yang dapat membaca Al Qur'an dengan lancar serta memahami nilai-nilai mulia yang terkandung di dalamnya. Semoga sinergi antara BAZNAS, Dikpora, dan Kemenag ini dapat terus berjalan dengan baik, membawa manfaat yang luas bagi umat, serta menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Program MDA Tahun 2024 dan Sosialisasi MDA Tahun 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Program MDA Tahun 2024 dan Sosialisasi MDA Tahun 2025
Yogyakarta — Musyawarah Koordinasi (Musykoord) digelar secara daring, Senin, 6 Januari 2025/6 Rajab 1446, diikuti pejabat terkait Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, guru agama Islam dan ustadz/ustadzah. Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pengarahan menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Program MDA selama tahun 2024. “Program MDA adalah salah satu upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung pendidikan karakter peserta didik melalui baca tulis Al-Qur’an bagi siswa sekolah dan madrasah di Kota Yogyakarta. "Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri pada acara tersebut memaparkan, capaian Program MDA tahun 2024 secara umum cukup baik. Capaian penguasan belajar iqra', rata-rata dalam 1 semester anak mampu merampungkan 2 sampai 3 jilid iqra. Kami sangat optimis dalam 1 tahun ajaran, anak-anak sudah mampu membaca Al-Qur'an. Beliau juga menjelaskan rancangan program untuk tahun 2025 dengan fokus pada penguatan kualitas baca tulis Al-Qur’an dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas ustadz/dzah. “Tahun 2025, kami akan meningkatkan pelatihan bagi ustadz dan ustadzah serta memperluas jangkauan program agar lebih banyak anak-anak yang mendapatkan pendidikan Al-Qur’an secara berkualitas. Semua ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak, tidak terkecuali orang tua yang turut menentukan keberhasilan program MDA. Saat ini MDA baru ada di TK Negeri, RA, SD Negeri, MI dan SMP Negeri. Jenjang SD Negeri baru terselenggara di 47 dari 89 SD Negeri se-Kota Yogyakarta. Dalam forum diskusi, peserta memberikan berbagai masukan untuk peningkatan keberhasilan program. Salah satu isu yang diangkat adalah perlunya penguatan kapasitas dan kapabilitas ustadz ustadzah. Target yang akan dicapai program MDA di setiap jenjang sekurangnya, jenjang TK/RA sudah mengenal huruf hijaiyah, SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, SMP sudah tahfidz dan SMA/SMK sudah meningkat ke pemahaman. Dengan target ini harapan nya ihtiar membumikan Al Qur'an akan tercapai. Kolaborasi antar lembaga menjadi fokus lain dalam pembahasan. Peserta sepakat bahwa sinergi antara BAZNAS KotaYogyakarta, Dikpora, dan Kemenag sangat penting untuk memastikan program berjalan lancar. Dukungan berupa fasilitas, pendanaan, dan pelatihan bersama dianggap dapat meningkatkan efektivitas program di masa depan. Musykor ini juga menjadi ajang untuk menyusun rekomendasi yang akan menjadi panduan pelaksanaan Program MDA tahun 2025. Beberapa rekomendasi utama yang dihasilkan mencakup peningkatan pelatihan berbasis kompetensi bagi para pengajar, pengadaan materi belajar yang lebih variatif, serta penyelenggaraan evaluasi berkala untuk mengukur dampak program. Dengan semangat kolaborasi, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis Program MDA tahun 2025 akan memberikan dampak positif yang lebih besar. “Kami berharap semua pihak terus mendukung program ini, sehingga pendidikan Al-Qur’an di Kota Yogyakarta dapat semakin maju dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup H. Misbahrudin. Dalam forum tersebut Abdul Samik atas nama BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, utamanya muzaki/munfiq yang telah mengamanahkan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga jiwa menjadi suci, harta bersih dan berkah, diri dan keluarga menjadi sakinah. Juga kepada mustahiq semoga menjadi bahagia dan sejahtera atas manfaat zakat yang diterima. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA07/01/2025 | Amil
Kunjungan Kerja DPRD Kota Yogyakarta ke Loket BAZNAS Kota Yogyakarta
Kunjungan Kerja DPRD Kota Yogyakarta ke Loket BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta — Pada Senin, 6 Januari 2025 bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, tim dari DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke seluruh loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta. Salah satu loket yang mendapat perhatian khusus adalah Loket BAZNAS Kota Yogyakarta, di mana kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan program-program unggulan BAZNAS kepada para anggota dewan. Dalam kunjungan tersebut, Gus Munir, S.IP., M.A., yang mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai program yang dijalankan oleh lembaga ini. Ia menyoroti lima program utama yang menjadi tulang punggung pelayanan BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Jogja Peduli, Jogja Cerdas, Jogja Taqwa, Jogja Sejahtera, dan Jogja Sehat. Jogja Peduli menjadi program pertama yang dijelaskan oleh Gus Munir. Program ini berfokus pada pemberian bantuan darurat bagi masyarakat yang terkena musibah, seperti bencana alam maupun situasi mendesak lainnya. Dengan dukungan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat sasaran. Selanjutnya, ia menjelaskan Jogja Cerdas, program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Yogyakarta. Program ini mencakup pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas belajar, hingga pendampingan bagi siswa kurang mampu. “Kami percaya pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan umat,” ungkap Gus Munir di hadapan anggota DPRD yang hadir. Program berikutnya adalah Jogja Taqwa, yang berorientasi pada pembinaan spiritual masyarakat. BAZNAS melalui program ini mengadakan kegiatan keagamaan seperti kajian rutin, pembagian Al-Qur’an, dan pelatihan dai yang bertujuan meningkatkan kualitas keimanan masyarakat Kota Yogyakarta. Selain itu, Gus Munir juga memaparkan Jogja Sejahtera, program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prasejahtera. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah, program ini mendukung pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, dan pendampingan bagi penerima manfaat. “Melalui program ini, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya. Terakhir, ia menjelaskan Jogja Sehat, sebuah program yang dirancang untuk memastikan kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. Layanan seperti bantuan pengobatan, penyediaan alat kesehatan, hingga pendampingan pasien menjadi fokus utama dari program ini. Anggota DPRD Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pemaparan yang diberikan. Mereka menilai bahwa program-program BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya relevan, tetapi juga sangat berdampak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ketua rombongan, menyatakan bahwa kerja sama antara DPRD dan BAZNAS harus terus diperkuat demi meningkatkan efektivitas program. “Kami sangat mengapresiasi upaya BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional. Program-program ini mencerminkan keberpihakan pada masyarakat kecil dan sejalan dengan visi pembangunan Kota Yogyakarta,” ujarnya. Kunjungan kerja ini tidak hanya mempererat hubungan antara DPRD Kota Yogyakarta dan BAZNAS, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan sinergi dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Kota Yogyakarta. Dengan lima program unggulan yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga yang amanah dan inovatif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Melalui loket pelayanan di MPP, BAZNAS berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan memperluas jangkauan penerima manfaat. Dengan kunjungan ini, diharapkan program-program BAZNAS dapat terus didukung oleh berbagai pihak, termasuk DPRD, untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih sejahtera dan berkeadilan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA06/01/2025 | Amil
Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun) Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz, Sudah Hafal Al Qur'an 30 Juz
Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun) Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz, Sudah Hafal Al Qur'an 30 Juz
Masyaallah subhanallah, Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun), kelahiran Yogyakarta 16 Mei 2015, peserta seleksi hafalan Al Qur'an, calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2025/1446, telah memiliki hafalan Al Qur’an 30 juz. Qonita Karima Asy Syahidah, siswi kelas 4 SD Qurrota A'yun adalah putri Bapak Nur Muhammad Huda Ridwan, karyawan kontrak, dan Ibu Anindya Juliani, guru honorer, warga Sendangtirto, Berbah, Sleman. Koordinator tim penguji PPPA Daarul Qur'an, Uswatun Aeniyah, mengatakan baru kali ini, selama menjadi penguji hafalan Al Qur'an, mendapatkan anak yang sangat istimewa, sangat spesial. "Sangat bagus bacaannya, sangat bagus tahsinnya", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan, sebagai ihtiar membumikan Al Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta mulai tahun 2023 meluncurkan program "Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an. Program ini dikhususkan bagi anak-anak usia TK/RA s.d. SMA/SMK/MA, tinggal bersama keluarga di rumah, selain sebagai penghafal Al Qur'an sekaligus diharapkan menjadi teladan penggerak dakwah Islam bagi anak seusianya di rumah dan sekolah/madrasah. Tahun 2023 peserta sejumlah 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 sebanyak 75 anak. Masing-masing dari mereka mendapatkan beasiswa Rp.500.000 setiap bulan, digunakan untuk pembiayaan peningkatan iman dan taqwa, termasuk hafalan Al Qur'an, dan pendidikan di sekolah/madrasah. Alhamdulillah anak-anak yang sangat luar biasa, penghafal Al Qur'an cukup banyak, terbukti calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025/1446 jumlah pendaftar mencapai 102 anak. BAZNAS Kota Yogyakarta adalah lembaga pemerintah non struktural, dibentuk berdasarkan UU Nomor 23/2011 dengan tugas pokok mengelola zakat. Alhamdulillah dari tahun ketahun kwalitas dan kuantitas pengelolaan zakat sangat baik. Audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih prestasi terbaik tingkat nasional, audit keuangan oleh KAP meraih opini WTP selama 14 tahun berurutan (2011-2023) dan satu-satunya amil (pengelola zakat) yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015. Dalam hal pentasyarufan/pendistribusian menitikberatkan pada aspek penguatan iman taqwa, baik secara langsung seperti beasiswa kader hafidz, maupun pemberdayaan ekonomi dengan menjadikan masjid/mushola/majelis taklim sebagai mitra utama. Disampaikan ucapan terima kasih atas penunaian zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah. Zakat yang ditunaikan kami tasharufkan/distribusikan untuk penguatan iman taqwa, salah satunya beasiswa bagi penghafal Al Qur'an, agar para muzaki meraih kemanfaatan dan kemuliaan dari mustahiq (penerima zakat). ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA05/01/2025 | Amil
61 Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Seleksi Hafalan Al-Qur’an
61 Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Seleksi Hafalan Al-Qur’an
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program unggulannya, yaitu Beasiswa Kader Hafidz, yang bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an. Sebanyak 61 calon penerima beasiswa tahun 2025 mengikuti seleksi hafalan Al-Qur’an pada Sabtu, 4 Rajab 1446 H (4 Januari 2025), di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Seleksi ini melibatkan tim penguji dari PPPA Daarul Qur’an. Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutan pembukaan acara, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi yang luar biasa. Tahun ini, dari total 102 pendaftar, sebanyak 61 anak berhasil lolos seleksi administrasi. “Allah telah memilih para penghafal Al-Qur’an untuk menjaga keautentikan dan kemurnian kitab-Nya. Ini adalah amanah yang agung, karena melalui mereka, Allah menjaga Al-Qur’an hingga akhir zaman,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa dari 61 peserta, akan dipilih 25 anak terbaik untuk menerima beasiswa kader hafidz tahun ini. Penilaian didasarkan pada hasil seleksi hafalan dan kondisi ekonomi keluarga. Program ini terus berkembang sejak diluncurkan pada 2023 dengan jumlah penerima awal sebanyak 35 anak, yang meningkat menjadi 50 anak pada 2024, dan bertambah lagi menjadi 75 anak pada 2025. Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS akan melakukan evaluasi melalui munaqosah setiap akhir semester dan akhir tahun. H. Misbahrudin juga menyampaikan apresiasinya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Zakat yang Anda tunaikan menjadi sarana penguatan iman dan takwa melalui beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an. Kami berdoa agar harta Anda semakin berkah dan keluarga menjadi sakinah. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya,” pungkasnya. Program ini adalah wujud nyata amanah dan profesionalitas BAZNAS dalam mengelola zakat. Melalui program seperti Beasiswa Kader Hafidz, BAZNAS tidak hanya membantu mustahiq tetapi juga memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi muzaki. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA04/01/2025 | Amil
Menguatkan Peran UPZ: BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ Kemantren se-Kota Yogyakarta
Menguatkan Peran UPZ: BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ Kemantren se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Evaluasi dan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kewilayahan, Jumat, 03 Januari 2025/3 Rajab 1446 H, bertempat di Ingkung Grobog, Jl. Tut Harsono Yogyakarta. Musykoord dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Gara Zawa Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala KUA dan Ketua Unit Pengumpul Zakat se-Kota Yogyakarta. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pembukaan mengatakan, dalam menjalankan tugas BAZNAS Kota Yogyakarta mengemban fungsi pengendalian, salah satunya dengan melakukan evaluasi atas program yang sudah berjalan. Selain itu musykoord juga bertujuan melakukan koordinasi untuk membangun sinergi. Diharapkan dengan musykoord seperti ini program kegiatan tahun 2025 akan lebih baik lagi. Evaluasi menjadi sangat penting untuk memastikan pengelolaan ZIS DSKL berjalan efektif dan transparan. “Musykoord ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergi program di seluruh wilayah. "Kami ingin memastikan bahwa dana ZIS DSKL yang terkumpul dapat dikelola dengan akuntabel dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik,” ujarnya. Acara ini juga menjadi ajang diskusi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ. Diskusi difokuskan pada tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kendala pengumpulan zakat dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban berzakat. Selain itu, dibahas pula strategi baru untuk meningkatkan peran UPZ sebagai ujung tombak pengelolaan ZIS DSKL di masing-masing wilayah. Arahan dari Kementerian Agama dan Kepala KUA Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, M.Si dalam sambutan pengarahan menuturkan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengadakan Musykoord ini. “Kolaborasi antara BAZNAS, KUA, dan UPZ sangat penting untuk menciptakan pengelolaan zakat yang lebih sistematis. Kami siap mendukung upaya penguatan kelembagaan ini,” ungkapnya. "Apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2024 dan semoga tahun-tahun kedepan akan lebih meningkat lagi", pintanya. Kepala KUA se-Kota Yogyakarta juga memberikan masukan terkait berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah tingginya angka perceraian yang rata-rata disebabkan oleh persoalan ekonomi. “Dalam setahun, ada hampir 800 pasangan yang bercerai dari 2.000-an pasangan yang menikah. Ini menjadi PR besar bagi kita semua,” ujarnya. Menurutnya, upaya preventif harus dimulai dari pintu Kementerian Agama yang memiliki data lengkap, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Lebih lanjut, Kepala KUA menyampaikan apresiasi atas program-program yang telah berjalan, seperti TPA dan Madrasah Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh BAZNAS. “Program Madrasah Al-Qur'an ini sangat bagus karena harapannya anak-anak yang lulus SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kota Yogyakarta mendapatkan amanah sebagai tuan rumah STQ, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi program keagamaan. Penguatan dan Harapan ke Depan Bidang I (Bidang Fundraising/Penghimpunan), Muhaimin, S.Si., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM di lingkungan UPZ. “UPZ memegang peran kunci dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan agar UPZ mampu menjalankan tugasnya secara optimal,” jelasnya. Sementara itu, Nurul Istiqomah, S.E., dari Bidang II (Bidang Pentasharufan), mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum ini sebagai pijakan dalam memperkuat kolaborasi. “Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya,” imbuhnya. Musykoord ditutup dengan doa bersama pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk meningkatkan kinerja UPZ di Kota Yogyakarta, sehingga dana ZIS yang dikelola dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta: Zakat untuk Umat, Bersama Membangun Keberkahan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA04/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Perbaikan Rumah Ibu Dewi Indriyani Yang Tertimpa Musibah
BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Perbaikan Rumah Ibu Dewi Indriyani Yang Tertimpa Musibah
Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada hari Selasa 29 Jumadil 1446 (31/12/2024), telah dilaksanakan pentasyarufan/pendistribusian bantuan perbaikan atap rumah roboh milik Ibu Dewi Indriyani, warga JL Suryonegaran No.4, Bumijo, Yogyakarta. Musibah yang dialami Ibu Dewi Indriyani menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Bantuan sejumlah Rp 2.500.000 diserahkan langsung oleh Dwi Yono, Pelaksana Bagian Kesejahteraan Setda Kota Yogyakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan mempercepat proses perbaikan rumah. Kepedulian sosial melalui pentasyarufan Dalam sambutannya, Dwi Yono menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga bu Dewi. “Musibah seperti ini tentu menjadi cobaan berat bagi keluarga yang mengalaminya. Namun, melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta, kami berharap bantuan ini dapat menjadi solusi untuk memperbaiki rumah yang rusak,” ungkapnya. Pemberian bantuan ini juga mencerminkan upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam aksi-aksi sosial di tengah masyarakat. Pentasyarufan ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari amanah para muzakki yang mempercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapan untuk Masa Depan Bu Dewi Indriyani, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta atas bantuan ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat ganda. Bantuan ini akan segera kami gunakan untuk memperbaiki atap rumah agar keluarga kami bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya. Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka yang tengah mengalami kesulitan. Sinergi yang Berkelanjutan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menciptakan lingkungan yang saling mendukung. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang ada. Dengan bersedekah dan menunaikan zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara kita yang membutuhkan,” ujar beliau. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan atas bantuan yang diberikan dan kekuatan bagi keluarga Ibu Dewi untuk bangkit dari musibah. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari kebahagiaan dan kenyamanan yang lebih besar bagi keluarga yang bersangkutan. Demikian laporan kegiatan hari ini. Semoga menjadi berkah untuk kita semua. Aamiin. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ?
BERITA02/01/2025 | Amil
HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA CALON PENERIMA BEASISWA KADER HAFIDZ BAZNAS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 1446/2025
HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA CALON PENERIMA BEASISWA KADER HAFIDZ BAZNAS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 1446/2025
Assalamualaikum wr.wb Kami sampaikan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446/2025. Total pendaftar yaitu 102 pendaftar, dan telah dilakukan proses seleksi sehingga yang memenuhi persyaratan adalah 61 pendaftar. Hasil seleksi dapat diakses melalui tautan berikut : Kami ucapkan selamat kepada yang telah lolos tahap selanjutnya, dan mohon menunggu info terkait proses seleksi hafalan. Terimakasih, Wassalamu'alaikum wr.wb ?
BERITA02/01/2025 | Amil
Syifa Syauqia Althafunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Syifa Syauqia Althafunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), kategori 2 juz, juz 29 & 30, diraih pada gelaran Festival Al Qur'an 2024 yang diselenggarakan oleh Rumah Qur'an Fatimah Az-Zahra (RUQUFA), Ahad 27 Jumadil Akhir 1446 (29/12/2024) bertempat di Aula Mustanir, Wirosaban, Yogyakarta. Syifa Syauqia Althafunnisa (10 tahun) siswi kelas 4 SDIT Al Khairat, saat ini sudah memiliki hafalan Al Qur'an 3 juz. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, Syifa Syauqia Althafunnisa merupakan salah satu dari 50 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Beasiswa kader hafidz bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. Dimulai tahun 2023 sebanyak 35 anak, 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 direncanakan untuk 75 anak. Salah satu syarat penerima beasiswa kader hafidz yakni mereka tinggal bersama keluarga di rumah, saat mendaftar usia TK/RA s.d. SMP/MTs dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp.500.000/anak/bulan. Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah. Kita doakan ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, dimudahkan dalam menghafal Al Qu'an dan menjadi teladan bagi anak lainnya. Aamiin Terima kasih telah menunaikan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, semoga harta berkah, anak salih/salehah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA02/01/2025 | Amil
Kantor Akuntan Publik Dian Utami Lakukan  Audit Keuangan Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Kantor Akuntan Publik Dian Utami Lakukan  Audit Keuangan Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 Desember 2024/29 Jumadil Akhir 1446– Dalam upaya menjaga profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi, Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami melakukan audit keuangan di BAZNAS Kota Yogyakarta. Proses audit ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) berjalan sesuai prinsip syariah, standar akuntansi, dan peraturan yang berlaku. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan Audit Keuangan oleh KAP merupakan amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Alhamdulillah rutin setiap tahun, sejak 2011, pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta telah di audit oleh KAP. Tahun 2024 sudah yang ke-14 dan semoga meraih opini Wajar/WTP seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain audit keuangan juga Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dan meraih predikat Sangat Baik dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. "Perolehan nilai tertinggi tingkat nasional", ujarnya. Audit kali ini dihadiri oleh dua auditor dari KAP Dian Utami, yaitu Muhammad Hasnan Amin, S.E., dan Ani Wiayati, S.Ak. Keduanya memimpin pembahasan terkait open meet audit keuangan yang mencakup proses evaluasi, verifikasi data, serta pemeriksaan laporan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan melibatkan diskusi mendalam terkait tata kelola keuangan lembaga. Dari pihak BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Noorlia Dharmawati dan Nurul Istiqomah yang mendampingi proses audit. Mereka bertugas menyediakan dokumen dan data yang diperlukan auditor serta menjelaskan berbagai proses yang telah dilaksanakan terkait pengelolaan dana ZIS. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen penuh BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan kelancaran audit ini. Dalam pemaparannya, Muhammad Hasnan Amin, S.E., menekankan pentingnya audit eksternal untuk meningkatkan kepercayaan publik. “Audit ini adalah langkah penting untuk menilai pengelolaan keuangan, memastikan transparansi, dan mendukung BAZNAS dalam memberikan manfaat maksimal kepada mustahik,” ungkapnya. Ani Wiayati, S.Ak., menambahkan bahwa open meet audit ini memberikan ruang dialog terbuka antara auditor dan tim BAZNAS. “Proses ini dirancang untuk menciptakan keterbukaan dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan,” jelas Ani. Sementara itu, Noorlia Dharmawati dari BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit ini. “Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya kami menjaga amanah dari masyarakat. Hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengelolaan dana ZIS ke depan,” ujarnya. Nurul Istiqomah juga menekankan pentingnya audit eksternal dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Audit ini menjadi salah satu cara bagi kami untuk memastikan tata kelola yang baik, sehingga kepercayaan muzakki terus meningkat, dan manfaat dana ZIS dapat dirasakan secara optimal oleh para mustahik,” katanya. Pelaksanaan audit eksternal ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan good governance. Transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi pilar utama untuk mendukung visi BAZNAS sebagai lembaga zakat yang profesional, terpercaya, dan berdaya guna. Melalui audit eksternal ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjaga amanah yang diberikan oleh para muzakki. Hasil audit akan menjadi dasar bagi perbaikan dan inovasi dalam pengelolaan dana umat, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA31/12/2024 | Amil
Closing Evaluasi Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Menjadi Piloting Kinerja Lembaga Pengelola Zakat.
Closing Evaluasi Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Menjadi Piloting Kinerja Lembaga Pengelola Zakat.
Yogyakarta – Setelah sepekan lebih melakukan evaluasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) melakukan ekspose dan closing yang dipimpin Ketua Tim, Abdurrahman, didampingi anggota tim Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin, Senin 28 Jumadil Akhir 1446 (30/12/2024), bertempat di ruang sekretariat bersama lembaga agama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ekspose dan closing diikuti seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk Ketuanya, Drs.H. Syamsul Azhari. Abdurrahman menuturkan, evaluasi kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta dilakukan untuk memastikan hasil Audit Syariah yang telah dilakukan Ijten Kemenag RI pada tahun 2023, hasilnya tetap bisa dipertahankan syukur bisa meningkat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta pada Audit Syariah tahun 2023 meraih predikat Sangat Baik, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. Perolehan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional. "Dengan evaluasi kinerja ini, BAZNAS Kota Yogyakarta akan kami jadikan model kinerja Lembaga Pengelola Zakat (LOZ) di Indonesia", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, untuk melengkapi kinerja yang sudah sangat baik, beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: 1. Penguatan Mekanisme Distribusi Dana Zakat – Proses pendistribusian diharapkan lebih terstruktur agar dana zakat dapat lebih cepat dan tepat diterima oleh penerima manfaat. 2. Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat – Fokus pada pengelolaan program yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. 3. Peningkatan Keterlibatan Masyarakat – Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program-program pemberdayaan, termasuk evaluasi hasilnya. Closing ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel di BAZNAS Kota Yogyakarta. Evaluasi ini diharapkan dapat mendorong amil untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. "Kami sangat optimis bahwa dengan adanya evaluasi ini, kinerja kami akan semakin baik. Kami berkomitmen untuk menjalankan semua rekomendasi yang telah diberikan oleh tim evaluasi," ujar H. Syamsul Azhari di akhir acara. Dengan evaluasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat langkahnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA31/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Kafalah Dai Mualaf dan Mualaf Kit Sejumlah Rp.18.000.000
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Kafalah Dai Mualaf dan Mualaf Kit Sejumlah Rp.18.000.000
Yogyakarta – Kafalah dan mualaf kit diserahkan pada acara temu silaturahmi dan pembinaan dai mualaf yang di selenggarakan BAZNAS RI, Jum'at 27 Desember 2024/26 Jumadil Akhir 1446, bertempat di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Kafalah dan mualaf kit diserahkan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jogja, Drs. Abdul Sami Shandi, diterima pimpinan dan dai mualaf, majelis mualaf di Kota Yogyakarta. Abdul Samik Shandi menuturkan, mualaf termasuk asnaf zakat sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Swt dalam Surat at-Taubah/9:60. Sebagai asnaf zakat, mereka berhak mendapatkan bagian zakat yang salah satu tujuannya untuk memperkuat iman dan taqwa melalui kajian yang diselenggarakan majelis mualaf maupun untuk pengadaan buku bacaan. "Juga sekaligus penguatan ekonomi, karena ada sebagian dari mereka ketika menjadi mualaf tidak mendapatkan perhatian dari keluarga", terangnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin yang memandu kegiatan melaporkan, bantuan kafalah dai mualaf dan mualaf kit diberikan kepada 8 majelis mualaf di wilayah Kota Yogyakarta, yakni Majelis Mualaf Muhtadin, Arematea, Sabilul Huda, Bina Mualaf An Nur, Unit Koperasi Mualaf Mantrijeron, Majelis Muhtadin, Mualaf Center Danurejan, Mualaf Center Kotagede, dan Majelis Mualaf Irsyadul Ibad. Masing-masing majelis mualaf mendapatkan bantuan kafalah dai dan mualaf kit sejumlah Rp.2.250.000. H. Misbahrudin mengungkapkan pentingnya pembinaan yang menyeluruh bagi para muallaf. "Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para muallaf agar mereka bisa mandiri dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Kami percaya, selain dukungan dana, yang lebih penting adalah pembinaan spiritual yang dapat membantu mereka memahami ajaran agama dengan baik," ujarnya. Salah seorang dai mualaf, Sultoni, menjelaskan bahwa peran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam membina muallaf sangat penting. “Kami terus memberikan pendampingan kepada muallaf agar mereka dapat berkembang dengan baik dalam keimanan dan kehidupan sosial. Dana ini tentu akan sangat bermanfaat, namun kami juga berupaya agar muallaf dapat memahami agama Islam dengan benar dan mendalam," tuturnya. Selain penyerahan dana, melalui media zoom acara ini juga diisi dengan paparan teknis mengenai pembinaan muallaf yang disampaikan oleh Ustadz Abu Fatih dari BAZNAS RI. Ia menjelaskan berbagai metode pembinaan yang dilakukan BAZNAS, mulai dari pembelajaran agama Islam, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi untuk para muallaf. "Pembinaan yang kami lakukan tidak hanya di bidang agama, tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi agar muallaf bisa hidup lebih mandiri dan produktif," jelasnya. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Dijadikan Piloting Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Dijadikan Piloting Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Piloting kinerja didasarkan pada hasil Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI (Itjen Kemenag RI) pada tahun 2023, dimana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta meraih predikat tertinggi tingkat nasional, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. Hal tersebut disampaikan tim evaluasi kinerja Itjen Kemenag RI dipimpin Nikmatul Atiyah sebagai Pengendali Teknis, Abdurrahman sebagai Ketua Tim, dengan anggota Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin. Tim akan melakukan evaluasi kinerja selama 7 hari, tanggal 22 s.d 31 Desember 2024. Piloting ditetapkan untuk 3 Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) salah satunya BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dalam sambutan penerimaan tim mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan tim evaluasi dari Itjen Kemenag RI. "Kami sangat menyambut baik kunjungan ini, apalagi ini dilakukan sebagai langkah awal penetapan piloting kinerja bagi BAZNAS Kota Yogyakarta yang nantinya menjadi rujukan bagi Lembaga Pengelola Zakat di Indonesia. Turut hadir dalam penerimaan tim, perwakilan Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap evaluasi ini dapat memberikan masukan dan arahan yang lebih baik agar kami bisa terus memberikan manfaat yang optimal bagi umat," ujarnya. Agenda evaluasi ini meliputi berbagai aspek dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk administrasi, pendistribusian dana zakat, serta pelaksanaan program-program pemberdayaan umat. Tim evaluasi akan menilai apakah semua program yang dijalankan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu fokus utama evaluasi ini adalah memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat digunakan dengan tepat sasaran, transparan, dan efektif. Pengendali Teknis, Nikmatul Atiyah, juga memberikan sejumlah arahan terkait dengan program-program pemberdayaan umat yang sudah dilaksanakan. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang ada, serta perlunya evaluasi yang berkelanjutan untuk memastikan dampak yang maksimal. Tim evaluasi nantinya akan memberikan sejumlah rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan program-program yang ada, di antaranya terkait dengan penguatan mekanisme distribusi dana zakat dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaannya agar dapat lebih memberikan manfaat bagi masyarakat. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat, serta mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih baik. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →