WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Muhammad Azfar Abqory, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Terpilih Sebagai Santri Terbaik Ke-2 Wisuda Santri TKA-TPA
Muhammad Azfar Abqory, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Terpilih Sebagai Santri Terbaik Ke-2 Wisuda Santri TKA-TPA
Yogyakarta – Prestasi gemilang kembali diraih oleh penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Muhammad Azfar Abqory berhasil meraih predikat Santri Terbaik Ke-2 pada acara Wisuda Santri TKA-TPA Rayon Kemantren Kotagede. Acara wisuda ini berlangsung pada Ahad (26/1/2025) bertepatan dengan 26 Rajab 1446 H di Gedung Dakwah AMM Yogyakarta. Sebagai penghargaan atas pencapaiannya, Azfar didaulat untuk membacakan ayat suci Al-Qur'an pada acara tersebut. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Muhammad Azfar Abqory. Ia menuturkan bahwa Azfar merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz yang saat ini dibina oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang hafal Al-Qur'an, menjadi teladan, serta penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing. “Program beasiswa kader hafidz ini pertama kali dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak, kemudian bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan mencapai 75 anak pada tahun 2025. Penerima beasiswa adalah mereka yang tinggal bersama keluarga di rumah, berusia dari TK/RA hingga SMP/MTs, serta memiliki hafalan minimal satu juz untuk TK/RA/SD/MI dan dua juz untuk SMP/MTs. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung proses pendidikan mereka,” jelas Drs. H. Syamsul Azhari. Keberhasilan Azfar dalam meraih penghargaan Santri Terbaik Ke-2 menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil membentuk karakter unggul bagi generasi muda. Selain meningkatkan hafalan Al-Qur'an, para penerima beasiswa juga menunjukkan sikap disiplin, dedikasi, serta kepemimpinan yang tinggi di lingkungan mereka. “Kami merasa bersyukur bahwa program ini memberikan dampak luar biasa dalam membentuk karakter anak-anak penerima beasiswa. Mereka telah terbukti layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka,” tambahnya. Keberlanjutan program beasiswa kader hafidz ini tentu tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan kontribusi dari para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an dan pemimpin masa depan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Aamiin,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Abid Maulana Riswanto, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Didaulat Menjadi Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj
Abid Maulana Riswanto, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Didaulat Menjadi Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj
Yogyakarta – Abid Maulana Riswanto, seorang penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, mendapatkan kepercayaan besar sebagai Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. Meski baru berusia 14 tahun, Abid menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam mengoordinasikan acara yang diselenggarakan oleh warga Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Puncak peringatan ini berupa pengajian umum yang berlangsung pada Senin (27/1/2025), bertepatan dengan 27 Rajab 1446 H, di Masjid Al Ikhlas Mrican Giwangan. Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas Mrican, Drs. H. Asmuni, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberadaan program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi aktivis masjid dan teladan bagi anak-anak lainnya. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta karena program beasiswa kader hafidz ini telah memberikan manfaat yang sangat besar. Anak-anak tidak hanya fokus menghafal Al-Qur’an, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masjid,” ujar Drs. H. Asmuni. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan bahwa Abid Maulana Riswanto adalah salah satu dari 75 penerima beasiswa kader hafidz yang saat ini tengah dibina oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang juga memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu menjadi penggerak dakwah di lingkungannya masing-masing. “Program beasiswa kader hafidz ini pertama kali dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak, kemudian bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan mencapai 75 anak pada tahun 2025. Penerima beasiswa adalah mereka yang tinggal bersama keluarga di rumah, berusia dari TK/RA hingga SMP/MTs, serta memiliki hafalan minimal satu juz untuk TK/RA/SD/MI dan dua juz untuk SMP/MTs. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung proses pendidikan mereka,” jelas Drs. H. Syamsul Azhari. Keberhasilan Abid dalam mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Peringatan Isra Mi’raj menjadi bukti nyata bahwa program ini mampu membentuk karakter unggul bagi generasi muda. Dari 75 penerima beasiswa, mereka telah menunjukkan bahwa mereka layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka. “Kami bersyukur bahwa program ini memberikan dampak luar biasa bagi anak-anak penerima beasiswa. Kami berharap mereka terus berkembang, semakin kuat hafalan Al-Qur’annya, dan tetap menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” tambahnya. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Dengan kontribusi dari para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an dan pemimpin masa depan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga anak-anak penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Aamiin,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Daffa Muhammad Sulthan, Raih Terbaik ke-2 Hafalan Al-Qur’an Juz 28 dan 29
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Daffa Muhammad Sulthan, Raih Terbaik ke-2 Hafalan Al-Qur’an Juz 28 dan 29
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Daffa Muhammad Sulthan berhasil meraih peringkat terbaik ke-2 dalam ajang Khotmil Qur'an dan Imtihan Metode Ummi yang diselenggarakan oleh SDIT Al-Khairat pada Rabu (29/1/2025), bertepatan dengan 29 Rajab 1446 H. Acara ini berlangsung di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk orang tua santri dan tokoh pendidikan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian Daffa Muhammad Sulthan. Ia menjelaskan bahwa Daffa merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, program yang bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang dapat menjadi teladan bagi sesama. “Program beasiswa kader hafidz ini kami jalankan sejak tahun 2023 dengan 35 penerima, bertambah menjadi 50 anak pada tahun 2024, dan tahun 2025 mencapai 75 anak. Kami berharap para penerima beasiswa ini menjadi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya menguasai hafalan, tetapi juga mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” tutur Drs. H. Syamsul Azhari. Program beasiswa kader hafidz ini diberikan kepada anak-anak yang tinggal bersama keluarga di rumah, dengan rentang usia dari TK/RA hingga SMP/MTs. Syarat utama untuk mendaftar adalah memiliki hafalan minimal satu juz bagi anak TK/RA/SD/MI dan dua juz bagi anak SMP/MTs. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan guna mendukung pendidikan dan pengembangan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Prestasi yang diraih oleh Daffa Muhammad Sulthan menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas. Anak-anak yang tergabung dalam program ini tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan berakhlak mulia. “Kami sangat bersyukur atas dampak positif yang diberikan oleh program ini. Dari 75 penerima beasiswa, mereka telah menunjukkan kualitas yang luar biasa dan layak menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan rumahnya,” tambah Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi faktor utama keberlangsungan program beasiswa kader hafidz ini. Dengan kontribusi para muzakki, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menghafal Al-Qur’an dengan baik. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program ini. Semoga para penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya. Aamiin,” pungkasnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/01/2025 | Amil
Kunjungan BAZNAS Kota Palangkaraya ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Belajar Kantor Digital dan Strategi Penghimpunan Zakat.
Kunjungan BAZNAS Kota Palangkaraya ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Belajar Kantor Digital dan Strategi Penghimpunan Zakat.
Yogyakarta, 24 Januari 2025/24 Rajab 1446 – Dalam upaya memperkuat layanan berbasis teknologi, BAZNAS Kota Palangkaraya melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan, yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Palangkaraya, Jono, disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Syamsul Azhari, beserta jajaran pengurus lainnya. Kunjungan ini berfokus pada pembelajaran pengelolaan kantor digital dan strategi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan sistem berbasis teknologi yang telah diterapkan, BAZNAS Kota Yogyakarta dianggap sebagai salah satu lembaga percontohan dalam modernisasi pelayanan zakat di Indonesia. Dalam sesi paparan, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan konsep kantor digital yang diusung untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan ZIS-DSKL. Kantor digital ini memanfaatkan platform teknologi untuk berbagai aktivitas, seperti pencatatan zakat secara daring, pelaporan keuangan berbasis digital, hingga pemanfaatan aplikasi untuk mempermudah muzakki dalam menyalurkan zakat. Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah aplikasi penghimpunan ZIS-DSKL yang memungkinkan pembayaran zakat secara real-time. Selain itu, penggunaan sistem manajemen berbasis cloud memastikan data aman dan dapat diakses kapan saja oleh tim BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan dari BAZNAS Kota Palangkaraya juga mendapatkan penjelasan tentang pelaporan otomatis yang memudahkan proses audit internal dan eksternal. BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan berbagai strategi penghimpunan ZIS-DSKL yang telah terbukti efektif. Salah satu program unggulan adalah kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta aktif memanfaatkan media sosial untuk edukasi dan kampanye penghimpunan dana. Dengan pendekatan storytelling dan transparansi, mereka berhasil membangun kepercayaan masyarakat, sehingga jumlah muzakki terus meningkat setiap tahunnya. Diskusi yang berlangsung selama kunjungan ini juga membahas berbagai tantangan dalam implementasi kantor digital, seperti kebutuhan pelatihan sumber daya manusia dan pengelolaan infrastruktur teknologi. BAZNAS Kota Palangkaraya memberikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan berkomitmen untuk menerapkan konsep serupa di wilayah mereka. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Palangkaraya berharap dapat mengadopsi konsep kantor digital dan strategi penghimpunan yang telah diterapkan di Yogyakarta. Dengan modernisasi sistem pelayanan, BAZNAS Kota Palangkaraya optimis dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memberikan dampak yang lebih besar bagi penerima manfaat di wilayahnya. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menjalin sinergi antar BAZNAS daerah guna menciptakan pelayanan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berbasis teknologi.
BERITA24/01/2025 | Amil
BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dan Takmir Masjid Al Barokah Kulon Progo.
BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dan Takmir Masjid Al Barokah Kulon Progo.
Yogyakarta, 23 Januari 2025/23 Rajab 1446 – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), serta pengembangan program pemberdayaan umat, Pimpinan BAZNAS Kulon Progo dan Takmir Masjid Al Barokah Kulon Progo lakukan kunjungan silaturahmi studi tiru ke Tim Pengelola BMM BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan diterima pengelola BMM BAZNAS Kota Yogyakarta, Kenggy Gilang Ramadhan beserta Tim Pengelola BMM Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta (MPD) dan Tim Pengelola BMM Masjid Al Ikhlas Mrican. Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan BMM BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah terbukti sukses dalam memberdayakan umat melalui optimalisasi dana ZIS-DSKL. “Kami berharap hasil dari studi tiru ini dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan BMM BAZNAS Kulon Progo di Masjid Al Barokah untuk lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya. BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Yogyakarta telah meluncurkan BMM di dua tempat yakni Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dan Masjid Al Ikhlas Mrican. Kedua BMM tersebut dijadikan percontohan bagi BMM di daerah lain. BMM MPD dikenal dengan program unggulan berupa pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, termasuk pelatihan kewirausahaan bagi mustahik dan pengelolaan koperasi masjid yang memberikan manfaat bagi jamaah. Sementara itu, BMM Al Ikhlas Mrican memprioritaskan program sosial seperti bantuan sembako bulanan bagi keluarga kurang mampu dan beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Keduanya sepakat bahwa sedekah merupakan pilar utama dalam menciptakan kemandirian umat. Dalam diskusi tersebut, Ustaz Muhammad Hidayat memaparkan bagaimana pengelolaan sedekah yang transparan dan akuntabel dapat meningkatkan kepercayaan jamaah. “Kepercayaan ini yang menjadi modal utama bagi BMM untuk terus berkembang,” tegasnya. Di akhir kunjungan, delegasi dari Masjid Al Barokah dan BAZNAS Kulon Progo mengapresiasi keberhasilan kedua BMM dalam mengelola ZIS-DSKL secara profesional dan berkelanjutan. Ketua Takmir Masjid Al Barokah, Ustaz Ridwan, mengungkapkan, “Kami sangat terinspirasi dengan program-program yang telah dijalankan oleh BMM MPD dan Al Ikhlas Mrican. Kami berharap dapat mengadaptasi konsep ini di Kulon Progo.” Kunjungan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar pengelola masjid, tetapi juga menjadi langkah awal bagi kolaborasi strategis dalam pemberdayaan umat. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pengelolaan ZIS-DSKL di setiap masjid dapat semakin efektif dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Kolaborasi Sosial dan Lingkungan, BAZNAS Kota Yogyakarta Perkenalkan Sedekah Sampah Plastik
Kolaborasi Sosial dan Lingkungan, BAZNAS Kota Yogyakarta Perkenalkan Sedekah Sampah Plastik
Yogyakarta – Sebagai wujud inovasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta meluncurkan program “Sedekah Sampah Botol Plastik” pada Kamis (tanggal). Program ini bertujuan mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan semangat berbagi kepada sesama. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan solusi atas dua tantangan besar: pengelolaan sampah plastik dan pemberdayaan masyarakat. “Melalui Sedekah Sampah Botol Plastik, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan sampah plastik sebagai sumber keberkahan dengan menyedekahkannya. Hasil dari pengelolaan sampah ini akan digunakan untuk mendanai program sosial dan pemberdayaan,” jelasnya. Program ini bekerja sama dengan sejumlah bank sampah mitra. Setiap botol plastik yang disumbangkan akan dikumpulkan dan dijual, kemudian hasilnya akan dialokasikan untuk mendukung program BAZNAS, seperti beasiswa pendidikan, bantuan pangan, dan pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Panitia program, Bapak Misbahrudin, menjelaskan teknis pelaksanaan program ini. “Masyarakat cukup mengumpulkan botol plastik bekas yang kemudian diserahkan ke titik pengumpulan di masjid-masjid mitra atau bank sampah. Dari sini, kita kelola agar menjadi dana sosial yang bermanfaat bagi umat,” paparnya. Warga yang hadir dalam peluncuran program ini tampak antusias. Ibu Siti, salah satu peserta, mengaku senang dengan adanya program tersebut. “Kami jadi tahu bahwa sampah plastik yang biasanya dibuang begitu saja ternyata bisa bermanfaat untuk membantu sesama. Program ini sangat kreatif dan mendidik,” ujarnya. Melalui program “Sedekah Sampah Botol Plastik”, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sembari berbagi kebaikan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengintegrasikan isu lingkungan dalam upaya pemberdayaan umat. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
UPZ Masjid Al Barokah Diresmikan, Warga Kini Lebih Mudah Berzakat
UPZ Masjid Al Barokah Diresmikan, Warga Kini Lebih Mudah Berzakat
Yogyakarta, 22 Rajab/1446H – Dalam upaya memperluas jangkauan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), BAZNAS Kota Yogyakarta mengukuhkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Barokah pada Rabu malam, 22 Januari 2025/22 Rajab 1446H. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi ZIS di tingkat masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan UPZ Masjid Al Barokah diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan zakat di wilayah tersebut. “Dengan adanya UPZ, masyarakat memiliki akses lebih dekat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. UPZ juga menjadi mitra penting dalam mendukung program-program pemberdayaan yang dirancang oleh BAZNAS Kota Yogyakarta ,” ujar beliau. Sebagai bagian dari proses pengukuhan, pengelola UPZ Masjid Al Barokah menerima pembekalan khusus. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola penghimpunan zakat, pendistribusian kepada mustahik, hingga pelaporan yang transparan dan akuntabel. Langkah ini bertujuan memastikan pengelolaan zakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Warga setempat menyambut baik kehadiran UPZ di Masjid Al Barokah. Salah seorang tokoh masyarakat, Bapak Abdullah, menyatakan optimisme bahwa keberadaan UPZ dapat mendorong partisipasi lebih besar dalam berzakat. “Kami merasa terbantu dengan adanya UPZ ini karena masyarakat bisa lebih mudah menunaikan kewajibannya sebagai muslim,” ungkapnya. Dengan adanya pengukuhan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat jaringan UPZ sebagai bagian dari misi memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan melalui zakat, infak, dan sedekah. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 1446
UNDANGANKepada Yth : Calon penerima Beasiswa Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta 1446/2025 BAZNAS KOTA YOGYAKARTAAssalamualaikum wr.wbDengan hormat disampaikan, kami haturkan ucapan selamat atas kelulusan ananda dalam seleksi administrasi calon kader remaja masjid BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025. Selanjutnya kami mengharap kehadiran ananda pada seleksi hafalan Al Qur'an yang insyaAllah akan dilaksanakan pada : Hari : Kamis dan Jumat, 23 dan 24 Januari 2025 Waktu. : 14.00 WIB s/d selesai Tempat : Lantai Dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta Catatan : 1. Urutan seleksi hafalan Al Qur'an berdasarkan nomor urut SK hasil seleksi administrasi.2. Yang kemarin sudah ikut seleksi hafalan kader hafidz tidak perlu ikut tes hafalan kader remaja masjid.3. Yang lolos administrasi dimohon mengikuti seleksi hafalan, nomor urut 1 s.d 55, Kamis 23 Januari 2025 jam 14.00 - selesai 4. Nomor urut 56 s.d 111 hari Jumat, 24 Januari 2025 pukul 14.00 - selesai5. Peserta yang sudah selesai mengikuti seleksi hafalan dapat langsung pulang.6. Pakaian : bebas, rapi, sopan Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya diucapkan terimakasih, teriring doa semoga mendapat ridlo dan pahala dari Allah SWT, Aamiin Wassalamu'alaikum wr.wbKetuaDrs. H. Syamsul Azhari
BERITA24/01/2025 | Amil
Diuji Hafalan Al Qur'an Oleh Profesor, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Mampu Menghafal Al Qur'an Dengan Sempurna.
Diuji Hafalan Al Qur'an Oleh Profesor, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Qonita Karima Asy Syahidah, Mampu Menghafal Al Qur'an Dengan Sempurna.
Ketua BAZNAS RI Prof.Dr.KH. Noor Achmad, MA, saat pembukaan peresmian Z-Coffee Hening BAZNAS Kota Yogyakarta, Selasa 21 Januari 2025/21 Rajab 1446, bertempat di MPP Kota Yogyakarta, meminta qori' ananda Qonita Karima Asy Syahidah, untuk melanjutkan bacaan ayat 103 surat At Taubah dan Surat Al Mulk. Masyaallah subkhanallah, ananda Qonita Karima Asy Syahidah dengan lancar dan tartil mampu meneruskan bacaan, dengan menghafal, sampai akhir ayat dan surat. Seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk Penjabat Walikota, Pimpinan BAZNAS RI, Forkopimda, Kepala OPD dan tamu lainnya, terdecak kagum bahkan ada yang sampai menangis, turut menghayati bacaan hafalan yang dimiliki ananda Qonita Karima Asy Syahidah. Selesai acara, spontan Prof.Dr.KH. Noor Achmad mengajak foto bersama dan memberikan reward atas kehebatan yang dimiliki ananda. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari mengatakan, Qonita Karima Asy Syahidah, usia 9 tahun, siswi kelas 4 SD Qurrota A'yun, saat ini telah memiliki hafalan Al Qur'an 30 juz. Putri dari Bapak/Ibu Nur Muhammad Huda Ridwan, merupakan salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Kami berupaya untuk mewujudkan satu kampung satu penghafal Al-Quran. Salah satunya ditempuh dengan memberikan beasiswa pada kader-kader hafidz di Kota Jogja mulai dari tingkat pendidikan TK/ RA hingga SMP/ MTs. Beasiswa kader hafidz dimulai tahun 2023 yang menyasar pada 35 anak. Lalu, pada 2024 ada 50 anak dan tahun 2025 ada 75 anak yang mendapatkan beasiswa kader hafidz. "Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp 500.000 peranak perbulan," ujarnya. Syamsul mengatakan ada sejumlah syarat bagi penerima beasiswa kader tahfidz yang wajib dipenuhi. Diantaranya, penerima beasiswa wajib tinggal bersama keluarga di rumah, mendaftar di usia TK/RA hingga SMP/MTs, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Syamsul menyebut pemberian beasiswa kader tahfidz ini bertujuan untuk meningkatkan hafalan Al Qur'an sekaligus sebagai role model bagi anak yang lain baik di sekolah dan di rumah. Selain penghafal Al-Quran, pihaknya juga memberikan beasiswa pada kader remaja masjid. "Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 75 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah," ungkapnya. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Produktif melalui Program Z-Chicken dan Bantuan Kursi Roda
Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Produktif melalui Program Z-Chicken dan Bantuan Kursi Roda
Yogyakarta, 22 Januari 2025 – BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program inovatif. Salah satu program unggulan yang baru saja diluncurkan adalah Z-Chicken, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi produktif berbasis zakat. Selain bantuan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya mendukung aksesibilitas dan kesejahteraan sosial. Program Z-Chicken yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta dirancang untuk membantu mustahik yang memiliki minat dan potensi dalam bidang wirausaha. Melalui program ini, teman tuli juga diberikan pelatihan kewirausahaan. Peluncuran program ini bersamaan dengan peresmian Z Coffee yang dilakukan di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa program Z-Chicken tidak hanya memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga memberdayakan mustahik agar mandiri secara finansial. “Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk keluar dari lingkaran kemiskinan dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya. Selain Z-Chicken, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memberikan bantuan kursi roda kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPD DIY Syari'ah, di sela-sela acara. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Yogyakarta yang terus berinovasi dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah dan da sosial kegamaan lainnya (ZIS-DSKL) untuk mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat. Program bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu para penerima manfaat dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri. Salah satu penerima, Bapak Muriyanto Bopet, menyampaikan rasa harunya setelah menerima kursi roda. “Kursi roda ini sangat membantu saya untuk bisa bergerak lebih mudah. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuannya,” katanya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga lainnya, sangat diperlukan untuk menjamin kelanjutan program-program seperti ini. “Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung pengelolaan zakat yang produktif dan inovatif. Bersama-sama, kita dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” tuturnya. Melalui program Z-Chicken dan bantuan kursi roda, BAZNAS Kota Yogyakarta membuktikan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepercayaan yang terus terbangun, diharapkan lebih banyak lagi mustahik yang dapat merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Unit Pengumpul Zakat Mushola Amanah Bank BPD DIY Terima Penghargaan Dari Penjabat Walikota Yogyakarta
Unit Pengumpul Zakat Mushola Amanah Bank BPD DIY Terima Penghargaan Dari Penjabat Walikota Yogyakarta
Yogyakarta, 22 Januari 2025 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY yang membentuk BAZNAS Kota Yogyakarta menerima penghargaan dari Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, MMA atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) di Kota Yogyakarta. Penghargaan ini juga diberikan kepada Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY sebagai wujud apresiasi atas kepemimpinan yang inspiratif. Acara penghargaan berlangsung di Mall Pelayanan Publik Kota Yogyakarta dengan menampilkan sejumlah tokoh penting antara lain Ketua BAZNAS RI, Forkopimda, Kepala OPD dan jajaran pengurus Bank BPD DIY. Dalam sambutannya, Pejabat Walikota Yogyakarta menyampaikan bahwa peran aktif UPZ sangat penting dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat. “UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pengumpulan dan pendistribusian ZIS DSKL. Melalui inovasi dan transparansi pengelolaan, UPZ ini berhasil menjadi teladan bagi lembaga lain,” ujarnya. Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY, dalam pidato penerimaannya, menyatakan rasa terima kasih dan terima kasih atas penghargaan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan UPZ tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para muzaki yang setia menyalurkan zakat mereka melalui UPZ Mushola Amanah. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan amanah para muzaki tersalurkan dengan tepat sasaran. Semoga semangat ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat,” ungkapnya. Sejak awal berdirinya, UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menghimpun ZIS dan menyalurkannya kepada mustahik yang berhak. Program-program unggulan yang dikelola UPZ ini meliputi bantuan pendidikan untuk anak yatim, pembiayaan kesehatan bagi keluarga kurang mampu, serta pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam keterangannya, mengapresiasi kontribusi UPZ Mushola Amanah sebagai mitra strategi BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, sinergi yang terjalin erat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. “Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi UPZ lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kontribusi dalam membantu masyarakat,” tuturnya. Acara dihargai ditutup dengan penyerahan plakat dan sertifikat diberikan kepada Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY. Selain itu, dilakukan pula diskusi singkat mengenai strategi optimalisasi pengumpulan zakat di era digital, yang dipandu oleh Sekretaris BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Misbahrudin. Penghargaan ini menekankan pentingnya kolaborasi dan peran aktif UPZ dalam mendukung visi BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai pelopor kebangkitan zakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui zakat, infak, dan sedekah, sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan sosial dapat tercapai. ====================*Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA24/01/2025 | Amil
Syakira Azka Nabila, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Syakira Azka Nabila, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Yogyakarta – Prestasi gemilang diraih oleh Syakira Azka Nabila, salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswi kelas 7 MTs Negeri 1 Kota Yogyakarta ini berhasil meraih juara 2 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) pada Islamic and Sport Competition (ISC) bidang lomba keagamaan yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Jumat, 17 Rajab 1446 H atau 17 Januari 2025. Syakira yang baru berusia 13 tahun telah memiliki hafalan Al-Qur'an sebanyak 4 juz. Putri pasangan Bapak Witono dan Ibu Kartini, warga Jl. Langenarjan Lor, Kraton, Yogyakarta ini bergabung sebagai kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta sejak awal tahun 2025. Meskipun baru menjadi bagian dari program tersebut, Syakira telah menunjukkan prestasi yang membanggakan dan menjadi bukti nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas prestasi Syakira. “Syakira adalah salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz tahun 2025. Program ini bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia, teladan, dan penggerak dakwah bagi lingkungan sekitar. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka baik dalam hafalan Al-Qur’an maupun bidang lainnya,” ungkapnya. Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dimulai pada tahun 2023 dengan 35 penerima, bertambah menjadi 50 penerima pada tahun 2024, dan ditargetkan mencapai 75 penerima pada tahun 2025. Anak-anak yang memenuhi syarat berhak mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan. Kriteria penerima mencakup usia dari TK/RA hingga SMP/MTs, tinggal bersama keluarga, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI serta 2 juz untuk usia SMP/MTs. “Kami bersyukur program ini memberikan dampak yang luar biasa. Anak-anak penerima beasiswa tidak hanya berprestasi dalam bidang keagamaan tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman mereka di sekolah dan lingkungan sekitar,” tambah Drs. H. Syamsul Azhari. Prestasi Syakira juga menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Yogyakarta dikelola dengan baik untuk mendukung generasi Qur'ani. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya membantu anak-anak dalam hafalan Al-Qur’an tetapi juga menciptakan kader dakwah yang siap menjadi teladan. Kita doakan agar Syakira Azka Nabila dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz terus dimudahkan dalam menghafal Al-Qur'an dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Aamiin. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi Raih Juara 3 MTQ, Bukti Keberhasilan Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi Raih Juara 3 MTQ, Bukti Keberhasilan Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi berhasil meraih juara 3 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Khoiro Ummah Yogyakarta pada Ahad, 19 Rajab 1446 H (19 Januari 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Muslimah Kids Fair #1. Keberhasilan Famiya menjadi bukti nyata dari keberhasilan program Beasiswa Kader Hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. "Famiya adalah salah satu dari 75 anak penerima beasiswa kader hafidz kami. Program ini bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang menjadi teladan dan penggerak dakwah di masyarakat. Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan bahwa program tersebut memberikan dampak yang luar biasa,” tuturnya. Program Beasiswa Kader Hafidz mulai digulirkan sejak tahun 2023 dengan target awal 35 anak penerima manfaat. Pada tahun 2024, jumlah penerima bertambah menjadi 50 anak, dan kini, di tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 75 anak. Setiap penerima mendapatkan bantuan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan aktivitas menghafal Al-Qur'an. Drs. H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa salah satu syarat utama penerima beasiswa ini adalah tinggal bersama keluarga dan memiliki hafalan minimal. Anak-anak usia TK/RA hingga SD/MI harus memiliki hafalan minimal satu juz, sedangkan anak usia SMP/MTs diwajibkan menghafal minimal dua juz. Dengan syarat tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap anak-anak ini tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi pribadi yang unggul dalam akhlak dan pemimpin bagi generasi lainnya. “Kami merasa bersyukur karena program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an tetapi juga membentuk karakter mereka. Dari 75 penerima beasiswa tahun ini, semua anak telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dan menjadi teladan baik di sekolah maupun di rumah,” imbuhnya. Keberhasilan Famiya menjadi inspirasi bagi para penerima beasiswa lainnya dan masyarakat luas. Melalui program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Semoga kontribusi kita bersama dapat mencetak lebih banyak generasi penghafal Al-Qur'an yang membanggakan,” pungkas Drs. H. Syamsul Azhari. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Nabila Rafa Putri Ferdian Raih Juara 3 MHQ, Bukti Keberhasilan Program Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
Nabila Rafa Putri Ferdian Raih Juara 3 MHQ, Bukti Keberhasilan Program Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Nabila Rafa Putri Ferdian, salah satu penerima beasiswa, berhasil meraih juara 3 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang digelar oleh Pondok Pesantren Khoiro Ummah Yogyakarta pada Ahad, 19 Rajab 1446 H (19 Januari 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Muslimah Kids Fair #1, yang menghadirkan talenta-talenta muda berbakat dari berbagai daerah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian Nabila. “Nabila adalah salah satu dari 75 anak penerima Beasiswa Kader Hafidz. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang unggul, menjadi teladan, dan penggerak dakwah di tengah masyarakat. Prestasi yang diraih Nabila menunjukkan dampak positif dari program ini,” ujar beliau. Program Beasiswa Kader Hafidz pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 dengan 35 anak penerima manfaat. Pada tahun 2024, jumlah ini meningkat menjadi 50 anak, dan di tahun 2025, total penerima manfaat mencapai 75 anak. Setiap penerima beasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung kegiatan belajar dan hafalan mereka. Drs. H. Syamsul Azhari menjelaskan bahwa penerima beasiswa harus memenuhi kriteria tertentu, antara lain tinggal bersama keluarga dan memiliki hafalan minimal satu juz untuk anak usia TK/RA hingga SD/MI, serta dua juz untuk anak usia SMP/MTs. “Kami berharap program ini mampu membentuk karakter anak-anak yang tidak hanya pandai menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan semangat berdakwah,” tambahnya. Menurutnya, dari 75 anak penerima manfaat saat ini, banyak yang sudah menunjukkan potensi luar biasa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. “Mereka menjadi inspirasi bagi teman-temannya, sekaligus membuktikan bahwa investasi pada pendidikan Al-Qur'an dapat melahirkan generasi unggul yang membawa keberkahan,” jelasnya. Keberhasilan Nabila Rafa Putri Ferdian menjadi salah satu bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta mampu memberikan dampak signifikan. Program ini tidak hanya membantu anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an tetapi juga mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berprestasi dan berbudi pekerti luhur. “Mari kita doakan agar seluruh penerima Beasiswa Kader Hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur'an, menjadi generasi saleh dan salehah, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya,” ungkap Drs. H. Syamsul Azhari. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga zakat yang diberikan membawa keberkahan, melahirkan anak-anak saleh dan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Aamiin. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Resmikan Z-Coffee dan Z-Chicken di Mall Pelayanan Publik Kota Yogyakarta: Dukung Kemandirian Disabilitas dan Inklusivitas
BAZNAS Kota Yogyakarta Resmikan Z-Coffee dan Z-Chicken di Mall Pelayanan Publik Kota Yogyakarta: Dukung Kemandirian Disabilitas dan Inklusivitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bersama BAZNAS RI meresmikan Z-Coffee dan Z-Chicken di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, Selasa 21 Januari 2025/21 Rajab 1446. Program ini merupakan langkah konkret untuk mendukung kemandirian ekonomi penyandang disabilitas sekaligus memperkuat inklusivitas di masyarakat. Peresmian ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan Bidang Pentasharufan Hj. Saidah Sakwan, MA, Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir.Sugeng Purwanto, MMA, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Bank BPD DIY, dan penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dalam berbagai tekanan pentingnya zakat, infak, dan sedekah untuk memberdayakan mustahik. “Kami berkomitmen menciptakan peluang usaha berkelanjutan bagi mustahik, khususnya penyandang disabilitas, melalui program ini,” ujarnya. Z-Coffee dan Z-Chicken merupakan pengembangan dari Kafe Hening yang telah berjalan sejak 2022. Rebranding ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha serta menghadirkan konsep bisnis modern. Selain menyajikan berbagai menu kopi dan ayam krispi, tempat ini memberikan pengalaman unik kepada pengunjung dengan edukasi bahasa isyarat yang diajarkan langsung oleh pengelola, yang semuanya merupakan penyandang disabilitas. Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr.KH. Noor Achmad menyebut bahwa program ini tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami keberagaman. “Kami ingin masyarakat yang datang ke sini membawa pulang pesan penting tentang inklusivitas,” imbuhnya. BAZNAS RI memberikan dukungan berupa peningkatan standar bisnis dan pengadaan peralatan, sedangkan Pemerintah Kota Yogyakarta menyediakan fasilitas dan regulasi pendukung. Bank BPD DIY juga mendukung melalui dana CSR. Pejabat Wali Kota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, MMA, mengapresiasi inisiatif ini sebagai wujud nyata inklusivitas di Yogyakarta. “Kehadiran Z-Coffee dan Z-Chicken menunjukkan bahwa Yogyakarta memberikan kesempatan kepada warga seluruhnya, termasuk penyandang disabilitas, untuk berkarya. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menciptakan dampak sosial berkelanjutan,” kata Sugeng. Selain meresmikan Z-Coffee dan Z-Chicken, BAZNAS RI juga menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni kepada empat mustahik di Yogyakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Z-Coffee dan Z-Chicken, yang berlokasi strategis di Mall Pelayanan Publik Yogyakarta, diharapkan menjadi simbol inovasi berbasis zakat yang menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mendorong inklusivitas. Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan terus berkembang menjadi inspirasi pemberdayaan di berbagai wilayah lain. ==================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Musabaqah Adzan
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 3 Musabaqah Adzan
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Amirul Azzam, salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswa kelas 8 SMP Negeri 7 Yogyakarta ini berhasil meraih juara 3 dalam ajang Islamic and Sport Competition (ISC) bidang lomba keagamaan yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Jumat, 17 Rajab 1446 H atau 17 Januari 2025. Dalam usianya yang baru menginjak 14 tahun, Amirul telah menghafal 6 juz Al-Qur’an. Ajang musabaqah adzan ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan program beasiswa yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Amirul, putra pasangan Bapak dan Ibu Rachmat Saputra, menjadi inspirasi bagi banyak anak seusianya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini dan menegaskan bahwa program beasiswa kader hafidz bertujuan mencetak generasi muda penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan di lingkungannya. “Amirul adalah salah satu dari 50 anak penerima Beasiswa Kader Hafidz tahun 2024. Program ini dimulai pada tahun 2023 dengan 35 anak penerima, lalu bertambah menjadi 50 anak di tahun 2024, dan direncanakan untuk 75 anak pada tahun 2025. Melalui program ini, kami berharap anak-anak dapat terus meningkatkan hafalan mereka dan menjadi penggerak dakwah yang inspiratif,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari. Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta dirancang dengan kriteria yang ketat. Para penerima beasiswa harus tinggal bersama keluarga, mendaftar pada usia TK/RA hingga SMP/MTs, dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk anak usia TK/RA/SD/MI serta 2 juz untuk anak usia SMP/MTs. Setiap anak penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 per bulan untuk mendukung proses belajar mereka. “Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak lainnya, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya. Kesuksesan Amirul dalam ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Yogyakarta telah dikelola dengan baik untuk mencetak generasi unggul. Selain mendukung hafalan Al-Qur’an, beasiswa ini juga membantu anak-anak dalam mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang. Melalui program beasiswa kader hafidz, BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya berkontribusi pada pembinaan generasi Qur’ani, tetapi juga menjadi salah satu pendorong utama lahirnya anak-anak bangsa yang berkualitas dan berprestasi. Mari kita doakan agar Amirul Azzam dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz senantiasa dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Aamiin. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA21/01/2025 | Amil
Konsisten Bantu Palestina, Ketua MPR Apresiasi BAZNAS RI
Konsisten Bantu Palestina, Ketua MPR Apresiasi BAZNAS RI
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas konsistensinya dalam membantu masyarakat Palestina. Apresiasi ini disampaikan dalam acara Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/1/2025). "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah berjuang keras membantu perjuangan rakyat Palestina, yang telah berjuang keras memberikan support yang tiada henti kepada rakyat Palestina," ucapnya. Ahmad Muzani juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra BAZNAS yang telah bekerja sama memberikan dukungan dan bantuan untuk masyarakat Palestina. "Terima kasih atas semua ikhtiar, terima kasih atas semua perjuangan yang diberikan BAZNAS dan seluruh mitranya yang telah memberikan andil yang tidak kecil bagi perjuangan rakyat Palestina," kata dia. "Atas nama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan berbangga tempat ini bisa ditempati oleh Ibu dan Bapak sekalian," imbuhnya. Dalam kesempatan ini, Ahmad Muzani menyatakan bahwa Palestina adalah negara yang telah berjasa dengan mengakui kemerdekaan Indonesia. Dia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus membalas jasa Palestina dengan memperjuangkan kemerdekaan mereka. "Kepada Kiai Haji Noor Achmad, saya ingin menyampaikan Bapak jangan bosan, jangan lelah, jangan merasa kalah dalam perjuangan Palestina," jelasnya. Ahmad Muzani berharap agar kemerdekaan segera terwujud di Palestina. "Mudah-mudahan mereka akan menikmati kemerdekaan seperti kita semuanya," ucapnya. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A. Hadir pula Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia, H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, serta hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dan King Hussein Cancer Foundation (KHCF). Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah mendukung BAZNAS dalam menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina. Hingga Rabu, 15 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan jumlah ini masih terus bertambah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/01/2025 | Amil
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Kenakan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta
Amil BAZNAS Kota Yogyakarta Kenakan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta
Yogyakarta – Sebagai lembaga pemerintah non struktural tingkat Kota Yogyakarta, amil BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan tugas, mempedomani ketentuan yang berlaku, salah satunya ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam hal penggunaan pakaian dinas, Walikota Yogyakarta telah mengeluarkan Keputusan Nomor 441 Tahun 2022 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta. Mempedomani ketentuan dimaksud amil BAZNAS Kota Yogyakarta, Kamis 16 Januari 2025 / 16 Rajab 1446 mengenakan pakaian dinas gagrak Ngayogyakarta. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta Drs. Abdul. Samik saat ditemui di kantor menuturkan, pakaian dinas tradisional gagrak Ngayogyakarta bertujuan melestarikan, mempromosikan dan mengembangkan salah satu budaya daerah melalui penggunaan pakaian tradisional Ngayogyakarta. “Sebagai bagian dari masyarakat yang bekerja di lembaga pemerintah, kami mendukung penuh pelestarian budaya Jawa. Pakaian tradisional tidak hanya simbol budaya, tetapi juga mengingatkan kita pada pentingnya nilai-nilai lokal dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menegaskan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjalankan tugas berkomitmen terhadap tiga hal pokok, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Aman regulasi salah satunya mempedomani peraturan yang telah di tetapkan Pemerintah Kota Yogyakarta salah satunya mengenakan pakaian tradisional gagrak Ngayogyakarta. “Pelestarian budaya harus seiring dengan kepedulian sosial. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kami ingin menanamkan nilai gotong-royong yang juga diajarkan oleh leluhur kita,” katanya. Dengan kebijakan ini, pemerintah tidak hanya menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal, tetapi juga menyelaraskan nilai-nilai tradisi dengan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Harapannya, pelestarian budaya ini mampu menjadi bagian dari upaya pembangunan masyarakat yang lebih berdaya dan berbudaya. Penerapan pakaian tradisional gagrak Ngayogyakarta setiap Kamis Pon menjadi wujud konkret keselarasan antara budaya dan nilai sosial yang terus dijaga di Yogyakarta. Kebijakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengedepankan tradisi dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah mawaddah. Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/01/2025 | Amil
Audiensi Kemenag Kota Yogyakarta ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Sinergi Pengembangan Program MDA dan Ketahanan Keluarga
Audiensi Kemenag Kota Yogyakarta ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Sinergi Pengembangan Program MDA dan Ketahanan Keluarga
Yogyakarta, 15 Januari 2024/15 Rajab 1446 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta melakukan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta membahas pengembangan program Madrasah Al Qur'an (MDA) dan intervensi penguatan ketahanan keluarga. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sekretariat Bersama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., beserta Kasubbag TU, Kasi Pais, Ka. KUA Gedongtengen dan Pelaksana pada Kankemenag KotaYogyakarta. Audiensi diterima Wakil Ketua III BAZNAS KotaYogyakarta, Muhammad Iqbal, S.E., Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, dan Pelaksana Bidang I, Muhaimin, S.Si dan Cahyo Hadmoko. Dalam sambutannya, H. Nadhif menyampaikan tujuan utama audiensi dalam rangka memperluas cakupan program MDA ke lebih banyak Sekolah Dasar (SD) ataupun sekolah jenjang lain di wilayah Yogyakarta. "Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan Al Qur'an bagi siswa Muslim di Yogyakarta. Dengan dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak sekolah/madrasah ataupun sekolah jenjang lain dan memberikan pendidikan agama yang berkualitas," ujar Nadhif. Selain itu, Kemenag Kota Yogyakarta juga menyoroti pentingnya program ketahanan keluarga sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat Muslim dan mengurangi angka perceraian. "Keluarga yang kuat adalah pondasi masyarakat yang sejahtera. Melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, kami ingin mengimplementasikan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga Muslim, sehingga dapat menekan angka perceraian dan permasalahan sosial lainnya," tambah Nadhif. Menanggapi hal tersebut, Muhammad Iqbal, S.E., menyambut baik inisiatif Kemenag dan menyatakan kesiapan BAZNAS Kota Yogyakarta untuk berkolaborasi. "BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki berbagai program pemberdayaan yang sejalan dengan visi Kemenag Kota Yogyakarta. Kami siap mendukung perluasan program MDA dan inisiatif ketahanan keluarga melalui pendanaan dan sumber daya yang kami miliki," ungkap Iqbah. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Kemenag Kota Yogyakarta akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama sejak dini dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga Muslim di Yogyakarta," ujarnya. Sementara itu, Kasi Pais, H. Fariq Nur Rohim, S.H.I., M.A., menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam program ketahanan keluarga. "Selain aspek ekonomi, kami juga akan fokus pada pembinaan spiritual dan konseling keluarga untuk memastikan kesejahteraan yang menyeluruh," jelas Fariq. Audiensi ini diakhiri dengan kesepakatan untuk membentuk tim kerja bersama yang akan merumuskan langkah-langkah konkret dalam implementasi program-program tersebut. Diharapkan, melalui kolaborasi ini, kualitas pendidikan agama dan kesejahteraan keluarga Muslim di Kota Yogyakarta akan semakin meningkat, sesuai dengan visi bersama untuk menciptakan masyarakat yang beriman, bertakwa, dan sejahtera. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/01/2025 | Amil
Musykoord Program Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah: Kolaborasi Strategis Wujudkan Kota Yogyakarta Bersih dan Berkah
Musykoord Program Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah: Kolaborasi Strategis Wujudkan Kota Yogyakarta Bersih dan Berkah
Yogyakarta, 15 Januari 2025/15 Rajab 1446 H – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menginisiasi langkah progresif melalui Musykoord (Musyawarah Koordinasi) Program Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat kolaborasi, bertempat di Ruang Sekretariat Bersama, Masjid Pangeran Diponegoro, Balai Kota Yogyakarta, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang turut mendukung kesuksesan program ini. Hadir dalam acara tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA) Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Yogyakarta, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Yogyakarta. Partisipasi para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap sinergi program yang menghubungkan aspek lingkungan dan pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini. “Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah bukan sekadar upaya kebersihan lingkungan, melainkan bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan sinergi bersama, kita dapat mengubah sampah menjadi sumber keberkahan bagi warga Kota Yogyakarta,” ungkapnya. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan dengan pemberdayaan masyarakat kurang mampu. Sampah yang dikumpulkan akan dikelola secara profesional melalui Bank Sampah, hasilnya kemudian diolah menjadi sumber pendanaan bagi program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Melalui cara ini, manfaat yang dirasakan tidak hanya berupa kebersihan lingkungan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Helmi Arifin, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. “Pengelolaan sampah adalah tantangan besar di perkotaan. Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan solusi yang inovatif dengan memberdayakan masyarakat sekaligus menciptakan kota yang lebih bersih dan asri,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan perwakilan dari DLH, Kemenag dan DMI Kota Yogyakarta. Menurutnya sangat penting program ini dalam konteks dakwah dan penguatan nilai-nilai Islami. Mereka menyatakan bahwa pengelolaan sampah yang baik adalah bagian dari kepedulian terhadap lingkungan yang diajarkan dalam Islam, sekaligus bentuk nyata pemberdayaan melalui zakat dan sedekah. Acara Musykoord ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas langkah-langkah implementasi program, termasuk pelibatan masyarakat, penentuan target, dan strategi keberlanjutan. Semua pihak yang hadir menyepakati komitmen bersama untuk mendukung penuh Gerakan Pengelolaan Sampah Jadi Berkah. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Kota Yogyakarta semakin dekat dengan visi sebagai kota yang bersih, sejahtera, dan penuh berkah. Terima kasih kepada para muzakki yang telah berzakat, semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik. Sinergi yang terjalin di antara berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Aaamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/01/2025 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat