WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah Beras Minimal 2,5 Kg/Jiwa Setara Rp.37.500 dan Fidyah Beras Minimal 0,75 Kg Setara Rp.11.250.
Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah Beras Minimal 2,5 Kg/Jiwa Setara Rp.37.500 dan Fidyah Beras Minimal 0,75 Kg Setara Rp.11.250.
Penetapan zakat fitrah dan fidyah Ramadhan 1446 diputuskan dalam musyawarah yang dihadiri MUI, DMI, PC NU, PD Muhammadiyah, Dinas Pertanian dan Pangan, Bagian Kesra dan Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Musyawarah digelar Selasa 12 Sya'ban 1446/11 Februari 2025 bertempat di Ruang Sekretariat Bersama Lembaga Agama Kota Yogyakarta, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari dalam sambutan pengarahan yang disampaikan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, mengatakan sebagai lembaga pemerintah non struktural, BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan program selalu melakukan koordinasi dengan instansi/lembaga terkait, apalagi menyangkut hal strategis berhubungan dengan masyarakat. "Rutin setiap Ramadhan, penetapan zakat fitrah dan fidyah ditetapkan bersama dengan instansi/lembaga terkait", pungkasnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang memandu musyawarah menuturkan, sesuai peraturan perundangan, selain zakat maal, BAZNAS Kota Yogyakarta juga melakukan pengelolaan zakat fitrah dan dana sosial keagamaan lainnya, meliputi antara lain fidyah. Penetapan zakat fitrah, berujud beras ataupun yang dikonversikan dengan uang, mengacu kepada Peraturan Menteri Agama dan Fikih Zakat Kontekstual Indonesia yang diterbitkan BAZNAS RI. Dalam ketentuan peraturan tersebut zakat fitrah beras sejumlah 2,5 kg/jiwa. Itu merupakan ukuran berat minimal, sehingga kalau ada yang mengeluarkan lebih dari itu juga dibenarkan. Begitu juga ketika dikonversi dalam rupiah besarannya menyesuaikan harga umum yang berlaku di masyarakat. "Kalau ada yang mengeluarkan lebih besar dari harga konversi yang ditetapkan juga dibolehkan", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan memberikan fasilitasi kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan zakat maal dan zakat fitrah Ramadhan 1446. Zakat fitrah dan fidyah dalam bentuk uang bisa dibayarkan melalui Kantor Digital atau transfer ke rekening BAZNAS Kota Yogyakarta. Zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok dapat dibayarkan ke kantor atau dilakukan penjemputan. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Faiq Syauqy Mubarok, Raih Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an.
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Faiq Syauqy Mubarok, Raih Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an.
Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an (MTtQ) se-DIY diraih pada ajang FASE 7 Kreasi yang diselenggarakan SMK SMTI Yogyakarta, Ahad 9 Februari 2025/10 Sya'ban 1446 di sekolah setempat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Faiq Syauqy Mubarok. Ini menunjukkan bahwa anak-anak yang lolos menjadi penerima beasiswa kader remaja masjid merupakan anak-anak yang memiliki prestasi bidang keagamaan yang sangat membanggakan, selain hafalan Al Qur'an yang telah mereka kuasai. Program beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1446 merupakan tahun yang pertama. Program ini sangat diminati anak-anak meskipun syaratnya berat. Saat mendaftar usia SD/MI dan SMP/MTs minimal memiliki hafalan Al-Qur’an 1 juz, aktivis masjid dan tinggal bersama orang tua dirumah. Dari 90 kuota yang kami tetapkan, pendaftar mencapai 135 anak. 90 anak penerima beasiswa kader remaja masjid nantinya akan mendapatkan beasiswa Rp.400.000/anak/bulan. Selain itu sejak tahun 2023, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kader hafidz yang saat ini untuk 75 anak. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menjadi penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an dan aktif di masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Siapkan Layanan Bersih-Bersih Masjid Jelang Ramadhan 1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Bersama Tim Cinta Masjid Indonesia.
Siapkan Layanan Bersih-Bersih Masjid Jelang Ramadhan 1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Bersama Tim Cinta Masjid Indonesia.
Yogyakarta, 10 Februari 2024 - Wujud nyata layanan kepada jamaah masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Tim Cinta Masjid Indonesia (TCMI), rutin setiap tahun jelang Ramadhan, memberikan layanan bersih-bersih masjid (BBM) di wilayah Kota Yogyakarta. Mengawali persiapan BBM Ramadhan 1446, diselenggarakan musyawarah koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta bersama TCMI, Senin 10 Februari 2025/11 Sya'ban 1446 bertempat di ruang kerja Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin menuturkan pengerjaan BBM dilakukan tim yang sangat profesional dari komunitas anak muda pecinta masjid. Seperti kerjasama tahun-tahun lalu, BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran dan Tim Cinta Masjid Indonesia yang melakukan kegiatan. "InsyaAllah tahun ini sudah disiapkan anggaran sejumlah Rp.10 juta untuk mendukung kelancaran operasional Tim Cinta Masjid Indonesia". Koordinator TCMI, Kang Bejo, menuturkan dirinya bersama tim sangat bersyukur telah dipercaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk melakukan pekerjaan yang sangat mulia. Layanan yang kami berikan selain bersih-bersih di area kamar mandi dan tempat wudlu, juga bersih-bersih karpet dan lantai, juga ruangan yang biasa digunakan kegiatan jamaah. "Seberapapun dukungan dana yang diberikan, kami akan optimalkan untuk sebanyak-banyaknya masjid, karena ini untuk kepentingan jamaah", ungkapnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 Tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Best Favourite Lomba Tahfidz Nasional.
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 Tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Best Favourite Lomba Tahfidz Nasional.
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta kembali raih prestasi yang sangat membanggakan pada event 11 Jadi Bintang Indonesia Lomba Nasional dalam rangka Memperingati Hari Ibu Tahun 2025. Kecil-kecil cabe rawit, kata orang, layak disematkan bagi ananda Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 tahun) yang mampu bersaing dengan 350 santri pada event yang digelar via video instagram. Siswi kelas 1 SDIT Lukman Al Hakim Yogyakarta ini layak menjadi salah satu bintang berprestasi di antara 75 Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Haura Mujahidah Hafidzurrahmah. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan bagi anak yang lain”, ujarnya. Program beasiswa kader hafidz pertama kali dijalankan tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA11/02/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan bagi Orang Tua Penerima Beasiswa Kader Hafidz
BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan bagi Orang Tua Penerima Beasiswa Kader Hafidz
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan pembekalan bagi orang tua penerima Beasiswa Kader Hafidz pada Kamis, 6 Februari 2025 atau bertepatan dengan 6 Sya’ban 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta, dan diikuti oleh 150 orang tua penerima beasiswa. Pembekalan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin. Dalam kesempatan tersebut, Drs. Abdul Samik menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk generasi Qur’ani yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, serta kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, orang tua menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keberhasilan pendidikan anak-anak mereka. “Kebahagiaan dunia dan akhirat bagi orang tua akan terwujud melalui keberhasilan anak-anak yang sholeh dan sholehah,” ujar Drs. Abdul Samik. Sementara itu, H. Misbahrudin menjelaskan bahwa program Beasiswa Kader Hafidz merupakan bagian dari upaya mencetak generasi yang kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Program ini telah berjalan sejak tahun 2023 dengan jumlah penerima yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, beasiswa diberikan kepada 35 anak, tahun 2024 kepada 50 anak, dan pada tahun 2025 jumlah penerima meningkat menjadi 75 anak. Ia juga menegaskan bahwa pembekalan bagi orang tua merupakan kegiatan wajib dalam program ini karena peran orang tua sangat menentukan kesuksesan anak dalam menghafal Al-Qur’an. Salah satu syarat utama program ini adalah anak harus tinggal bersama orang tua. “Di antara bentuk infaq jariah terbaik adalah infaq untuk biaya pendidikan anak. Hal ini sejalan dengan upaya menggapai tiga jenis amal yang tidak terputus, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, serta anak sholeh yang mendoakan orang tuanya,” tambahnya. Sebagai penutup, BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat dan infaqnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah dan keluarga para muzakki senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA10/02/2025 | Amil
Optimalkan Layanan Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan Relawan.
Optimalkan Layanan Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pembekalan Relawan.
Pembekalan diikuti 130 relawan, bertujuan mendukung sukses program Ramadhan BAZNAS Kota Yogyakarta tahun 1446/2025. Acara dibuka secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs H. Syamsul Azhari, Jum'at 7 Februari 2025/8 Sya'ban 1446 bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Turut hadir mendampingi Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin dan Pelaksana Bidang Pungutan, Muhaimin, S.Si. H. Syamsul Azhari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi para relawan, turut mendukung layanan terbaik kepada masyarakat saat bulan Ramadhan. Semua relawan Gen-Z (Generasi Zakat), mahasiswa aktivis kampus, aktor penting kemajuan perzakatan. "Kami yakin Gen-Z yang tergabung dalam relawan zakat BAZNAS Kota Yogyakarta bukti sumbangsih pikiran dan tenaga untuk memberikan layanan yang terbaik bagi muzaki dan mustahiq", pintanya. Pelaksana Bidang Pungutan, Muhaimin S.Si melaporkan relawan sebanyak 130 merupakan hasil rekrutmen yang dilakukan beberapa waktu lalu. Mereka nantinya akan bertugas mendukung program pungutan dan pentasharufan selama Ramadhan 1446 H. "Alhamdulillah sebagian besar dari relawan merupakan aktivis kampus yang sering melakukan kegiatan di masyarakat", pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA10/02/2025 | Amil
Jum'at Berkah, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Musibah Banjir dan Tanah Longsor Di Kabupaten Pekalongan Sejumlah Rp.11,5 Juta
Jum'at Berkah, BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Musibah Banjir dan Tanah Longsor Di Kabupaten Pekalongan Sejumlah Rp.11,5 Juta
Yogyakarta, 7 Februari 2025/8 Sya'ban 1446H – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah bencana di Kabupaten Pekalongan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari, menyerahkan bantuan senilai Rp. 11.500.000. Bantuan diterima Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Nasrohin, Jum'at 7 Februari 2025 / 8 Sya'ban 1446 melalui link zoom. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam membantu saudara-saudara yang mengalami musibah. Ini adalah amanah dari para munfiq siswa, guru, pegawai sekolah, jamaah masjid dan mushola, perkumpulan penerima beasiswa LPDP dan masyarakat yang telah menyalurkan infaknya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan tahap awal ini semoga mampu meringankan beban warga yang terdampak musibah.. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Pekalongan mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam merespons bencana yang terjadi. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. InsyaAllah, dana ini akan kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama warga yang terdampak paling parah akibat banjir ini,” ungkapnya. Banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang, akses jalan terputus, serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Dalam kondisi seperti ini, peran zakat dan infak menjadi sangat penting untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak. Selain menyalurkan bantuan, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membantu korban bencana melalui donasi zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi antarlembaga zakat seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat memperkuat solidaritas dalam membantu sesama. “Semoga bantuan ini menjadi keberkahan bagi semua pihak, baik bagi munfiq muzakki yang telah berinfaq dan berzakat, mustahik yang menerima manfaatnya, maupun bagi kita semua yang terlibat dalam kebaikan ini,” tutup Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan para korban banjir di Kabupaten Pekalongan dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadir dalam aksi-aksi kemanusiaan guna membantu masyarakat yang membutuhkan. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA07/02/2025 | Amil
Optimalkan Layanan Mustahik, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Ketua BAZNAS RI Serahkan Alat Kesehatan ke Rumah Sehat BAZNAS
Optimalkan Layanan Mustahik, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Ketua BAZNAS RI Serahkan Alat Kesehatan ke Rumah Sehat BAZNAS
Yogyakarta, 6 Februari 2025/7 Sya'ban 1446H – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mendampingi Ketua BAZNAS RI dalam acara penyerahan alat kesehatan dalam Program Kemaslahatan 2024 ke Rumah Sehat BAZNAS. Program ini merupakan wujud optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Penyerahan alat kesehatan ini bertujuan untuk memperkuat fasilitas layanan kesehatan di Rumah Sehat BAZNAS, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu. Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana ZIS dapat memberikan manfaat nyata bagi umat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam mengembangkan layanan kesehatan berbasis zakat. “Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk para mustahik. Dengan adanya alat kesehatan ini, diharapkan Rumah Sehat BAZNAS semakin optimal dalam memberikan pelayanan,” ujarnya. Alat kesehatan yang diserahkan meliputi berbagai peralatan medis penunjang yang akan digunakan dalam layanan pemeriksaan, perawatan, dan tindakan medis bagi pasien yang membutuhkan. Program ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan mustahik di berbagai daerah. Selain penyerahan alat kesehatan, acara ini juga menjadi momen diskusi strategis antara jajaran BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Yogyakarta terkait pengelolaan zakat untuk sektor kesehatan. Ketua BAZNAS RI menekankan pentingnya inovasi dalam pemanfaatan dana ZIS agar manfaatnya lebih luas dan berkelanjutan. Acara ini diakhiri dengan peninjauan fasilitas Rumah Sehat BAZNAS dan harapan agar program kemaslahatan terus berkembang, memberikan dampak positif bagi mustahik, serta memperkuat peran zakat dalam sektor kesehatan. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA07/02/2025 | Amil
BAZNAS Kabupaten Banyuasin Kunjungi Z Coffee & Z Chicken BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kabupaten Banyuasin Kunjungi Z Coffee & Z Chicken BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta 6 Februari 2025/7 Sya'ban 1446H – BAZNAS Kabupaten Banyuasin melakukan kunjungan ke Z Coffee dan Z Chicken, dua unit usaha pemberdayaan mustahik milik BAZNAS Kota Yogyakarta, yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari model bisnis yang dikembangkan sebagai bagian dari program ekonomi produktif berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rombongan BAZNAS Kabupaten Banyuasin disambut langsung oleh jajaran BAZNAS Kota Yogyakarta, yang menjelaskan bahwa Z Coffee dan Z Chicken merupakan inovasi dalam pengelolaan dana ZIS untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi mustahik. Melalui program ini, mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan mengelola usaha secara mandiri. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa konsep usaha berbasis ZIS ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan zakat yang lebih produktif. "Kami ingin menunjukkan bahwa zakat tidak hanya untuk konsumtif, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan dan bermanfaat jangka panjang bagi mustahik," ujarnya. Diskusi interaktif berlangsung mengenai strategi pengelolaan usaha, sistem pemasaran, serta dampak ekonomi yang telah dirasakan oleh para mustahik yang terlibat dalam program ini. BAZNAS Kabupaten Banyuasin mengapresiasi inovasi yang diterapkan dan berharap dapat mereplikasi program serupa di daerahnya guna meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui sektor ekonomi produktif. Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama serta harapan agar sinergi antar-BAZNAS terus terjalin dalam upaya meningkatkan pemberdayaan umat melalui pengelolaan dana ZIS yang lebih inovatif dan berdaya guna. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA07/02/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Banyuasin
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Banyuasin
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan studi tiru BAZNAS Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, Rabu, 5 Februari 2025 / 7 Rajab 1446H, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola zakat dan mengadopsi praktik terbaik Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta yang mendapat penghargaan Kantor Digital Terbaik Nasional dari BAZNAS RI Rombongan BAZNAS Kabupaten Banyuasin dipimpin oleh H. Ammad Demiyati Mahasar, didampingi jajaran Pimpinan dan Pelaksana. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bersama jajaran Wakil Ketua dan Pelaksana. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan ZIS melalui berbagai program unggulan, seperti digitalisasi layanan zakat, program Rumah Layak Huni (RLHB), serta beasiswa pendidikan bagi mustahiq. “Kami senang dapat berbagi pengalaman dan praktik yang baik dalam pengelolaan zakat. Semoga kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya. Diskusi berlangsung interaktif, membahas strategi penghimpunan zakat melalui digitalisasi, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta mekanisme pendistribusian yang tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Banyuasin mengapresiasi sistem yang diterapkan dan berharap dapat mengadopsi inovasi serupa di daerahnya. Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi antar keduanya dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Diperkirakan, kolaborasi ini semakin memperkuat peran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberdayakan masyarakat melalui dana ZIS yang dikelola secara profesional dan transparan. ===== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA07/02/2025 | Amil
Memastikan Program Berjalan Sesuai Rencana, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Program RLHB.
Memastikan Program Berjalan Sesuai Rencana, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Program RLHB.
Monitoring dilakukan terhadap kegiatan renofasi rumah tidak layak huni milik Bapak Walijan dan Ibu Sariyem, warga Kemantren Wirobrajan Kota Yogyakarta, Selasa 4 Februari 2025 / 5 Sya'ban 1446. Kedua warga tersebut melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta (RLHB), awal tahun 2025 mendapatkan bantuan dana dari BAZNAS Yogyakarta Kota masing-masing sejumlah Rp.20.000.000. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik yang memimpin monitoring memaparkan, pelaksanaan renovasi telah berjalan dengan baik dan saat ini sudah mencapai 90%. Insyaallah dalam sepekan atau dua pekan kedepan sudah selesai. Kami sangat bersyukur tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana dan hasilnya sangat baik. Turut hadir mendampingi Kepala Pelaksana H. Misbahrudin, Pelaksana Bidang II Triyono dan mahasiswa magang. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menuturkan, bahwa sesuai amanah UU 23/2011 BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengutamakan kebutuhan dasar mustahiq (penerima zakat) meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan. BAZNAS Kota Yogyakarta pada tahun 2024 telah mengalokasikan dana sejumlah Rp.478.500.000 untuk rekonstruksi 47 unit rumah. Untuk tahun 2025, anggaran sejumlah Rp250.000.000 telah disiapkan untuk memperbaiki 50 unit rumah,” terang Syamsul Azhari. Dengan data dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang menyebutkan masih adanya lebih dari seribu rumah tidak layak huni, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menjadi pelopor dalam menanggulangi permasalahan ini. Program Rumah Layak Huni diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih nyaman dan sehat bagi penerima manfaat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak melalui lembaga ini. “Semoga harta Anda diberkahi dan keluarga Anda menjadi keluarga sakinah. Aamiin,” ucap Syamsul Azhari. Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS, program-program kesejahteraan terus diwujudkan, memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta. ===== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/02/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pengukuhan Guru Besar Anggito Abimanyu, Soroti Peran Zakat dalam Ekonomi Islam
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Pengukuhan Guru Besar Anggito Abimanyu, Soroti Peran Zakat dalam Ekonomi Islam
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menghadiri acara pengukuhan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Prof. Dr. Anggito Abimanyu, di Balairung UGM, Selasa 4 Februari 2025/6 Rajab 1446H. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., beserta jajaran akademisi, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. Anggito Abimanyu menyampaikan orasi ilmiah terkait ekonomi Islam dan peran strategis zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan lembaga filantropi dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya menyatakan bahwa kontribusi pemikiran dari akademisi seperti Prof. Dr. Anggito Abimanyu sangat penting bagi perkembangan sistem zakat di Indonesia. “Pemikiran beliau memberikan arah yang jelas bagi pengelolaan zakat yang lebih profesional dan berdampak luas bagi masyarakat. Ini sejalan dengan upaya BAZNAS dalam meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian zakat agar semakin efektif dan transparan,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyambut baik pengukuhan ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga zakat. “Dengan adanya pemikiran akademisi seperti Prof. Anggito Abimanyu, kita berharap pengelolaan zakat semakin optimal dan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi mustahik, khususnya di Kota Yogyakarta,” ungkapnya. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara para pemangku kepentingan dalam bidang zakat dan ekonomi Islam. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengukuhan ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam mendukung kajian ilmiah dan implementasi kebijakan zakat yang berbasis riset. Dengan terus bersinergi, diharapkan pengelolaan zakat dapat semakin maju dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/02/2025 | Amil
BAZNAS RI Targetkan Rp750 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza dan Bantuan Kemanusiaan
BAZNAS RI Targetkan Rp750 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza dan Bantuan Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan Rp750 miliar untuk membangun sejumlah fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, hingga masjid di wilayah Gaza usai disepakatinya gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel. Selain rekonstruksi, BAZNAS juga rutin mengirimkan bantuan kemanusiaan. Hingga Selasa, 28 Januari 2025, sebanyak 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI untuk rakyat Palestina berhasil memasuki Gaza melalui Gerbang Rafah, Mesir. “Solidaritas dunia Islam mari bersama-sama berpartisipasi membangun kembali Gaza. Untuk membangun fasilitas umum, diestimasikan butuh 750 miliar rupiah, sehingga kita bisa leluasa membangun,” ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat mengisi Program Lampung Post Update baru-baru ini. Prof. Nadra menyampaikan, tercapainya gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel diharapkan berlangsung permanen, sehingga BAZNAS bersama lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya lebih mudah dalam menyalurkan bantuan. “Insya Allah dengan adanya gencatan senjata, kami akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di Gaza. Kami berharap gencatan senjata ini bisa langgeng, sehingga mudah dalam membangun,” ucap Prof. Nadra. Menurut Prof. Nadra, kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza setelah tercapainya gencatan senjata adalah pasokan air dan makanan. Katanya, BAZNAS berkomitmen terus menyalurkan bantuan yang diamanahkan masyarakat Indonesia. “Jadi kerja BAZNAS untuk Palestina ini akan terus kami lakukan, karena amanah dana itu sudah ada, sehingga perlu kami salurkan. Tentunya kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan sukses. Itu kita jaga sekali, sehingga kita bekerja sama dengan lembaga-lembaga terpercaya,” jelasnya. Selain bantuan kemanusiaan, ungkap Prof. Nadra, BAZNAS juga siap memberikan bantuan pendidikan berupa pemberian program beasiswa bagi mahasiswa Gaza yang hendak melanjutkan jenjang pendidikannya di Indonesia. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/02/2025 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan Tingkat Nasional
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan Tingkat Nasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Amirul Azzam (15 tahun), berhasil meraih Juara 1 Lomba Adzan kategori usia SMP/MTs se-Indonesia pada ajang SEVEN SKIES COMPETITION 2025, yang digelar di SMAIT Ihsanul Fikri, Mungkid, Magelang, Jateng, Sabtu 1 Februari 2025/2 Sya'ban 1446. Azzam, panggilan keseharian, putra Bapak/Ibu Rachmat Saputra, warga Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta telah memiliki hafalan Al Qur'an 6 juz, merupakan penerima beasiswa kader hafidz yang banyak menorehkan prestasi diantara kader yang lain. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Azzam. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan bagi anak yang lain”, ujarnya. Program beasiswa kader hafidz pertama kali dijalankan tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih Amirul Azzam dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/02/2025 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Kunjungan Ketua BAZNAS RI Di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Dampingi Kunjungan Ketua BAZNAS RI Di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
Yogyakarta, 3 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengunjungi Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) dalam rangka memberikan kuliah umum dan menandatangani perjanjian kerja sama antara BAZNAS RI dan UCY. Acara yang berlangsung di auditorium UCY ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pungutan, Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., serta Wakil Ketua II BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, Ph.D. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, juga hadir dan mendampingi kunjungan tersebut. Dalam kuliah umumnya, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dengan tugas utama mengelola zakat. Struktur pengelolaannya terdiri dari tingkat nasional yang dipegang oleh BAZNAS RI, tingkat provinsi oleh BAZNAS provinsi, dan tingkat kabupaten/kota oleh BAZNAS daerah. Ia menyoroti pentingnya peran kampus dalam meningkatkan literasi zakat di masyarakat, mengingat salah satu tantangan utama dalam pengelolaan zakat adalah rendahnya pemahaman masyarakat mengenai zakat, infak, dan sedekah. “Kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran zakat di tengah masyarakat. Dengan basis keilmuan yang kuat, dunia akademik dapat menjadi penggerak utama dalam penyebarluasan informasi zakat, infak, dan sedekah,” ujar Prof. Noor Achmad dalam pemaparannya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan dukungannya terhadap program BAZNAS RI dalam menjadikan kampus sebagai basis penguatan literasi zakat. Menurutnya, dunia digital yang erat kaitannya dengan lingkungan akademik menjadi peluang besar bagi BAZNAS dalam menyebarluaskan informasi tentang zakat. Ia berharap agar program serupa dapat diterapkan di seluruh kampus di Yogyakarta agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. “Jika seluruh kampus dapat menjadi mitra dalam edukasi zakat, dampaknya akan sangat besar bagi BAZNAS daerah. Mahasiswa dan akademisi akan menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah,” ungkap Drs. H. Syamsul Azhari. Penandatanganan kerja sama antara BAZNAS RI dan UCY menandai komitmen bersama dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang lebih baik serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan berbagai program edukasi dan penelitian tentang zakat dapat berkembang lebih luas di lingkungan akademik. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/02/2025 | Amil
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Single Voice Religi Kategori Usia SMP/MTs, se-Indonesia.
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Single Voice Religi Kategori Usia SMP/MTs, se-Indonesia.
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Chamila Syaqib Nurkirana (15 tahun), berhasil meraih Juara 1 Single Voice Religi Kategori Usia SMP/MTs se-Indonesia pada ajang SEVEN SKIES COMPETITION 2025, yang digelar di SMAIT Ihsanul Fikri, Mungkid, Magelang, Jateng, Sabtu 1 Februari 2025/2 Sya'ban 1446. Mila, panggilan keseharian, telah memiliki hafalan Al Qur'an 2 juz, putri Bapak/Ibu Cahyo Apriyantoro Kurniawan/Jumiyati, warga Semaki Gede UH 1/100, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, merupakan penerima beasiswa kader hafidz sejak tahu 2023 yang banyak menorehkan prestasi. Selain piawi olah vokal, khususnya lagu religi, juga qori' yang memiliki suara sangat bagus. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Mila. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya. Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Mila dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS KotaYogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA03/02/2025 | Amil
Guru, Pegawai dan Siswa SDN Ngabean dan SDN Blunyahrejo Salurkan Sedekah untuk Korban Banjir dan Longsor di Pekalongan. 
Guru, Pegawai dan Siswa SDN Ngabean dan SDN Blunyahrejo Salurkan Sedekah untuk Korban Banjir dan Longsor di Pekalongan. 
YOGYAKARTA – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh guru, pegawai dan siswa, SDN Ngabean dan SDN Blunyahrejo yang menggalang sedekah untuk membantu korban terdampak musibah banjir dan tanah longsor di Pekalongan. Dana sebesar Rp 596.000,- hasil penggalangan donasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Sekolah SDN Ngabean, Ibu Tri Lestari Widayati. Sedangkan SDN Blunyahrejo sedekah sejumlah Rp.701.000 diserahkan oleh Guru Agama Islam Ibu Dalinem. Kedua menyerahkan di hari penuh berkah, Jum'at 31 Januari 2025/1 Sya'ban 1446 di sekolah setempat. Penggalangan dana ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter bagi siswa agar tumbuh dengan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan menyisihkan sebagian uang saku dan gaji, siswa serta tenaga pendidik berkontribusi meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa sekecil apa pun bantuan, jika diberikan dengan keikhlasan, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ibu Tri Lestari Widayati. Hal yang sama juga disampaikan Ibu Dalinem. Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada korban terdampak melalui pihak yang berwenang agar dapat dimanfaatkan secara tepat. Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk turut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain sebagai bentuk kepedulian, sedekah yang diberikan juga menjadi bagian dari amalan infak yang mendidik anak-anak sejak dini untuk berbagi. Dengan aksi kecil ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan nilai-nilai empati dan semangat gotong royong. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pekalongan telah mengakibatkan dampak besar bagi masyarakat setempat. Bantuan yang terus mengalir, baik dari individu maupun lembaga, menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dapat menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA31/01/2025 | Amil
Penguatan Integritas Pegawai, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pengajian Bagi ASN Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Penguatan Integritas Pegawai, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pengajian Bagi ASN Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Pengajian di ikuti pejabat dan aparat Muslim Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dengan pemateri H. Karmin, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kamis 30 Januari 2025/30 Rajab 1446 di Aula Adipura Kantor setempat. Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan anugerah Allah Swt yang harus disyukuri. Syukur bukan karena status ASN semata tetapi syukur karena mendapat kesempatan menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat, ungkap H. Karmin. Bentuk rasa syukur yakni menjadikan seluruh pengabdian sebagai amal ibadah dengan selalu menjadikan niat, ikhlas dan syukur sebagai landasan utama dalam bekerja. "Dengan pilar atau landasan itu maka seluruh aktivitas, tidak terkecuali sebagai ASN, akan bernilai ibadah dan berbuah pahala", terangnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan ketentuan syar'i dan regulasi menyebutkan, bahwa penunaian zakat bertujuan untuk menjadikan muzaki (yang berzakat) hatinya suci, tidak tamak dan rakus. Juga bertujuan menjadikan harta bersih dan berkah sehingga terwujud diri dan keluarga sakinah. Pengajian yang diselenggarakan di setiap OPD dan Sekolah dilingkungan Pemerintah Kota bertujuan meningkatkan integritas pegawai sebagai salah satu tujuan menunaikan zakat. Ditambahkan, pengajian di adakan rutin setiap bulan, disetiap OPD, BUMD, Instansi Vertikal tingkat Kota Yogyakarta dan Sekolah/Madrasah. Penceramah berasal dari Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA31/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Sdr. Galang Ramadhan, Penderita Diabetes Akut
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Sdr. Galang Ramadhan, Penderita Diabetes Akut
YOGYAKARTA – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Pada hari ini, Kamis, 30 Januari 2025, bantuan biaya kesehatan sebesar Rp 750.000 dan paket sembako senilai Rp 250.000 disalurkan kepada Sdr. Galang Ramadhan, warga Ngampilan NG 1/03 RT 01 RW 01, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta. Sdr. Galang Ramadhan, pemuda berusia 22 tahun yang lahir pada 30 Oktober 2003, saat ini tengah diuji dengan penyakit diabetes akut yang membuatnya hanya bisa berbaring di tempat tidur. Kondisi kesehatannya yang semakin menurun menghambat aktivitasnya sehari-hari dan menimbulkan beban bagi keluarga yang merawatnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan medis dan kebutuhan sehari-hari. Bantuan diterima langsung oleh nenek dari Sdr. Galang, yang selama ini merawat dan mendampinginya. Dengan penuh haru, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas kepedulian yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan donatur yang telah berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS,” ujarnya. Program pentasyarufan ini merupakan bagian dari pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, khususnya dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial. Dengan adanya zakat dari para muzaki, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi warga yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dan bukti nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. “Kami mengajak masyarakat untuk terus berzakat dan bersedekah agar semakin banyak saudara kita yang terbantu,” tuturnya. Semoga bantuan ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Sdr. Galang Ramadhan dan semakin menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA31/01/2025 | Amil
Rizky Ario Herdiansyah, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Terpilih Sebagai Santri Terbaik Ke-3 Wisuda Santri TKA-TPA
Rizky Ario Herdiansyah, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Terpilih Sebagai Santri Terbaik Ke-3 Wisuda Santri TKA-TPA
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Rizky Ario Herdiansyah berhasil meraih predikat Santri Terbaik Ke-3 pada acara Wisuda Santri TKA-TPA Rayon Kemantren Kotagede. Acara wisuda ini berlangsung pada Ahad (26/1/2025) bertepatan dengan 26 Rajab 1446 H di Gedung Dakwah AMM Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Rizky Ario Herdiansyah. Ia menuturkan bahwa Rizky merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz yang saat ini dibina oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang hafal Al-Qur'an, menjadi teladan, serta penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing. “Program beasiswa kader hafidz ini pertama kali dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak, kemudian bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan mencapai 75 anak pada tahun 2025. Penerima beasiswa adalah mereka yang tinggal bersama keluarga di rumah, berusia dari TK/RA hingga SMP/MTs, serta memiliki hafalan minimal satu juz untuk TK/RA/SD/MI dan dua juz untuk SMP/MTs. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung proses pendidikan mereka,” jelas Drs. H. Syamsul Azhari. Keberhasilan Rizky dalam meraih penghargaan Santri Terbaik Ke-3 menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil membentuk karakter unggul bagi generasi muda. Selain meningkatkan hafalan Al-Qur'an, para penerima beasiswa juga menunjukkan sikap disiplin, dedikasi, serta kepemimpinan yang tinggi di lingkungan mereka. “Kami merasa bersyukur bahwa program ini memberikan dampak luar biasa dalam membentuk karakter anak-anak penerima beasiswa. Mereka telah terbukti layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka,” tambahnya. Keberlanjutan program beasiswa kader hafidz ini tentu tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan kontribusi dari para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an dan pemimpin masa depan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Aamiin,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat