WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Sambut Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Bagikan Alat dan Bahan Kebersihan Untuk Panti Asuhan.
Sambut Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Bagikan Alat dan Bahan Kebersihan Untuk Panti Asuhan.
BAZNAS Kota Yogyakarta bekerjasama dengan DMI Kota Yogyakarta membagikan alat dan bahan kebersihan untuk Panti Asuhan di Kota Yogyakarta. Bantuan alat kebersihan berupa sikat lantai dan empat jenis bahan kebersihan diserahkan langsung ke Panti Asuhan oleh Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, didampingi mahasiswa magang, dan diterima oleh Pengurus Panti Asuhan, Rabu 26 Februari 2025/26 Sya'ban 1446. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan bersih-bersih masjid, pemberian vaksinasi influenza dan pembagian bahan makan bagi marbot masjid. Program ini diharapkan memberikan layanan prima bagi takmir masjid selama bulan Ramadhan. Selain bantuan kesiapan fisik, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyelenggarakan tarhib Ramadhan dengan agenda pelatihan ustadz/dzah Madrasah Al Qur'an, khataman Al Qur'an dikawasan kawasan Malioboro bersama santri penerima beasiswa kader hafidz dan kader remaja masjid. "Dengan kesiapan fisik dan rohani menyambut bulan Ramadhan, insyaallah amaliyah Ramadhan yang kita tunaikan tahun ini akan semakin meningkat dan semakin baik", pungkasnya. *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA28/02/2025 | Amil
Sambut Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Menggelar Khataman Al Qur'an Di Kawasan Malioboro
Sambut Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Menggelar Khataman Al Qur'an Di Kawasan Malioboro
Sekitar 250 hafidz dan hafidzah santri penerima beasiswa kader hafidz dan kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja beserta relawan Ramadhan menggelar khataman Al Qur'an dikawasan Malioboro, Selasa 25 Februari 2025/26 Sya'ban 1446. Diawali shalat Ashar berjamaah di masjid Gede Kauman, peserta yang mengenakan seragam putih hitam, sambil membawa balon, kemudian berjalan menuju kawasan Malioboro. Rombongan terbagi dalam 3 kelompok masing-masing menuju masjid Siti Dzirzanah Malioboro, masjid Muttaqin Pasar Beringharjo, dan masjid Sulthoni Komplek Perkantoran Gubernur di Kepatihan. Setelah sampai di masjid, mereka menunaikan shalat sunnah tahiyatul masjid dilanjutkan khataman Al Qu'an. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut, mengatakan khataman Al Qu'an yang diselenggarakan menjelang Ramadhan bertujuan melatih anak agar bersiap memasuki Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan dikawasan Malioboro agar anak-anak tetap membiasakan membaca Al Qur'an meskipun berada dikawasan wisata. Juga bertujuan sebagai syiar Islam menandai akan memasuki bulan Ramadhan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyelenggarakan berbagai kegiatan menjelang bulan Ramadhan diantaranya kegiatan bersih-bersih masjid, pelatihan ustadz/dzah, musyawarah koordinasi dengan OPD dan lembaga agama untuk penentuan zakat fitrah dan fidyah yang dibayarkan dengan uang, vaksinasi influenza bagi marbot masjid serta kegiatan lainnya. Tunaikan zakat/infaq melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Ahsan Robbani, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Sehari Raih 2 Kejuaraan
Ahsan Robbani, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Sehari Raih 2 Kejuaraan
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Jogja, Ahsan Robbani. Dalam satu hari, Sabtu, 22 Februari 2025/23 Sya'ban 1446, Ahsan berhasil menyabet dua kejuaraan sekaligus. Ia meraih Juara 1 dalam lomba tahfidz pada ajang Lomba Anak Muslim yang diselenggarakan di Masjid Al Firdaus, Bantul, serta Juara 3 dalam Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) pada ajang Lomba Tahfidz 2025/1446 yang digelar oleh KB TK Amal Insani di Lippo Mall. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Ahsan. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penerima beasiswa kader remaja masjid adalah anak-anak yang memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan serta menunjukkan dedikasi tinggi terhadap hafalan Al-Qur’an dan dakwah Islam. Pada tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pertama kalinya meluncurkan program Beasiswa Kader Remaja Masjid. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat meskipun memiliki persyaratan yang cukup ketat. Para pendaftar yang berasal dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs harus memiliki hafalan minimal 1 juz, aktif dalam kegiatan masjid, dan tinggal bersama orang tua di rumah. Dari 135 pendaftar, hanya 90 anak yang lolos seleksi dan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Setiap anak penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp.400.000 per bulan. Selain beasiswa kader remaja masjid, sejak tahun 2023 BAZNAS Kota Yogyakarta juga telah menjalankan program beasiswa kader hafidz, yang hingga saat ini telah mendukung 75 anak penghafal Al-Qur’an. Program-program ini bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga mampu menjadi teladan dan penggerak kegiatan keislaman di lingkungan sekitar. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Ahsan Robbani dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menjadi penghafal Al-Qur'an sekaligus aktif dalam kegiatan masjid. “Kami yakin bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan masjid akan menjadi penerang bagi keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui lembaga ini. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat/infaq melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id Tunaikan zakat/infaq melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Dalam Sepekan Raih 2 Kejuaraan
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Dalam Sepekan Raih 2 Kejuaraan
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Amirul Azzam (15 tahun). Dalam sepekan, ia berhasil meraih dua kejuaraan sekaligus. Azzam berhasil menjadi Juara 2 Lomba Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) tingkat DIY dan Jateng yang diselenggarakan oleh MAN 3 Bantul pada Senin, 17 Februari 2025/18 Sya'ban 1446. Selain itu, ia juga meraih Juara Harapan 3 MHQ tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pesantren Nawaesa pada Sabtu, 22 Februari 2025/23 Sya'ban 1446. Azzam, panggilan kesehariannya, merupakan putra dari Bapak/Ibu Rachmat Saputra, warga Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Dengan hafalan Al-Qur'an yang telah mencapai enam juz, Azzam menjadi salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang telah menorehkan banyak prestasi dalam berbagai musabaqah atau perlombaan. Keberhasilannya dalam ajang kompetisi MHQ di berbagai tingkatan menunjukkan dedikasi serta kerja kerasnya dalam menghafal dan memahami Al-Qur'an. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Amirul Azzam. Ia menegaskan bahwa program beasiswa kader hafidz bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an sekaligus mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. "Kami berharap melalui program ini, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat serta dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya," ujar Syamsul Azhari. Program beasiswa kader hafidz pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan jumlah penerima sebanyak 35 anak. Pada tahun 2024, jumlah penerima meningkat menjadi 50 anak, dan pada tahun 2025 bertambah lagi menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan bantuan beasiswa sebesar Rp. 500.000 per bulan. Selain harus lulus seleksi ketat, penerima beasiswa juga diwajibkan untuk tinggal bersama orang tua di rumah agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan tempat tinggalnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Amirul Azzam dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. "Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta," tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat/infaq melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakatKunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Faiq Syauqy Mubarok Salah Satu Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Kembali Mengharumkan Nama Yogyakarta
Faiq Syauqy Mubarok Salah Satu Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, Kembali Mengharumkan Nama Yogyakarta
Faiq Syauqy Mubarok, salah satu penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali mengharumkan nama Yogyakarta dengan meraih juara 1 lomba adzan tingkat DIY dan Jawa Tengah. Prestasi ini diraihnya dalam ajang Bina Umat Competition Series (BUCS #10) yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Bina Umat Yogyakarta pada Ahad, 23 Februari 2025, bertepatan dengan 24 Sya'ban 1446 H. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Faiq Syauqy Mubarok. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan program Beasiswa Kader Remaja Masjid dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam bidang keagamaan. “Keberhasilan ananda Faiq membuktikan bahwa anak-anak penerima beasiswa ini memiliki potensi besar dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih luas,” ujarnya. Program Beasiswa Kader Remaja Masjid merupakan program baru yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2025/1446 H. Program ini mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat, meskipun persyaratan yang ditetapkan cukup ketat. Calon penerima beasiswa harus merupakan aktivis masjid, memiliki hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, serta tinggal bersama orang tua di rumah. Dari 135 pendaftar, hanya 90 anak yang lolos seleksi dan mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 400.000 per bulan. Selain Beasiswa Kader Remaja Masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta juga telah menjalankan program Beasiswa Kader Hafidz sejak tahun 2023. Program ini telah membantu 75 anak yang memiliki hafalan Al-Qur’an agar semakin berkembang dan berprestasi. Kedua program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an, aktif di masjid, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. H. Syamsul Azhari berharap bahwa pencapaian Faiq Syauqy Mubarok akan menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Yogyakarta untuk lebih semangat dalam menghafal Al-Qur'an dan aktif dalam kegiatan masjid. “Kami yakin bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan masjid akan menjadi penerang bagi keluarga dan lingkungannya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta,” tambahnya. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. “Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi harta dan keluarga, serta semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Untuk kemudahan dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, masyarakat dapat mengakses layanan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta melalui tautan berikut: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan manfaat bagi umat, khususnya dalam meningkatkan literasi Al Qur'an bagi seluruh lapisan masyarakat
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, 90 Anak Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Jogja Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan.
Tarhib Ramadhan, 90 Anak Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Jogja Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan.
Yogyakarta, 23 Februari 2025 – Sebanyak 90 anak penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025/1446 resmi dikukuhkan dalam acara Pengukuhan dan Pembekalan yang digelar di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara yang berlangsung khidmat pada Ahad (23/2) ini dihadiri oleh penerima beasiswa beserta orang tua mereka. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II (Waka II) BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik. Dalam sambutannya, Abdul Samik menyampaikan bahwa program beasiswa kader remaja masjid ini merupakan program perdana yang diselenggarakan pada tahun 2025/1446. Proses seleksi dilakukan secara ketat dengan persyaratan yang cukup berat, di antaranya calon penerima harus berusia SD/MI atau SMP/MTs, memiliki hafalan minimal 1 atau 2 juz Al-Qur’an, serta tinggal bersama orang tua di rumah. Meski demikian, program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah pendaftar mencapai 135 anak. Karena keterbatasan anggaran, hanya 90 anak yang lolos seleksi dan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Dari total 90 penerima beasiswa, sebanyak 40 anak merupakan laki-laki dan 50 perempuan. Dari segi jenjang pendidikan, 57 anak berasal dari tingkat SD/MI dan 33 anak dari SMP/MTs. Berdasarkan hafalan Al-Qur’an, 86 anak memiliki hafalan 1 hingga 5 juz, tiga anak memiliki hafalan 6 hingga 10 juz, dan satu anak telah menghafal 11 juz. “Program ini bertujuan mencetak generasi muda yang mencintai masjid, menjadi teladan bagi anak-anak lainnya, serta menjadi penggerak dakwah Islam di lingkungannya. Kami berharap melalui program ini, para kader dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menghadirkan keberkahan bagi para muzakki yang telah berzakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujar Abdul Samik. Selain program Beasiswa Kader Remaja Masjid, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memiliki berbagai program penguatan iman dan takwa lainnya, seperti Beasiswa Kader Hafidz, Madrasah Al-Qur’an bagi siswa, serta program-program pembinaan keagamaan lainnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya. Dengan dana beasiswa sebesar Rp400.000 per anak setiap bulan, diharapkan anak-anak penerima manfaat dapat tumbuh menjadi generasi saleh dan salihah, serta menjadi penerus takmir masjid yang amanah dan profesional di masa depan. Aamiin. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Mencari Bakat.
Chamila Syaqib Nurkirana, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Mencari Bakat.
Multi talenta, itulah predikat yang layak disandang Chamila Syaqib Nurkirana (15 tahun) atas prestasi juara 1 lomba mencari bakat, yang digelar Panitia Bazar Songsong Ramadhan Masjid An Nashir Sorosutan Yogyakarta, Ahad 23 Februari 2025/24 Sya'ban 1446. Berbagai kejuaraan perlombaan telah diraihnya diantaranya lomba qiroah, lagu islami dan lainnya. Ananda yang biasa dipanggil Mila, memiliki hafalan Al Qur'an 2 juz, putri Bapak/Ibu Cahyo Apriyantoro Kurniawan/Jumiyati, warga Semaki Gede UH 1/100, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, merupakan penerima beasiswa kader hafidz sejak tahun 2023 yang banyak menorehkan prestasi. Selain piawi olah vokal, khususnya lagu religi, juga qori' yang memiliki suara sangat bagus. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Mila. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya. Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak tahun 2023 bagi 35 anak, tahun 2024 bagi 50 anak dan tahun 2025 bertambah menjadi 75 anak. Dengan alokasi dana Rp.500.000/bulan/anak. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Mila dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS KotaYogyakarta,” tambahnya. Disampaikan ucapan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kota Jogja. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Ustadz Madrasah Al Qur'an Bagi Penyuluh Agama Islam
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Pelatihan Ustadz Madrasah Al Qur'an Bagi Penyuluh Agama Islam
Yogyakarta, 20 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar pelatihan bagi ustadz dan ustadzah Madrasah Al Qur'an (MDA) yang diperuntukkan bagi 50 penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 20 Februari 2025, atau bertepatan dengan 21 Sya'ban 1446 H, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, perwakilan Bagian Kesra, Ketua dan Wakil Ketua II, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pengajar MDA selama bulan Ramadhan bagi ASN, TNI, dan POLRI tingkat Kota Yogyakarta. "Selama bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Kemenag Kota Yogyakarta untuk menyelenggarakan Madrasah Al Qur'an di semua instansi tingkat kota. Dalam kerja sama ini, Kemenag menyediakan tenaga pengajar, sementara BAZNAS Kota Yogyakarta menyiapkan anggaran pendukung," ungkap Drs. H. Syamsul Azhari. Program MDA ini akan dibagi menjadi dua kelas, yaitu Kelas Iqra bagi pegawai yang belum bisa membaca Al Qur'an, serta Kelas Tahsin bagi mereka yang sudah bisa membaca namun masih perlu peningkatan kelancaran dan pemahaman tajwid. Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan seharusnya menjadi bagian dari tugas Kementerian Agama dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al Qur'an di kalangan ASN serta aparat negara. “BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dalam pengelolaan zakat dan program sosial keagamaan. Program seperti ini semestinya juga menjadi perhatian utama Kementerian Agama,” ujar H. Nadzib. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mengelola zakat dengan amanah sesuai syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian 14 tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit keuangan, peringkat terbaik nasional dalam Audit Syariah, serta menjadi satu-satunya lembaga amil zakat yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam yang terlibat dapat mengoptimalkan peran mereka dalam membimbing dan mengajarkan Al Qur'an kepada para pegawai ASN, TNI, dan POLRI selama bulan Ramadhan. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al Qur'an serta memperkuat pemahaman keislaman di lingkungan pemerintahan dan aparat negara. Untuk kemudahan dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, masyarakat dapat mengakses layanan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta melalui tautan berikut: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya memberikan manfaat bagi umat, khususnya dalam meningkatkan literasi Al Qur'an bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA26/02/2025 | Amil
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta
Tarhib Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 20 Februari 2025 – Menyambut bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Furqon DPRD Kota Yogyakarta. Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, bertempat di ruang rapat 4 DPRD Kota Yogyakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 atau bertepatan dengan 21 Sya'ban 1446 H. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, yang dihadiri oleh para pengurus terlantik. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua II DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, yang memberikan dukungan terhadap peran UPZ dalam optimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan DPRD Kota Yogyakarta. Dalam sesi pembekalan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menyampaikan materi tentang pentingnya tugas seorang amil dalam mengelola zakat. Ia menegaskan bahwa profesi sebagai amil merupakan pekerjaan mulia, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah dalam Surat At-Taubah ayat 60. Pengelolaan zakat yang baik dan profesional menjadi penting, mengingat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat. H. Syamsul Azhari dalam sambutannya berharap agar para pengurus UPZ yang dikukuhkan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya prinsip amanah, profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan zakat. Prinsip 3A yang diterapkan, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, diharapkan menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas. “Alhamdulillah, BAZNAS Kota Yogyakarta telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut dengan baik. Terbukti, selama 14 tahun berturut-turut, kami berhasil meraih opini WTP dalam audit keuangan, mendapat peringkat terbaik tingkat nasional dalam Audit Syariah, serta menjadi satu-satunya amil yang memiliki sertifikat internasional ISO 9001:2015,” ujar H. Syamsul Azhari. Dengan adanya pengukuhan pengurus UPZ ini, diharapkan semakin meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan DPRD Kota Yogyakarta. UPZ Masjid Al Furqon diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan zakat, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara digital melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui: Bayar Zakat Online Kunjungi juga website resmi BAZNAS Kota Yogyakarta: baznas.jogjakota.go.id Dengan semangat Ramadhan yang semakin dekat, diharapkan program zakat yang dikelola UPZ dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat, sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Yogyakarta.
BERITA26/02/2025 | Amil
Yogyakarta Sambut Pemimpin Baru! dr. Hasto Wardoyo & Wawan Harmawan Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Mewujudkan Kota Yogyakarta Lebih Maju
Yogyakarta Sambut Pemimpin Baru! dr. Hasto Wardoyo & Wawan Harmawan Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Mewujudkan Kota Yogyakarta Lebih Maju
Alhamdulillah, Barokallah! Segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Bapak dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sebagai Walikota Yogyakarta dan Bapak Wawan Harmawan, SE, MM sebagai Wakil Walikota Yogyakarta. Kami turut bersyukur atas amanah mulia yang telah diemban oleh beliau berdua dalam memimpin Kota Yogyakarta. Semoga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini, Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, maunah, dan barokah, serta kesehatan dan kekuatan agar dapat memimpin dengan penuh kebijaksanaan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Kami berharap, di bawah kepemimpinan Bapak dr. Hasto Wardoyo dan Bapak Wawan Harmawan, Kota Yogyakarta semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Semoga sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS terus berlanjut dalam menguatkan program-program kemaslahatan umat dan pemberdayaan masyarakat. Selamat mengemban amanah, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah dalam membangun Kota Yogyakarta yang lebih baik. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. SambungFacebookXWhatsApp
BERITA21/02/2025 | Amil
Terima Kasih dan Apresiasi Kami untuk Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. atas Bimbingan dan Arahan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta
Terima Kasih dan Apresiasi Kami untuk Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. atas Bimbingan dan Arahan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, Februari 2025 – Dengan penuh rasa syukur, kami segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengucapkan Alhamdulillah, Barokallah atas segala bimbingan, arahan, dan pembinaan yang telah diberikan oleh Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A., Penjabat Walikota Yogyakarta. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak yang dengan penuh keikhlasan telah memberikan perhatian dan dukungan luar biasa dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Yogyakarta. Bimbingan serta arahan yang diberikan telah menjadi motivasi besar bagi kami dalam menjalankan amanah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program-program yang lebih baik dan tepat sasaran. Berkat dukungan serta kebijakan yang Bapak berikan, BAZNAS Kota Yogyakarta semakin optimis dalam meningkatkan peran dan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada BAZNAS juga semakin meningkat, sehingga penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dapat berjalan dengan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi lebih banyak mustahik. Kami berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayah, maunah, dan barokah kepada Bapak Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. beserta keluarga. Semoga kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah dalam mengemban tugas mulia ini. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas segala dedikasi dan perhatian yang telah Bapak berikan. Semoga sinergi yang telah terjalin antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta terus berlanjut demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA21/02/2025 | Amil
Laporan Pengelolaan IS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Januari 2025: Optimalisasi Penghimpunan dan Penyaluran Dana
Laporan Pengelolaan IS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta Januari 2025: Optimalisasi Penghimpunan dan Penyaluran Dana
Yogyakarta, Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta telah merilis laporan pengelolaan Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (IS DSKL) untuk bulan Januari 2025 atau 1446 Hijriah. Laporan ini mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam penghimpunan serta penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Yogyakarta. Sepanjang bulan Januari 2025, total penghimpunan dana ZIS DSKL yang berhasil dikumpulkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta mencapai Rp395.425.291. Dana ini diperoleh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk individu, lembaga, dan institusi yang menyalurkan donasi mereka melalui BAZNAS. Sementara itu, dalam aspek penyaluran, BAZNAS Kota Yogyakarta telah menyalurkan dana ZIS melalui berbagai program yang telah dirancang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Total penyaluran ZIS per program pada bulan Januari 2025 tercatat sebesar Rp364.508.843. Penyaluran ini mencakup berbagai bidang, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan bantuan sosial lainnya. Selain itu, total penyaluran ZIS dan DSKL selama bulan Januari mencapai Rp473.599.059. Jumlah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memastikan bahwa dana yang telah dihimpun dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan mustahik di berbagai sektor kehidupan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola akan terus disalurkan secara tepat sasaran dan transparan sesuai dengan program yang telah direncanakan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan umat. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan dana yang dihimpun semakin bertambah dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA21/02/2025 | Amil
Siap Menjadi Generasi Qurani 75 Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan
Siap Menjadi Generasi Qurani 75 Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pengukuhan dan Pembekalan
Mewakili Pemerintah Kota Yogyakarta, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas program BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mewujudkan generasi Qur'ani melalui program beasiswa kader hafidz. Hal tersebut disampaikan Penjabat Walikota Yogyakarta dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bagian Kesra Setda KotaYogyakarta, Helmi Arifin, pada acara Pengukuhan dan Pembekalan Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Ahad 17 Sya'ban 1446 (16/2/2025) bertempat di Ruang Bima Balaikota Yogyakarta. Saya mengucapkan selamat dan semoga ananda mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. "Harapan kami semoga program ini mampu menciptakan generasi saleh salihah, pecinta Al Qur'an dan teladan bagi anak yang lain", pintanya. Turut hadir Kepala Kankemenag Kota Jogja, Pimpinan Bank BPD Syariah, Pimpinan PPPA Daarul Qur’an, dan orang tua kader hafidz. Materi Pembekalan disampaikan oleh PPPA Daarul Qur'an, Takmir Masjid Jogokaryan dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dalam laporan yang disampaikan Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, menuturkan 75 anak penerima beasiswa kader hafidz yang dikukuhkan dengan rincian, laki-laki 30, perempuan 45, usia TK/RA 2, usia SD/MI 39, usia SMP/MTs 19, usia SMA/MA 15, hafalan 1 s.d 5 juz 57 anak, 6 s.d 10 juz 15 anak, 10 s.d 29 juz 2 anak, dan hafal 30 juz 1 anak. 75 kader hafidz yang dikukuhkan adalah bagian dari upaya BAZNAS Kota Jogja dalam melahirkan generasi Qur’ani yang siap menjadi teladan dan penggerak dakwah Islam. Kegiatan ini semakin memperkuat komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung terwujudnya tujuan pendidikan yakni meningkatkan iman taqwa, menjadikan peserta didik berakhlak mulia. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini dengan menunaikan zakat, infaq dan sedekah guna mencetak lebih banyak hafidz Qur’an yang berkualitas. Melalui program ini, muzaki dan munfiq akan meraih keutamaan yakni pahala yang berlipat ganda, ilmu yang manfaat dan anak yang saleh salihah.
BERITA21/02/2025 | Amil
Nabila Rafa Putri Ferdian, Penerima Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur'an Juz 30
Nabila Rafa Putri Ferdian, Penerima Beasiswa Kader Hafidz Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur'an Juz 30
Juara 3 diraih pada ajang Bumi Cendekia Innovation Week yang digelar Pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta, Sabtu 15 Februari 2025/16 Sya'ban 1446 di pesantren setempat. Nabila Rafa Putri Ferdian, putri Bapak/Ibu Aan Arief Ferdianto, merupakan penerima beasiswa kader hafidz masjid BAZNAS Kota Jogja angkatan tahun 2025/1446. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Nabila Rafa Putri Ferdian. Ini menunjukkan, bahwa penerima beasiswa kader hafidz, sebanyak 75 anak, merupakan anak yang memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Program beasiswa kader hafidz Al Qur'an bertujuan mencetak generasi Qur'ani, saleh salihah, teladan dan penggerak dakwah Islam. Mereka anak-anak yang sangat luar biasa, memiliki talenta pejuang kemajuan masa depan bangsa. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak lagi anak-anak saleh salihah penghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak penghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Jogja. Dana yang ditasharufkan/didistribusikan untuk program ini akan meraih keutamaan bagi yang menunaikan, yakni pahala akan terus mengalir sampai akhir kelak,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzaki/munfiq, semoga harta menjadi berkah, keluarga sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Faiq Syauqy Mubarok, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur'an Tingkat DIY dan Jateng.
Faiq Syauqy Mubarok, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur'an Tingkat DIY dan Jateng.
Juara 1 diraih pada ajang Festival Pelajar Muslim Yogyakarta (FPMY #8) yang diselenggarakan MAN 3 Sleman, Sabtu 15 Februari 2025/16 Sya'ban 1446 di sekolah setempat. Faiq Syauqy Mubarok (14 thn) siswa kelas 8 SMPN 8 Yogyakarta, putra Bapak/Ibu Ibnu Mubarok/Neng Lia Agustina, warga Minggiran Mantrijeron Yogyakarta, merupakan penerima beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Jogja tahun 2025/1446. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Faiq Syauqy Mubarok. Ini menunjukkan, bahwa penerima beasiswa kader remaja masjid merupakan anak yang memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Program beasiswa kader remaja masjid, bertujuan mencetak generasi pemakmur masjid yang memiliki ilmu agama yang mumpuni dan jiwa pemakmur masjid yang handal. Syarat pokok usia SD/MI/SMP/MTs, aktifis masjid, tinggal bersama orang tua, dan memiliki hafalan Al Qur'an minimal 1 juz. Beasiswa diberikan kepada 90 anak @Rp.400.000/bulan. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih dapat menginspirasi lebih banyak lagi anak penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid. “Kami yakin, anak penghafal Al-Qur'an dan aktivis masjid akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Selain beasiswa kader remaja masjid, BAZNAS Kota Jogja juga memberikan beasiswa penghafal Al Qur'an, Madrasah Al Qur'an siswa sekolah, dan penghargaan bagi siswa yang meraih prestasi bidang agama. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan untuk program ini akan meraih keutamaan bagi yang menunaikan yakni pahala akan terus mengalir sampai akhir kelak,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada para muzaki/munfiq, semoga harta menjadi berkah, keluarga sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Prestasi Membanggakan! Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Yogyakarta Raih Juara 1 MTTQ di FAS #7
Prestasi Membanggakan! Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Yogyakarta Raih Juara 1 MTTQ di FAS #7
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Hakam Malik 'Abbad, Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam ajang Festival Anak Sholeh (FAS) #7, ia berhasil meraih juara 1 dalam kategori Musabaqah Tilawatil Tarikh Qur’an (MTTQ) putra tingkat Provinsi. Kompetisi yang digelar pada Ahad, 9 Februari 2025 dalam rangkaian FAS #7 ini mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai daerah di DIY. Hakam Malik 'Abbad tampil dengan penuh penghayatan dan kefasihan dalam membaca serta mentarjih sejarah Al-Qur’an, sehingga mampu memukau dewan juri dan mengungguli peserta lainnya. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi BAZNAS Kota Yogyakarta dan seluruh komunitas Remaja Masjid. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mendalami Al-Qur’an dan berkontribusi dalam dakwah Islam. “Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan pencapaian Hakam Malik 'Abbad. Ini menunjukkan bahwa kader-kader Remaja Masjid BAZNAS memiliki potensi besar dalam bidang keislaman. Semoga kemenangan ini semakin memotivasi para pemuda untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. FAS #7 sendiri merupakan agenda tahunan yang menggabungkan kompetisi islami untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi. Dengan kemenangan ini, Hakam Malik 'Abbad diharapkan dapat terus mengembangkan bakatnya dan membawa nama baik Yogyakarta di ajang yang lebih luas. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Orang Tua Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid Ikuti Sosialisasi dan Pemantapan Program Kader Remaja Masjid.
Orang Tua Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid Ikuti Sosialisasi dan Pemantapan Program Kader Remaja Masjid.
Setelah putra putrinya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan hafalan Al Qur’an, sebanyak 90 orang tua calon penerima beasiswa kader remaja masjid mengikuti sosialisasi dan pemantapan program, Jum'at 15 Sya'ban 1446 (14/2/2025) bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, sebagai pemateri menuturkan, sebanyak 135 anak mendaftar beasiswa kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta. 111 anak lolos administrasi dan berhak ikut seleksi hafalan Al Qur’an. Dari jumlah tersebut 90 anak telah ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa kader remaja masjid. Meskipun sudah lolos seleksi tetapi masih akan diuji melalui tahapan sosialisasi dan pemantapan dengan materi pokok kewajiban dan hak penerima beasiswa kader remaja masjid. "Seluruh orang tua yang hadir telah sepakat untuk memenuhi kewajiban dan hak, sehingga semua calon akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa remaja masjid tahun 2025/1446", ujarnya. Ditambahkan, program beasiswa kader remaja masjid bertujuan menyiapkan aktivis yang memiliki ilmu agama yang mumpuni dan komitmen yang handal. Syarat pokok, usia SD/MI/SMP/MTs, memiliki hafalan Al Qur'an minimal 1 juz, tinggal bersama orang tua dan aktif di masjid. Program ini juga memiliki tujuan yang mulia bagi muzaki yakni meraih keutamaan dalam berzakat untuk mendapatkan ketenangan/sakinah dan pahala yang terus mengalir dari anak yang menerima beasiswa. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/02/2025 | Amil
Urgensi Fidyah dalam Islam
Urgensi Fidyah dalam Islam
Fidyah adalah salah satu bentuk kompensasi yang diberikan oleh umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa, baik karena sakit, hamil, menyusui, atau alasan lainnya. Pentingnya fidyah terletak pada kemampuannya untuk menjaga keadilan dan keseimbangan dalam ibadah. Dalam konteks puasa, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang tidak mampu berpuasa untuk tetap berkontribusi dalam amal ibadah. Fidyah biasanya berupa makanan pokok yang diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan memberikan fidyah, seorang Muslim tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga membantu sesama. Ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial dalam Islam. Selain itu, fidyah juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Dalam situasi tertentu, seperti penyakit kronis, fidyah menjadi alternatif yang lebih baik daripada memaksakan diri untuk berpuasa. Dengan demikian, fidyah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kasih sayang Allah kepada umat-Nya. Melalui fidyah, kita belajar untuk menghargai nikmat puasa dan berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Ini menunjukkan bahwa dalam Islam, setiap tindakan ibadah haruslah disertai dengan niat baik dan kepedulian terhadap sesama. Penulis : Hubaib Ash Shidqi Editor : Hubaib Ash Shidqi
BERITA17/02/2025 | HUBAIB ASH SHIDQI
BAZNAS Kota Yogyakarta Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah Tahun Anggaran 2025
BAZNAS Kota Yogyakarta Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah Tahun Anggaran 2025
Yogyakarta, 13 Februari 2025/14 Sya'ban 1446H – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar agenda Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Kamaratih Lantai 2, Bagian Organisasi, Komplek Balaikota Yogyakarta. Penandatanganan NPHD diikuti BAZNAS Kota Yogyakarta, Kementerian Agama dan MUI Kota Yogyakarta. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, SE, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan, BAZNAS Kota Yogyakarta adalah lembaga pemerintah non struktural yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014. Tugas pemerintah, sesuai ketentuan tersebut diantaranya memberikan bantuan pendanaan melalui hibah APBD. "Alhamdulillah, rutin setiap tahun Pemerintah Kota Yogyakarta mengalokasikan dana hibah APBD untuk operasional BAZNAS Kota Yogyakarta dan tahun 2025 dana hibah yang dikucurkan sejumlah Rp.516.967.500", ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari saat dikonfirmasi mengenai agenda tersebut menuturkan, dalam hal pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan sangat luar biasa. Selain hibah APBD juga memberikan fasilitas pendukung berupa kantor, sarana transportasi dan dukungan lainnya termasuk menerbitkan Peraturan Walikota tentang Pengelolaan Zakat. "Alhamdulillah atas dukungan yang diberikan, BAZNAS RI dalam ajang BAZNAS AWARD 2024 memberikan Penghargaan Prestasi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Tingkat Nasional", pungkasnya. Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Nadhif, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa hibah yang diberikan harus digunakan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kami berharap dengan adanya NPHD ini, setiap lembaga penerima dapat mengelola dana dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya. Penandatanganan NPHD ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam memperkuat program-program sosial berbasis keagamaan di Kota Yogyakarta. Dengan adanya sinergi yang erat antara pemerintah dan lembaga terkait, diharapkan dana hibah dapat mendukung terwujudnya program secara optimal untuk kepentingan umat. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/02/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS se-DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Musyawarah Koordinasi Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS se-DIY
Yogyakarta, 13 Februari 2025/14 Sya'ban 1446H – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi dan Evaluasi (Musykoord) Bidang II (Pendistribusian dan Pemberdayaan) di Kantor BAZNAS DIY. Musyawarah dihadiri perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY membahas strategi optimalisasi pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk tahun 2025/1446. Dari BAZNAS Kota Yogyakarta, hadir Wakil Ketua IV Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si dan Pelaksana Bidang II Nurul Istiqomah, SE. Dalam pertemuan ini, disepakati bahwa pada tahun 2025/1446 akan ada penambahan empat titik Kampung Berkah. Kampung Berkah merupakan program unggulan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian dan pemberdayaan dana ZIS DSKL yang tepat sasaran. Salah satu fokus utama dalam Musykoord adalah penanggulangan kemiskinan di Kota Yogyakarta. Tercatat ada tiga Kemantren yang masuk dalam lokus penanggulangan kemiskinan, yaitu Gondomanan, Umbulharjo, dan Danurejan. Oleh karena itu, BAZNAS se-DIY diberikan kesempatan untuk mengusulkan kelurahan yang akan dijadikan titik Kampung Berkah berdasarkan surat lokus yang telah ditetapkan oleh Gubernur DIY. Proses pemilihan Kampung Berkah akan dilakukan melalui assessment dan komunikasi dengan pemangku wilayah terkait. Hal ini bertujuan untuk menggali kebutuhan riil masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelurahan tersebut tergolong dalam kategori miskin. Dengan pendekatan berbasis data ini, diharapkan program Kampung Berkah dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, dalam pembahasan terkait keberlanjutan Kampung Berkah yang telah berjalan, disepakati bahwa setiap Kampung Berkah yang aktif harus memiliki perwakilan lansia yang mendapatkan bantuan seumur hidup. Jika ada penerima bantuan lansia yang meninggal dunia, maka diperbolehkan untuk mengusulkan penggantinya agar manfaat bantuan tetap berkelanjutan. Musykoord juga membahas distribusi zakat fitrah yang bersumber dari BAZNAS Pusat. Hingga saat ini, belum ada kepastian jumlah zakat fitrah yang akan diterima BAZNAS DIY untuk didistribusikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap BAZNAS Kabupaten/Kota diharapkan tetap bersiap untuk mendukung distribusi zakat fitrah secara optimal ketika alokasi telah ditetapkan. Pada kesempatan ini, juga diputuskan bahwa program Rumah Layak Huni (RLH) selanjutnya akan difokuskan untuk wilayah Kabupaten Kulon Progo. Program RLH ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dalam mendapatkan hunian yang layak serta meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Musykoord Bidang II ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan kebijakan pendistribusian dan pemberdayaan dana ZIS di wilayah DIY. Dengan sinergi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten/Kota, diharapkan program-program yang dicanangkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/02/2025 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat