Berita Terbaru
Kantor Akuntan Publik Dian Utami Lakukan Audit Keuangan Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 Desember 2024/29 Jumadil Akhir 1446– Dalam upaya menjaga profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi, Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami melakukan audit keuangan di BAZNAS Kota Yogyakarta. Proses audit ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) berjalan sesuai prinsip syariah, standar akuntansi, dan peraturan yang berlaku.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan Audit Keuangan oleh KAP merupakan amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Alhamdulillah rutin setiap tahun, sejak 2011, pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta telah di audit oleh KAP. Tahun 2024 sudah yang ke-14 dan semoga meraih opini Wajar/WTP seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain audit keuangan juga Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dan meraih predikat Sangat Baik dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. "Perolehan nilai tertinggi tingkat nasional", ujarnya.
Audit kali ini dihadiri oleh dua auditor dari KAP Dian Utami, yaitu Muhammad Hasnan Amin, S.E., dan Ani Wiayati, S.Ak. Keduanya memimpin pembahasan terkait open meet audit keuangan yang mencakup proses evaluasi, verifikasi data, serta pemeriksaan laporan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan melibatkan diskusi mendalam terkait tata kelola keuangan lembaga.
Dari pihak BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Noorlia Dharmawati dan Nurul Istiqomah yang mendampingi proses audit. Mereka bertugas menyediakan dokumen dan data yang diperlukan auditor serta menjelaskan berbagai proses yang telah dilaksanakan terkait pengelolaan dana ZIS. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen penuh BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan kelancaran audit ini.
Dalam pemaparannya, Muhammad Hasnan Amin, S.E., menekankan pentingnya audit eksternal untuk meningkatkan kepercayaan publik. “Audit ini adalah langkah penting untuk menilai pengelolaan keuangan, memastikan transparansi, dan mendukung BAZNAS dalam memberikan manfaat maksimal kepada mustahik,” ungkapnya.
Ani Wiayati, S.Ak., menambahkan bahwa open meet audit ini memberikan ruang dialog terbuka antara auditor dan tim BAZNAS. “Proses ini dirancang untuk menciptakan keterbukaan dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan,” jelas Ani.
Sementara itu, Noorlia Dharmawati dari BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit ini. “Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya kami menjaga amanah dari masyarakat. Hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengelolaan dana ZIS ke depan,” ujarnya.
Nurul Istiqomah juga menekankan pentingnya audit eksternal dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Audit ini menjadi salah satu cara bagi kami untuk memastikan tata kelola yang baik, sehingga kepercayaan muzakki terus meningkat, dan manfaat dana ZIS dapat dirasakan secara optimal oleh para mustahik,” katanya.
Pelaksanaan audit eksternal ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan good governance. Transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi pilar utama untuk mendukung visi BAZNAS sebagai lembaga zakat yang profesional, terpercaya, dan berdaya guna.
Melalui audit eksternal ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjaga amanah yang diberikan oleh para muzakki. Hasil audit akan menjadi dasar bagi perbaikan dan inovasi dalam pengelolaan dana umat, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA31/12/2024 | Amil
Closing Evaluasi Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Menjadi Piloting Kinerja Lembaga Pengelola Zakat.
Yogyakarta – Setelah sepekan lebih melakukan evaluasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) melakukan ekspose dan closing yang dipimpin Ketua Tim, Abdurrahman, didampingi anggota tim Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin, Senin 28 Jumadil Akhir 1446 (30/12/2024), bertempat di ruang sekretariat bersama lembaga agama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ekspose dan closing diikuti seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk Ketuanya, Drs.H. Syamsul Azhari.
Abdurrahman menuturkan, evaluasi kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta dilakukan untuk memastikan hasil Audit Syariah yang telah dilakukan Ijten Kemenag RI pada tahun 2023, hasilnya tetap bisa dipertahankan syukur bisa meningkat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta pada Audit Syariah tahun 2023 meraih predikat Sangat Baik, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90. Perolehan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional. "Dengan evaluasi kinerja ini, BAZNAS Kota Yogyakarta akan kami jadikan model kinerja Lembaga Pengelola Zakat (LOZ) di Indonesia", ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk melengkapi kinerja yang sudah sangat baik, beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: 1. Penguatan Mekanisme Distribusi Dana Zakat – Proses pendistribusian diharapkan lebih terstruktur agar dana zakat dapat lebih cepat dan tepat diterima oleh penerima manfaat. 2. Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat – Fokus pada pengelolaan program yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. 3. Peningkatan Keterlibatan Masyarakat – Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program-program pemberdayaan, termasuk evaluasi hasilnya.
Closing ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel di BAZNAS Kota Yogyakarta. Evaluasi ini diharapkan dapat mendorong amil untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Kami sangat optimis bahwa dengan adanya evaluasi ini, kinerja kami akan semakin baik. Kami berkomitmen untuk menjalankan semua rekomendasi yang telah diberikan oleh tim evaluasi," ujar H. Syamsul Azhari di akhir acara.
Dengan evaluasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta memperkuat langkahnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA31/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Kafalah Dai Mualaf dan Mualaf Kit Sejumlah Rp.18.000.000
Yogyakarta – Kafalah dan mualaf kit diserahkan pada acara temu silaturahmi dan pembinaan dai mualaf yang di selenggarakan BAZNAS RI, Jum'at 27 Desember 2024/26 Jumadil Akhir 1446, bertempat di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Kafalah dan mualaf kit diserahkan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jogja, Drs. Abdul Sami Shandi, diterima pimpinan dan dai mualaf, majelis mualaf di Kota Yogyakarta.
Abdul Samik Shandi menuturkan, mualaf termasuk asnaf zakat sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Swt dalam Surat at-Taubah/9:60. Sebagai asnaf zakat, mereka berhak mendapatkan bagian zakat yang salah satu tujuannya untuk memperkuat iman dan taqwa melalui kajian yang diselenggarakan majelis mualaf maupun untuk pengadaan buku bacaan. "Juga sekaligus penguatan ekonomi, karena ada sebagian dari mereka ketika menjadi mualaf tidak mendapatkan perhatian dari keluarga", terangnya.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin yang memandu kegiatan melaporkan, bantuan kafalah dai mualaf dan mualaf kit diberikan kepada 8 majelis mualaf di wilayah Kota Yogyakarta, yakni Majelis Mualaf Muhtadin, Arematea, Sabilul Huda, Bina Mualaf An Nur, Unit Koperasi Mualaf Mantrijeron, Majelis Muhtadin, Mualaf Center Danurejan, Mualaf Center Kotagede, dan Majelis Mualaf Irsyadul Ibad. Masing-masing majelis mualaf mendapatkan bantuan kafalah dai dan mualaf kit sejumlah Rp.2.250.000.
H. Misbahrudin mengungkapkan pentingnya pembinaan yang menyeluruh bagi para muallaf. "Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para muallaf agar mereka bisa mandiri dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Kami percaya, selain dukungan dana, yang lebih penting adalah pembinaan spiritual yang dapat membantu mereka memahami ajaran agama dengan baik," ujarnya.
Salah seorang dai mualaf, Sultoni, menjelaskan bahwa peran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam membina muallaf sangat penting. “Kami terus memberikan pendampingan kepada muallaf agar mereka dapat berkembang dengan baik dalam keimanan dan kehidupan sosial. Dana ini tentu akan sangat bermanfaat, namun kami juga berupaya agar muallaf dapat memahami agama Islam dengan benar dan mendalam," tuturnya.
Selain penyerahan dana, melalui media zoom acara ini juga diisi dengan paparan teknis mengenai pembinaan muallaf yang disampaikan oleh Ustadz Abu Fatih dari BAZNAS RI. Ia menjelaskan berbagai metode pembinaan yang dilakukan BAZNAS, mulai dari pembelajaran agama Islam, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi untuk para muallaf. "Pembinaan yang kami lakukan tidak hanya di bidang agama, tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi agar muallaf bisa hidup lebih mandiri dan produktif," jelasnya.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Dijadikan Piloting Kinerja Oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Piloting kinerja didasarkan pada hasil Audit Syariah yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI (Itjen Kemenag RI) pada tahun 2023, dimana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta meraih predikat tertinggi tingkat nasional, dengan nilai Kepatuhan Syariah 86,13 dan Transparansi 90.
Hal tersebut disampaikan tim evaluasi kinerja Itjen Kemenag RI dipimpin Nikmatul Atiyah sebagai Pengendali Teknis, Abdurrahman sebagai Ketua Tim, dengan anggota Ahmad Fauzan dan Muhammad Taqiyudin. Tim akan melakukan evaluasi kinerja selama 7 hari, tanggal 22 s.d 31 Desember 2024. Piloting ditetapkan untuk 3 Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) salah satunya BAZNAS Kota Yogyakarta.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dalam sambutan penerimaan tim mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan tim evaluasi dari Itjen Kemenag RI. "Kami sangat menyambut baik kunjungan ini, apalagi ini dilakukan sebagai langkah awal penetapan piloting kinerja bagi BAZNAS Kota Yogyakarta yang nantinya menjadi rujukan bagi Lembaga Pengelola Zakat di Indonesia. Turut hadir dalam penerimaan tim, perwakilan Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap evaluasi ini dapat memberikan masukan dan arahan yang lebih baik agar kami bisa terus memberikan manfaat yang optimal bagi umat," ujarnya.
Agenda evaluasi ini meliputi berbagai aspek dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk administrasi, pendistribusian dana zakat, serta pelaksanaan program-program pemberdayaan umat. Tim evaluasi akan menilai apakah semua program yang dijalankan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu fokus utama evaluasi ini adalah memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat digunakan dengan tepat sasaran, transparan, dan efektif.
Pengendali Teknis, Nikmatul Atiyah, juga memberikan sejumlah arahan terkait dengan program-program pemberdayaan umat yang sudah dilaksanakan. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang ada, serta perlunya evaluasi yang berkelanjutan untuk memastikan dampak yang maksimal.
Tim evaluasi nantinya akan memberikan sejumlah rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan program-program yang ada, di antaranya terkait dengan penguatan mekanisme distribusi dana zakat dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaannya agar dapat lebih memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat, serta mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih baik.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA27/12/2024 | Amil
Pemantapan Program MDA Tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi
Yogyakarta, 26 Desember 2024 — Dalam rangka memantapkan pelaksanaan program Madrasah Al-Qur'an (MDA) tahun 2025/1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) pada Selasa, 22 Jumadil Akhir 1446 H. Acara ini bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta dengan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Yogyakarta, Ketua Pokjawas PAI, serta Ketua MGMP PAI tingkat SD, SMP, dan SMK.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program MDA dirancang untuk mendukung kemampuan membaca Al-Qur'an siswa sejak usia dini. Program ini telah berjalan secara bertahap sejak tahun ajaran 2013/2014 untuk jenjang TK/RA, tahun ajaran 2014/2015 untuk jenjang SD/MI, dan tahun ajaran 2016/2017 untuk jenjang SMP. MDA ditujukan untuk siswa kelas B di TK/RA, siswa kelas 1 di SD/MI, dan siswa kelas 7 di SMP. “Target kami dalam satu tahun ajaran, siswa sudah mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan tema tematik tahun 2025/1446, yaitu "Penguatan Spiritualitas Mewujudkan Indonesia Emas 2045". Tema ini menjadi landasan dalam merancang berbagai program strategis, termasuk MDA, beasiswa kader hafidz, beasiswa kader remaja masjid, serta pemberian penghargaan bagi siswa dan santri yang berprestasi di bidang agama. “Dengan bekal agama yang memadai, 25 tahun ke depan, anak-anak dan remaja saat ini diharapkan menjadi pelaku sekaligus penggerak risalah Islam,” imbuh H. Misbahrudin.
Dalam Musykoord tersebut, turut dibahas evaluasi pelaksanaan MDA pada tahun ajaran sebelumnya dan perencanaan program di tahun mendatang. Sinergi antara BAZNAS, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kemenag Kota Yogyakarta menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program. Ketua Pokjawas PAI Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasinya atas peran BAZNAS dalam mengintegrasikan program pendidikan agama dengan kurikulum sekolah.
Selain menanamkan kemampuan membaca Al-Qur'an, program MDA juga diharapkan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Para peserta Musykoord sepakat bahwa penguatan nilai-nilai spiritualitas merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi emas Indonesia di tahun 2045.
Sebagai lembaga yang fokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi untuk mendukung pendidikan berbasis spiritual. Program MDA menjadi salah satu wujud nyata peran ZIS dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual.
Musyawarah ini menandai langkah awal dalam merealisasikan visi besar BAZNAS Kota Yogyakarta untuk membangun generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, program MDA diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, keluarga, dan masyarakat luas.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA27/12/2024 | Amil
Komitmen Jaga Mutu Manajemen, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Resertifikasi ISO 9001:2015
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, satu-satunya Amil (pengelola zakat) di Yogyakarta yang telah mengantongi sertifikat internasional ISO 9001:2015. Komitmen menjaga mutu manajemen yang diraih sejak tahun 2021, telah dilakukan resertifikasi selama dua hari, Senin s.d Selasa, 23 s.d.24 Desember 2024 (22-23 Jumadil Akhir 1446 H). Resertifikasi dilakukan oleh MSC Global Indonesia dengan menghadirkan auditor Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., seorang ahli dalam manajemen mutu.
Proses audit berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh pengurus, termasuk Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Resertifikasi ini menegaskan komitmen kami dalam menerapkan standar manajemen mutu internasional guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL).
H. Syamsul Azhari menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta. Resertifikasi bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahiq,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar usai audit.
Proses Audit Menyeluruh
Audit yang dilakukan oleh Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., mencakup berbagai aspek, seperti evaluasi dokumen, wawancara dengan pengurus, dan peninjauan langsung terhadap implementasi sistem manajemen mutu. Dalam laporannya, H. Sugeng Listyo Prabowo menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta yang dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan ISO 9001:2015.
“BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam memastikan pengelolaan ZIS DSKL dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ini adalah contoh yang patut ditiru oleh lembaga pengelola ZIS DSKL lainnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, seperti sistem digitalisasi pengelolaan ZIS DSKL dan program pemberdayaan masyarakat yang lebih terstruktur. Menurutnya, langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa tidak hanya fokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada pengelolaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Momentum Peningkatan Layanan
Resertifikasi ini diharapkan menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan. H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa BAZNAS Kota Jogja akan terus menjaga amanah yang telah dipercayakan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat terbaik dan terpercaya, sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami terus meningkat,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, para pengurus juga membahas langkah strategis ke depan, termasuk penguatan sinergi dengan Pemerintah Daerah, organisasi keagamaan, dan masyarakat. Dengan pengakuan standar internasional ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memperluas cakupan program sosial dan memberdayakan lebih banyak mustahik.
Harapan Ke Depan
Keberhasilan meraih resertifikasi ISO 9001:2015 ini semakin mengukuhkan posisi BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang profesional dalam pengelolaan zakat. Masyarakat diharapkan semakin aktif dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Resertifikasi ini adalah bukti nyata bahwa kami bekerja dengan sepenuh hati untuk umat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang telah ditetapkan karena keberhasilan ini bukan milik kami semata, tetapi juga milik kita semua,” tutup Drs. H. Syamsul Azhari. Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjadi teladan bagi lembaga-lembaga serupa di Indonesia dalam mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB.
Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya.
Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman.
Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.”
Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA24/12/2024 | Amil
Firdhatunnisa, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ukir Prestasi Tiada Henti
Yogyakarta, 21 Desember 2024 — Kesuksesan kembali diraih oleh Firdhatunnisa, salah satu kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Tegalrejo ini berhasil meraih Juara 3 pada ajang bergengsi Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) dalam rangkaian event “Indonesia Menghafal Al-Qur'an” yang diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an. Kompetisi tersebut digelar pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta.
Hadiah juara diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an yang berlangsung di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446. Dalam kesempatan ini, Firdhatunnisa menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya dalam menghafal Al-Qur'an telah membuahkan hasil yang membanggakan.
Sebelumnya, Firdhatunnisa juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam cabang hafalan 1 juz pada ajang Teladan Festival yang diadakan oleh Sekolah Teladan di awal Desember 2024. Dengan hafalan 3 juz yang dikuasainya, ia terus menunjukkan perkembangan luar biasa sebagai kader hafidz yang berprestasi.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir dalam momen penyerahan hadiah dan menyampaikan rasa syukur atas capaian Firdhatunnisa. “Prestasi ini adalah bukti nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang telah kami jalankan sejak 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an sekaligus mencetak teladan di lingkungan rumah dan sekolah,” ujarnya.
Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan bantuan finansial sebesar Rp500.000 per bulan untuk 50 anak terpilih. Para penerima beasiswa wajib lulus seleksi ketat dan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi teladan serta penggerak dakwah di keluarga dan masyarakat sekitarnya. “Dengan prestasi yang diraih Firdhatunnisa, kami berharap semakin banyak anak-anak di Yogyakarta yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur'an dan menjadi contoh bagi lingkungannya,” tambah Drs. H. Syamsul Azhari.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga para muzaki senantiasa sakinah,” tuturnya. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
sionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P.. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB.
Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya.
Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman.
Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.”
Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh kader hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi, siswi kelas 6 SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, berhasil meraih juara 2 pada ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Menghafal Al-Qur'an. Acara ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta.
Famiya, yang baru berusia 13 tahun, telah berhasil menghafal tiga juz Al-Qur'an. Penghargaan untuk juara 2 diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an, Sabtu, 21 Desember 2024 (19 Jumadil Akhir 1446), di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang hadir langsung pada penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi Famiya. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.
Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak 2023, dengan alokasi dana Rp500.000 per bulan untuk setiap penerima manfaat. Hingga kini, sebanyak 50 anak telah mendapatkan beasiswa tersebut. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya.
Dalam ajang ini, bukan hanya Famiya yang meraih prestasi. Tiga penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil membawa pulang penghargaan, menunjukkan keberhasilan program ini dalam mencetak hafidz-hafidz muda berkualitas.
Inspirasi untuk Generasi Muda Drs. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Famiya dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS,” tambahnya.
BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya.
Mari bersama-sama wujudkan generasi Qur'ani yang membanggakan melalui zakat, infak, dan sedekah Anda di BAZNAS Kota Yogyakarta.
BERITA23/12/2024 | Amil
Amirul Azzam, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Raih Juara Lomba Hafidz Al Qur'an
Langganan menjadi juara, itulah ungkapan yang tepat bagi Ananda Amirul Azzam, kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi terbaru yang diraihnya adalah juara 3 dalam Musabaqah Hifdzil Qur'an pada rangkaian acara Indonesia Menghafal Al Qur'an. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Penghargaan juara ini diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1446 (21/12/2024).
Amirul Azzam, yang masih berusia 14 tahun dan merupakan siswa kelas 8 SMPN 7 Yogyakarta, terus mencatatkan prestasi gemilang. Sebulan sebelum kemenangan ini, ia juga meraih juara 1 dalam MTQ Sekolah tingkat Kota Yogyakarta dan STQ tingkat Kabupaten Sleman. Sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Amirul telah menghafal 6 juz Al Qur'an. Putra dari Bapak/Ibu Rachmat Saputra, warga Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta, ini juga dikenal sebagai qori dan muadzin yang andal.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang turut hadir dalam penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Amirul Azzam. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz yang dimulai sejak 2023 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al Qur'an sekaligus membentuk generasi yang menjadi teladan di rumah dan sekolah. "Program ini dirancang untuk mencetak generasi penghafal Al Qur'an yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga menjadi inspirasi dalam dakwah di lingkungan mereka," ujarnya.
Hingga kini, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kepada 50 anak dengan nilai Rp500.000 per bulan untuk masing-masing penerima. Beasiswa ini diberikan kepada anak-anak yang lulus seleksi ketat dan wajib tinggal bersama orang tua mereka. Hal ini bertujuan agar penerima beasiswa dapat menjadi penggerak dakwah serta teladan bagi anak-anak lain di komunitasnya.
Drs. H. Syamsul Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. "Berkat dukungan dari para muzaki, program-program seperti beasiswa kader hafidz ini dapat terus berjalan. Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah, dan keluarga para muzaki senantiasa dilimpahi ketenangan dan kebahagiaan," tambahnya.
Partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu kunci keberhasilan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberdayakan umat. Dengan semangat #AmanahProfesionalTransparan, BAZNAS terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para mustahiq dan kebahagiaan para muzaki. Mari bersama membangun masa depan yang lebih baik dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Kesuksesan Wisuda Akbar IMQ 11
Yogyakarta – Sabtu, 21 Desember 2024 atau bertepatan dengan 20 Jumadil Akhir 1446 H, menjadi hari yang penuh keberkahan bagi lebih dari 3.000 penghafal Al-Qur'an dari berbagai wilayah Yogyakarta. Mereka mengikuti puncak acara Wisuda Akbar Indonesia Menghafal Al-Qur'an (IMQ) 11 yang diadakan di Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan suasana penuh khidmat.
Dalam acara ini, Drs. H. Syamsul Azhari, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar semangat mencintai Al-Qur'an terus berkembang di tengah masyarakat. “Semoga kegiatan seperti ini semakin memperkuat Yogyakarta sebagai kota yang mencintai dan memuliakan Al-Qur'an. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program syiar Islam, termasuk pembinaan generasi Qur'ani melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh H. Misbahrudin, S.Ag, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, yang turut mendampingi Ketua BAZNAS dalam memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya program IMQ. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta di acara ini menjadi wujud nyata sinergi dalam memajukan dakwah dan pendidikan berbasis Al-Qur'an.
Syekh Abdurrahman Al-Ausy, imam Masjid Nabawi, menjadi salah satu tokoh utama yang hadir dan memimpin lantunan ayat suci Al-Qur'an. Kehadiran beliau memberikan motivasi luar biasa bagi para peserta, menginspirasi mereka untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Selain itu, acara ini semakin istimewa dengan hadirnya Ustadz Yusuf Mansur, seorang dai kondang yang memberikan ceramah inspiratif tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Puncak acara Wisuda Akbar IMQ 11 tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para penghafal Al-Qur'an, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada pemberdayaan hafizh dan hafizhah, sebagai bentuk investasi keberkahan dunia dan akhirat.
Dalam suasana yang penuh haru, para wisudawan dan keluarga mereka turut merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas pencapaian ini. Mereka adalah bukti nyata bahwa Al-Qur'an dapat menjadi panduan hidup sekaligus sumber keberkahan yang tak ternilai.
Acara ini menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an. BAZNAS Kota Yogyakarta, melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, terus berkomitmen untuk menciptakan program-program yang memberikan dampak positif bagi generasi muda Islam, khususnya dalam mendukung para penghafal Al-Qur'an.
Mari bersama kita wujudkan masyarakat Qur'ani dengan terus berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah. Bersama BAZNAS, kita membangun umat yang lebih baik dan penuh keberkahan.
BERITA21/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Aktif Berperan dalam Evaluasi Penanganan Stunting
Yogyakarta – Rabu, 18 Desember 2024/17 Jumadil Akhir 1446H, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penurunan stunting di Kota Yogyakarta. Kali ini, perwakilan BAZNAS hadir dalam acara evaluasi penanganan stunting tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta.
Acara yang berlangsung pada [tanggal] ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait, salah satunya adalah Sekretaris DP3AP2KB, Bapak Sarmin, S.I.P., M.Si. Beliau menyampaikan paparan terkait evaluasi program-program yang telah dilaksanakan selama tahun ini dan tantangan yang masih dihadapi dalam upaya penurunan stunting.
“Stunting merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan serius pula. Kita semua harus bekerja sama untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan,” ujar Bapak Sarmin dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Kengy Gilang Ramadhan, SIP, selaku perwakilan dari Pelaksana Bidang II. Kengy menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh DP3AP2KB dalam mengkoordinasikan berbagai program pencegahan stunting.
“BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa mendukung program-program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam upaya penurunan stunting. Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama,” ungkap Kengy.
Sinergi Berbagai Pihak
Evaluasi penanganan stunting ini menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Peserta diajak untuk mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi serta mencari solusi bersama. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, masyarakat, dan sektor swasta dalam upaya penurunan stunting.
“Penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” tegas Kengy.
Kontribusi BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjalankan berbagai program untuk mendukung upaya penurunan stunting. Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain [sebutkan program-program yang relevan, misalnya: pemberian bantuan makanan tambahan, penyuluhan gizi, atau pemberdayaan masyarakat].
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seperti evaluasi penanganan stunting ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Harapan ke Depan
Diharapkan, melalui evaluasi ini, berbagai pihak dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam upaya penurunan stunting. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan penerima manfaat.
“Kami berharap, dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai target penurunan stunting di Kota Yogyakarta pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Kengy.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya.
"Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Dinas Sosial Nakertrans Gelar Pengajian Bulanan
Yogyakarta, 19 Desember 2024 – BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Yogyakarta kembali mengadakan pengajian bulanan yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans. Pengajian yang rutin diselenggarakan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan memperdalam pemahaman agama di kalangan ASN.
Pada kesempatan kali ini, Kamis 18 Jumadil Akhir 1446 H atau bertepatan dengan 19 Desember 2024, pengajian diisi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin. Mengangkat tema “Muhasabah”, materi yang disampaikan mengajak para peserta untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki amal perbuatan demi keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
H. Misbahrudin memulai ceramahnya dengan membacakan firman Allah Swt:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini menjadi landasan penting dalam tema muhasabah. H. Misbahrudin menjelaskan bahwa muhasabah adalah proses refleksi terhadap tindakan-tindakan di masa lalu dan saat ini. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah perbuatan kita selama ini telah memberikan dampak positif atau negatif. “Dengan melakukan muhasabah diri, kita dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas amal baik kita di masa depan,” ungkapnya.
Selain itu, pengajian ini juga menjadi ajang bagi para ASN untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah. H. Misbahrudin menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu wujud ketaatan kepada Allah sekaligus sarana untuk membersihkan harta dan jiwa. “Melalui zakat, kita turut membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan mendapatkan keberkahan dalam rezeki kita,” tambahnya.
Pengajian ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu ASN yang hadir menyatakan bahwa pengajian ini menjadi momen untuk memperbaiki diri dan menyegarkan kembali semangat dalam beribadah. “Tema muhasabah sangat relevan untuk mengingatkan kami agar senantiasa memperbaiki diri dan lebih peduli terhadap amal akhirat,” ujarnya.
Dengan adanya pengajian bulanan ini, diharapkan ASN Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan ketaqwaan dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi yang erat antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan instansi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan berkeadilan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
Penguatan Digitalisasi, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Persandian Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 20 Desember 2024 — Dalam upaya memperkuat digitalisasi layanan dan informasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan musyawarah koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 20 Desember 2024, bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1446 H.
Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir dalam pertemuan ini terdiri dari Kepala Pelaksana H. Musbahrudin, S.Ag., Pelaksana Bidang I Muhaimin, S.Si., dan Pelaksana Bidang IV Salsa Rizkika Fateha, S.Hum. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Dinas Kominfo yang siap berdiskusi mengenai pengelolaan data dan strategi peningkatan digitalisasi.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan informasi penting terkait capaian digital mereka. Berdasarkan data dari Dinas Kominfo, jumlah pengunjung website BAZNAS Kota Yogyakarta termasuk yang tertinggi di antara website milik lembaga-lembaga lain di bawah Pemerintah Kota Yogyakarta. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mengakses informasi seputar zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS.
“Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan digital, khususnya dalam menyampaikan program-program zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat,” ujar H. Musbahrudin, S.Ag. Beliau menambahkan bahwa sinergi dengan Dinas Kominfo merupakan langkah strategis untuk mendukung misi BAZNAS dalam memberikan kemudahan akses informasi dan transparansi pengelolaan dana umat.
Sementara itu, Muhaimin, S.Si ., menyampaikan pentingnya optimalisasi platform digital sebagai sarana dakwah dan edukasi. “Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi baru dalam penyampaian informasi zakat, sehingga semakin mempermudah masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi,” ungkapnya.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan inovasi digital dalam pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program BAZNAS, demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Piagam Penghargaan Kepada UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah.
Jum'at 18 Jumadil Akhir 1446 (20/12/2024), BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan piagam penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. Piagam penghargaan diserahkan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs.H.Syamsul Azhari diterima Pimpinan Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY yang juga Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY, Arif Wijayanto, SE, MM. Dua penghargaan sekaligus yang diberikan yakni Arif Wijayanto, SE, MM, sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik dan UPZ Mushola Amanah sebagai pendukung pendistribusian dan Pendayagunaan terbaik. Acara yang di gelar di Yassalam Resto & Katering, Jl. Timoho 56 Yogyakarta, dihadiri Wakil Ketua III, M.Iqbal, SE, Kepala Pelaksana H. Misbahrudin dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bank BPD DIY Syariah.
Arif Wijayanto menuturkan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah menjadikan Mushola Amanah sebagai unit pengelola zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Dengan menjadi UPZ maka seluruh ZIS DSKL yang kami kelola telah memenuhi syarat sesuai ketentuan syar'i dan regulasi. "Bimbingan, arahan dan pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta semakin meyakinkan pegawai Bank BPD DIY untuk menunaikan zakat melalui UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah", pungkasnya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta H. Syamsul Azhari menuturkan, UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah termasuk penyetor zakat paling banyak dibanding UPZ yang lain. Juga merupakan UPZ paling banyak melakukan sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan. Seluruh ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk dari UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah, rutin setiap tahun di audit keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). BAZNAS Kota Yogyakarta 13 tahun berurutan (2011-2023), meraih opini WTP audit keuangan oleh KAP. Juga audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih predikat "Sangat Baik" nilai kepatuhan syariah 86,13 dan transparansi 90. "Merupakan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional", pungkasnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya.
"Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA19/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Tasyakuran Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar acara tasyakuran yang berlangsung khidmat pada Selasa, 17 Desember 2024/15 Jumadil Akhir 1446. Acara ini bertempat di aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati momen bersejarah tersebut.
Acara tasyakuran ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi dengan Kementerian Agama untuk terus mendorong program-program keagamaan dan pemberdayaan umat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan rangkaian peringatan HAB ke-79. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, untuk memperkuat upaya pelayanan keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat. “Hari Amal Bhakti adalah momentum refleksi dan aksi nyata dalam melayani umat. Sinergi kita, termasuk dengan BAZNAS KotaYogyakarta, menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar H. Nadhif.
Dalam acara tersebut, suasana kekeluargaan terasa kental. Para peserta, termasuk jajaran pejabat Kemenag Kota Yogyakarta, para tokoh agama, dan masyarakat umum, bersama-sama memanjatkan doa syukur atas pencapaian Kementerian Agama selama 79 tahun. Acara juga diisi dengan tausiyah yang mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS sebagai instrumen untuk memperkuat solidaritas dan mengatasi berbagai tantangan sosial ekonomi di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar HAB ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melayani umat. “Kami dari BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kemenag, khususnya dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Semoga peringatan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk lebih giat dalam memberdayakan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat program-program sosial kemanusiaan. “Zakat adalah amanah besar. Kami berupaya untuk terus memastikan program yang ada, seperti penguatan iman taqwa, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.
Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi momen syukur, tetapi juga ajang silaturahmi antar berbagai elemen masyarakat. Dengan tema yang diusung dalam HAB ke-79, “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan dan membangun bangsa yang lebih baik.
Melalui kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam agenda ini, peran zakat, infak, dan sedekah kembali ditegaskan sebagai pilar penting dalam mendukung misi keagamaan dan sosial. Semangat sinergi yang ditunjukkan diharapkan terus menginspirasi langkah-langkah konkret dalam melayani dan memberdayakan umat.
=============
*Tunaikan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas BTB dan RSB se-Indonesia
Semarang, 13-15 Desember 2024 / 12-14 Jumadil Akhir 1446 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diselenggarakan pada 13-15 Desember 2024 di Semarang. Delegasi dari BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dan Pelaksana Bidang IV, Gus Munir, S.IP., M.A.
Rakornas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana berbasis zakat dengan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai elemen seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam pidatonya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kebencanaan secara terpadu dan efektif.
“Setiap langkah BAZNAS adalah amanah Allah SWT. Dengan pendekatan transendensi, kita tidak hanya fokus pada aspek duniawi tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas,” ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Selain Kiai Noor, turut hadir dalam Rakornas ini Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Mereka bersama peserta lainnya membahas berbagai strategi untuk memperkuat peran BAZNAS dalam mendukung program penanggulangan bencana yang humanis dan agamis.
Drs. Abdul Samik, mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan peran BAZNAS dalam membantu masyarakat, terutama di wilayah Yogyakarta. “Kami ingin memastikan bahwa program-program penanggulangan bencana di daerah dapat berjalan dengan optimal, sesuai dengan nilai-nilai zakat yang membawa keberkahan,” ujarnya.
Gus Munir, S.IP., M.A., menambahkan bahwa sinergi pentahelix yang diusung BAZNAS RI adalah langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kita bisa menciptakan harmonisasi dalam penanggulangan bencana, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.
Kiai Noor juga mengingatkan seluruh jajaran BAZNAS untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. “Jangan pernah merasa malu mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Apa yang kita lakukan merupakan bagian dari amanah yang Allah SWT perintahkan kepada kita,” tegasnya.
Melalui Rakornas ini, BAZNAS berharap dapat memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan berbasis ZIS, khususnya dalam konteks kebencanaan. Dengan semangat sinergi dan strategi yang terintegrasi, BAZNAS optimistis dapat menjadi model pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Indonesia.
“Harapan kami, kekuatan ini dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun non-bencana, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW,” pungkas Kiai Noor.
Rakornas BTB dan RSB 2024 ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah nyata untuk memperkuat kiprah BAZNAS sebagai lembaga yang melayani dan memberdayakan masyarakat, sekaligus memperkokoh peran zakat dalam mengatasi tantangan kemanusiaan di Indonesia.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/12/2024 | Amil

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat


