WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Ananda Saleh Salihah Siswa SD Negeri di Yogyakarta Ikuti Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta
Ananda Saleh Salihah Siswa SD Negeri di Yogyakarta Ikuti Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 14 Januari 2025/14 Rajab 1446 H — Memasuki pekan kedua setelah libur semester, siswa-siswi dari beberapa SD Negeri di Kota Yogyakarta kembali mengikuti kegiatan bimbingan belajar membaca Al-Qur'an dengan metode Iqra. Program ini merupakan bagian dari Madrasah Al-Qur'an (MDA) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu peserta yang aktif mengikuti kegiatan ini adalah Ananda Saleh Salihah, siswa SD Negeri yang antusias belajar Al-Qur'an di sekolah setempat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa program MDA ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa para peserta didik serta mendukung pembentukan generasi yang saleh dan salihah. “Sebagaimana dijelaskan dalam peraturan perundangan, salah satu tujuan pendidikan adalah meningkatkan iman dan takwa peserta didik. Melalui MDA, kami berupaya mewujudkan tujuan tersebut dengan memberikan pembelajaran Al-Qur'an yang terarah dan berkualitas,” ujar beliau. Program Madrasah Al-Qur'an ini merupakan sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran operasional, Dikpora menyediakan peserta didik dan tempat pelaksanaan, sementara Kemenag menghadirkan ustadz sebagai pengajar. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan untuk siswa jenjang TK Negeri, RA, SD Negeri, MI, dan SMP Negeri di Kota Yogyakarta. H. Syamsul Azhari menambahkan, anak merupakan anugerah Allah yang sangat berharga bagi setiap orang tua. Orang tua pasti berharap memiliki anak yang saleh atau salihah yang tidak hanya membahagiakan di dunia tetapi juga menjadi penyelamat di akhirat. Beliau mengutip sabda Rasulullah saw., “Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakan untuknya.” (HR. Muslim). Para siswa yang mengikuti MDA terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. Ananda Saleh Salihah, salah satu peserta, mengungkapkan rasa senangnya bisa belajar membaca Al-Qur'an bersama teman-teman di bawah bimbingan ustadz yang ramah dan sabar. “Saya ingin bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar supaya bisa mendoakan orang tua saya,” tutur Saleh Salihah dengan penuh semangat. BAZNAS Kota Yogyakarta juga berharap program ini dapat memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam menciptakan generasi Qur'ani yang tangguh. “Dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya untuk bantuan sosial tetapi juga untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan berbasis keagamaan seperti MDA ini,” jelas H. Syamsul Azhari. Dengan adanya program Madrasah Al-Qur'an, diharapkan generasi muda di Kota Yogyakarta tidak hanya mahir dalam bidang akademik tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat. MDA menjadi salah satu wujud nyata kontribusi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menciptakan generasi yang berkarakter Qur'ani, saleh, dan salihah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/01/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Sekretaris Utama BAZNAS RI Lakukan Kunjungan di Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Sekretaris Utama BAZNAS RI Lakukan Kunjungan di Yogyakarta
Yogyakarta, 13 Januari 2025/13 Rajab 1446H – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, H. Subkhan Cholid, Lc, MA, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, SH, M.Hum, didampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf (Penais Zawa), H. Nurhuda, S.Ag, M.Si, serta Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Turut hadir mendampingi, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun penuh makna di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag DIY, berbagai isu terkait pengelolaan zakat di Yogyakarta menjadi topik utama pembahasan. H. Syamsul Azhari mengungkapkan bahwa momen ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di DIY. “Kami membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan zakat agar semakin profesional dan transparan, sesuai harapan masyarakat,” ujarnya. Kepala Bidang Penais Zawa, H. Nurhuda, S.Ag, M.Si, mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ di DIY. Menurutnya, secara kelembagaan, pengelolaan zakat di DIY telah memenuhi standar perundang-undangan yang berlaku. “Tata kelola yang baik ini terbukti dari prestasi BAZNAS Kota Yogyakarta yang berhasil meraih peringkat terbaik tingkat nasional dalam audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI,” tuturnya. Sementara itu, Sestama BAZNAS RI, H. Subkhan Cholid, Lc, MA, menekankan pentingnya peran zakat dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memberdayakan masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS pusat, wilayah, dan daerah dapat terus diperkuat. “Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, kita bisa menghadirkan manfaat besar bagi umat. Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya seperti BAZNAS,” ujarnya. Dr. H. Ahmad Bahiej, SH, M.Hum, selaku Kepala Kanwil Kemenag DIY, mengapresiasi kunjungan silaturahmi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan pengelolaan zakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung BAZNAS dan LAZ dalam menjalankan tugasnya. Sebagai bentuk penutup, H. Syamsul Azhari menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami senantiasa berdoa agar harta yang ditunaikan melalui BAZNAS menjadi berkah dan keluarga muzaki diberikan kebahagiaan serta keberkahan,” pungkasnya. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antar-lembaga untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan zakat di Yogyakarta. Harapannya, dengan tata kelola yang semakin baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung kesejahteraan umat. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/01/2025 | Amil
Optimalisasi Tatakelola, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengelola SiMBA Tahun 2025/1446
Optimalisasi Tatakelola, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengelola SiMBA Tahun 2025/1446
Yogyakarta, 13 Januari 2025/13 Rajab 1446 – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengukuhkan tim pengelola Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) Tahun 2025 di ruang sekretariat bersama, lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi tatakelola zakat yang akuntabel, transparan, dan terintegrasi sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dalam sambutannya, H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa penggunaan aplikasi SiMBA yang diwajibkan oleh BAZNAS RI bertujuan mendukung transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). “Pengelolaan zakat harus berlandaskan prinsip akuntabilitas dan integrasi agar amanah umat dapat dikelola dengan baik. SiMBA hadir sebagai solusi teknologi yang mempermudah pencatatan dan pelaporan,” ungkapnya. Tim pengelola yang dikukuhkan terdiri dari Penanggung Jawab Ketua Pelaksana, Supervisor Noorlia Dharmawati, SE, serta empat penginput data dari masing-masing bidang, yaitu Cahyo Hatmoko (Bidang 1), Nurul Istiqomah, SE (Bidang 2), Muhammad Fuad, SE (Bidang 3), dan Gus Munir, SIP, MA (Bidang 4). Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta berpesan agar tim bekerja sesuai ketentuan perundangan dan kebijakan yang telah ditetapkan. “Dengan dua prinsip tersebut, amil BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan mampu mewujudkan visi organisasi, yaitu menjadi pengelola zakat terbaik dan terpercaya,” tambahnya. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan prima dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Kehadiran SiMBA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk dalam pencatatan donasi dan penyaluran dana secara transparan. Aplikasi ini juga mempermudah masyarakat dalam memantau laporan pengelolaan dana, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat atau infak melalui BAZNAS. Pada kesempatan yang sama, H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mendukung program-program BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami ucapkan terima kasih kepada para muzaki dan munfiq yang telah menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang dikeluarkan membawa keberkahan dan keluarga menjadi sakinah, mawaddah, wa rahmah. Aamiin,” tuturnya. Dengan pengukuhan ini, diharapkan tim pengelola SiMBA mampu menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menjadi lembaga yang unggul dalam mengelola ZIS-DSKL, menjadikan zakat sebagai solusi pemberdayaan ekonomi umat, dan memastikan distribusi yang tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat. Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya. Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya. Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan. Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat. Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya. Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya. Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan. Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat. Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya. Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya. Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan. Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA13/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Akan Segera Menghadirkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Walijan dan Ibu Sariyem
BAZNAS Kota Yogyakarta Akan Segera Menghadirkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Walijan dan Ibu Sariyem
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Rumah Layak Huni. Dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Pemerintah Kota Yogyakarta yang digelar di Pendopo Kemantren Wirobrajan, Kamis (9/1/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta bersama berbagai pihak merencanakan renovasi rumah bagi dua warga Wirobrajan, yakni Bapak Walijan dari Kleben, Pakuncen, dan Ibu Sariyem dari Singosaren Kidul, Wirobrajan. Musyawarah tersebut dipimpin oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Sarwanto, S.I.P., M.M., dan dihadiri oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Lurah, serta Ketua LPMK dari Kelurahan Pakuncen dan Wirobrajan. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program ini memberikan bantuan renovasi masing-masing senilai Rp20.000.000 untuk rumah Bapak Walijan dan Ibu Sariyem. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang, dengan pengerjaan renovasi dikelola oleh LPMK masing-masing kelurahan. "Dana tidak langsung diberikan kepada penerima manfaat, melainkan melalui LPMK agar pelaksanaan renovasi lebih terorganisasi dan optimal. Kami juga berharap LPMK dapat melibatkan pihak lain dalam pengerjaan ini sebagai bentuk implementasi slogan 'Segoro Amarto',” ungkap Misbahrudin. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa lembaganya terus memprioritaskan kebutuhan dasar mustahiq (penerima zakat) seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014. "BAZNAS Kota Yogyakarta pada tahun 2024 telah mengalokasikan Rp478.500.000 untuk renovasi 47 unit rumah. Untuk tahun 2025, anggaran sejumlah Rp250.000.000 telah disiapkan untuk memperbaiki 50 unit rumah," terang Syamsul Azhari. Dengan data dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang menyebutkan masih adanya lebih dari seribu rumah tidak layak huni, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadi pelopor dalam menanggulangi permasalahan ini. Program Rumah Layak Huni diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih nyaman dan sehat bagi penerima manfaat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ucap Syamsul Azhari. Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS, program-program kesejahteraan terus diwujudkan, memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA10/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi CSR RTLH Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi CSR RTLH Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) terkait sinkronisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, S.I.P, M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perusahaan yang bergerak di wilayah Kota Yogyakarta. Musyawarah berlangsung di Ruang Rapat Sadewa Balaikota Yogyakarta, Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, memaparkan capaian program Rumah Layak Huni (RLH) pada tahun 2024. BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil memberikan stimulan bantuan dana sebesar Rp316.788.500 untuk 42 unit rumah. Selain itu, dukungan tambahan juga diterima dari BAZNAS RI sebesar Rp100.000.000 untuk 4 unit rumah dan BAZNAS DIY sebesar Rp25.000.000 untuk 1 unit rumah. "Tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250.000.000 untuk mendukung perbaikan 50 unit rumah," jelas Misbahrudin, menegaskan komitmen lembaga dalam mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni di wilayah Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural menjalankan amanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Peraturan tersebut mengarahkan penyaluran zakat kepada mustahik dengan prioritas pada kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan. "Mendasar pada ketentuan ini, setiap tahun BAZNAS Kota Yogyakarta mengalokasikan dana zakat untuk program perbaikan rumah tidak layak huni. Berdasarkan data Pemerintah Kota Yogyakarta, saat ini masih terdapat lebih dari seribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni," papar Syamsul Azhari. Musykoord ini juga menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga zakat dalam mengatasi persoalan sosial, termasuk masalah RTLH yang masih menjadi perhatian utama. BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ujar Syamsul, menutup penyampaiannya. Dengan sinergi yang terus diperkuat, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat mewujudkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA10/01/2025 | Amil
Musyawarah Kerja BAZNAS Kota Yogyakarta 2025: Evaluasi dan Rencana Strategis Tahun 2025
Musyawarah Kerja BAZNAS Kota Yogyakarta 2025: Evaluasi dan Rencana Strategis Tahun 2025
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H, bertempat di Hotel @HOM Premiere Horison. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk para pimpinan dan anggota Satuan Audit Internal (SAI). Kegiatan Musker ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2024 serta menyusun rencana strategis dan sasaran mutu untuk tahun 2025. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya Musker sebagai wadah untuk merefleksikan kinerja lembaga dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Musyawarah kerja ini menjadi momentum untuk menilai apa yang sudah kita capai selama tahun 2024 dan merancang strategi yang lebih baik ke depan. Pengelolaan ZIS yang amanah dan transparan adalah prioritas utama kami," ujar Syamsul Azhari. Dalam sesi pembukaan, Dwi Lestari, SE., MM., selaku perwakilan dari Satuan Audit Internal (SAI), juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta selama tahun 2024. Ia menyoroti pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan. "Transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS. Dengan audit yang baik dan evaluasi yang menyeluruh, kita bisa memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat dan memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat," ujar Dwi Lestari. Ia juga menambahkan bahwa SAI siap mendukung setiap upaya pengelolaan yang lebih baik di tahun 2025 melalui penerapan standar audit yang lebih ketat dan berkelanjutan. Evaluasi Kinerja 2024 Dalam sesi evaluasi, masing-masing bidang mempresentasikan capaian mereka sepanjang tahun 2024. Program-program unggulan seperti pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), penyaluran bantuan pendidikan bagi anak yatim, dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat mendapat perhatian khusus. Sekretaris BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Misbahrudin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah di tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan. "Namun, kami juga menyadari ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam memperluas jangkauan penerima manfaat," jelasnya. Para peserta juga menyoroti tantangan yang dihadapi, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS serta memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga terkait. Rencana dan Sasaran Mutu 2025 Memasuki tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan sasaran mutu baru dengan fokus pada digitalisasi layanan zakat dan optimalisasi program pemberdayaan berbasis komunitas. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penghimpunan ZIS dan memastikan penyaluran yang lebih tepat sasaran. Salah satu inovasi yang direncanakan adalah pengembangan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan pembayaran zakat dan memantau distribusinya secara transparan. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat akan diperluas, dengan target menciptakan kemandirian ekonomi bagi mustahik di Kota Yogyakarta. "Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang bagi pemberdayaan umat," tegas Syamsul Azhari. Komitmen Kebersamaan Musyawarah kerja ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi di antara pengurus. Para peserta sepakat bahwa keberhasilan program-program BAZNAS sangat bergantung pada sinergi dan komitmen semua pihak yang terlibat. Acara diakhiri dengan penandatanganan dokumen rencana kerja oleh seluruh pimpinan dan pengurus, sebagai simbol komitmen untuk mewujudkan visi dan misi BAZNAS Kota Yogyakarta di tahun 2025. Dengan langkah strategis yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA10/01/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Hasil Seleksi Hafalan Al-Qur’an Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Hasil Seleksi Hafalan Al-Qur’an Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Masyaallah, subhanallah tingkat hafalan calon penerima beasiswa kader hafidz angkatan ke-3 tahun 2025/1446 sangat istimewa dan luar biasa. Ada 2 anak dari 60 anak peserta seleksi yang telah memiliki hafalan 30 juz Al Qur'an, meskipun masih usia SD dan SMP. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Ustadz Maulana Kurnia Putra saat menyerahkan hasil seleksi hafalan Al-Qur’an calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Selasa 7 Rajab 1446/7 Januari 2025 bertempat di ruang Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal yang sama disampaikan Koordinator Tim Penguji, Ustadzah Uswatun Ainiyah yang memiliki catatan hasil seleksi seluruh peserta calon penerima beasiswa kader hafidz. Dari 60 peserta seleksi, hanya 1 anak yang nilainya dibawah standar. Selebihnya hafalan nya sangat luar biasa termasuk bacaan dan tajwidnya. "Karena tingkat hafalan dan penguasaan tajwid sangat bagus, secara pribadi saya mengusulkan agar seluruh peserta diikutsertakan dalam program kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta", pintanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi penggerak dakwah Islam di lingkungannya. Program ini dimulai tahun 2023 diikuti 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 meningkat menjadi 75 anak. Pendaftar calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025 mencapai 102 pendaftar dan yang lolos seleksi administrasi sebanyak 61 anak. Dari 61 anak tersebut akan diambil 25 anak untuk ditetapkan sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya. Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS Kota Yogyakarta setiap bulan akan melakukan evaluasi melalui tasmik Al-Qur’an yang disimak ustadz ustadzah dari PPPA Daarul Qur'an. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
Penyerahan Hasil Audit KAP Dian Utami oleh BAZNAS Kota Yogyakarta
Penyerahan Hasil Audit KAP Dian Utami oleh BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Selasa, 7 Januari 2025/7 Rajab 1446H, diadakan acara penyerahan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama auditor dari KAP Dian Utami, Bapak Hasnan Amin, serta jajaran pimpinan BAZNAS lainnya. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pentingnya audit KAP Dian Utami dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. “Sebagai lembaga yang mengemban amanah besar dari masyarakat, BAZNAS harus memastikan setiap dana yang diterima dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Hasil audit ini menjadi bukti nyata bahwa kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk umat,” ungkapnya. Hasil audit yang diserahkan oleh KAP Dian Utami menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta telah memenuhi standar akuntansi yang berlaku. Bapak Hasnan Amin, selaku auditor dari KAP Dian Utami, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim BAZNAS dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan ketentuan. “Kami melihat bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga integritas dalam pengelolaannya. Ini adalah langkah positif yang harus terus dipertahankan,” jelasnya. Lebih lanjut, Bapak Hasnan Amin menjelaskan beberapa rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dana di masa mendatang. Salah satunya adalah penguatan sistem teknologi informasi untuk mempermudah pelaporan dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana. Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami berterima kasih kepada para muzakki atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan atas harta yang telah ditunaikan dan melipatgandakan pahala kebaikan,” ujarnya. Acara ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan hasil audit oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bapak Hasnan Amin. Dengan hasil audit yang memuaskan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dana ZIS. Penyerahan hasil audit KAP Dian Utami ini menjadi tonggak penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempertahankan kepercayaan publik dan mewujudkan visi sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah. Semoga sinergi antara BAZNAS dan masyarakat terus terjaga demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan bersama. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta di Beberapa TK di Kota Yogyakarta
Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta di Beberapa TK di Kota Yogyakarta
Alhamdulillah, setelah libur semester, siswa-siswi di beberapa TK di Kota Yogyakarta kembali aktif mengikuti pembelajaran di sekolah. Salah satu program unggulan yang telah dimulai adalah Madrasah Al Qur'an (MDA) dengan metode Iqra yang digelar dua kali dalam sepekan. Pada Senin, 6 Januari 2025 atau bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, para siswa di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta mengikuti bimbingan membaca Al Qur'an dengan penuh khusyuk dan khidmat di sekolah masing-masing. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa program MDA ini merupakan inisiatif yang dirancang untuk mendukung pendidikan karakter islami. MDA diselenggarakan tidak hanya di TK Negeri se-Kota Yogyakarta, tetapi juga di RA, SD, MI, dan SMP. "Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah dan orang tua dalam mewujudkan peserta didik yang cerdas, beriman, bertakwa, serta menjadi anak yang sholeh dan sholehah," ungkapnya. MDA adalah hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Dalam kerja sama ini, BAZNAS berperan menyiapkan pendanaan, Dikpora menyediakan tempat dan santri, sementara Kemenag bertanggung jawab atas penyiapan ustadz yang mengajar. Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menekankan pentingnya pendidikan Al Qur'an sejak dini. "Anak adalah anugerah Allah yang sangat berharga bagi orang tua. Setiap orang tua tentu berharap memiliki anak yang sholeh/sholehah, yang tidak hanya membahagiakan di dunia, tetapi juga menjadi investasi akhirat," ujarnya. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakan untuknya (HR. Muslim). Program MDA ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencetak generasi qur'ani yang memiliki kecerdasan spiritual dan karakter mulia. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengapresiasi masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga yang membayarkan zakat/infaq dikaruniai keberkahan hidup," tutur H. Syamsul Azhari. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mengembangkan program-program yang bermanfaat. Dengan adanya MDA di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta, diharapkan semakin banyak anak yang dapat membaca Al Qur'an dengan lancar serta memahami nilai-nilai mulia yang terkandung di dalamnya. Semoga sinergi antara BAZNAS, Dikpora, dan Kemenag ini dapat terus berjalan dengan baik, membawa manfaat yang luas bagi umat, serta menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA08/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Program MDA Tahun 2024 dan Sosialisasi MDA Tahun 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Program MDA Tahun 2024 dan Sosialisasi MDA Tahun 2025
Yogyakarta — Musyawarah Koordinasi (Musykoord) digelar secara daring, Senin, 6 Januari 2025/6 Rajab 1446, diikuti pejabat terkait Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, guru agama Islam dan ustadz/ustadzah. Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pengarahan menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Program MDA selama tahun 2024. “Program MDA adalah salah satu upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung pendidikan karakter peserta didik melalui baca tulis Al-Qur’an bagi siswa sekolah dan madrasah di Kota Yogyakarta. "Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri pada acara tersebut memaparkan, capaian Program MDA tahun 2024 secara umum cukup baik. Capaian penguasan belajar iqra', rata-rata dalam 1 semester anak mampu merampungkan 2 sampai 3 jilid iqra. Kami sangat optimis dalam 1 tahun ajaran, anak-anak sudah mampu membaca Al-Qur'an. Beliau juga menjelaskan rancangan program untuk tahun 2025 dengan fokus pada penguatan kualitas baca tulis Al-Qur’an dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas ustadz/dzah. “Tahun 2025, kami akan meningkatkan pelatihan bagi ustadz dan ustadzah serta memperluas jangkauan program agar lebih banyak anak-anak yang mendapatkan pendidikan Al-Qur’an secara berkualitas. Semua ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak, tidak terkecuali orang tua yang turut menentukan keberhasilan program MDA. Saat ini MDA baru ada di TK Negeri, RA, SD Negeri, MI dan SMP Negeri. Jenjang SD Negeri baru terselenggara di 47 dari 89 SD Negeri se-Kota Yogyakarta. Dalam forum diskusi, peserta memberikan berbagai masukan untuk peningkatan keberhasilan program. Salah satu isu yang diangkat adalah perlunya penguatan kapasitas dan kapabilitas ustadz ustadzah. Target yang akan dicapai program MDA di setiap jenjang sekurangnya, jenjang TK/RA sudah mengenal huruf hijaiyah, SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, SMP sudah tahfidz dan SMA/SMK sudah meningkat ke pemahaman. Dengan target ini harapan nya ihtiar membumikan Al Qur'an akan tercapai. Kolaborasi antar lembaga menjadi fokus lain dalam pembahasan. Peserta sepakat bahwa sinergi antara BAZNAS KotaYogyakarta, Dikpora, dan Kemenag sangat penting untuk memastikan program berjalan lancar. Dukungan berupa fasilitas, pendanaan, dan pelatihan bersama dianggap dapat meningkatkan efektivitas program di masa depan. Musykor ini juga menjadi ajang untuk menyusun rekomendasi yang akan menjadi panduan pelaksanaan Program MDA tahun 2025. Beberapa rekomendasi utama yang dihasilkan mencakup peningkatan pelatihan berbasis kompetensi bagi para pengajar, pengadaan materi belajar yang lebih variatif, serta penyelenggaraan evaluasi berkala untuk mengukur dampak program. Dengan semangat kolaborasi, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis Program MDA tahun 2025 akan memberikan dampak positif yang lebih besar. “Kami berharap semua pihak terus mendukung program ini, sehingga pendidikan Al-Qur’an di Kota Yogyakarta dapat semakin maju dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup H. Misbahrudin. Dalam forum tersebut Abdul Samik atas nama BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, utamanya muzaki/munfiq yang telah mengamanahkan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga jiwa menjadi suci, harta bersih dan berkah, diri dan keluarga menjadi sakinah. Juga kepada mustahiq semoga menjadi bahagia dan sejahtera atas manfaat zakat yang diterima. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA07/01/2025 | Amil
Kunjungan Kerja DPRD Kota Yogyakarta ke Loket BAZNAS Kota Yogyakarta
Kunjungan Kerja DPRD Kota Yogyakarta ke Loket BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta — Pada Senin, 6 Januari 2025 bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, tim dari DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke seluruh loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta. Salah satu loket yang mendapat perhatian khusus adalah Loket BAZNAS Kota Yogyakarta, di mana kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan program-program unggulan BAZNAS kepada para anggota dewan. Dalam kunjungan tersebut, Gus Munir, S.IP., M.A., yang mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai program yang dijalankan oleh lembaga ini. Ia menyoroti lima program utama yang menjadi tulang punggung pelayanan BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Jogja Peduli, Jogja Cerdas, Jogja Taqwa, Jogja Sejahtera, dan Jogja Sehat. Jogja Peduli menjadi program pertama yang dijelaskan oleh Gus Munir. Program ini berfokus pada pemberian bantuan darurat bagi masyarakat yang terkena musibah, seperti bencana alam maupun situasi mendesak lainnya. Dengan dukungan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat sasaran. Selanjutnya, ia menjelaskan Jogja Cerdas, program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Yogyakarta. Program ini mencakup pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas belajar, hingga pendampingan bagi siswa kurang mampu. “Kami percaya pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan umat,” ungkap Gus Munir di hadapan anggota DPRD yang hadir. Program berikutnya adalah Jogja Taqwa, yang berorientasi pada pembinaan spiritual masyarakat. BAZNAS melalui program ini mengadakan kegiatan keagamaan seperti kajian rutin, pembagian Al-Qur’an, dan pelatihan dai yang bertujuan meningkatkan kualitas keimanan masyarakat Kota Yogyakarta. Selain itu, Gus Munir juga memaparkan Jogja Sejahtera, program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prasejahtera. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah, program ini mendukung pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, dan pendampingan bagi penerima manfaat. “Melalui program ini, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya. Terakhir, ia menjelaskan Jogja Sehat, sebuah program yang dirancang untuk memastikan kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. Layanan seperti bantuan pengobatan, penyediaan alat kesehatan, hingga pendampingan pasien menjadi fokus utama dari program ini. Anggota DPRD Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pemaparan yang diberikan. Mereka menilai bahwa program-program BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya relevan, tetapi juga sangat berdampak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ketua rombongan, menyatakan bahwa kerja sama antara DPRD dan BAZNAS harus terus diperkuat demi meningkatkan efektivitas program. “Kami sangat mengapresiasi upaya BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional. Program-program ini mencerminkan keberpihakan pada masyarakat kecil dan sejalan dengan visi pembangunan Kota Yogyakarta,” ujarnya. Kunjungan kerja ini tidak hanya mempererat hubungan antara DPRD Kota Yogyakarta dan BAZNAS, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan sinergi dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Kota Yogyakarta. Dengan lima program unggulan yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga yang amanah dan inovatif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Melalui loket pelayanan di MPP, BAZNAS berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan memperluas jangkauan penerima manfaat. Dengan kunjungan ini, diharapkan program-program BAZNAS dapat terus didukung oleh berbagai pihak, termasuk DPRD, untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih sejahtera dan berkeadilan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA06/01/2025 | Amil
Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun) Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz, Sudah Hafal Al Qur'an 30 Juz
Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun) Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz, Sudah Hafal Al Qur'an 30 Juz
Masyaallah subhanallah, Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun), kelahiran Yogyakarta 16 Mei 2015, peserta seleksi hafalan Al Qur'an, calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2025/1446, telah memiliki hafalan Al Qur’an 30 juz. Qonita Karima Asy Syahidah, siswi kelas 4 SD Qurrota A'yun adalah putri Bapak Nur Muhammad Huda Ridwan, karyawan kontrak, dan Ibu Anindya Juliani, guru honorer, warga Sendangtirto, Berbah, Sleman. Koordinator tim penguji PPPA Daarul Qur'an, Uswatun Aeniyah, mengatakan baru kali ini, selama menjadi penguji hafalan Al Qur'an, mendapatkan anak yang sangat istimewa, sangat spesial. "Sangat bagus bacaannya, sangat bagus tahsinnya", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan, sebagai ihtiar membumikan Al Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta mulai tahun 2023 meluncurkan program "Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an. Program ini dikhususkan bagi anak-anak usia TK/RA s.d. SMA/SMK/MA, tinggal bersama keluarga di rumah, selain sebagai penghafal Al Qur'an sekaligus diharapkan menjadi teladan penggerak dakwah Islam bagi anak seusianya di rumah dan sekolah/madrasah. Tahun 2023 peserta sejumlah 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 sebanyak 75 anak. Masing-masing dari mereka mendapatkan beasiswa Rp.500.000 setiap bulan, digunakan untuk pembiayaan peningkatan iman dan taqwa, termasuk hafalan Al Qur'an, dan pendidikan di sekolah/madrasah. Alhamdulillah anak-anak yang sangat luar biasa, penghafal Al Qur'an cukup banyak, terbukti calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025/1446 jumlah pendaftar mencapai 102 anak. BAZNAS Kota Yogyakarta adalah lembaga pemerintah non struktural, dibentuk berdasarkan UU Nomor 23/2011 dengan tugas pokok mengelola zakat. Alhamdulillah dari tahun ketahun kwalitas dan kuantitas pengelolaan zakat sangat baik. Audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih prestasi terbaik tingkat nasional, audit keuangan oleh KAP meraih opini WTP selama 14 tahun berurutan (2011-2023) dan satu-satunya amil (pengelola zakat) yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015. Dalam hal pentasyarufan/pendistribusian menitikberatkan pada aspek penguatan iman taqwa, baik secara langsung seperti beasiswa kader hafidz, maupun pemberdayaan ekonomi dengan menjadikan masjid/mushola/majelis taklim sebagai mitra utama. Disampaikan ucapan terima kasih atas penunaian zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah. Zakat yang ditunaikan kami tasharufkan/distribusikan untuk penguatan iman taqwa, salah satunya beasiswa bagi penghafal Al Qur'an, agar para muzaki meraih kemanfaatan dan kemuliaan dari mustahiq (penerima zakat). ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA05/01/2025 | Amil
61 Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Seleksi Hafalan Al-Qur’an
61 Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Seleksi Hafalan Al-Qur’an
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program unggulannya, yaitu Beasiswa Kader Hafidz, yang bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an. Sebanyak 61 calon penerima beasiswa tahun 2025 mengikuti seleksi hafalan Al-Qur’an pada Sabtu, 4 Rajab 1446 H (4 Januari 2025), di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Seleksi ini melibatkan tim penguji dari PPPA Daarul Qur’an. Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutan pembukaan acara, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi yang luar biasa. Tahun ini, dari total 102 pendaftar, sebanyak 61 anak berhasil lolos seleksi administrasi. “Allah telah memilih para penghafal Al-Qur’an untuk menjaga keautentikan dan kemurnian kitab-Nya. Ini adalah amanah yang agung, karena melalui mereka, Allah menjaga Al-Qur’an hingga akhir zaman,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa dari 61 peserta, akan dipilih 25 anak terbaik untuk menerima beasiswa kader hafidz tahun ini. Penilaian didasarkan pada hasil seleksi hafalan dan kondisi ekonomi keluarga. Program ini terus berkembang sejak diluncurkan pada 2023 dengan jumlah penerima awal sebanyak 35 anak, yang meningkat menjadi 50 anak pada 2024, dan bertambah lagi menjadi 75 anak pada 2025. Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS akan melakukan evaluasi melalui munaqosah setiap akhir semester dan akhir tahun. H. Misbahrudin juga menyampaikan apresiasinya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Zakat yang Anda tunaikan menjadi sarana penguatan iman dan takwa melalui beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an. Kami berdoa agar harta Anda semakin berkah dan keluarga menjadi sakinah. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya,” pungkasnya. Program ini adalah wujud nyata amanah dan profesionalitas BAZNAS dalam mengelola zakat. Melalui program seperti Beasiswa Kader Hafidz, BAZNAS tidak hanya membantu mustahiq tetapi juga memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi muzaki. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA04/01/2025 | Amil
Menguatkan Peran UPZ: BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ Kemantren se-Kota Yogyakarta
Menguatkan Peran UPZ: BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ Kemantren se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Evaluasi dan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kewilayahan, Jumat, 03 Januari 2025/3 Rajab 1446 H, bertempat di Ingkung Grobog, Jl. Tut Harsono Yogyakarta. Musykoord dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Gara Zawa Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala KUA dan Ketua Unit Pengumpul Zakat se-Kota Yogyakarta. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pembukaan mengatakan, dalam menjalankan tugas BAZNAS Kota Yogyakarta mengemban fungsi pengendalian, salah satunya dengan melakukan evaluasi atas program yang sudah berjalan. Selain itu musykoord juga bertujuan melakukan koordinasi untuk membangun sinergi. Diharapkan dengan musykoord seperti ini program kegiatan tahun 2025 akan lebih baik lagi. Evaluasi menjadi sangat penting untuk memastikan pengelolaan ZIS DSKL berjalan efektif dan transparan. “Musykoord ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergi program di seluruh wilayah. "Kami ingin memastikan bahwa dana ZIS DSKL yang terkumpul dapat dikelola dengan akuntabel dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik,” ujarnya. Acara ini juga menjadi ajang diskusi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ. Diskusi difokuskan pada tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kendala pengumpulan zakat dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban berzakat. Selain itu, dibahas pula strategi baru untuk meningkatkan peran UPZ sebagai ujung tombak pengelolaan ZIS DSKL di masing-masing wilayah. Arahan dari Kementerian Agama dan Kepala KUA Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, M.Si dalam sambutan pengarahan menuturkan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengadakan Musykoord ini. “Kolaborasi antara BAZNAS, KUA, dan UPZ sangat penting untuk menciptakan pengelolaan zakat yang lebih sistematis. Kami siap mendukung upaya penguatan kelembagaan ini,” ungkapnya. "Apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2024 dan semoga tahun-tahun kedepan akan lebih meningkat lagi", pintanya. Kepala KUA se-Kota Yogyakarta juga memberikan masukan terkait berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah tingginya angka perceraian yang rata-rata disebabkan oleh persoalan ekonomi. “Dalam setahun, ada hampir 800 pasangan yang bercerai dari 2.000-an pasangan yang menikah. Ini menjadi PR besar bagi kita semua,” ujarnya. Menurutnya, upaya preventif harus dimulai dari pintu Kementerian Agama yang memiliki data lengkap, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta. Lebih lanjut, Kepala KUA menyampaikan apresiasi atas program-program yang telah berjalan, seperti TPA dan Madrasah Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh BAZNAS. “Program Madrasah Al-Qur'an ini sangat bagus karena harapannya anak-anak yang lulus SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kota Yogyakarta mendapatkan amanah sebagai tuan rumah STQ, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi program keagamaan. Penguatan dan Harapan ke Depan Bidang I (Bidang Fundraising/Penghimpunan), Muhaimin, S.Si., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM di lingkungan UPZ. “UPZ memegang peran kunci dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan agar UPZ mampu menjalankan tugasnya secara optimal,” jelasnya. Sementara itu, Nurul Istiqomah, S.E., dari Bidang II (Bidang Pentasharufan), mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum ini sebagai pijakan dalam memperkuat kolaborasi. “Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya,” imbuhnya. Musykoord ditutup dengan doa bersama pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk meningkatkan kinerja UPZ di Kota Yogyakarta, sehingga dana ZIS yang dikelola dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta: Zakat untuk Umat, Bersama Membangun Keberkahan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA04/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Perbaikan Rumah Ibu Dewi Indriyani Yang Tertimpa Musibah
BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Perbaikan Rumah Ibu Dewi Indriyani Yang Tertimpa Musibah
Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada hari Selasa 29 Jumadil 1446 (31/12/2024), telah dilaksanakan pentasyarufan/pendistribusian bantuan perbaikan atap rumah roboh milik Ibu Dewi Indriyani, warga JL Suryonegaran No.4, Bumijo, Yogyakarta. Musibah yang dialami Ibu Dewi Indriyani menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Bantuan sejumlah Rp 2.500.000 diserahkan langsung oleh Dwi Yono, Pelaksana Bagian Kesejahteraan Setda Kota Yogyakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan mempercepat proses perbaikan rumah. Kepedulian sosial melalui pentasyarufan Dalam sambutannya, Dwi Yono menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga bu Dewi. “Musibah seperti ini tentu menjadi cobaan berat bagi keluarga yang mengalaminya. Namun, melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta, kami berharap bantuan ini dapat menjadi solusi untuk memperbaiki rumah yang rusak,” ungkapnya. Pemberian bantuan ini juga mencerminkan upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam aksi-aksi sosial di tengah masyarakat. Pentasyarufan ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari amanah para muzakki yang mempercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapan untuk Masa Depan Bu Dewi Indriyani, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta atas bantuan ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat ganda. Bantuan ini akan segera kami gunakan untuk memperbaiki atap rumah agar keluarga kami bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya. Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka yang tengah mengalami kesulitan. Sinergi yang Berkelanjutan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menciptakan lingkungan yang saling mendukung. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang ada. Dengan bersedekah dan menunaikan zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara kita yang membutuhkan,” ujar beliau. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan atas bantuan yang diberikan dan kekuatan bagi keluarga Ibu Dewi untuk bangkit dari musibah. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari kebahagiaan dan kenyamanan yang lebih besar bagi keluarga yang bersangkutan. Demikian laporan kegiatan hari ini. Semoga menjadi berkah untuk kita semua. Aamiin. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ?
BERITA02/01/2025 | Amil
HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA CALON PENERIMA BEASISWA KADER HAFIDZ BAZNAS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 1446/2025
HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA CALON PENERIMA BEASISWA KADER HAFIDZ BAZNAS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 1446/2025
Assalamualaikum wr.wb Kami sampaikan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446/2025. Total pendaftar yaitu 102 pendaftar, dan telah dilakukan proses seleksi sehingga yang memenuhi persyaratan adalah 61 pendaftar. Hasil seleksi dapat diakses melalui tautan berikut : Kami ucapkan selamat kepada yang telah lolos tahap selanjutnya, dan mohon menunggu info terkait proses seleksi hafalan. Terimakasih, Wassalamu'alaikum wr.wb ?
BERITA02/01/2025 | Amil
Syifa Syauqia Althafunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Syifa Syauqia Althafunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), kategori 2 juz, juz 29 & 30, diraih pada gelaran Festival Al Qur'an 2024 yang diselenggarakan oleh Rumah Qur'an Fatimah Az-Zahra (RUQUFA), Ahad 27 Jumadil Akhir 1446 (29/12/2024) bertempat di Aula Mustanir, Wirosaban, Yogyakarta. Syifa Syauqia Althafunnisa (10 tahun) siswi kelas 4 SDIT Al Khairat, saat ini sudah memiliki hafalan Al Qur'an 3 juz. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, Syifa Syauqia Althafunnisa merupakan salah satu dari 50 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Beasiswa kader hafidz bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. Dimulai tahun 2023 sebanyak 35 anak, 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 direncanakan untuk 75 anak. Salah satu syarat penerima beasiswa kader hafidz yakni mereka tinggal bersama keluarga di rumah, saat mendaftar usia TK/RA s.d. SMP/MTs dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp.500.000/anak/bulan. Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah. Kita doakan ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, dimudahkan dalam menghafal Al Qu'an dan menjadi teladan bagi anak lainnya. Aamiin Terima kasih telah menunaikan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, semoga harta berkah, anak salih/salehah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA02/01/2025 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat