WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

Pemantapan Program MDA Tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi
Pemantapan Program MDA Tahun 2025/1446, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi
Yogyakarta, 26 Desember 2024 — Dalam rangka memantapkan pelaksanaan program Madrasah Al-Qur'an (MDA) tahun 2025/1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan Musyawarah Koordinasi (Musykoord) pada Selasa, 22 Jumadil Akhir 1446 H. Acara ini bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta dengan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Yogyakarta, Ketua Pokjawas PAI, serta Ketua MGMP PAI tingkat SD, SMP, dan SMK. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, menjelaskan bahwa program MDA dirancang untuk mendukung kemampuan membaca Al-Qur'an siswa sejak usia dini. Program ini telah berjalan secara bertahap sejak tahun ajaran 2013/2014 untuk jenjang TK/RA, tahun ajaran 2014/2015 untuk jenjang SD/MI, dan tahun ajaran 2016/2017 untuk jenjang SMP. MDA ditujukan untuk siswa kelas B di TK/RA, siswa kelas 1 di SD/MI, dan siswa kelas 7 di SMP. “Target kami dalam satu tahun ajaran, siswa sudah mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar,” ujarnya. Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, BAZNAS Kota Yogyakarta menetapkan tema tematik tahun 2025/1446, yaitu "Penguatan Spiritualitas Mewujudkan Indonesia Emas 2045". Tema ini menjadi landasan dalam merancang berbagai program strategis, termasuk MDA, beasiswa kader hafidz, beasiswa kader remaja masjid, serta pemberian penghargaan bagi siswa dan santri yang berprestasi di bidang agama. “Dengan bekal agama yang memadai, 25 tahun ke depan, anak-anak dan remaja saat ini diharapkan menjadi pelaku sekaligus penggerak risalah Islam,” imbuh H. Misbahrudin. Dalam Musykoord tersebut, turut dibahas evaluasi pelaksanaan MDA pada tahun ajaran sebelumnya dan perencanaan program di tahun mendatang. Sinergi antara BAZNAS, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Kemenag Kota Yogyakarta menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program. Ketua Pokjawas PAI Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasinya atas peran BAZNAS dalam mengintegrasikan program pendidikan agama dengan kurikulum sekolah. Selain menanamkan kemampuan membaca Al-Qur'an, program MDA juga diharapkan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Para peserta Musykoord sepakat bahwa penguatan nilai-nilai spiritualitas merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi emas Indonesia di tahun 2045. Sebagai lembaga yang fokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi untuk mendukung pendidikan berbasis spiritual. Program MDA menjadi salah satu wujud nyata peran ZIS dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual. Musyawarah ini menandai langkah awal dalam merealisasikan visi besar BAZNAS Kota Yogyakarta untuk membangun generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, program MDA diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, keluarga, dan masyarakat luas. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA27/12/2024 | Amil
Komitmen Jaga Mutu Manajemen, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Resertifikasi ISO 9001:2015
Komitmen Jaga Mutu Manajemen, BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Resertifikasi ISO 9001:2015
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, satu-satunya Amil (pengelola zakat) di Yogyakarta yang telah mengantongi sertifikat internasional ISO 9001:2015. Komitmen menjaga mutu manajemen yang diraih sejak tahun 2021, telah dilakukan resertifikasi selama dua hari, Senin s.d Selasa, 23 s.d.24 Desember 2024 (22-23 Jumadil Akhir 1446 H). Resertifikasi dilakukan oleh MSC Global Indonesia dengan menghadirkan auditor Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., seorang ahli dalam manajemen mutu. Proses audit berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh pengurus, termasuk Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Resertifikasi ini menegaskan komitmen kami dalam menerapkan standar manajemen mutu internasional guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). H. Syamsul Azhari menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta. Resertifikasi bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahiq,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar usai audit. Proses Audit Menyeluruh Audit yang dilakukan oleh Prof.Dr.H. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd., mencakup berbagai aspek, seperti evaluasi dokumen, wawancara dengan pengurus, dan peninjauan langsung terhadap implementasi sistem manajemen mutu. Dalam laporannya, H. Sugeng Listyo Prabowo menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta yang dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan ISO 9001:2015. “BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam memastikan pengelolaan ZIS DSKL dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ini adalah contoh yang patut ditiru oleh lembaga pengelola ZIS DSKL lainnya,” ujarnya. Ia juga menyoroti berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, seperti sistem digitalisasi pengelolaan ZIS DSKL dan program pemberdayaan masyarakat yang lebih terstruktur. Menurutnya, langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa tidak hanya fokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada pengelolaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum Peningkatan Layanan Resertifikasi ini diharapkan menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan. H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa BAZNAS Kota Jogja akan terus menjaga amanah yang telah dipercayakan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat terbaik dan terpercaya, sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami terus meningkat,” ujarnya. Dalam acara tersebut, para pengurus juga membahas langkah strategis ke depan, termasuk penguatan sinergi dengan Pemerintah Daerah, organisasi keagamaan, dan masyarakat. Dengan pengakuan standar internasional ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis dapat memperluas cakupan program sosial dan memberdayakan lebih banyak mustahik. Harapan Ke Depan Keberhasilan meraih resertifikasi ISO 9001:2015 ini semakin mengukuhkan posisi BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang profesional dalam pengelolaan zakat. Masyarakat diharapkan semakin aktif dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS untuk membantu mereka yang membutuhkan. “Resertifikasi ini adalah bukti nyata bahwa kami bekerja dengan sepenuh hati untuk umat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang telah ditetapkan karena keberhasilan ini bukan milik kami semata, tetapi juga milik kita semua,” tutup Drs. H. Syamsul Azhari. Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus menjadi teladan bagi lembaga-lembaga serupa di Indonesia dalam mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA27/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut. Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB. Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya. Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman. Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.” Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. “Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA24/12/2024 | Amil
Firdhatunnisa, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ukir Prestasi Tiada Henti
Firdhatunnisa, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Ukir Prestasi Tiada Henti
Yogyakarta, 21 Desember 2024 — Kesuksesan kembali diraih oleh Firdhatunnisa, salah satu kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Tegalrejo ini berhasil meraih Juara 3 pada ajang bergengsi Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) dalam rangkaian event “Indonesia Menghafal Al-Qur'an” yang diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an. Kompetisi tersebut digelar pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Hadiah juara diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an yang berlangsung di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446. Dalam kesempatan ini, Firdhatunnisa menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya dalam menghafal Al-Qur'an telah membuahkan hasil yang membanggakan. Sebelumnya, Firdhatunnisa juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam cabang hafalan 1 juz pada ajang Teladan Festival yang diadakan oleh Sekolah Teladan di awal Desember 2024. Dengan hafalan 3 juz yang dikuasainya, ia terus menunjukkan perkembangan luar biasa sebagai kader hafidz yang berprestasi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir dalam momen penyerahan hadiah dan menyampaikan rasa syukur atas capaian Firdhatunnisa. “Prestasi ini adalah bukti nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang telah kami jalankan sejak 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an sekaligus mencetak teladan di lingkungan rumah dan sekolah,” ujarnya. Program beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan bantuan finansial sebesar Rp500.000 per bulan untuk 50 anak terpilih. Para penerima beasiswa wajib lulus seleksi ketat dan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi teladan serta penggerak dakwah di keluarga dan masyarakat sekitarnya. “Dengan prestasi yang diraih Firdhatunnisa, kami berharap semakin banyak anak-anak di Yogyakarta yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur'an dan menjadi contoh bagi lingkungannya,” tambah Drs. H. Syamsul Azhari. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. “Semoga harta yang ditunaikan menjadi berkah dan keluarga para muzaki senantiasa sakinah,” tuturnya. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id sionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Monitoring Pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sabtu, 21 Desember 2024/19 Jumadil Akhir 1446, tim BAZNAS melakukan kunjungan ke rumah salah satu penerima manfaat, Bapak Krisdiyanto, untuk melakukan monitoring renovasi rumah dalam program tersebut. Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, didampingi Pelaksana Bidang II, Kengy Gilang Ramadhan, S.I.P.. Kehadiran keduanya menunjukkan perhatian serius BAZNAS terhadap keberhasilan program RLHB. Menurut H. Misbahrudin, program RLHB merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Program RLHB ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu keluarga yang membutuhkan hunian yang layak,” ujarnya. Kemajuan Renovasi Rumah Krisdiyanto Rumah Bapak Krisdiyanto, yang berlokasi di salah satu kawasan Kemantren Jetis Kota Yogyakarta, sebelumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Berkat program RLHB, kini rumah tersebut telah mengalami banyak perubahan signifikan. Perbaikan struktur, renovasi atap, serta penyediaan fasilitas dasar dilakukan untuk memastikan rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman. Kengy Gilang Ramadhan menambahkan, “Kami melakukan evaluasi rutin terhadap setiap tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga mendengarkan masukan dari penerima manfaat agar hasil renovasi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.” Mendorong Partisipasi Masyarakat BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program seperti RLHB ini. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kontribusi masyarakat dapat membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. “Kami berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada BAZNAS. Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga amanah ini dan memastikan setiap program kami memberikan dampak yang positif,” kata H. Misbahrudin. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang nyata bagi permasalahan sosial. BAZNAS berharap program RLHB dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak keluarga di masa mendatang. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera di Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh kader hafidz binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Famiya Fathia Atala Azzahra Fahmi, siswi kelas 6 SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, berhasil meraih juara 2 pada ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Menghafal Al-Qur'an. Acara ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Famiya, yang baru berusia 13 tahun, telah berhasil menghafal tiga juz Al-Qur'an. Penghargaan untuk juara 2 diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an, Sabtu, 21 Desember 2024 (19 Jumadil Akhir 1446), di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang hadir langsung pada penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi Famiya. “Program beasiswa kader hafidz ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan di rumah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya. Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Program beasiswa kader hafidz telah dijalankan sejak 2023, dengan alokasi dana Rp500.000 per bulan untuk setiap penerima manfaat. Hingga kini, sebanyak 50 anak telah mendapatkan beasiswa tersebut. Selain harus lulus seleksi, penerima beasiswa diwajibkan tinggal bersama orang tua di rumah, agar dapat menjadi penggerak dakwah di lingkungan sekitarnya. Dalam ajang ini, bukan hanya Famiya yang meraih prestasi. Tiga penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil membawa pulang penghargaan, menunjukkan keberhasilan program ini dalam mencetak hafidz-hafidz muda berkualitas. Inspirasi untuk Generasi Muda Drs. H. Syamsul Azhari berharap prestasi yang diraih oleh Famiya dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak di Yogyakarta untuk menghafal Al-Qur'an. “Kami yakin, anak-anak yang menghafal Al-Qur'an akan menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS,” tambahnya. BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. “Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan, keluarga menjadi sakinah, dan semakin banyak mustahiq yang terbantu,” pungkasnya. Mari bersama-sama wujudkan generasi Qur'ani yang membanggakan melalui zakat, infak, dan sedekah Anda di BAZNAS Kota Yogyakarta.
BERITA23/12/2024 | Amil
Amirul Azzam, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Raih Juara Lomba Hafidz Al Qur'an
Amirul Azzam, Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Kembali Raih Juara Lomba Hafidz Al Qur'an
Langganan menjadi juara, itulah ungkapan yang tepat bagi Ananda Amirul Azzam, kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta. Prestasi terbaru yang diraihnya adalah juara 3 dalam Musabaqah Hifdzil Qur'an pada rangkaian acara Indonesia Menghafal Al Qur'an. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur'an pada Ahad, 8 Desember 2024/6 Jumadil Akhir 1446 di Pesantren Tahfidzul Qur'an Sahabatqu, Sleman, Yogyakarta. Penghargaan juara ini diserahkan pada puncak acara Wisuda Akbar ke-11 PPPA Daarul Qur'an di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1446 (21/12/2024). Amirul Azzam, yang masih berusia 14 tahun dan merupakan siswa kelas 8 SMPN 7 Yogyakarta, terus mencatatkan prestasi gemilang. Sebulan sebelum kemenangan ini, ia juga meraih juara 1 dalam MTQ Sekolah tingkat Kota Yogyakarta dan STQ tingkat Kabupaten Sleman. Sebagai penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Amirul telah menghafal 6 juz Al Qur'an. Putra dari Bapak/Ibu Rachmat Saputra, warga Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta, ini juga dikenal sebagai qori dan muadzin yang andal. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, yang turut hadir dalam penyerahan hadiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Amirul Azzam. Menurutnya, program beasiswa kader hafidz yang dimulai sejak 2023 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al Qur'an sekaligus membentuk generasi yang menjadi teladan di rumah dan sekolah. "Program ini dirancang untuk mencetak generasi penghafal Al Qur'an yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga menjadi inspirasi dalam dakwah di lingkungan mereka," ujarnya. Hingga kini, BAZNAS Kota Yogyakarta telah memberikan beasiswa kepada 50 anak dengan nilai Rp500.000 per bulan untuk masing-masing penerima. Beasiswa ini diberikan kepada anak-anak yang lulus seleksi ketat dan wajib tinggal bersama orang tua mereka. Hal ini bertujuan agar penerima beasiswa dapat menjadi penggerak dakwah serta teladan bagi anak-anak lain di komunitasnya. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. "Berkat dukungan dari para muzaki, program-program seperti beasiswa kader hafidz ini dapat terus berjalan. Semoga harta yang dikeluarkan menjadi berkah, dan keluarga para muzaki senantiasa dilimpahi ketenangan dan kebahagiaan," tambahnya. Partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu kunci keberhasilan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memberdayakan umat. Dengan semangat #AmanahProfesionalTransparan, BAZNAS terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para mustahiq dan kebahagiaan para muzaki. Mari bersama membangun masa depan yang lebih baik dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA23/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Kesuksesan Wisuda Akbar IMQ 11
BAZNAS Kota Yogyakarta Apresiasi Kesuksesan Wisuda Akbar IMQ 11
Yogyakarta – Sabtu, 21 Desember 2024 atau bertepatan dengan 20 Jumadil Akhir 1446 H, menjadi hari yang penuh keberkahan bagi lebih dari 3.000 penghafal Al-Qur'an dari berbagai wilayah Yogyakarta. Mereka mengikuti puncak acara Wisuda Akbar Indonesia Menghafal Al-Qur'an (IMQ) 11 yang diadakan di Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan suasana penuh khidmat. Dalam acara ini, Drs. H. Syamsul Azhari, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar semangat mencintai Al-Qur'an terus berkembang di tengah masyarakat. “Semoga kegiatan seperti ini semakin memperkuat Yogyakarta sebagai kota yang mencintai dan memuliakan Al-Qur'an. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program syiar Islam, termasuk pembinaan generasi Qur'ani melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya. Acara ini juga dihadiri oleh H. Misbahrudin, S.Ag, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, yang turut mendampingi Ketua BAZNAS dalam memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya program IMQ. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta di acara ini menjadi wujud nyata sinergi dalam memajukan dakwah dan pendidikan berbasis Al-Qur'an. Syekh Abdurrahman Al-Ausy, imam Masjid Nabawi, menjadi salah satu tokoh utama yang hadir dan memimpin lantunan ayat suci Al-Qur'an. Kehadiran beliau memberikan motivasi luar biasa bagi para peserta, menginspirasi mereka untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Selain itu, acara ini semakin istimewa dengan hadirnya Ustadz Yusuf Mansur, seorang dai kondang yang memberikan ceramah inspiratif tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Puncak acara Wisuda Akbar IMQ 11 tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para penghafal Al-Qur'an, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada pemberdayaan hafizh dan hafizhah, sebagai bentuk investasi keberkahan dunia dan akhirat. Dalam suasana yang penuh haru, para wisudawan dan keluarga mereka turut merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas pencapaian ini. Mereka adalah bukti nyata bahwa Al-Qur'an dapat menjadi panduan hidup sekaligus sumber keberkahan yang tak ternilai. Acara ini menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an. BAZNAS Kota Yogyakarta, melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, terus berkomitmen untuk menciptakan program-program yang memberikan dampak positif bagi generasi muda Islam, khususnya dalam mendukung para penghafal Al-Qur'an. Mari bersama kita wujudkan masyarakat Qur'ani dengan terus berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah. Bersama BAZNAS, kita membangun umat yang lebih baik dan penuh keberkahan.
BERITA21/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Aktif Berperan dalam Evaluasi Penanganan Stunting
BAZNAS Kota Yogyakarta Aktif Berperan dalam Evaluasi Penanganan Stunting
Yogyakarta – Rabu, 18 Desember 2024/17 Jumadil Akhir 1446H, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penurunan stunting di Kota Yogyakarta. Kali ini, perwakilan BAZNAS hadir dalam acara evaluasi penanganan stunting tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta. Acara yang berlangsung pada [tanggal] ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait, salah satunya adalah Sekretaris DP3AP2KB, Bapak Sarmin, S.I.P., M.Si. Beliau menyampaikan paparan terkait evaluasi program-program yang telah dilaksanakan selama tahun ini dan tantangan yang masih dihadapi dalam upaya penurunan stunting. “Stunting merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan serius pula. Kita semua harus bekerja sama untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan,” ujar Bapak Sarmin dalam sambutannya. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Kengy Gilang Ramadhan, SIP, selaku perwakilan dari Pelaksana Bidang II. Kengy menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh DP3AP2KB dalam mengkoordinasikan berbagai program pencegahan stunting. “BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa mendukung program-program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam upaya penurunan stunting. Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama,” ungkap Kengy. Sinergi Berbagai Pihak Evaluasi penanganan stunting ini menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Peserta diajak untuk mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi serta mencari solusi bersama. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, masyarakat, dan sektor swasta dalam upaya penurunan stunting. “Penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” tegas Kengy. Kontribusi BAZNAS Kota Yogyakarta BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjalankan berbagai program untuk mendukung upaya penurunan stunting. Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain [sebutkan program-program yang relevan, misalnya: pemberian bantuan makanan tambahan, penyuluhan gizi, atau pemberdayaan masyarakat]. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seperti evaluasi penanganan stunting ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas. Harapan ke Depan Diharapkan, melalui evaluasi ini, berbagai pihak dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam upaya penurunan stunting. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan penerima manfaat. “Kami berharap, dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai target penurunan stunting di Kota Yogyakarta pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Kengy. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Dinas Sosial Nakertrans Gelar Pengajian Bulanan
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Dinas Sosial Nakertrans Gelar Pengajian Bulanan
Yogyakarta, 19 Desember 2024 – BAZNAS Kota Yogyakarta bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Yogyakarta kembali mengadakan pengajian bulanan yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans. Pengajian yang rutin diselenggarakan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan memperdalam pemahaman agama di kalangan ASN. Pada kesempatan kali ini, Kamis 18 Jumadil Akhir 1446 H atau bertepatan dengan 19 Desember 2024, pengajian diisi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin. Mengangkat tema “Muhasabah”, materi yang disampaikan mengajak para peserta untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki amal perbuatan demi keberkahan hidup di dunia dan akhirat. H. Misbahrudin memulai ceramahnya dengan membacakan firman Allah Swt: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18) Ayat ini menjadi landasan penting dalam tema muhasabah. H. Misbahrudin menjelaskan bahwa muhasabah adalah proses refleksi terhadap tindakan-tindakan di masa lalu dan saat ini. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah perbuatan kita selama ini telah memberikan dampak positif atau negatif. “Dengan melakukan muhasabah diri, kita dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas amal baik kita di masa depan,” ungkapnya. Selain itu, pengajian ini juga menjadi ajang bagi para ASN untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah. H. Misbahrudin menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu wujud ketaatan kepada Allah sekaligus sarana untuk membersihkan harta dan jiwa. “Melalui zakat, kita turut membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan mendapatkan keberkahan dalam rezeki kita,” tambahnya. Pengajian ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu ASN yang hadir menyatakan bahwa pengajian ini menjadi momen untuk memperbaiki diri dan menyegarkan kembali semangat dalam beribadah. “Tema muhasabah sangat relevan untuk mengingatkan kami agar senantiasa memperbaiki diri dan lebih peduli terhadap amal akhirat,” ujarnya. Dengan adanya pengajian bulanan ini, diharapkan ASN Muslim di lingkungan Dinas Sosial Nakertrans Kota Yogyakarta dapat terus meningkatkan ketaqwaan dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi yang erat antara BAZNAS Kota Yogyakarta dengan instansi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan berkeadilan. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
Penguatan Digitalisasi, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Persandian Kota Yogyakarta
Penguatan Digitalisasi, BAZNAS Kota Yogyakarta Adakan Musyawarah Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Persandian Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 20 Desember 2024 — Dalam upaya memperkuat digitalisasi layanan dan informasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan musyawarah koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 20 Desember 2024, bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1446 H. Rombongan BAZNAS Kota Yogyakarta yang hadir dalam pertemuan ini terdiri dari Kepala Pelaksana H. Musbahrudin, S.Ag., Pelaksana Bidang I Muhaimin, S.Si., dan Pelaksana Bidang IV Salsa Rizkika Fateha, S.Hum. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Dinas Kominfo yang siap berdiskusi mengenai pengelolaan data dan strategi peningkatan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mendapatkan informasi penting terkait capaian digital mereka. Berdasarkan data dari Dinas Kominfo, jumlah pengunjung website BAZNAS Kota Yogyakarta termasuk yang tertinggi di antara website milik lembaga-lembaga lain di bawah Pemerintah Kota Yogyakarta. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mengakses informasi seputar zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. “Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan digital, khususnya dalam menyampaikan program-program zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat,” ujar H. Musbahrudin, S.Ag. Beliau menambahkan bahwa sinergi dengan Dinas Kominfo merupakan langkah strategis untuk mendukung misi BAZNAS dalam memberikan kemudahan akses informasi dan transparansi pengelolaan dana umat. Sementara itu, Muhaimin, S.Si ., menyampaikan pentingnya optimalisasi platform digital sebagai sarana dakwah dan edukasi. “Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi baru dalam penyampaian informasi zakat, sehingga semakin mempermudah masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi,” ungkapnya. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan inovasi digital dalam pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program BAZNAS, demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Piagam Penghargaan Kepada UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. 
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Piagam Penghargaan Kepada UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. 
Jum'at 18 Jumadil Akhir 1446 (20/12/2024), BAZNAS Kota Yogyakarta menyerahkan piagam penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah. Piagam penghargaan diserahkan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Drs.H.Syamsul Azhari diterima Pimpinan Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY yang juga Ketua UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY, Arif Wijayanto, SE, MM. Dua penghargaan sekaligus yang diberikan yakni Arif Wijayanto, SE, MM, sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik dan UPZ Mushola Amanah sebagai pendukung pendistribusian dan Pendayagunaan terbaik. Acara yang di gelar di Yassalam Resto & Katering, Jl. Timoho 56 Yogyakarta, dihadiri Wakil Ketua III, M.Iqbal, SE, Kepala Pelaksana H. Misbahrudin dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta dan Bank BPD DIY Syariah. Arif Wijayanto menuturkan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah menjadikan Mushola Amanah sebagai unit pengelola zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Dengan menjadi UPZ maka seluruh ZIS DSKL yang kami kelola telah memenuhi syarat sesuai ketentuan syar'i dan regulasi. "Bimbingan, arahan dan pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta semakin meyakinkan pegawai Bank BPD DIY untuk menunaikan zakat melalui UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah", pungkasnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta H. Syamsul Azhari menuturkan, UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah termasuk penyetor zakat paling banyak dibanding UPZ yang lain. Juga merupakan UPZ paling banyak melakukan sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan. Seluruh ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta, termasuk dari UPZ Mushola Amanah Bank BPD DIY Syariah, rutin setiap tahun di audit keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). BAZNAS Kota Yogyakarta 13 tahun berurutan (2011-2023), meraih opini WTP audit keuangan oleh KAP. Juga audit syariah oleh Itjen Kemenag RI meraih predikat "Sangat Baik" nilai kepatuhan syariah 86,13 dan transparansi 90. "Merupakan predikat dan nilai tertinggi tingkat nasional", pungkasnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA20/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah, Peran Santri Dalam Mewujudkan Dan Pengembangan Kampung Zakat Terpadu
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA19/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Tasyakuran Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Tasyakuran Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar acara tasyakuran yang berlangsung khidmat pada Selasa, 17 Desember 2024/15 Jumadil Akhir 1446. Acara ini bertempat di aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati momen bersejarah tersebut. Acara tasyakuran ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi dengan Kementerian Agama untuk terus mendorong program-program keagamaan dan pemberdayaan umat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan rangkaian peringatan HAB ke-79. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, untuk memperkuat upaya pelayanan keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat. “Hari Amal Bhakti adalah momentum refleksi dan aksi nyata dalam melayani umat. Sinergi kita, termasuk dengan BAZNAS KotaYogyakarta, menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar H. Nadhif. Dalam acara tersebut, suasana kekeluargaan terasa kental. Para peserta, termasuk jajaran pejabat Kemenag Kota Yogyakarta, para tokoh agama, dan masyarakat umum, bersama-sama memanjatkan doa syukur atas pencapaian Kementerian Agama selama 79 tahun. Acara juga diisi dengan tausiyah yang mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS sebagai instrumen untuk memperkuat solidaritas dan mengatasi berbagai tantangan sosial ekonomi di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar HAB ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta dalam melayani umat. “Kami dari BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kemenag, khususnya dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Semoga peringatan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk lebih giat dalam memberdayakan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat program-program sosial kemanusiaan. “Zakat adalah amanah besar. Kami berupaya untuk terus memastikan program yang ada, seperti penguatan iman taqwa, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya. Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi momen syukur, tetapi juga ajang silaturahmi antar berbagai elemen masyarakat. Dengan tema yang diusung dalam HAB ke-79, “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan dan membangun bangsa yang lebih baik. Melalui kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta dalam agenda ini, peran zakat, infak, dan sedekah kembali ditegaskan sebagai pilar penting dalam mendukung misi keagamaan dan sosial. Semangat sinergi yang ditunjukkan diharapkan terus menginspirasi langkah-langkah konkret dalam melayani dan memberdayakan umat. ============= *Tunaikan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA17/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas BTB dan RSB se-Indonesia
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Rakornas BTB dan RSB se-Indonesia
Semarang, 13-15 Desember 2024 / 12-14 Jumadil Akhir 1446 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diselenggarakan pada 13-15 Desember 2024 di Semarang. Delegasi dari BAZNAS Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dan Pelaksana Bidang IV, Gus Munir, S.IP., M.A. Rakornas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana berbasis zakat dengan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai elemen seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam pidatonya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kebencanaan secara terpadu dan efektif. “Setiap langkah BAZNAS adalah amanah Allah SWT. Dengan pendekatan transendensi, kita tidak hanya fokus pada aspek duniawi tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas,” ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain Kiai Noor, turut hadir dalam Rakornas ini Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Mereka bersama peserta lainnya membahas berbagai strategi untuk memperkuat peran BAZNAS dalam mendukung program penanggulangan bencana yang humanis dan agamis. Drs. Abdul Samik, mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan peran BAZNAS dalam membantu masyarakat, terutama di wilayah Yogyakarta. “Kami ingin memastikan bahwa program-program penanggulangan bencana di daerah dapat berjalan dengan optimal, sesuai dengan nilai-nilai zakat yang membawa keberkahan,” ujarnya. Gus Munir, S.IP., M.A., menambahkan bahwa sinergi pentahelix yang diusung BAZNAS RI adalah langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kita bisa menciptakan harmonisasi dalam penanggulangan bencana, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya. Kiai Noor juga mengingatkan seluruh jajaran BAZNAS untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. “Jangan pernah merasa malu mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Apa yang kita lakukan merupakan bagian dari amanah yang Allah SWT perintahkan kepada kita,” tegasnya. Melalui Rakornas ini, BAZNAS berharap dapat memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan berbasis ZIS, khususnya dalam konteks kebencanaan. Dengan semangat sinergi dan strategi yang terintegrasi, BAZNAS optimistis dapat menjadi model pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Indonesia. “Harapan kami, kekuatan ini dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun non-bencana, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW,” pungkas Kiai Noor. Rakornas BTB dan RSB 2024 ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah nyata untuk memperkuat kiprah BAZNAS sebagai lembaga yang melayani dan memberdayakan masyarakat, sekaligus memperkokoh peran zakat dalam mengatasi tantangan kemanusiaan di Indonesia. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/12/2024 | Amil
Muhammad Rafandra Yudmarian , Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih 10 Besar Santri Terbaik Wisuda 1000 Santri
Muhammad Rafandra Yudmarian , Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih 10 Besar Santri Terbaik Wisuda 1000 Santri
Alhamdulillah, 10 besar santri terbaik wisuda 1000 santri di raih pada acara Sleman Qur'an Festival yang diselenggarakan di Masjid Agung Sleman, Sabtu 13 Jumadil Akhir 1446 (14/12/2024). Muhammad Rafandra Yudmarian (12 tahun), putra Bapak/Ibu Arifianto, warga Perum Gradara Pratama Tegalrejo, siswa kelas 6 SD Negeri Tegalrejo 2, merupakan salah satu penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, saat ini telah memiliki hafalan Al Qur'an 3 juz. Berbagai prestasi telah diraih, diantaranya juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an Putra pada ajang MTQ Sekolah tingkat Kota Yogyakarta yang digelar bulan November yang lalu. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, Muhammad Rafandra Yudmarian merupakan salah satu dari 50 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta yang banyak mengukir prestasi kejuaraan. Beasiswa kader hafidz bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. Dimulai tahun 2023 sebanyak 35 anak, 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 direncanakan untuk 75 anak. Salah satu syarat penerima beasiswa kader hafidz yakni mereka tinggal bersama keluarga di rumah, saat mendaftar usia TK/RA s.d. SMP/MTs dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp.500.000/anak/bulan. Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah. Kita doakan ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, dimudahkan dalam menghafal Al Qu'an dan menjadi teladan bagi anak yang lainnya. Aamiin Terima kasih telah menunaikan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, semoga harta berkah, anak salih/salehah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ============= *Tunaikan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/12/2024 | Amil
Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2024/1446 Sukses Digelar
Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2024/1446 Sukses Digelar
Yogyakarta – Sabtu, 13 Jumadil Akhir 1446/14 Desember 2024, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan acara bertajuk “Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz” yang melibatkan Kader Hafidz, Santri TPA dan Walisantri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk generasi Qur’ani dan mempererat hubungan antara santri, orang tua, dan pengelola program kaderisasi hafidz Al-Qur'an. Acara yang berlangsung di aula lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dibuka dengan sambutan hangat dari pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga, orang tua, dan santri untuk mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter. Parenting Class Bersama Pakar SDM Nasional Sesi parenting class menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber istimewa, Pambudi Sunarsihanto, M.Sc MBA, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Kapal Api Group. Dalam paparannya, beliau berbagi tips praktis mengenai pola asuh Islami, membangun motivasi anak dalam menghafal Al-Qur'an, serta pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. “Mendidik generasi Qur’ani bukan hanya tugas lembaga pendidikan, tetapi juga tanggung jawab bersama. Orang tua memiliki peran strategis sebagai motivator dan teladan di rumah,” ujar beliau. Peserta parenting class terdiri dari santri dan walisantri tampak antusias mengikuti sesi ini, yang diakhiri dengan diskusi interaktif seputar tantangan mendidik anak di era digital. Munaqosyah dan Sosialisasi Program 2025 Usai sesi parenting, kegiatan dilanjutkan dengan munaqosyah Kader Hafidz yang dipandu oleh Tim Asatidz PPPA Daarul Quran Yogyakarta. Munaqosyah ini bertujuan untuk mengukur capaian hafalan para kader dan memberikan evaluasi agar mereka dapat meningkatkan kualitas hafalannya di masa mendatang. Sementara itu, para walisantri mengikuti sosialisasi Program Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025. Dalam sesi ini, peserta diberikan gambaran mengenai target dan kegiatan program di tahun mendatang, termasuk peningkatan metode pembelajaran dan dukungan yang akan diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapan dan Komitmen Bersama Kegiatan ini diakhiri dengan doa berharap agar program kaderisasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Kader Hafidz ini sebagai bagian dari kontribusi nyata BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mencetak generasi Qur’ani yang siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujar H. Syamsul Azhari, dalam penutupannya. Dengan suksesnya pelaksanaan Munaqosyah dan Parenting Class ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Islami dan mandiri melalui program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi lembaga lainnya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul berbasis Al-Qur'an. Zakat Tumbuh, Manfaat Bertambah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/12/2024 | Amil
Peringatan Hari Disabilitas Nasional 2024, Wujud Kepedulian dan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta Bagi Kaum Difabel
Peringatan Hari Disabilitas Nasional 2024, Wujud Kepedulian dan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta Bagi Kaum Difabel
Sabtu, 14 Desember 2024/12 Jumadil Akhir 1446 - Lapangan Balaikota Yogyakarta menjadi saksi peringatan Hari Disabilitas Nasional yang penuh semangat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan lembaga, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, yang turut memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan kaum difabel. Dalam kesempatan tersebut, simbolis penyerahan bantuan pemberdayaan bagi ZCoffee (Cafe Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta) yang berada di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta dilakukan oleh Pj. Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A,. Bantuan sebesar Rp 49.000.000 ini bersumber dari BAZNAS RI yang diberikan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta kemandirian ekonomi para penerima manfaat. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dalam acara ini melalui perwakilannya, Pelaksana Bidang II, Triyono. BAZNAS Kota Yogyakarta telah terlibat secara aktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat difabel. Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat telah mampu menciptakan lingkungan yang inklusif bagi kaum difabel. Melalui bantuan pemberdayaan BAZNAS Kota Yogyakarta ini, kami berharap saudara-saudara difabel kita dapat lebih berdaya dan mandiri dalam mengembangkan potensi mereka. Ini adalah bentuk nyata dari manfaat zakat yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran. ZCoffee, sebagai cafe binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, adalah salah satu contoh usaha yang memberdayakan penyandang disabilitas dengan memberikan ruang kerja yang inklusif. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha mereka dan mendorong keberlanjutan ekonomi di masa depan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan harapan besar agar dukungan ini menjadi langkah awal bagi peningkatan kesejahteraan mereka. Peringatan Hari Disabilitas Nasional ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak untuk semakin memperkuat komitmen dalam mendukung kaum difabel. Dengan tema besar keberdayaan dan kesetaraan, acara ini menghadirkan berbagai aktivitas yang menginspirasi, mulai dari pentas seni hingga bazar produk karya difabel. Kehadiran masyarakat dalam acara ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap saudara difabel terus tumbuh dan berkembang. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah dalam program-program pemberdayaan yang berdampak luas. Dengan dukungan dari BAZNAS RI dan sinergi bersama pemerintah daerah, upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya kaum difabel. Melalui peringatan ini, kita diajak untuk menyadari bahwa setiap individu, tanpa memandang keterbatasannya, memiliki potensi luar biasa yang patut dihargai dan dikembangkan. Mari kita terus bahu-membahu menciptakan lingkungan yang ramah dan memberdayakan bagi semua. Zakat Tumbuh, Manfaat Bertambah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/12/2024 | Amil
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Semarang, 13 Desember 2024/11 Jumadil Akhir 1446H – Lebih dari 5000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta yang mengirimkan 50 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dengan mengirimkan 50 peserta yang terdiri dari pelaksana dan relawan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kehadiran timnya dalam apel ini adalah wujud komitmen terhadap misi kemanusiaan. “Kami hadir tidak hanya untuk mewakili Yogyakarta, tetapi juga untuk belajar, berjejaring, dan mempersiapkan diri menjadi lebih baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” tuturnya. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/12/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →