WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rakor Optimalisasi Peran Peran Mal Pelayanan Publik (MPP)

Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk peningkatan daya tarik investasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Ruang Rapat Arjuna Lantai 3.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Substansi Penanaman Modal I tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal, aparat penegak hukum, perbankan, hingga lembaga layanan publik lainnya. Kehadiran lintas sektor diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan pada MPP sehingga semakin efektif, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Partisipasi BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi yang kuat melalui MPP diharapkan ikut menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Yogyakarta.

Melalui forum ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap koordinasi dan komunikasi antar lembaga terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id/

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang 1
Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid BAZNAS Kota Yogyakarta

Tarhib Ramadhan sebagai Spirit Menyambut Bulan Suci

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menghadirkan kegiatan bernuansa religius dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan melalui agenda Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Balaikota Yogyakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan spiritual generasi muda Islam sebelum memasuki bulan penuh berkah. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun secara khidmat dan inspiratif.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh Kader Hafidz serta Kader Remaja Masjid binaan BAZNAS Kota Yogyakarta yang selama ini aktif dalam program pembinaan keagamaan. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolektif untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup. BAZNAS Kota Yogyakarta memandang generasi muda sebagai aset strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan.

Masjid Pangeran Diponegoro dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan Kota Yogyakarta. Suasana masjid yang sejuk dan penuh ketenangan menambah kekhusyukan selama acara berlangsung. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, menciptakan energi positif yang menguatkan semangat menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesiapan lahir dan batin. Ramadhan dipandang sebagai bulan pendidikan spiritual yang harus disambut dengan kesadaran dan pemahaman yang baik. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kader Hafidz yang hadir merupakan para penghafal Al-Qur’an yang selama ini mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka diharapkan mampu menghidupkan masjid dan lingkungan sekitar dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Sementara itu, Kader Remaja Masjid menjadi motor penggerak kegiatan keislaman yang kreatif dan inklusif. Kolaborasi keduanya menciptakan sinergi yang kuat dalam dakwah berbasis generasi muda.

Rangkaian acara Tarhib Ramadhan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta refleksi persiapan menyambut Ramadhan. Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam beribadah. Para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi amal kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga setelahnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta. Interaksi yang terjalin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam satu visi dakwah. Para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam menjalankan peran sebagai kader binaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program-program keumatan.

BAZNAS Kota Yogyakarta secara konsisten menjadikan pembinaan kader sebagai bagian dari strategi pengelolaan zakat yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya fokus pada pendistribusian dana, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Tarhib Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai lembaga yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner.

Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menular ke masyarakat luas. Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing. Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang kuat, mereka diharapkan dapat menghidupkan suasana Ramadhan yang penuh makna. BAZNAS Kota Yogyakarta percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program pembinaan umat. Dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam program kaderisasi. Dukungan para muzaki menjadi kunci keberlangsungan program-program tersebut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak kebaikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi dan peduli. Tidak hanya melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata. Zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana doa bersama menjadi momen yang penuh haru dan kekhusyukan. Para peserta memanjatkan doa agar Ramadhan yang akan datang dapat dilalui dengan penuh keberkahan dan keistiqamahan. Harapan besar disematkan agar para kader mampu menjalankan perannya dengan baik di tengah masyarakat. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendampingi dan membersamai para kader dalam setiap langkah kebaikan.

Tarhib Ramadhan Kader Hafidz dan Kader Remaja Masjid ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berdaya. Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan dukungan ZIS, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius dan sejahtera. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan. Bersama BAZNAS Kota Yogyakarta, mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan kepedulian yang nyata.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

09/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA

Komitmen Nyata untuk Hunian yang Lebih Layak

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Rumah Layak Huni pada Minggu, 8 Februari 2026. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman, sehat, dan layak. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara produktif. Kepercayaan muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Program Rumah Layak Huni ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan kerja sama yang solid, manfaat program dapat dirasakan secara lebih optimal.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Yogyakarta. Lokasi pertama berlangsung pada pukul 06.00 WIB di wilayah Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron. Sementara itu, lokasi kedua dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di wilayah Keparakan, Kemantren Mergangsan. Penentuan lokasi ini didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan yang telah dilakukan secara menyeluruh. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan hunian layak. Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga.

Pada lokasi pertama, penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah Bapak Maryadi yang beralamat di Dukuh MJ I/1342 RT 70 RW 15, Gedongkiwo, Mantrijeron. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak huni menjadi perhatian bersama. Melalui program ini, rumah Bapak Maryadi mendapatkan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Perbaikan hunian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang diberikan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, pada lokasi kedua, penerima manfaat adalah Bapak Budi Santoso yang tinggal di Keparakan Lor MG I/687 RT 35 RW 008, Keparakan, Mergangsan. Rumah yang sebelumnya belum memenuhi standar kelayakan menjadi sasaran perbaikan melalui program ini. BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan hunian yang lebih sehat dan manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Perbaikan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga. Dengan hunian yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh pendanaan Program Rumah Layak Huni ini bersumber dari dana non APBD yang dikelola oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. Penggunaan dana dilakukan secara amanah dan sesuai dengan prinsip syariah. Setiap rupiah yang disalurkan diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan program. Hal ini menjadi upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. OPD pendamping yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran OPD pendamping memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. Sinergi lintas OPD menjadi contoh baik dalam pelaksanaan program sosial terpadu. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Hunian yang aman dan sehat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup penerima manfaat. Rumah yang layak akan berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan stabilitas ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Program Rumah Layak Huni juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini sejalan dengan visi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan semakin banyaknya muzaki, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, OPD pendamping, serta para muzaki menjadi faktor utama keberhasilan program. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan sosial yang lebih baik.

Ke depan, BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Rumah Layak Huni. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Evaluasi dan peningkatan kualitas program akan terus dilakukan. Dengan dukungan berkelanjutan dari para muzaki, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian layak.

Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, dana ZIS dikelola secara profesional dan amanah. Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan dana tersebut. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. Dengan berzakat, masyarakat turut berperan aktif dalam pembangunan sosial. Kebaikan yang ditunaikan hari ini akan menjadi keberkahan di masa depan.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kebersamaan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.

Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota

#HartaBerkahJiwaSakinah

#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya

#AmanahProfesionalTransparan

#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

08/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Warnai Program Ramadan BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum Ramadan. Tagline tersebut menegaskan posisi zakat sebagai instrumen sosial yang memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan nasional, seperti kemiskinan, bencana alam, dan kesenjangan pembangunan.

Penguatan peran zakat tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arah kebijakan dan program BAZNAS selama bulan Ramadan tahun ini.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline yang diusung mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam mengoptimalkan zakat sebagai pilar penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, meningkatnya kedermawanan masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting dalam menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai pengungkit kesejahteraan.

“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.

Pada 2026, BAZNAS akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan. Program seperti Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid telah disiapkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

“Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.

Selain fokus kebencanaan, BAZNAS juga memperluas program di bidang ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Kiai Noor berharap tagline tersebut menjadi ajakan bersama agar zakat menjadi energi persatuan nasional.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.

Konferensi pers tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, para amil, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Kontributor : Adam Fakhrian

Editor : PUT

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari kuatkan kepedulian sosial dengan ZIS-DSKL yang amanah

Mari jadikan fidyah sebagai jalan berbagi dan mendidik akhlak

Mari dukung program kemaslahatan umat bersama BAZNAS Kota Yogyakarta

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk kemudahan dan keberkahan ibadah Anda.

#BAZNASKotaYogyakarta #FidyahSosial #SolidaritasIslam #EdukasiSosial #ZISDSKL #FidyahRamadan #ZakatJogja #UmatPeduli

04/02/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
RAKORDA BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi ZIS-DSKL untuk Kesejahteraan Umat

Sinergi Lembaga Zakat dalam Forum Strategis

Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-DIY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pertemuan resmi antar BAZNAS kabupaten dan kota untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah strategis. BAZNAS Kabupaten Gunungkidul dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan agenda koordinasi ini. Seluruh perwakilan BAZNAS se-DIY hadir sebagai bentuk komitmen kolektif membangun tata kelola zakat yang profesional. Acara berlangsung di Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul yang dikenal sebagai ruang diskusi yang hangat dan bersahaja. Suasana kekeluargaan mengiringi jalannya diskusi sejak awal kegiatan.

Rakorda ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja pengelolaan zakat yang telah berjalan. Selain itu forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Setiap daerah menyampaikan capaian serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Diskusi dilakukan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat. Rakorda ini menjadi cerminan semangat kolaborasi lintas daerah. Kesamaan tujuan menjadi fondasi utama dalam setiap pembahasan. BAZNAS Kota Yogyakarta hadir aktif dalam setiap sesi diskusi. Kehadiran ini menegaskan peran strategis BAZNAS Kota Yogyakarta dalam pengelolaan ZIS-DSKL. Forum ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama yang aplikatif. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting bagi keberlanjutan program zakat.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai Tuan Rumah

Penunjukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY membawa makna tersendiri. Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program zakat berbasis pemberdayaan. Lokasi kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan dan suasana yang mendukung dialog terbuka. Rumah Makan Sego Abang Gunungkidul menjadi tempat yang merepresentasikan kearifan lokal. Pemilihan lokasi ini juga mencerminkan kedekatan BAZNAS dengan masyarakat. Tuan rumah menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan. Persiapan acara dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Hal ini terlihat dari kelancaran acara sejak awal hingga akhir.

BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menunjukkan profesionalisme sebagai penyelenggara. Setiap detail kegiatan diperhatikan dengan baik. Kehangatan suasana membuat diskusi berjalan lebih cair. Peserta merasa nyaman menyampaikan pandangan dan gagasan. Semangat kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan. Tuan rumah juga memfasilitasi kebutuhan teknis peserta. Hal ini mendukung efektivitas jalannya Rakorda. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi catatan positif bagi BAZNAS Kabupaten Gunungkidul. Peran tuan rumah diapresiasi oleh seluruh peserta. Forum ini memperkuat jejaring antar BAZNAS di DIY. Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut pasca kegiatan.

Kehadiran Lengkap BAZNAS Se-DIY

Rakorda BAZNAS Se-DIY diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah DIY. Kehadiran lengkap ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam membangun koordinasi regional. Setiap perwakilan hadir dengan membawa laporan dan masukan dari daerah masing-masing. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Tidak ada sekat antara daerah satu dengan lainnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kehadiran BAZNAS Kota Yogyakarta menjadi salah satu sorotan dalam forum ini.

BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal aktif dalam pengembangan program inovatif. Kontribusi gagasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta memperkaya diskusi. Seluruh peserta saling belajar dari pengalaman daerah lain. Forum ini memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar BAZNAS DIY. Pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi kelembagaan. Setiap BAZNAS menyadari pentingnya keselarasan langkah. Perbedaan karakteristik daerah menjadi kekuatan jika dikelola bersama. Rakorda ini menjadi wadah pemersatu. Semangat kolaborasi terasa kuat dalam setiap sesi. Kehadiran lengkap peserta memperkuat legitimasi hasil Rakorda. Kesepakatan yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama. Forum ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas wilayah.

Evaluasi Pengumpulan Zakat sebagai Agenda Utama

Salah satu agenda utama dalam Rakorda adalah evaluasi pencapaian target pengumpulan zakat. Setiap BAZNAS memaparkan capaian pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing. Data yang disampaikan menjadi bahan analisis bersama. Diskusi difokuskan pada strategi peningkatan penghimpunan zakat. Tantangan dalam pengumpulan zakat dibahas secara terbuka. Peserta saling memberikan masukan konstruktif. Pengalaman daerah dengan capaian tinggi menjadi referensi bersama.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan capaian dan strategi yang telah diterapkan. Pemanfaatan digitalisasi menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja ke depan. Setiap daerah didorong untuk berinovasi. Pengumpulan zakat dipandang sebagai pintu masuk pemberdayaan umat. Diskusi juga menyoroti pentingnya literasi zakat di masyarakat. Kesadaran muzaki menjadi faktor kunci keberhasilan. Forum ini menegaskan perlunya pendekatan yang adaptif. Kolaborasi antar BAZNAS menjadi solusi atas berbagai kendala. Evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan. Data menjadi dasar pengambilan keputusan. Rakorda ini menghasilkan rekomendasi strategis. Penguatan pengumpulan zakat menjadi komitmen bersama.

Pembahasan IZN Micro dan Makro

Rakorda BAZNAS Se-DIY juga membahas pengembangan IZN Micro dan Makro. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. Setiap BAZNAS menyampaikan progres implementasi program IZN. Diskusi menyoroti keberhasilan dan tantangan di lapangan. Pendekatan Micro dinilai efektif untuk penguatan usaha kecil. Sementara pendekatan Makro diarahkan pada dampak yang lebih luas. BAZNAS Kota Yogyakarta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Integrasi program menjadi salah satu fokus pembahasan.

Peserta sepakat bahwa IZN harus dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan mustahik menjadi faktor penentu keberhasilan. Forum ini juga membahas pengukuran dampak program. Data dampak menjadi penting untuk evaluasi. Diskusi berlangsung mendalam dan aplikatif. Setiap daerah menyampaikan inovasi yang telah dilakukan. Program IZN dipandang sebagai wajah zakat produktif. Rakorda ini memperkuat komitmen pengembangan IZN. Sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan. Pembahasan ini menghasilkan kesepakatan strategis. Implementasi program akan terus dimonitor bersama. IZN menjadi fokus penguatan ke depan.

Agenda Strategis FGD ZIS DSKL

Agenda terdekat yang dibahas dalam Rakorda adalah pelaksanaan FGD ZIS DSKL. Forum diskusi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman dan strategi pengelolaan ZIS DSKL. Peserta sepakat bahwa ZIS DSKL membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi awal dilakukan untuk menyamakan persepsi. Setiap BAZNAS menyampaikan pandangan terkait implementasi ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel. FGD dipandang sebagai ruang strategis untuk merumuskan kebijakan. Agenda ini dirancang secara terstruktur dan sistematis.

Diskusi menyoroti peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan. ZIS DSKL menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Forum ini juga membahas kesiapan sumber daya. Kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama. Peserta sepakat bahwa FGD harus menghasilkan rekomendasi konkret. Agenda ini menjadi prioritas bersama. Rakorda menetapkan langkah-langkah awal pelaksanaan FGD. Setiap daerah memiliki peran dalam menyukseskan agenda ini. ZIS DSKL dipandang sebagai masa depan pengelolaan zakat. Diskusi berlangsung visioner dan progresif. Rakorda ini menjadi titik awal penguatan ZIS DSKL. Komitmen bersama menjadi modal utama.

Pandangan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pandangan strategis dalam Rakorda tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar BAZNAS di DIY. Menurut beliau, koordinasi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama. Beliau menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Drs. H. Syamsul Azhari juga menekankan pentingnya inovasi.

Digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis. Menurut beliau, pendekatan kreatif diperlukan untuk menjangkau muzaki. Program pemberdayaan harus berdampak nyata. IZN menjadi instrumen penting dalam hal ini. Beliau mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah. Suasana diskusi yang hangat dinilai mendukung produktivitas forum. Drs. H. Syamsul Azhari mengajak seluruh BAZNAS untuk terus belajar. Kolaborasi lintas daerah harus diperkuat. Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Pandangan beliau menjadi penguat arah kebijakan. Pesan tersebut diterima dengan antusias oleh peserta.

Kutipan Langsung Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan pernyataan secara langsung. Beliau mengatakan, “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pengelolaan zakat di DIY.” Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan. Beliau menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengelola zakat,” ujar beliau. Menurut Drs. H. Syamsul Azhari, koordinasi akan memperkuat dampak program. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga kepercayaan muzaki. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Beliau menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas. Program zakat harus memberikan manfaat nyata bagi mustahik. “IZN Micro dan Makro harus terus kita kembangkan,” ungkap beliau. Drs. H. Syamsul Azhari juga menyoroti pentingnya ZIS DSKL. “FGD ZIS DSKL harus menghasilkan kebijakan yang aplikatif,” katanya. Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pesan beliau menjadi penguat semangat bersama. Kutipan ini mencerminkan arah kebijakan BAZNAS Kota Yogyakarta. Pernyataan disampaikan secara lugas dan inspiratif. Peserta mencatat poin-poin penting tersebut. Ucapan ini menjadi salah satu sorotan Rakorda. Pesan beliau diharapkan menjadi pedoman bersama.

Komitmen Bersama Membangun Zakat Berkelanjutan

Rakorda BAZNAS Se-DIY menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat. Setiap BAZNAS menyadari peran strategisnya masing-masing. Komitmen ini tidak hanya bersifat normatif. Kesepakatan dituangkan dalam langkah-langkah konkret. Sinergi menjadi kata kunci dalam setiap rencana. Pengelolaan zakat diarahkan pada keberlanjutan. Program pemberdayaan menjadi prioritas utama. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi.

Kolaborasi lintas daerah akan terus diperkuat. Rakorda ini menjadi pijakan penting ke depan. Setiap daerah memiliki tanggung jawab yang sama. Komitmen ini didukung oleh semangat kebersamaan. Tantangan ke depan dihadapi secara kolektif. Zakat dipandang sebagai solusi sosial. Pengelolaan profesional menjadi keharusan. Rakorda ini mempertegas arah kebijakan regional. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak luas. Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Sinergi menjadi modal sosial yang kuat.

Peran Strategis BAZNAS Kota Yogyakarta

BAZNAS Kota Yogyakarta memainkan peran strategis dalam Rakorda ini. Kehadiran aktif dalam setiap sesi menunjukkan komitmen lembaga. BAZNAS Kota Yogyakarta dikenal sebagai pelopor inovasi. Program-program yang dijalankan menjadi referensi daerah lain. Kontribusi pemikiran memperkaya diskusi. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif mendorong kolaborasi. Peran ini diapresiasi oleh peserta Rakorda. Komitmen terhadap pengelolaan profesional menjadi ciri khas.

BAZNAS Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pendekatan berbasis data diterapkan secara konsisten. Program pemberdayaan terus dikembangkan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga aktif dalam literasi zakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas. Peran strategis ini diharapkan terus berlanjut. Rakorda ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Yogyakarta. Sinergi regional menjadi bagian dari strategi. Peran aktif ini berdampak positif bagi DIY. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi.

Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat

Rakorda ini menegaskan kembali peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Pendekatan produktif menjadi fokus utama. Program IZN menjadi contoh nyata. Pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi tujuan. Zakat diarahkan untuk meningkatkan kemandirian. Rakorda ini memperkuat paradigma tersebut. Setiap BAZNAS berkomitmen menjalankan program berdampak. Zakat dipandang sebagai solusi sosial.

Pengelolaan profesional menjadi syarat utama. Sinergi memperkuat dampak program. ZIS DSKL menjadi bagian penting dari strategi. Rakorda ini menjadi ruang penyelarasan visi. Pemberdayaan umat menjadi tujuan bersama. Zakat dikelola secara amanah. Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Rakorda ini memperkuat komitmen tersebut. Program zakat diharapkan semakin tepat sasaran. Dampak jangka panjang menjadi fokus. Zakat menjadi kekuatan pembangunan sosial.

Berzakat, Infak, dan Sedekah

Rakorda ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar. Setiap kontribusi menjadi amal jariyah. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan yang amanah. Program disalurkan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak menjadi bagian dari perubahan.

ZIS-DSKL menjadi instrumen keberlanjutan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan. BAZNAS Kota Yogyakarta membuka akses seluas-luasnya. Kemudahan layanan menjadi prioritas. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan nyaman. Rakorda ini memperkuat ajakan tersebut. Zakat menjadi solusi bersama. Infak dan sedekah memperkuat solidaritas. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. BAZNAS Kota Yogyakarta siap melayani. Mari bersama membangun kesejahteraan umat.

Fidyah Digital

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah secara mudah dan aman. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai ketentuan. BAZNAS Kota Yogyakarta menyediakan layanan digital untuk kemudahan. Masyarakat dapat menunaikan fidyah melalui kantor digital resmi. Layanan ini dirancang untuk kenyamanan muzaki. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan informasi.

Nomor layanan muzaki siap melayani masyarakat. Fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat. Program ini menjadi bagian dari ZIS-DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta memastikan pengelolaan sesuai syariat. Layanan digital memudahkan masyarakat. Fidyah dapat ditunaikan kapan saja. Rakorda ini memperkuat komitmen pelayanan. BAZNAS Kota Yogyakarta terus berinovasi. Masyarakat diajak memanfaatkan layanan resmi. Fidyah menjadi bagian dari kepedulian sosial. BAZNAS Kota Yogyakarta siap menjadi mitra umat. Mari tunaikan fidyah dengan amanah.

Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan umat.

Mari salurkan infak dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial.

Mari dukung program ZIS-DSKL demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mari percayakan ZIS kepada BAZNAS Kota Yogyakarta yang amanah dan profesional.

Mari tunaikan fidyah melalui link kantor digital BAZNAS Kota Yogyakarta: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat atau hubungi layanan muzaki 0821-4123-2770

#BAZNASKotaYogyakarta #RakordaBAZNASDIY #ZISDSKL #ZakatUntukUmat #FidyahBAZNAS

04/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan
Yogyakarta, 7 November 2024/5 Jumadil Awal 1446 - Kunjungan studi tiru dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Banjarbaru, Drs. Abdul Basid, MM, diikuti Kepala Bagian Kesra, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kota Banjarbaru beserta Pejabat dan Pelaksana. Kunjungan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Yogyakarta, Drs.Yunianto Dwisutono, Plt Kepala Bagian Kesra, Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta beserta Pelaksana, Kamis 7 November 2024/5 Jumadil Awwal 1446 bertempat di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta. Abdul Basid mengatakan, tujuan studi tiru selain meningkatkan jalinan silaturahmi, juga belajar pengelolaan zakat infaq sedekah dan dana sosialkeagamaan lainnya (ZIS DSKL), khususnya strategi peningkatan pungutan. Hal yang sama juga disampaikan Ketua BAZNAS Banjarbaru Hj. Hafidah. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya mengungkapkan beberapa kiat khusus yang telah diterapkan untuk mengoptimalkan pungutan ZIS DSKL. Salah satu langkah yang dianggap efektif adalah melibatkan komunitas dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin, seperti majelis taklim dan pengajian. Menurutnya, pendekatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan kewajiban berzakat dan berinfak di kalangan masyarakat. Selain itu, BAZNAS Yogyakarta juga gencar melakukan sosialisasi di berbagai titik strategis untuk mendekatkan masyarakat pada kewajiban zakat. Ketua BAZNAS Kota Banjarbaru, Hj. Hafidah mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan dana zakat adalah kunci utama untuk menarik lebih banyak muzakki. BAZNAS Banjarbaru, jelas Hafidah, tengah berupaya membangun sistem digital yang mempermudah masyarakat untuk menyalurkan ZIS DSKL secara lebih praktis dan terpantau. Kolaborasi dan Pengembangan Program Bersama Acara ini juga menjadi wadah untuk berdiskusi mengenai program-program kolaboratif antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Banjarbaru. Salah satu yang dibahas adalah pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dana zakat dan sedekah. BAZNAS Kota Yogyakarta menilai bahwa program ekonomi berbasis zakat, seperti modal usaha untuk UMKM, sangat bermanfaat dalam mengurangi angka kemiskinan. Kedua belah pihak sepakat bahwa program semacam ini harus terus didorong, karena dana zakat dapat memberdayakan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. Tak hanya itu, program bantuan pendidikan dan kesehatan juga menjadi bagian dari kesepakatan kolaborasi. BAZNAS Yogyakarta dan Banjarbaru berencana untuk memperluas jangkauan bantuan ini, dengan harapan zakat dan infak yang terkumpul dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya transparansi dalam pengelolaan dana, masyarakat diharapkan lebih percaya untuk menyalurkan zakat dan infak mereka kepada BAZNAS. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berzakat, berinfak, dan bersedekah. H. Syamsul Azhari menegaskan bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera melalui zakat dan sedekah. Ia mengajak para muzakki untuk menyalurkan zakat mereka melalui BAZNAS Kota Yogyakarta yang memiliki sistem yang transparan dan amanah. Hafidah pun mengingatkan, bahwa meskipun zakat adalah kewajiban bagi yang mampu, sedekah dan infak bisa dilakukan oleh siapa saja sebagai bentuk kepedulian sosial. Dengan menyalurkan zakat dan infak, kita turut membantu mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat. Sebagai penutup, kedua belah pihak sepakat untuk terus berkoordinasi dan berbagi pengalaman guna meningkatkan jumlah muzakki serta memperluas dampak positif dari zakat, infak, dan sedekah. Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan Banjarbaru, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang lebih baik. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA08/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pendampingan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) Tahun 2024/1446
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pendampingan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) Tahun 2024/1446
Pendampingan pengisian IZN-KDZ Tahun 2024/1446 diselenggarakan BAZNAS RI, diikuti BAZNAS dan LAZ se-DIY, Kamis 7 November 2024/5 Jumadil Awwal 1446 bertempat di RM. Ingkung Grobog, Jl. Tut Harsono, Yogyakarta. Peserta dari BAZNAS Kota Yogyakarta terdiri Wakil Jetua III, M. Iqbal, SE, Pelaksana Bidang II Kengy Gilang Ramadhan, S Si, dan Pelaksana Bidang IV, Gus Munir, SIP, MA.M. Iqbal melaporkan, IZN dan KDZ merupakan salah satu alat ukur BAZNAS RI untuk menilai BAZNAS Daerah. IZN alat ukur pada aspek tata kelola dan kinerja, sedangkan KDZ merupakan alat ukur untuk mengetahui dampak yang ada atas pentasharufan/pendistribusian zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Pemateri BAZNAS RI mengatakan, pendampinfan IZN dan KDZ bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam pentingnya kaji dampak yang lebih komprehensif untuk memahami efektivitas distribusi ZIS DSKL. "Sebagai lembaga pengelola ZIS-DSKL, kami perlu terus mengevaluasi dan mengkaji dampak dari zakat yang kami distribusikan agar lebih tepat sasaran. Dengan pendampingan ini, kami ingin memberikan pelatihan yang bisa memaksimalkan manfaat ZIS DSKL bagi mereka yang membutuhkan," ungkapnya. Masih menurut M. Iqbal, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih berbasis data dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Kaji Dampak Zakat (KDZ) yang kami lakukan bertujuan untuk menggali sejauh mana zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis riset, kami bisa memastikan bahwa setiap dana zakat yang terkumpul dapat memberikan dampak yang optimal bagi penerimanya," jelas Kengy. BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia mengapresiasi upaya BAZNAS RI dalam terus mengedukasi masyarakat mengenai zakat, infak, dan sedekah. "Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya berzakat, berinfak, dan bersedekah. Kita perlu memastikan bahwa setiap amal yang dilakukan dapat memberikan dampak yang signifikan dan dapat diukur," pungkasnya. Acara Pendampingan KDZ ini diharapkan dapat memperkaya wawasan masyarakat tentang bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat. Melalui kajian dampak yang lebih mendalam, BAZNAS dan LAZ se-DIY berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas distribusi zakat dan memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ke depan, BAZNAS dan LAZ berharap dapat mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di DIY. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA08/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Ananda Adinda Saputri
BAZNAS Kota Yogyakarta Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Ananda Adinda Saputri
Yogyakarta, Kamis, 5 Jumadil Awwal 1446 (7/11/2024) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak dari keluarga kurang mampu melalui program pentasyarufan biaya pendidikan. Kali ini, bantuan sebesar Rp750.000 disalurkan kepada Adinda Saputri, pelajar kelas 8 SMP PIRI 2 Yogyakarta. Bantuan diserahkan Pelaksana Bidang II, Muhamnad Fuad, SE, diterima bendahara sekolah. Bantuan diberikan untuk keperluan pembelian buku, seragam dan kebutuhan lainnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendorong pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa di Kota Yogyakarta. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan orang tua dalam mencukupi kebutuhan pendidikan bagi putranya. "Kami mengajak masyarakat untuk terus berzakat, berinfak, dan bersedekah (ZIS) guna membantu lebih banyak anak yang membutuhkan," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Syamsul Azhari mengutip ayat Al-Qur'an sebagai pengingat akan pentingnya berbagi kepada sesama. "Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261: Artinya: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. Program pentasyarufan bantuan pendidikan ini merupakan salah satu upaya BAZNAS Kota Yogyakarta dalam memaksimalkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun dari para muzaki. Melalui bantuan ini, diharapkan para penerima manfaat dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan dan tidak terkendala oleh masalah ekonomi. Orang tua Adinda Saputri, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, mengingat kondisi ekonomi keluarga kami yang serba terbatas. Semoga Allah membalas kebaikan muzaki/munfiq yang telah berzakat, berinfak, dan bersedekah," tuturnya dengan haru. Dalam ajaran Islam, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam penanggulangan kemiskinan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Salah satu bentuk nyata dari penerapan ZIS adalah pemberian bantuan pendidikan seperti yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Dengan memberikan bantuan pendidikan, BAZNAS Kota Yogyakarta turut serta dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu keluar dari jerat kemiskinan. Selain itu, dalam Surah At-Taubah ayat 103, Allah SWT berfirman: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka serta mendoakan mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ayat ini menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga membersihkan harta dan jiwa para muzakki. H. Syamsul Azhari menambahkan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta terus berupaya untuk memperluas jangkauan pentasyarufan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah. "Kami mengajak seluruh warga Yogyakarta untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS KotaYogyakarta. Setiap rupiah yang diberikan akan kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, seperti bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu," tegasnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Adinda Saputri dapat lebih bersemangat dalam belajar dan meraih prestasi yang lebih baik di sekolah. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kepada para mustahik agar mereka dapat merasakan dampak positif dari dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun. Melalui program-program bantuan yang terus dikembangkan, BAZNAS Kota Yogyakarta berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, yang merupakan salah satu investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih baik. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA08/11/2024 | Amil
Pentasyarufan Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan ananda Zahra Putri Nuragita yg Bersekolah di Pesantren Anak Ibnu Taimiyyah Yogyakarta
Pentasyarufan Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan ananda Zahra Putri Nuragita yg Bersekolah di Pesantren Anak Ibnu Taimiyyah Yogyakarta
Yogyakarta, 7 November 2024 - Pendidikan, khususnya bagi anak, memiliki peran sangat penting untuk masa depannya. Selain memberikan pengetahuan dan keterampilan, juga membantu dalam pembangunan karakter, peningkatan kesempatan kerja, pemberdayaan individu, dan menciptakan masyarakat yang lebih maju dan harmonis. Sehingga tidak ada alasan apapun, termasuk biaya, bagi anak untuk tidak mendapatkan pendidikan. Guna mewujudkan anak yang cerdas dan berintegritas, BAZNAS Kota Yogyakarta melalui program "Yogya Cerdas" memberikan bantuan pendidikan bagi Ananda Zahra Putri Nuragita, santri Pesantren Anak Ibnu Taimiyyah Yogyakarta. Bantuan sejumlah Rp.750.000, diserahkan Pelaksana Bidang II BAZNAS Kota Jogja, Triyono, diterima bendahara pesantren, Kamis 5 Jumadil Awwal 1446 (7/11/2024) di pesantren setempat. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari menuturkan guna mendukung terwujud generasi cerdas dan berintegritas, BAZNAS Kota Yogyakarta melalui program "Yogya Cerdas", memberikan bantuan pendidikan bagi siswa/santri dhuafa/kurang mampu. Apalagi Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Melalui bantuan pendidikan ini, kami berharap Zahra Putri Nuragita akan lebih giat dan semangat dalam menimba ilmu di pesantren. "Pendidikan yang layak merupakan hak setiap anak, dan melalui zakat, infak, serta sedekah, kita semua bisa berperan aktif dalam memfasilitasi hal tersebut," ujarnya. Syamsul Azhari mengingatkan pentingnya menunaikan zakat sebagai salah satu pilar Islam yang berfungsi untuk membersihkan harta dan menolong sesama. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 274 disebutkan, Artinya: Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari, secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapatkan pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Ayat ini menggarisbawahi besarnya pahala bagi mereka yang berderma dengan ikhlas. Ungkapkan rasa syukur alhamdulillah dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diterima. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini sangat membantu dalam meringankan beban biaya pendidikan Zahra di pesantren. Semoga Allah SWT membalas kebaikan muzaki/munfiq yang telah berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta", ungkap Ibunda Zahra Putri Nurugita. H. Syamsul Azhari menambahkan, bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak anak-anak dhuafa yang bisa merasakan manfaat dari dana ZIS. "Kami mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta untuk ikut berpartisipasi menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan berzakat, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menyucikan harta dan jiwa kita," jelasnya. Apalagi untuk bantuan biaya pedidikan anak, karena di dalamnya terkandung ihtiar menggapai 3 jenis amal yang tidak terputus yakni: 1) sedekah jariah, 2) ilmu yang bermanfaat, dan 3) anak sholeh yang mendoakan orang tuanya". Dengan bantuan ini, kami berharap Zahra Putri Nuragita bisa melanjutkan pendidikannya dengan lebih baik dan meraih prestasi yang gemilang. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus menjalankan amanah dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan umat. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA07/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Teknis Penggalangan Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan bersama BAZNAS RI
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Rapat Koordinasi Teknis Penggalangan Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan bersama BAZNAS RI
Yogyakarta, Rabu (6/11/2024) atau bertepatan dengan 4 Jumadil Awal 1446 H – BAZNAS Kota Yogyakarta turut hadir dalam Rapat Koordinasi Teknis Penggalangan Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama beberapa pimpinan lainnya, termasuk H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, dan Deputi 1, Muh. Arifin Purwakananta. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh semangat kepedulian ini, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa BAZNAS RI telah mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp10 miliar untuk mendukung upaya kemanusiaan di Sudan. Dana ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat Sudan yang saat ini tengah menghadapi krisis kemanusiaan yang serius akibat konflik berkepanjangan. Menurut Prof. Noor Achmad, dari alokasi dana tersebut, BAZNAS RI telah mengirimkan dua tahap bantuan sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung masyarakat Sudan. Bantuan ini terdiri dari kebutuhan pokok seperti pangan dan obat-obatan. Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut melibatkan rombongan pengawalan bantuan yang berangkat melalui koordinasi Kementerian Luar Negeri RI, demi memastikan keamanan dan efektivitas distribusi di lapangan. “Kami di BAZNAS RI berkomitmen untuk membantu saudara-saudara kita di Sudan yang saat ini sedang dalam kondisi memprihatinkan. Kami telah mengirimkan dua tahap bantuan, dan koordinasi yang erat dengan Kemenlu RI juga telah disiapkan untuk memastikan bantuan ini sampai kepada yang membutuhkan,” ujar Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Rapat ini juga membahas pentingnya peran BAZNAS di seluruh Indonesia dalam menggalang dana kemanusiaan, termasuk peran aktif BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam misi kemanusiaan global. BAZNAS Kota Yogyakarta menyatakan kesiapan dan dukungan penuh terhadap program ini, serta komitmen untuk menggalang dana dan memperkuat sosialisasi di wilayah Yogyakarta. Deputi 1 BAZNAS RI, Muh. Arifin Purwakananta, turut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dan berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Ia menggarisbawahi pentingnya peran setiap individu dalam memberikan bantuan melalui BAZNAS untuk saudara-saudara yang membutuhkan di Sudan. Dengan koordinasi yang kuat antara BAZNAS pusat dan daerah, program bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Sudan dan memperkuat solidaritas antarumat manusia dalam menghadapi krisis global. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survei Lokasi Calon Penerima Program Rumah Layak Huni BAZNAS  (RLHB)
BAZNAS Kota Yogyakarta Lakukan Survei Lokasi Calon Penerima Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Yogyakarta, 5 November 2024/2 Jumadil Ula 1446 - BAZNAS Kota Yogyakarta melalui Pelaksana Bidang 2, Muhammad Fuad SE dan Triyono, melakukan survei lokasi dan kelengkapan administrasi calon penerima Program RLHB di kediaman Bapak Iswandono, warga Jogoyudan Jt2/802 RT 42 RW 10, Jetis. Survei dilakukan untuk memastikan layak atau tidak layak menerima Program RLHB. Program RLHB ini merupakan salah satu wujud nyata penggunaan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) yang disalurkan oleh BAZNAS. Melalui dana-dana tersebut, BAZNAS bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni, serta meningkatkan taraf hidup mereka secara keseluruhan. Survei ini dilakukan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran, sekaligus memastikan bahwa calon penerima bantuan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ZIS DSKL. Dengan memberikan sebagian rezeki untuk membantu sesama, masyarakat dapat berperan aktif dalam membantu meringankan beban saudara-saudara yang kurang mampu, seperti yang dilakukan dalam Program RLHB ini. Setiap ZUS DSKL yang diberikan tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga menjadi ladang amal yang akan mendatangkan berkah dan manfaat di dunia maupun akhirat. Dalam survei ini, BAZNAS juga memastikan bahwa seluruh data dan dokumen yang diperlukan telah sesuai dengan ketentuan. Kelengkapan administrasi sangat penting agar penyaluran bantuan bisa dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Hal ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam mengelola ZIS DSKL dengan penuh tanggung jawab, sehingga para muzaki (pemberi zakat) dapat merasa yakin bahwa apa yang diberikan digunakan secara tepat dan bermanfaat. BAZNAS terus mengajak seluruh umat Islam untuk aktif menunaikan ZIS DSKL demi kesejahteraan bersama. Dukungan masyarakat sangat penting agar program-program kemanusiaan seperti RLHB dapat berjalan secara berkesinambungan. Setiap rupiah yang disalurkan akan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan, seperti Bapak Iswandono yang nantinya diharapkan akan menerima manfaat dari Program RLHB ini. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta kembali menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya menanggulangi kemiskinan dan membangun lingkungan yang lebih sejahtera. Mari bersama-sama menunaikan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung, serta mendukung BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan makmur. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/11/2024 | Amil
Kegiatan MDA BAZNAS Kota Yogyakarta : TK Pembina Yogyakarta Belajar Al-Qur'an dengan Khusyuk
Kegiatan MDA BAZNAS Kota Yogyakarta : TK Pembina Yogyakarta Belajar Al-Qur'an dengan Khusyuk
Yogyakarta – BAZNAS Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program unggulannya, Madrasah Diniyah Al-Qur'an (MDA), yang kali ini diikuti oleh siswa-siswi dari TK Pembina Yogyakarta. Pada kegiatan yang berlangsung pada Senin, 4 November 2024 ini, para siswa tampak sangat khusyuk dan khidmat dalam mempelajari bacaan Iqro' dan Al-Qur'an. Program MDA ini merupakan wujud dari upaya BAZNAS dalam memperkenalkan pendidikan agama sejak dini, yang terwujud berkat dukungan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program seperti MDA ini, dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi mendukung pendidikan agama bagi generasi penerus. Dana yang terkumpul menjadi penopang penting bagi program pendidikan keagamaan, membantu anak-anak mengenal Al-Qur'an serta mengajarkan mereka nilai-nilai Islam yang mulia sejak dini. Dengan donasi yang Anda berikan, setiap anak bisa mendapatkan akses belajar yang layak, memperdalam ilmu agama, dan menjadi generasi yang religius. Pada kegiatan MDA kali ini, para siswa tidak hanya belajar membaca Iqro’ dan Al-Qur'an, tetapi juga diajarkan cara membaca dengan tajwid yang benar. Kegiatan ini memberikan fondasi kuat dalam pemahaman Al-Qur’an serta membangun karakter islami yang mulia di usia yang sangat muda. Semua ini dimungkinkan berkat partisipasi masyarakat yang mendonasikan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda sumbangkan tidak hanya memperkuat pendidikan agama, tetapi juga memberikan pahala yang berkelanjutan. Melalui program MDA, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas pendidikan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di Yogyakarta. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah, Anda telah membantu membuka pintu ilmu dan amal yang tak terhingga manfaatnya. BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak seluruh umat Islam untuk turut andil dalam menciptakan generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia melalui program-program seperti ini. Mari bersama-sama menunaikan zakat, infak, dan sedekah, agar lebih banyak lagi anak-anak yang bisa merasakan manfaat dari program Madrasah Diniyah Al-Qur’an ini. Bantuan yang Anda berikan akan menjadi bekal pendidikan yang abadi bagi anak-anak dan ladang amal bagi Anda. BAZNAS Kota Yogyakarta akan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam mewujudkan pendidikan agama yang mudah diakses oleh semua kalangan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Audiensi dengan Kaprodi PPG FITK UIN Sunan Kalijaga, Bahas Kerja Sama untuk 41 Penerima Manfaat
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Audiensi dengan Kaprodi PPG FITK UIN Sunan Kalijaga, Bahas Kerja Sama untuk 41 Penerima Manfaat
Yogyakarta, 5 November 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta terus berupaya memperluas jangkauan dan manfaat program pemberdayaan yang dikelolanya. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta mengadakan audiensi dengan Kaprodi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Audiensi ini berlangsung pada hari Selasa, 5 November 2024, dan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari. Dalam pertemuan ini, BAZNAS Kota Yogyakarta dan pihak PPG FITK UIN Sunan Kalijaga membahas rencana kerja sama strategis untuk menyalurkan bantuan kepada 41 penerima manfaat. Kerja sama ini akan diformalkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dijadwalkan berlangsung dalam acara seremonial khusus. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk mendukung mahasiswa yang membutuhkan serta meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi calon guru yang tengah menempuh pendidikan profesi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi antara lembaga zakat dan institusi pendidikan tinggi. “Kami berharap, melalui kerja sama ini, mahasiswa yang sedang dalam program PPG dan membutuhkan bantuan dapat terbantu, baik secara finansial maupun dalam hal pengembangan diri,” ujar Drs. H. Syamsul Azhari. Selain itu, beliau menambahkan bahwa 41 penerima manfaat yang telah dipilih ini berasal dari kalangan mahasiswa yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh BAZNAS. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan bantuan ini untuk mendukung proses belajar-mengajar yang sedang mereka jalani. Bantuan yang diberikan nantinya akan mencakup kebutuhan pendidikan seperti buku, biaya penunjang studi, dan hal-hal lain yang terkait dengan keberlangsungan pendidikan mereka. Dalam audiensi tersebut, perwakilan dari PPG FITK UIN Sunan Kalijaga menyambut baik rencana kerja sama ini. Mereka mengungkapkan apresiasi atas perhatian BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mendukung mahasiswa, terutama calon-calon guru yang akan berperan penting dalam mencerdaskan generasi bangsa. “Kami merasa bangga dapat menjadi mitra BAZNAS Kota Yogyakarta. Bantuan ini tentunya sangat berharga bagi mahasiswa PPG, terutama yang kurang mampu. Harapannya, melalui kerja sama ini, para mahasiswa dapat lebih fokus dalam menuntut ilmu tanpa harus terlalu khawatir akan kendala finansial,” ungkap Kaprodi PPG FITK. Audiensi berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti rencana seremonial penandatanganan PKS. Diharapkan, seremonial tersebut dapat segera dilaksanakan sebagai tanda resmi dimulainya kerja sama ini. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta juga merencanakan kegiatan monitoring dan evaluasi untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima dan dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Yogyakarta menunjukkan komitmen untuk terus berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi penerima manfaat, khususnya mahasiswa calon guru, serta menginspirasi lembaga-lembaga lainnya untuk ikut serta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA06/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah: Optimalisasi Penghimpunan Melalui Kantor Digital
BAZNAS Kota Yogyakarta Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah: Optimalisasi Penghimpunan Melalui Kantor Digital
Yogyakarta, 4 November 2024/2 Jumadil Awwal 1446 - Kunjungan silaturahmi dilakukan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Morowali, Dr. Haeruddin Tobigo, SE., M.M. Mereka disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Bapak Drs. H. Syamsul Azhari, bersama jajaran pengurus lainnya di ruang kerja Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta. Kunjungan dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan mendapatkan informasi serta pengalaman tentang optimalisasi penghimpunan zakat, infak, shodaqoh (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya melalui penggunaan Kantor Digital. Haeruddin Tobigo menyatakan, "Kami sangat tertarik untuk mengadopsi teknologi digital dalam proses penghimpunan ZIS DSKL guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam menyalurkan dana kepada yang berhak." Dalam pertemuan tersebut, H. Syamsul Azhari menjelaskan berbagai langkah yang telah diambil oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mengimplementasikan Kantor Digital. Ia menyampaikan bahwa penggunaan teknologi digital telah memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, shodaqoh, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL). "Melalui digitalisasi, kami dapat mempermudah muzaki dalam menyalurkan zakat, infak, shodaqoh, serta dana sosial lainnya dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana yang dikumpulkan," ungkap H. Syamsul Azhari. Digitalisasi memungkinkan kami untuk memberikan layanan yang lebih transparan, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memantau dan memastikan bagaimana dana mereka digunakan untuk membantu yang membutuhkan. Selain itu, digitalisasi juga mempermudah dalam melakukan pencatatan dan pelaporan, sehingga kami dapat terus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan zakat, infak, shodaqoh, dan dana sosial keagamaan lainnya. Ini membantu BAZNAS untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun benar-benar sampai ke mustahik yang membutuhkan dengan tepat waktu dan tepat sasaran. Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan teknologi dalam berzakat, infak, shodaqoh, serta dana sosial lainnya. BAZNAS Kota Yogyakarta telah melakukan berbagai kampanye edukasi melalui media sosial dan program-program di komunitas untuk memastikan masyarakat memahami manfaat dan kemudahan yang ditawarkan oleh Kantor Digital. "Penting untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa zakat, infak, shodaqoh, dan dana sosial keagamaan lainnya dapat lebih mudah disalurkan melalui platform digital yang sudah kami kembangkan," ujar H. Syamsul Azhari. Dengan pendekatan ini, partisipasi masyarakat dalam penghimpunan ZIS DSKL diharapkan semakin meningkat. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Morowali, Dr. Haeruddin Tobigo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sambutan yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta. Ia berharap kunjungan ini dapat membawa manfaat besar bagi BAZNAS Kabupaten Morowali dalam upaya untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS DSKL melalui teknologi digital. "Kami melihat potensi besar dalam penggunaan Kantor Digital untuk meningkatkan efisiensi dan kepercayaan masyarakat dalam berzakat, infak, dan shodaqoh. Kami berharap dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan dari BAZNAS Kota Yogyakarta untuk kemajuan BAZNAS Kabupaten Morowali," kata Dr. Haeruddin Tobigo. Pertemuan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari BAZNAS Kota Yogyakarta kepada BAZNAS Kabupaten Morowali sebagai simbol kerjasama dan silaturahmi yang erat. Kedua belah pihak berharap hubungan ini akan terus terjalin dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat, infak, shodaqoh, dan dana sosial keagamaan lainnya yang lebih optimal. Dengan kunjungan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Morowali dapat semakin berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat melalui optimalisasi penghimpunan ZIS DSKL dengan bantuan teknologi digital. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA05/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Melakukan Monitoring Pembangunan RLHB Pak Hariyadi di Sudagaran
BAZNAS Kota Yogyakarta Melakukan Monitoring Pembangunan RLHB Pak Hariyadi di Sudagaran
Yogyakarta, 31 Oktober 2024/28 Rabiul Akhir 1446H – Tim monitoring pembangunan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) di wilayah Sudagaran, Yogyakarta, melakukan peninjauan di rumah Pak Hariyadi pada hari Kamis, 31 Oktober 2024. Pembangunan rumah ini telah mencapai tahap 90%, berkat kerja sama antara BAZNAS Kota Yogyakarta dan masyarakat setempat.Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pokja Sudagaran, Pak Nur, menyampaikan rasa syukurnya atas kemajuan pembangunan ini. “Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, pembangunan rumah Pak Hariyadi hampir selesai. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Acara monitoring ini dipandu oleh Muhammad Fuad, SE, selaku pelaksana Bidang 2 BAZNAS Kota Yogyakarta. Fuad menjelaskan bahwa program RLHB merupakan salah satu inisiatif strategis BAZNAS RI untuk memberikan akses tempat tinggal yang layak bagi masyarakat kurang mampu. “Melalui program ini, kami berharap bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal hunian yang sehat dan aman,” katanya.Pak Hariyadi, pemilik rumah yang sedang dibangun, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Yogyakarta. “Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Sebelumnya, rumah saya sangat tidak layak huni. Kini, dengan adanya program ini, saya bisa merasakan kenyamanan dan keamanan dalam tinggal bersama keluarga,” tuturnya. Proses pembangunan rumah ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, dan diharapkan bisa menjadi contoh untuk program-program sosial lainnya. Fuad menambahkan, “Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam program-program sosial keagamaan yang digagas BAZNAS, termasuk membantu dalam pendanaan melalui zakat, infak, dan shodaqoh.”Pembangunan RLHB ini bukan hanya sekadar menyediakan rumah, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong di antara warga. Hal ini terbukti dari antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam setiap tahap pembangunan. Mengakhiri acara monitoring, Fuad mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melupakan kewajiban berzakat dan berinfaq. “Zakat, infak, dan shodaqoh yang kita berikan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita perkuat komitmen sosial kita untuk membantu sesama,” katanya.Dengan adanya program RLHB ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan dukungan dana sosial keagamaan lainnya sangat penting untuk keberlangsungan program-program ini. Mari kita bersama-sama berkontribusi, baik melalui zakat maupun infak, demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Dengan partisipasi aktif, kita bisa memastikan bahwa program-program sosial ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang membutuhkan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA01/11/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024
Yogyakarta, 31 Oktober 2024/28 Rabiul Akhir 1446H - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV tahun 2024 di Kota Yogyakarta resmi ditutup, Kamis 28 Rabiul Akhir 1446 (31/10/2024) di Lapangan Balai Kota Yogyakarta. Diharapkan, kegiatan yang berlangsung selama 30 hari (2 s.d 31 Oktober) di Kemantren Danurejan, mampu meningkatkan kerjasama antara pemerintah, TNI dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih maju dan sejahtera. Penutupan ini ditandai dengan penyerahan alat-alat pembangunan dan pemukulan gong oleh Staf Kodim (Kasdim) 0734/Kota Yogyakarta, Letkol CZi Pribadi Setya Pratomo.Selain itu, ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dan prasasti hasil kegiatan TMMD Sengkuyung tahap IV tahun 2024 Kota Yogyakarta oleh Staf Kodim (Kasdim) 0734/Kota Yogyakarta, Letkol CZi Pribadi Setya Pratomo dan mewakili Pemkot Yogyakarta oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono.Staf Kodim (Kasdim) 0734/Kota Yogyakarta, Letkol CZi Pribadi Setya Pratomo mengucapkan, terima kasih kepada para jajaran Forkopimda, Perangkat Daerah terkait, personel TNI Polri, dan masyarakat yang selama satu bulan penuh telah berhasil menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV tahun 2024. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan maksimal. Sehingga seluruh sasaran program TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan mencapai hasil yang ditetapkan,” jelas Letkol CZi Pribadi Setya Pratomo saat memberikan amanat. Pihaknya menambahkan, dalam program TMMD kali ini difokuskan pada pemasangan paving blok dengan luas 561 meter di Jalan Ronodigdayan Lempuyangan, Rehab Balai Serbaguna Rw 02 Kampung Ledok Macanan dan 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kemantren Danurejan sudah terselesaikan hingga 100 persen.Selain itu ada kegiatan lainnya yang telah terselesaikan, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan penyakit masyarakat dan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta penyuluhan kesehatan masyarakat dan stunting. “Alhamdulillah dengan dibantu berbagai pihak dan melibatkan 170 orang, sasaran dan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV tahun 2024 terselesaikan hingga 100 persen,”ungkapnya.Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengungkapkan, terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat terutama Kodim 0734/Kota Yogyakarta dan para jajaran Forkopimda, PD terkait, personel TNI Polri, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa terutama di wilayah Kemantren Danurejan. Selain itu, apa yang sudah dibangun dan diupayakan dapat dirawat dengan sungguh-sungguh oleh warga Danurejan,” ujarnya.Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari menuturkan, melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV/2024, BAZNAS Kota Yogyakarta memberikan bantuan dana sejumlah Rp. 30.000.000 dan bantuan bahan makan yang diserahkan kepada warga setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka, terutama dalam situasi pasca-pandemi yang masih berdampak pada banyak kalangan. Drs. H. Syamsul Azhari berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh penerima. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah diantaranya melalui kegiatan TMMD. Tentunya semua ini bisa kami lakukan berkat amanah zakat, infaq dan sedekah yang ditunaikan oleh jamaah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. "Terima kasih teriring doa semoga harta berkah dan keluarga sakinah mawaddah warohmah", pintanya. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA01/11/2024 | Amil
Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bantul ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Upaya Penguatan Pengelolaan Media dan Kantor Digital
Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bantul ke BAZNAS Kota Yogyakarta: Upaya Penguatan Pengelolaan Media dan Kantor Digital
Yogyakarta - Rabu, 30 Oktober 2024/27 Rabiul Akhir 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bantul melakukan studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan media dan optimalisasi kantor digital, sebagai upaya memperkuat fungsi pelayanan dan transparansi BAZNAS di era digital. Kunjungan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, didampingi Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta. Rombongan BAZNAS Kabupaten Bantul terdiri dari Wakil Ketua I, Drs. H. Syahroni Djamil, Wakil Ketua IV, Sugeng Prihatin, beserta Pelaksana, disambut hangat oleh Ketua dan Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta di ruang Sekber Lembaga Agama, lantai dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Acara studi tiru ini berlangsung dengan antusias, menyoroti pentingnya inovasi digital dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) untuk peningkatan efektivitas layanan dan kepercayaan publik. Dalam sambutannya, Drs. H. Syamsul Azhari menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta telah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan melalui teknologi digital. “Dengan penerapan kantor digital, proses pengelolaan ZIS DSKL berjalan lebih transparan, cepat, dan akurat. Kami berharap inovasi yang kami kembangkan dapat menginspirasi BAZNAS Kabupaten Bantul untuk menerapkan hal serupa,” ujarnya. Syamsul Azhari juga menambahkan bahwa penggunaan media yang terarah dan efektif akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan ZIS DSKL serta menumbuhkan minat masyarakat untuk mendukung program-program DSKL. "Alhamdulillah, semester 1/2024 Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta meraih penghargaan dari BAZNAS RI, menjadi satu-satunya BAZNAS Kabupaten/Kota, Optimalisasi Kantor Digital Terbaik Tingkat Nasional", pungkasnya. Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan beberapa inovasi digital yang telah diimplementasikan, mulai dari aplikasi pelaporan zakat online, integrasi data muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat), hingga strategi media yang digunakan untuk meningkatkan sosialisasi dan transparansi pengelolaan ZIS DSKL. BAZNAS Kota Yogyakarta juga berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam penerapan sistem digital, termasuk upaya meningkatkan literasi digital tim internal untuk mendukung implementasi tersebut. Drs. H. Syahroni Djamil, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bantul, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan pembelajaran yang diterima. “Kami sangat terinspirasi dengan implementasi kantor digital yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Kami optimis, dengan studi tiru ini, kami dapat menerapkan sistem yang lebih modern dan transparan di BAZNAS Kabupaten Bantul, sehingga pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat lebih optimal,” kata Syahroni. Kunjungan studi tiru ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari kedua pihak, simbol dari komitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan kedua lembaga BAZNAS dapat saling memperkuat dan terus berinovasi demi kebaikan umat. Melalui kegiatan seperti ini, baik BAZNAS Kota Yogyakarta maupun BAZNAS Kabupaten Bantul berharap dapat memberikan kontribusi yang semakin nyata dalam mengelola dana sosial keagamaan, khususnya DSKL, untuk kemaslahatan umat. Kunjungan ini menjadi langkah positif dalam upaya bersama membangun sistem pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial yang modern, transparan, dan efektif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/10/2024 | Amil
Pendampingan ISO dan Implementasi SOP BAZNAS RI di BAZNAS Kota Yogyakarta
Pendampingan ISO dan Implementasi SOP BAZNAS RI di BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 30 Oktober 2024/27 Rabiul Akhir 1446 – Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan pendampingan ISO 9001:2015 dan implementasi SOP BAZNAS RI, Rabu 30 Oktober 2024/27 Rabiul Akhir 1446 bertempat di Ruang Sekber Lembaga Agama, lantai Dasar Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Pendampingan dipimpin Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari dan diikuti Wakil Ketua dan Pelaksana. Materi pendampingan disampaikan auditor PT. YOSENKO, Eko Sudamar Widodo, S.Sos. Dalam paparannya, Eko Sudamar Widodo menjelaskan pentingnya sistem manajemen yang terstandarisasi untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan dana ZIS DSKL. “Penerapan ISO 9001:2015 bukan hanya sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga merupakan komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada mustahiq dan muzaki,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi yang kuat dalam pengelolaan ZIS DSKL yang profesional dan akuntabel. “Dengan adanya pendampingan seperti ini, kita berharap dapat memperkuat SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ada, sehingga pengelolaan ZIS DSKL bisa dilakukan secara lebih terarah dan bertanggung jawab,” tuturnya. Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali dengan pemahaman mengenai standar ISO 9001:2015 yang berfokus pada sistem manajemen mutu, serta bagaimana mengimplementasikan SOP yang relevan dengan pengelolaan ZIS DSK. Diskusi interaktif juga diadakan, di mana para peserta dapat bertanya dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan ZIS DSKL. Salah satu pelaksana, Savira Imama, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Saya merasa lebih paham tentang pentingnya standar ISO 9001:2015 dalam pengelolaan ZIS DSKL. Ini akan membantu kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Yogyakarta untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui implementasi ISO 9001:2015, diharapkan pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta dapat lebih profesional dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat semakin meningkat. Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas BAZNAS Kota Yogyakarta, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pengelolaan ZIS DSKL di Indonesia serta terwujudnya visi BAZNAS Kota Yogyakarta, sebagai "Amil Terbaik dan Terpercaya". *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Kongres Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Yogyakarta: Menuju Kota Tangguh Bencana
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Kongres Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Yogyakarta: Menuju Kota Tangguh Bencana
Yogyakarta, 29 Oktober 2024/26 Rabiul Akhir 1446H - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta menggelar Kongres Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Hotel Halper hari ini. Acara yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya mengurangi risiko bencana di Kota Yogyakarta. Kongres ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Ir. Aman Yuriadijaya, M.M., yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Yunianto Dwi Sutono. Dalam sambutannya, Yunianto menyampaikan pentingnya peran aktif semua pihak dalam mengurangi risiko bencana, mengingat letak geografis Kota Yogyakarta yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir. “Kerjasama antar berbagai elemen masyarakat sangat krusial dalam membangun kota yang tangguh terhadap bencana. Melalui kongres ini, diharapkan kita dapat merumuskan strategi-strategi yang efektif dan implementatif dalam upaya pengurangan risiko bencana,” ujar Yunianto. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Forum PRB Kota Yogyakarta, perwakilan lembaga pemerintah, akademisi, pelaku dunia usaha, media massa, dan organisasi masyarakat sipil. Di antara yang hadir, terdapat Mas Cahyo, selaku Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Kota Yogyakarta, yang turut berkontribusi dalam diskusi dan penanganan bencana di kota ini. Peserta kongres aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman serta pengetahuan mengenai upaya pengurangan risiko bencana yang telah dan akan dilakukan di Kota Yogyakarta. Mas Cahyo menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat dalam merespons bencana secara cepat dan efektif. “BAZNAS Tanggap Bencana siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan bahwa bantuan dan layanan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana dapat berlangsung dengan baik. Kami percaya bahwa dengan sinergi yang kuat, kita dapat membangun Kota Yogyakarta yang lebih tangguh,” ungkap Cahyo. Kongres ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret dan langkah-langkah strategis dalam pengurangan risiko bencana, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa depan. Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, diharapkan Yogyakarta dapat menjadi kota yang tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA30/10/2024 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Silaturahmi dan Sarasehan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Sosial Keagamaan Se-Kota Yogyakarta
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Silaturahmi dan Sarasehan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Sosial Keagamaan Se-Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 29 Oktober 2024/26 Rabiul Akhir 1446H - BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar kegiatan silaturahmi dan sarasehan yang dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga sosial keagamaan di Kota Yogyakarta. Acara ini bertemakan "Mewujudkan Pilkada Kota Yogyakarta Tahun 2024 yang Aman, Tertib, Sportif, dan Damai". Kegiatan berlangsung di Warung Pecel Yojo, Jl. Nyi Wiji Adhisoro, Prenggan, Kotagede dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, serta Wakil Ketua I dan II, Drs. Abdul Samik Shandi. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dalam menjaga stabilitas sosial menjelang pilkada. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang kondusif. Dalam konteks pemilihan umum, kehadiran organisasi kemasyarakatan dan lembaga sosial sangat vital untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih secara bijak dan sportif," ujar Bapak Syamsul. Acara ini juga menjadi wadah bagi para peserta untuk berbagi informasi dan strategi dalam mengawal proses demokrasi yang akan berlangsung. Berbagai organisasi hadir, antara lain dari lembaga pendidikan, komunitas pemuda, dan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial dan politik di Yogyakarta. Salah satu poin penting dalam sarasehan ini adalah komitmen untuk memerangi hoaks dan disinformasi yang dapat memecah belah masyarakat. "Kita harus aktif menyebarkan informasi yang benar dan mengedukasi masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas pemilu," kata Drs. Abdul Samik Shandi. Para peserta juga diajak untuk berkontribusi dalam program ZIS-DSKL (Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya) yang bisa digunakan sebagai sarana untuk membantu masyarakat dalam memahami dan mengikuti proses pemilihan dengan baik. "Melalui kegiatan sosial ini, kita tidak hanya berbicara tentang politik, tetapi juga bagaimana kita dapat berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat melalui zakat dan sumbangan sosial," imbuh Samik. Dalam sesi diskusi, peserta antusias memberikan ide dan masukan tentang langkah-langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada mendatang. Berbagai kegiatan, seperti kampanye sosialisasi, dialog interaktif, dan program pendidikan pemilih, diusulkan untuk dilaksanakan bersama oleh semua organisasi. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar proses pilkada tahun 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan damai. Harapannya, kerjasama antara lembaga dan masyarakat bisa terus terjalin, menciptakan Yogyakarta yang lebih baik dan lebih harmonis. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA29/10/2024 | Amil
Kegiatan Madrasah Diniyah Al-qur'an (MDA) di SD Negeri Sosrowijayan: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama dengan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta
Kegiatan Madrasah Diniyah Al-qur'an (MDA) di SD Negeri Sosrowijayan: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama dengan Dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta
Yogyakarta, 23 Oktober 2024/20 Rabiul Akhir 1446 H – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi generasi muda, Madrasah Diniyah Alqur'an (MDA) di SD Negeri Sosrowijayan kembali menggelar kegiatan pembelajaran yang berlangsung dua kali seminggu. Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh BAZNAS Kota Yogyakarta, melalui pendanaan yang bersumber dari Zakat, Infak, Shadaqah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Acara tersebut berlangsung pada hari Rabu, 23 Oktober 2024/20 Rabiul Akhir 1446 H. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari Menuturkan tentang betapa pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak. “Kami percaya bahwa dengan pendidikan yang baik, generasi muda akan menjadi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat,” ujarnya. Kegiatan MDA di SD Negeri Sosrowijayan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh khidmat. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, mulai dari pembelajaran Alqur'an hingga pengenalan nilai-nilai Islami yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan ini para ustadz/ustadzah yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya berperan aktif dalam mendidik dan membimbing siswa agar dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan baik. Melalui program ini, diharapkan siswa tidak hanya belajar membaca Alqur'an, tetapi juga memahami makna dan tafsirnya. Hal ini penting agar mereka dapat menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Para orang tua siswa juga mengapresiasi kegiatan ini, mengingat pentingnya pendidikan agama di era modern ini. Drs. H. Syamsul Azhari menambahkan, “BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui ZIS yang kita kelola, kita ingin memastikan bahwa dana tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan umat.".Kegiatan MDA ini bukan hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar siswa dan guru. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Alqur'an dan meningkatkan rasa tanggung jawab mereka sebagai umat Islam. Dengan dukungan penuh dari BAZNAS Kota Yogyakarta, diharapkan program MDA ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi siswa dan masyarakat. Kegiatan ini mencerminkan komitmen BAZNAS untuk memajukan pendidikan agama dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Semoga ke depan, kegiatan serupa dapat semakin banyak dilaksanakan di berbagai sekolah di Yogyakarta. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA29/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Mesin Jahit dan Modal Usaha untuk Ibu Wahyuni
BAZNAS Kota Yogyakarta Berikan Bantuan Mesin Jahit dan Modal Usaha untuk Ibu Wahyuni
Yogyakarta, 28 Oktober 2024/25 Rabiul Akhir 1446 – Senin, 28 Oktober 2024/25 Rabiul Akhir 1446, berlangsung pentasyarufan/pendistribusian bantuan mesin jahit dan modal usaha bagi Ibu Wahyuni, warga Purbayan KG III/1029, Kotagede, Yogyakarta. Bantuan senilai Rp.2.500.000 diserahkan Wakil Ketua II, Drs. Abdul Samik Shandi, didampingi Dwiyono dari Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta, diterima langsung Ibu Wahyuni beserta suami. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk ihtiar BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Ibu Wahyuni, ungkap Abdul Samik Shandi. Ibu Wahyuni, seorang ibu rumah tangga, telah lama menjalani usaha menjahit untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, keterbatasan alat dan modal menjadi kendala dalam mengembangkan dan meningkatkan usahanya. Melihat potensi dan semangat Ibu Wahyuni, maka BAZNAS Kota Yogyakarta melalui program Jogja Sejahtera, menyerahkan bantuan alat jahit dan modal usaha yang bersumber dari zakat/infaq jamaah. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan usahanya, serta memenuhi kebutuhan bahan baku dan operasional usaha menjahitnya. Abdul Samik Shandi menambahkan, bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan modal, tetapi juga harapan dan kesempatan bagi Ibu Wahyuni untuk lebih berdaya,” ujarnya.Ibu Wahyuni, dengan penuh haru, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah membantu. Dengan mesin jahit yang baru, saya berharap bisa meningkatkan kualitas jahitan dan mendapatkan lebih banyak pelanggan,” kata Ibu Wahyuni. Kegiatan ini menjadi contoh nyata dari kepedulian masyarakat untuk memberdayakan ekonomi lokal, serta mendorong pelaku usaha kecil agar terus berkembang. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak Ibu-Ibu di sekitar kita yang dapat berusaha dan mandiri secara ekonomi.Kegiatan pentasyarufan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap sesama, serta memanfaatkan zakat dan sedekah sebagai sarana untuk memberdayakan perekonomian di lingkungan masing-masing. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA29/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Pleno Pekan Terakhir Bulan Oktober 2024
BAZNAS Kota Yogyakarta Gelar Musyawarah Pleno Pekan Terakhir Bulan Oktober 2024
Yogyakarta, 28 Oktober 2024/25 Rabiul Akhir 1446H – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta menggelar Masyarakat Pleno pada pekan terakhir bulan Oktober, yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H Syamsul Azhari. Musyawarah ini dilaksanakan di Ruang Sekretariat Bersama Kantor Baznas Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh pimpinan serta pelaksana yang membahas berbagai agenda penting, termasuk evaluasi Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) se-DIY, penyampaian materi dan evaluasi dari masing-masing bidang. Acara dibuka dengan membaca surah Al Balad dan dilanjutkan membaca do'a untuk para mustahik serta muzakki. Dilanjutkan pembukaan oleh Drs. H Syamsul Azhari, yang menekankan pentingnya koordinasi dan evaluasi dalam menjalankan program-program BAZNAS Kota Yogyakarta. “Musyawarah ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menilai kembali kinerja kita selama ini, terutama setelah pelaksanaan RAKORDA yang telah kita laksanakan sebelumnya. Kita perlu bersama-sama mengevaluasi hasil dan mencari solusi untuk kendala yang dihadapi,” ujarnya. Dalam musyawarah tersebut, evaluasi RAKORDA dan program pekan masing-masing bidang menjadi fokus utama. Para pengurus membahas berbagai hasil yang dicapai serta tantangan yang dihadapi selama kegiatan tersebut. Beberapa poin penting yang diangkat adalah peningkatan partisipasi masyarakat dalam program penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah, serta upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berzakat. Pelaksana Bidang 1, Muhaimin SE juga menyampaikan materi terkait bidang penghimpunan. Ia menjelaskan berbagai strategi yang akan diterapkan untuk meningkatkan efektivitas penghimpunan dana zakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. “Kita perlu menggali potensi yang ada dan mencari cara inovatif untuk menarik perhatian masyarakat agar lebih aktif berpartisipasi dalam program-program kita,” tegasnya. Agenda pekan ini juga menjadi bahasan penting dalam musyawarah ini. Para pengurus BAZNAS Kota Yogyakarta merencanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Hal ini mencakup kerja sama dengan berbagai lembaga, organisasi, dan komunitas untuk mengadakan sosialisasi serta kampanye tentang pentingnya zakat dalam membantu mereka yang membutuhkan. Musyawarah Pleno ini diakhiri dengan diskusi terbuka, di mana peserta diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan saran terkait pelaksanaan program-program BAZNAS ke depan. Drs. H Syamsul Azhari mengapresiasi antusiasme para anggota dalam memberikan kontribusi ide dan saran, yang diharapkan dapat membantu BAZNAS Kota Yogyakarta dalam mencapai visi dan misinya. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kota Yogyakarta bertekad untuk terus meningkatkan kinerja dan efektivitas programnya, demi kesejahteraan masyarakat Yogyakarta. Rapat Pleno ini menjadi langkah awal dalam menyusun rencana aksi yang lebih terarah dan efektif untuk masa depan BAZNAS Kota Yogyakarta. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA28/10/2024 | Amil
Pembekalan dan Pembagian Rekening Penerima Manfaat, Program BAZNAS Microfinance Masjid, Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta
Pembekalan dan Pembagian Rekening Penerima Manfaat, Program BAZNAS Microfinance Masjid, Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta
Yogyakarta, 25 Oktober 2024 / 21 Rabiul Akhir 1446 – Bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta, BAZNAS Kota Yogyakarta menggelar pembekalan dan pembagian rekening bagi penerima manfaat Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), Jumat, 25 Oktober 2024/21 Rabiul Akhir 1446 H. Acara dihadiri Wakil Ketua III BAZNAS Kota Yogyakarta, Muhammad Iqbal, SE, Ketua Tim Pengelola BMM Masjid Pangeran Diponegoro, Muchtasor, B.Sc, dan 53 orabng penerima manfaat. Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal menyampaikan pentingnya program BMM bagi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan akses modal yang berbasis masjid. “Program ini tidak hanya memberikan pinjaman, tetapi juga mendidik masyarakat untuk mandiri secara ekonomi. "Kami berharap dengan adanya pembekalan ini, para penerima manfaat dapat memanfaatkan dana yang diberikan untuk meningkatkan usaha mereka,” ujarnya. Acara dimulai dengan pembekalan yang diberikan oleh BMD BAZNAS RI mengenai tata cara pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha. Para penerima manfaat diberikan pengetahuan tentang strategi pemasaran, manajemen usaha, dan cara mengatur keuangan pribadi agar lebih efektif. Muchtasor menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik. “Kami ingin para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga pengetahuan untuk mengembangkan usaha mereka agar lebih sukses,” tambahnya. Setelah sesi pembekalan, dilakukan pembagian buku rekening secara simbolis kepada para penerima manfaat. Setiap penerima manfaat menerima buku rekening yang akan digunakan untuk mencatat transaksi keuangan dari usaha yang mereka jalankan. Buku rekening ini menjadi alat penting dalam memantau perkembangan usaha serta memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan. Salah satu penerima manfaat, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta dan masjid P. Diponegoro Balaikota yang telah memberikan kesempatan ini. Dengan adanya modal dan pengetahuan yang didapat, saya berharap bisa mengembangkan usaha makanan kecil yang saya jalani,” ujarnya dengan penuh harapan. Acara ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengurus masjid, berharap agar program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat. Dengan inisiatif seperti ini, diharapkan masyarakat di sekitar Masjid Pangeran Diponegoro dapat merasakan dampak positif dari Program BAZNAS Microfinance Masjid dan menjadi pelopor dalam menciptakan ekonomi yang lebih baik. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA28/10/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pendampingan Fundraising Bersama Staf Deputi I BAZNAS RI di BAZNAS DIY
BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pendampingan Fundraising Bersama Staf Deputi I BAZNAS RI di BAZNAS DIY
Yogyakarta, 25 Oktober 2024/21 Rabiul Akhir 1446 – Dalam rangka memperkuat strategi penggalangan dana, BAZNAS Kota Yogyakarta mengikuti kegiatan pendampingan fundraising yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Acara ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS DIY pada Jumat, 25 Oktober 2024, dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin serta staf kunci BAZNAS di tingkat pusat dan daerah. Wakil Ketua I dan II BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. Abdul Samik Sandi, turut hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Deputi I BAZNAS RI, Adit Taruna Minang Sundawan dan Pardiana, yang memimpin jalannya pendampingan. Kegiatan pendampingan fundraising ini dirancang sebagai wadah bagi BAZNAS Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kapasitas dalam mengoptimalkan penggalangan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya. Mengingat peran strategis BAZNAS dalam mendistribusikan bantuan dan melaksanakan program pemberdayaan, kemampuan untuk memaksimalkan potensi pengumpulan dana menjadi krusial guna memastikan keberlanjutan berbagai program kemanusiaan. Dalam sambutannya, Drs. Abdul Samik mengungkapkan pentingnya peningkatan strategi fundraising agar mampu mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mengumpulkan dana sosial di era digital. "Kami berharap pendampingan ini bisa memberikan wawasan baru dan membekali kami dengan strategi yang lebih efektif untuk menghadapi tantangan penggalangan dana, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola perilaku donatur," ungkapnya. Adit Taruna Minang Sundawan dari Deputi I BAZNAS RI menyampaikan beberapa materi utama terkait pendekatan fundraising yang berbasis data dan analisis perilaku donatur. Adit menjelaskan bahwa pendekatan yang didukung data dapat memberikan panduan yang lebih akurat dalam menentukan segmentasi dan strategi yang tepat bagi BAZNAS dalam meningkatkan jumlah donatur. "Melalui pengumpulan data dan pemahaman yang mendalam tentang karakteristik donatur, kita dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan personal dengan mereka, sehingga dapat meningkatkan loyalitas dan keberlanjutan donasi," ujarnya. Selain itu, Pardiana, juga dari Staf Deputi I BAZNAS RI, turut memberikan pendampingan mengenai inovasi dalam strategi digital fundraising. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan platform digital yang kini semakin mendominasi dalam penggalangan dana. Pardiana menekankan bahwa keberadaan platform digital dan media sosial memberi peluang besar bagi BAZNAS untuk memperluas jangkauan dan menarik minat generasi muda. "Dengan pendekatan yang kreatif dan interaktif melalui media sosial, kami yakin BAZNAS dapat mengoptimalkan potensi fundraising dari berbagai kalangan masyarakat," jelas Pardiana. Kegiatan pendampingan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta dan Staf Deputi I BAZNAS RI, yang menghasilkan berbagai rekomendasi praktis untuk penguatan fundraising. Dengan adanya arahan dan pendampingan ini, diharapkan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat semakin profesional dan inovatif dalam menggalang dana, sehingga semakin banyak program yang dapat berjalan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Yogyakarta. BAZNAS Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengumpulan dana ZIS agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Yogyakarta. Pendampingan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan BAZNAS untuk mengoptimalkan penggalangan dana guna mendukung program-program pemberdayaan yang berkesinambungan. *Tunaikan zakat/infaq, melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta.https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA28/10/2024 | Amil
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat