WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

Faiq Syauqy Mubarok Salah Satu Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Kembali Mengharumkan Nama Yogyakarta
Faiq Syauqy Mubarok Salah Satu Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Kembali Mengharumkan Nama Yogyakarta
Faiq Syauqy Mubarok, salah satu penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali mengharumkan nama Yogyakarta dengan meraih juara 1 lomba adzan tingkat DIY dan Jawa Tengah. Prestasi ini diraihnya dalam ajang Bina Umat Competition Series (BUCS #10) yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Bina Umat Yogyakarta pada Ahad, 23 Februari 2025, bertepatan dengan 24 Sya'ban 1446 H. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Faiq Syauqy Mubarok. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan program Beasiswa Kader Remaja Masjid dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam bidang keagamaan. “Keberhasilan ananda Faiq membuktikan bahwa anak-anak penerima beasiswa ini memiliki potensi besar dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih luas,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Remaja Masjid merupakan program baru yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2025/1446 H. Program ini mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat, meskipun persyaratan yang ditetapkan cukup ketat. Calon penerima beasiswa harus merupakan aktivis masjid, memiliki hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, serta tinggal bersama orang tua di rumah. Dari 135 pendaftar, hanya 90 anak yang lolos seleksi dan mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 400.000 per bulan. Selain Beasiswa Kader Remaja Masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta juga telah menjalankan program Beasiswa Kader Hafidz sejak tahun 2023. Program ini telah membantu 75 anak yang memiliki hafalan Al-Qur’an agar semakin berkembang dan berprestasi. Kedua program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an, aktif di masjid, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. H. Syamsul Azhari berharap bahwa pencapaian Faiq Syauqy Mubarok akan menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Yogyakarta untuk lebih semangat dalam menghafal Al-Qur'an dan aktif dalam kegiatan masjid. “Kami yakin bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan masjid akan menjadi penerang bagi keluarga dan lingkungannya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. “Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi harta dan keluarga, serta semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Untuk kemudahan dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, masyarakat dapat mengakses layanan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta melalui tautan berikut: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan manfaat bagi umat, khususnya dalam meningkatkan literasi Al Qur'an bagi seluruh lapisan masyarakat
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, 90 Anak Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Jogja Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan.
Tarhib Ramadhan, 90 Anak Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Jogja Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan.
Yogyakarta, 23 Februari 2025 – Sebanyak 90 anak penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025/1446 resmi dikukuhkan dalam acara Pengukuhan dan Pembekalan yang digelar di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara yang berlangsung khidmat pada Ahad (23/2) ini dihadiri oleh penerima beasiswa beserta orang tua mereka. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II (Waka II) BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik. Dalam sambutannya, Abdul Samik menyampaikan bahwa program beasiswa kader remaja masjid ini merupakan program perdana yang diselenggarakan pada tahun 2025/1446. Proses seleksi dilakukan secara ketat dengan persyaratan yang cukup berat, di antaranya calon penerima harus berusia SD/MI atau SMP/MTs, memiliki hafalan minimal 1 atau 2 juz Al-Qur’an, serta tinggal bersama orang tua di rumah. Meski demikian, program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah pendaftar mencapai 135 anak. Karena keterbatasan anggaran, hanya 90 anak yang lolos seleksi dan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Dari total 90 penerima beasiswa, sebanyak 40 anak merupakan laki-laki dan 50 perempuan. Dari segi jenjang pendidikan, 57 anak berasal dari tingkat SD/MI dan 33 anak dari SMP/MTs. Berdasarkan hafalan Al-Qur’an, 86 anak memiliki hafalan 1 hingga 5 juz, tiga anak memiliki hafalan 6 hingga 10 juz, dan satu anak telah menghafal 11 juz. “Program ini bertujuan mencetak generasi muda yang mencintai masjid, menjadi teladan bagi anak-anak lainnya, serta menjadi penggerak dakwah Islam di lingkungannya. Kami berharap melalui program ini, para kader dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menghadirkan keberkahan bagi para muzakki yang telah berzakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujar Abdul Samik. Selain program Beasiswa Kader Remaja Masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memiliki berbagai program penguatan iman dan takwa lainnya, seperti Beasiswa Kader Hafidz, Madrasah Al-Qur’an bagi siswa, serta program-program pembinaan keagamaan lainnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya. Dengan dana beasiswa sebesar Rp400.000 per anak setiap bulan, diharapkan anak-anak penerima manfaat dapat tumbuh menjadi generasi saleh dan salihah, serta menjadi penerus takmir masjid yang amanah dan profesional di masa depan. Aamiin. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Mencari Bakat.
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Mencari Bakat.
Multi talenta, itulah predikat yang layak disandang Chamila Syaqib Nurkirana (15 tahun) atas prestasi juara 1 lomba mencari bakat, yang digelar Panitia Bazar Songsong Ramadhan Masjid An Nashir Sorosutan Yogyakarta, Ahad 23 Februari 2025/24 Sya'ban 1446. Berbagai kejuaraan perlombaan telah diraihnya diantaranya lomba qiroah, lagu islami dan lainnya. Ananda yang biasa dipanggil Mila, memiliki hafalan Al Qur'an 2 juz, putri Bapak/Ibu Cahyo Apriyantoro Kurniawan/Jumiyati, warga Semaki Gede UH 1/100, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, merupakan penerima beasiswa kader hafidz sejak tahun 2023 yang banyak menorehkan prestasi. Selain piawi olah vokal, khususnya lagu religi, juga qori' yang memiliki suara sangat bagus. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Mila. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya. Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Mila dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS KotaYogyakarta,” tambahnya. Disampaikan ucapan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kota Jogja. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Ustadz Madrasah Al Qur'an Bagi Penyuluh Agama Islam
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Ustadz Madrasah Al Qur'an Bagi Penyuluh Agama Islam
Yogyakarta, 20 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar pelatihan bagi ustadz dan ustadzah Madrasah Al Qur'an (MDA) yang diperuntukkan bagi 50 penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 20 Februari 2025, atau bertepatan dengan 21 Sya'ban 1446 H, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, perwakilan Bagian Kesra, Ketua dan Wakil Ketua II, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pengajar MDA selama bulan Ramadhan bagi ASN, TNI, dan POLRI tingkat Kota Yogyakarta. "Selama bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Kemenag Kota Yogyakarta untuk menyelenggarakan Madrasah Al Qur'an di semua instansi tingkat kota. Dalam kerja sama ini, Kemenag menyediakan tenaga pengajar, sementara BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran pendukung," ungkap Drs. H. Syamsul Azhari. Program MDA ini akan dibagi menjadi dua kelas, yaitu Kelas Iqra bagi pegawai yang belum bisa membaca Al Qur'an, serta Kelas Tahsin bagi mereka yang sudah bisa membaca namun masih perlu peningkatan kelancaran dan pemahaman tajwid. Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan seharusnya menjadi bagian dari tugas Kementerian Agama dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al Qur'an di kalangan ASN serta aparat negara. “BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dalam pengelolaan zakat dan program sosial keagamaan. Program seperti ini semestinya juga menjadi perhatian utama Kementerian Agama,” ujar H. Nadzib. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mengelola zakat dengan amanah sesuai syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian 14 tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit keuangan, peringkat terbaik nasional dalam Audit Syariah, serta menjadi satu-satunya lembaga amil zakat yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam yang terlibat dapat mengoptimalkan peran mereka dalam membimbing dan mengajarkan Al Qur'an kepada para pegawai ASN, TNI, dan POLRI selama bulan Ramadhan. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al Qur'an serta memperkuat pemahaman keislaman di lingkungan pemerintahan dan aparat negara. Untuk kemudahan dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, masyarakat dapat mengakses layanan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta melalui tautan berikut: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan manfaat bagi umat, khususnya dalam meningkatkan literasi Al Qur'an bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 20 Februari 2025 – Menyambut bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta. Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bertempat di ruang rapat 4 DPRD Kota Yogyakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 atau bertepatan dengan 21 Sya'ban 1446 H. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, yang dihadiri oleh para pengurus terlantik. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua II DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, yang memberikan dukungan terhadap peran UPZ dalam optimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan DPRD Kota Yogyakarta. Dalam sesi pembekalan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menyampaikan materi tentang pentingnya tugas seorang amil dalam mengelola zakat. Ia menegaskan bahwa profesi sebagai amil merupakan pekerjaan mulia, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah dalam Surat At-Taubah ayat 60. Pengelolaan zakat yang baik dan profesional menjadi penting, mengingat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat. H. Syamsul Azhari dalam sambutannya berharap agar para pengurus UPZ yang dikukuhkan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya prinsip amanah, profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan zakat. Prinsip 3A yang diterapkan, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, diharapkan menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas. “Alhamdulillah, BAZNAS Kota Yogyakarta telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut dengan baik. Terbukti, selama 14 tahun berturut-turut, kami berhasil meraih opini WTP dalam audit keuangan, mendapat peringkat terbaik tingkat nasional dalam Audit Syariah, serta menjadi satu-satunya amil yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015,” ujar H. Syamsul Azhari. Dengan adanya pengukuhan pengurus UPZ ini, diharapkan semakin meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan DPRD Kota Yogyakarta. UPZ Masjid Al Furqon diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan zakat, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara digital melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Ramadhan yang semakin dekat, diharapkan program zakat yang dikelola UPZ dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat, sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Yogyakarta.
BERITA26/02/2025 | Amil
Yogyakarta Sambut Pemimpin Baru! dr. Hasto Wardoyo & Wawan Harmawan Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Mewujudkan Kota Yogyakarta Lebih Maju
Yogyakarta Sambut Pemimpin Baru! dr. Hasto Wardoyo & Wawan Harmawan Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Mewujudkan Kota Yogyakarta Lebih Maju
Alhamdulillah, Barokallah! Segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Bapak dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sebagai Walikota Yogyakarta dan Bapak Wawan Harmawan, SE, MM sebagai Wakil Walikota Yogyakarta. Kami turut bersyukur atas amanah mulia yang telah diemban oleh beliau berdua dalam memimpin Kota Yogyakarta. Semoga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini, Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, maunah, dan barokah, serta kesehatan dan kekuatan agar dapat memimpin dengan penuh kebijaksanaan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Kami berharap, di bawah kepemimpinan Bapak dr. Hasto Wardoyo dan Bapak Wawan Harmawan, Kota Yogyakarta semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Semoga sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS terus berlanjut dalam menguatkan program-program kemaslahatan umat dan pemberdayaan masyarakat. Selamat mengemban amanah, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah dalam membangun Kota Yogyakarta yang lebih baik. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. SambungFacebookXWhatsApp
BERITA21/02/2025 | Amil
Terima Kasih dan Apresiasi Kami untuk Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. atas Bimbingan dan Arahan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta
Terima Kasih dan Apresiasi Kami untuk Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. atas Bimbingan dan Arahan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, Februari 2025 – Dengan penuh rasa syukur, kami segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengucapkan Alhamdulillah, Barokallah atas segala bimbingan, arahan, dan pembinaan yang telah diberikan oleh Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A., Penjabat Walikota Yogyakarta. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak yang dengan penuh keikhlasan telah memberikan perhatian dan dukungan luar biasa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Yogyakarta. Bimbingan serta arahan yang diberikan telah menjadi motivasi besar bagi kami dalam menjalankan amanah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program-program yang lebih baik dan tepat sasaran. Berkat dukungan serta kebijakan yang Bapak berikan, BAZNAS Kota Yogyakarta semakin optimis dalam meningkatkan peran dan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada BAZNAS juga semakin meningkat, sehingga penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dapat berjalan dengan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi lebih banyak mustahik. Kami berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayah, maunah, dan barokah kepada Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. beserta keluarga. Semoga kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah dalam mengemban tugas mulia ini. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas segala dedikasi dan perhatian yang telah Bapak berikan. Semoga sinergi yang telah terjalin antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta terus berlanjut demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA21/02/2025 | Amil
Laporan Pengelolaan IS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Januari 2025: Optimalisasi Penghimpunan dan Penyaluran Dana
Laporan Pengelolaan IS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Januari 2025: Optimalisasi Penghimpunan dan Penyaluran Dana
Yogyakarta, Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta telah merilis laporan pengelolaan Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (IS DSKL) untuk bulan Januari 2025 atau 1446 Hijriah. Laporan ini mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam penghimpunan serta penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Yogyakarta. Sepanjang bulan Januari 2025, total penghimpunan dana ZIS DSKL yang berhasil dikumpulkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta mencapai Rp395.425.291. Dana ini diperoleh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk individu, lembaga, dan institusi yang menyalurkan donasi mereka melalui BAZNAS. Sementara itu, dalam aspek penyaluran, BAZNAS Kota Yogyakarta telah menyalurkan dana ZIS melalui berbagai program yang telah dirancang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Total penyaluran ZIS per program pada bulan Januari 2025 tercatat sebesar Rp364.508.843. Penyaluran ini mencakup berbagai bidang, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan bantuan sosial lainnya. Selain itu, total penyaluran ZIS dan DSKL selama bulan Januari mencapai Rp473.599.059. Jumlah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan bahwa dana yang telah dihimpun dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan mustahik di berbagai sektor kehidupan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola akan terus disalurkan secara tepat sasaran dan transparan sesuai dengan program yang telah direncanakan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan umat. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan dana yang dihimpun semakin bertambah dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA21/02/2025 | Amil
Siap Menjadi Generasi Qurani 75 Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan
Siap Menjadi Generasi Qurani 75 Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan
Mewakili Pemerintah Kota Yogyakarta, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas program BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan generasi Qur'ani melalui program beasiswa kader hafidz. Hal tersebut disampaikan Penjabat Walikota Yogyakarta dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bagian Kesra Setda KotaYogyakarta, Helmi Arifin, pada acara Pengukuhan dan Pembekalan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Ahad 17 Sya'ban 1446 (16/2/2025) bertempat di Ruang Bima Balaikota Yogyakarta. Saya mengucapkan selamat dan semoga ananda mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. "Harapan kami semoga program ini mampu menciptakan generasi saleh salihah, pecinta Al Qur'an dan teladan bagi anak yang lain", pintanya. Turut hadir Kepala Kankemenag Kota Jogja, Pimpinan Bank BPD Syariah, Pimpinan PPPA Daarul Qur’an, dan orang tua kader hafidz. Materi Pembekalan disampaikan oleh PPPA Daarul Qur'an, Takmir Masjid Jogokaryan dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dalam laporan yang disampaikan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, menuturkan 75 anak penerima beasiswa kader hafidz yang dikukuhkan dengan rincian, laki-laki 30, perempuan 45, usia TK/RA 2, usia SD/MI 39, usia SMP/MTs 19, usia SMA/MA 15, hafalan 1 s.d 5 juz 57 anak, 6 s.d 10 juz 15 anak, 10 s.d 29 juz 2 anak, dan hafal 30 juz 1 anak. 75 kader hafidz yang dikukuhkan adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Jogja dalam melahirkan generasi Qur’ani yang siap menjadi teladan dan penggerak dakwah Islam. Kegiatan ini semakin memperkuat komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung terwujudnya tujuan pendidikan yakni meningkatkan iman taqwa, menjadikan peserta didik berakhlak mulia. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini dengan menunaikan zakat, infaq dan sedekah guna mencetak lebih banyak hafidz Qur’an yang berkualitas. Melalui program ini, muzaki dan munfiq akan meraih keutamaan yakni pahala yang berlipat ganda, ilmu yang manfaat dan anak yang saleh salihah.
BERITA21/02/2025 | Amil
Nabila Rafa Putri Ferdian, Penerima Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur'an Juz 30
Nabila Rafa Putri Ferdian, Penerima Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur'an Juz 30
Juara 3 diraih pada ajang Bumi Cendekia Innovation Week yang digelar Pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta, Sabtu 15 Februari 2025/16 Sya'ban 1446 di pesantren setempat. Nabila Rafa Putri Ferdian, putri Bapak/Ibu Aan Arief Ferdianto, merupakan penerima beasiswa kader hafidz masjid BAZNAS Kota Jogja angkatan tahun 2025/1446. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Nabila Rafa Putri Ferdian. Ini menunjukkan, bahwa penerima beasiswa kader hafidz, sebanyak 75 anak, merupakan anak yang memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Program beasiswa kader hafidz Al Qur'an bertujuan mencetak generasi Qur'ani, saleh salihah, teladan dan penggerak dakwah Islam. Mereka anak-anak yang sangat luar biasa, memiliki talenta pejuang kemajuan masa depan bangsa. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak lagi anak-anak saleh salihah penghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak penghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Jogja. Dana yang ditasharufkan/didistribusikan untuk program ini akan meraih keutamaan bagi yang menunaikan, yakni pahala akan terus mengalir sampai akhir kelak,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzaki/munfiq, semoga harta menjadi berkah, keluarga sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Faiq Syauqy Mubarok, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur'an Tingkat DIY dan Jateng.
Faiq Syauqy Mubarok, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur'an Tingkat DIY dan Jateng.
Juara 1 diraih pada ajang Festival Pelajar Muslim Yogyakarta (FPMY #8) yang diselenggarakan MAN 3 Sleman, Sabtu 15 Februari 2025/16 Sya'ban 1446 di sekolah setempat. Faiq Syauqy Mubarok (14 thn) siswa kelas 8 SMPN 8 Yogyakarta, putra Bapak/Ibu Ibnu Mubarok/Neng Lia Agustina, warga Minggiran Mantrijeron Yogyakarta, merupakan penerima beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja tahun 2025/1446. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Faiq Syauqy Mubarok. Ini menunjukkan, bahwa penerima beasiswa kader remaja masjid merupakan anak yang memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Program beasiswa kader remaja masjid, bertujuan mencetak generasi pemakmur masjid yang memiliki ilmu agama yang mumpuni dan jiwa pemakmur masjid yang handal. Syarat pokok usia SD/MI/SMP/MTs, aktifis masjid, tinggal bersama orang tua, dan memiliki hafalan Al Qur'an minimal 1 juz. Beasiswa diberikan kepada 90 anak @Rp.400.000/bulan. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak lagi anak penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid. “Kami yakin, anak penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Selain beasiswa kader remaja masjid, BAZNAS Kota Jogja juga memberikan beasiswa penghafal Al Qur'an, Madrasah Al Qur'an siswa sekolah, dan penghargaan bagi siswa yang meraih prestasi bidang agama. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan untuk program ini akan meraih keutamaan bagi yang menunaikan yakni pahala akan terus mengalir sampai akhir kelak,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzaki/munfiq, semoga harta menjadi berkah, keluarga sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Prestasi Membanggakan! Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Yogyakarta Raih Juara 1 MTTQ di FAS #7
Prestasi Membanggakan! Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Yogyakarta Raih Juara 1 MTTQ di FAS #7
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Hakam Malik 'Abbad, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam ajang Festival Anak Sholeh (FAS) #7, ia berhasil meraih juara 1 dalam kategori Musabaqah Tilawatil Tarikh Qur’an (MTTQ) putra tingkat Provinsi. Kompetisi yang digelar pada Ahad, 9 Februari 2025 dalam rangkaian FAS #7 ini mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai daerah di DIY. Hakam Malik 'Abbad tampil dengan penuh penghayatan dan kefasihan dalam membaca serta mentarjih sejarah Al-Qur’an, sehingga mampu memukau dewan juri dan mengungguli peserta lainnya. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi BAZNAS Kota Yogyakarta dan seluruh komunitas Remaja Masjid. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mendalami Al-Qur’an dan berkontribusi dalam dakwah Islam. “Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan pencapaian Hakam Malik 'Abbad. Ini menunjukkan bahwa kader-kader Remaja Masjid BAZNAS memiliki potensi besar dalam bidang keislaman. Semoga kemenangan ini semakin memotivasi para pemuda untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. FAS #7 sendiri merupakan agenda tahunan yang menggabungkan kompetisi islami untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi. Dengan kemenangan ini, Hakam Malik 'Abbad diharapkan dapat terus mengembangkan bakatnya dan membawa nama baik Yogyakarta di ajang yang lebih luas. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Orang Tua Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid Ikuti Sosialisasi dan Pemantapan Program Kader Remaja Masjid.
Orang Tua Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid Ikuti Sosialisasi dan Pemantapan Program Kader Remaja Masjid.
Setelah putra putrinya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan hafalan Al Qur’an, sebanyak 90 orang tua calon penerima beasiswa kader remaja masjid mengikuti sosialisasi dan pemantapan program, Jum'at 15 Sya'ban 1446 (14/2/2025) bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri menuturkan, sebanyak 135 anak mendaftar beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. 111 anak lolos administrasi dan berhak ikut seleksi hafalan Al Qur’an. Dari jumlah tersebut 90 anak telah ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa kader remaja masjid. Meskipun sudah lolos seleksi tetapi masih akan diuji melalui tahapan sosialisasi dan pemantapan dengan materi pokok kewajiban dan hak penerima beasiswa kader remaja masjid. "Seluruh orang tua yang hadir telah sepakat untuk memenuhi kewajiban dan hak, sehingga semua calon akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa remaja masjid tahun 2025/1446", ujarnya. Ditambahkan, program beasiswa kader remaja masjid bertujuan menyiapkan aktivis yang memiliki ilmu agama yang mumpuni dan komitmen yang handal. Syarat pokok, usia SD/MI/SMP/MTs, memiliki hafalan Al Qur'an minimal 1 juz, tinggal bersama orang tua dan aktif di masjid. Program ini juga memiliki tujuan yang mulia bagi muzaki yakni meraih keutamaan dalam berzakat untuk mendapatkan ketenangan/sakinah dan pahala yang terus mengalir dari anak yang menerima beasiswa. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Urgensi Fidyah dalam Islam
Urgensi Fidyah dalam Islam
Fidyah adalah salah satu bentuk kompensasi yang diberikan oleh umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa, baik karena sakit, hamil, menyusui, atau alasan lainnya. Pentingnya fidyah terletak pada kemampuannya untuk menjaga keadilan dan keseimbangan dalam ibadah. Dalam konteks puasa, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang tidak mampu berpuasa untuk tetap berkontribusi dalam amal ibadah. Fidyah biasanya berupa makanan pokok yang diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan memberikan fidyah, seorang Muslim tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga membantu sesama. Ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial dalam Islam. Selain itu, fidyah juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Dalam situasi tertentu, seperti penyakit kronis, fidyah menjadi alternatif yang lebih baik daripada memaksakan diri untuk berpuasa. Dengan demikian, fidyah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kasih sayang Allah kepada umat-Nya. Melalui fidyah, kita belajar untuk menghargai nikmat puasa dan berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Ini menunjukkan bahwa dalam Islam, setiap tindakan ibadah haruslah disertai dengan niat baik dan kepedulian terhadap sesama. Penulis : Hubaib Ash Shidqi Editor : Hubaib Ash Shidqi
BERITA17/02/2025 | HUBAIB ASH SHIDQI
BAZNAS Kota Yogyakarta Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah Tahun Anggaran 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah Tahun Anggaran 2025
Yogyakarta, 13 Februari 2025/14 Sya'ban 1446H – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar agenda Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Kamaratih Lantai 2, Bagian Organisasi, Komplek Balaikota Yogyakarta. Penandatanganan NPHD diikuti BAZNAS Kota Yogyakarta, Kementerian Agama dan MUI Kota Yogyakarta. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, SE, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan, BAZNAS Kota Yogyakarta adalah lembaga pemerintah non struktural yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014. Tugas pemerintah, sesuai ketentuan tersebut diantaranya memberikan bantuan pendanaan melalui hibah APBD. "Alhamdulillah, rutin setiap tahun Pemerintah Kota Yogyakarta mengalokasikan dana hibah APBD untuk operasional BAZNAS Kota Yogyakarta dan tahun 2025 dana hibah yang dikucurkan sejumlah Rp.516.967.500", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari saat dikonfirmasi mengenai agenda tersebut menuturkan, dalam hal pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan sangat luar biasa. Selain hibah APBD juga memberikan fasilitas pendukung berupa kantor, sarana transportasi dan dukungan lainnya termasuk menerbitkan Peraturan Walikota tentang Pengelolaan Zakat. "Alhamdulillah atas dukungan yang diberikan, BAZNAS RI dalam ajang BAZNAS AWARD 2024 memberikan Penghargaan Prestasi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Tingkat Nasional", pungkasnya. Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Nadhif, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa hibah yang diberikan harus digunakan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kami berharap dengan adanya NPHD ini, setiap lembaga penerima dapat mengelola dana dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya. Penandatanganan NPHD ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam memperkuat program-program sosial berbasis keagamaan di Kota Yogyakarta. Dengan adanya sinergi yang erat antara pemerintah dan lembaga terkait, diharapkan dana hibah dapat mendukung terwujudnya program secara optimal untuk kepentingan umat. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/02/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 13 Februari 2025/14 Sya'ban 1446H – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi dan Evaluasi (Musykoord) Bidang II (Pendistribusian dan Pemberdayaan) di Kantor BAZNAS DIY. Musyawarah dihadiri perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY membahas strategi optimalisasi pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk tahun 2025/1446. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Wakil Ketua IV Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si dan Pelaksana Bidang II Nurul Istiqomah, SE. Dalam pertemuan ini, disepakati bahwa pada tahun 2025/1446 akan ada penambahan empat titik Kampung Berkah. Kampung Berkah merupakan program unggulan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian dan pemberdayaan dana ZIS DSKL yang tepat sasaran. Salah satu fokus utama dalam Musykoord adalah penanggulangan kemiskinan di Kota Yogyakarta. Tercatat ada tiga Kemantren yang masuk dalam lokus penanggulangan kemiskinan, yaitu Gondomanan, Umbulharjo, dan Danurejan. Oleh karena itu, BAZNAS se-DIY diberikan kesempatan untuk mengusulkan kelurahan yang akan dijadikan titik Kampung Berkah berdasarkan surat lokus yang telah ditetapkan oleh Gubernur DIY. Proses pemilihan Kampung Berkah akan dilakukan melalui assessment dan komunikasi dengan pemangku wilayah terkait. Hal ini bertujuan untuk menggali kebutuhan riil masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelurahan tersebut tergolong dalam kategori miskin. Dengan pendekatan berbasis data ini, diharapkan program Kampung Berkah dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, dalam pembahasan terkait keberlanjutan Kampung Berkah yang telah berjalan, disepakati bahwa setiap Kampung Berkah yang aktif harus memiliki perwakilan lansia yang mendapatkan bantuan seumur hidup. Jika ada penerima bantuan lansia yang meninggal dunia, maka diperbolehkan untuk mengusulkan penggantinya agar manfaat bantuan tetap berkelanjutan. Musykoord juga membahas distribusi zakat fitrah yang bersumber dari BAZNAS Pusat. Hingga saat ini, belum ada kepastian jumlah zakat fitrah yang akan diterima BAZNAS DIY untuk didistribusikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap BAZNAS Kabupaten/Kota diharapkan tetap bersiap untuk mendukung distribusi zakat fitrah secara optimal ketika alokasi telah ditetapkan. Pada kesempatan ini, juga diputuskan bahwa program Rumah Layak Huni (RLH) selanjutnya akan difokuskan untuk wilayah Kabupaten Kulon Progo. Program RLH ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dalam mendapatkan hunian yang layak serta meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Musykoord Bidang II ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan kebijakan pendistribusian dan pemberdayaan dana ZIS di wilayah DIY. Dengan sinergi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten/Kota, diharapkan program-program yang dicanangkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/02/2025 | Amil
Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah Beras Minimal 2,5 Kg/Jiwa Setara Rp.37.500 dan Fidyah Beras Minimal 0,75 Kg Setara Rp.11.250.
Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah Beras Minimal 2,5 Kg/Jiwa Setara Rp.37.500 dan Fidyah Beras Minimal 0,75 Kg Setara Rp.11.250.
Penetapan zakat fitrah dan fidyah Ramadhan 1446 diputuskan dalam musyawarah yang dihadiri MUI, DMI, PC NU, PD Muhammadiyah, Dinas Pertanian dan Pangan, Bagian Kesra dan Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Musyawarah digelar Selasa 12 Sya'ban 1446/11 Februari 2025 bertempat di Ruang Sekretariat Bersama Lembaga Agama Kota Yogyakarta, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari dalam sambutan pengarahan yang disampaikan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, mengatakan sebagai lembaga pemerintah non struktural, BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan program selalu melakukan koordinasi dengan instansi/lembaga terkait, apalagi menyangkut hal strategis berhubungan dengan masyarakat. "Rutin setiap Ramadhan, penetapan zakat fitrah dan fidyah ditetapkan bersama dengan instansi/lembaga terkait", pungkasnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang memandu musyawarah menuturkan, sesuai peraturan perundangan, selain zakat maal, BAZNAS Kota Yogyakarta juga melakukan pengelolaan zakat fitrah dan dana sosial keagamaan lainnya, meliputi antara lain fidyah. Penetapan zakat fitrah, berujud beras ataupun yang dikonversikan dengan uang, mengacu kepada Peraturan Menteri Agama dan Fikih Zakat Kontekstual Indonesia yang diterbitkan BAZNAS RI. Dalam ketentuan peraturan tersebut zakat fitrah beras sejumlah 2,5 kg/jiwa. Itu merupakan ukuran berat minimal, sehingga kalau ada yang mengeluarkan lebih dari itu juga dibenarkan. Begitu juga ketika dikonversi dalam rupiah besarannya menyesuaikan harga umum yang berlaku di masyarakat. "Kalau ada yang mengeluarkan lebih besar dari harga konversi yang ditetapkan juga dibolehkan", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, BAZNAS Kota Yogyakarta akan memberikan fasilitasi kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan zakat maal dan zakat fitrah Ramadhan 1446. Zakat fitrah dan fidyah dalam bentuk uang bisa dibayarkan melalui Kantor Digital atau transfer ke rekening BAZNAS Kota Yogyakarta. Zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok dapat dibayarkan ke kantor atau dilakukan penjemputan. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Faiq Syauqy Mubarok, Raih Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an.
Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Faiq Syauqy Mubarok, Raih Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an.
Juara 3 Musabaqah Tartil Qur'an (MTtQ) se-DIY diraih pada ajang FASE 7 Kreasi yang diselenggarakan SMK SMTI Yogyakarta, Ahad 9 Februari 2025/10 Sya'ban 1446 di sekolah setempat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Faiq Syauqy Mubarok. Ini menunjukkan bahwa anak-anak yang lolos menjadi penerima beasiswa kader remaja masjid merupakan anak-anak yang memiliki prestasi bidang keagamaan yang sangat membanggakan, selain hafalan Al Qur'an yang telah mereka kuasai. Program beasiswa kader remaja masjid tahun 2025/1446 merupakan tahun yang pertama. Program ini sangat diminati anak-anak meskipun syaratnya berat. Saat mendaftar usia SD/MI dan SMP/MTs minimal memiliki hafalan Al-Qur’an 1 juz, aktivis masjid dan tinggal bersama orang tua dirumah. Dari 90 kuota yang kami tetapkan, pendaftar mencapai 135 anak. 90 anak penerima beasiswa kader remaja masjid nantinya akan mendapatkan beasiswa Rp.400.000/anak/bulan. Selain itu sejak tahun 2023, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kader hafidz yang saat ini untuk 75 anak. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menjadi penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an dan aktif di masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Siapkan Layanan Bersih-Bersih Masjid Jelang Ramadhan 1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Bersama Tim Cinta Masjid Indonesia.
Siapkan Layanan Bersih-Bersih Masjid Jelang Ramadhan 1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Bersama Tim Cinta Masjid Indonesia.
Yogyakarta, 10 Februari 2024 - Wujud nyata layanan kepada jamaah masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Tim Cinta Masjid Indonesia (TCMI), rutin setiap tahun jelang Ramadhan, memberikan layanan bersih-bersih masjid (BBM) di wilayah Kota Yogyakarta. Mengawali persiapan BBM Ramadhan 1446, diselenggarakan musyawarah koordinasi BAZNAS Kota Yogyakarta bersama TCMI, Senin 10 Februari 2025/11 Sya'ban 1446 bertempat di ruang kerja Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin menuturkan pengerjaan BBM dilakukan tim yang sangat profesional dari komunitas anak muda pecinta masjid. Seperti kerjasama tahun-tahun lalu, BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran dan Tim Cinta Masjid Indonesia yang melakukan kegiatan. "InsyaAllah tahun ini sudah disiapkan anggaran sejumlah Rp.10 juta untuk mendukung kelancaran operasional Tim Cinta Masjid Indonesia". Koordinator TCMI, Kang Bejo, menuturkan dirinya bersama tim sangat bersyukur telah dipercaya BAZNAS Kota Yogyakarta untuk melakukan pekerjaan yang sangat mulia. Layanan yang kami berikan selain bersih-bersih di area kamar mandi dan tempat wudlu, juga bersih-bersih karpet dan lantai, juga ruangan yang biasa digunakan kegiatan jamaah. "Seberapapun dukungan dana yang diberikan, kami akan optimalkan untuk sebanyak-banyaknya masjid, karena ini untuk kepentingan jamaah", ungkapnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA12/02/2025 | Amil
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 Tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Best Favourite Lomba Tahfidz Nasional.
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 Tahun), Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Best Favourite Lomba Tahfidz Nasional.
Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta kembali raih prestasi yang sangat membanggakan pada event 11 Jadi Bintang Indonesia Lomba Nasional dalam rangka Memperingati Hari Ibu Tahun 2025. Kecil-kecil cabe rawit, kata orang, layak disematkan bagi ananda Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (7 tahun) yang mampu bersaing dengan 350 santri pada event yang digelar via video instagram. Siswi kelas 1 SDIT Lukman Al Hakim Yogyakarta ini layak menjadi salah satu bintang berprestasi di antara 75 Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Haura Mujahidah Hafidzurrahmah. “Program beasiswa kader hafidz bertujuan meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan bagi anak yang lain”, ujarnya. Program beasiswa kader hafidz pertama kali dijalankan tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA11/02/2025 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →