Berita Terbaru
Muhammad Azfar Abqory, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Terpilih Sebagai Santri Terbaik Ke-2 Wisuda Santri TKA-TPA
Yogyakarta – Prestasi gemilang kembali diraih oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Muhammad Azfar Abqory berhasil meraih predikat Santri Terbaik Ke-2 pada acara Wisuda Santri TKA-TPA Rayon Kemantren Kotagede. Acara wisuda ini berlangsung pada Ahad (26/1/2025) bertepatan dengan 26 Rajab 1446 H di Gedung Dakwah AMM Yogyakarta. Sebagai penghargaan atas pencapaiannya, Azfar didaulat untuk membacakan ayat suci Al-Qur'an pada acara tersebut.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Muhammad Azfar Abqory. Ia menuturkan bahwa Azfar merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz yang saat ini dibina oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang hafal Al-Qur'an, menjadi teladan, serta penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing.
“Program beasiswa kader hafidz ini pertama kali dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak, kemudian bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan mencapai 75 anak pada tahun 2025. Penerima beasiswa adalah mereka yang tinggal bersama keluarga di rumah, berusia dari TK/RA hingga SMP/MTs, serta memiliki hafalan minimal satu juz untuk TK/RA/SD/MI dan dua juz untuk SMP/MTs. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung proses pendidikan mereka,” jelas Drs. H. Syamsul Azhari.
Keberhasilan Azfar dalam meraih penghargaan Santri Terbaik Ke-2 menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil membentuk karakter unggul bagi generasi muda. Selain meningkatkan hafalan Al-Qur'an, para penerima beasiswa juga menunjukkan sikap disiplin, dedikasi, serta kepemimpinan yang tinggi di lingkungan mereka.
“Kami merasa bersyukur bahwa program ini memberikan dampak luar biasa dalam membentuk karakter anak-anak penerima beasiswa. Mereka telah terbukti layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka,” tambahnya.
Keberlanjutan program beasiswa kader hafidz ini tentu tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan kontribusi dari para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an dan pemimpin masa depan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Aamiin,” pungkasnya.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Abid Maulana Riswanto, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Didaulat Menjadi Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj
Yogyakarta – Abid Maulana Riswanto, seorang penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, mendapatkan kepercayaan besar sebagai Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. Meski baru berusia 14 tahun, Abid menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam mengoordinasikan acara yang diselenggarakan oleh warga Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Puncak peringatan ini berupa pengajian umum yang berlangsung pada Senin (27/1/2025), bertepatan dengan 27 Rajab 1446 H, di Masjid Al Ikhlas Mrican Giwangan.
Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas Mrican, Drs. H. Asmuni, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberadaan program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi aktivis masjid dan teladan bagi anak-anak lainnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta karena program beasiswa kader hafidz ini telah memberikan manfaat yang sangat besar. Anak-anak tidak hanya fokus menghafal Al-Qur’an, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masjid,” ujar Drs. H. Asmuni.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan bahwa Abid Maulana Riswanto adalah salah satu dari 75 penerima beasiswa kader hafidz yang saat ini tengah dibina oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang juga memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu menjadi penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing.
“Program beasiswa kader hafidz ini pertama kali dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak, kemudian bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan mencapai 75 anak pada tahun 2025. Penerima beasiswa adalah mereka yang tinggal bersama keluarga di rumah, berusia dari TK/RA hingga SMP/MTs, serta memiliki hafalan minimal satu juz untuk TK/RA/SD/MI dan dua juz untuk SMP/MTs. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung proses pendidikan mereka,” jelas Drs. H. Syamsul Azhari.
Keberhasilan Abid dalam mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Peringatan Isra Mi’raj menjadi bukti nyata bahwa program ini mampu membentuk karakter unggul bagi generasi muda. Dari 75 penerima beasiswa, mereka telah menunjukkan bahwa mereka layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka.
“Kami bersyukur bahwa program ini memberikan dampak luar biasa bagi anak-anak penerima beasiswa. Kami berharap mereka terus berkembang, semakin kuat hafalan Al-Qur’annya, dan tetap menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Dengan kontribusi dari para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an dan pemimpin masa depan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Aamiin,” pungkasnya.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Daffa Muhammad Sulthan, Raih Terbaik ke-2 Hafalan Al-Qur’an Juz 28 dan 29
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Daffa Muhammad Sulthan berhasil meraih peringkat terbaik ke-2 dalam ajang Khotmil Qur'an dan Imtihan Metode Ummi yang diselenggarakan oleh SDIT Al-Khairat pada Rabu (29/1/2025), bertepatan dengan 29 Rajab 1446 H. Acara ini berlangsung di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk orang tua santri dan tokoh pendidikan.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian Daffa Muhammad Sulthan. Ia menjelaskan bahwa Daffa merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, program yang bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang dapat menjadi teladan bagi sesama.
“Program beasiswa kader hafidz ini kami jalankan sejak tahun 2023 dengan 35 penerima, bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan tahun 2025 mencapai 75 anak. Kami berharap para penerima beasiswa ini menjadi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya menguasai hafalan, tetapi juga mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” tutur Drs. H. Syamsul Azhari.
Program beasiswa kader hafidz ini diberikan kepada anak-anak yang tinggal bersama keluarga di rumah, dengan rentang usia dari TK/RA hingga SMP/MTs. Syarat utama untuk mendaftar adalah memiliki hafalan minimal satu juz bagi anak TK/RA/SD/MI dan dua juz bagi anak SMP/MTs. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung pendidikan dan pengembangan mereka dalam menghafal Al-Qur’an.
Prestasi yang diraih oleh Daffa Muhammad Sulthan menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas. Anak-anak yang tergabung dalam program ini tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Kami sangat bersyukur atas dampak positif yang diberikan oleh program ini. Dari 75 penerima beasiswa, mereka telah menunjukkan kualitas yang luar biasa dan layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumahnya,” tambah Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta.
Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi faktor utama keberlangsungan program beasiswa kader hafidz ini. Dengan kontribusi para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menghafal Al-Qur’an dengan baik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga para penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya. Aamiin,” pungkasnya.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Kunjungan BAZNAS Kota Palangkaraya ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Belajar Kantor Digital dan Strategi Penghimpunan Zakat.
Yogyakarta, 24 Januari 2025/24 Rajab 1446 – Dalam upaya memperkuat layanan berbasis teknologi, BAZNAS Kota Palangkaraya melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan, yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Palangkaraya, Jono, disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Syamsul Azhari, beserta jajaran pengurus lainnya.
Kunjungan ini berfokus pada pembelajaran pengelolaan kantor digital dan strategi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan sistem berbasis teknologi yang telah diterapkan, BAZNAS Kota Yogyakarta dianggap sebagai salah satu lembaga percontohan dalam modernisasi pelayanan zakat di Indonesia.
Dalam sesi paparan, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan konsep kantor digital yang diusung untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan ZIS-DSKL. Kantor digital ini memanfaatkan platform teknologi untuk berbagai aktivitas, seperti pencatatan zakat secara daring, pelaporan keuangan berbasis digital, hingga pemanfaatan aplikasi untuk mempermudah muzakki dalam menyalurkan zakat.
Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah aplikasi penghimpunan ZIS-DSKL yang memungkinkan pembayaran zakat secara real-time. Selain itu, penggunaan sistem manajemen berbasis cloud memastikan data aman dan dapat diakses kapan saja oleh tim BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan dari BAZNAS Kota Palangkaraya juga mendapatkan penjelasan tentang pelaporan otomatis yang memudahkan proses audit internal dan eksternal.
BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan berbagai strategi penghimpunan ZIS-DSKL yang telah terbukti efektif. Salah satu program unggulan adalah kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta aktif memanfaatkan media sosial untuk edukasi dan kampanye penghimpunan dana. Dengan pendekatan storytelling dan transparansi, mereka berhasil membangun kepercayaan masyarakat, sehingga jumlah muzakki terus meningkat setiap tahunnya.
Diskusi yang berlangsung selama kunjungan ini juga membahas berbagai tantangan dalam implementasi kantor digital, seperti kebutuhan pelatihan sumber daya manusia dan pengelolaan infrastruktur teknologi. BAZNAS Kota Palangkaraya memberikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan berkomitmen untuk menerapkan konsep serupa di wilayah mereka.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Palangkaraya berharap dapat mengadopsi konsep kantor digital dan strategi penghimpunan yang telah diterapkan di Yogyakarta. Dengan modernisasi sistem pelayanan, BAZNAS Kota Palangkaraya optimis dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memberikan dampak yang lebih besar bagi penerima manfaat di wilayahnya.
Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menjalin sinergi antar BAZNAS daerah guna menciptakan pelayanan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berbasis teknologi.
BERITA24/01/2025 | Amil
BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dan Takmir Masjid Al Barokah Kulon Progo.
Yogyakarta, 23 Januari 2025/23 Rajab 1446 – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), serta pengembangan program pemberdayaan umat, Pimpinan BAZNAS Kulon Progo dan Takmir Masjid Al Barokah Kulon Progo lakukan kunjungan silaturahmi studi tiru ke Tim Pengelola BMM BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan diterima pengelola BMM BAZNAS Kota Yogyakarta, Kenggy Gilang Ramadhan beserta Tim Pengelola BMM Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta (MPD) dan Tim Pengelola BMM Masjid Al Ikhlas Mrican.
Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan BMM BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah terbukti sukses dalam memberdayakan umat melalui optimalisasi dana ZIS-DSKL. “Kami berharap hasil dari studi tiru ini dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan BMM BAZNAS Kulon Progo di Masjid Al Barokah untuk lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Yogyakarta telah meluncurkan BMM di dua tempat yakni Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dan Masjid Al Ikhlas Mrican. Kedua BMM tersebut dijadikan percontohan bagi BMM di daerah lain. BMM MPD dikenal dengan program unggulan berupa pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, termasuk pelatihan kewirausahaan bagi mustahik dan pengelolaan koperasi masjid yang memberikan manfaat bagi jamaah. Sementara itu, BMM Al Ikhlas Mrican memprioritaskan program sosial seperti bantuan sembako bulanan bagi keluarga kurang mampu dan beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa.
Keduanya sepakat bahwa sedekah merupakan pilar utama dalam menciptakan kemandirian umat. Dalam diskusi tersebut, Ustaz Muhammad Hidayat memaparkan bagaimana pengelolaan sedekah yang transparan dan akuntabel dapat meningkatkan kepercayaan jamaah. “Kepercayaan ini yang menjadi modal utama bagi BMM untuk terus berkembang,” tegasnya. Di akhir kunjungan, delegasi dari Masjid Al Barokah dan BAZNAS Kulon Progo mengapresiasi keberhasilan kedua BMM dalam mengelola ZIS-DSKL secara profesional dan berkelanjutan. Ketua Takmir Masjid Al Barokah, Ustaz Ridwan, mengungkapkan, “Kami sangat terinspirasi dengan program-program yang telah dijalankan oleh BMM MPD dan Al Ikhlas Mrican. Kami berharap dapat mengadaptasi konsep ini di Kulon Progo.”
Kunjungan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar pengelola masjid, tetapi juga menjadi langkah awal bagi kolaborasi strategis dalam pemberdayaan umat. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pengelolaan ZIS-DSKL di setiap masjid dapat semakin efektif dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Kolaborasi Sosial dan Lingkungan, BAZNAS Kota Yogyakarta Perkenalkan Sedekah Sampah Plastik
Yogyakarta – Sebagai wujud inovasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta meluncurkan program “Sedekah Sampah Botol Plastik” pada Kamis (tanggal). Program ini bertujuan mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan semangat berbagi kepada sesama.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan solusi atas dua tantangan besar: pengelolaan sampah plastik dan pemberdayaan masyarakat. “Melalui Sedekah Sampah Botol Plastik, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan sampah plastik sebagai sumber keberkahan dengan menyedekahkannya. Hasil dari pengelolaan sampah ini akan digunakan untuk mendanai program sosial dan pemberdayaan,” jelasnya.
Program ini bekerja sama dengan sejumlah bank sampah mitra. Setiap botol plastik yang disumbangkan akan dikumpulkan dan dijual, kemudian hasilnya akan dialokasikan untuk mendukung program BAZNAS, seperti beasiswa pendidikan, bantuan pangan, dan pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).
Panitia program, Bapak Misbahrudin, menjelaskan teknis pelaksanaan program ini. “Masyarakat cukup mengumpulkan botol plastik bekas yang kemudian diserahkan ke titik pengumpulan di masjid-masjid mitra atau bank sampah. Dari sini, kita kelola agar menjadi dana sosial yang bermanfaat bagi umat,” paparnya.
Warga yang hadir dalam peluncuran program ini tampak antusias. Ibu Siti, salah satu peserta, mengaku senang dengan adanya program tersebut. “Kami jadi tahu bahwa sampah plastik yang biasanya dibuang begitu saja ternyata bisa bermanfaat untuk membantu sesama. Program ini sangat kreatif dan mendidik,” ujarnya.
Melalui program “Sedekah Sampah Botol Plastik”, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sembari berbagi kebaikan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengintegrasikan isu lingkungan dalam upaya pemberdayaan umat.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
UPZ Masjid Al Barokah Diresmikan, Warga Kini Lebih Mudah Berzakat
Yogyakarta, 22 Rajab/1446H – Dalam upaya memperluas jangkauan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), BAZNAS Kota Yogyakarta mengukuhkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Barokah pada Rabu malam, 22 Januari 2025/22 Rajab 1446H. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi ZIS di tingkat masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan UPZ Masjid Al Barokah diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan zakat di wilayah tersebut. “Dengan adanya UPZ, masyarakat memiliki akses lebih dekat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. UPZ juga menjadi mitra penting dalam mendukung program-program pemberdayaan yang dirancang oleh BAZNAS Kota Yogyakarta ,” ujar beliau.
Sebagai bagian dari proses pengukuhan, pengelola UPZ Masjid Al Barokah menerima pembekalan khusus. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola penghimpunan zakat, pendistribusian kepada mustahik, hingga pelaporan yang transparan dan akuntabel. Langkah ini bertujuan memastikan pengelolaan zakat sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Warga setempat menyambut baik kehadiran UPZ di Masjid Al Barokah. Salah seorang tokoh masyarakat, Bapak Abdullah, menyatakan optimisme bahwa keberadaan UPZ dapat mendorong partisipasi lebih besar dalam berzakat. “Kami merasa terbantu dengan adanya UPZ ini karena masyarakat bisa lebih mudah menunaikan kewajibannya sebagai muslim,” ungkapnya.
Dengan adanya pengukuhan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat jaringan UPZ sebagai bagian dari misi memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan melalui zakat, infak, dan sedekah.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446
UNDANGANKepada Yth : Calon penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta 1446/2025
BAZNAS KOTA YOGYAKARTAAssalamualaikum wr.wbDengan hormat disampaikan, kami haturkan ucapan selamat atas kelulusan ananda dalam seleksi administrasi calon kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025.
Selanjutnya kami mengharap kehadiran ananda pada seleksi hafalan Al Qur'an yang insyaAllah akan dilaksanakan pada : Hari : Kamis dan Jumat, 23 dan 24 Januari 2025 Waktu. : 14.00 WIB s/d selesai Tempat : Lantai Dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta
Catatan : 1. Urutan seleksi hafalan Al Qur'an berdasarkan nomor urut SK hasil seleksi administrasi.2. Yang kemarin sudah ikut seleksi hafalan kader hafidz tidak perlu ikut tes hafalan kader remaja masjid.3. Yang lolos administrasi dimohon mengikuti seleksi hafalan, nomor urut 1 s.d 55, Kamis 23 Januari 2025 jam 14.00 - selesai 4. Nomor urut 56 s.d 111 hari Jumat, 24 Januari 2025 pukul 14.00 - selesai5. Peserta yang sudah selesai mengikuti seleksi hafalan dapat langsung pulang.6. Pakaian : bebas, rapi, sopan
Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya diucapkan terimakasih, teriring doa semoga mendapat ridlo dan pahala dari Allah SWT, Aamiin
Wassalamu'alaikum wr.wbKetuaDrs. H. Syamsul Azhari
BERITA24/01/2025 | Amil
Diuji Hafalan Al Qur'an Oleh Profesor, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Mampu Menghafal Al Qur'an Dengan Sempurna.
Ketua BAZNAS RI Prof.Dr.KH. Noor Achmad, MA, saat pembukaan peresmian Z-Coffee Hening BAZNAS Kota Yogyakarta, Selasa 21 Januari 2025/21 Rajab 1446, bertempat di MPP Kota Yogyakarta, meminta qori' ananda Qonita Karima Asy Syahidah, untuk melanjutkan bacaan ayat 103 surat At Taubah dan Surat Al Mulk. Masyaallah subkhanallah, ananda Qonita Karima Asy Syahidah dengan lancar dan tartil mampu meneruskan bacaan, dengan menghafal, sampai akhir ayat dan surat. Seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk Penjabat Walikota, Pimpinan BAZNAS RI, Forkopimda, Kepala OPD dan tamu lainnya, terdecak kagum bahkan ada yang sampai menangis, turut menghayati bacaan hafalan yang dimiliki ananda Qonita Karima Asy Syahidah. Selesai acara, spontan Prof.Dr.KH. Noor Achmad mengajak foto bersama dan memberikan reward atas kehebatan yang dimiliki ananda.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan, Qonita Karima Asy Syahidah, usia 9 tahun, siswi kelas 4 SD Qurrota A'yun, saat ini telah memiliki hafalan Al Qur'an 30 juz. Putri dari Bapak/Ibu Nur Muhammad Huda Ridwan, merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Kami berupaya untuk mewujudkan satu kampung satu penghafal Al-Quran. Salah satunya ditempuh dengan memberikan beasiswa pada kader-kader hafidz di Kota Jogja mulai dari tingkat pendidikan TK/ RA hingga SMP/ MTs.
Beasiswa kader hafidz dimulai tahun 2023 yang menyasar pada 35 anak. Lalu, pada 2024 ada 50 anak dan tahun 2025 ada 75 anak yang mendapatkan beasiswa kader hafidz. "Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp 500.000 peranak perbulan," ujarnya.
Syamsul mengatakan ada sejumlah syarat bagi penerima beasiswa kader tahfidz yang wajib dipenuhi. Diantaranya, penerima beasiswa wajib tinggal bersama keluarga di rumah, mendaftar di usia TK/RA hingga SMP/MTs, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs.
Syamsul menyebut pemberian beasiswa kader tahfidz ini bertujuan untuk meningkatkan hafalan Al Qur'an sekaligus sebagai role model bagi anak yang lain baik di sekolah dan di rumah. Selain penghafal Al-Quran, pihaknya juga memberikan beasiswa pada kader remaja masjid.
"Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 75 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah," ungkapnya.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Produktif melalui Program Z-Chicken dan Bantuan Kursi Roda
Yogyakarta, 22 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program inovatif. Salah satu program unggulan yang baru saja diluncurkan adalah Z-Chicken, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi produktif berbasis zakat. Selain bantuan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya mendukung aksesibilitas dan kesejahteraan sosial.
Program Z-Chicken yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta dirancang untuk membantu mustahik yang memiliki minat dan potensi dalam bidang wirausaha. Melalui program ini, teman tuli juga diberikan pelatihan kewirausahaan. Peluncuran program ini bersamaan dengan peresmian Z Coffee yang dilakukan di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa program Z-Chicken tidak hanya memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga memberdayakan mustahik agar mandiri secara finansial. “Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk keluar dari lingkaran kemiskinan dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.
Selain Z-Chicken, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memberikan bantuan kursi roda kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPD DIY Syari'ah, di sela-sela acara. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta yang terus berinovasi dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah dan da sosial kegamaan lainnya (ZIS-DSKL) untuk mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat. Program bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu para penerima manfaat dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri. Salah satu penerima, Bapak Muriyanto Bopet, menyampaikan rasa harunya setelah menerima kursi roda. “Kursi roda ini sangat membantu saya untuk bisa bergerak lebih mudah. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuannya,” katanya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga lainnya, sangat diperlukan untuk menjamin kelanjutan program-program seperti ini. “Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung pengelolaan zakat yang produktif dan inovatif. Bersama-sama, kita dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” tuturnya.
Melalui program Z-Chicken dan bantuan kursi roda, BAZNAS Kota Yogyakarta membuktikan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepercayaan yang terus terbangun, diharapkan lebih banyak lagi mustahik yang dapat merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Unit Pengumpul Zakat Mushola Amanah Bank BPD DIY Terima Penghargaan Dari Penjabat Walikota Yogyakarta
Yogyakarta, 22 Januari 2025 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY yang membentuk BAZNAS Kota Yogyakarta menerima penghargaan dari Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, MMA atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di Kota Yogyakarta. Penghargaan ini juga diberikan kepada Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY sebagai wujud apresiasi atas kepemimpinan yang inspiratif.
Acara penghargaan berlangsung di Mall Pelayanan Publik Kota Yogyakarta dengan menampilkan sejumlah tokoh penting antara lain Ketua BAZNAS RI, Forkopimda, Kepala OPD dan jajaran pengurus Bank BPD DIY. Dalam sambutannya, Pejabat Walikota Yogyakarta menyampaikan bahwa peran aktif UPZ sangat penting dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat.
“UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pengumpulan dan pendistribusian ZIS DSKL. Melalui inovasi dan transparansi pengelolaan, UPZ ini berhasil menjadi teladan bagi lembaga lain,” ujarnya.
Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY, dalam pidato penerimaannya, menyatakan rasa terima kasih dan terima kasih atas penghargaan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan UPZ tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para muzaki yang setia menyalurkan zakat mereka melalui UPZ Mushola Amanah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan amanah para muzaki tersalurkan dengan tepat sasaran. Semoga semangat ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat,” ungkapnya.
Sejak awal berdirinya, UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menghimpun ZIS dan menyalurkannya kepada mustahik yang berhak. Program-program unggulan yang dikelola UPZ ini meliputi bantuan pendidikan untuk anak yatim, pembiayaan kesehatan bagi keluarga kurang mampu, serta pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya, mengapresiasi kontribusi UPZ Mushola Amanah sebagai mitra strategi BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, sinergi yang terjalin erat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta.
“Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi UPZ lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kontribusi dalam membantu masyarakat,” tuturnya.
Acara dihargai ditutup dengan penyerahan plakat dan sertifikat diberikan kepada Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY. Selain itu, dilakukan pula diskusi singkat mengenai strategi optimalisasi pengumpulan zakat di era digital, yang dipandu oleh Sekretaris BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Misbahrudin.
Penghargaan ini menekankan pentingnya kolaborasi dan peran aktif UPZ dalam mendukung visi BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai pelopor kebangkitan zakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui zakat, infak, dan sedekah, sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan sosial dapat tercapai.
====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Syakira Azka Nabila, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Yogyakarta – Prestasi gemilang diraih oleh Syakira Azka Nabila, salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswi kelas 7 MTs Negeri 1 Kota Yogyakarta ini berhasil meraih juara 2 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) pada Islamic and Sport Competition (ISC) bidang lomba keagamaan yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Jumat, 17 Rajab 1446 H atau 17 Januari 2025. Syakira yang baru berusia 13 tahun telah memiliki hafalan Al-Qur'an sebanyak 4 juz.
Putri pasangan Bapak Witono dan Ibu Kartini, warga Jl. Langenarjan Lor, Kraton, Yogyakarta ini bergabung sebagai kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta sejak awal tahun 2025. Meskipun baru menjadi bagian dari program tersebut, Syakira telah menunjukkan prestasi yang membanggakan dan menjadi bukti nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas prestasi Syakira. “Syakira adalah salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025. Program ini bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia, teladan, dan penggerak dakwah bagi lingkungan sekitar. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka baik dalam hafalan Al-Qur’an maupun bidang lainnya,” ungkapnya.
Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dimulai pada tahun 2023 dengan 35 penerima, bertambah menjadi 50 penerima pada tahun 2024, dan ditargetkan mencapai 75 penerima pada tahun 2025. Anak-anak yang memenuhi syarat berhak mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan. Kriteria penerima mencakup usia dari TK/RA hingga SMP/MTs, tinggal bersama keluarga, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI serta 2 juz untuk usia SMP/MTs.
“Kami bersyukur program ini memberikan dampak yang luar biasa. Anak-anak penerima beasiswa tidak hanya berprestasi dalam bidang keagamaan tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman mereka di sekolah dan lingkungan sekitar,” tambah Drs. H. Syamsul Azhari.
Prestasi Syakira juga menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Yogyakarta dikelola dengan baik untuk mendukung generasi Qur'ani. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya membantu anak-anak dalam hafalan Al-Qur’an tetapi juga menciptakan kader dakwah yang siap menjadi teladan.
Kita doakan agar Syakira Azka Nabila dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz terus dimudahkan dalam menghafal Al-Qur'an dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Aamiin.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi Raih Juara 3 MTQ, Bukti Keberhasilan Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi berhasil meraih juara 3 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Khoiro Ummah Yogyakarta pada Ahad, 19 Rajab 1446 H (19 Januari 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Muslimah Kids Fair #1.
Keberhasilan Famiya menjadi bukti nyata dari keberhasilan program Beasiswa Kader Hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. "Famiya adalah salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz kami. Program ini bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang menjadi teladan dan penggerak dakwah di masyarakat. Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan bahwa program tersebut memberikan dampak yang luar biasa,” tuturnya.
Program Beasiswa Kader Hafidz mulai digulirkan sejak tahun 2023 dengan target awal 35 anak penerima manfaat. Pada tahun 2024, jumlah penerima bertambah menjadi 50 anak, dan kini, di tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan bantuan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan aktivitas menghafal Al-Qur'an.
Drs. H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa salah satu syarat utama penerima beasiswa ini adalah tinggal bersama keluarga dan memiliki hafalan minimal. Anak-anak usia TK/RA hingga SD/MI harus memiliki hafalan minimal satu juz, sedangkan anak usia SMP/MTs diwajibkan menghafal minimal dua juz. Dengan syarat tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap anak-anak ini tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi pribadi yang unggul dalam akhlak dan pemimpin bagi generasi lainnya.
“Kami merasa bersyukur karena program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an tetapi juga membentuk karakter mereka. Dari 75 penerima beasiswa tahun ini, semua anak telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dan menjadi teladan baik di sekolah maupun di rumah,” imbuhnya.
Keberhasilan Famiya menjadi inspirasi bagi para penerima beasiswa lainnya dan masyarakat luas. Melalui program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Semoga kontribusi kita bersama dapat mencetak lebih banyak generasi penghafal Al-Qur'an yang membanggakan,” pungkas Drs. H. Syamsul Azhari.
====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Nabila Rafa Putri Ferdian Raih Juara 3 MHQ, Bukti Keberhasilan Program Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Nabila Rafa Putri Ferdian, salah satu penerima beasiswa, berhasil meraih juara 3 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang digelar oleh Pondok Pesantren Khoiro Ummah Yogyakarta pada Ahad, 19 Rajab 1446 H (19 Januari 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Muslimah Kids Fair #1, yang menghadirkan talenta-talenta muda berbakat dari berbagai daerah.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian Nabila. “Nabila adalah salah satu dari 75 anak penerima Beasiswa Kader Hafidz. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang unggul, menjadi teladan, dan penggerak dakwah di tengah masyarakat. Prestasi yang diraih Nabila menunjukkan dampak positif dari program ini,” ujar beliau.
Program Beasiswa Kader Hafidz pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 anak penerima manfaat. Pada tahun 2024, jumlah ini meningkat menjadi 50 anak, dan di tahun 2025, total penerima manfaat mencapai 75 anak. Setiap penerima beasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung kegiatan belajar dan hafalan mereka.
Drs. H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa penerima beasiswa harus memenuhi kriteria tertentu, antara lain tinggal bersama keluarga dan memiliki hafalan minimal satu juz untuk anak usia TK/RA hingga SD/MI, serta dua juz untuk anak usia SMP/MTs. “Kami berharap program ini mampu membentuk karakter anak-anak yang tidak hanya pandai menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan semangat berdakwah,” tambahnya.
Menurutnya, dari 75 anak penerima manfaat saat ini, banyak yang sudah menunjukkan potensi luar biasa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. “Mereka menjadi inspirasi bagi teman-temannya, sekaligus membuktikan bahwa investasi pada pendidikan Al-Qur'an dapat melahirkan generasi unggul yang membawa keberkahan,” jelasnya.
Keberhasilan Nabila Rafa Putri Ferdian menjadi salah satu bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta mampu memberikan dampak signifikan. Program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an tetapi juga mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berprestasi dan berbudi pekerti luhur.
“Mari kita doakan agar seluruh penerima Beasiswa Kader Hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur'an, menjadi generasi saleh dan salehah, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya,” ungkap Drs. H. Syamsul Azhari.
Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga zakat yang diberikan membawa keberkahan, melahirkan anak-anak saleh dan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Aamiin.
====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Resmikan Z-Coffee dan Z-Chicken di Mall Pelayanan Publik Kota Yogyakarta: Dukung Kemandirian Disabilitas dan Inklusivitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama BAZNAS RI meresmikan Z-Coffee dan Z-Chicken di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, Selasa 21 Januari 2025/21 Rajab 1446. Program ini merupakan langkah konkret untuk mendukung kemandirian ekonomi penyandang disabilitas sekaligus memperkuat inklusivitas di masyarakat.
Peresmian ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan Bidang Pentasharufan Hj. Saidah Sakwan, MA, Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir.Sugeng Purwanto, MMA, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Bank BPD DIY, dan penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dalam berbagai tekanan pentingnya zakat, infak, dan sedekah untuk memberdayakan mustahik. “Kami berkomitmen menciptakan peluang usaha berkelanjutan bagi mustahik, khususnya penyandang disabilitas, melalui program ini,” ujarnya.
Z-Coffee dan Z-Chicken merupakan pengembangan dari Kafe Hening yang telah berjalan sejak 2022. Rebranding ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha serta menghadirkan konsep bisnis modern. Selain menyajikan berbagai menu kopi dan ayam krispi, tempat ini memberikan pengalaman unik kepada pengunjung dengan edukasi bahasa isyarat yang diajarkan langsung oleh pengelola, yang semuanya merupakan penyandang disabilitas.
Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr.KH. Noor Achmad menyebut bahwa program ini tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami keberagaman. “Kami ingin masyarakat yang datang ke sini membawa pulang pesan penting tentang inklusivitas,” imbuhnya.
BAZNAS RI memberikan dukungan berupa peningkatan standar bisnis dan pengadaan peralatan, sedangkan Pemerintah Kota Yogyakarta menyediakan fasilitas dan regulasi pendukung. Bank BPD DIY juga mendukung melalui dana CSR. Pejabat Wali Kota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, MMA, mengapresiasi inisiatif ini sebagai wujud nyata inklusivitas di Yogyakarta.
“Kehadiran Z-Coffee dan Z-Chicken menunjukkan bahwa Yogyakarta memberikan kesempatan kepada warga seluruhnya, termasuk penyandang disabilitas, untuk berkarya. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menciptakan dampak sosial berkelanjutan,” kata Sugeng.
Selain meresmikan Z-Coffee dan Z-Chicken, BAZNAS RI juga menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni kepada empat mustahik di Yogyakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Z-Coffee dan Z-Chicken, yang berlokasi strategis di Mall Pelayanan Publik Yogyakarta, diharapkan menjadi simbol inovasi berbasis zakat yang menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mendorong inklusivitas. Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan terus berkembang menjadi inspirasi pemberdayaan di berbagai wilayah lain.
====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Musabaqah Adzan
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Amirul Azzam, salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswa kelas 8 SMP Negeri 7 Yogyakarta ini berhasil meraih juara 3 dalam ajang Islamic and Sport Competition (ISC) bidang lomba keagamaan yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Jumat, 17 Rajab 1446 H atau 17 Januari 2025. Dalam usianya yang baru menginjak 14 tahun, Amirul telah menghafal 6 juz Al-Qur’an.
Ajang musabaqah adzan ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan program beasiswa yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Amirul, putra pasangan Bapak dan Ibu Rachmat Saputra, menjadi inspirasi bagi banyak anak seusianya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini dan menegaskan bahwa program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan di lingkungannya.
“Amirul adalah salah satu dari 50 anak penerima Beasiswa Kader Hafidz tahun 2024. Program ini dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak penerima, lalu bertambah menjadi 50 anak di tahun 2024, dan direncanakan untuk 75 anak pada tahun 2025. Melalui program ini, kami berharap anak-anak dapat terus meningkatkan hafalan mereka dan menjadi penggerak dakwah yang inspiratif,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari.
Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dirancang dengan kriteria yang ketat. Para penerima beasiswa harus tinggal bersama keluarga, mendaftar pada usia TK/RA hingga SMP/MTs, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk anak usia TK/RA/SD/MI serta 2 juz untuk anak usia SMP/MTs. Setiap anak penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung proses belajar mereka.
“Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak lainnya, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya.
Kesuksesan Amirul dalam ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Yogyakarta telah dikelola dengan baik untuk mencetak generasi unggul. Selain mendukung hafalan Al-Qur’an, beasiswa ini juga membantu anak-anak dalam mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang.
Melalui program beasiswa kader hafidz, BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berkontribusi pada pembinaan generasi Qur’ani, tetapi juga menjadi salah satu pendorong utama lahirnya anak-anak bangsa yang berkualitas dan berprestasi.
Mari kita doakan agar Amirul Azzam dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz senantiasa dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Aamiin.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Konsisten Bantu Palestina, Ketua MPR Apresiasi BAZNAS RI
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas konsistensinya dalam membantu masyarakat Palestina.
Apresiasi ini disampaikan dalam acara Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/1/2025).
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah berjuang keras membantu perjuangan rakyat Palestina, yang telah berjuang keras memberikan support yang tiada henti kepada rakyat Palestina," ucapnya.
Ahmad Muzani juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra BAZNAS yang telah bekerja sama memberikan dukungan dan bantuan untuk masyarakat Palestina.
"Terima kasih atas semua ikhtiar, terima kasih atas semua perjuangan yang diberikan BAZNAS dan seluruh mitranya yang telah memberikan andil yang tidak kecil bagi perjuangan rakyat Palestina," kata dia.
"Atas nama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan berbangga tempat ini bisa ditempati oleh Ibu dan Bapak sekalian," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Muzani menyatakan bahwa Palestina adalah negara yang telah berjasa dengan mengakui kemerdekaan Indonesia. Dia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus membalas jasa Palestina dengan memperjuangkan kemerdekaan mereka.
"Kepada Kiai Haji Noor Achmad, saya ingin menyampaikan Bapak jangan bosan, jangan lelah, jangan merasa kalah dalam perjuangan Palestina," jelasnya.
Ahmad Muzani berharap agar kemerdekaan segera terwujud di Palestina.
"Mudah-mudahan mereka akan menikmati kemerdekaan seperti kita semuanya," ucapnya.
Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
Hadir pula Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia, H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, serta hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dan King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah mendukung BAZNAS dalam menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
Hingga Rabu, 15 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan jumlah ini masih terus bertambah.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/01/2025 | Amil
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Kenakan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta
Yogyakarta – Sebagai lembaga pemerintah non struktural tingkat Kota Yogyakarta, amil BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan tugas, mempedomani ketentuan yang berlaku, salah satunya ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam hal penggunaan pakaian dinas, Walikota Yogyakarta telah mengeluarkan Keputusan Nomor 441 Tahun 2022 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta. Mempedomani ketentuan dimaksud amil BAZNAS Kota Yogyakarta, Kamis 16 Januari 2025 / 16 Rajab 1446 mengenakan pakaian dinas gagrak Ngayogyakarta.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abdul. Samik saat ditemui di kantor menuturkan, pakaian dinas tradisional gagrak Ngayogyakarta bertujuan melestarikan, mempromosikan dan mengembangkan salah satu budaya daerah melalui penggunaan pakaian tradisional Ngayogyakarta. “Sebagai bagian dari masyarakat yang bekerja di lembaga pemerintah, kami mendukung penuh pelestarian budaya Jawa. Pakaian tradisional tidak hanya simbol budaya, tetapi juga mengingatkan kita pada pentingnya nilai-nilai lokal dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menegaskan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan tugas berkomitmen terhadap tiga hal pokok, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Aman regulasi salah satunya mempedomani peraturan yang telah di tetapkan Pemerintah Kota Yogyakarta salah satunya mengenakan pakaian tradisional gagrak Ngayogyakarta. “Pelestarian budaya harus seiring dengan kepedulian sosial. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kami ingin menanamkan nilai gotong-royong yang juga diajarkan oleh leluhur kita,” katanya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah tidak hanya menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal, tetapi juga menyelaraskan nilai-nilai tradisi dengan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Harapannya, pelestarian budaya ini mampu menjadi bagian dari upaya pembangunan masyarakat yang lebih berdaya dan berbudaya.
Penerapan pakaian tradisional gagrak Ngayogyakarta setiap Kamis Pon menjadi wujud konkret keselarasan antara budaya dan nilai sosial yang terus dijaga di Yogyakarta. Kebijakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengedepankan tradisi dalam kehidupan sehari-hari.
Terima kasih telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah mawaddah. Aamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/01/2025 | Amil
Audiensi Kemenag Kota Yogyakarta ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Sinergi Pengembangan Program MDA dan Ketahanan Keluarga
Yogyakarta, 15 Januari 2024/15 Rajab 1446 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta melakukan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta membahas pengembangan program Madrasah Al Qur'an (MDA) dan intervensi penguatan ketahanan keluarga.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sekretariat Bersama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., beserta Kasubbag TU, Kasi Pais, Ka. KUA Gedongtengen dan Pelaksana pada Kankemenag KotaYogyakarta. Audiensi diterima Wakil Ketua III BAZNAS KotaYogyakarta, Muhammad Iqbal, S.E., Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, dan Pelaksana Bidang I, Muhaimin, S.Si dan Cahyo Hadmoko.
Dalam sambutannya, H. Nadhif menyampaikan tujuan utama audiensi dalam rangka memperluas cakupan program MDA ke lebih banyak Sekolah Dasar (SD) ataupun sekolah jenjang lain di wilayah Yogyakarta. "Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan Al Qur'an bagi siswa Muslim di Yogyakarta. Dengan dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak sekolah/madrasah ataupun sekolah jenjang lain dan memberikan pendidikan agama yang berkualitas," ujar Nadhif.
Selain itu, Kemenag Kota Yogyakarta juga menyoroti pentingnya program ketahanan keluarga sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat Muslim dan mengurangi angka perceraian. "Keluarga yang kuat adalah pondasi masyarakat yang sejahtera. Melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, kami ingin mengimplementasikan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga Muslim, sehingga dapat menekan angka perceraian dan permasalahan sosial lainnya," tambah Nadhif.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Iqbal, S.E., menyambut baik inisiatif Kemenag dan menyatakan kesiapan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk berkolaborasi. "BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki berbagai program pemberdayaan yang sejalan dengan visi Kemenag Kota Yogyakarta. Kami siap mendukung perluasan program MDA dan inisiatif ketahanan keluarga melalui pendanaan dan sumber daya yang kami miliki," ungkap Iqbah.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag Kota Yogyakarta akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama sejak dini dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga Muslim di Yogyakarta," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pais, H. Fariq Nur Rohim, S.H.I., M.A., menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam program ketahanan keluarga. "Selain aspek ekonomi, kami juga akan fokus pada pembinaan spiritual dan konseling keluarga untuk memastikan kesejahteraan yang menyeluruh," jelas Fariq.
Audiensi ini diakhiri dengan kesepakatan untuk membentuk tim kerja bersama yang akan merumuskan langkah-langkah konkret dalam implementasi program-program tersebut. Diharapkan, melalui kolaborasi ini, kualitas pendidikan agama dan kesejahteraan keluarga Muslim di Kota Yogyakarta akan semakin meningkat, sesuai dengan visi bersama untuk menciptakan masyarakat yang beriman, bertakwa, dan sejahtera.
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/01/2025 | Amil
Musykoord Program Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah: Kolaborasi Strategis Wujudkan Kota Yogyakarta Bersih dan Berkah
Yogyakarta, 15 Januari 2025/15 Rajab 1446 H – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menginisiasi langkah progresif melalui Musykoord (Musyawarah Koordinasi) Program Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat kolaborasi, bertempat di Ruang Sekretariat Bersama, Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang turut mendukung kesuksesan program ini.
Hadir dalam acara tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA) Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Yogyakarta, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Yogyakarta. Partisipasi para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap sinergi program yang menghubungkan aspek lingkungan dan pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini. “Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah bukan sekadar upaya kebersihan lingkungan, melainkan bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan sinergi bersama, kita dapat mengubah sampah menjadi sumber keberkahan bagi warga Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan dengan pemberdayaan masyarakat kurang mampu. Sampah yang dikumpulkan akan dikelola secara profesional melalui Bank Sampah, hasilnya kemudian diolah menjadi sumber pendanaan bagi program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Melalui cara ini, manfaat yang dirasakan tidak hanya berupa kebersihan lingkungan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Helmi Arifin, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. “Pengelolaan sampah adalah tantangan besar di perkotaan. Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan solusi yang inovatif dengan memberdayakan masyarakat sekaligus menciptakan kota yang lebih bersih dan asri,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan perwakilan dari DLH, Kemenag dan DMI Kota Yogyakarta. Menurutnya sangat penting program ini dalam konteks dakwah dan penguatan nilai-nilai Islami. Mereka menyatakan bahwa pengelolaan sampah yang baik adalah bagian dari kepedulian terhadap lingkungan yang diajarkan dalam Islam, sekaligus bentuk nyata pemberdayaan melalui zakat dan sedekah.
Acara Musykoord ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas langkah-langkah implementasi program, termasuk pelibatan masyarakat, penentuan target, dan strategi keberlanjutan. Semua pihak yang hadir menyepakati komitmen bersama untuk mendukung penuh Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Kota Yogyakarta semakin dekat dengan visi sebagai kota yang bersih, sejahtera, dan penuh berkah. Terima kasih kepada para muzakki yang telah berzakat, semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik. Sinergi yang terjalin di antara berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Aaamiin
=====================
*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/01/2025 | Amil

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat


