WhatsApp Icon
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan memberikan manfaat maksimal.

 

Dalam ajaran Islam, waktu pembayaran zakat fitrah telah diatur dengan jelas. Zakat fitrah tidak hanya sekadar kewajiban tahunan, tetapi juga memiliki waktu pelaksanaan yang dianjurkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima zakat atau mustahik. Dengan menunaikan zakat fitrah pada waktu yang tepat, umat Islam dapat memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Tujuannya agar para penerima zakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka pada hari raya.

Agar lebih jelas, berikut beberapa waktu pelaksanaan zakat fitrah yang perlu diketahui oleh umat Islam:

Awal Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebenarnya sudah dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat kepada para mustahik. Banyak lembaga zakat yang mulai membuka layanan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut.

Pembayaran zakat fitrah pada awal Ramadan juga membantu lembaga zakat dalam mengelola distribusi bantuan secara lebih terencana dan tepat sasaran.

Waktu yang Paling Utama
Meskipun zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan, waktu yang paling utama untuk menunaikannya adalah pada malam takbiran hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Pada waktu inilah zakat fitrah sangat dianjurkan untuk ditunaikan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima zakat menjelang hari raya.

Dengan menerima zakat fitrah pada waktu tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat mempersiapkan kebutuhan mereka untuk merayakan Idulfitri dengan lebih layak dan bahagia.

Waktu yang Makruh untuk Menunda
Menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati waktu salat Idulfitri sebenarnya tidak dianjurkan apabila berpotensi membuat zakat tidak tersalurkan tepat waktu. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah jika sudah memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Menunda zakat fitrah tanpa alasan yang jelas dapat menyebabkan keterlambatan penyaluran kepada mustahik, sehingga tujuan utama zakat fitrah untuk membantu masyarakat menjelang hari raya tidak tercapai secara maksimal.

Waktu yang Tidak Diperbolehkan
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri tanpa alasan yang dibenarkan, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memperhatikan waktu pembayaran zakat fitrah agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Dengan memahami waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh kesadaran. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan agar semua orang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idulfitri.

Kini, menunaikan zakat fitrah juga semakin mudah dengan adanya layanan digital dari berbagai lembaga zakat terpercaya. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, muzakki dapat memastikan bahwa zakat yang diberikan akan sampai kepada mustahik secara tepat, aman, dan transparan.

 

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari salurkan fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.

Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini:
https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah

atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#BAZNASKotaYogyakarta
#PerbedaanInfakDanShodaqoh
#Infak
#Shodaqoh
#Sedekah
#AmalKebaikan
#BerbagiKebaikan
#YukInfakDanSedekah

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Adilah
Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, suasana batin umat Islam biasanya mulai terbagi. Di satu sisi, ada kegembiraan menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), namun di sisi lain, ada rasa sedih karena bulan suci akan segera berlalu. Bagi Rasulullah SAW, fase akhir Ramadan bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum untuk melakukan "akselerasi" ibadah yang lebih kencang dari hari-hari sebelumnya.

 

Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang hamba seharusnya menghargai waktu-waktu emas ini. Beliau tidak hanya sekadar berpuasa, tetapi mengubah total ritme hidupnya demi mengejar rida Allah SWT. Berikut adalah amalan-amalan utama Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah (Qiyamul Lail)
Dalam sebuah riwayat dari Sayyidah Aisyah RA, diceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sesungguh-sungguh dalam beribadah di waktu lain melebihi kesungguhannya di sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau "menghidupkan malamnya", yang artinya beliau meminimalkan waktu tidur untuk diisi dengan shalat malam, zikir, dan doa.

Bagi kita, menghidupkan malam bisa dimulai dengan konsistensi shalat Tarawih, yang kemudian disambung dengan shalat Tahajud, Witir, dan membaca Al-Qur'an hingga waktu sahur tiba. Tujuannya adalah memastikan bahwa tidak ada satu detik pun di malam-malam mulia tersebut yang terlewat tanpa nilai ibadah.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat perhatian pada keselamatan spiritual anggota keluarganya. Beliau tidak ingin beribadah sendirian. Di sepuluh malam terakhir, beliau membangunkan istri-istri dan keluarga untuk ikut serta dalam kebaikan malam tersebut.

Hal ini memberikan pelajaran bahwa kesalehan tidak boleh bersifat individual. Sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, kita diajak untuk saling menyemangati, mengajak anak, istri, atau saudara untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna memanjatkan doa bersama.

3. Ber-Itikaf di Masjid
Itikaf adalah amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Beliau mengisolasi diri dari kesibukan duniawi dan menetap di masjid.

Itikaf merupakan cara terbaik untuk melakukan "detoksifikasi hati" dari pengaruh dunia. Dengan berdiam diri di rumah Allah, fokus kita hanya tertuju pada satu titik: hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sering menguras energi dan pikiran, itikaf menjadi pelindung agar hati tetap terjaga dalam kekhusyukan.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan
Meskipun Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, kedermawanan beliau di bulan Ramadan, terutama di penghujungnya, digambarkan seperti "angin yang berembus kencang"—sangat cepat dan sangat luas manfaatnya.

Sepuluh hari terakhir adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat mal, zakat fitrah, maupun sedekah sunnah. Menolong sesama, memberi makan orang miskin, atau membantu fasilitas masjid adalah amalan yang sangat disukai Nabi SAW di fase ini.

5. Mencari Lailatul Qadar dengan Doa Khusus
Motivasi terbesar di balik semua amalan tersebut adalah harapan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk "berburu" malam kemuliaan tersebut di malam-malam ganjil.

Beliau juga mengajarkan satu doa padat makna untuk dibaca berulang-ulang:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini menitikberatkan pada permohonan maaf ('afwu), yang maknanya lebih dalam daripada sekadar ampunan (maghfirah), karena 'afwu berarti menghapus dosa hingga tak berbekas sedikit pun.

Mungkin sulit bagi sebagian kita untuk beritikaf penuh selama sepuluh hari karena tuntutan pekerjaan. Namun, kita bisa memodifikasinya dengan cara:

  • Itikaf Parsial: Berniat itikaf setiap kali memasuki masjid untuk shalat berjamaah atau menghadiri kajian malam.
  • Manajemen Tidur: Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih segar di sepertiga malam terakhir.
  • Digital Detox: Mengurangi penggunaan media sosial yang tidak perlu agar waktu luang bisa digunakan untuk membaca Al-Qur'an.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase penentuan. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa akhir Ramadan adalah puncak perjuangan spiritual, bukan titik jenuh. Dengan menghidupkan malam, mengajak keluarga beribadah, dan memperbanyak sedekah, kita sedang berupaya mengakhiri Ramadan sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan total.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk meneladani spirit ibadah Rasulullah SAW hingga fajar Idul Fitri menyingsing.

 

Mari bayar zakat, infak, dan sedekah online melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah dan dana sosial keagamaan lainnya secara online dengan penyaluran amanah dan tepat sasaran.
Mari perkuat kepedulian sosial dengan ZIS DSKL BAZNAS Kota Yogyakarta.
Mari bayar fidyah melalui link kantor digital di bawah ini: https://kotayogya.baznas.go.id/sedekah atau hubungi Layanan Muzaki BAZNAS Kota Yogyakarta di 0821-4123-2770 untuk informasi dan pendampingan lebih lanjut.
Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id

#RamadanPenuhBerkah
#AmalanRasulullahRamadan
#PuasaRamadan2026
#BayarZakatJogja
#AmalanUtamaRamadan

editor: Banyu Bening

17/03/2026 | Kontributor: Kifti
BAZNAS Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan pada Safari Shubuh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman, Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Safari Ramadan Pemerintah Kota Yogyakarta yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah Masjid Baiturrahman yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, hadir mewakili BAZNAS Kota Yogyakarta dan menyalurkan bantuan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu kotak perlengkapan P3K. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan, khususnya di masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baiturrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta serta Pemerintah Kota Yogyakarta atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masjid. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahman. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah serta pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai program sosial dan keagamaan dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga terbangun komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Hadiri Safari Subuh Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Hamdi

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi Safari Subuh terakhir yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Safari Subuh tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah Masjid Baitul Hamdi. Sejak pelaksanaan salat Subuh berjamaah hingga rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kehadiran rombongan pemerintah dalam Safari Subuh ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Yogyakarta juga menyalurkan bantuan kepada takmir Masjid Baitul Hamdi berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000 serta satu box perlengkapan P3K.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Yogyakarta terhadap kegiatan kemasjidan serta pelayanan bagi jamaah yang beribadah di masjid. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan Masjid Baitul Hamdi.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasjidan di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan kepada jamaah. Semoga Masjid Baitul Hamdi semakin aktif dalam menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Baitul Hamdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada masjid. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pengurus masjid dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Yogyakarta atas bantuan yang diberikan kepada Masjid Baitul Hamdi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang kegiatan kemasjidan dan pelayanan kepada jamaah,” ungkap perwakilan takmir masjid.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.

Melalui semangat berbagi di bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang serta turut meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Yogyakarta.

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

#HartaBerkahJiwaSakinah
#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Rilis Laporan Pengelolaan ZIS DSKL Februari 2026

BAZNAS Kota Yogyakarta kembali merilis laporan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) periode Februari 2026 sebagai bentuk transparansi dan amanah kepada masyarakat.

Pada bulan Februari 2026, total penghimpunan dana ZIS dan DSKL tercatat sebesar Rp524.092.115. Penghimpunan terbesar berasal dari zakat maal perorangan sebesar Rp345.306.948 atau 65,9 persen dari total dana yang terkumpul. Selain itu, terdapat infak dan sedekah tidak terikat sebesar Rp73.118.496 (14%), infak terikat Rp53.290.264 (10,2%), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp51.616.407 (9,8%).

Secara kumulatif hingga Februari 2026, total penghimpunan ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.510.286.838. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta.

Pada periode yang sama, penyaluran dana ZIS per program mencapai Rp374.602.413. Penyaluran terbesar disalurkan melalui program Jogja Peduli sebesar Rp256.065.000 (68,4%) yang difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, program Jogja Taqwa menerima Rp60.362.000 (16,1%), Jogja Cerdas sebesar Rp50.675.413 (13,5%), serta program Jogja Sejahtera dan Jogja Sehat untuk mendukung kesejahteraan dan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, total penyaluran ZIS dan DSKL pada Februari mencapai Rp475.945.525, dengan penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok fakir miskin sebesar 37,1 persen. Hingga akhir Februari 2026, total penyaluran ZIS dan DSKL telah mencapai Rp1.528.131.623.

BAZNAS Kota Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. InsyaAllah setiap amanah yang dititipkan telah disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzakki dengan pahala berlipat, melapangkan rezeki, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua.

Mari terus kuatkan kepedulian untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi sesama.

2,5% Zakat, 100 Manfaat. Manfaatnya Dunia. Akhirat. 

Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id 

 

#HartaBerkahJiwaSakinah#PengelolaZakatTerbaikTerpercaya
#AmanahProfesionalTransparan
#TerimakasihMuzakiDanMustahiq

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Yogyakarta

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Berikan Layanan Penyembelihan Qurban Di RPH Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Siap Berikan Layanan Penyembelihan Qurban Di RPH Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta
Hal tersebut hasil musyawarah koordinasi BAZNAS Jogja dengan Dinas Pertanian dan Pangan yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs.Kadri Renggono, M.Si, Jumat 24 Syawal 1445 (3/5) di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Kadri Renggono meminta kepada Dinas Pertanian dan Pangan untuk memberikan layanan yang terbaik, tidak hanya aspek prosesnya tetapi juga terpenuhinya aspek syariah. "Hal ini penting karena menyangkut layanan ibadah", pesannya. Ketua BAZNAS Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menuturkan kerja sama BAZNAS Jogja dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pemkot Yogyakarta rutin dilakukan setiap Idul Adha. Proses pendaftaran sohibul/panitia, penentuan waktu penyembelihan dan dukungan kelancaran penyembelihan dilakukan BAZNAS Jogja. Kegiatan lain berupa pelatihan bagi panitia/takmir dan penerimaan hewan qurban. "Hal ini sejalan dengan ketentuan regulasi, bahwa BAZNAS Kota Jogja selain menerima zakat, infaq, sedekah, juga dana sosial keagamaan lainnya '(DSKL) termasuk salah satunya qurban", pungkasnya. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) SD Negeri Wirosaban
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) SD Negeri Wirosaban
Diikuti siswa kelas 1 diselenggarakan Rabu 15 Syawal 1445 (24/4) disekolah setempat. MDA BAZNAS Kota Jogja merupakan program penguatan iman taqwa dengan materi pokok baca tulis Al Qur'an. Diselenggarakan sepekan 2 kali, terbagi dalam 2 kelompok yakni Kelompok Iqra, bagi siswa yang belum bisa membaca Al Qur'an dan Kelompok Tahsin bagi yang sudah bisa membaca tetapi belum lancar. Diikuti 47 SDN/MIN/MI se-Kota Jogja, jumlah siswa 2.050 dan 244 ustad/dzah. Tujuan pokok menanamkan cinta Al Qur'an sejak dini untuk mewujudkan generasi sholeh/sholehah. Selain di SD/MI, MDA juga diselenggarakan di TK/RA dan SMPN. Terima kasih atas penunaian zakat teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ================ #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #Terimakasih MuzakiDanMustahiq ================ Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II Tahun Anggaran 2024
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II Tahun Anggaran 2024
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Ikuti Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II Tahun Anggaran 2024 Pembukaan TMMD tahap II tahun anggaran 2024 Kodim 0734/Kota Yogyakarta dibuka dengan upacara di Halaman Balaikota Yogyakarta, Rabu 29 Syawal 1445 (8/5). Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono bertindak sebagai inspektur upacara dan melakukan pemukulan gong sebagai tanda pembukaan TMMD. Adapun peserta yang mengikuti upacara pembukaan ini yaitu Kodim 0734/Yogyakarta, Polresta Kota Yogyakarta, BPBD Kota Yogyakarta, Satpol PP Kota Yogyakarta, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Linmas, dan komponen masyarakat lain yang turut berpartisipasi. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II tahun 2024 akan diselenggarakan di Kemantren Mergangsan selama 30 hari. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat dengan menyasar pembangunan fisik dan non-fisik. Fisik yaitu rehab Balai RW, rehab 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembuatan talud. Non fisik meliputi sosialisasi bela negara dan cinta tanah air, sosialisasi pencegahan stunting, dan sosialisasi Pekat (penyakit masyarakat) dan narkoba. Ketua BAZNAS Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari, saat ditemui di arena upacara menuturkan, sinergi program BAZNAS Jogja dengan KODIM 0734 Kota Jogja dalam TMMD diantaranya pemberian bantuan dana renovasi rumah tidak layak huni. "Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah". Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Anugerah Tanggung Jawab Sosial Dari Pemerintah Kota Yogyakarta
BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Anugerah Tanggung Jawab Sosial Dari Pemerintah Kota Yogyakarta
Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Ir.Aman Yuriadijaya MM dan diterima Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jogja, M. Iqbal, SE pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musyrenbang) Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) Kota Yogyakarta, Selasa 28 Syawal 1445 (7/5) di Hotel KJ Yogyakarta. Penghargaan Anugerah Tanggung Jawab Sosial diberikan atas komitmen BAZNAS Kota Jogja dalam mewujudkan kolaborasi dan sinergi program Pemerintah Kota Yogyakarta. Terpisah, Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, kolaborasi dan sinergi program dilakukan sejak menyusun rencana program. Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) yang disusun setiap tahun sebagai dasar pelaksanaan program, disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Yogyakarta. "Dengan penghargaan anugerah ini membuktikan bahwa BAZNAS Kota Jogja telah menjalankan amanah sesuai ketentuan yang ada dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat", pungkasnya. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin#SyawalPeningkatan#TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq======================*Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat*Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Al Husna
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Al Husna
Khusu' dan khidmat ananda sholeh/sholehah siswa RA Al Husna mengikuti Madrasah Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta, Kamis 23 Syawal 1445 (2/5/2024) disekolah setempat. MDA digelar rutin 2 kali dalam sepekan dengan pembiayaan dari BAZNAS Kota Jogja. ?? Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, MDA diselenggarakan di RA se-Kota Jogja (12 RA) jumlah santri 217 anak dan diampu 25 ustadz. Selain RA, juga diselenggarakan di TK, SD/MI, dan SMPN, bertujuan mewujudkan peserta didik yang taqwa dan sholeh/sholehah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin#SyawalPeningkatan#TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq======================*Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat*Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Public News Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Raih Juara 1 Dan 2 MHQ
Public News Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Raih Juara 1 Dan 2 MHQ
Juara 1 cabang Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) diraih Qairin Nuha Biidznillah dan juara 2 oleh Firdhatun Nisa' pada MTQ cabang MHQ yang diselenggarakan Senin 19 Syawal 1445 (29/4) bertempat di MTs Negeri 6 Sleman. Beasiswa kader hafidz BAZNAS Jogja tahun 2024/1445 diberikan kepada 50 anak, termasuk Qairin Nuha Biidznillah dan Firdhatun Nisa'. Usia paling rendah TK/RA dan paling tinggi MA/SMA. Hafalan Al Qur'an paling banyak 8 juz dan paling sedikit 1 juz. Beasiswa diberikan setiap bulan Rp.500.000/anak, bertujuan menjadi anak sholeh/sholehah, sehat, cerdas dan menjadi teladan di rumah dan sekolah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) SD Negeri Tahunan
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) SD Negeri Tahunan
Diikuti siswa kelas 1 diselenggarakan Kamis 16 Syawal 1445 (25/4) disekolah setempat. MDA BAZNAS Kota Jogja merupakan program penguatan iman taqwa dengan materi pokok baca tulis Al Qur'an. Diselenggarakan sepekan 2 kali, terbagi dalam 2 kelompok yakni Kelompok Iqra, bagi siswa yang belum bisa membaca Al Qur'an dan Kelompok Tahsin bagi yang sudah bisa membaca tetapi belum lancar. ? ? Diikuti 47 SDN/MIN/MI se-Kota Jogja, jumlah siswa 2.050 dan 244 ustad/dzah. Tujuan pokok menanamkan cinta Al Qur'an sejak dini untuk mewujudkan generasi sholeh/sholehah. Selain di SD/MI, MDA juga diselenggarakan di TK/RA dan SMPN. Terima kasih atas penunaian zakat teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin ================ #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #Terimakasih MuzakiDanMustahiq ================ Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Yogyakarta. https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat Kunjungi juga website: https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Taman Cendekia
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Taman Cendekia
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Taman CendekiaKhusu' dan khidmat ananda sholeh/sholehah siswa RA Taman Cendekia mengikuti Madrasah Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta, Kamis 23 Syawal 1445 (2/5/2024) disekolah setempat. MDA digelar rutin 2 kali dalam sepekan dengan pembiayaan dari BAZNAS Kota Jogja. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, MDA diselenggarakan di RA se-Kota Jogja (12 RA) jumlah santri 217 anak dan diampu 25 ustadz. Selain RA, juga diselenggarakan di TK, SD/MI, dan SMPN, bertujuan mewujudkan peserta didik yang taqwa dan sholeh/sholehah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin#SyawalPeningkatan#TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq#TerimakasihMuzakiDanMustahiq======================*Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat*Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Taman Kanak Kanak Negeri (TKN) 8 Yogyakarta
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Taman Kanak Kanak Negeri (TKN) 8 Yogyakarta
Diikuti siswa kelas B diselenggarakan Rabu 15 Syawal 1445 (24/4) di sekolah setempat. MDA BAZNAS Jogja di TK Negeri se-Kota Yogyakarta (11 TKN), diselenggarakan rutin setiap pekan 2 kali pertemuan, santri 483 anak dan di ampu 25 ustadz. Selain TK Negeri, MDA juga diselenggarakan di Raudlatul Athfal/RA, SD/MI, dan SMPN. Terbagi dalam 2 kelas yakni: kelas iqra, bagi yang belum bisa membaca Al Qur'an, dan kelas tahsin, sudah bisa membaca tapi belum lancar. Maksud dan tujuan mewujudkan peserta didik yang taqwa dan sholeh/sholehah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ======================
BERITA16/07/2024 | Amil
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Regional Operation II P.T Pesona Natasha Gemilang Yogyakarta Bantu Jaminan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Marbot Masjid
BAZNAS Kota Yogyakarta Bersama Regional Operation II P.T Pesona Natasha Gemilang Yogyakarta Bantu Jaminan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Marbot Masjid
Jaminan BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada 500 marbot, tahap awal diserahkan bagi 377 marbot. Penyerahan dilakukan bersamaan acara syawalan dan evaluasi program Ramadhan 1445, dihadiri Penjabat Walikota Yogyakarta, Bagian Kesra, Kemenag, Pimpinan BPJS, Pimpinan Natasha, Ketua DMI dan marbot/takmir masjid se-Kota Yogyakarta, Ahad 26 Syawal 1445 (5/5) bertempat di lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs.H.Syamsul Azhari melaporkan, iuran kepesertaan BPJS bagi 500 marbot dibayarkan rutin setiap bulan oleh Regional Operation Manager II Natasha. Penjabat Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo, SH, M.Ed menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Jogja dan Natasha yang telah menjalin kolaborasi memberikan kemanfaatan bagi masyarakat khususnya marbot masjid. "Jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot semoga mampu menghadirkan ketenangan bagi marbot dalam menjalankan tugas yang sangat mulia selaku marbot rumah Allah". Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Taman Kanak Kanak Negeri (TKN) 8 Yogyakarta
Public News Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Taman Kanak Kanak Negeri (TKN) 8 Yogyakarta
Diikuti siswa kelas B diselenggarakan Selasa 14 Syawal 1445 (23/4) di sekolah setempat. MDA BAZNAS Jogja di TK Negeri se-Kota Yogyakarta (11 TKN), diselenggarakan rutin setiap pekan 2 kali pertemuan, santri 483 anak dan di ampu 25 ustadz. Selain TK Negeri, MDA juga diselenggarakan di Raudlatul Athfal/RA, SD/MI, dan SMPN. Terbagi dalam 2 kelas yakni: kelas iqra, bagi yang belum bisa membaca Al Qur'an, dan kelas tahsin, sudah bisa membaca tapi belum lancar. Maksud dan tujuan mewujudkan peserta didik yang taqwa dan sholeh/sholehah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
BAZNAS Kota Jogja Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Kalteng
BAZNAS Kota Jogja Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Kalteng
BAZNAS Kota Yogyakarta adalah "Kiblat" bagi kami, sehingga kunjungan studi tiru ini kami lakukan, ungkap Ketua BAZNAS Kutai Kartanegara, HM. Shafik Avicenna, SP, saat menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan. Kunjungan yang dilakukan Selasa 28 Syawal 1445 (7/5/2024), bertempat di ruang sekber BAZNAS Jogja, diikuti Wakil Ketua 1, 2 dan 3 beserta Amil Pelaksana sejumlah 7 orang. "Kiblat kami BAZNAS Kota Jogja karena setelah dilantik (2022) penyusunan draf RKAT yang menjadi referensi BAZNAS Jogja", terangnya. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari mengucapkan terima kasih telah menjadikan BAZNAS Kota Jogja sebagai sumber ilmu dan pengalaman dalam pengelolaan zakat. Capaian prestasi BAZNAS Jogja semoga menjadi rujukan amil, termasuk BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara. Turut hadir mendampingi Sekretaris H.Misbahrudin dan Amil Pelaksana Bidang sebanyak 5 orang. ? Usai paparan dan diskusi dilanjutkan berkunjung ke kantor, melihat secara langsung dokumen administrasi dan layanan bagi muzaki dan mustahiq. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA16/07/2024 | Amil
Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (6 Tahun) Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Raih Juara 1 MHQ
Haura Mujahidah Hafidzurrahmah (6 Tahun) Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja Raih Juara 1 MHQ
? Juara 1 Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) diraih pada Ajang Kreativitas Seni dan Olah Raga Anak Raudlatul Athfal (AKSERA) tingkat Bantul timur, Kamis 23 Syawal 1445 (2/5). Beasiswa kader hafidz BAZNAS Jogja tahun 2024/1445 diberikan kepada 50 anak, termasuk Haura Mujahidah Hafidzurrahmah, siswa kelas B TK Muadz Bin Jabal. Alhamdulillah meskipun masih usia TK sudah memiliki hafalan 1 Juz Al Qur'an. Beasiswa diberikan setiap bulan Rp.500.000/anak, bertujuan menjadi anak sholeh/sholehah, sehat, cerdas dan menjadi teladan di rumah dan sekolah. Salah satu syarat penerima beasiswa, selain lolos seleksi, mereka juga wajib tinggal bersama orang tua dirumah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA16/07/2024 | Amil
"Kinerja Terus Meningkat"
"Kinerja Terus Meningkat"
? Hal tersebut terungkap dari bahasan musyawarah pleno (Musyplen) BAZNAS Kota Jogja, Senin 27 Syawal 1445 (6/5) diruang Sekber Lembaga Agama, lantai dasar masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta. Musyplen dipimpin Ketua, Drs.H.Syamsul Azhari, Wakil Ketua dan Pelaksana. Diawali doa bagi mustahiq dilanjutkan laporan masing-masing bidang. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA16/07/2024 | Amil
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Bunayya
Madrasah Al Qur'an (MDA) Siswa Raudlatul Athfal (RA) Bunayya
? Khusu' dan khidmat ananda sholeh/sholehah siswa RA Bunayya mengikuti Madrasah Al Qur'an BAZNAS Kota Yogyakarta, Rabu 21 Syawal 1445 (29/4/2024) disekolah setempat. MDA digelar rutin 2 kali dalam sepekan dengan pembiayaan dari BAZNAS Kota Jogja. Ketua BAZNAS Kota Jogja, Drs.H.Syamsul Azhari menjelaskan, MDA diselenggarakan di RA se-Kota Jogja (12 RA) jumlah santri 217 anak dan diampu 25 ustadz. Selain RA, juga diselenggarakan di TK, SD/MI, dan SMPN, bertujuan mewujudkan peserta didik yang taqwa dan sholeh/sholehah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id ?
BERITA16/07/2024 | Amil
Ananda Sholeh/Sholehah Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja
Ananda Sholeh/Sholehah Penerima Beasiswa Kader Hafidz BAZNAS Kota Jogja
BAZNAS Jogja (Humas) Fathia Fahmi menjadi vokalis cilik hadroh pengajian syawalan akbar di Masjid Diponegoro Tegalrejo, Muhammad Zidane Al Ghifari menjad ustadz TPA, dan Al Fatih meraih Gold Medal kejuaraan Panahan tingkat Yogyakarta. Jum'at, 17 Syawal 1445 (26/4/2024). Beasiswa kader hafidz BAZNAS Jogja tahun 2024/1445 diberikan kepada 50 anak, @Rp.500.000/bulan. Usia paling rendah TK, paling tinggi MA/SMA, hafalan Al Qur'an 1 juz s.d. 8 juz. Beasiswa diberikan sampai jenjang MA/SMA dengan ketentuan berlaku. Tujuan menjadi anak sholeh/sholehah, sehat, cerdas dan menjadi teladan di rumah dan sekolah. Disampaikan ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Kota Jogja, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah. Aamiin #SyawalPeningkatan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kota Yogyakarta, klik link: https://kotayogya.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.jogjakota.go.id
BERITA15/07/2024 | Amil
Analisis Hukum: Kewajiban dan Kriteria Pelaksanaan Ibadah Qurban Menurut Perspektif Fiqh Islam
Analisis Hukum: Kewajiban dan Kriteria Pelaksanaan Ibadah Qurban Menurut Perspektif Fiqh Islam
Ibadah qurban merupakan salah satu praktik ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam agama Islam. Ia bukan hanya sekadar ritual semata, tetapi juga mencerminkan ketaatan dan pengabdian seorang Muslim kepada Allah SWT. Dalam perspektif Fiqh Islam, ibadah qurban memiliki kewajiban dan kriteria tertentu yang harus dipahami dengan baik oleh umat Muslim. Melalui analisis hukum, kita dapat lebih memahami esensi serta tata cara pelaksanaan ibadah qurban. Kewajiban Ibadah Qurban Secara hukum, ibadah qurban termasuk dalam kategori ibadah wajib bagi sebagian umat Islam. Kewajiban ini didasarkan pada beberapa dalil dalam Al-Quran dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu dalil yang menjadi dasar kewajiban qurban adalah firman Allah SWT dalam Surah Al-An'am ayat 162-163 yang berbunyi: "Katakanlah: 'Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya; demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (kepada-Nya).'" Dari ayat tersebut, dapat dipahami bahwa ibadah termasuk dalam bagian dari ketaatan dan pengabdian kepada Allah SWT, sehingga melaksanakan ibadah qurban merupakan bagian dari rukun Islam yang kelima, yakni rukun Islam yang kelima adalah berhaji bagi yang mampu. Ini juga sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa setiap Muslim yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah qurban diwajibkan melakukannya. Kriteria Pelaksanaan Ibadah Qurban Pelaksanaan ibadah qurban juga mengikuti sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar sah dan diterima di sisi Allah SWT. Beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan antara lain: Hewan yang Dijadikan Qurban: Hewan yang diqurbankan harus memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti sehat, tidak cacat, dan telah mencapai usia dewasa. Hewan-hewan yang diperbolehkan untuk qurban meliputi kambing, domba, sapi, dan unta. Niat: Niat merupakan hal yang sangat penting dalam ibadah qurban. Qurban harus dilakukan dengan niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Waktu Pelaksanaan: Ibadah qurban dilaksanakan pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu pada hari raya Idul Adha, yakni tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriyah. Penyembelihan: Penyembelihan hewan qurban harus dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan syariat Islam. Pelaksanaannya harus dilakukan oleh seseorang yang memahami tata cara penyembelihan yang halal. Pembagian dan Distribusi: Daging hasil qurban harus dibagi-bagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin, janda, yatim piatu, dan orang-orang yang membutuhkan. Kesimpulan Dalam perspektif Fiqh Islam, ibadah qurban merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu. Pelaksanaannya membutuhkan pemahaman yang baik terhadap kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, seperti pilihan hewan qurban, niat, waktu pelaksanaan, cara penyembelihan, dan pembagian daging. Dengan memahami dan melaksanakan ibadah qurban sesuai dengan tuntunan syariat Islam, umat Muslim dapat mencapai tujuan utama ibadah ini, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan ketaatan serta pengabdian kepada-Nya. Sambung
BERITA02/05/2024 | fikii.nk
Perjalanan Spiritual: Menyelami Makna Ibadah Haji dalam Islam
Perjalanan Spiritual: Menyelami Makna Ibadah Haji dalam Islam
Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam agama Islam. Setiap tahun, jutaan umat Muslim dari berbagai belahan dunia berkumpul di Tanah Suci Makkah untuk menjalankan ibadah yang penuh makna ini. Namun, ibadah haji tidak sekadar perjalanan fisik semata, melainkan juga sebuah perjalanan spiritual yang mendalam dan membawa banyak pelajaran bagi setiap individu yang menjalaninya. Nilai Spiritual dalam Ibadah Haji Ibadah haji memiliki banyak nilai spiritual yang menjadi landasan bagi penghayatan umat Muslim. Pertama-tama, haji merupakan perintah langsung dari Allah SWT kepada umat Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Melaksanakan haji merupakan bentuk ketaatan dan pengabdian kepada Sang Pencipta yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan ketundukan. Selain itu, haji juga mengajarkan nilai-nilai kesederhanaan dan persaudaraan. Saat melaksanakan haji, semua jamaah haji mengenakan pakaian ihram yang sederhana dan seragam, tanpa memandang perbedaan status sosial atau kekayaan. Ini mengingatkan setiap orang akan kesetaraan di hadapan Allah SWT dan pentingnya sikap rendah hati serta persaudaraan di antara sesama manusia. Mendalami Makna Ritus-Ritus Haji Haji juga merupakan kesempatan untuk mendalami makna dari setiap ritus yang dilaksanakan selama ibadah tersebut. Misalnya, tawaf di sekitar Ka'bah mengajarkan umat Muslim tentang keberanian dan keberanian untuk menghadapkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Sa'i antara bukit Shafa dan Marwah mengingatkan kita akan kesetiaan dan ketekunan Nabi Ibrahim dan Hajar dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT. Transformasi Spiritual dan Penyucian Diri Perjalanan haji juga merupakan waktu yang sangat penting untuk melakukan introspeksi diri dan perubahan spiritual. Selama ibadah haji, setiap individu dihadapkan pada momen-momen yang menggetarkan hati, seperti wukuf di Arafah, yang merupakan puncak dari ibadah haji. Saat itu, umat Muslim berdiri di bawah terik matahari, menghadapkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan melakukan refleksi mendalam atas dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Berbagi Kasih Sayang dan Kebaikan Selain itu, haji juga mengajarkan nilai-nilai kasih sayang dan kebaikan. Bagi jamaah haji, momen-momen di Tanah Suci juga menjadi kesempatan untuk berbagi, baik dalam bentuk materi maupun emosional. Memberikan bantuan kepada sesama jamaah haji yang membutuhkan, berbagi makanan, atau sekadar memberikan senyuman dan sapaan hangat adalah bagian dari ibadah haji yang sangat dianjurkan. Kesimpulan Secara keseluruhan, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik ke Tanah Suci Makkah, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam dan penuh makna. Dalam ibadah ini, setiap individu diberi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan diri dari dosa-dosa, dan menguatkan ikatan persaudaraan dengan sesama umat Muslim. Ibadah haji bukan hanya mengubah keadaan fisik, tetapi juga hati dan jiwa setiap individu yang menjalankannya, membawa mereka lebih dekat kepada Allah SWT dan membimbing mereka menuju kesempurnaan spiritual. Sambung
BERITA02/05/2024 | fikii.nk
Memahami Aspek Hukum dan Etika dalam Perjalanan Haji: Catatan Penting Bagi Jamaah
Memahami Aspek Hukum dan Etika dalam Perjalanan Haji: Catatan Penting Bagi Jamaah
Perjalanan haji adalah salah satu kewajiban agama yang paling suci dalam Islam, yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan juga hukum yang penting. Bagi jamaah haji, memahami aspek hukum dan etika dalam perjalanan haji merupakan suatu keharusan yang tidak boleh diabaikan. Berikut adalah beberapa catatan penting yang harus dipertimbangkan oleh jamaah haji sebelum dan selama perjalanan mereka: Aspek Hukum: Kesiapan Fisik dan Keuangan: Sebelum berangkat, jamaah haji harus memastikan bahwa mereka memenuhi syarat fisik, finansial, dan sosial yang diperlukan untuk menjalankan ibadah haji. Ini termasuk memiliki kesehatan yang memadai dan cukup dana untuk biaya perjalanan dan pengeluaran selama di Tanah Suci. Pemahaman Terhadap Rukun dan Wajib Haji: Jamaah haji harus memahami dengan baik rukun dan wajib haji serta tata cara pelaksanaannya. Hal ini penting agar ibadah haji mereka sah dan diterima oleh Allah SWT. Pengaturan Waris dan Kewarisan: Sebelum berangkat, jamaah haji sebaiknya mengatur waris dan kewarisan mereka secara hukum Islam. Ini penting sebagai langkah preventif untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari. Pentingnya Menjalankan Hukum-hukum Syariah: Jamaah haji harus berkomitmen untuk menjalankan semua hukum-hukum syariah yang berlaku selama perjalanan dan ibadah haji. Ini termasuk menjaga kesucian, menunaikan shalat tepat waktu, dan menjaga hubungan yang baik dengan sesama jamaah haji. Aspek Etika: Toleransi dan Penghargaan terhadap Sesama Jamaah: Selama perjalanan dan di Tanah Suci, jamaah haji harus menunjukkan toleransi dan penghargaan terhadap sesama muslim yang berasal dari berbagai budaya, latar belakang, dan bahasa. Ini mencerminkan semangat persatuan umat Islam yang penting dalam ibadah haji. Menjaga Kebersihan dan Keramahan: Jamaah haji harus menjaga kebersihan diri, lingkungan sekitar, dan fasilitas umum dengan baik. Mereka juga diharapkan untuk menunjukkan keramahan dan bantuan kepada sesama jamaah haji yang membutuhkan. Berempati dan Berbagi: Selama perjalanan dan di Tanah Suci, jamaah haji harus menunjukkan empati terhadap orang lain dan bersedia berbagi rezeki dengan sesama yang membutuhkan. Ini merupakan bagian penting dari nilai-nilai sosial dan solidaritas dalam Islam. Menjaga Sikap Mental yang Positif: Menghadapi tantangan dan tekanan selama perjalanan haji, jamaah haji harus menjaga sikap mental yang positif dan sabar. Ini akan membantu mereka menghadapi setiap rintangan dengan kekuatan dan ketenangan batin. Kesimpulan: Memahami aspek hukum dan etika dalam perjalanan haji merupakan suatu keharusan bagi setiap jamaah haji. Dengan memperhatikan aspek-aspek ini, mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih baik, lebih bermakna, dan lebih berkah. Semoga setiap langkah yang diambil oleh jamaah haji dipenuhi dengan ridha Allah SWT dan memberikan manfaat yang besar bagi mereka serta umat Islam secara keseluruhan.
BERITA02/05/2024 | fikii.nk
Memaknai Makna Tawaf dan Sa'i dalam Ritual Haji: Spiritualitas di Tanah Suci
Memaknai Makna Tawaf dan Sa'i dalam Ritual Haji: Spiritualitas di Tanah Suci
Tawaf dan Sa'i adalah dua ritual penting dalam ibadah haji yang dilakukan di sekitar Masjidil Haram di Makkah. Kedua ritual ini memiliki makna spiritual yang dalam bagi umat Islam dan menggambarkan kesetiaan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Mari kita telaah lebih dalam tentang makna spiritual dari Tawaf dan Sa'i dalam ritual haji. Tawaf: Mengelilingi Ka'bah dengan Kesederhanaan dan Kesetiaan Tawaf adalah ritual pertama yang dilakukan oleh jamaah haji setibanya di Masjidil Haram. Tawaf menggambarkan kesederhanaan, kesetiaan, dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Ketika seorang muslim mengelilingi Ka'bah tujuh kali searah jarum jam, mereka mengingat dan memperkuat kembali kesetiaan mereka kepada Tuhannya. Tawaf juga mencerminkan persatuan umat Islam di seluruh dunia. Ketika jutaan jamaah haji dari berbagai negara dan budaya berkumpul di Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf, mereka menyaksikan kekuatan dan keindahan dari persatuan umat Islam. Ini mengingatkan mereka bahwa di hadapan Allah SWT, tidak ada perbedaan antara satu manusia dengan yang lainnya kecuali dalam ketakwaan. Sa'i: Mencari Keberkahan dan Ketaatan Seperti Hajar Sa'i adalah ritual kedua dalam ibadah haji, yang menggambarkan pencarian keberkahan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Sa'i mengacu pada perjalanan Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang mencari air untuk putranya Isma'il AS di padang pasir Makkah. Sa'i mengajarkan umat Islam tentang ketekunan, keberanian, dan kepercayaan kepada Allah SWT. Melakukan Sa'i antara bukit Safa dan Marwah mengingatkan umat Islam akan perjuangan Hajar dalam mencari air di padang pasir yang tandus. Ini mengajarkan mereka untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi cobaan hidup dan untuk selalu mencari keberkahan dalam segala hal. Makna Spiritualitas di Tanah Suci Ritual Tawaf dan Sa'i memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi jamaah haji. Saat mereka berada di Tanah Suci, di tengah kerumunan jutaan umat Islam, mereka merasakan kehadiran Allah SWT dengan lebih kuat. Ini adalah saat-saat di mana hubungan antara hamba dan Tuhannya terasa paling dekat. Tanah Suci juga menjadi saksi atas kesetiaan, keberanian, dan kepatuhan umat Islam kepada Allah SWT. Setiap langkah yang diambil dalam Tawaf dan Sa'i merupakan manifestasi dari keimanan yang mendalam dan keinginan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Kesimpulan Tawaf dan Sa'i adalah dua ritual penting dalam ibadah haji yang memiliki makna spiritual yang mendalam. Melalui Tawaf, umat Islam mengungkapkan kesetiaan dan kesederhanaan mereka kepada Allah SWT, sementara Sa'i mengajarkan mereka tentang ketekunan dan keberanian dalam mencari keberkahan. Di Tanah Suci, jamaah haji merasakan kehadiran Allah SWT dengan lebih kuat dan merasakan persatuan umat Islam di hadapan-Nya. Dengan memahami dan menghayati makna spiritual dari Tawaf dan Sa'i, umat Islam dapat memperdalam pengalaman spiritual mereka di Tanah Suci dan menguatkan iman serta ketakwaan mereka kepada Allah SWT.
BERITA02/05/2024 | fikii.nk
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →