WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Muhammad Rafandra Yudmarian , Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih 10 Besar Santri Terbaik Wisuda 1000 Santri
Muhammad Rafandra Yudmarian , Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih 10 Besar Santri Terbaik Wisuda 1000 Santri
Alhamdulillah, 10 besar santri terbaik wisuda 1000 santri di raih pada acara Sleman Qur'an Festival yang diselenggarakan di Masjid Agung Sleman, Sabtu 13 Jumadil Akhir 1446 (14/12/2024). Muhammad Rafandra Yudmarian (12 tahun), putra Bapak/Ibu Arifianto, warga Perum Gradara Pratama Tegalrejo, siswa kelas 6 SD Negeri Tegalrejo 2, merupakan salah satu penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, saat ini telah memiliki hafalan Al Qur'an 3 juz. Berbagai prestasi telah diraih, diantaranya juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an Putra pada ajang MTQ Sekolah tingkat Kota Yogyakarta yang digelar bulan November yang lalu. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan, Muhammad Rafandra Yudmarian merupakan salah satu dari 50 anak penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta yang banyak mengukir prestasi kejuaraan. Beasiswa kader hafidz bertujuan menjadikan anak penghafal Al Qur'an, teladan dan penggerak dakwah bagi anak lainnya. Dimulai tahun 2023 sebanyak 35 anak, 2024 sebanyak 50 anak dan tahun 2025 direncanakan untuk 75 anak. Salah satu syarat penerima beasiswa kader hafidz yakni mereka tinggal bersama keluarga di rumah, saat mendaftar usia TK/RA s.d. SMP/MTs dan memiliki hafalan minimal 1 juz untuk usia TK/RA/SD/MI dan 2 juz untuk usia SMP/MTs. Beasiswa yang diberikan sejumlah Rp.500.000/anak/bulan. Kami merasa bersyukur program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam membentuk karakter anak. Dari 50 anak penerima beasiswa, mereka telah terbukti layak dan patut menjadi teladan bagi anak yang lain, baik di sekolah maupun di rumah. Kita doakan ananda saleh/salihah penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, dimudahkan dalam menghafal Al Qu'an dan menjadi teladan bagi anak yang lainnya. Aamiin Terima kasih telah menunaikan zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta, semoga harta berkah, anak salih/salehah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ============= *Tunaikan zakat/infaq melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/12/2024 | Amil
Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2024/1446 Sukses Digelar
Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2024/1446 Sukses Digelar
Yogyakarta – Sabtu, 13 Jumadil Akhir 1446/14 Desember 2024, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan acara bertajuk “Munaqosyah dan Parenting Class Kader Hafidz” yang melibatkan Kader Hafidz, Santri TPA dan Walisantri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk generasi Qur’ani dan mempererat hubungan antara santri, orang tua, dan pengelola program kaderisasi hafidz Al-Qur'an. Acara yang berlangsung di aula lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta dibuka dengan sambutan hangat dari pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga, orang tua, dan santri untuk mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter. Parenting Class Bersama Pakar SDM Nasional Sesi parenting class menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber istimewa, Pambudi Sunarsihanto, M.Sc MBA, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Kapal Api Group. Dalam paparannya, beliau berbagi tips praktis mengenai pola asuh Islami, membangun motivasi anak dalam menghafal Al-Qur'an, serta pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. “Mendidik generasi Qur’ani bukan hanya tugas lembaga pendidikan, tetapi juga tanggung jawab bersama. Orang tua memiliki peran strategis sebagai motivator dan teladan di rumah,” ujar beliau. Peserta parenting class terdiri dari santri dan walisantri tampak antusias mengikuti sesi ini, yang diakhiri dengan diskusi interaktif seputar tantangan mendidik anak di era digital. Munaqosyah dan Sosialisasi Program 2025 Usai sesi parenting, kegiatan dilanjutkan dengan munaqosyah Kader Hafidz yang dipandu oleh Tim Asatidz PPPA Daarul Quran Yogyakarta. Munaqosyah ini bertujuan untuk mengukur capaian hafalan para kader dan memberikan evaluasi agar mereka dapat meningkatkan kualitas hafalannya di masa mendatang. Sementara itu, para walisantri mengikuti sosialisasi Program Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta Tahun 2025. Dalam sesi ini, peserta diberikan gambaran mengenai target dan kegiatan program di tahun mendatang, termasuk peningkatan metode pembelajaran dan dukungan yang akan diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Harapan dan Komitmen Bersama Kegiatan ini diakhiri dengan doa berharap agar program kaderisasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Kader Hafidz ini sebagai bagian dari kontribusi nyata BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mencetak generasi Qur’ani yang siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujar H. Syamsul Azhari, dalam penutupannya. Dengan suksesnya pelaksanaan Munaqosyah dan Parenting Class ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Islami dan mandiri melalui program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi lembaga lainnya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul berbasis Al-Qur'an. Zakat Tumbuh, Manfaat Bertambah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/12/2024 | Amil
Peringatan Hari Disabilitas Nasional 2024, Wujud Kepedulian dan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta Bagi Kaum Difabel
Peringatan Hari Disabilitas Nasional 2024, Wujud Kepedulian dan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta Bagi Kaum Difabel
Sabtu, 14 Desember 2024/12 Jumadil Akhir 1446 - Lapangan Balaikota Yogyakarta menjadi saksi peringatan Hari Disabilitas Nasional yang penuh semangat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan lembaga, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta, yang turut memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan kaum difabel. Dalam kesempatan tersebut, simbolis penyerahan bantuan pemberdayaan bagi ZCoffee (Cafe Binaan BAZNAS Kota Yogyakarta) yang berada di Mal Pelayanan Publik Balaikota Yogyakarta dilakukan oleh Pj. Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A,. Bantuan sebesar Rp 49.000.000 ini bersumber dari BAZNAS RI yang diberikan melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta kemandirian ekonomi para penerima manfaat. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dalam acara ini melalui perwakilannya, Pelaksana Bidang II, Triyono. BAZNAS Kota Yogyakarta telah terlibat secara aktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat difabel. Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat telah mampu menciptakan lingkungan yang inklusif bagi kaum difabel. Melalui bantuan pemberdayaan BAZNAS Kota Yogyakarta ini, kami berharap saudara-saudara difabel kita dapat lebih berdaya dan mandiri dalam mengembangkan potensi mereka. Ini adalah bentuk nyata dari manfaat zakat yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran. ZCoffee, sebagai cafe binaan BAZNAS Kota Yogyakarta, adalah salah satu contoh usaha yang memberdayakan penyandang disabilitas dengan memberikan ruang kerja yang inklusif. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha mereka dan mendorong keberlanjutan ekonomi di masa depan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan harapan besar agar dukungan ini menjadi langkah awal bagi peningkatan kesejahteraan mereka. Peringatan Hari Disabilitas Nasional ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak untuk semakin memperkuat komitmen dalam mendukung kaum difabel. Dengan tema besar keberdayaan dan kesetaraan, acara ini menghadirkan berbagai aktivitas yang menginspirasi, mulai dari pentas seni hingga bazar produk karya difabel. Kehadiran masyarakat dalam acara ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap saudara difabel terus tumbuh dan berkembang. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah dalam program-program pemberdayaan yang berdampak luas. Dengan dukungan dari BAZNAS RI dan sinergi bersama pemerintah daerah, upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya kaum difabel. Melalui peringatan ini, kita diajak untuk menyadari bahwa setiap individu, tanpa memandang keterbatasannya, memiliki potensi luar biasa yang patut dihargai dan dikembangkan. Mari kita terus bahu-membahu menciptakan lingkungan yang ramah dan memberdayakan bagi semua. Zakat Tumbuh, Manfaat Bertambah. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA14/12/2024 | Amil
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Semarang, 13 Desember 2024/11 Jumadil Akhir 1446H – Lebih dari 5000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kota Yogyakarta yang mengirimkan 50 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dengan mengirimkan 50 peserta yang terdiri dari pelaksana dan relawan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa kehadiran timnya dalam apel ini adalah wujud komitmen terhadap misi kemanusiaan. “Kami hadir tidak hanya untuk mewakili Yogyakarta, tetapi juga untuk belajar, berjejaring, dan mempersiapkan diri menjadi lebih baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” tuturnya. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Halaqah
Halaqah diselenggarakan dalam rangka Haul Al Maghfurlah KH.M. Munawwir Bin Abdullah Rosyad Ke-86 dan Haflah Khotmil Qur'an Putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 10 Jumadil Akhir 1446 (12/12/2024), bertempat di Aula G PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Misbahrudin, yang hadir pada acara tersebut melaporkan, halaqah menghadirkan pemateri ulama Mesir, Syekh Muhammad Zarkaziyye, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur, dan Pengasuh Pesantren Al Munawwir, KH.R. Abdul Hamid Abdul Qadir. Selain santri, halaqah juga diikuti alumni santri Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Zakat sebagai rukun Islam, memiliki peran ganda, yakni bagi yang menunaikan (muzaki) dan yang menikmati/menerima (mustahiq). Muzaki menjadi tenang (sakinah) dan mustahiq bahagia. Pentingnya fungsi zakat inilah, yang mewajibkan amil (pengelola zakat) untuk menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Pesan ini secara nyata terdapat dalam UU 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyatakan bahwa tujuan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, dalam kesempatan lain mengatakan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta sejak tahun 2016 telah melakukan pemberdayaan zakat berbasis wilayah, melalui program Zakat Community Development (ZCD). Saat ini kami punya 4 ZCD atau Kampung Zakat, yakni Kampung Mrican Taqwa, Kampung Sudagaran Sejahtera, Kampung Bener Pintar, dan Kampung Jlagran Berkah. "Keempat kampung memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, salah satu faktor utama nya karena dibiayai dari dana zakat", terangnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA13/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu,
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu,
Yogyakarta, Kamis, 12 Desember 2024/10 Jumadil Akhir 1446 H – Dalam upaya mempererat sinergi lembaga zakat dan penguatan kinerja, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palu kunjungi BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sekretariat Bersama diikuti 4 Pimpinan dan 3 Pelaksana BAZNAS Kota Palu, dipimpin Ketuanya Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM. Rombongan disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, beserta Waka II, Waka III dan Pelaksana, serta perwakilan dari Kementerian Agama dan Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak jelas dalam penyambutan yang digelar pada Kamis, 12 Desember 2024/10 Jumadil Akhir 1446. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait berbagai aspek pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosialkeagamaanlainnya (ZIS DSKL). Selain itu, BAZNAS Kota Palu ingin mempelajari beberapa praktik unggulan yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan ini, diskusi mendalam dilakukan terkait beberapa topik utama. Salah satunya adalah penerapan *Kantor Digital, sebuah inovasi dalam pengelolaan administrasi berbasis teknologi yang diadopsi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Selain itu, dibahas pula implementasi **ISO 9001:2015*, standar internasional untuk manajemen mutu yang mendukung peningkatan kualitas layanan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal penting lainnya adalah pelaksanaan *Audit Syariah* sebagai upaya memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta berjalan sesuai prinsip syariah. Dalam diskusi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan pencapaian mereka dalam menghimpun dana ZIS DSKL tahun 2024, yang berhasil meningkat secara signifikan berkat strategi yang efektif. Kunjungan ini melibatkan jajaran pimpinan dan pelaksana dari kedua lembaga, serta pihak-pihak terkait. Kehadiran perwakilan Kementerian Agama dan Bagian Kesra Kota Yogyakarta menambah dimensi penting dalam mendukung keberlanjutan program-program zakat yang berkualitas. Agenda ini dinilai penting sebagai media bertukar informasi, mempererat jaringan kerja sama, dan memperkuat komitmen dalam memaksimalkan manfaat dana ZIS DSKL bagi masyarakat. Dengan saling belajar, kedua lembaga berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan kredibilitas pengelolaan ZIS DSKL. Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan di masing-masing lembaga, baik di BAZNAS Kota Palu maupun BAZNAS Kota Yogyakarta. Terutama dalam hal pengembangan Kantor Digital, penerapan standar ISO 9001:2015, serta Audit Syariah, yang semuanya bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar BAZNAS daerah untuk mencapai visi bersama, yaitu menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan memberikan dampak luas bagi umat. ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA12/12/2024 | Amil
Penguatan Kantor Digital, BAZNAS Kabupaten Sragen Studi Tiru Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Penguatan Kantor Digital, BAZNAS Kabupaten Sragen Studi Tiru Di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 11 Desember 2024/9 Jumadil Akhir 1446H– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sragen melakukan kunjungan dan studi tiru ke BAZNAS Kota. Acara yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Yogyakarta ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta dan seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Sragen, dengan agenda utama berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi dan syariah. Materi utama dalam kunjungan ini mencakup penerapan sistem kantor digital, pengelolaan website profesional, standar manajemen mutu ISO 9001:2015, serta audit syariah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya inovasi dan pengelolaan zakat yang modern untuk mendukung peningkatan kepercayaan masyarakat. “Melalui transformasi digital, BAZNAS mampu memberikan layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya. Alhamdulillah dan terima kasih, studi tiru BAZNAS Kabupaten Sragen di BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan, bahwa apa yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta telah menjadi rujukan dalam tata kelola zakat, khususnya penguatan Kantor Digital, ungkap Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari, saat memberikan sambutan penerimaan studi tiru BAZNAS Kabupaten Sragen, bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. "BAZNAS Kota Yogyakarta satu-satunya BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia yang meraih penghargaan dari BAZNAS RI berupa Optimalisasi Kantor Digital Terbaik Tingkat Nasional Semester I/2024, jelas Syamsul Azhari. Turut hadir mendampingi Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, Gara Zawa Kemenag Kota Yogyakarta, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kepala Pelaksana dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Studi tiru dipimpin langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Sragen, Drs.H. Mustaqim, M.Ag beserta seluruh Wakil Ketua, Satuan Audit Internal (SAI) Kepala Pelaksana dan Pelaksana. "Sengaja studi tiru ini saya pimpin sendiri dengan memboyong semua amil, termasuk SAI, karena dunia digital menjadi bagian penting dalam tata kelola zakat dan satu-satunya amil yang telah terbukti kinerjanya dalam dunia digital yakni BAZNAS Kota Yogyakarta, ungkap H. Mustaqim, saat menyampaikan maksud tujuan studi tiru di BAZNAS Kota Yogyakarta. Juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengadopsi praktik-praktik tata kelola terbaik BAZNAS Kota Yogyakarta. "Kami berharap semua hal ihwal Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta agar bisa diberikan kepada kami, agar kami bisa mengikuti jejak BAZNAS Kota Yogyakarta yang sangat luar biasa", pintanya. Pelaksana Bidang I, Muhaimin S.Si, selaku pengelola Kantor Digital menuturkan, Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta di launching oleh Penjabat Walikota Yogyakarta pada bulan November 2022, setahun setelah BAZNAS RI meluncurkan program Kantor Digital. Sekurangnya ada dua faktor penting yang menjadikan Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta seperti sekarang ini, pertama faktor internal yakni dukungan pimpinan, ketersediaan sarana prasarana dan inovasi yang dikembangkan pengelola. Kedua, faktor eksternal yakni fasilitasi yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta dan tenaga relawan dari mahasiswa yang melakukan PKL di BAZNAS Kota Yogyakarta. Dua faktor ini yang sangat penting bagi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta turut memberikan kontribusi edukasi kepada masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan pungutan zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL)", terangnya. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Dengan mengadopsi praktik terbaik, diharapkan BAZNAS Kabupaten Sragen mampu meningkatkan layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam memaksimalkan pengelolaan ZIS untuk kemaslahatan umat. Di akhir acara, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama berkelanjutan, terutama dalam bidang pengembangan teknologi dan pelatihan sumber daya manusia. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta menyatakan, “Kami siap mendukung BAZNAS Kabupaten Sragen dalam perjalanan menuju pengelolaan zakat yang lebih profesional dan berbasis syariah.” Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sinergi antara BAZNAS di berbagai daerah, demi mewujudkan pengelolaan ZIS yang semakin optimal dan terintegrasi di seluruh Indonesia. Selesai paparan dilanjutkan diskusi, foto dan penyerahan cinderamata dilanjutkan melihat secara langsung mekanisme kerja Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. H.Syamsul Azhari dalam closing statement, menyatakan akan memberikan semua hal ihwal Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, selain sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja yang diraih, juga niat ikhlas sebagai amal jariah untuk memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. "Silahkan monggo semuanya bisa ditiru untuk kemanfaatan kita bersama", pungkasnya. "Dihaturkan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat/infaq di BAZNAS Kota Yogyakarta, teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah". Aamiin ===================== *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA11/12/2024 | Amil
Kantor Digital BAZNAS Yogyakarta: Langkah Baru untuk Efisiensi Pembayaran Zakat dan Sedekah
Kantor Digital BAZNAS Yogyakarta: Langkah Baru untuk Efisiensi Pembayaran Zakat dan Sedekah
Yogyakarta, 10 Desember 2024/8 Jumadil Akhir 1446H – Pada hari Senin, 9 Desember 2024, tim BAZNAS Kota Yogyakarta yang terdiri dari pelaksana Penghimpunan Muhaimin, Cahyo Hadmoko, dan salsa rizkika fateha, melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kantor Radar Jogja. Kunjungan ini diterima oleh Bapak Angga Widyastama, Manager Iklan dan Bisnis Radar Jogja. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai kemungkinan kerja sama dalam upaya meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL). Dalam pertemuan tersebut, Bapak Cahyo Hadmoko, mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta, menjelaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai kewajiban berzakat dan berbagi melalui infak serta sedekah, khususnya dalam konteks ZIS DSKL. "Kami percaya bahwa melalui kerja sama dengan media seperti Radar Jogja, kami bisa lebih luas menjangkau masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Cahyo. Selain membahas literasi ZIS DSKL, dalam kunjungan ini juga dibahas tentang salah satu inovasi terbaru dari BAZNAS Kota Yogyakarta, yaitu Kantor Digital BAZNAS. Kantor digital ini bertujuan untuk mempermudah para muzaki (pemberi zakat) dan munfiq (pemberi sedekah) dalam melakukan pembayaran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Dengan adanya platform digital ini, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih praktis dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor BAZNAS. “Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, kami ingin memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat dan sedekahnya. Kami juga berharap platform ini bisa mempercepat proses distribusi dana sosial kepada mereka yang membutuhkan, sehingga manfaatnya bisa lebih cepat dirasakan oleh penerima,” ujar Salsabila, salah satu pelaksana Penghimpunan BAZNAS. Sementara itu, Bapak Angga Widyastama dari Radar Jogja menyambut baik rencana kolaborasi ini. “Kami sangat mendukung upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempermudah akses masyarakat terhadap zakat dan sedekah, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi sosial. Kerja sama ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat kepada lebih banyak orang,” katanya. Dengan adanya Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta, diharapkan bisa mempermudah proses pembayaran ZIS DSKL dan mendorong lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial keagamaan. Semoga inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya berbagi untuk menciptakan kesejahteraan bersama.
BERITA11/12/2024 | Amil
Kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Republika Jogja: Menjalin Kerja Sama dalam Literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Sosialisasi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta
Kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Republika Jogja: Menjalin Kerja Sama dalam Literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Sosialisasi Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Pada hari Senin, 9 Desember 2024, Kantor Republika Jogja menjadi tempat berlangsungnya kunjungan silaturrahmi yang dihadiri oleh Bapak Muhammad Iqbal, SE, selaku Wakil Ketua III, bersama Bapak Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si, dan pelaksana Penghimpunan Muhaimin serta Cahyo Hadmoko. Kunjungan diterima dengan hangat oleh Bapak Fernan Rahadi, Kepala Perwakilan Republika untuk wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam bidang literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL). Diharapkan kerja sama ini dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat dan kontribusi sosial dalam kehidupan beragama. Bapak Muhammad Iqbal, SE, dalam kesempatan ini menyatakan, "Kami berharap sinergi dengan Republika akan membantu kami untuk mengedukasi umat tentang pengelolaan ZIS DSKL yang sesuai dengan syariah serta memaksimalkan distribusinya kepada yang membutuhkan." Selain itu, dalam agenda tersebut juga dibahas sosialisasi mengenai Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. Salah satu inovasi terbaru dari BAZNAS Kota Yogyakarta ini adalah platform digital yang memudahkan masyarakat, khususnya para muzaki dan munfiq, dalam melakukan pembayaran Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Dengan adanya Kantor Digital ini, diharapkan proses pembayaran menjadi lebih praktis dan aman, serta dapat menjangkau lebih banyak pihak, baik yang berada di dalam kota maupun di luar daerah. Bapak Adi Soeprapto menambahkan, "Kantor digital ini adalah langkah konkret BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mempermudah masyarakat untuk menunaikan kewajibannya, serta untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan ZIS DSKL." Melalui aplikasi ini, muzaki dapat dengan mudah memilih jenis kontribusi yang ingin diberikan dan melakukan pembayaran secara langsung melalui berbagai metode yang tersedia. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkenalkan lebih luas lagi peran zakat dalam pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan, dengan dukungan teknologi digital yang memudahkan semua pihak dalam berpartisipasi. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memaksimalkan potensi ZIS DSKL sebagai instrumen sosial yang berdaya guna bagi banyak pihak.
BERITA10/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Sukseskan "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah"
BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Sukseskan "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah"
BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung "Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah," sebuah inisiatif nasional yang digagas Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, melalui Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, dalam musyawarah koordinasi yang digelar pada Kamis, 4 Rabiul Akhir 1446 H (5/12/2024) di Aula 2 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Nadzib, beserta Kasi Pais, Waka II, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, Ketua KKG SD, serta Ketua MGMP jenjang SMP, SMA, dan SMK. Dalam sambutannya, H. Nadzib menuturkan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis untuk menuntaskan problem keterbatasan literasi Al-Qur'an di kalangan siswa. “Tanggung jawab besar untuk menuntaskan buta aksara Al-Qur'an adalah ladang pahala bagi semua pihak, termasuk Kemenag dan BAZNAS Kota Yogyakarta,” ujarnya. Sejalan dengan itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus mengedepankan peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai motor penggerak program pendidikan berbasis akhlak dan spiritual. Program unggulan seperti "Jogja Cerdas" telah menjadi prioritas utama. Melalui program ini, BAZNAS mendukung pembelajaran Al-Qur'an melalui Madrasah Al-Qur'an (MDA) bagi siswa jenjang TK/RA hingga SMP/MTs. Dalam satu tahun, lebih dari Rp1 miliar dana ZIS dialokasikan untuk mendukung kegiatan ini. Selain itu, BAZNAS juga memberikan beasiswa kepada para kader penghafal Al-Qur'an serta penghargaan kepada siswa berprestasi dalam ajang seperti MTQ, FASI, dan STQ. “Ini adalah bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat yang ditunaikan oleh masyarakat, yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh generasi penerus kita,” ungkap Abdul Samik. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan peserta didik menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Hal ini menjadi dasar kuat bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk mendukung gerakan literasi Al-Qur'an di sekolah-sekolah. Pendidikan berbasis nilai-nilai agama tidak hanya menanamkan akhlak mulia, tetapi juga membentuk siswa menjadi insan yang sehat, berilmu, dan bertanggung jawab. Abdul Samik menambahkan, zakat, infak, dan sedekah masyarakat memiliki peran besar dalam mewujudkan visi pendidikan yang berlandaskan akhlak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Kota Yogyakarta untuk terus menunaikan zakat melalui BAZNAS. "Terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat dan infaknya di BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang dikeluarkan membawa keberkahan dan keluarga senantiasa dilimpahi sakinah,” imbuhnya. Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah juga diharapkan mampu membangun budaya membaca Al-Qur'an di kalangan siswa, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama. Dengan sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang Qur'ani dan berakhlak mulia. Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung gerakan ini. Setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjadi solusi atas masalah sosial, tetapi juga investasi akhirat yang membawa keberkahan. Dengan kolaborasi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis bahwa literasi Al-Qur'an di kalangan siswa dapat meningkat secara signifikan.
BERITA10/12/2024 | Amil
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan T-Fest#3
Amirul Azzam, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Lomba Adzan T-Fest#3
Yogyakarta, 10 Desember 2024/9 Jumadil Akhir 1446H – Amirul Azzam, seorang penerima beasiswa kader hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, kembali mengukir prestasi membanggakan. Pada Sabtu, 6 Jumadil Akhir 1446 H (7 Desember 2024), Amirul meraih juara 1 lomba adzan dalam ajang T-Fest#3 (Teladan Festival ke-3) yang diselenggarakan di Komplek Sekolah Teladan, Jl. Kabupaten 99, Gamping, Sleman. Prestasi ini menambah deretan capaian Amirul setelah sebelumnya menyabet juara 1 lomba hafalan Al-Qur’an MTQ tingkat Kota Yogyakarta pada Oktober 2024 dan juara 1 hafalan Al-Qur’an STQ tingkat Kabupaten Sleman pada November 2024. Amirul, yang kini berusia 14 tahun dan duduk di kelas 8 SMP Negeri 7 Yogyakarta, telah menghafal 6 juz Al-Qur'an. Anak dari pasangan Bapak/Ibu Rachmat Saputra ini menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan program beasiswa kader hafidz yang digagas BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasinya atas prestasi gemilang Amirul. "Amirul Azzam adalah salah satu penerima beasiswa kader hafidz yang paling banyak mencetak prestasi. Program ini dirancang untuk membentuk generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak dakwah di lingkungan mereka," tuturnya. Beasiswa kader hafidz yang dimulai pada tahun 2023 ini bertujuan untuk mendukung anak-anak dari keluarga penerima zakat agar dapat mengembangkan potensi mereka. Program ini diberikan kepada anak-anak yang berusia TK hingga SMP, dengan syarat memiliki hafalan minimal 1-2 juz Al-Qur’an dan tinggal bersama keluarga di rumah. Hingga tahun 2024, BAZNAS telah memberikan beasiswa kepada 50 anak, dengan rencana menambah jumlah penerima menjadi 75 anak pada tahun 2025. Setiap anak mendapatkan beasiswa sebesar Rp500.000 per bulan, yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. "Program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa. Dari 50 penerima beasiswa, anak-anak tersebut telah menunjukkan karakter yang patut diteladani, baik di sekolah maupun di rumah," lanjut Syamsul Azhari. Kiprah Amirul yang sukses menjadi juara di berbagai lomba menjadi bukti nyata keberhasilan program ini. Tidak hanya sekadar hafalan, Amirul juga menunjukkan semangat dan keteladanan di berbagai bidang. Dukungan yang diberikan melalui zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat terbukti mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas. Amirul sendiri mengaku bersyukur atas beasiswa yang diterimanya. "Beasiswa ini sangat membantu saya untuk fokus dalam menghafal Al-Qur’an. Saya juga ingin terus belajar dan menjadi teladan bagi teman-teman lainnya," ujarnya. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan program ini agar semakin banyak anak-anak yang berpotensi bisa merasakan manfaatnya. "Mari kita doakan Amirul Azzam dan seluruh penerima beasiswa kader hafidz dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an serta menjadi generasi yang salih dan salihah. Semua ini tidak terlepas dari peran besar masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS," tutup Syamsul Azhari. Dengan prestasi yang diraih Amirul Azzam, semangat menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan generasi muda semakin menggema. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah mampu membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
BERITA10/12/2024 | Amil
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Firdhatunnisa, Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Yogyakarta, Raih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur'an
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Firdhatunnisa, siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Tegalrejo, berhasil meraih Juara 1 dalam cabang hafalan 1 juz pada ajang Teladan Festival (T-Fest #3) yang diselenggarakan oleh Sekolah Teladan, Sabtu, 6 Jumadil Akhir 1446 (7/12/2024). Acara yang bertempat di Komplek Sekolah Teladan, Jl. Kabupaten nomor 99, Gamping, Sleman ini menjadi momen istimewa bagi Firdhatunnisa yang juga merupakan salah satu penerima Beasiswa Kader Hafidz dari Baznas Kota Yogyakarta. Firdhatunnisa, yang kini berusia 12 tahun, berhasil menunjukkan kemampuannya dalam menghafal dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sehingga membuatnya meraih prestasi gemilang di tingkat lokal. Ia merupakan putri dari pasangan Bapak Komarudin dan Ibu, yang tinggal di Tompeyan Tr.III/191, Tegalrejo, Yogyakarta. Firdhatunnisa saat ini telah menghafal 2 juz Al-Qur'an, dan ia terus berkembang dalam mengasah kemampuan hafalan serta pemahaman terhadap kitab suci umat Islam tersebut. Ketua Baznas Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih oleh Firdhatunnisa. Menurutnya, keberhasilan Firdhatunnisa menjadi contoh nyata dari efektivitas program Beasiswa Kader Hafidz yang dilaksanakan oleh Baznas Kota Yogyakarta. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Firdhatunnisa. Ini menunjukkan bahwa program beasiswa kader hafidz yang kami jalankan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak penerima beasiswa untuk terus berkembang dalam bidang keagamaan, khususnya dalam penghafalan Al-Qur'an,” ujar Drs. Syamsul Azhari. Baznas Kota Yogyakarta, lanjutnya, tahun ini telah memberikan beasiswa kader hafidz kepada 50 anak di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Firdhatunnisa termasuk salah satu penerima beasiswa tersebut, yang bertujuan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang dapat menjadi teladan dan penggerak dakwah di masyarakat. Beasiswa ini diberikan sebesar Rp 500.000 per anak setiap bulannya, dengan syarat utama bahwa penerima beasiswa tinggal bersama keluarga di rumah. Program Beasiswa Kader Hafidz Baznas Kota Yogyakarta tidak hanya fokus pada pencapaian hafalan, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter anak yang memiliki kepribadian Islami, serta mampu memotivasi teman-temannya untuk mencintai Al-Qur'an. Firdhatunnisa yang telah menghafal 2 juz Al-Qur'an, menjadi contoh bagi banyak anak-anak lainnya dalam menggali potensi diri dan mencintai kitab suci umat Islam. Al-Qur'an, sebagai Kalamullah dan sumber petunjuk hidup umat Islam, memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan setiap Muslim. Oleh karena itu, program kader hafidz ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan prestasi yang diraih Firdhatunnisa, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kota Yogyakarta yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur'an dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar. Baznas Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung para hafidz dan hafidzah melalui program beasiswa ini, agar semakin banyak generasi penghafal Al-Qur'an yang siap berperan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.
BERITA10/12/2024 | Amil
Audiensi Kunjungan Baznas Kota Yogyakarta ke Media Kedaulatan Rakyat: Meningkatkan Peran Zakat dalam Pemberdayaan Umat
Audiensi Kunjungan Baznas Kota Yogyakarta ke Media Kedaulatan Rakyat: Meningkatkan Peran Zakat dalam Pemberdayaan Umat
Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Redaksi Media Kedaulatan Rakyat pada Senin, 9 Desember 2024, pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dan memperkenalkan lebih dalam mengenai peran penting zakat, infak, sedekah, kafarat, dan fidyah dalam pemberdayaan umat, khususnya di Kota Yogyakarta. Dalam audiensi yang berlangsung dengan penuh keakraban, Baznas Kota Yogyakarta diwakili oleh Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik, Wakil Ketua III, Bapak Muhammad Iqbal SE, dan Wakil Ketua IV, Bapak Adi Soeprapto S.Sos., M.Si. Kehadiran mereka diterima langsung oleh perwakilan redaksi Kedaulatan Rakyat yang dipimpin oleh Pimpinan Redaksi, Budi Santoso. Acara tersebut berlangsung dengan diskusi yang produktif dan saling bertukar informasi mengenai program-program Baznas yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Wakil Ketua II Baznas Kota Yogyakarta, menjelaskan bahwa zakat, infak, sedekah, kafarat, dan fidyah memiliki peran yang sangat besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. "Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Muslim, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Selain itu, infak dan sedekah juga menjadi instrumen untuk meningkatkan solidaritas sosial antarwarga," jelasnya Lebih lanjut, beliau juga mengungkapkan bahwa Baznas Kota Yogyakarta memiliki berbagai program yang dapat memfasilitasi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat dan berbagi dalam bentuk infak dan sedekah, yang akan disalurkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi. "Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunaikan kewajiban zakat, tetapi juga untuk memperhatikan keberadaan mereka yang membutuhkan, baik melalui sedekah maupun infak," tambahnya. Selain itu, Wakil Ketua IV Baznas Kota Yogyakarta, mengingatkan pentingnya pemahaman mengenai kafarat dan fidyah. "Kafarat dan fidyah merupakan kewajiban bagi individu yang tidak dapat menunaikan puasa Ramadan atau ibadah lainnya karena alasan tertentu. Pengelolaan zakat dan fidyah yang tepat sangat penting untuk memastikan kebermanfaatan yang maksimal bagi masyarakat yang berhak," . Pimpinan Redaksi Kedaulatan Rakyat, Budi Santoso, menyambut baik kunjungan ini. Ia menyatakan bahwa media memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang kewajiban zakat dan berbagi. "Kami berharap dapat terus mendukung Baznas Kota Yogyakarta dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah melalui kanal media kami, sehingga semakin banyak orang yang tergerak untuk menunaikan kewajiban sosial ini," ujar Budi. Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi terbuka mengenai peluang kerja sama antara Baznas Kota Yogyakarta dan Kedaulatan Rakyat dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan berbagi. Diharapkan, sinergi antara kedua pihak dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi umat, khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Yogyakarta.
BERITA10/12/2024 | Amil
Doa Bersama Program RLHB BAZNAS Kota Yogyakarta di Tempat Bapak Iswandono: Wujud Nyata Kepedulian Zakat, Infak, dan Sedekah
Doa Bersama Program RLHB BAZNAS Kota Yogyakarta di Tempat Bapak Iswandono: Wujud Nyata Kepedulian Zakat, Infak, dan Sedekah
Yogyakarta, 9 Desember 2024 / 8 Rabiul Akhir 1446 H – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Pada Senin sore, pukul 14.00 WIB hingga selesai, kegiatan Doa Bersama berlangsung khidmat di rumah penerima manfaat, Bapak Iswandono, yang berlokasi di Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Kepala Pelaksana BAZNAS, Ibu MPP Kemantren Jetis, Bapak Lurah Kelurahan Cokrokusuman, serta Pelaksana Bidang II BAZNAS. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan semangat dalam mendistribusikan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat yang membutuhkan dengan memberikan hunian yang layak sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka. “Zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS telah kami kelola secara amanah. Melalui program seperti RLHB, kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penyediaan hunian yang layak,” ujarnya. Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara BAZNAS dan berbagai pihak yang turut mendukung program ini. Ibu MPP Kemantren Jetis dan Bapak Lurah Kelurahan Cokrokusuman menyampaikan apresiasi mereka terhadap kontribusi BAZNAS dalam mendukung program-program sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Mereka berharap sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga semakin banyak program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa program RLHB bukan hanya sekadar bantuan fisik berupa rumah yang layak huni, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan martabat dan kepercayaan diri penerima manfaat. Hunian yang layak dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus memotivasi penerima manfaat untuk lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Doa Bersama ini ditutup dengan harapan agar program-program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Tokoh masyarakat setempat yang memimpin doa mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam mendukung pemberdayaan umat melalui zakat. Program RLHB BAZNAS adalah bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mampu memberikan perubahan besar bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan terus berjalan dan memberikan dampak positif yang luas. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan zakat demi menciptakan kesejahteraan bersama. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA10/12/2024 | Amil
Penguatan Program  Madrasah Al-Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Bersama Dindikpora dan Kemenag Kota Yogyakarta
Penguatan Program Madrasah Al-Qur'an, BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Bersama Dindikpora dan Kemenag Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 2 Jumadil Akhir 1446 (4/12/2024) — BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Koordinasi Program Madrasah Al-Qur'an, dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana, H.Misbahrudin, bertempat di ruang kerja Ketua BAZNAS Kota. Kegiatan ini bertujuan memperkuat strategi pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pembinaan pendidikan Al-Qur'an di Kota Yogyakarta. Dalam musyawarah ini, dibahas berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas program Madrasah Al-Qur'an yang telah menjadi bagian penting dari pendayagunaan zakat. Program ini dirancang untuk memberdayakan siswa dengan ilmu agama berbasis Al-Qur'an, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sebagai bekal kehidupan mereka. H. Misbahrudin menjelaskan, bahwa dana zakat berperan strategis dalam mendukung program-program pendidikan seperti Madrasah Al-Qur'an. "Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi untuk membangun generasi Islami yang berakhlak dan unggul. Dana yang terhimpun akan terus diarahkan pada pemberdayaan pendidikan umat," ungkapnya. Melalui program ini, BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Dana zakat yang dikelola secara profesional memastikan bahwa setiap program memberikan manfaat yang berkelanjutan. Zakat, infak dan sedekah menjadi bagian penting dalam pengelolaan Madrasah Al-Qur'an. Dalam musyawarah ini, dibahas rencana pengembangan program madrasah Al Qur'an seperti peningkatan kualitas ustadz. Infak dan sedekah merupakan sumber daya yang fleksibel dan dapat digunakan untuk kebutuhan pendukung. "Infak dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi pelengkap penting dalam menunjang keberhasilan program pendidikan berbasis Al-Qur'an," ujarnya. Musyawarah juga menyoroti pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, yakni Kementerian Agama dan Dinas Dikpora Kota Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga pengelola ZIS akan semakin kuat. Harapannya untuk masa depan program Madrasah Al-Qur'an yang didukung oleh zakat, infak, dan sedekah ini diharapkan mampu mencetak generasi Qur'ani yang tidak hanya memahami agama secara mendalam, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. "Melalui musyawarah ini, kami berharap Madrasah Al-Qur'an dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga memberdayakan," kata Misbahrudin. Dengan pengelolaan zakat yang tepat, ditambah dukungan dari infak dan sedekah, BAZNAS Kota Yogyakarta optimis program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, menjadikan pendidikan Al-Qur'an sebagai pilar utama pemberdayaan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri RAKORDA BAZNAS SE-DIY di Kulon Progo
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri RAKORDA BAZNAS SE-DIY di Kulon Progo
Kulon Progo, 2 Jumadil Akhir 1446 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) pada Senin (4/12) di Kabupaten Kulon Progo. Acara ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota, termasuk dari Kota Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua II yang membawahi bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat, serta Wakil Ketua IV yang bertanggung jawab atas perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung sinergi program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat provinsi. Menguatkan Kolaborasi untuk Optimalisasi ZIS RAKORDA ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarkabupaten/kota dalam meningkatkan pengelolaan ZIS di wilayah DIY. Dalam pertemuan ini, berbagai isu strategis dibahas, seperti peningkatan pengumpulan zakat, optimalisasi pendistribusian untuk pemberdayaan umat, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah untuk memaksimalkan potensi zakat yang ada. "Kami dari BAZNAS Kota Yogyakarta senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan zakat. Sinergi di tingkat provinsi seperti yang dilakukan hari ini akan semakin memperkuat peran kita sebagai lembaga yang dipercaya umat," ujarnya. Peningkatan Program Pendistribusian Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta juga turut memaparkan program unggulan dalam bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah berjalan di Kota Yogyakarta. Menurutnya, program-program tersebut dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di wilayah lain, dengan tetap mempertimbangkan konteks lokal masing-masing. "Program pemberdayaan berbasis zakat, seperti pelatihan kewirausahaan dan pemberian modal usaha, telah memberikan dampak signifikan bagi mustahik. Harapannya, model seperti ini dapat diperluas di kabupaten/kota lain sehingga manfaatnya semakin terasa," ungkapnya. Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas Di sisi lain, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Yogyakarta menyoroti pentingnya penguatan sistem perencanaan dan pelaporan keuangan. Ia menyampaikan bahwa laporan keuangan yang transparan dan akuntabel merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai pengelola zakat. "Kami berupaya memastikan setiap rupiah yang diamanahkan oleh masyarakat dikelola dengan penuh tanggung jawab. RAKORDA ini menjadi ruang untuk berbagi praktik terbaik agar pengelolaan ZIS di DIY semakin optimal," jelasnya. Harapan Pasca-RAKORDA RAKORDA ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang dapat diimplementasikan secara nyata di seluruh kabupaten/kota se-DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berharap hasil koordinasi ini tidak hanya memperkuat sinergi internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA04/12/2024 | Amil
SDN Mendungan 2 Serahkan Sedekah Peduli NTT melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
SDN Mendungan 2 Serahkan Sedekah Peduli NTT melalui BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 2 Jumadil Akhir 1446 H — Dalam semangat kepedulian terhadap sesama, SDN Mendungan 2 Yogyakarta menyerahkan donasi sebesar Rp 2.500.000,- kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Donasi ini merupakan bentuk nyata dari program sedekah yang bertujuan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Gunung Lewatobi, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SDN Mendungan 2, Ibu Siti Supriyanti, S.Pd, kepada perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai lembaga amil zakat yang terpercaya, BAZNAS Kota Yogyakarta akan mengelola dan menyalurkan bantuan ini kepada mereka yang membutuhkan, sesuai dengan prinsip amanah, profesional, dan tepat sasaran. Menghidupkan Semangat Sedekah Program sedekah ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter peduli terhadap sesama. Kepala Sekolah SDN Mendungan 2 mengungkapkan, "Kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa setiap rezeki yang kita miliki ada hak orang lain di dalamnya, yang dapat kita salurkan melalui zakat, infak, dan sedekah." Dalam konteks bencana alam, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting untuk membantu meringankan beban mereka yang terdampak. Donasi dari SDN Mendungan 2 diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk turut serta dalam aksi kebaikan semacam ini. Peran BAZNAS dalam Penyaluran ZIS BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki peran strategis dalam memastikan donasi zakat, infak, dan sedekah dikelola secara transparan dan akuntabel. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan apresiasi kepada SDN Mendungan 2 atas inisiatif ini. "Kepedulian yang ditunjukkan SDN Mendungan 2 menjadi bukti bahwa bersedekah dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dalam bentuk apa saja," ujarnya. Selain itu, beliau menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga investasi akhirat yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan untuk memberikan dampak jangka panjang. Wujud Kepedulian Umat Donasi ini adalah salah satu bentuk wujud nyata dari semangat solidaritas masyarakat Yogyakarta terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi ujian bencana. Zakat, infak, dan sedekah menjadi instrumen yang sangat efektif untuk menjembatani kesenjangan sosial, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Dengan disalurkannya bantuan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa uang, tetapi juga doa dan harapan agar mereka yang terdampak tetap tegar dalam menghadapi cobaan. Harapan untuk Masa Depan Melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah, SDN Mendungan 2 telah menunjukkan bahwa kepedulian bisa diwujudkan oleh semua kalangan, termasuk lembaga pendidikan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat lainnya untuk terus memperkuat budaya berbagi, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. "Semoga sedekah yang disampaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi yang memberi maupun yang menerima," tutup Ibu Siti Supriyanti, S.Pd. Dengan sinergi berbagai pihak, zakat, infak, dan sedekah akan menjadi solusi nyata untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan peduli *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA04/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi RLBH di Cokrodiningratan
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Koordinasi RLBH di Cokrodiningratan
Yogyakarta, 22 Jumadil Ula 1446 H — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mengadakan Musyawarah Koordinasi Rumah Layak Huni Berbasis Hibah (RLBH). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Cokrodiningratan untuk membahas rencana bantuan kepada penerima manfaat, Bapak Krisdiantoro, yang membutuhkan hunian yang lebih layak. Musyawarah ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik, bersama Kepala Pelaksana, H. Misbahrudin, S.Ag., M.A. Hadirnya kedua pimpinan ini menunjukkan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah sebagai solusi konkret dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam sektor hunian. Menurut Drs. Abdul Samik, program RLBH ini merupakan salah satu upaya strategis BAZNAS untuk memastikan setiap rupiah dari ZIS yang terhimpun dapat memberikan dampak signifikan. "RLBH adalah bentuk konkret bagaimana zakat, infak, dan sedekah bisa mengubah kehidupan seseorang. Kami ingin memastikan bahwa Pak Krisdiantoro mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak untuk menunjang kesejahteraan keluarganya," ujarnya dalam pembukaan musyawarah. Musyawarah ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat setempat, untuk memastikan program bantuan ini berjalan dengan efektif. H. Misbahrudin, S.Ag., M.A. menambahkan bahwa pelaksanaan program RLBH ini juga mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS. "Kami tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memastikan bahwa setiap prosesnya melibatkan kolaborasi aktif dengan masyarakat agar manfaatnya tepat sasaran," jelasnya. Pak Krisdiantoro, penerima manfaat program ini, adalah warga Kelurahan Cokrodiningratan yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, program RLBH bertujuan untuk merenovasi atau membangun rumah baru yang dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarganya. Sebagai bentuk transparansi, hasil musyawarah ini akan segera ditindaklanjuti dengan survei lapangan dan penyusunan anggaran biaya yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial seperti RLBH dengan menyalurkan zakat dan infak secara rutin. "Kami ingin mengajak semua pihak, baik individu maupun lembaga, untuk lebih aktif berkontribusi dalam program-program BAZNAS. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana kita bersama untuk membantu sesama," pungkas H. Misbahrudin. Dengan adanya program RLBH ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Tidak hanya membantu secara material, program ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan ZIS yang transparan dan profesional mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan sosial. Melalui musyawarah ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai lembaga amil zakat terpercaya yang mampu menjembatani kebaikan antara para muzaki dan mustahik. Semangat berbagi dari zakat, infak, dan sedekah inilah yang menjadi pondasi utama bagi keberlanjutan program-program sosial yang bermanfaat bagi umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA03/12/2024 | Amil
Madrasah Al Quran BAZNAS Kota Yogyakarta Hadir di SD Negeri Tahunan Wujudkan Generasi Qurani
Madrasah Al Quran BAZNAS Kota Yogyakarta Hadir di SD Negeri Tahunan Wujudkan Generasi Qurani
Kamis, 26 Jumadil Awwal 1446 H (28 November 2024) - Khusuk dan penuh khidmat, siswa-siswi SD Negeri Tahunan Yogyakarta mengikuti bimbingan belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra. Program ini merupakan bagian dari Madrasah Al Qur'an (MDA) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, bertempat di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh masyarakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa MDA tidak hanya hadir di SD Negeri tetapi juga di lembaga pendidikan lain seperti TK, MI, dan SMP. Program ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan dengan tujuan membentuk generasi sholeh dan sholehah serta memberikan peluang bagi para ustadz dan ustadzah untuk mengamalkan ilmu mereka. Melalui zakat dan infak yang dihimpun, program ini diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda yang lebih cinta Al-Qur'an. Kolaborasi untuk Pendidikan Islami MDA adalah hasil sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Dalam kolaborasi ini, BAZNAS menyediakan dana program yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah, Dikpora menyediakan tempat dan peserta didik, sementara Kemenag bertanggung jawab atas penyediaan tenaga pengajar. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dan sedekah tidak hanya membantu kebutuhan dasar masyarakat tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islami. “Anak adalah anugerah Allah yang sangat berharga. Setiap orang tua tentu mendambakan anak sholeh dan sholehah, yang tidak hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat kelak,” ujar H. Syamsul Azhari. Ia mengutip hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Muslim, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh/sholehah yang mendoakannya.” Sedekah yang dikelola dengan baik melalui program ini menjadi salah satu amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya. Dukungan Zakat untuk Generasi Berakhlak Mulia Program MDA ini menjadi bukti nyata pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai pendorong utama keberhasilan berbagai program pendidikan Islami. Melalui dukungan umat yang menyalurkan zakat dan infak di BAZNAS Kota Yogyakarta, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi tenaga pengajar. Dana zakat yang dioptimalkan turut memastikan kesinambungan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah di masa depan. “Dihaturkan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat dan infak di BAZNAS Kota Yogyakarta. Semoga harta yang ditunaikan membawa keberkahan dan keluarga yang menunaikannya menjadi sakinah. Aamiin,” tutup H. Syamsul Azhari. Harapan untuk Masa Depan Program Madrasah Al Qur'an di SD Negeri Tahunan Yogyakarta ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini. Melalui pengelolaan zakat dan sedekah yang amanah, diharapkan generasi penerus dapat tumbuh menjadi insan yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur'an, dan menjadi kebanggaan keluarga serta masyarakat. Dengan adanya program seperti ini, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya mewujudkan pendidikan berbasis keislaman yang inklusif, memberdayakan, dan membawa keberkahan bagi umat. Semua ini dimungkinkan berkat kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada lembaga yang profesional dan transparan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA02/12/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bahas RKAT 2025: Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Yogyakarta Bahas RKAT 2025: Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Umat
Yogyakarta, 28 November 2024/16 Jumadil Awal 1446 H – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Makna Cerita Cafe, Yogyakarta, dimulai pukul 09.00 WIB. Rapat ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dan dipandu oleh Wakil Ketua III, Muhammad Iqbal, SE, dengan tambahan paparan dari Pelaksana Bidang III, Noorlia Dharmawati, SE. Dalam pembukaan rapat, Drs. H. Syamsul Azhari menegaskan pentingnya pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang efektif dan transparan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS memiliki tanggung jawab besar dalam memberdayakan umat melalui dana ZIS. Oleh karena itu, RKAT tahun 2025 harus mencerminkan semangat optimalisasi pengumpulan dan penyaluran ZIS,” ungkapnya. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta untuk terus berinfak dan bersedekah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan umat. Dalam pembahasan yang dipandu oleh Muhammad Iqbal, SE, dipresentasikan rancangan program prioritas untuk tahun depan. Fokus utama RKAT mencakup penguatan layanan distribusi zakat kepada mustahik, pemberdayaan ekonomi berbasis sedekah produktif, dan peningkatan kampanye kesadaran zakat serta infak. “Infak yang terkumpul dapat menjadi sumber penting untuk mendukung program pendidikan dan kesehatan mustahik. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” jelas Iqbal. Noorlia Dharmawati, SE, selaku Pelaksana Bidang III, menambahkan bahwa pelaporan keuangan yang akuntabel adalah bagian penting dari RKAT 2025. “Kami ingin memastikan setiap rupiah dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BAZNAS Kota Yogyakarta benar-benar digunakan sesuai amanah. Transparansi ini tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat tetapi juga mendorong lebih banyak orang untuk berinfak dan bersedekah,” tegasnya. Rapat ini juga mengundang masukan dari seluruh pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Semua pihak sepakat bahwa peningkatan edukasi kepada masyarakat tentang keutamaan zakat, infak, dan sedekah harus menjadi prioritas. Selain itu, diperlukan inovasi dalam pengumpulan ZIS, seperti pengembangan platform digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. Di akhir rapat, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan harapannya agar RKAT 2025 dapat diimplementasikan secara efektif demi kemaslahatan umat. Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Kita tidak hanya berbagi harta, tetapi juga membangun harapan bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup kita,” pungkasnya. Dengan RKAT yang matang dan visi kuat dari BAZNAS Kota Yogyakarta, diharapkan program-program tahun 2025 dapat menjadi solusi nyata bagi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. Masyarakat pun diimbau untuk terus menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah serta membantu sesama.
BERITA29/11/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat