Berita Terbaru
Ananda Saleh Salihah Siswa SD Negeri di Yogyakarta Ikuti Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 14 Januari 2025/14 Rajab 1446 H — Memasuki pekan kedua setelah libur semester, siswa-siswi dari beberapa SD Negeri di Kota Yogyakarta kembali mengikuti kegiatan bimbingan belajar membaca Al-Qur'an dengan metode Iqra. Program ini merupakan bagian dari Madrasah Al-Qur'an (MDA) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu peserta yang aktif mengikuti kegiatan ini adalah Ananda Saleh Salihah, siswa SD Negeri yang antusias belajar Al-Qur'an di sekolah setempat.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa program MDA ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa para peserta didik serta mendukung pembentukan generasi yang saleh dan salihah. “Sebagaimana dijelaskan dalam peraturan perundangan, salah satu tujuan pendidikan adalah meningkatkan iman dan takwa peserta didik. Melalui MDA, kami berupaya mewujudkan tujuan tersebut dengan memberikan pembelajaran Al-Qur'an yang terarah dan berkualitas,” ujar beliau.
Program Madrasah Al-Qur'an ini merupakan sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran operasional, Dikpora menyediakan peserta didik dan tempat pelaksanaan, sementara Kemenag menghadirkan ustadz sebagai pengajar. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan untuk siswa jenjang TK Negeri, RA, SD Negeri, MI, dan SMP Negeri di Kota Yogyakarta.
H. Syamsul Azhari menambahkan, anak merupakan anugerah Allah yang sangat berharga bagi setiap orang tua. Orang tua pasti berharap memiliki anak yang saleh atau salihah yang tidak hanya membahagiakan di dunia tetapi juga menjadi penyelamat di akhirat. Beliau mengutip sabda Rasulullah saw., “Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakan untuknya.” (HR. Muslim).
Para siswa yang mengikuti MDA terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. Ananda Saleh Salihah, salah satu peserta, mengungkapkan rasa senangnya bisa belajar membaca Al-Qur'an bersama teman-teman di bawah bimbingan ustadz yang ramah dan sabar. “Saya ingin bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar supaya bisa mendoakan orang tua saya,” tutur Saleh Salihah dengan penuh semangat.
BAZNAS Kota Yogyakarta juga berharap program ini dapat memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam menciptakan generasi Qur'ani yang tangguh. “Dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya untuk bantuan sosial tetapi juga untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan berbasis keagamaan seperti MDA ini,” jelas H. Syamsul Azhari.
Dengan adanya program Madrasah Al-Qur'an, diharapkan generasi muda di Kota Yogyakarta tidak hanya mahir dalam bidang akademik tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat. MDA menjadi salah satu wujud nyata kontribusi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menciptakan generasi yang berkarakter Qur'ani, saleh, dan salihah.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/01/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Sekretaris Utama BAZNAS RI Lakukan Kunjungan di Yogyakarta
Yogyakarta, 13 Januari 2025/13 Rajab 1446H – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, H. Subkhan Cholid, Lc, MA, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, SH, M.Hum, didampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf (Penais Zawa), H. Nurhuda, S.Ag, M.Si, serta Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Turut hadir mendampingi, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun penuh makna di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag DIY, berbagai isu terkait pengelolaan zakat di Yogyakarta menjadi topik utama pembahasan. H. Syamsul Azhari mengungkapkan bahwa momen ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di DIY. “Kami membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan zakat agar semakin profesional dan transparan, sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Bidang Penais Zawa, H. Nurhuda, S.Ag, M.Si, mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ di DIY. Menurutnya, secara kelembagaan, pengelolaan zakat di DIY telah memenuhi standar perundang-undangan yang berlaku. “Tata kelola yang baik ini terbukti dari prestasi BAZNAS Kota Yogyakarta yang berhasil meraih peringkat terbaik tingkat nasional dalam audit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI,” tuturnya.
Sementara itu, Sestama BAZNAS RI, H. Subkhan Cholid, Lc, MA, menekankan pentingnya peran zakat dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memberdayakan masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS pusat, wilayah, dan daerah dapat terus diperkuat. “Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, kita bisa menghadirkan manfaat besar bagi umat. Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya seperti BAZNAS,” ujarnya.
Dr. H. Ahmad Bahiej, SH, M.Hum, selaku Kepala Kanwil Kemenag DIY, mengapresiasi kunjungan silaturahmi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan pengelolaan zakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung BAZNAS dan LAZ dalam menjalankan tugasnya.
Sebagai bentuk penutup, H. Syamsul Azhari menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami senantiasa berdoa agar harta yang ditunaikan melalui BAZNAS menjadi berkah dan keluarga muzaki diberikan kebahagiaan serta keberkahan,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antar-lembaga untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan zakat di Yogyakarta. Harapannya, dengan tata kelola yang semakin baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung kesejahteraan umat.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/01/2025 | Amil
Optimalisasi Tatakelola, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengelola SiMBA Tahun 2025/1446
Yogyakarta, 13 Januari 2025/13 Rajab 1446 – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengukuhkan tim pengelola Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) Tahun 2025 di ruang sekretariat bersama, lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi tatakelola zakat yang akuntabel, transparan, dan terintegrasi sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Dalam sambutannya, H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa penggunaan aplikasi SiMBA yang diwajibkan oleh BAZNAS RI bertujuan mendukung transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). “Pengelolaan zakat harus berlandaskan prinsip akuntabilitas dan integrasi agar amanah umat dapat dikelola dengan baik. SiMBA hadir sebagai solusi teknologi yang mempermudah pencatatan dan pelaporan,” ungkapnya.
Tim pengelola yang dikukuhkan terdiri dari Penanggung Jawab Ketua Pelaksana, Supervisor Noorlia Dharmawati, SE, serta empat penginput data dari masing-masing bidang, yaitu Cahyo Hatmoko (Bidang 1), Nurul Istiqomah, SE (Bidang 2), Muhammad Fuad, SE (Bidang 3), dan Gus Munir, SIP, MA (Bidang 4). Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta berpesan agar tim bekerja sesuai ketentuan perundangan dan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Dengan dua prinsip tersebut, amil BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan mampu mewujudkan visi organisasi, yaitu menjadi pengelola zakat terbaik dan terpercaya,” tambahnya. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan prima dalam pengelolaan ZIS-DSKL.
Kehadiran SiMBA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk dalam pencatatan donasi dan penyaluran dana secara transparan. Aplikasi ini juga mempermudah masyarakat dalam memantau laporan pengelolaan dana, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat atau infak melalui BAZNAS.
Pada kesempatan yang sama, H. Syamsul Azhari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mendukung program-program BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami ucapkan terima kasih kepada para muzaki dan munfiq yang telah menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang dikeluarkan membawa keberkahan dan keluarga menjadi sakinah, mawaddah, wa rahmah. Aamiin,” tuturnya.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan tim pengelola SiMBA mampu menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menjadi lembaga yang unggul dalam mengelola ZIS-DSKL, menjadikan zakat sebagai solusi pemberdayaan ekonomi umat, dan memastikan distribusi yang tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat.
Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya.
Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya.
Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan.
Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat.
Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya.
Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya.
Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan.
Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA13/01/2025 | Amil
Hadirkan Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Dana Rp.40.000.000 Bagi Ibu Sariyem dan Bapak Walijan
Yogyakarta – Seremonial penyerahan bantuan yang sekaligus penandatanganan Berita Acara digelar Ahad, 12 Januari 2025/12 Rajab 1446, bertempat di Balai RW setempat.
Walikota Yogyakarta terpilih, dr. Hasto Wardoyo, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro S.H., Ketua LPM Kelurahan Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli S.T., Ketua LPMK Pakuncen, Bambang Margiyanto dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. “Program Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata perhatian kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Sariyem dan Bapak Walijan, ujarnya.
Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sapdono Putro, juga mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menginisiasi program RLHB. “Program ini selaras dengan visi pembangunan kita, yaitu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam hal akses perumahan layak huni, katanya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa bantuan RLHB ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan di kota ini. “Kami menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang masuk kategori tidak mampu. Rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” katanya.
Proses renovasi rumah Ibu Sariyem dan Bapak Walijan melibatkan gotong-royong dari warga sekitar, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan. Ketua LPM Wirobrajan, Ihwan Dzulkifli, menyatakan bahwa kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan warga menjadi bukti kekuatan sosial di Yogyakarta.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat yang peduli. Semoga rumah ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar Ibu Sariyem dengan mata berkaca-kaca. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua LPMK Pakuncen Bapak Walijan.
Setelah seremonial acara dilanjutkan pelepasan genteng secara simbolis dilakukan oleh Walikota Yogyakarta terpilih diserahkan kepada Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, menandai dimulainya renovasi rumah.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan atas pelaksanaan renovasi rumah . Kehadiran sejumlah tokoh penting dan antusiasme warga mencerminkan betapa program RLHB ini menjadi momen berarti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA13/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Akan Segera Menghadirkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Walijan dan Ibu Sariyem
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Rumah Layak Huni. Dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Pemerintah Kota Yogyakarta yang digelar di Pendopo Kemantren Wirobrajan, Kamis (9/1/2025), BAZNAS Kota Yogyakarta bersama berbagai pihak merencanakan renovasi rumah bagi dua warga Wirobrajan, yakni Bapak Walijan dari Kleben, Pakuncen, dan Ibu Sariyem dari Singosaren Kidul, Wirobrajan.
Musyawarah tersebut dipimpin oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Sarwanto, S.I.P., M.M., dan dihadiri oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Lurah, serta Ketua LPMK dari Kelurahan Pakuncen dan Wirobrajan.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program ini memberikan bantuan renovasi masing-masing senilai Rp20.000.000 untuk rumah Bapak Walijan dan Ibu Sariyem. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang, dengan pengerjaan renovasi dikelola oleh LPMK masing-masing kelurahan.
"Dana tidak langsung diberikan kepada penerima manfaat, melainkan melalui LPMK agar pelaksanaan renovasi lebih terorganisasi dan optimal. Kami juga berharap LPMK dapat melibatkan pihak lain dalam pengerjaan ini sebagai bentuk implementasi slogan 'Segoro Amarto',” ungkap Misbahrudin.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa lembaganya terus memprioritaskan kebutuhan dasar mustahiq (penerima zakat) seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014.
"BAZNAS Kota Yogyakarta pada tahun 2024 telah mengalokasikan Rp478.500.000 untuk renovasi 47 unit rumah. Untuk tahun 2025, anggaran sejumlah Rp250.000.000 telah disiapkan untuk memperbaiki 50 unit rumah," terang Syamsul Azhari.
Dengan data dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang menyebutkan masih adanya lebih dari seribu rumah tidak layak huni, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadi pelopor dalam menanggulangi permasalahan ini. Program Rumah Layak Huni diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih nyaman dan sehat bagi penerima manfaat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ucap Syamsul Azhari.
Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS, program-program kesejahteraan terus diwujudkan, memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA10/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi CSR RTLH Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Musyawarah Koordinasi (Musykoord) terkait sinkronisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, S.I.P, M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perusahaan yang bergerak di wilayah Kota Yogyakarta. Musyawarah berlangsung di Ruang Rapat Sadewa Balaikota Yogyakarta, Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, memaparkan capaian program Rumah Layak Huni (RLH) pada tahun 2024. BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil memberikan stimulan bantuan dana sebesar Rp316.788.500 untuk 42 unit rumah. Selain itu, dukungan tambahan juga diterima dari BAZNAS RI sebesar Rp100.000.000 untuk 4 unit rumah dan BAZNAS DIY sebesar Rp25.000.000 untuk 1 unit rumah.
"Tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250.000.000 untuk mendukung perbaikan 50 unit rumah," jelas Misbahrudin, menegaskan komitmen lembaga dalam mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni di wilayah Yogyakarta.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menambahkan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural menjalankan amanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Peraturan tersebut mengarahkan penyaluran zakat kepada mustahik dengan prioritas pada kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan.
"Mendasar pada ketentuan ini, setiap tahun BAZNAS Kota Yogyakarta mengalokasikan dana zakat untuk program perbaikan rumah tidak layak huni. Berdasarkan data Pemerintah Kota Yogyakarta, saat ini masih terdapat lebih dari seribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni," papar Syamsul Azhari.
Musykoord ini juga menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga zakat dalam mengatasi persoalan sosial, termasuk masalah RTLH yang masih menjadi perhatian utama.
BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin," ujar Syamsul, menutup penyampaiannya.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat mewujudkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA10/01/2025 | Amil
Musyawarah Kerja BAZNAS Kota Yogyakarta 2025: Evaluasi dan Rencana Strategis Tahun 2025
Yogyakarta, 9 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Kamis (9/1/2025), bertepatan dengan 9 Rajab 1446 H, bertempat di Hotel @HOM Premiere Horison. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk para pimpinan dan anggota Satuan Audit Internal (SAI).
Kegiatan Musker ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2024 serta menyusun rencana strategis dan sasaran mutu untuk tahun 2025. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya Musker sebagai wadah untuk merefleksikan kinerja lembaga dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
"Musyawarah kerja ini menjadi momentum untuk menilai apa yang sudah kita capai selama tahun 2024 dan merancang strategi yang lebih baik ke depan. Pengelolaan ZIS yang amanah dan transparan adalah prioritas utama kami," ujar Syamsul Azhari.
Dalam sesi pembukaan, Dwi Lestari, SE., MM., selaku perwakilan dari Satuan Audit Internal (SAI), juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta selama tahun 2024. Ia menyoroti pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan.
"Transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS. Dengan audit yang baik dan evaluasi yang menyeluruh, kita bisa memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat dan memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat," ujar Dwi Lestari.
Ia juga menambahkan bahwa SAI siap mendukung setiap upaya pengelolaan yang lebih baik di tahun 2025 melalui penerapan standar audit yang lebih ketat dan berkelanjutan.
Evaluasi Kinerja 2024
Dalam sesi evaluasi, masing-masing bidang mempresentasikan capaian mereka sepanjang tahun 2024. Program-program unggulan seperti pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), penyaluran bantuan pendidikan bagi anak yatim, dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat mendapat perhatian khusus.
Sekretaris BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Misbahrudin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah di tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan. "Namun, kami juga menyadari ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam memperluas jangkauan penerima manfaat," jelasnya.
Para peserta juga menyoroti tantangan yang dihadapi, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS serta memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga terkait.
Rencana dan Sasaran Mutu 2025
Memasuki tahun 2025, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan sasaran mutu baru dengan fokus pada digitalisasi layanan zakat dan optimalisasi program pemberdayaan berbasis komunitas. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penghimpunan ZIS dan memastikan penyaluran yang lebih tepat sasaran.
Salah satu inovasi yang direncanakan adalah pengembangan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan pembayaran zakat dan memantau distribusinya secara transparan. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat akan diperluas, dengan target menciptakan kemandirian ekonomi bagi mustahik di Kota Yogyakarta.
"Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang bagi pemberdayaan umat," tegas Syamsul Azhari.
Komitmen Kebersamaan
Musyawarah kerja ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi di antara pengurus. Para peserta sepakat bahwa keberhasilan program-program BAZNAS sangat bergantung pada sinergi dan komitmen semua pihak yang terlibat.
Acara diakhiri dengan penandatanganan dokumen rencana kerja oleh seluruh pimpinan dan pengurus, sebagai simbol komitmen untuk mewujudkan visi dan misi BAZNAS Kota Yogyakarta di tahun 2025.
Dengan langkah strategis yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA10/01/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Hasil Seleksi Hafalan Al-Qur’an Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Masyaallah, subhanallah tingkat hafalan calon penerima beasiswa kader hafidz angkatan ke-3 tahun 2025/1446 sangat istimewa dan luar biasa. Ada 2 anak dari 60 anak peserta seleksi yang telah memiliki hafalan 30 juz Al Qur'an, meskipun masih usia SD dan SMP. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta, Ustadz Maulana Kurnia Putra saat menyerahkan hasil seleksi hafalan Al-Qur’an calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Selasa 7 Rajab 1446/7 Januari 2025 bertempat di ruang Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta.
Hal yang sama disampaikan Koordinator Tim Penguji, Ustadzah Uswatun Ainiyah yang memiliki catatan hasil seleksi seluruh peserta calon penerima beasiswa kader hafidz. Dari 60 peserta seleksi, hanya 1 anak yang nilainya dibawah standar. Selebihnya hafalan nya sangat luar biasa termasuk bacaan dan tajwidnya. "Karena tingkat hafalan dan penguasaan tajwid sangat bagus, secara pribadi saya mengusulkan agar seluruh peserta diikutsertakan dalam program kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta", pintanya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi penggerak dakwah Islam di lingkungannya. Program ini dimulai tahun 2023 diikuti 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 meningkat menjadi 75 anak. Pendaftar calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025 mencapai 102 pendaftar dan yang lolos seleksi administrasi sebanyak 61 anak. Dari 61 anak tersebut akan diambil 25 anak untuk ditetapkan sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta.
Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya.
Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS Kota Yogyakarta setiap bulan akan melakukan evaluasi melalui tasmik Al-Qur’an yang disimak ustadz ustadzah dari PPPA Daarul Qur'an.
Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA08/01/2025 | Amil
Penyerahan Hasil Audit KAP Dian Utami oleh BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Selasa, 7 Januari 2025/7 Rajab 1446H, diadakan acara penyerahan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Dian Utami yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama auditor dari KAP Dian Utami, Bapak Hasnan Amin, serta jajaran pimpinan BAZNAS lainnya.
Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan pentingnya audit KAP Dian Utami dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. “Sebagai lembaga yang mengemban amanah besar dari masyarakat, BAZNAS harus memastikan setiap dana yang diterima dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Hasil audit ini menjadi bukti nyata bahwa kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk umat,” ungkapnya.
Hasil audit yang diserahkan oleh KAP Dian Utami menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta telah memenuhi standar akuntansi yang berlaku. Bapak Hasnan Amin, selaku auditor dari KAP Dian Utami, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim BAZNAS dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan ketentuan. “Kami melihat bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga integritas dalam pengelolaannya. Ini adalah langkah positif yang harus terus dipertahankan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bapak Hasnan Amin menjelaskan beberapa rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dana di masa mendatang. Salah satunya adalah penguatan sistem teknologi informasi untuk mempermudah pelaporan dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Kami berterima kasih kepada para muzakki atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan atas harta yang telah ditunaikan dan melipatgandakan pahala kebaikan,” ujarnya.
Acara ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan hasil audit oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bapak Hasnan Amin. Dengan hasil audit yang memuaskan, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dana ZIS.
Penyerahan hasil audit KAP Dian Utami ini menjadi tonggak penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempertahankan kepercayaan publik dan mewujudkan visi sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah. Semoga sinergi antara BAZNAS dan masyarakat terus terjaga demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan bersama.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA08/01/2025 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) BAZNAS Kota Yogyakarta di Beberapa TK di Kota Yogyakarta
Alhamdulillah, setelah libur semester, siswa-siswi di beberapa TK di Kota Yogyakarta kembali aktif mengikuti pembelajaran di sekolah. Salah satu program unggulan yang telah dimulai adalah Madrasah Al Qur'an (MDA) dengan metode Iqra yang digelar dua kali dalam sepekan. Pada Senin, 6 Januari 2025 atau bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, para siswa di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta mengikuti bimbingan membaca Al Qur'an dengan penuh khusyuk dan khidmat di sekolah masing-masing.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa program MDA ini merupakan inisiatif yang dirancang untuk mendukung pendidikan karakter islami. MDA diselenggarakan tidak hanya di TK Negeri se-Kota Yogyakarta, tetapi juga di RA, SD, MI, dan SMP. "Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah dan orang tua dalam mewujudkan peserta didik yang cerdas, beriman, bertakwa, serta menjadi anak yang sholeh dan sholehah," ungkapnya.
MDA adalah hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Dalam kerja sama ini, BAZNAS berperan menyiapkan pendanaan, Dikpora menyediakan tempat dan santri, sementara Kemenag bertanggung jawab atas penyiapan ustadz yang mengajar.
Lebih lanjut, H. Syamsul Azhari menekankan pentingnya pendidikan Al Qur'an sejak dini. "Anak adalah anugerah Allah yang sangat berharga bagi orang tua. Setiap orang tua tentu berharap memiliki anak yang sholeh/sholehah, yang tidak hanya membahagiakan di dunia, tetapi juga menjadi investasi akhirat," ujarnya. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakan untuknya (HR. Muslim).
Program MDA ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencetak generasi qur'ani yang memiliki kecerdasan spiritual dan karakter mulia. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengapresiasi masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga yang membayarkan zakat/infaq dikaruniai keberkahan hidup," tutur H. Syamsul Azhari.
Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mengembangkan program-program yang bermanfaat. Dengan adanya MDA di TK Negeri 2 Kota Yogyakarta, TK Negeri 4 Yogyakarta, dan TK Pembina Kota Yogyakarta, diharapkan semakin banyak anak yang dapat membaca Al Qur'an dengan lancar serta memahami nilai-nilai mulia yang terkandung di dalamnya.
Semoga sinergi antara BAZNAS, Dikpora, dan Kemenag ini dapat terus berjalan dengan baik, membawa manfaat yang luas bagi umat, serta menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA08/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Evaluasi Program MDA Tahun 2024 dan Sosialisasi MDA Tahun 2025
Yogyakarta — Musyawarah Koordinasi (Musykoord) digelar secara daring, Senin, 6 Januari 2025/6 Rajab 1446, diikuti pejabat terkait Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, guru agama Islam dan ustadz/ustadzah.
Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pengarahan menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Program MDA selama tahun 2024. “Program MDA adalah salah satu upaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung pendidikan karakter peserta didik melalui baca tulis Al-Qur’an bagi siswa sekolah dan madrasah di Kota Yogyakarta. "Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri pada acara tersebut memaparkan, capaian Program MDA tahun 2024 secara umum cukup baik. Capaian penguasan belajar iqra', rata-rata dalam 1 semester anak mampu merampungkan 2 sampai 3 jilid iqra. Kami sangat optimis dalam 1 tahun ajaran, anak-anak sudah mampu membaca Al-Qur'an. Beliau juga menjelaskan rancangan program untuk tahun 2025 dengan fokus pada penguatan kualitas baca tulis Al-Qur’an dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas ustadz/dzah.
“Tahun 2025, kami akan meningkatkan pelatihan bagi ustadz dan ustadzah serta memperluas jangkauan program agar lebih banyak anak-anak yang mendapatkan pendidikan Al-Qur’an secara berkualitas. Semua ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak, tidak terkecuali orang tua yang turut menentukan keberhasilan program MDA. Saat ini MDA baru ada di TK Negeri, RA, SD Negeri, MI dan SMP Negeri. Jenjang SD Negeri baru terselenggara di 47 dari 89 SD Negeri se-Kota Yogyakarta.
Dalam forum diskusi, peserta memberikan berbagai masukan untuk peningkatan keberhasilan program. Salah satu isu yang diangkat adalah perlunya penguatan kapasitas dan kapabilitas ustadz ustadzah. Target yang akan dicapai program MDA di setiap jenjang sekurangnya, jenjang TK/RA sudah mengenal huruf hijaiyah, SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, SMP sudah tahfidz dan SMA/SMK sudah meningkat ke pemahaman. Dengan target ini harapan nya ihtiar membumikan Al Qur'an akan tercapai.
Kolaborasi antar lembaga menjadi fokus lain dalam pembahasan. Peserta sepakat bahwa sinergi antara BAZNAS KotaYogyakarta, Dikpora, dan Kemenag sangat penting untuk memastikan program berjalan lancar. Dukungan berupa fasilitas, pendanaan, dan pelatihan bersama dianggap dapat meningkatkan efektivitas program di masa depan.
Musykor ini juga menjadi ajang untuk menyusun rekomendasi yang akan menjadi panduan pelaksanaan Program MDA tahun 2025. Beberapa rekomendasi utama yang dihasilkan mencakup peningkatan pelatihan berbasis kompetensi bagi para pengajar, pengadaan materi belajar yang lebih variatif, serta penyelenggaraan evaluasi berkala untuk mengukur dampak program.
Dengan semangat kolaborasi, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis Program MDA tahun 2025 akan memberikan dampak positif yang lebih besar. “Kami berharap semua pihak terus mendukung program ini, sehingga pendidikan Al-Qur’an di Kota Yogyakarta dapat semakin maju dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup H. Misbahrudin.
Dalam forum tersebut Abdul Samik atas nama BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, utamanya muzaki/munfiq yang telah mengamanahkan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga jiwa menjadi suci, harta bersih dan berkah, diri dan keluarga menjadi sakinah. Juga kepada mustahiq semoga menjadi bahagia dan sejahtera atas manfaat zakat yang diterima. Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA07/01/2025 | Amil
Kunjungan Kerja DPRD Kota Yogyakarta ke Loket BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta — Pada Senin, 6 Januari 2025 bertepatan dengan 6 Rajab 1446 H, tim dari DPRD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke seluruh loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta. Salah satu loket yang mendapat perhatian khusus adalah Loket BAZNAS Kota Yogyakarta, di mana kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan program-program unggulan BAZNAS kepada para anggota dewan.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Munir, S.IP., M.A., yang mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai program yang dijalankan oleh lembaga ini. Ia menyoroti lima program utama yang menjadi tulang punggung pelayanan BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Jogja Peduli, Jogja Cerdas, Jogja Taqwa, Jogja Sejahtera, dan Jogja Sehat.
Jogja Peduli menjadi program pertama yang dijelaskan oleh Gus Munir. Program ini berfokus pada pemberian bantuan darurat bagi masyarakat yang terkena musibah, seperti bencana alam maupun situasi mendesak lainnya. Dengan dukungan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat sasaran.
Selanjutnya, ia menjelaskan Jogja Cerdas, program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Yogyakarta. Program ini mencakup pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas belajar, hingga pendampingan bagi siswa kurang mampu. “Kami percaya pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan umat,” ungkap Gus Munir di hadapan anggota DPRD yang hadir.
Program berikutnya adalah Jogja Taqwa, yang berorientasi pada pembinaan spiritual masyarakat. BAZNAS melalui program ini mengadakan kegiatan keagamaan seperti kajian rutin, pembagian Al-Qur’an, dan pelatihan dai yang bertujuan meningkatkan kualitas keimanan masyarakat Kota Yogyakarta.
Selain itu, Gus Munir juga memaparkan Jogja Sejahtera, program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prasejahtera. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah, program ini mendukung pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, dan pendampingan bagi penerima manfaat. “Melalui program ini, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Terakhir, ia menjelaskan Jogja Sehat, sebuah program yang dirancang untuk memastikan kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. Layanan seperti bantuan pengobatan, penyediaan alat kesehatan, hingga pendampingan pasien menjadi fokus utama dari program ini.
Anggota DPRD Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pemaparan yang diberikan. Mereka menilai bahwa program-program BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya relevan, tetapi juga sangat berdampak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ketua rombongan, menyatakan bahwa kerja sama antara DPRD dan BAZNAS harus terus diperkuat demi meningkatkan efektivitas program.
“Kami sangat mengapresiasi upaya BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional. Program-program ini mencerminkan keberpihakan pada masyarakat kecil dan sejalan dengan visi pembangunan Kota Yogyakarta,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini tidak hanya mempererat hubungan antara DPRD Kota Yogyakarta dan BAZNAS, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan sinergi dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Kota Yogyakarta. Dengan lima program unggulan yang telah dirancang, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga yang amanah dan inovatif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Melalui loket pelayanan di MPP, BAZNAS berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan memperluas jangkauan penerima manfaat. Dengan kunjungan ini, diharapkan program-program BAZNAS dapat terus didukung oleh berbagai pihak, termasuk DPRD, untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA06/01/2025 | Amil
Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun) Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz, Sudah Hafal Al Qur'an 30 Juz
Masyaallah subhanallah, Qonita Karima Asy Syahidah (9 tahun), kelahiran Yogyakarta 16 Mei 2015, peserta seleksi hafalan Al Qur'an, calon penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2025/1446, telah memiliki hafalan Al Qur’an 30 juz. Qonita Karima Asy Syahidah, siswi kelas 4 SD Qurrota A'yun adalah putri Bapak Nur Muhammad Huda Ridwan, karyawan kontrak, dan Ibu Anindya Juliani, guru honorer, warga Sendangtirto, Berbah, Sleman. Koordinator tim penguji PPPA Daarul Qur'an, Uswatun Aeniyah, mengatakan baru kali ini, selama menjadi penguji hafalan Al Qur'an, mendapatkan anak yang sangat istimewa, sangat spesial. "Sangat bagus bacaannya, sangat bagus tahsinnya", ujarnya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan, sebagai ihtiar membumikan Al Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta mulai tahun 2023 meluncurkan program "Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an. Program ini dikhususkan bagi anak-anak usia TK/RA s.d. SMA/SMK/MA, tinggal bersama keluarga di rumah, selain sebagai penghafal Al Qur'an sekaligus diharapkan menjadi teladan penggerak dakwah Islam bagi anak seusianya di rumah dan sekolah/madrasah. Tahun 2023 peserta sejumlah 35 anak, tahun 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 sebanyak 75 anak.
Masing-masing dari mereka mendapatkan beasiswa Rp.500.000 setiap bulan, digunakan untuk pembiayaan peningkatan iman dan taqwa, termasuk hafalan Al Qur'an, dan pendidikan di sekolah/madrasah. Alhamdulillah anak-anak yang sangat luar biasa, penghafal Al Qur'an cukup banyak, terbukti calon penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025/1446 jumlah pendaftar mencapai 102 anak.
BAZNAS Kota Yogyakarta adalah lembaga pemerintah non struktural, dibentuk berdasarkan UU Nomor 23/2011 dengan tugas pokok mengelola zakat. Alhamdulillah dari tahun ketahun kwalitas dan kuantitas pengelolaan zakat sangat baik. Audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih prestasi terbaik tingkat nasional, audit keuangan oleh KAP meraih opini WTP selama 14 tahun berurutan (2011-2023) dan satu-satunya amil (pengelola zakat) yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015. Dalam hal pentasyarufan/pendistribusian menitikberatkan pada aspek penguatan iman taqwa, baik secara langsung seperti beasiswa kader hafidz, maupun pemberdayaan ekonomi dengan menjadikan masjid/mushola/majelis taklim sebagai mitra utama.
Disampaikan ucapan terima kasih atas penunaian zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah keluarga sakinah. Zakat yang ditunaikan kami tasharufkan/distribusikan untuk penguatan iman taqwa, salah satunya beasiswa bagi penghafal Al Qur'an, agar para muzaki meraih kemanfaatan dan kemuliaan dari mustahiq (penerima zakat).
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA05/01/2025 | Amil
61 Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Seleksi Hafalan Al-Qur’an
BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program unggulannya, yaitu Beasiswa Kader Hafidz, yang bertujuan mendukung anak-anak muda dalam menghafal Al-Qur’an. Sebanyak 61 calon penerima beasiswa tahun 2025 mengikuti seleksi hafalan Al-Qur’an pada Sabtu, 4 Rajab 1446 H (4 Januari 2025), di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Seleksi ini melibatkan tim penguji dari PPPA Daarul Qur’an.
Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutan pembukaan acara, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi yang luar biasa. Tahun ini, dari total 102 pendaftar, sebanyak 61 anak berhasil lolos seleksi administrasi. “Allah telah memilih para penghafal Al-Qur’an untuk menjaga keautentikan dan kemurnian kitab-Nya. Ini adalah amanah yang agung, karena melalui mereka, Allah menjaga Al-Qur’an hingga akhir zaman,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa menghafal Al-Qur’an akan mempermudah segala urusan, baik dunia maupun akhirat. “Ketika urusan akhirat selesai, maka urusan dunia akan lebih mudah. BAZNAS mendukung ihtiar ini melalui program beasiswa agar anak-anak semakin giat menghafal Al-Qur’an,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa dari 61 peserta, akan dipilih 25 anak terbaik untuk menerima beasiswa kader hafidz tahun ini. Penilaian didasarkan pada hasil seleksi hafalan dan kondisi ekonomi keluarga. Program ini terus berkembang sejak diluncurkan pada 2023 dengan jumlah penerima awal sebanyak 35 anak, yang meningkat menjadi 50 anak pada 2024, dan bertambah lagi menjadi 75 anak pada 2025.
Beasiswa yang diberikan sebesar Rp500.000 per bulan per anak, dengan alokasi 50% untuk mendukung kegiatan hafalan seperti honor ustadz dan program pendukung, serta 50% untuk biaya pendidikan formal di sekolah atau madrasah. Guna memastikan perkembangan hafalan, BAZNAS akan melakukan evaluasi melalui munaqosah setiap akhir semester dan akhir tahun.
H. Misbahrudin juga menyampaikan apresiasinya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Zakat yang Anda tunaikan menjadi sarana penguatan iman dan takwa melalui beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an. Kami berdoa agar harta Anda semakin berkah dan keluarga menjadi sakinah. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya,” pungkasnya.
Program ini adalah wujud nyata amanah dan profesionalitas BAZNAS dalam mengelola zakat. Melalui program seperti Beasiswa Kader Hafidz, BAZNAS tidak hanya membantu mustahiq tetapi juga memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi muzaki.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA04/01/2025 | Amil
Menguatkan Peran UPZ: BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi Dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ Kemantren se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di wilayah Kota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi (Musykoord) Evaluasi dan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kewilayahan, Jumat, 03 Januari 2025/3 Rajab 1446 H, bertempat di Ingkung Grobog, Jl. Tut Harsono Yogyakarta. Musykoord dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Gara Zawa Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala KUA dan Ketua Unit Pengumpul Zakat se-Kota Yogyakarta.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, dalam sambutan pembukaan mengatakan, dalam menjalankan tugas BAZNAS Kota Yogyakarta mengemban fungsi pengendalian, salah satunya dengan melakukan evaluasi atas program yang sudah berjalan. Selain itu musykoord juga bertujuan melakukan koordinasi untuk membangun sinergi. Diharapkan dengan musykoord seperti ini program kegiatan tahun 2025 akan lebih baik lagi. Evaluasi menjadi sangat penting untuk memastikan pengelolaan ZIS DSKL berjalan efektif dan transparan. “Musykoord ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergi program di seluruh wilayah. "Kami ingin memastikan bahwa dana ZIS DSKL yang terkumpul dapat dikelola dengan akuntabel dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi ajang diskusi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan Kepala KUA dan Ketua UPZ. Diskusi difokuskan pada tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kendala pengumpulan zakat dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban berzakat. Selain itu, dibahas pula strategi baru untuk meningkatkan peran UPZ sebagai ujung tombak pengelolaan ZIS DSKL di masing-masing wilayah.
Arahan dari Kementerian Agama dan Kepala KUA
Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, M.Si dalam sambutan pengarahan menuturkan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengadakan Musykoord ini. “Kolaborasi antara BAZNAS, KUA, dan UPZ sangat penting untuk menciptakan pengelolaan zakat yang lebih sistematis. Kami siap mendukung upaya penguatan kelembagaan ini,” ungkapnya. "Apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 2024 dan semoga tahun-tahun kedepan akan lebih meningkat lagi", pintanya.
Kepala KUA se-Kota Yogyakarta juga memberikan masukan terkait berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah tingginya angka perceraian yang rata-rata disebabkan oleh persoalan ekonomi. “Dalam setahun, ada hampir 800 pasangan yang bercerai dari 2.000-an pasangan yang menikah. Ini menjadi PR besar bagi kita semua,” ujarnya. Menurutnya, upaya preventif harus dimulai dari pintu Kementerian Agama yang memiliki data lengkap, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta.
Lebih lanjut, Kepala KUA menyampaikan apresiasi atas program-program yang telah berjalan, seperti TPA dan Madrasah Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh BAZNAS. “Program Madrasah Al-Qur'an ini sangat bagus karena harapannya anak-anak yang lulus SD/MI sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan baik,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kota Yogyakarta mendapatkan amanah sebagai tuan rumah STQ, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi program keagamaan.
Penguatan dan Harapan ke Depan
Bidang I (Bidang Fundraising/Penghimpunan), Muhaimin, S.Si., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM di lingkungan UPZ. “UPZ memegang peran kunci dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan agar UPZ mampu menjalankan tugasnya secara optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Nurul Istiqomah, S.E., dari Bidang II (Bidang Pentasharufan), mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum ini sebagai pijakan dalam memperkuat kolaborasi. “Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya,” imbuhnya.
Musykoord ditutup dengan doa bersama pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk meningkatkan kinerja UPZ di Kota Yogyakarta, sehingga dana ZIS yang dikelola dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BAZNAS Kota Yogyakarta: Zakat untuk Umat, Bersama Membangun Keberkahan.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA04/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bantu Perbaikan Rumah Ibu Dewi Indriyani Yang Tertimpa Musibah
Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada hari Selasa 29 Jumadil 1446 (31/12/2024), telah dilaksanakan pentasyarufan/pendistribusian bantuan perbaikan atap rumah roboh milik Ibu Dewi Indriyani, warga JL Suryonegaran No.4, Bumijo, Yogyakarta.
Musibah yang dialami Ibu Dewi Indriyani menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Bantuan sejumlah Rp 2.500.000 diserahkan langsung oleh Dwi Yono, Pelaksana Bagian Kesejahteraan Setda Kota Yogyakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan mempercepat proses perbaikan rumah.
Kepedulian sosial melalui pentasyarufan Dalam sambutannya, Dwi Yono menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga bu Dewi. “Musibah seperti ini tentu menjadi cobaan berat bagi keluarga yang mengalaminya. Namun, melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta, kami berharap bantuan ini dapat menjadi solusi untuk memperbaiki rumah yang rusak,” ungkapnya.
Pemberian bantuan ini juga mencerminkan upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam aksi-aksi sosial di tengah masyarakat. Pentasyarufan ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari amanah para muzakki yang mempercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Kota Yogyakarta.
Harapan untuk Masa Depan Bu Dewi Indriyani, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta atas bantuan ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat ganda. Bantuan ini akan segera kami gunakan untuk memperbaiki atap rumah agar keluarga kami bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka yang tengah mengalami kesulitan.
Sinergi yang Berkelanjutan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menciptakan lingkungan yang saling mendukung. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang ada. Dengan bersedekah dan menunaikan zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara kita yang membutuhkan,” ujar beliau.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan atas bantuan yang diberikan dan kekuatan bagi keluarga Ibu Dewi untuk bangkit dari musibah. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari kebahagiaan dan kenyamanan yang lebih besar bagi keluarga yang bersangkutan.
Demikian laporan kegiatan hari ini. Semoga menjadi berkah untuk kita semua. Aamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
?
BERITA02/01/2025 | Amil
HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA CALON PENERIMA BEASISWA KADER HAFIDZ BAZNAS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 1446/2025
Assalamualaikum wr.wb
Kami sampaikan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446/2025.
Total pendaftar yaitu 102 pendaftar, dan telah dilakukan proses seleksi sehingga yang memenuhi persyaratan adalah 61 pendaftar.
Hasil seleksi dapat diakses melalui tautan berikut :
Kami ucapkan selamat kepada yang telah lolos tahap selanjutnya, dan mohon menunggu info terkait proses seleksi hafalan.
Terimakasih, Wassalamu'alaikum wr.wb
?
BERITA02/01/2025 | Amil
Syifa Syauqia Althafunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), kategori 2 juz, juz 29 & 30, diraih pada gelaran Festival Al Qur'an 2024 yang diselenggarakan oleh Rumah Qur'an Fatimah Az-Zahra (RUQUFA), Ahad 27 Jumadil Akhir 1446 (29/12/2024) bertempat di Aula Mustanir, Wirosaban, Yogyakarta. Syifa Syauqia Althafunnisa (10 tahun) siswi kelas 4 SDIT Al Khairat, saat ini sudah memiliki hafalan Al Qur'an 3 juz.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, Syifa Syauqia Althafunnisa merupakan salah satu dari 50 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Beasiswa kader hafidz bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. Dimulai tahun 2023 sebanyak 35 anak, 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 direncanakan untuk 75 anak. Salah satu syarat penerima beasiswa kader hafidz yakni mereka tinggal bersama keluarga di rumah, saat mendaftar usia TK/RA s.d. SMP/MTs dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp.500.000/anak/bulan.
Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah.
Kita doakan ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, dimudahkan dalam menghafal Al Qu'an dan menjadi teladan bagi anak lainnya. Aamiin
Terima kasih telah menunaikan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, semoga harta berkah, anak salih/salehah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
?
BERITA02/01/2025 | Amil

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat


